Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
Bupati Boven Digoel Terima Grand Desain Pendidikan Untuk Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, resmi
menerima Grand Desain Pendidikan dari Kepala Dinas Pendidikan Boven Digoel,
Donal Wanimbo pada Rabu, (3/12/2025). Dokumen strategis tersebut menjadi acuan
penting dalam merumuskan arah pembangunan pendidikan yang lebih terarah dan
berkelanjutan di wilayah tersebut.Grand Desain Pendidikan ini merupakan rancangan besar yang
memuat visi, misi, tujuan, strategi, serta langkah-langkah jangka panjang untuk
mewujudkan sistem pendidikan yang ideal di Boven Digoel. Penyusunan dokumen ini
juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan
pendidikan secara menyeluruh.Di dalam dokumen tersebut tercantum berbagai elemen krusial,
seperti strategi utama pembangunan pendidikan, program prioritas daerah, hingga
analisis peta masalah dan solusi yang disiapkan secara terstruktur. Indikator
keberhasilan turut disertakan untuk memastikan seluruh proses pembangunan dapat
dievaluasi secara berkala.Kepala Dinas Pendidikan Boven Digoel, Donal Wanimbo,
menegaskan bahwa Grand Desain Pendidikan akan menjadi kompas utama dalam
menyusun kebijakan pendidikan daerah. Ia menyatakan bahwa dokumen ini dirancang
agar seluruh pihak memiliki panduan yang sama dalam meningkatkan kualitas
pendidikan. “Grand Desain Pendidikan ini akan menjadi acuan bagi kami dalam
meningkatkan kualitas pendidikan di Boven Digoel,” ujarnya.Bupati Roni Omba menyambut baik penyerahan Grand Desain
Pendidikan tersebut. Ia menilai dokumen ini sebagai langkah penting yang harus
segera diimplementasikan untuk memastikan pemerataan dan peningkatan kualitas
pendidikan. “Kami akan mendukung penuh implementasi Grand Desain ini untuk
meningkatkan kualitas pendidikan di Boven Digoel,” kata Bupati.Penerimaan Grand Desain ini menandai komitmen bersama antara
pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk
menata sistem pendidikan dengan lebih matang. Dengan adanya arah pembangunan
yang jelas, proses peningkatan fasilitas, kualitas guru, hingga pembinaan siswa
dapat dilakukan secara lebih terukur.Harapannya, dokumen ini tidak hanya menjadi pedoman
administratif, tetapi juga menjadi pemicu percepatan peningkatan kualitas
pendidikan di semua wilayah Boven Digoel, termasuk di daerah-daerah terpencil
yang selama ini masih menghadapi beragam keterbatasan.Penyerahan Grand Desain Pendidikan ini sekaligus menjadi
momentum bagi sektor pendidikan di Boven Digoel untuk terus bergerak maju demi
mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Penulis: HendrikEditor: GF
03 Des 2025, 13:48 WIT
Hut ke-58 KOPRI Mimika Gelar Dialog Kepemudaan, Soroti Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka memperingati Hari
Lahir (Harlah) ke-58, Korps PMII Puteri (KOPRI) Cabang Mimika menggelar dialog
kepemudaan dengan tema "Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah". Acara
yang berlangsung pada 30 November 2025 di Hotel Horison Ultima Lantai 2 ini
menghadirkan berbagai tokoh penting sebagai narasumber, termasuk Sekretaris
Kesbangpol Mimika, Ketua DPRD Mimika, tokoh pemuda, serta Komisioner KPU Papua
Tengah. Dialog ini bertujuan untuk menggali peran strategis pemuda dalam
memajukan Kabupaten Mimika.Ketua KOPRI Mimika, Wisma Safitri Manuputty, dalam
sambutannya menekankan bahwa pemuda adalah aset tak ternilai dalam pembangunan
daerah. "Dengan
keterlibatan aktif mereka dalam inovasi, keberlanjutan lingkungan, politik, dan
sosial, kabupaten ini dapat tumbuh menjadi wilayah yang dinamis dan
progresif," ujarnya. Ia juga mengajak pemuda untuk tumbuh tegar dalam membangun
jati diri yang kuat serta mengambil peran dalam setiap pembangunan dan mengawal
setiap kebijakan pemerintah agar kehidupan masyarakat adil dan sejahtera.Komisioner KPU Papua Tengah, Indra Ebang Ola, yang juga
merupakan senior PMII, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menyoroti perbedaan antara aktivis zaman dulu dan
sekarang, di mana aktivis zaman sekarang memiliki tingkat kritis yang lebih
tajam. "Namun, setajam apa pun analisis dan kritik kita,
menghargai waktu dan menjaga efisiensi tetap sangat penting," pesannya. Ia juga mengucapkan selamat kepada KOPRI atas Harlah ke-58
dan berharap agar seluruh kader dapat mewujudkan cita-cita perjuangan.Dialog kepemudaan ini diharapkan dapat memotivasi pemuda
Mimika untuk lebih aktif, kritis, dan tumbuh dalam mengawal setiap kebijakan
pembangunan daerah. Dengan sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah,
pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud di Kabupaten Mimika.
Penulis: Bimz
Editor: GF
01 Des 2025, 18:02 WIT
Pemeriksaan Kesehatan Seleksi SIP Polda Maluku Diikuti 244 Peserta
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 244 peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) bekerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes).Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara lengkap ini berlangsung di ruang Bid Dokkes Polda Maluku, Senin (1/12/2025).Dalam tahapan seleksi SIP 2026 tersebut, hadir Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Djemi Junaidi S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol dr. M. Faisal Zulkarnaen M.H., S.Pf."Hari ini sebanyak 244 peserta seleksi SIP Tahun 2026 mengikuti pemeriksaan kesehatan lengkap. Mereka terdiri dari anggota Polki 234 personel, dan Polwan 10 personel," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Pemeriksaan kesehatan lengkap yang dilaksanakan meliputi tensi atau tekanan darah, pemeriksaan darah lengkap, ukur tinggi dan berat badan, EKG, rontgen, pemeriksaan urien dan pemeriksaan kejiwaan.Kapolda Maluku, kata Kabid Humas, telah menekankan kepada penyelenggara mengenai integritas dan profesionalisme. Di mana, seleksi harus dilakukan secara bersih, tanpa bayar sana-sini."Bapak Kapolda telah menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Seluruh panitia dan peserta diingatkan untuk menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan seleksi," ungkap Kombes Rositah. Kepada para peserta, diingatkan terkait pentingnya kepercayaan diri dan sportivitas dalam menjalani setiap tahapan seleksi. "Terhadap peserta seleksi, Bapak Kapolda juga mengingatkan agar mengikuti setiap proses dengan baik serta mempersiapkan diri secara maksimal. Bapak Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi internal Polri," tegasnya. PNO-12
01 Des 2025, 14:40 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Tes CAT Akademik Rekrutmen Bintara Brimob Polri 2026
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Akademik, seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Panda Maluku Tahun 2026.Tes CAT Akademik dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Ambon, Minggu (30/11/2025). Peninjauan yang dilakukan sebagai wujud komitmen Polda Maluku dalam menjaga proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, objektif, dan akuntabel.Saat meninjau tahapan seleksi penerimaan anggota Brimob Panda Polda Maluku ini, Kapolda didampingi Karo SDM, dan Kabid TIK Polda Maluku dan pengawas internal maupun eksternal.Dalam kunjungan tersebut Kapolda meninjau secara detail kesiapan perangkat komputer, sistem CAT, mekanisme verifikasi peserta, hingga pola pengawasan selama tes berlangsung. Ia memastikan seluruh sarana pendukung berfungsi optimal dan tidak terjadi kendala yang dapat mengganggu konsentrasi para peserta. Selain itu, Kapolda juga mengecek SOP pelaksanaan tes serta memastikan setiap peserta mendapatkan perlakuan dan kesempatan yang sama. Pengecekan secara langsung oleh Kapolda menunjukkan komitmen Polda Maluku untuk terus memperkuat kepercayaan publik terhadap rekrutmen Polri.Pada kesempatan itu, Kapolda menegaskan kepada panitia seleksi terkait pentingnya menjaga integritas dalam proses penerimaan. Rekrutmen anggota Polri, khususnya Bintara Brimob, merupakan proses yang sangat disorot publik."Seluruh panitia Kami ingatkan tetap menjaga disiplin, profesionalitas, serta tidak memberikan ruang sedikit pun bagi praktik percaloan maupun bentuk pelanggaran lainnya," tegas Kapolda. Kapolda juga memberikan perhatian terhadap keberadaan pengawas internal dan eksternal sebagai bagian dari sistem kontrol publik yang harus dijalankan secara maksimal.Kepada para peserta seleksi, Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyampaikan pesan agar mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh. Peserta diminta percaya kepada kemampuan diri sendiri. Ia mengingatkan agar tidak terpengaruh oleh oknum yang datang dengan janji atau menawarkan kelulusan. "Percaya pada kemampuan sendiri, karena seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, menggunakan sistem penilaian komputerisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.Untuk diketahui, pelaksanaan tes CAT Akademik menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan kompetensi akademik para calon siswa. Dengan sistem berbasis komputer, nilai yang diperoleh peserta dapat langsung diketahui secara transparan sehingga meminimalisir potensi manipulasi. PNO-12
01 Des 2025, 14:23 WIT
Sapa Generasi Muda, Polri Sahabat Pelajar Sambangi SMK Negeri 6 Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Program “Polri Sahabat Pelajar” kembali hadir menyapa generasi muda di Kota Ambon. Bertempat di halaman SMK Negeri 6 Ambon, Jumat (28/11/2025), Bidhumas Polda Maluku bekerja sama dengan Subdit PPA Ditreskrimum Polda Maluku dan Duta SMA 2025 menggelar kegiatan sosialisasi terkait perlindungan anak, anti-bullying, hingga pencegahan perilaku kekerasan di lingkungan pendidikan.Sosialisasi ini dihadiri 204 pelajar kelas X dan XI dan mengangkat tema besar “Polri Sahabat Pelajar: Perlindungan Anak, Stop Bullying, dan Perilaku Kekerasan di Kalangan Pelajar.”Kepala SMK Negeri 6 Ambon, Eduard Luturmas, S.Th., M.Pd, dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam kepada Polda Maluku.“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku dan jajaran Bidhumas yang melalui kebijakan dan program-programnya terus memperhatikan masa depan generasi bangsa. Edukasi seperti ini sangat penting agar pendidikan tidak hanya menghasilkan generasi cerdas intelektual, tetapi juga cerdas secara sosial, emosional, spiritual, dan patuh hukum,” ujar Luturmas.“Kami menyambut dengan gembira kegiatan ini dan berharap edukasi seperti ini dapat terus berlangsung sehingga kita menghasilkan generasi berkarakter, bermoral, dan mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program besar Polri untuk mendekatkan diri kepada pelajar dan memberikan edukasi tentang perilaku berisiko.“Kami ingin membangun pemahaman sejak dini agar para pelajar terhindar dari perilaku kekerasan yang merugikan diri sendiri maupun proses pendidikan, seperti bullying dan tawuran yang saat ini marak terjadi,” jelasnya.“Terima kasih kepada pihak sekolah yang telah menyediakan ruang bagi kami. Harapan kami kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi Maluku yang cerdas, berkarakter, dan patuh hukum,” tegas Rositah.Sementara itu dalam penyampaian materinya Adrian Payung, Duta SMA Provinsi Maluku Tahun 2025 sekaligus siswa kelas XI SMA Negeri 1 Ambon memberikan paparan inspiratif mengenai fenomena “Tiga Dosa Besar Pendidikan”, yaitu kekerasan, intoleransi, dan perundungan (bullying).Dalam penjelasannya, Adrian menyoroti bagaimana ketiga "perilaku menyimpang" tersebut sering muncul di lingkungan sekolah dan berdampak kuat terhadap perkembangan karakter, moral, dan kesehatan mental pelajar. Ia mengajak para siswa untuk berani berbicara, saling menghargai, serta menjadikan sekolah sebagai ruang aman bagi setiap anak.Adrian juga membagikan pengalaman dan sudut pandang generasi muda tentang bagaimana pelajar dapat menjadi agen perubahan dalam lingkungan sekolah.Pada kesempatan yang sama Brigpol Mustika Payung, S.H., M.H, yang merupakan penyidik Subdit PPA Ditreskrimum Polda Maluku, menyampaikan materi yang paling aplikatif dan mendalam, membahas realitas "perilaku menyimpang" yang sering terjadi di lingkungan sekolah.Dalam penyampaiannya, Brigpol Mustika menjelaskan berbagai bentuk kekerasan pelajar, mulai dari bullying, tawuran, pelecehan seksual, hingga kekerasan verbal yang sering dianggap sepele namun dapat berakibat fatal. Ia menerangkan pula tentang bagaimana seorang anak berhadapan dengan hukum (anak sebagai pelaku maupun anak sebagai korban) yang melakukan suatu tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak serta konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku.Selain itu, ia menekankan pentingnya kemampuan pelajar dalam menggunakan media sosial secara bijak. Fenomena cyberbullying yang marak di kalangan remaja dijelaskan secara rinci, termasuk risiko psikologis dan ancaman hukum yang menyertainya.Brigpol Mustika juga memaparkan bagaimana Polri melalui unit PPA memberikan perlindungan hukum, melakukan pendampingan, dan menindaklanjuti laporan terkait kekerasan terhadap anak.Antusiasme para pelajar sangat terlihat pada sesi tanya jawab. Tercatat 21 siswa mengajukan pertanyaan, mulai dari cara menghadapi bullying, langkah yang harus dilakukan saat melihat kekerasan, hingga bagaimana melindungi diri dari kejahatan di dunia digital.Para narasumber merespons secara komprehensif, membuat sesi ini menjadi bagian paling hidup dalam kegiatan.Program “Polri Sahabat Pelajar” yang digagas Bidhumas Polda Maluku tampak semakin relevan di tengah meningkatnya kasus kekerasan anak dan maraknya perilaku negatif pelajar di era digital. Kombinasi materi hukum, edukasi karakter, serta pengalaman dari figur pelajar inspiratif seperti Duta SMA menjadi paket lengkap yang sangat efektif.Polda Maluku tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pendidikan melalui pendekatan humanis, persuasif, dan berkelanjutan. Kegiatan ini layak dijadikan model kolaborasi antara aparat penegak hukum dan lembaga pendidikan dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter, bermoral, patuh hukum dan tahan terhadap pengaruh negatif zaman. PNO-12
29 Nov 2025, 19:56 WIT
Polres Pidie Jaya dan Tim Gabungan Temukan Santri Hanyut di Jangka Buya
Papuanewsonline.com, Meureudu – Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan bahwa Kapolsek Jangka Buya bersama personel Polsek, Koramil 27 Jangka Buya, warga setempat, serta ustaz dan santri Dayah Mudi Samalanga melaksanakan pencarian lanjutan terhadap seorang santri yang hanyut akibat banjir.Korban yang diketahui bernama M. Rais (19), santri asal Gampong Tengoh, Langsa, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terbawa arus banjir akhirnya ditemukan di Kecamatan Jangka Buya, Kabupaten Pidie Jaya, pada Jumat, 28 November 2025.AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menjelaskan, pencarian dilakukan di titik awal lokasi korban terbawa arus, yakni di Gampong Keude Jangka Buya. Upaya ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.Sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak Dayah Mudi Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk penanganan lebih lanjut.Kapolres Pidie Jaya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian."Semoga keluarga diberi ketabahan dan korban mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," tutupnya. PNO-12
29 Nov 2025, 19:29 WIT
Bupati Boven Digoel Resmi Tutup Pelatihan Sistem Informasi Percepatan Penurunan Stunting
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, resmi menutup rangkaian pelatihan kesehatan yang berfokus pada
peningkatan layanan ibu dan anak serta pencegahan stunting di Kabupaten Boven
Digoel. Kegiatan tersebut meliputi Pelatihan Pelayanan ANC dan penggunaan USG
Dasar Obstetri Terbatas, Pelatihan Konseling Menyusui, dan Bimbingan Teknis
Sistem Informasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting yang
diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan
apresiasi kepada Kepala Dinas Kesehatan, para narasumber, fasilitator, serta
seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan secara serius. Ia menyebut,
peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan bagian dari prioritas
pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat layanan kesehatan dasar.Bupati menegaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah
strategis bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini
risiko kehamilan, menangani kondisi obstetri dengan tepat, serta memberikan
pendampingan menyusui secara efektif. Menurutnya, kualitas layanan yang unggul
sangat berpengaruh terhadap penurunan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus
mencegah risiko stunting.Dalam sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya pemberian
ASI eksklusif sebagai intervensi utama dalam pencegahan stunting. Pelatihan
konseling menyusui yang diberikan kepada tenaga kesehatan diharapkan mampu
menghasilkan dampak langsung pada praktik pemberian ASI di masyarakat.Selain itu, Bupati Roni Omba menekankan peran signifikan
penguatan sistem informasi kesehatan. Melalui Bimtek Sistem Informasi
Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, pemerintah daerah berupaya
memastikan bahwa data yang dikumpulkan dapat lebih akurat, terstruktur, dan
dapat dimanfaatkan secara efektif untuk menyusun perencanaan intervensi.Menurut Bupati, data yang baik menjadi fondasi dari
kebijakan yang tepat sasaran. Oleh sebab itu, penguatan sistem informasi
dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program besar penurunan
stunting di wilayah tersebut.Roni Omba juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk
memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat diakses seluruh
masyarakat, baik yang tinggal di Tanah Merah, kampung-kampung, maupun daerah
pedalaman. Ia berharap kemampuan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat
diterapkan secara nyata dalam pelayanan sehari-hari.Penutupan pelatihan ini menjadi salah satu langkah penting
pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak,
sekaligus mempercepat penanganan stunting yang masih menjadi tantangan di
Kabupaten Boven Digoel. Penulis: HendrikEditor: GF
29 Nov 2025, 04:52 WIT
Bupati Boven Digoel Soroti Rumah Guru yang Terbengkalai di Kouh: Anggaran Harus Tepat Sasaran
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, menyampaikan kekecewaannya setelah melihat kondisi puluhan rumah
guru di SMP YPPGI Kouh yang kini hancur dan tidak dimanfaatkan. Rumah-rumah
tersebut dibangun untuk mendukung tenaga pengajar, namun sebagian besar dari bangunan
itu tidak pernah ditempati.Saat melakukan peninjauan langsung di kawasan SMP YPPGI
Kouh, Bupati Roni Omba mendapati bahwa sekolah tersebut hanya memiliki empat
orang guru. Namun jumlah rumah yang dibangun jauh lebih banyak, dengan dua unit
yang masih terpakai sementara sisanya telah lama terbengkalai tanpa
pemeliharaan.“Saya sangat miris melihat kondisi ini. Ini adalah
pemborosan anggaran yang tidak bisa diterima. Kita harus memastikan bahwa
anggaran yang digunakan untuk pembangunan rumah guru digunakan dengan efektif
dan efisien,” tegas Bupati Roni Omba di lokasi peninjauan.Kondisi bangunan yang tidak difungsikan ini menimbulkan
keprihatinan mendalam, mengingat ada sejumlah distrik lain yang masih sangat
membutuhkan fasilitas rumah guru namun belum bisa dipenuhi karena keterbatasan
anggaran. Situasi tersebut, menurut Roni Omba, menunjukkan lemahnya perencanaan
dan pengawasan pada pembangunan sebelumnya.Dalam kesempatan itu, Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa
bangunan yang telantar tersebut seharusnya dapat dialihkan untuk kebutuhan
masyarakat setempat daripada dibiarkan rusak tanpa manfaat. Ia menilai
pemanfaatan yang tepat justru dapat memberikan dampak sosial lebih baik.“Kalo bisa biar masyarakat yang tinggal. Ini akan lebih
bermanfaat daripada rumah-rumah ini terbengkalai dan tidak digunakan,” ujarnya.Bupati juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang
pada proyek-proyek pembangunan fasilitas pendidikan lainnya. Menurutnya, setiap
pembangunan harus mempertimbangkan kebutuhan riil agar anggaran pemerintah
digunakan secara efektif dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.Kunjungan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi dinas
terkait untuk memperbaiki sistem perencanaan pembangunan agar lebih tepat
sasaran. Pemerintah daerah disebutkan akan melakukan pendataan ulang untuk
memastikan tidak ada lagi fasilitas publik yang terbengkalai akibat kesalahan
perencanaan.Dengan peninjauan ini, Bupati Roni Omba menegaskan kembali
komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui fasilitas
yang layak, terencana, dan digunakan sesuai kebutuhannya. Penulis: Hendrik
Editor: GF
29 Nov 2025, 04:43 WIT
Bupati Boven Digoel Tinjau Progres Pembangunan Puskesmas Kawagit
Papuanewsonline.com, Boven Digoel— Bupati Boven Digoel, Roni
Omba S.IP, melakukan peninjauan langsung ke Distrik Kawagit untuk melihat
perkembangan pembangunan Puskesmas yang saat ini sedang dikerjakan. Kunjungan
tersebut dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana
dan dapat segera dimanfaatkan oleh warga setempat.Dalam peninjauan tersebut, Bupati Roni Omba menegaskan
harapannya agar pembangunan fasilitas kesehatan tersebut dapat segera rampung.
Ia menyebut bahwa keberadaan Puskesmas akan sangat penting bagi masyarakat
Kawagit yang selama ini membutuhkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat
dan memadai.“Saya berharap pembangunan Puskesmas ini dapat selesai
secepatnya dan memberikan pelayanan kesehatan lebih baik,” ujar Bupati Roni
Omba saat berada di lokasi pembangunan.Pemerintah daerah memandang pembangunan Puskesmas Kawagit
sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan
terutama di wilayah pedalaman. Dengan hadirnya fasilitas ini, masyarakat tidak
lagi harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pemeriksaan maupun penanganan
medis dasar.Kunjungan Bupati juga menjadi momen penting untuk memastikan
bahwa seluruh tahapan pembangunan dilakukan sesuai standar dan kebutuhan
masyarakat. Pemerintah menginginkan agar fasilitas tersebut tidak hanya
selesai, tetapi juga berfungsi optimal ketika mulai digunakan nantinya.Bupati Roni Omba menegaskan bahwa dukungan pemerintah
terhadap pembangunan Puskesmas akan terus diberikan hingga prosesnya selesai
sepenuhnya. Ia menekankan perlunya pengawasan rutin agar progres tidak
terhambat dan harapan masyarakat Kawagit dapat segera terwujud.“Kami akan terus memantau dan mendukung pembangunan ini agar
dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Roni Omba.Dengan peninjauan ini, pemerintah daerah berharap bahwa
pembangunan Puskesmas Kawagit dapat diselesaikan tepat waktu dan mampu
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Distrik Kawagit serta wilayah
sekitar. Penulis: HendrikEditor: GF
29 Nov 2025, 04:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru