Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
Cegah Resiko ISPA, Polres Aceh Selatan Terjunkan Water Cannon Bersihkan Debu Sisa Banjir
Papuanewsonline.com, Aceh Selatan - Sebagai langkah preventif menjaga kesehatan masyarakat pasca-bencana, Polres Aceh Selatan melakukan aksi penyemprotan dan pembersihan jalan protokol pada Sabtu (10/1). Fokus utama kegiatan ini adalah menghilangkan tumpukan lumpur kering yang memicu polusi debu di sepanjang jalan utama Kabupaten Aceh Selatan.Banjir yang melanda wilayah tersebut selama hampir satu bulan menyisakan material lumpur tebal. Saat mengering, lumpur ini berubah menjadi debu yang beterbangan ketika dilintasi kendaraan, sehingga sangat berisiko memicu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).Untuk mengatasinya, Polres Aceh Selatan mengerahkan unit Water Cannon guna menyisir jalan-jalan protokol. Penyemprotan air bertekanan tinggi ini efektif mengangkat sisa lumpur kering yang membandel dan menurunkan kadar debu di udara secara signifikan.Wakapolres Aceh Selatan, Kompol Edwin Aldro menjelaskan bahwa aksi ini merupakan respon langsung terhadap rekomendasi dari petugas kesehatan Polri. Kehadiran tim di lapangan bertujuan untuk memastikan kualitas udara kembali layak bagi aktivitas warga.“Penyiraman dan pembersihan debu ini kami lakukan untuk meminimalisir dan menghilangkan debu di jalan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan sehat,” ujar Kompol Edwin Aldro.Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara tindakan kepolisian dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan selama masa pemulihan.Selain melakukan pembersihan fisik, Polres Aceh Selatan turut mengeluarkan himbauan kepada warga yang beraktivitas di luar rumah:- Selalu menggunakan masker saat berkendara atau berjalan di area terdampak.- Meningkatkan konsumsi vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap perubahan kualitas lingkungan.Langkah preventif dan humanis ini merupakan bagian dari komitmen Polres Aceh Selatan untuk terus hadir di tengah masyarakat hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih pasca-bencana. PNO-12
10 Jan 2026, 19:09 WIT
Brimob Polda Sumut Hadirkan Sanitasi Layak Bagi Korban Banjir di Desa Tolang Julu
Papuanewsonline.com, Tapanuli Selatan - Personel Brimob Batalyon C Polda Sumatera Utara bersama masyarakat setempat melaksanakan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi warga terdampak banjir di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana, khususnya dalam penyediaan sarana sanitasi yang layak dan sehat bagi masyarakat. Pembangunan MCK dilakukan secara gotong royong sebagai wujud sinergi antara Polri dan warga dalam mempercepat pemulihan lingkungan permukiman.Kegiatan pembangunan MCK dengan tahapan pengerjaan meliputi pemasangan plafon, pemasangan pintu WC, serta proses pengecatan yang terus dilanjutkan.Iptu Roy Sandri Pohan menyampaikan bahwa pembangunan MCK menjadi kebutuhan mendesak bagi warga pascabanjir, terutama untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.“Fasilitas MCK ini kami bangun bersama masyarakat agar dapat segera dimanfaatkan. Harapannya, warga memiliki akses sanitasi yang layak sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan dengan lebih nyaman dan sehat,” ujarnya.Masyarakat Desa Tolang Julu menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan personel Brimob yang bekerja berdampingan dengan warga. Kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat dan rasa kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana banjir. PNO-12
10 Jan 2026, 18:59 WIT
Layanan Kesehatan Pusdokkes Jangkau Warga Hingga Pelosok Aceh Terdampak Bencana
Papuanewsonline.com, Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri terus menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Provinsi Aceh. Tim dokter dan tenaga kesehatan diterjunkan ke sejumlah wilayah, mulai dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, hingga Bener Meriah.Bakti kesehatan ini menjadi bagian dari respons cepat Polri dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga pascabencana. Tim medis Pusdokkes Polri disebar secara merata ke lokasi pengungsian maupun pemukiman warga, termasuk wilayah pelosok, agar layanan kesehatan dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan.Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan dan pemberian obat-obatan, penanganan luka ringan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta edukasi kesehatan guna mencegah potensi munculnya penyakit pascabencana.Kepala Pusdokkes Polri melalui Kabid Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh, Kombes Pol dr. Dafianto Arief, M.Si., menjelaskan bahwa pengerahan tim medis ini bertujuan untuk menjamin kesehatan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya krisis kesehatan di wilayah terdampak.“Pusdokkes Polri bersama Biddokkes Polda Aceh menurunkan sebanyak 191 dokter dan tenaga kesehatan yang terbagi dalam tiga gelombang penugasan,” ujar dr. Dafianto.Ia menambahkan, hingga 7 Januari 2026, tim Pusdokkes Polri telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 25.034 orang, yang terdiri dari 2.276 personel Polri (PNPP) dan 22.759 warga masyarakat. Tim medis juga memastikan layanan kesehatan menjangkau daerah-daerah terpencil di wilayah terdampak bencana.Pelaksanaan bakti kesehatan ini dilakukan secara terpadu dan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan setempat, serta para relawan, sehingga pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara optimal di seluruh wilayah terdampak.Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, terutama pada situasi darurat bencana.“Pusdokkes Polri dan Polda Aceh hadir membantu masyarakat sebagai wujud komitmen Polri,” pungkasnya. PNO-12
10 Jan 2026, 18:37 WIT
Menguatkan Harapan Pascabencana, Leo Clubs International Hadir Dampingi Pemulihan Mental
Papuanewsonline.com, Sumatera Utara — Pemulihan pascabencana
banjir bandang dan longsor tidak berhenti ketika air surut dan akses wilayah
kembali terbuka. Pada fase lanjutan, masyarakat masih dihadapkan pada berbagai
persoalan kesehatan, baik fisik maupun psikologis, yang dapat memengaruhi fungsi
keluarga, pendidikan anak, hingga produktivitas kerja.Menjawab kebutuhan tersebut, jejaring relawan bersama Leo
Clubs MD 307 Indonesia melaksanakan pendampingan pemulihan kesehatan fisik dan
mental secara mandiri bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah
Sumatera. Kegiatan ini berlangsung selama periode Desember 2025 hingga Januari
2026 dengan pendekatan berbasis komunitas.Pendampingan dirancang untuk membantu masyarakat mengenali
tanda bahaya fisik dan psikologis sejak dini, memberikan dukungan awal yang
aman, serta menjaga rutinitas dasar pemulihan seperti tidur yang cukup,
hidrasi, nutrisi, kebersihan diri, dan penguatan dukungan sosial. Program ini
juga mendorong akses rujukan yang tepat bagi kelompok rentan, termasuk
anak-anak, lansia, dan warga dengan penyakit penyerta.Di lapangan, kehadiran Leo Clubs MD 307 Indonesia ditegaskan
sebagai gerak kolektif para anggota. Relawan hadir berdampingan dengan warga
terdampak, menyampaikan informasi pemulihan, sekaligus membangun rasa
solidaritas agar masyarakat tidak menghadapi fase pascabencana sendirian.Renaldo Fajar Nugraha Susilo selaku President Leo Club MD
307 Indonesia menegaskan bahwa kerja kemanusiaan harus berangkat dari kebutuhan
nyata masyarakat dan menghasilkan dampak yang terukur. Ia menekankan bahwa
pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada bantuan sesaat, melainkan
perlu membangun kapasitas warga agar dapat pulih dan kembali berfungsi secara
mandiri.Sementara itu, Louis Valentino Chairus sebagai Vice
President Leo Club MD 307 Indonesia menyoroti pentingnya koordinasi lintas
pihak dalam setiap respons kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa kerja lapangan
harus terorganisasi dengan baik, berjejaring dengan masyarakat lokal, serta
menjaga akuntabilitas agar manfaat pendampingan dapat berkelanjutan.Hal senada disampaikan oleh Angeline Chen selaku MDT
(Treasurer) Leo Club MD 307 Indonesia yang memastikan seluruh upaya kemanusiaan
dikelola secara cermat, efisien, dan berorientasi pada pemulihan jangka
menengah hingga panjang, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh
komunitas terdampak.Pendampingan ini turut diperkuat oleh tim teknis yang
berfokus pada tata kelola dan pengorganisasian. R. Bg. Angelo Basario Marhaenis
Manurung menekankan pentingnya desain pemulihan kesehatan mental yang dapat
dipraktikkan langsung oleh komunitas, sementara Joseph Aguslow menambahkan
bahwa ketepatan desain operasional menjadi faktor penentu kualitas dampak
program di situasi pascabencana.Melalui penguatan komunikasi publik dan jejaring, kegiatan
ini diarahkan menjadi model kerja komunitas yang terstruktur dan berkelanjutan.
Dengan semangat we serve, Leo Clubs International hadir bersama masyarakat
terdampak untuk menguatkan pemulihan fisik, menenangkan trauma, serta mendorong
kemandirian komunitas dalam menghadapi masa depan.Penulis: RedEditor: GF
10 Jan 2026, 12:55 WIT
Polda Maluku Klarifikasi Dugaan Praktik Curang: Seleksi SIP TA 2026 Berjalan Sesuai Ketentuan Polri
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menegaskan bahwa proses seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Tahun Anggaran 2026 telah dilaksanakan dengan prinsip BeTAH yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis, sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Polri. Penegasan ini disampaikan sebagai klarifikasi atas pemberitaan salah satu media online yang menyebut adanya dugaan praktik curang dalam seleksi SIP di Polda Maluku.Polda Maluku menyatakan bahwa pemberitaan media online yang menyebut "Adanya dugaan Praktek Curang Seleksi SIP TA 2026 di Polda Maluku", terkait dengan kelulusan salah satu peserta seleksi, yakni Bripka ST, adalah tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.Bripka ST dinyatakan lulus terpilih Seleksi SIP Angkatan 55–56 melalui kuota Penghargaan Kapolri, yang merupakan salah satu jalur resmi dalam pendidikan pengembangan Polri. Jalur ini diberikan kepada anggota yang memperoleh penghargaan pimpinan atas prestasi, dedikasi, dan pengabdian.“Perlu dipahami bahwa pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) merupakan pendidikan pengembangan karier, dan di dalamnya terdapat jalur penghargaan pimpinan. Dalam hal ini penghargaan bapak Kapolri dan penghargaan bapak Kapolda Maluku. Penilaian terhadap jalur ini merupakan hak prerogatif pimpinan, yang dilaksanakan berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang sah,” jelas kabid Humas Polda Maluku.Terkait proses seleksi pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP), Karo SDM Polda Maluku menegaskan bahwa Bripka ST mengikuti seluruh tahapan seleksi dari awal hingga akhir, sebagaimana peserta lainnya. Tidak ada tahapan yang dilewati atau dikecualikan. Hal ini dibuktikan dengan absensi kehadiran Bripka ST dan berita acara pelaksanaan seleksi. Jadi tidak benar bahwa bripka ST tidak mengikuti tahapan seleksi Tes Pengetahuan Kepolisian (TPK).Dengan demikian, pemberitaan yang menyebutkan adanya praktik curang dalam proses seleksi SIP TA 2026 di Polda Maluku tidak sesuai dengan fakta di lapangan.Menanggapi isu mengenai nilai psikotes yang disebut tidak memenuhi passing grade, Karo SDM Polda Maluku menjelaskan bahwa jalur Penghargaan dalam seleksi pendidikan pengembangan yaitu“Salah satu ketentuan pada jalur Penghargaan adalah telah dilakukan pemetaan personel yang mendapatkan penghargaan oleh Biro SDM Polda Maluku. Pemetaan ini menjadi bagian dari sistem pembinaan karier yang terintegrasi dan sah secara organisasi,” tegasnya.Polda Maluku memastikan bahwa seluruh proses tersebut telah dilaksanakan sesuai aturan internal Polri, dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme dan integritas.Polda Maluku dibawah kepemimpinan Irjen Pol.Dr. Dadang Hartanto, S.H, S.I.K, M.SI, berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui pelaksanaan seleksi pendidikan dan pembinaan personel yang bersih dari praktik KKN. Setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat dan dapat dipertanggungjawabkan.“Polda Maluku terbuka terhadap klarifikasi dan pengawasan publik, namun mengimbau agar dalam pemberitaan disampaikan secara berimbang, sesuai fakta, tidak berpersepsi, serta tidak membentuk opini publik yang menyesatkan,” tutup Kabid Humas. PNO-12
09 Jan 2026, 20:38 WIT
Bupati Boven Digoel Tegaskan Bantuan Pangan Nasional Wajib Tepat Sasaran dan Bebas Keterlambatan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, menegaskan bahwa penyaluran Bantuan Pangan Nasional harus tepat
sasaran dan diterima langsung oleh masyarakat yang berhak. Berdasarkan data
pemerintah daerah, sekitar 5.000 orang telah terdaftar sebagai penerima manfaat
program bantuan tersebut di Kabupaten Boven Digoel.Penegasan ini disampaikan Bupati saat melakukan kunjungan
dan pengecekan langsung ke Gudang Bulog Boven Digoel pada Kamis (8/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Roni Omba memastikan kesiapan logistik sekaligus
menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam proses distribusi bantuan.Bupati meminta aparat pemerintah di tingkat distrik dan
kampung untuk bertanggung jawab penuh dalam mengawal penyaluran bantuan agar
tidak terjadi penyimpangan maupun keterlambatan. Ia menegaskan bahwa seluruh
mekanisme distribusi telah disiapkan dan tidak boleh ada alasan teknis yang
menghambat penyaluran kepada masyarakat.“Bantuan ini harus sampai ke tangan masyarakat. Tidak ada
alasan, karena semua sudah dianggarkan, termasuk transportasi. Saya akan turun
langsung ke lapangan untuk mengecek dan memastikan bantuan benar-benar diterima
oleh warga,” tegas Roni Omba.Menurutnya, pengawasan langsung dari pemerintah daerah
menjadi langkah penting untuk memastikan program nasional ini berjalan sesuai
tujuan. Penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran dinilai berpotensi
merugikan masyarakat serta mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah.Roni Omba menambahkan bahwa Bantuan Pangan Nasional
merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu meringankan beban
masyarakat, khususnya di tengah tantangan ekonomi dan kondisi geografis wilayah
Boven Digoel yang tidak mudah dijangkau.Selain itu, ia menekankan pentingnya prinsip transparansi
dan akuntabilitas dalam setiap tahapan penyaluran bantuan. Aparat pelaksana
diminta bekerja profesional dan memastikan data penerima manfaat benar-benar
sesuai dengan kondisi di lapangan.Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berkomitmen untuk terus
melakukan pengawasan serta evaluasi agar bantuan pangan dapat memberikan dampak
nyata bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah secara
berkelanjutan. Penulis: HendEditor: GF
09 Jan 2026, 00:32 WIT
Polda NTT Konfirmasi Penemuan 1 Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah
Papuanewsonline.com, Manggarai Barat - Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban hilang tenggelamnya KM Putri Sakinah di Pantai Pede, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Selasa (6/1/2026).Jenazah ditemukan pada koordinat -8°38,87163’ 119°28,62259’ di kawasan perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo (TNK).Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H membenarkan penemuan tersebut.“Benar, hari ini telah ditemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo,” jelas Kabidhumas Polda NTT.Kabidhumas menjelaskan, penemuan jenazah bermula sekitar pukul 13.00 Wita, ketika dua nelayan Pulau Komodo bernama Saiful dan Hadi Kusuma menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah, kapal yang dilaporkan tenggelam di Selat Padar Utara pada 26 Desember 2025.Kedua nelayan tersebut kemudian mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kamar kapal ke Pantai Pede menggunakan perahu. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat sehingga bangkai kamar kapal dibongkar dan ditemukan satu jenazah di dalamnya.“Setelah temuan tersebut, nelayan segera menghubungi tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi,” tambahnya.Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bertolak dari perairan Padar Utara menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere. Tim tiba di lokasi pada pukul 14.30 Wita dan langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah.Jenazah kemudian diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 Wita dan tiba sekitar pukul 18.10 Wita.Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.Menurut Kabidhumas Polda NTT, proses identifikasi masih dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT, dalam hal ini Kabiddokkes Polda NTT dan untuk kepastian identitas korban masih menunggu hasil DVI, termasuk pemeriksaan bukti primer seperti data gigi.Ia juga menambahkan, Polda NTT menghormati permintaan pihak keluarga korban agar jenazah tidak ditampilkan ke publik, baik dalam dokumentasi maupun pemberitaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.“Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,” tutupnya. PNO-12
07 Jan 2026, 15:27 WIT
Satgas Gulbencal Kodim 0211/TT Evakuasi Warga Terjebak Banjir Susulan di Kecamatan Tukka
Papuanewsonline.com, Tapanuli Tengah - Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodim 0211/Tapanuli Tengah melaksanakan evakuasi warga yang terjebak banjir susulan akibat tingginya intensitas curah hujan di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jum’at (2/1/2026). Banjir terjadi di sekitar aliran Sungai Aek Harse saat warga dari beberapa desa hendak menyeberang menuju lokasi pengungsian.Evakuasi dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Pandan bersama personel gabungan dan perangkat desa terhadap warga yang berasal dari Desa Saur Manggita, Desa Kalangan II, Lingkungan V Siantar Gunung, serta Kelurahan Hutanabolon, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 46 orang.Proses evakuasi dilaksanakan secara terpadu dengan memperhatikan kondisi arus sungai yang meningkat akibat hujan berkelanjutan. Seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi yang lebih aman menuju posko pengungsian di wilayah Hutanabolon, tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian materil.Selain melaksanakan evakuasi, Babinsa juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di wilayah rawan banjir yang telah ditetapkan sebagai zona merah. Warga diarahkan untuk mengikuti kebijakan pemerintah daerah dan menempati hunian sementara demi keselamatan bersama.Sementara itu, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam penanganan bencana merupakan bentuk komitmen dalam melindungi dan membantu masyarakat. “Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi kunci dalam memastikan keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak bencana,” jelas Kapendam. PNO-12
04 Jan 2026, 14:39 WIT
Satgas Yonif 743/Psy Gelar Free Medical Care Di Kampung Ginnik, Hadirkan Layanan Kesehatan Ke Warga
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Kepedulian terhadap
kesehatan masyarakat di wilayah pedalaman terus ditunjukkan oleh Satgas Yonif
743/PSY. Melalui Pos Merah Putih, prajurit kesehatan melaksanakan kegiatan Free
Medical Care dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga di Kampung Ginnik,
Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (31/12/2025).Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan layanan
kesehatan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas
kesehatan formal, khususnya di daerah pegunungan yang sulit dijangkau.Dalam suasana yang penuh keakraban, prajurit kesehatan
memberikan pemeriksaan kondisi tubuh, membagikan obat-obatan sesuai kebutuhan
warga, serta menyampaikan edukasi sederhana mengenai pola hidup bersih dan
pencegahan penyakit yang umum terjadi di wilayah tersebut.Danpos Merah Putih, Letda Inf Danuja, menyampaikan bahwa
pelayanan dari pintu ke pintu dilakukan agar seluruh warga dapat terlayani
tanpa terkecuali, terutama bagi mereka yang tidak memungkinkan datang ke pos
kesehatan.Ia menegaskan bahwa kegiatan Free Medical Care ini merupakan
bagian dari komitmen Satgas Yonif 743/PSY untuk selalu hadir di tengah
masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam membantu
pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.Kehadiran prajurit kesehatan ini disambut hangat oleh warga
Kampung Ginnik yang merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan langsung di
lingkungan tempat tinggal mereka.Kepala Kampung Ginnik, Yulius Wonda, menyampaikan rasa
syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Satgas Yonif 743/PSY
kepada masyarakat kampungnya, khususnya dalam bidang kesehatan.Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara
berkelanjutan guna membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di
wilayah pedalaman.Melalui kegiatan Free Medical Care ini, Satgas Yonif 743/PSY
tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan
kekeluargaan serta menumbuhkan rasa persaudaraan antara prajurit dan masyarakat
setempat. Penulis: JidEditor: GF
31 Des 2025, 21:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru