Papuanewsonline.com
BERITA Pendidikan & Kesehatan
Homepage
Dinkes Mimika Kejar 2 Juta Tes Malaria Tahun Ini, Perlu Sinergi Semua Pihak
Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Kesehatan (Dinkes)
Kabupaten Mimika menetapkan target sebanyak 2 juta kali pemeriksaan kasus
malaria sepanjang tahun 2026. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan
capaian tahun sebelumnya. Pada 2025, Dinkes berhasil melampaui target dengan
melakukan 1.299.815 kali tes, di mana ditemukan 190.597 kasus dan tingkat
kepositifan mencapai 14,07 persen. Hingga Mei 2026, telah tercatat 450.193 kali
pemeriksaan dengan 61.735 kasus terdeteksi atau tingkat kepositifan 13,7
persen.Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Mimika,
Kamaludin, menjelaskan upaya percepatan dilakukan melalui peningkatan layanan
di 10 puskesmas wilayah perkotaan. (12/6/26) Sebagai contoh, Puskesmas Timika menurunkan 50 tim setiap
harinya dengan target 100 tes per tim, sehingga mampu memeriksa sekitar 5.000
orang per hari. Pemeriksaan berlangsung selama 7 hingga maksimal 14 hari
dalam sebulan, dengan sasaran minimal 35 ribu tes setiap bulannya.Berbagai tantangan masih dihadapi, antara lain kondisi alam
Mimika yang bercurah hujan tinggi dan dataran rendah, sehingga banyak terbentuk
genangan air yang menjadi sarang nyamuk. Faktor perilaku masyarakat juga menjadi kendala, seperti
sering beraktivitas malam hari dengan pakaian terbuka, kurang disiplin
menghabiskan obat, dan belum membiasakan penggunaan kelambu saat tidur.Kamaludin menegaskan penanganan malaria membutuhkan kerja
sama lintas sektor dan kesadaran bersama. “Upaya medis saja
belum cukup jika lingkungan masih mendukung perkembangbiakan nyamuk."
Ujarnya. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Jun 2026, 14:06 WIT
KKSS Mimika Gelar Kerja Bakti Jumat Bersih, Seru Tegakkan Perda Pengelolaan Sampah
Papuanewsonline.com, Timika – Kerukunan Keluarga Sulawesi
Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika melaksanakan aksi kerja bakti dalam rangka
program Jumat Bersih di sepanjang Jalan Kartini, Kelurahan Otomona. Kegiatan
ini merupakan wujud dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, yang mengacu pada
surat himbauan Bupati Mimika serta arahan resmi dari Kementerian Dalam Negeri
dan Presiden Republik Indonesia.Ketua KKSS Mimika, H. Iwan Anwar, SH, MH, menyampaikan bahwa
sekitar 30 anggota turut berpartisipasi membersihkan ruas jalan mulai dari
persimpangan Jalan Budi Utomo hingga Jalan Yos Sudarso. (12/6/26) Ia menjelaskan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas,
melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat
dan nyaman bagi seluruh warga kota.Selama pelaksanaan, peserta menemukan cukup banyak sampah
rumah tangga yang dibuang secara sembarangan di pinggir jalan.Kondisi ini dinilai mencerminkan masih rendahnya kesadaran
sebagian masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan. Iwan menegaskan bahwa kebersihan lingkungan tidak hanya
menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab setiap individu yang tinggal
di wilayah tersebut.Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera
menegakkan Peraturan Daerah tentang pengelolaan sampah secara tegas dan
konsisten. Menurutnya, penerapan aturan yang memberikan efek jera bagi
pelanggar menjadi langkah strategis agar kebiasaan buruk membuang sampah
sembarangan dapat dihentikan dan tercipta ketertiban yang berkelanjutan.Melalui kegiatan ini, KKSS Mimika berharap dapat menjadi
teladan bagi organisasi kemasyarakatan lain dan warga sekitar. Diharapkan semangat kebersamaan ini dapat menular, sehingga
seluruh elemen masyarakat bergotong royong mewujudkan Kota Timika yang bersih,
asri, sehat, dan layak huni bagi generasi sekarang maupun mendatang. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Jun 2026, 13:58 WIT
Polsek Tembagapura Buka "Honai Polsek Belajar" untuk Anak-anak Pedalaman
Papuanewsonline.com, Mimika – Polsek Tembagapura menggelar
kegiatan belajar mengajar di lokasi bernama “Honai Polsek Belajar”, Distrik
Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (11/6/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 10.35 WIT ini diikuti oleh 30 anak
dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti dengan penuh semangat.Dipimpin Aipda Lebu Tadan bersama dua personel lainnya,
kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan.
Selanjutnya, anak-anak diajari materi dasar seperti membaca dan menulis
kosakata sederhana. Acara ditutup dengan pembagian makanan dan camilan sebagai
bentuk perhatian agar mereka semakin bersemangat menimba ilmu.Program ini diinisiasi menyusul kondisi sekolah formal di
Kampung Waa Banti yang belum berjalan secara optimal. “Kami tergerak melihat kondisi tersebut. Rasa lelah hilang
seketika melihat antusiasme mereka. Kami ingin memastikan anak-anak di
pedalaman tidak tertinggal kesempatan belajar,” ujar Aipda Lebu Tadan.Pihak kepolisian berharap kegiatan ini dapat memberikan
akses pendidikan dasar yang layak, sehingga anak-anak mampu mengenal huruf,
membaca, menulis, dan berhitung.Selain itu, dukungan dari instansi terkait, pihak swasta,
dan peran aktif orang tua sangat diharapkan agar mutu pendidikan di wilayah ini
semakin membaik ke depannya. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Jun 2026, 13:01 WIT
BNPB: Gempa M 7,7 Di Laut Sulawesi, Lima Wilayah Berstatus Siaga Dan Waspada Tsunami
Papuanewsonline.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) menyampaikan, gempa bumi tektonik Magnitudo 7,7 terjadi di Laut
Sulawesi pada Senin, (8/6/2026), pukul 06.37 WIB. Gempa berpusat di kedalaman
47 kilometer, barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah
menerbitkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi
Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.BNPB mengimbau masyarakat di lima wilayah pesisir itu untuk
tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan langkah antisipasi
dengan menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai tingkat ancaman di
wilayahnya.Instruksi Status Siaga: Evakuasi ke Tempat Tinggi Mengacu pemodelan dampak tsunami BMKG, pemerintah daerah
provinsi, kabupaten, dan kota berstatus “Siaga” diinstruksikan mengarahkan
warga melakukan evakuasi tertib ke tempat lebih tinggi.Wilayah berstatus Siaga terdiri atas: 1. Sulawesi Utara: Kepulauan Sangihe estimasi gelombang tiba
pukul 06.51 WIB, Kota Manado 07.12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara 07.12 WIB,
Minahasa Bagian Utara 07.14 WIB, Kepulauan Minahasa 07.16 WIB, Minahasa Selatan
Bagian Utara 07.17 WIB, Bolaang Mongondow Bagian Utara 07.22 WIB, Minahasa
Utara Bagian Selatan 07.33 WIB, dan Minahasa Bagian Selatan 07.34 WIB. 2. Gorontalo: Gorontalo Bagian Utara 07.26 WIB. 3. Sulawesi Tengah: Buol 07.27 WIB dan Toli-Toli 07.29 WIB.Instruksi Status Waspada: Jauhi Pantai dan Hentikan
Aktivitas di Perairan Untuk daerah berstatus “Waspada”, BNPB meminta pemerintah
daerah dan masyarakat menjaga kesiapsiagaan dengan mengarahkan warga menjauhi
pantai dan tepian sungai, serta menghentikan sementara aktivitas di perairan.Wilayah kategori Waspada meliputi: 1. Sulawesi Utara: Kepulauan Talaud 06.58 WIB, Kota Bitung
07.19 WIB, Minahasa Selatan Bagian Selatan 07.42 WIB. 2. Maluku Utara: Halmahera 07.29 WIB, Kota Ternate 07.43
WIB, Kota Tidore 07.46 WIB. 3. Sulawesi Tengah: Donggala Bagian Utara 07.42 WIB. 4. Kalimantan Timur: Kutai Timur 07.44 WIB, Bulungan 08.05
WIB, Nunukan 08.14 WIB.BNPB: Kondisi Lapangan Terkendali, Guncangan Lemah 2-3
Detik BNPB mengonfirmasi situasi dan kondisi lapangan saat ini
aman, tenang, dan terkendali. Laporan cepat Pusat Pengendali dan Operasi
(Pusdalops) BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud serta BPBD Kota Manado menyebutkan
guncangan gempa di kedua wilayah hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2
hingga 3 detik.Tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan
monitoring ketat secara berkala di lapangan untuk memantau dampak pasca-gempa
dan memastikan kondisi pesisir tetap aman.Koordinasi Satu Komando dan Imbauan Resmi BNPB menyatakan terus memperkuat koordinasi sinergis dalam
satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, yaitu BPBD, TNI,
Polri, Basarnas, lembaga kemanusiaan, dan relawan penanggulangan bencana. Tim
tersebut bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.Masyarakat diimbau tidak panik dan memprioritaskan
keselamatan kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan
anak-anak. Warga diminta mematuhi instruksi resmi petugas lintas instansi di
lapangan, tidak menyebarkan isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya,
serta merujuk pada pemutakhiran data berkala dari instansi terkait dan petugas
di lapangan. Penulis: Hendrik
Editor: GF
09 Jun 2026, 00:49 WIT
Hmi Komisariat Lafran Pane Mimika Gelar Bakti Sosial, Wujudkan Kepedulian Bagi Anak Yatim
Papuanewsonline.com, Timika – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
Komisariat Lafran Pane Cabang Mimika, menggelar kegiatan bakti sosial di Panti
Asuhan Baitur Rosul. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial serta
bentuk kasih sayang kepada anak-anak yatim dan dhuafa, sekaligus menjadi ajang
menanamkan nilai-nilai berbagi dan kebersamaan antar sesama.Berbagai bantuan yang terkumpul dari hasil donasi masyarakat
dan anggota diserahkan langsung untuk memenuhi kebutuhan serta menambah
kebahagiaan adik-adik di panti asuhan tersebut.Ketua Umum HMI Komisariat Lafran Pane, Septian Syarif,
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab
sosial yang ingin ditularkan kepada seluruh kalangan. Ia mengutip sabda Baginda Nabi Muhammad SAW yang
diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa barang siapa yang menyantuni dan menjaga
anak yatim, maka ia akan mendapatkan kedekatan serta kemuliaan yang istimewa di
sisi Allah SWT. Hal ini menjadi landasan semangat bagi seluruh pengurus dan
anggota untuk terus bergerak berbuat kebaikan.Sementara itu, Ketua Bidang (PTKP), Niska Putri, selaku
penanggung jawab program, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Ia
mengapresiasi partisipasi aktif dari seluruh kader HMI, para senior di KAHMI,
serta berbagai kalangan masyarakat yang telah ikut menyumbangkan sebagian
rezekinya. Dukungan yang diberikan, baik berupa uang santunan, sembako,
maupun pakaian layak pakai, sangat berarti dan membawa keceriaan bagi adik-adik
yang berada di bawah asuhan panti.Kegiatan berbagi ini berlangsung hangat dan penuh keakraban,
di mana seluruh bantuan diserahkan dengan penuh keikhlasan. Selain memberikan bantuan materiil, kehadiran para pengurus
dan donatur turut memberikan semangat dan motivasi bagi anak-anak agar tetap
bersemangat belajar, berbakti, dan optimis menyongsong masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh hati serta
menggerakkan lebih banyak pihak untuk peduli terhadap nasib anak-anak yang
kurang beruntung. Penulis: Andi Ilham
Editor: GF
09 Jun 2026, 00:38 WIT
Serapan APBD Mimika Awal Juni Capai Rp800 Miliar, Belanja Modal Belum Signifikan
Papuanewsonline.com, Timika – Kepala Badan Pengelola
Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen Tappi Mallisa, melaporkan
penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga awal Juni 2026
baru mencapai sekitar Rp800 miliar atau di bawah 15 persen dari total pagu
sebesar Rp5,6 Triliun. Angka ini mulai terlihat pergerakannya memasuki triwulan
kedua, meski sebagian besar masih didominasi oleh belanja rutin.“Progres penyerapan sudah berjalan, namun saat ini utamanya
berasal dari belanja pegawai serta belanja barang dan jasa,” ungkap Marthen
usai apel gabungan di Pusat Pemerintahan Mimika, (8/6/2026). Sementara itu, realisasi untuk pembangunan fisik atau
belanja modal belum menampilkan angka yang signifikan, dikarenakan sebagian
besar kegiatan masih dalam tahap persiapan dan kelengkapan administrasi.Marthen menjelaskan, serapan anggaran untuk sektor
pembangunan fisik diperkirakan akan meningkat tajam pada semester kedua.Kenaikan ini akan terjadi seiring dimulainya pelaksanaan
proyek di lapangan dan masuknya pekerjaan ke tahap pembayaran. “Nanti ketika pekerjaan berjalan dan progres bertambah,
penyerapan dana juga akan ikut naik mengikuti perkembangan fisik,” tambahnya.Meski realisasi semester pertama masih tergolong rendah,
pemerintah daerah tetap optimis target tahunan dapat tercapai. Optimisme ini
didasari percepatan pelaksanaan rencana kerja di seluruh Organisasi Perangkat
Daerah. Ia mengimbau seluruh pimpinan instansi segera memaksimalkan
program yang telah dirancang agar penggunaan anggaran berjalan optimal hingga
akhir tahun. Penulis: Jid
Editor: GF
09 Jun 2026, 00:13 WIT
Kurang Fokus Berkendara, Pengendara Motor Alami Luka Serius Akibat Kecelakaan Tunggal
Papuanewsonline.com, Timika – Sebuah kecelakaan lalu lintas
tunggal terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan SD Negeri 3 Koperapoka,
Kabupaten Mimika, pada (7/6/26) sekitar pukul 04.15 WIT. Seorang pengendara
motor berinisial FCM mengalami luka cukup parah di bagian kepala hingga
pendarahan, setelah kendaraannya menabrak tiang lampu penerangan jalan yang
berada di pembatas jalan.Kepala Bagian Operasional Satuan Lalu Lintas Polres Mimika,
Iptu Rudolf K, menjelaskan kronologi kejadian bahwa korban mengendarai sepeda
motor Yamaha Mio M3 bernomor polisi PA 4684 HB dari arah Pertigaan Pin Seluler
menuju Pertigaan Pom Lama. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang
berkonsentrasi, sehingga kehilangan kendali dan menabrak tiang lampu yang
berada di tengah jalan.Akibat benturan yang cukup keras, korban langsung mengalami
luka serius disertai pendarahan di bagian kepala. Mendapatkan laporan dari warga sekitar, petugas Satuan Lalu
Lintas segera bergerak ke lokasi kejadian. Korban kemudian segera dievakuasi dan dilarikan ke RSUD
Mimika guna mendapatkan penanganan medis secepatnya.Di samping menolong korban, petugas juga mengamankan barang
bukti berupa sepeda motor yang dikendarai ke kantor Sat Lantas Polres Mimika
untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai
sekitar Rp1 juta rupiah. Pihak kepolisian menegaskan kecelakaan ini murni
disebabkan kelalaian pengendara sendiri. Penulis: Jid
Editor: GF
08 Jun 2026, 23:44 WIT
Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni
Papuanewsonline.com, Jakarta - Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat. PNO-12
07 Jun 2026, 22:14 WIT
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan
Papuanewsonline.com, Bandar Lampung - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar aksi nyata kepedulian sosial melalui kegiatan Bhakti Kesehatan berskala besar. Program ini ditargetkan menyentuh sebanyak 7.600 peserta yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Lampung.Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian Polri sekaligus upaya memperkuat kemitraan yang solid dengan masyarakat, khususnya di Bumi Ruwa Jurai."Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memperkuat kemitraan yang solid antara Polri dan masyarakat, khususnya di wilayah Lampung. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).Layanan Spesialistik hingga Operasi GratisPusat kegiatan bakti kesehatan ini salah satunya dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk. III Biddokkes Polda Lampung dengan melayani 600 peserta. Berbagai penanganan medis gratis diberikan meliputi operasi mata katarak dan pterigium untuk 250 pasien, pengobatan spesialistik untuk 300 pasien, pelayanan penanganan stunting bagi 25 anak, senam lansia (geriatri) yang diikuti oleh 25 peserta.Tidak hanya di pusat kota, gerakan ini juga menyasar masyarakat di berbagai daerah melalui Polresta dan Polres jajaran. Di tingkat wilayah, Polri menyediakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi 3.850 orang, aksi donor darah yang diikuti oleh 3.000 peserta, serta khitanan massal untuk 150 anak.Ada yang berbeda pada peringatan Hari Bhayangkara kali ini. Polda Lampung memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kualitas fasilitas medisnya dengan meluncurkan dua layanan kesehatan baru berteknologi modern di RS Bhayangkara.Layanan inovatif tersebut adalah Klinik Stem Cell, serta fasilitas operasi batu ginjal dengan metode Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS)."Kami meluncurkan dua layanan kesehatan baru dengan teknologi modern, yaitu pelayanan Klinik Stem Cell, serta operasi batu ginjal dengan metode RIRS, sebagai bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tutur Kapolda.Kesuksesan program masif ini didukung penuh oleh sinergi lintas sektor. Tercatat, sebanyak 459 tenaga kesehatan dan personel Polri dikerahkan.Tim medis tersebut merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari tim Himpunan Bersatu Teguh, Perdami Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten, Biddokkes Polda Lampung, RS Bhayangkara Tk. III, Satuan Kerja Polda Lampung, hingga Sidokkes Polres dan Polresta jajaran.Helfi turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap momentum ini dapat membuat hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sembari bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan di Lampung."Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta terus bersama-sama mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Lampung," tandas jenderal polisi bintang dua tersebut. PNO-12
07 Jun 2026, 21:50 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru