logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Budaya Homepage
Warga Suku Amungme Desak Kepastian Pembayaran Tanah di Mimika yang Tak Kunjung Tuntas Papuabewsonline.com, Timika – Persoalan pembayaran tanah milik warga Suku Amungme di Kabupaten Mimika kembali mencuat. Paulus Pinimet menyatakan sikap dan menyuarakan keprihatinan atas belum adanya kepastian dari pemerintah terkait rencana pembayaran tanah di tiga lokasi strategis yang saat ini telah digunakan untuk fasilitas publik.Paulus menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah menyampaikan rencana pembayaran tanah, namun hingga kini belum ada tindak lanjut resmi yang dirasakan oleh pemilik hak ulayat. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan keresahan di kalangan warga yang telah lama menunggu kejelasan.Dalam keterangannya kepada jurnalis Papua News Online, Paulus menyebutkan tiga lokasi yang menjadi pokok persoalan, yakni lahan perpustakaan di kawasan Timika Indah, SMP Negeri 8 Timika, serta Kantor Distrik Kuala Kencana. “Kami telah menunggu pembayaran ini sejak lama, tapi belum ada kepastian dari pemerintah,” kata Paulus.Ia menegaskan bahwa pembayaran tanah bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut penghormatan terhadap hak masyarakat adat. Menurutnya, komitmen pemerintah daerah harus diwujudkan secara nyata agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan publik.Paulus juga mengingatkan adanya janji yang pernah disampaikan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, terkait penyelesaian pembayaran tanah tersebut. “Bupati JOHANES RETOB telah berjanji untuk membayar tanah kami, tapi kami belum melihat hasilnya,” tambahnya.Lebih lanjut, Paulus menyampaikan bahwa penantian panjang ini seharusnya segera diakhiri dengan langkah konkret dari pemerintah. Ia berharap tidak ada lagi penundaan yang dapat memperpanjang persoalan dan memperburuk hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat. “Kami tidak ingin ada lagi penundaan, kami ingin pembayaran ini segera dilakukan,” ujarnya.Hingga berita ini diturunkan, jurnalis Papua News Online telah berupaya menghubungi pihak pemerintah daerah untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan resmi terkait perkembangan pembayaran tanah tersebut. Namun, belum ada tanggapan yang diberikan oleh pihak berwenang.Masyarakat Suku Amungme berharap pemerintah segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran tanah secara adil dan transparan. Papua News Online akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik.  Penulis: Hendrik Editor: GF 30 Des 2025, 04:16 WIT
Natal Penuh Kehangatan di Yahukimo, Marinir Hadirkan Sukacita untuk Warga Pedalaman Papuanewsonline.com, Yahukimo – Udara dingin pegunungan Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terasa berbeda pada Minggu (28/12/2025). Di tengah kabut tebal yang menyelimuti wilayah pedalaman, kehadiran prajurit Korps Marinir dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 5 membawa suasana hangat dalam perayaan Natal bersama warga setempat.Langkah prajurit menyusuri jalan setapak menjadi penanda kehadiran negara di wilayah yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Kedatangan mereka bukan semata menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan dalam suasana Natal dan akhir tahun.“Kami datang bukan untuk tempur, tapi membawa kasih dan kepedulian di pengujung tahun,” ujar Dansatgas Pamtas Letkol Marinir T. Pristiyanto. Pesan tersebut tercermin dalam kegiatan sosial yang dilakukan bersama masyarakat kampung.Berbagai bingkisan Natal dibagikan sebagai simbol perhatian dan kepedulian kepada warga pedalaman. Aksi ini menjadi wujud bahwa menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan melalui kekuatan pertahanan, tetapi juga dengan pendekatan kemanusiaan dan kebersamaan.Anak-anak menjadi pihak yang paling antusias menyambut kehadiran prajurit Marinir. Senyum ceria terlihat saat mereka mengenakan topi merah Natal, menerima pakaian baru, serta menikmati camilan yang jarang mereka dapatkan dalam keseharian.Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua dan tokoh masyarakat. Patius (56), salah satu tokoh setempat, mengungkapkan rasa harunya melihat prajurit membaur tanpa sekat, menciptakan suasana kekeluargaan di momen Natal.“Natal tahun ini terasa lebih spesial dan penuh kedamaian,” ungkapnya, menggambarkan perasaan warga yang merasakan langsung kehadiran dan perhatian aparat negara.Letkol Marinir T. Pristiyanto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu rakyat. “Kami ingin memastikan warga merayakan dengan aman dan bahagia,” tegasnya. Interaksi hangat ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa aman, dan menghadirkan harapan akan Papua yang damai dan harmonis.  Penulis: JidEditor: GF 29 Des 2025, 18:18 WIT
Mimika Sambut Pergantian Tahun Tanpa Pesta Kembang Api Papuanewsonline.com, Mimika – Perayaan malam pergantian tahun di Kabupaten Mimika dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api. Kebijakan ini diambil meskipun sebagian masyarakat memiliki keinginan untuk tetap merayakan malam tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya.Kepastian tersebut disampaikan Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman saat memberikan keterangan kepada awak media di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Rabu (24/12/2025). Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan kebijakan yang harus diterima bersama dalam situasi nasional saat ini.Menurut Kapolres, larangan penyelenggaraan pesta kembang api merupakan perintah langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kebijakan ini berlaku secara nasional dan harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah.Larangan tersebut tidak terlepas dari bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Kondisi tersebut membuat bangsa Indonesia berada dalam suasana duka, sehingga perayaan yang bersifat hura-hura dinilai tidak selaras dengan rasa empati dan solidaritas nasional.Kapolres Mimika menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar imbauan ini turut disampaikan secara luas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi kesalahpahaman serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.Sebagai alternatif, perayaan malam tahun baru di Mimika diarahkan untuk diisi dengan kegiatan doa lintas agama. Pendekatan ini dinilai lebih bermakna karena mengedepankan nilai kebersamaan, refleksi, dan harapan akan keselamatan di tahun yang akan datang.Doa lintas agama juga dipandang sebagai wujud solidaritas masyarakat Mimika terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana, sekaligus sebagai momentum memperkuat persatuan di tengah perbedaan keyakinan.Polres Mimika berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan tersebut demi terciptanya suasana pergantian tahun yang aman, tertib, dan penuh makna, tanpa mengurangi esensi kebersamaan dalam menyambut tahun baru.  Penulis: JidEditor: GF 29 Des 2025, 18:07 WIT
Bupati Roni Omba Rayakan Natal dan Sambut Tahun Baru Bersama Warga Kampung Ogenetan Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, menghadiri syukuran Natal sekaligus penyambutan Tahun Baru 2026 bersama masyarakat Kampung Ogenetan, Distrik Iniyandit, Kabupaten Boven Digoel, pada Minggu (28/12/2025). Kehadiran kepala daerah tersebut disambut hangat oleh warga yang memadati lokasi kegiatan dalam suasana penuh kekeluargaan dan sukacita.Kegiatan syukuran berlangsung khidmat dengan diawali ibadah Natal bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Perayaan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah dilalui.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kampung Ogenetan atas undangan dan sambutan yang diberikan. Ia berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, serta mempererat hubungan persaudaraan antarwarga.Selain ibadah, acara juga diisi dengan pertunjukan budaya lokal dan hiburan rakyat yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat setempat. Suasana penuh kegembiraan terlihat saat warga bersama tamu undangan menikmati setiap rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh panitia kampung.Pemerintah daerah bersama masyarakat juga menggelar pembagian hadiah sebagai bentuk kebersamaan dan sukacita Natal. Kegiatan tersebut menambah semarak perayaan serta menjadi simbol perhatian terhadap kebahagiaan masyarakat di tingkat kampung.Masyarakat Kampung Ogenetan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran langsung Bupati dalam perayaan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah dinilai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah distrik.Dalam suasana kebersamaan itu, Bupati Roni Omba juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan antarwarga sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan makan malam bersama seluruh masyarakat yang hadir. Momentum ini menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Boven Digoel ke arah yang lebih baik. Penulis: HendrikEditor: GF 29 Des 2025, 10:28 WIT
Aksi Solidaritas Jelang Natal, KOHATI dan KAHMI Mimika Dukung Pengamanan Perayaan Keagamaan Papuanewsonline.com, Mimika – Korps HMI-Wati (KOHATI) bersama Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Mimika menggelar aksi sosial dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pengamanan (PAM) Natal 2025 di sejumlah titik pengamanan di wilayah Mimika.Aksi sosial tersebut dilakukan dengan membagikan snack kepada para petugas PAM Natal yang tetap menjalankan tugas pengamanan demi terciptanya suasana perayaan Natal yang aman, tertib, dan kondusif bagi umat Kristiani.Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi serta dukungan moril kepada aparat keamanan yang bertugas menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat selama momentum perayaan keagamaan.Ketua KOHATI, Suhartina, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen KOHATI dalam merawat nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan di tengah masyarakat yang majemuk.“Petugas PAM Natal memiliki peran penting dalam menjaga rasa aman selama perayaan Natal. Melalui pembagian kue ini, kami ingin menyampaikan terima kasih serta memberikan semangat kepada mereka yang bertugas,” ujar Suhratina.Menurutnya, pengamanan perayaan keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana damai dan harmonis.Kolaborasi antara KOHATI dan KAHMI dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi antara kader aktif dan alumni HMI dalam menjawab kebutuhan sosial kemasyarakatan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kegiatan sosial lintas agama.Para petugas PAM Natal menyambut baik aksi sosial tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan, yang dinilai mampu menambah semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas pengamanan di lapangan.Melalui kegiatan ini, KOHATI dan KAHMI Kabupaten Mimika berharap dapat terus menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama serta mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan, sekaligus berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan sosial yang berorientasi pada persatuan dan kedamaian.Penulis: BimEditor: GF 27 Des 2025, 02:06 WIT
Kapolda Sumut Rayakan Natal Bersama Masyarakat di Tapanuli Selatan Papuanewsonline.com, Tapanuli Selatan - Di tengah duka dan luka akibat bencana alam banjir dan tanah longsor, harapan itu hadir melalui kebersamaan. Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu Hermawan, turun langsung ke wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan untuk menyapa, menguatkan, dan merayakan Natal bersama masyarakat terdampak bencana, Sabtu (20/12/2025).Kehadiran Kapolda Sumut di Gereja HKBP Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, menjadi simbol nyata bahwa negara tidak pernah absen saat rakyatnya diuji. Ibadah Natal Oikumene yang digelar bersama para korban bencana berlangsung penuh khidmat dan haru. Tangis, doa, dan harapan menyatu dalam suasana kebersamaan yang hangat.Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan pesan penguatan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi cobaan. Ia mengajak warga untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan bangkit dengan semangat dan keyakinan bahwa setiap ujian akan dilalui bersama.“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai saudara. Polri datang untuk berbagi rasa, memberikan semangat, dan membawa sukacita Natal kepada Bapak dan Ibu semua. Tetaplah kuat dan dekatkan diri kepada Tuhan, karena Dia tidak pernah meninggalkan kita,” tutur Kapolda dengan penuh empati.Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolda Sumut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat korban banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penguat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini.Momen emosional semakin terasa saat prosesi mangulosi dilakukan oleh pimpinan gereja kepada Kapolda Sumut dan Ibu Ketua Bhayangkari. Ulos yang disematkan menjadi simbol doa, kasih, dan harapan agar kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjalin erat.Usai ibadah, Kapolda Sumut juga meninjau langsung sejumlah rumah ibadah yang terdampak bencana, memastikan bahwa pemulihan dan perhatian terhadap fasilitas umum menjadi bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat.Kunjungan ini bukan sekadar agenda kedinasan, melainkan wujud kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat. Di tengah bencana, Kapolda Sumut membawa pesan kuat: negara hadir, Polri peduli, dan harapan tetap menyala. PNO-12 21 Des 2025, 19:24 WIT
Warga Iwaka Gelar Upacara Adat Sambut Tahap Awal Pembangunan Markas Grup 6 Kopassus Papuanewsonline.com, Mimika — Warga di Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menggelar upacara adat untuk menyambut pembangunan tahap awal Grup 6 Kopassus pada Minggu (21/12/25). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri atas masyarakat adat, personel Grup 6 Kopassus, serta pihak kontraktor pelaksana pembangunan.Upacara adat dipimpin Komandan Grup 6 Kopassus, Brigjen TNI Richard Arnold Sangari, bersama Kepala Suku Iwaka, Elisius Awiyuta. Kehadiran unsur masyarakat dan pihak pelaksana pembangunan dalam satu rangkaian prosesi menjadi penanda bahwa kegiatan awal proyek ditempatkan dalam bingkai penghormatan pada adat setempat.Dalam suasana upacara, Elisius Awiyuta menyampaikan, “Ini adalah momen penting bagi kami semua.” Pernyataan tersebut menggambarkan arti prosesi adat sebagai bagian dari cara masyarakat menandai peristiwa besar yang berkaitan dengan wilayah dan kehidupan sosial mereka.Upacara ini disebut sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal sekaligus permohonan izin dan doa restu agar seluruh rangkaian pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan tanpa hambatan. Prosesi adat juga menjadi ruang penyelarasan agar kegiatan pembangunan berjalan seiring dengan norma dan tradisi masyarakat.Kegiatan tersebut diharapkan mempererat hubungan antara satuan TNI dan masyarakat adat di wilayah Distrik Iwaka. Melalui momen bersama ini, komunikasi dan kedekatan sosial dinilai dapat terbentuk sejak tahap awal, sehingga kerja-kerja di lapangan berlangsung lebih tertib dan saling memahami.Dengan pelaksanaan upacara adat, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara satuan TNI dan masyarakat adat, sehingga tercipta rasa saling menghormati, kebersamaan, dan kepercayaan. Sinergi antara TNI dan masyarakat disebut sebagai kunci keberhasilan pembangunan di wilayah tersebut.Selain menjadi prosesi penyambutan, kegiatan ini juga dipandang sebagai simbol komitmen Grup 6 Kopassus dalam menjaga adat istiadat, melestarikan lingkungan, serta mendukung kelancaran pembangunan demi kepentingan bersama di masa mendatang. Pesan yang menonjol dalam kegiatan ini adalah pentingnya pembangunan yang berjalan sejalan dengan nilai lokal.Brigjen TNI Richard Arnold Sangari menegaskan, “Kami berkomitmen untuk selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat Iwaka.” Pernyataan tersebut menutup rangkaian kegiatan dengan penekanan pada relasi yang diharapkan terus terjaga sepanjang proses pembangunan dan seterusnya. Penulis: jidEditor: GF   21 Des 2025, 19:06 WIT
Pemerintah Masih Acuh saat Semarak Natal Belum Hadir, Labeti Cinta Mimika inisiatif Galang Donasi Papuanewsonline.com, Mimika - Komunitas Lahir Besar Timika (Labeti) Cinta Mimika menggelar aksi donasi sukarela untuk menghias Kota Timika menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025 di Jalan Budi Utomo, Bundaran Timika Indah (TI), ikon Kabupaten Mimika yang memiliki tugu perdamaian.Warga yang melintas, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, ikut memberi donasi secara sukarela. Aksi ini mengandalkan partisipasi publik di titik yang ramai dilalui, sehingga dukungan datang dari berbagai kalangan yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan bundaran.“Kita semua ingin kota ini terasa meriah saat Natal,” ujar salah satu warga yang berdonasi.Ketua Komunitas Labeti, Ronald Windessy, menjelaskan ia merasa terpanggil karena sudah memasuki pertengahan Desember namun belum terlihat kegiatan yang mewarnai suasana Natal di Timika. Ia menilai momen perayaan membutuhkan penataan yang nyata di ruang publik agar warga merasakan atmosfer hari besar keagamaan.“Kota yang disebut ‘kota Dollar’ ini belum ada semarak Natal, jadi kami secara spontan membantu Pemkab Mimika menghias bundaran ikonik ini,” katanya.Ronald juga menyinggung langkah Pemerintah Kabupaten Mimika yang sebelumnya menerbitkan surat edaran Bupati Nomor 65 Tahun 2025 pada 8 Desember 2025, yang meminta seluruh unsur memasang lampu hias. Namun hingga pertengahan Desember, ia menilai semarak perayaan belum terlihat di sejumlah titik yang menjadi wajah kota.Melalui kegiatan ini, Ronald berharap aksi donasi bisa mengetuk perhatian pemerintah agar lebih fokus pada perayaan hari besar keagamaan. Ia menilai upaya membangun suasana Natal tidak cukup berhenti di imbauan, tetapi perlu terlihat di lapangan melalui pengaturan dan dukungan yang jelas.Ia menyampaikan bahwa mayoritas warga Nasrani perlu memberi contoh kepada daerah lain, lalu ia memandang perayaan Natal sebagai peristiwa sakral yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia juga menyebut, jika donasi mencukupi, komunitas berencana melanjutkan kegiatan ke Bundaran SP2. “Kalau donasi mencukupi, kami akan lanjutkan ke Bundaran SP2,” pungkasnya. Ia menegaskan kegiatan ini bukan politik, melainkan tanggung jawab umat Kristiani untuk menciptakan suasana seagamaan.Penulis: JidEditor: GF 20 Des 2025, 17:28 WIT
Ibadah Natal Keluarga Besar Bapenda Mimika: Perkuat Iman, Toleransi, dan Semangat Kebersamaan Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka menyambut Natal, Keluarga Besar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menggelar Ibadah Natal Keluarga Besar pada Jumat (19/12/2025) dalam suasana penuh sukacita. Kegiatan ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Kita” dengan subtema “Bersama Kristus, Keluarga Bapenda Bertumbuh dalam Iman, Kasih, dan Tanggung Jawab.” Tema ini mengingatkan kita pada makna kelahiran Yesus dan mendorong kita menumbuhkan iman serta kebersamaan,” ujar Ice Silolongan, S.E., M.Si. dalam wawancara.Ice menyampaikan rasa syukur karena semua pegawai bisa merayakan bersama. Ia menegaskan bahwa Natal bukan hanya mengenang kelahiran Yesus, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan kekeluargaan di Bapenda. Meskipun tugas utama adalah meningkatkan pendapatan daerah, kebersamaan menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bapenda dan Bapak Dwi Kholifa yang memberikan kesempatan untuk merayakan. Apresiasi diberikan kepada rekan beragama Muslim yang turut hadir sebagai bukti toleransi antarumat beragama. “Ini membuktikan semangat persatuan dan toleransi di Bapenda sangat terjaga,” jelasnya.Ice berharap Keluarga Besar Bapenda semakin kompak dalam menjalankan tugas. Ia mengajak pegawai untuk dikuatkan dalam iman, menjalankan tugas dengan kejujuran dan integritas. Dengan kerja sama yang baik, Bapenda Mimika optimistis pendapatan daerah akan terus meningkat untuk mendukung pembangunan Mimika. “Mari kita terus bekerja sama dengan hati yang penuh kasih dan tanggung jawab,” pungkasnya. Penulis: AbimEditor: GF 19 Des 2025, 20:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT