Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
PAD Mimika 2025 Lampaui Target, Dari Rp494 Miliar Menjadi Rp536 Miliar
Papuanewsonline.com, Timika – Di tengah beberapa komponen
dana transfer yang belum terealisasi secara maksimal, kinerja Pendapatan Asli
Daerah (PAD) Kabupaten Mimika Tahun 2025 justru menunjukkan tren yang sangat
positif. Dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp494 miliar, realisasi PAD
melonjak menjadi Rp536 miliar pada akhir tahun anggaran.Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa, menjelaskan bahwa
capaian realisasi APBD 2025 sebesar 97,6 persen jika dibandingkan dengan tahun
2024 yang mencapai sekitar 99 persen memang sedikit menurun. Namun, ia menekankan bahwa angka tersebut masih dalam tahap
rekonsiliasi dan berpotensi mengalami penyesuaian sebelum menjadi final. Saat
ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) masih melakukan pemeriksaan pendahuluan
terhadap pengelolaan keuangan daerah."Pada tahap pemeriksaan terinci nantinya, angka
realisasi dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) harus sudah dalam kondisi
final dan tidak dapat diubah lagi," sambungnya. Dwi juga mengungkapkan bahwa masih terdapat potensi
penyesuaian terkait pemotongan pajak akhir tahun. Beberapa tagihan kegiatan
fisik yang masuk pada bulan Desember belum seluruhnya terpotong pajaknya secara
sistem, seperti pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta pajak
makan-minum kegiatan."Ada beberapa kasus di mana pajaknya sudah ditetapkan
dan dipotong melalui SP2D, namun hingga tanggal 31 Desember secara sistem belum
masuk sebagai penerimaan pajak. Proses rekonsiliasi terkait hal ini sedang kami
lakukan bersama BPKAD dan Bank Papua," jelasnya. Selain itu, pajak daerah juga melampaui target yang
ditetapkan, dari target Rp340 miliar menjadi Rp353 miliar pada akhir tahun. Meski demikian, Dwi menegaskan bahwa seluruh angka tersebut
masih dalam tahap pencocokan akhir, termasuk kemungkinan koreksi atas kesalahan
penginputan atau salah klasifikasi akun. Penulis: Jid
Editor: GF
14 Feb 2026, 20:56 WIT
RSMM Timika Gelar Renovasi Besar-Besaran, Target Sesuai Standar BPJS Pada Juni 2026
Papuanewsonline.com, Timika – Rumah Sakit Mitra Masyarakat
(RSMM) Timika, yang dikelola oleh Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amugme Kamoro
(YPMAK), tengah menjalani renovasi infrastruktur masif guna memenuhi standar
Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) BPJS Kesehatan tahun 2026.Berdiri sejak tahun 1999, rumah sakit ini berkomitmen untuk
meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat dari tujuh suku utama di
Kabupaten Mimika, Papua Tengah. "Mandat sosial untuk masyarakat adat harus berjalan
seiring dengan standar pelayanan medis modern yang berlaku secara
nasional," ungkap salah satu pengurus YPMAK.Direktur RSMM, dr Hendry Roy, menjelaskan bahwa renovasi
dilakukan secara bertahap dengan fokus pada unit-unit penting seperti ruang
Perawatan Intensif (ICU), bagian kebidanan, dan bangsal anak. Sebagai rumah sakit tipe C dengan kapasitas 128 tempat
tidur, RSMM diwajibkan memenuhi 12 kriteria ketat yang ditetapkan dalam
peraturan terbaru BPJS Kesehatan. Kriteria tersebut mencakup standar material
konstruksi bangunan, jarak antar tempat tidur, serta aksesibilitas fasilitas
yang ramah pengguna kursi roda. "Kami berupaya memenuhi seluruh kriteria BPJS Kesehatan
agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,"
ujar Hendry (10/2/26).Saat ini, progres pekerjaan renovasi telah mencapai 60
hingga 70 persen dari target yang ditetapkan. Pekerjaan teknis difokuskan pada
pembenahan sistem oksigen sentral, penyempurnaan sistem pencahayaan, serta
pengaturan tingkat kelembapan ruangan yang sesuai standar medis. Target penyelesaian seluruh proyek direncanakan tuntas pada
bulan Juni 2026 mendatang dengan dukungan dari kontraktor profesional.
Modernisasi ini diharapkan mampu menyamakan taraf kualitas layanan kesehatan
antara wilayah pesisir dan pedalaman Mimika, sehingga menghapus kesenjangan
yang telah ada selama ini.Keberlanjutan operasional RSMM didasarkan pada sinergi
antara mandat sosial YPMAK dan kemandirian finansial melalui klaim asuransi
serta pelayanan untuk pasien umum. Saat ini, rumah sakit tersebut diperkuat oleh tenaga
profesional yang terdiri dari 15 dokter spesialis, 12 dokter umum, dan minimal
300 perawat yang siap melayani selama 24 jam penuh.
"Kita berharap renovasi ini dapat menjadi tonggak
kemajuan dalam layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Mimika," pungkas
Hendry dengan penuh harapan. Penulis: JidEditor: GF
11 Feb 2026, 20:46 WIT
LANAL TIMIKA GELAR KEGIATAN KKRI 2026, PERSIAPKAN GENERASI EMAS 2045
Papuanewsonline.com, Mimika – Lantamal Timika menggelar kegiatan Persami Korps Kader Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 dengan tujuan utama membina karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda tingkat SMA/SMK sederajat. Kegiatan ini diselenggarakan atas instruksi Presiden Republik Indonesia dan Kementerian Pertahanan RI sebagai bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045. Acara berlangsung di Lapangan Olahraga Kompleks Rumah Dinas TNI AL Frans Kaisiepo, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Danlanal Timika, Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, dengan diikuti oleh sejumlah siswa dan siswi terpilih dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika. Persami KKRI tahun ini mengusung tema "Pembinaan Karakter Disiplin dan Kepemimpinan" yang diharapkan dapat menjadi landasan dalam membentuk pribadi muda yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi bangsa. Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso menyampaikan bahwa KKRI Lanal Timika memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai bela negara sejak dini kepada para peserta. "Tujuan utama kita adalah mengakar-kan semangat cinta tanah air dan tanggung jawab kebangsaan pada generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun mental tangguh serta memperkuat sinergi antara TNI AL dengan dunia pendidikan," ujarnya. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mencetak kader-kader bangsa yang memiliki karakter yang kuat, integritas yang tinggi, serta jiwa nasionalis yang tumbuh dalam diri setiap peserta. Melalui serangkaian materi dan aktivitas yang dirancang secara terstruktur, para siswa diharapkan dapat mengembangkan potensi diri dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi Indonesia. Penulis: JidEditor: GF
09 Feb 2026, 18:39 WIT
HMI Cabang Mimika Rayakan Milad HMI ke-79, Tegaskan Komitmen Menuju Masyarakat Adil Makmur
Papuanewsonline.com, Mimika — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Cabang Mimika memperingati Milad ke-79 HMI pada Minggu, 8 Februari 2026.
Momentum dies natalis ini diisi dengan refleksi bertema “Komitmen HMI Mimika
Menuju Masyarakat Adil Makmur” serta dialog sebagai ruang konsolidasi kader dan
penguatan arah gerakan organisasi.Ketua Umum Komisariat Ekonomi HMI Mimika, Ansar Putra,
mengajak seluruh kader menjadikan Milad sebagai titik memperkuat soliditas
internal dan mengakhiri sekat-sekat ego di tubuh organisasi.Menurutnya, HMI tidak akan bergerak maju jika terus terjebak
konflik internal dan kepentingan sempit yang melemahkan organisasi.“Momentum Milad ke-79 ini harus menjadi pengingat untuk
memperkuat tradisi dialog dan kerja kolektif. Mari luruskan kembali orientasi
perjuangan HMI Mimika dalam independensi, ketajaman analisis, dan pengabdian
nyata. Jadikan kaderisasi sebagai jantung organisasi dan Mimika sebagai ladang
pengabdian,” ujarnya.Ansar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan
pihak yang berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan Milad. Ia berharap
peringatan tahun ini menjadi titik awal kebangkitan HMI Mimika yang lebih
solid, bermartabat, dan berdampak.“Selamat Milad Himpunan Mahasiswa Islam ke-79. Yakin Usaha
Sampai,” tutupnya.Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Mimika, Prayoga Romin
Saputra, mengajak kader untuk jujur melihat kondisi organisasi saat ini sebagai
langkah awal pembenahan. Ia menegaskan bahwa berbagai kekurangan tidak boleh
menjadi alasan untuk meninggalkan organisasi, melainkan harus menjadi dorongan
untuk kembali aktif berjuang bersama.“Kita harus jujur bahwa HMI sedang berbenah. Banyak
kekurangan, tetapi itu bukan alasan untuk mundur. Justru ini momentum untuk
kembali pada cita perjuangan, memperkuat komitmen menuju masyarakat adil
makmur,” katanya.Ia menekankan pentingnya membangun sistem kaderisasi dan
organisasi yang kuat agar keberlanjutan gerakan tidak bergantung pada figur
semata. Menurutnya, HMI akan besar jika seluruh kader bergerak bersama.“Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Jika ingin
berjalan jauh, berjalanlah bersama. Kita ingin HMI 10–20 tahun ke depan menjadi
organisasi yang menuntun masa depan Mimika melalui sistem kaderisasi yang
kuat,” jelasnya.Prayoga juga menyebut dialog yang digelar dalam rangkaian
Milad menjadi momentum menghidupkan kembali diskursus intelektual serta
mengevaluasi sejauh mana HMI Mimika bergerak menuju tujuan bersama.Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Presidium KAHMI
Mimika, Suraya Madubun, menilai tema Milad ke-79 memiliki makna kuat dalam
merawat sejarah, menjaga nalar bangsa, dan mempertahankan semangat perjuangan.Ia mengingatkan pentingnya keikhlasan dan komitmen untuk
menjaga soliditas organisasi di tengah perbedaan pandangan yang kerap muncul di
berbagai tingkatan.“Perbedaan itu hal yang biasa. Yang luar biasa adalah
komitmen untuk tetap solid. Soliditas harus tampak dalam kehadiran,
keterlibatan, dan kesediaan menjalankan keputusan bersama,” ujarnya.Suraya menegaskan bahwa kesibukan bukan alasan untuk
mengendurkan tanggung jawab berorganisasi. Semangat dan komitmen kader,
katanya, harus tetap terjaga dalam kondisi apa pun.“Kita harus membuktikan bahwa kader hijau-hitam adalah
manusia yang bermanfaat. Tujuan ber-HMI tidak boleh tergoyahkan,” pungkasnya.Peringatan Milad ke-79 HMI Cabang Mimika diharapkan menjadi
momentum kebangkitan organisasi untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan
pembangunan daerah. Penulis: BimEditor: GF
08 Feb 2026, 21:51 WIT
Prof. Yusril Ihza Mahendra Luncurkan Delapan Buku Rekam Jejak 70 Tahun Pengabdian untuk Bangsa
Papuanewsonline.com, Jakarta – Delapan buku bertajuk “Rekam
Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra” resmi diluncurkan dalam sebuah
acara reflektif dan perayaan intelektual di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu
(7/2/2026). Momentum ini menandai perjalanan panjang pemikiran, pengabdian,
serta dedikasi Prof. Yusril dalam dunia akademik, hukum, politik, dan kenegaraan
selama lebih dari setengah abad.Peluncuran delapan buku tersebut menjadi ruang perenungan
atas kiprah seorang anak bangsa yang menempatkan ilmu, etika, dan konstitusi
sebagai fondasi utama dalam setiap langkahnya. Pada usia 70 tahun, Prof. Yusril
tidak hanya merayakan perjalanan hidup, tetapi juga menghadirkan warisan
intelektual yang merekam dinamika sejarah, transisi demokrasi, serta pergulatan
pemikiran hukum tata negara Indonesia.Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari
peresmian Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra Collection, sebuah arsip intelektual
tiga lantai yang telah diresmikan pada 25 Agustus 2025 di Fakultas Hukum
Universitas Indonesia. Koleksi tersebut dirancang sebagai pusat rujukan
akademik bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan generasi muda dalam memahami
pemikiran hukum, demokrasi, serta hak asasi manusia.Delapan buku yang diluncurkan menghadirkan beragam
perspektif tentang sosok Prof. Yusril, mulai dari sisi personal, perjalanan
akademik, pemikiran politik, hingga kiprah dalam berbagai perkara
konstitusional penting. Setiap karya merekam pergulatan intelektual,
pilihan-pilihan prinsipil, serta komitmen terhadap keadilan dan supremasi
konstitusi.Dalam peluncuran ini, dilakukan penyerahan simbolik buku
kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, serta Duta
Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin.
Prosesi tersebut mencerminkan bahwa pemikiran dan kontribusi Prof. Yusril
memiliki resonansi luas, tidak hanya dalam konteks nasional, tetapi juga di
tingkat regional Asia Tenggara.Rangkaian buku ini mencakup kisah di balik layar sejarah,
refleksi autobiografis, kajian hubungan Islam dan demokrasi, pemikiran politik,
etika hukum, dokumentasi perkara landmark, kesaksian para sahabat, hingga novel
biografis. Keseluruhan karya tersebut menyatu dalam satu narasi besar tentang
keteguhan prinsip, keberanian moral, dan kesetiaan pada nilai-nilai kebangsaan.Seluruh buku dicetak lebih dari 1.000 eksemplar dan tersedia
dalam format digital, sehingga dapat diakses secara luas oleh pembaca nasional
maupun internasional. Kehadiran versi digital diharapkan memperluas jangkauan
pemikiran Prof. Yusril lintas generasi dan lintas batas.Peluncuran ini menegaskan bahwa warisan terbesar seorang
negarawan bukan terletak pada jabatan, melainkan pada gagasan, keteladanan, dan
keberanian menjaga integritas. Di tengah dinamika zaman yang terus berubah,
karya-karya ini menjadi ruang belajar bersama tentang bagaimana ilmu
pengetahuan, kekuasaan, dan etika dapat berjalan seiring demi kepentingan
bangsa.Melalui delapan buku tersebut, Prof. Dr. Yusril Ihza
Mahendra meninggalkan jejak intelektual yang kokoh, sekaligus membuka ruang
dialog bagi generasi mendatang untuk terus merawat nilai-nilai konstitusional,
demokrasi, dan keadilan sosial di Indonesia. (GF)
07 Feb 2026, 18:42 WIT
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Virus Nipah, Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor
HK.02.02/C/445/2026 yang mengatur tentang peningkatan kewaspadaan terhadap
Penyakit Virus Nipah. Langkah proaktif ini diambil menyusul dilaporkannya kasus
konfirmasi virus tersebut di India pada bulan Januari 2026. Hingga 26 Januari
2026, tercatat dua tenaga kesehatan di negara bagian West Bengal terkonfirmasi
positif, dengan lebih dari 120 kontak erat sedang dalam pemantauan untuk
mencegah penyebaran lebih luas. Direktur Jenderal Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menegaskan bahwa meskipun belum
terdapat laporan kasus konfirmasi padamanusia di Indonesia, kewaspadaan tetap
perlu ditingkatkan karena negara ini berada di wilayah berisiko. "Hingga saat ini belum ada
kasus yang terdeteksi di Indonesia, namun kita tidak bisa lengah. Kedekatan
geografis dan tingginya mobilitas dengan negara yang pernah mengalami Kejadian
Luar Biasa (KLB) menjadi alasan utama kita tetap waspada," ujarnya. Virus Nipah merupakan penyakit
zoonotik emerging yang disebabkan oleh virus dari genus Henipavirus dan famili
Paramyxoviridae, dengan reservoir alami pada kelelawar buah (Pteropus sp.) yang
dapat menularkan virus ke manusia secara langsung atau melalui hewan perantara
seperti babi. Kemenkes secara khusus menyoroti
kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi nira atau aren segar yang dinilai
memiliki risiko tinggi. Murti mengingatkan agar tidak langsung meminum nira
dari pohon karena berpotensi terkontaminasi air liur atau urine kelelawar pada
malam hari. "Sebelum dikonsumsi,
nira sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Selain itu, cucilah dan kupas buah
secara menyeluruh, serta buang buah yang menunjukkan tanda bekas gigitan
kelelawar," pesannya.Penelitian di Indonesia telah
mendeteksi keberadaan virus ini pada populasi kelelawar buah jenis Pteropus,
yang menunjukkan adanya potensi sumber penularan domestik. Penularan juga dapat terjadi
antarmanusia melalui kontak erat dengan penderita, dengan manifestasi klinis
yang bervariasi mulai dari infeksi saluran pernapasan ringan hingga ensefalitis
yang mematikan. Menyikapi risiko yang ada,
Kemenkes telah menginstruksikan seluruh dinas kesehatan daerah untuk
memperketat pemantauan kasus di lapangan. Fokus pengawasan diarahkan pada tren
kasus suspek meningitis, ensefalitis, serta infeksi saluran pernapasan berat seperti
pneumonia. Masyarakat juga diimbau untuk
selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera mencari
pertolongan medis jika mengalami gejala mencurigakan seperti demam, sakit
kepala, nyeri otot, atau gangguan pernapasan. Penulis: JidEditor: GF
03 Feb 2026, 20:22 WIT
BMKG Mimika: Hujan Masih Berpotensi Terjadi, Laut Amamapare Relatif Aman
Papuanewsonline.com,Mimika — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mimika menyampaikan bahwa potensi hujan masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Mimika dalam satu hari ke depan, dengan intensitas dominan pada sore hari.Hal tersebut disampaikan Prakirawan BMKG Mimika, Muhammad An Nafi, saat diwawancarai di Kantor BMKG Mimika, Selasa(03/02/26). Ia menjelaskan bahwa hujan pada hari ini terpantau bermula dari wilayah Mimika Barat dan Mimika Barat Tengah, kemudian bergerak hingga ke Mimika Kota pada pagi hari sekitar pukul 07.30 hingga 08.00 WIT.“Untuk satu hari ke depan, potensi hujan masih ada dan diperkirakan terjadi pada sore hari, sekitar setelah waktu Asar hingga sebelum Magrib, kurang lebih pukul 15.00 sampai 17.00 WIT,” ujar Muhammad An Nafi.Ia juga menambahkan bahwa hujan yang terjadi masih berpotensi disertai petir, sebagaimana pola cuaca yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Mimika.Terkait kondisi kelautan, Muhammad An Nafi menyampaikan bahwa perairan di Pelabuhan Amamapare saat ini masih tergolong aman untuk aktivitas pelayaran. Berdasarkan pemantauan BMKG, wilayah tersebut ditandai dengan warna biru pada peta gelombang laut yang menunjukkan tinggi gelombang relatif rendah.“Dengan kondisi tersebut, pelayaran masih aman dilakukan, baik untuk kapal kecil maupun kapal berukuran lebih besar,” jelasnya.Suhu permukaan laut di sekitar Pelabuhan Amamapare tercatat sekitar 31 derajat Celsius, dengan arah arus laut dominan dari selatan hingga tenggara dan kecepatan berkisar antara 34 hingga 71 sentimeter per detik. BMKG memperkirakan kondisi laut dari pagi hari hingga besok pagi masih mendukung aktivitas pelayaran.Lebih lanjut, Muhammad An Nafi mengungkapkan bahwa kondisi cuaca dan laut di wilayah pesisir Mimika dalam beberapa minggu terakhir cenderung stabil dan relatif baik. Namun demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena adanya pengaruh sistem siklon yang terpantau berada di wilayah utara dan selatan Papua.“Untuk satu minggu ke depan, pola cuaca diperkirakan masih sama, dengan hujan yang dominan terjadi pada sore hari dan potensi petir yang masih ada,” tutupnya.Penulis: BimEditor: GF
03 Feb 2026, 18:07 WIT
Kantor Sar Timika Gelar Donor Darah Rayakan Hut Basarnas Ke-54
Papuanewsonline.com, Timika — Kantor Search and Rescue (SAR)
Timika melaksanakan kegiatan sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari
Ulang Tahun Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) ke-54. Kegiatan
yang digelar pada Senin (02/02/2026) ini berlangsung di aula Kantor SAR Timika
dan diikuti oleh berbagai unsur potensi SAR dari lintas sektor.Sejumlah pihak terlibat aktif dalam kegiatan tersebut, mulai
dari personel TNI dan Polri, instansi pemerintah daerah, perwakilan sektor
swasta, hingga organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah Kabupaten
Mimika. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan
dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.Seluruh peserta mengikuti rangkaian donor darah dengan penuh
antusias, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama dan memperkuat
solidaritas sosial. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketersediaan stok darah bagi masyarakat
yang membutuhkan.Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan
Suyatna, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari
rangkaian perayaan HUT Basarnas ke-54 yang sarat nilai kemanusiaan dan
kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Basarnas
terhadap kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan."Kedepannya, kami berharap bahwa dalam melaksanakan
tugas kemanusiaan di lapangan, koordinasi antar berbagai pihak dapat terjalin
dengan lebih baik dari sebelumnya," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada pihak RSUD yang membantu secara langsung dalam proses pengambilan darah,
serta kepada seluruh peserta yang telah bersedia mendonorkan darahnya. "Semoga darah yang kita donorkan dapat memberikan
manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan dan menjadi amal pahala yang
berlipat bagi kita semua," pungkasnya.Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kantor SAR Timika
berharap darah yang terkumpul dapat memberikan manfaat besar bagi pasien yang
membutuhkan, sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian Basarnas dalam melayani
dan melindungi masyarakat.Penulis: JidEditor: GF
02 Feb 2026, 21:33 WIT
Tunjukkan Kesigapan, Taruna Akpol Respon Cepat Selamatkan Anak Kecil di Sungai
Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Seorang anak berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hanyut di aliran sungai bawah jembatan Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (30/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB saat korban bermain di tepi sungai dan terpeleset hingga terseret arus.Pada saat kejadian, Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tengah melaksanakan kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah tersebut. Melihat adanya anak yang hanyut, para taruna bersama warga sekitar dengan cepat melakukan upaya pertolongan.Taruna Akpol segera mengevakuasi korban dari sungai dan memberikan pertolongan pertama gawat darurat di lokasi kejadian guna memastikan kondisi korban tetap stabil. Tindakan cepat tersebut dinilai berhasil mencegah risiko yang lebih fatal.Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kepedulian para taruna dalam merespons situasi darurat di tengah masyarakat.“Kesigapan Taruna Akpol dalam menolong korban hanyut menunjukkan kesiapan, kepedulian, dan nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan sejak pendidikan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Kombes Erdi.Usai mendapatkan pertolongan pertama, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk penanganan medis awal, sebelum kemudian dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang guna pemeriksaan dan perawatan lanjutan.Menurut Kombes Erdi, kehadiran taruna dalam kegiatan kemanusiaan pascabencana tidak hanya memberikan dukungan psikologis, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi dan masyarakat.“Taruna tidak hanya hadir untuk kegiatan sosial dan trauma healing, tetapi juga siap bertindak cepat dalam situasi darurat demi keselamatan warga,” tambahnya.Polri berharap semangat pengabdian dan kesiapsiagaan tersebut terus terjaga sebagai bekal para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang. PNO-12
31 Jan 2026, 17:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru