Papuanewsonline.com
BERITA TAG Budaya
Homepage
Warga Suku Amungme Desak Kepastian Pembayaran Tanah di Mimika yang Tak Kunjung Tuntas
Papuabewsonline.com, Timika – Persoalan pembayaran tanah
milik warga Suku Amungme di Kabupaten Mimika kembali mencuat. Paulus Pinimet
menyatakan sikap dan menyuarakan keprihatinan atas belum adanya kepastian dari
pemerintah terkait rencana pembayaran tanah di tiga lokasi strategis yang saat
ini telah digunakan untuk fasilitas publik.Paulus menjelaskan bahwa pemerintah sebenarnya telah
menyampaikan rencana pembayaran tanah, namun hingga kini belum ada tindak
lanjut resmi yang dirasakan oleh pemilik hak ulayat. Kondisi tersebut dinilai
menimbulkan keresahan di kalangan warga yang telah lama menunggu kejelasan.Dalam keterangannya kepada jurnalis Papua News Online,
Paulus menyebutkan tiga lokasi yang menjadi pokok persoalan, yakni lahan
perpustakaan di kawasan Timika Indah, SMP Negeri 8 Timika, serta Kantor Distrik
Kuala Kencana. “Kami telah menunggu pembayaran ini sejak lama, tapi belum ada
kepastian dari pemerintah,” kata Paulus.Ia menegaskan bahwa pembayaran tanah bukan sekadar persoalan
administratif, melainkan menyangkut penghormatan terhadap hak masyarakat adat.
Menurutnya, komitmen pemerintah daerah harus diwujudkan secara nyata agar tidak
menimbulkan ketidakpercayaan publik.Paulus juga mengingatkan adanya janji yang pernah
disampaikan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, terkait penyelesaian
pembayaran tanah tersebut. “Bupati JOHANES RETOB telah berjanji untuk membayar
tanah kami, tapi kami belum melihat hasilnya,” tambahnya.Lebih lanjut, Paulus menyampaikan bahwa penantian panjang
ini seharusnya segera diakhiri dengan langkah konkret dari pemerintah. Ia
berharap tidak ada lagi penundaan yang dapat memperpanjang persoalan dan
memperburuk hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat. “Kami tidak ingin
ada lagi penundaan, kami ingin pembayaran ini segera dilakukan,” ujarnya.Hingga berita ini diturunkan, jurnalis Papua News Online
telah berupaya menghubungi pihak pemerintah daerah untuk memperoleh konfirmasi
dan penjelasan resmi terkait perkembangan pembayaran tanah tersebut. Namun,
belum ada tanggapan yang diberikan oleh pihak berwenang.Masyarakat Suku Amungme berharap pemerintah segera
memberikan kejelasan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran tanah secara adil
dan transparan. Papua News Online akan terus memantau perkembangan kasus ini
dan menyampaikan informasi terbaru kepada publik. Penulis: Hendrik
Editor: GF
30 Des 2025, 04:16 WIT
Natal Penuh Kehangatan di Yahukimo, Marinir Hadirkan Sukacita untuk Warga Pedalaman
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Udara dingin pegunungan
Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terasa berbeda pada Minggu (28/12/2025).
Di tengah kabut tebal yang menyelimuti wilayah pedalaman, kehadiran prajurit
Korps Marinir dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 5 membawa suasana hangat dalam
perayaan Natal bersama warga setempat.Langkah prajurit menyusuri jalan setapak menjadi penanda
kehadiran negara di wilayah yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Kedatangan
mereka bukan semata menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga
membawa misi kemanusiaan dalam suasana Natal dan akhir tahun.“Kami datang bukan untuk tempur, tapi membawa kasih dan
kepedulian di pengujung tahun,” ujar Dansatgas Pamtas Letkol Marinir T.
Pristiyanto. Pesan tersebut tercermin dalam kegiatan sosial yang dilakukan
bersama masyarakat kampung.Berbagai bingkisan Natal dibagikan sebagai simbol perhatian
dan kepedulian kepada warga pedalaman. Aksi ini menjadi wujud bahwa menjaga
kedaulatan negara tidak hanya dilakukan melalui kekuatan pertahanan, tetapi
juga dengan pendekatan kemanusiaan dan kebersamaan.Anak-anak menjadi pihak yang paling antusias menyambut
kehadiran prajurit Marinir. Senyum ceria terlihat saat mereka mengenakan topi
merah Natal, menerima pakaian baru, serta menikmati camilan yang jarang mereka
dapatkan dalam keseharian.Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua dan tokoh
masyarakat. Patius (56), salah satu tokoh setempat, mengungkapkan rasa harunya
melihat prajurit membaur tanpa sekat, menciptakan suasana kekeluargaan di momen
Natal.“Natal tahun ini terasa lebih spesial dan penuh kedamaian,”
ungkapnya, menggambarkan perasaan warga yang merasakan langsung kehadiran dan
perhatian aparat negara.Letkol Marinir T. Pristiyanto menegaskan bahwa kegiatan
tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu rakyat.
“Kami ingin memastikan warga merayakan dengan aman dan bahagia,” tegasnya.
Interaksi hangat ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa
aman, dan menghadirkan harapan akan Papua yang damai dan harmonis. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:18 WIT
Mimika Sambut Pergantian Tahun Tanpa Pesta Kembang Api
Papuanewsonline.com, Mimika – Perayaan malam pergantian
tahun di Kabupaten Mimika dipastikan berlangsung tanpa pesta kembang api.
Kebijakan ini diambil meskipun sebagian masyarakat memiliki keinginan untuk
tetap merayakan malam tahun baru seperti tahun-tahun sebelumnya.Kepastian tersebut disampaikan Kapolres Mimika AKBP
Billyandha Hildiario Budiman saat memberikan keterangan kepada awak media di
pelataran Graha Eme Neme Yauware, Rabu (24/12/2025). Ia menegaskan bahwa
keputusan tersebut merupakan kebijakan yang harus diterima bersama dalam
situasi nasional saat ini.Menurut Kapolres, larangan penyelenggaraan pesta kembang api
merupakan perintah langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal
Pol. Listyo Sigit Prabowo. Kebijakan ini berlaku secara nasional dan harus
dilaksanakan oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah.Larangan tersebut tidak terlepas dari bencana alam yang
melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Kondisi tersebut membuat bangsa
Indonesia berada dalam suasana duka, sehingga perayaan yang bersifat hura-hura
dinilai tidak selaras dengan rasa empati dan solidaritas nasional.Kapolres Mimika menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan
berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah agar imbauan ini turut disampaikan
secara luas kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi
kesalahpahaman serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.Sebagai alternatif, perayaan malam tahun baru di Mimika
diarahkan untuk diisi dengan kegiatan doa lintas agama. Pendekatan ini dinilai
lebih bermakna karena mengedepankan nilai kebersamaan, refleksi, dan harapan
akan keselamatan di tahun yang akan datang.Doa lintas agama juga dipandang sebagai wujud solidaritas
masyarakat Mimika terhadap saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana,
sekaligus sebagai momentum memperkuat persatuan di tengah perbedaan keyakinan.Polres Mimika berharap masyarakat dapat memahami dan
mendukung kebijakan tersebut demi terciptanya suasana pergantian tahun yang
aman, tertib, dan penuh makna, tanpa mengurangi esensi kebersamaan dalam
menyambut tahun baru. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:07 WIT
Bupati Roni Omba Rayakan Natal dan Sambut Tahun Baru Bersama Warga Kampung Ogenetan
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, S.IP, menghadiri syukuran Natal sekaligus penyambutan Tahun Baru
2026 bersama masyarakat Kampung Ogenetan, Distrik Iniyandit, Kabupaten Boven
Digoel, pada Minggu (28/12/2025). Kehadiran kepala daerah tersebut disambut
hangat oleh warga yang memadati lokasi kegiatan dalam suasana penuh
kekeluargaan dan sukacita.Kegiatan syukuran berlangsung khidmat dengan diawali ibadah
Natal bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara kebersamaan
antara pemerintah daerah dan masyarakat. Perayaan ini menjadi ruang silaturahmi
sekaligus ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang tahun yang telah
dilalui.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Roni Omba menyampaikan
apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Kampung Ogenetan atas undangan dan
sambutan yang diberikan. Ia berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat
membawa kedamaian, kebahagiaan, serta mempererat hubungan persaudaraan
antarwarga.Selain ibadah, acara juga diisi dengan pertunjukan budaya
lokal dan hiburan rakyat yang menampilkan kekayaan tradisi masyarakat setempat.
Suasana penuh kegembiraan terlihat saat warga bersama tamu undangan menikmati
setiap rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh panitia kampung.Pemerintah daerah bersama masyarakat juga menggelar
pembagian hadiah sebagai bentuk kebersamaan dan sukacita Natal. Kegiatan
tersebut menambah semarak perayaan serta menjadi simbol perhatian terhadap
kebahagiaan masyarakat di tingkat kampung.Masyarakat Kampung Ogenetan menyampaikan rasa syukur atas
kehadiran langsung Bupati dalam perayaan tersebut. Kehadiran pimpinan daerah
dinilai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap kehidupan
sosial dan keagamaan masyarakat di wilayah distrik.Dalam suasana kebersamaan itu, Bupati Roni Omba juga
menekankan pentingnya menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan antarwarga
sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan makan malam
bersama seluruh masyarakat yang hadir. Momentum ini menjadi penegasan komitmen
pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat
sinergi dalam membangun Kabupaten Boven Digoel ke arah yang lebih baik. Penulis: HendrikEditor: GF
29 Des 2025, 10:28 WIT
Aksi Solidaritas Jelang Natal, KOHATI dan KAHMI Mimika Dukung Pengamanan Perayaan Keagamaan
Papuanewsonline.com, Mimika – Korps HMI-Wati (KOHATI)
bersama Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Mimika menggelar aksi sosial dalam
rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Pengamanan (PAM) Natal 2025 di sejumlah
titik pengamanan di wilayah Mimika.Aksi sosial tersebut dilakukan dengan membagikan snack kepada
para petugas PAM Natal yang tetap menjalankan tugas pengamanan demi terciptanya
suasana perayaan Natal yang aman, tertib, dan kondusif bagi umat Kristiani.Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi serta dukungan moril
kepada aparat keamanan yang bertugas menjaga stabilitas dan kenyamanan
masyarakat selama momentum perayaan keagamaan.Ketua KOHATI, Suhartina, menyampaikan bahwa kegiatan
tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen KOHATI dalam
merawat nilai-nilai toleransi dan kemanusiaan di tengah masyarakat yang
majemuk.“Petugas PAM Natal memiliki peran penting dalam menjaga rasa
aman selama perayaan Natal. Melalui pembagian kue ini, kami ingin menyampaikan
terima kasih serta memberikan semangat kepada mereka yang bertugas,” ujar
Suhratina.Menurutnya, pengamanan perayaan keagamaan tidak hanya
menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan partisipasi
aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana damai dan harmonis.Kolaborasi antara KOHATI dan KAHMI dalam kegiatan ini
mencerminkan sinergi antara kader aktif dan alumni HMI dalam menjawab kebutuhan
sosial kemasyarakatan, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam kegiatan
sosial lintas agama.Para petugas PAM Natal menyambut baik aksi sosial tersebut
dan mengapresiasi perhatian yang diberikan, yang dinilai mampu menambah
semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas pengamanan di lapangan.Melalui kegiatan ini, KOHATI dan KAHMI Kabupaten Mimika
berharap dapat terus menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama serta
mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan, sekaligus
berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan sosial yang berorientasi pada persatuan
dan kedamaian.Penulis: BimEditor: GF
27 Des 2025, 02:06 WIT
Kapolda Sumut Rayakan Natal Bersama Masyarakat di Tapanuli Selatan
Papuanewsonline.com, Tapanuli Selatan - Di tengah duka dan luka akibat bencana alam banjir dan tanah longsor, harapan itu hadir melalui kebersamaan. Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu Hermawan, turun langsung ke wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan untuk menyapa, menguatkan, dan merayakan Natal bersama masyarakat terdampak bencana, Sabtu (20/12/2025).Kehadiran Kapolda Sumut di Gereja HKBP Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, menjadi simbol nyata bahwa negara tidak pernah absen saat rakyatnya diuji. Ibadah Natal Oikumene yang digelar bersama para korban bencana berlangsung penuh khidmat dan haru. Tangis, doa, dan harapan menyatu dalam suasana kebersamaan yang hangat.Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan pesan penguatan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi cobaan. Ia mengajak warga untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan bangkit dengan semangat dan keyakinan bahwa setiap ujian akan dilalui bersama.“Kami hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai saudara. Polri datang untuk berbagi rasa, memberikan semangat, dan membawa sukacita Natal kepada Bapak dan Ibu semua. Tetaplah kuat dan dekatkan diri kepada Tuhan, karena Dia tidak pernah meninggalkan kita,” tutur Kapolda dengan penuh empati.Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kapolda Sumut menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan masyarakat korban banjir dan tanah longsor. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penguat bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit ini.Momen emosional semakin terasa saat prosesi mangulosi dilakukan oleh pimpinan gereja kepada Kapolda Sumut dan Ibu Ketua Bhayangkari. Ulos yang disematkan menjadi simbol doa, kasih, dan harapan agar kebersamaan antara Polri dan masyarakat terus terjalin erat.Usai ibadah, Kapolda Sumut juga meninjau langsung sejumlah rumah ibadah yang terdampak bencana, memastikan bahwa pemulihan dan perhatian terhadap fasilitas umum menjadi bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat.Kunjungan ini bukan sekadar agenda kedinasan, melainkan wujud kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat. Di tengah bencana, Kapolda Sumut membawa pesan kuat: negara hadir, Polri peduli, dan harapan tetap menyala. PNO-12
21 Des 2025, 19:24 WIT
Warga Iwaka Gelar Upacara Adat Sambut Tahap Awal Pembangunan Markas Grup 6 Kopassus
Papuanewsonline.com, Mimika — Warga di Distrik Iwaka,
Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menggelar upacara adat untuk menyambut
pembangunan tahap awal Grup 6 Kopassus pada Minggu (21/12/25). Kegiatan
tersebut dihadiri sekitar 100 orang yang terdiri atas masyarakat adat, personel
Grup 6 Kopassus, serta pihak kontraktor pelaksana pembangunan.Upacara adat dipimpin Komandan Grup 6 Kopassus, Brigjen TNI
Richard Arnold Sangari, bersama Kepala Suku Iwaka, Elisius Awiyuta. Kehadiran
unsur masyarakat dan pihak pelaksana pembangunan dalam satu rangkaian prosesi
menjadi penanda bahwa kegiatan awal proyek ditempatkan dalam bingkai
penghormatan pada adat setempat.Dalam suasana upacara, Elisius Awiyuta menyampaikan, “Ini
adalah momen penting bagi kami semua.” Pernyataan tersebut menggambarkan arti
prosesi adat sebagai bagian dari cara masyarakat menandai peristiwa besar yang
berkaitan dengan wilayah dan kehidupan sosial mereka.Upacara ini disebut sebagai wujud penghormatan terhadap
nilai-nilai budaya lokal sekaligus permohonan izin dan doa restu agar seluruh
rangkaian pembangunan dapat berjalan aman, lancar, dan tanpa hambatan. Prosesi
adat juga menjadi ruang penyelarasan agar kegiatan pembangunan berjalan seiring
dengan norma dan tradisi masyarakat.Kegiatan tersebut diharapkan mempererat hubungan antara
satuan TNI dan masyarakat adat di wilayah Distrik Iwaka. Melalui momen bersama
ini, komunikasi dan kedekatan sosial dinilai dapat terbentuk sejak tahap awal,
sehingga kerja-kerja di lapangan berlangsung lebih tertib dan saling memahami.Dengan pelaksanaan upacara adat, diharapkan terjalin
hubungan yang harmonis antara satuan TNI dan masyarakat adat, sehingga tercipta
rasa saling menghormati, kebersamaan, dan kepercayaan. Sinergi antara TNI dan
masyarakat disebut sebagai kunci keberhasilan pembangunan di wilayah tersebut.Selain menjadi prosesi penyambutan, kegiatan ini juga
dipandang sebagai simbol komitmen Grup 6 Kopassus dalam menjaga adat istiadat,
melestarikan lingkungan, serta mendukung kelancaran pembangunan demi
kepentingan bersama di masa mendatang. Pesan yang menonjol dalam kegiatan ini
adalah pentingnya pembangunan yang berjalan sejalan dengan nilai lokal.Brigjen TNI Richard Arnold Sangari menegaskan, “Kami
berkomitmen untuk selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat Iwaka.”
Pernyataan tersebut menutup rangkaian kegiatan dengan penekanan pada relasi
yang diharapkan terus terjaga sepanjang proses pembangunan dan seterusnya. Penulis: jidEditor: GF
21 Des 2025, 19:06 WIT
Pemerintah Masih Acuh saat Semarak Natal Belum Hadir, Labeti Cinta Mimika inisiatif Galang Donasi
Papuanewsonline.com, Mimika - Komunitas Lahir Besar Timika
(Labeti) Cinta Mimika menggelar aksi donasi sukarela untuk menghias Kota Timika
menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan berlangsung pada
Sabtu, 20 Desember 2025 di Jalan Budi Utomo, Bundaran Timika Indah (TI), ikon
Kabupaten Mimika yang memiliki tugu perdamaian.Warga yang melintas, baik menggunakan kendaraan roda dua
maupun roda empat, ikut memberi donasi secara sukarela. Aksi ini mengandalkan
partisipasi publik di titik yang ramai dilalui, sehingga dukungan datang dari
berbagai kalangan yang sedang beraktivitas di sekitar kawasan bundaran.“Kita semua ingin kota ini terasa meriah saat Natal,” ujar
salah satu warga yang berdonasi.Ketua Komunitas Labeti, Ronald Windessy, menjelaskan ia
merasa terpanggil karena sudah memasuki pertengahan Desember namun belum
terlihat kegiatan yang mewarnai suasana Natal di Timika. Ia menilai momen
perayaan membutuhkan penataan yang nyata di ruang publik agar warga merasakan
atmosfer hari besar keagamaan.“Kota yang disebut ‘kota Dollar’ ini belum ada semarak
Natal, jadi kami secara spontan membantu Pemkab Mimika menghias bundaran ikonik
ini,” katanya.Ronald juga menyinggung langkah Pemerintah Kabupaten Mimika
yang sebelumnya menerbitkan surat edaran Bupati Nomor 65 Tahun 2025 pada 8
Desember 2025, yang meminta seluruh unsur memasang lampu hias. Namun hingga
pertengahan Desember, ia menilai semarak perayaan belum terlihat di sejumlah
titik yang menjadi wajah kota.Melalui kegiatan ini, Ronald berharap aksi donasi bisa
mengetuk perhatian pemerintah agar lebih fokus pada perayaan hari besar
keagamaan. Ia menilai upaya membangun suasana Natal tidak cukup berhenti di
imbauan, tetapi perlu terlihat di lapangan melalui pengaturan dan dukungan yang
jelas.Ia menyampaikan bahwa mayoritas warga Nasrani perlu memberi
contoh kepada daerah lain, lalu ia memandang perayaan Natal sebagai peristiwa
sakral yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia juga menyebut, jika donasi
mencukupi, komunitas berencana melanjutkan kegiatan ke Bundaran SP2. “Kalau
donasi mencukupi, kami akan lanjutkan ke Bundaran SP2,” pungkasnya. Ia
menegaskan kegiatan ini bukan politik, melainkan tanggung jawab umat Kristiani
untuk menciptakan suasana seagamaan.Penulis: JidEditor: GF
20 Des 2025, 17:28 WIT
Ibadah Natal Keluarga Besar Bapenda Mimika: Perkuat Iman, Toleransi, dan Semangat Kebersamaan
Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka menyambut Natal, Keluarga Besar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menggelar Ibadah Natal Keluarga Besar pada Jumat (19/12/2025) dalam suasana penuh sukacita. Kegiatan ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Kita” dengan subtema “Bersama Kristus, Keluarga Bapenda Bertumbuh dalam Iman, Kasih, dan Tanggung Jawab.” Tema ini mengingatkan kita pada makna kelahiran Yesus dan mendorong kita menumbuhkan iman serta kebersamaan,” ujar Ice Silolongan, S.E., M.Si. dalam wawancara.Ice menyampaikan rasa syukur karena semua pegawai bisa merayakan bersama. Ia menegaskan bahwa Natal bukan hanya mengenang kelahiran Yesus, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan kekeluargaan di Bapenda. Meskipun tugas utama adalah meningkatkan pendapatan daerah, kebersamaan menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bapenda dan Bapak Dwi Kholifa yang memberikan kesempatan untuk merayakan. Apresiasi diberikan kepada rekan beragama Muslim yang turut hadir sebagai bukti toleransi antarumat beragama. “Ini membuktikan semangat persatuan dan toleransi di Bapenda sangat terjaga,” jelasnya.Ice berharap Keluarga Besar Bapenda semakin kompak dalam menjalankan tugas. Ia mengajak pegawai untuk dikuatkan dalam iman, menjalankan tugas dengan kejujuran dan integritas. Dengan kerja sama yang baik, Bapenda Mimika optimistis pendapatan daerah akan terus meningkat untuk mendukung pembangunan Mimika. “Mari kita terus bekerja sama dengan hati yang penuh kasih dan tanggung jawab,” pungkasnya. Penulis: AbimEditor: GF
19 Des 2025, 20:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru