Papuanewsonline.com
BERITA TAG Ekonomi
Homepage
Pesawat Smart Cakrawala Gagal Mendarat di Timika, Seluruh Kru Selamat
Papuanewsonline.com, Mimika –
Suasana di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, mendadak heboh pada
Senin sore (25/8/2025) setelah sebuah pesawat PAC 750 XTSOL/PK-SNU milik PT
Smart Cakrawala Aviation mengalami insiden gagal mendarat. Pesawat dengan nomor
registrasi PK-SNU itu terperosok keluar jalur landasan pacu runway 12 usai
melakukan penerbangan dari Bandara Derapos, Kabupaten Puncak. Meski pesawat keluar dari jalur
landasan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sang pilot, Kapten Yosep,
bersama kru dilaporkan dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi ke lokasi
aman. Berdasarkan keterangan awal,
pesawat berupaya mendarat sekitar pukul 17.00 WIT. Namun, pada fase akhir
pendaratan pesawat mengalami gangguan mesin (engine failure) yang mengakibatkan
hilangnya kendali. Akibatnya, pesawat tidak mampu mempertahankan jalur
pendaratan dan akhirnya terperosok hingga keluar ujung landasan pacu. Petugas bandara yang sigap
langsung melakukan penanganan cepat. Tim ground handling bersama aparat
keamanan bandara mengevakuasi pesawat ke lokasi aman untuk mencegah gangguan
operasional penerbangan lainnya. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak
kepolisian bersama otoritas bandara telah melakukan olah tempat kejadian
perkara (TKP) guna memastikan penyebab insiden. “Pesawat sudah dievakuasi dari
lokasi kejadian ke tempat yang aman. Kondisi pilot maupun kru dalam keadaan
selamat. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang
tidak benar,” ujar AKBP Billyandha. Lebih lanjut, Kapolres
menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komite Nasional
Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengusut penyebab pasti kecelakaan ini. Hingga kini, investigasi tengah
dilakukan guna mengetahui apakah insiden disebabkan murni oleh faktor teknis,
cuaca, atau human error. PT Smart Cakrawala Aviation juga disebut akan
memberikan keterangan resmi pasca hasil penyelidikan awal dari tim KNKT. Pihak kepolisian memastikan
insiden ini tidak mengganggu penerbangan lain di Bandara Mozes Kilangin.
Seluruh aktivitas penerbangan tetap berjalan normal usai pesawat dievakuasi. Penulis: Jidan Editor: GF
26 Agu 2025, 13:34 WIT
Divhumas Polri Gelar Gerakan Pangan Murah 2025, Ringankan Beban Warga dan Stabilkan Harga Pangan
Papuanewsonline.com, Jakarta —
Divisi Humas Polri menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan
menggelar Gerakan Pangan Murah 2025 di Lapangan Apel Divhumas Polri, Jakarta.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusias, diikuti masyarakat, insan
media, serta anggota Polri. Program pangan murah ini
merupakan bentuk sinergi antara Divhumas Polri melalui Koperasi Humas dan Perum
Bulog, yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus
meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar. Dalam kesempatan tersebut, Kepala
Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo
Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa kegiatan pangan murah ini menyalurkan empat
komoditas utama dengan harga khusus. “Pada Gerakan Pangan Murah kali
ini, kami menyediakan paket pangan murah berisi beras 10 kg seharga Rp110.000,
terigu Rp11.000, gula Rp17.500, dan minyak goreng Rp18.500. Jadi total paket
hanya Rp157.000, jauh lebih rendah dibanding harga pasaran,” ujar Brigjen Pol
Trunoyudo saat diwawancarai awak media. Menurutnya, paket pangan murah
ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi insan
media yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan
informasi, serta anggota Polri di lingkungan Divhumas. Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo
menekankan bahwa kegiatan pangan murah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri
di tengah masyarakat. “Divhumas Polri melalui Koperasi Humas bersama Bulog
menghadirkan program ini agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya.
Ini adalah bagian dari pengabdian Polri sekaligus bentuk nyata kepedulian kami
terhadap stabilitas harga pangan,” jelasnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa
kegiatan semacam ini akan terus didorong dan diperluas ke wilayah lain agar
semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak positifnya. Program Gerakan Pangan Murah 2025
yang digagas Polri ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam menekan laju
inflasi, menjaga ketersediaan stok bahan pokok, serta mendukung ketahanan
pangan nasional. “Gerakan pangan murah ini adalah
langkah strategis Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah. Bukan hanya
menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan pokok tetap
terjangkau oleh masyarakat luas,” tutur Brigjen Pol Trunoyudo. Antusiasme masyarakat yang hadir
di lokasi pun terlihat jelas. Banyak warga yang mengaku terbantu dengan adanya
harga paket murah tersebut, apalagi di tengah kenaikan harga pangan di pasaran
beberapa waktu terakhir. Kegiatan ini tidak hanya bersifat
ekonomis, tetapi juga simbolis. Gerakan Pangan Murah 2025 menjadi ruang
interaksi antara Polri dan masyarakat, mempererat hubungan kemitraan, serta
memperlihatkan wajah Polri yang semakin humanis dan dekat dengan rakyat. “Pada akhirnya, keberadaan Polri
bukan hanya soal keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu meringankan
kesulitan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu ada,
baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun kesejahteraan,” tutup Brigjen Pol
Trunoyudo. Penulis : GF Editor : GF
25 Agu 2025, 23:02 WIT
Wakapolri Sentuh Hati Biarawati dan Lansia di Bakti Sosial Akpol 90
Papuanewsonline.com, Semarang –
Kehangatan dan rasa haru mewarnai rangkaian bakti sosial Alumni Akpol Angkatan
1990 Batalyon Dhira Brata yang digelar di Mapolsek Genuk, Kota Semarang, Sabtu
(23/8/2025). Dalam kegiatan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Republik
Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si.,
M.M. memberikan perhatian khusus kepada para biarawati serta lansia dari Panti
Wreda Griya Tyas Dalem. Dengan penuh kelembutan,
Wakapolri menyambut kedatangan para lansia yang didampingi para suster
pengelola panti. Beliau menyerahkan bantuan sembako dan dana operasional secara
langsung, sekaligus memberikan pesan moral agar para lansia tetap semangat menjalani
hari-hari mereka. “Dedikasi para suster dalam
merawat lansia adalah teladan nyata kasih kemanusiaan. Polri hadir bukan hanya
menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi dan melayani masyarakat dalam setiap
aspek kehidupan,” ujar Komjen Dedi. Sebanyak 220 paket sembako
dibagikan kepada enam lembaga sosial di Semarang, termasuk Panti Wreda Griya
Tyas Dalem. Selain itu, lebih dari 200 warga termasuk para lansia juga mendapat
layanan kesehatan gratis yang disiapkan oleh tim medis Polri. Wakapolri pun turun langsung
mendampingi beberapa lansia yang sedang memeriksakan kesehatannya. Sikap
humanis ini membuat suasana bakti sosial penuh keakraban, seakan menghapus
sekat antara aparat dan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa
pelayanan Polri berlaku untuk semua, tanpa memandang latar belakang. Lansia dan
para suster ini adalah bagian berharga dari bangsa kita,” tambah Wakapolri. Perhatian tersebut disambut penuh
rasa syukur oleh Suster Sebastiana HK, pengelola senior Panti Wreda Griya Tyas
Dalem. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas
bantuan yang diberikan. “Ini adalah berkat yang tidak
terduga. Bantuan sembako dan dana operasional sangat berarti bagi kami dalam
merawat para lansia, yang sebagian besar merupakan kaum dhuafa. Semoga Tuhan
senantiasa memberkati Bapak Wakapolri dan seluruh jajaran Polri,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan doa khusus
agar Alumni Akpol 1990 senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan
dalam mengabdi kepada bangsa, seraya mengucapkan selamat Dirgahayu ke-35
pengabdian Akpol 90 serta HUT RI ke-80. Wakapolri menegaskan bahwa
kepedulian Polri tidak berhenti pada acara seremonial. Ia berjanji akan terus
memantau perkembangan dan kebutuhan Panti Wreda Griya Tyas Dalem sebagai bagian
dari komitmen Polri terhadap kelompok rentan. “Kami tidak ingin perhatian ini
hanya berhenti hari ini. Polri akan terus hadir mendampingi para lansia dan
biarawati, karena merekalah pilar moral yang ikut menjaga harmoni sosial di
masyarakat,” tegas Komjen Dedi. Kegiatan ini kemudian ditutup
dengan doa bersama yang dipimpin para biarawati, mendoakan keselamatan bangsa,
keutuhan NKRI, serta kelancaran tugas TNI–Polri. Momen ini menghadirkan harmoni
indah antara aparat keamanan dan masyarakat dalam semangat kemanusiaan. Penulis: GF Editor: GF
24 Agu 2025, 22:53 WIT
Polres Tanimbar & Bhayangkari Hadir untuk Korban Kebakaran: Bantuan dan Semangat di Tengah Duka
Papuanewsonline.com, Tanimbar –
Kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali dibuktikan oleh Polres
Kepulauan Tanimbar bersama Bhayangkari Cabang Kepulauan Tanimbar. Tidak sekadar
hadir untuk menjaga keamanan, kali ini mereka turun langsung ke lokasi bencana,
menyapa, dan menguatkan masyarakat yang baru saja kehilangan mata pencaharian
akibat kebakaran besar di Pasar Ngrimase, Saumlaki. Aksi kemanusiaan ini dipimpin
langsung oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H.,
bersama Ketua Bhayangkari Cabang, Ny. Alfa Ayani, serta didukung jajaran
pejabat utama Polres dan pengurus Bhayangkari lainnya. Musibah kebakaran yang terjadi
pada Sabtu dini hari (23/8/2025) itu meninggalkan duka mendalam. Sedikitnya 50 kios
dan lapak pedagang hangus terbakar, meninggalkan puing-puing serta kesedihan
para pedagang yang menggantungkan hidupnya di pasar tersebut. Meski tidak ada korban jiwa,
namun kerugian materi yang ditanggung masyarakat cukup besar. Bagi sebagian
korban, kebakaran ini seakan memutus harapan mereka untuk menyambung kehidupan
sehari-hari. Di tengah suasana duka, Polres
Kepulauan Tanimbar bersama Bhayangkari datang membawa bantuan sosial berupa
beras, telur, dan mie instan. Bantuan itu langsung disalurkan di Pasar Kenangan
Tanimbar Raya, Saumlaki, sebagai upaya meringankan beban korban sekaligus
memberikan harapan baru. “Pemberian bantuan ini merupakan
wujud kepedulian Polri yang selalu berusaha hadir di tengah masyarakat,
terutama saat kondisi sulit seperti ini. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,
walau tidak besar nilainya,” ungkap Kapolres AKBP Ayani. Tak hanya itu, Kapolres
menegaskan bahwa kehadirannya bersama Bhayangkari juga untuk memberikan dukungan
moral dan semangat. “Kami ingin para korban tetap kuat, tidak putus asa, dan
terus melangkah ke depan,” tambahnya. Kegiatan kemanusiaan ini disambut
haru oleh para korban. Beberapa pedagang bahkan menitikkan air mata saat
menerima bantuan, sambil mengucapkan syukur dan terima kasih atas perhatian
yang diberikan. “Terima kasih banyak kepada
Polres Tanimbar dan Bhayangkari yang sudah peduli kepada kami. Kehadiran Bapak
Kapolres dan Ibu Bhayangkari membuat kami merasa tidak sendiri menghadapi
musibah ini,” ungkap salah satu korban dengan penuh rasa haru. Kapolres Ayani juga mengajak
masyarakat untuk tetap bersatu dan menjaga solidaritas di tengah ujian ini.
“Musibah bisa datang kapan saja, tapi dengan kebersamaan dan kepedulian, kita
bisa melewati semua ini. Mari kita bangun kembali semangat dan kehidupan yang
lebih baik,” pesannya. Melalui aksi ini, Polres
Kepulauan Tanimbar bersama Bhayangkari sekali lagi menunjukkan bahwa Polri
bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam setiap denyut
kehidupan masyarakat, terutama saat duka dan kesulitan melanda. Penulis: GF Editor: GF
24 Agu 2025, 22:46 WIT
30 Tahun Mengabdi, Akabri 95 Tebar Bakti Lewat Ratusan Bansos dan Ambulans untuk Rakyat
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta
Timur, Sabtu pagi. Ratusan alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik
Indonesia (Akabri) 1995 menggelar Reuni Akbar 30 Tahun Pengabdian yang dikemas
dalam bentuk bakti sosial (baksos) dan peresmian organisasi baru. Acara yang mengusung tema “Bima
Cakti 95, Tiga Dekade Setia Mengabdi untuk Negeri” ini dihadiri langsung
oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Letjen TNI Djon Afriandi, Irjen Pol.
Sandi Nugroho, serta keluarga besar Akabri 95 bersama istri. Kegiatan dimulai dengan olahraga
bersama dan jalan sehat yang diikuti dengan antusias oleh para alumni. Namun,
momen yang paling menyentuh terjadi saat penyerahan bantuan sosial secara
simbolis kepada 30 pekerja harian lepas (PHL) di lingkungan Mabes TNI dan Mabes
Polri. Tak berhenti di situ, Akabri 95
kemudian menyalurkan 595 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus menjadi wujud
kepedulian nyata setelah tiga dekade para alumni mengabdi di berbagai matra TNI
dan Polri. Selain paket sembako, Akabri 95
juga memberikan satu unit mobil ambulans medis, yang akan digunakan untuk
mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. Momen bersejarah lainnya adalah peresmian
organisasi Bima Cakti 95, wadah resmi alumni lintas matra TNI AD, TNI AL, TNI
AU, dan Polri. Organisasi ini dibentuk untuk memperkuat sinergisitas,
kolaborasi, serta soliditas antaranggota yang kini tersebar di berbagai wilayah
Indonesia. “Pembentukan Bima Cakti 95 bukan
sekadar simbol, tetapi komitmen nyata bahwa di manapun kami berdinas,
persaudaraan dan sinergi TNI-Polri tetap terjaga demi kepentingan bangsa dan
rakyat,” ujar salah satu perwakilan tertua angkatan. Dalam sambutannya, Kadivhumas
Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa reuni ini memiliki makna yang
jauh lebih dalam dibanding sekadar temu kangen. “Reuni 30 tahun ini adalah
momentum untuk mengingat kembali perjalanan panjang sejak masa pendidikan
hingga pengabdian tiga dekade. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menjadi
simbol bakti TNI dan Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi
masyarakat,” ungkapnya. Irjen Sandi juga mengajak seluruh
alumni agar menjadikan momentum ini sebagai pelecut semangat agar terus
konsisten hadir untuk rakyat.
“Kami sepakat kegiatan seperti ini harus sering dilakukan, baik dalam lingkup
matra masing-masing maupun lintas angkatan. Dengan begitu, silaturahmi tetap
terjaga, soliditas tetap kuat, dan pengabdian tetap tulus,” tegasnya. Reuni Akbar ini menjadi pengingat
bahwa waktu boleh berjalan, jabatan boleh berganti, namun ikatan persaudaraan
Akabri 95 dan semangat pengabdian tetap abadi. Melalui baksos, ambulans medis,
hingga lahirnya organisasi Bima Cakti 95, para alumni ingin menunjukkan bahwa
setelah 30 tahun, dedikasi mereka bagi bangsa dan negara tidak pernah pudar. “Akabri 95 akan selalu ada untuk
rakyat, kapan pun dan di manapun kami mengabdi,” pungkas Irjen Pol. Sandi
Nugroho. Penulis: GF Editor: GF
24 Agu 2025, 16:14 WIT
Pasar Murah Polri di Semarang: Alumni Akpol 90 Hadirkan Harga Terjangkau untuk Rakyat
Papuanewsonline.com, Semarang –
Kepedulian Polri terhadap masyarakat bukan sekadar jargon. Melalui Gerakan
Pangan Murah Polri, jajaran kepolisian di seluruh Indonesia terus menunjukkan
bakti nyata dalam menjaga kestabilan harga dan membantu rakyat memenuhi
kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Di Kota Semarang, Alumni Akademi
Kepolisian (Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata turun langsung menggelar Pasar
Murah di Kecamatan Pedurungan pada Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini berlangsung
meriah dengan dukungan Perum Bulog sebagai mitra strategis dalam menyediakan
bahan pangan berkualitas. Acara di Pedurungan ini tidak
hanya menjadi ajang distribusi pangan murah, tetapi juga momentum silaturahmi
Polri dengan masyarakat. Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H.,
M.Hum., M.Si., M.M., hadir secara langsung dan disambut hangat oleh Karo SDM
Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Noviana Tursanurohmad, serta sejumlah Pejabat
Utama Polda Jateng. Kehadiran Wakapolri menambah
semangat masyarakat yang sejak pagi telah memadati lokasi. Senyum, sapaan,
hingga interaksi hangat tercipta di tengah suasana pasar murah yang penuh
antusiasme. Tidak heran bila lokasi pasar
murah dipadati ratusan warga. Pasalnya, harga bahan pokok yang dijual
benar-benar di bawah pasaran. Adapun bahan pangan yang disalurkan antara lain: 600
kilogram telur dengan harga Rp 23.000/kg, 500 kilogram gula pasir dengan harga
Rp 15.000/kg, 300 kilogram tepung dengan harga Rp 10.000/kg, 2.000 liter minyak
goreng dengan harga Rp 15.000/liter dan 8 ton beras SPHP dengan harga Rp 55.000
per karung (5 kg). Warga menyambut dengan sukacita.
Salah satunya, Ibu Anis dari Kelurahan Palebon, yang tampak bahagia setelah
membawa belanjaannya.
“Tadi saya beli beras 2 kantong, minyak 2 liter, telur 1 kg. Harganya jauh
lebih murah, Pak, dibanding pasar. Makanya begitu tahu ada pasar murah, saya
langsung datang,” ujarnya penuh senyum. Pasar murah ini bukan hanya soal
harga terjangkau. Lebih jauh, kegiatan ini menghadirkan kedekatan emosional
antara aparat kepolisian dan masyarakat. Suasana hangat terlihat ketika anggota
Polri membantu warga memilih bahan pangan dan menenteng belanjaan mereka. Selain itu, program ini juga
memberi rasa aman dan kepercayaan bahwa negara, melalui Polri dan Bulog, hadir
di tengah rakyat saat mereka membutuhkan. Kegiatan yang digelar oleh Alumni
Akpol 90 di Semarang hanyalah salah satu titik dari ribuan kegiatan serupa di
Indonesia. Tercatat, Polri telah menjalankan hampir 20.000 titik pasar murah
dan menyalurkan puluhan ribu ton beras ke berbagai pelosok negeri. “Gerakan ini akan terus
berlanjut. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat langsung dari
hadirnya Polri di tengah kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Wakapolri. Penulis: GF Editor: GF
24 Agu 2025, 15:17 WIT
DPRK Mimika Sidak Telkomsel: Transparansi & Solusi Konkret Jadi Tuntutan
Papuanewsonline.com, Mimika –
Keluhan masyarakat Mimika terkait buruknya layanan internet akhirnya direspons
serius oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika. Pada Jumat
(22/8/2025), Komisi II DPRK Mimika melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke
kantor PT Telkomsel Timika guna meminta klarifikasi langsung atas gangguan
jaringan yang dirasakan warga sejak beberapa waktu terakhir. Rombongan Komisi II yang dipimpin
Wakil Ketua II, Mariunus Tandiseno, bersama Sekretaris Komisi Adrian Andhika
Thie dan sejumlah anggota lainnya, menegaskan bahwa pihak operator tidak boleh
membiarkan masyarakat terus berada dalam ketidakpastian. Dalam pertemuan itu, Mariunus
Tandiseno menyampaikan bahwa transparansi menjadi kunci agar masyarakat tidak
merasa dibohongi atau dibiarkan menebak-nebak penyebab gangguan. "Kami minta Telkom dan
Telkomsel terbuka kepada masyarakat. Dewan juga perlu informasi yang jelas agar
bisa meneruskan kepada konstituen kami. Jangan sampai masyarakat merasa
dirugikan karena tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi," tegas Mariunus. Senada dengan itu, Sekretaris
Komisi II Adrian Andhika Thie juga menyoroti pentingnya komunikasi yang jujur
dan tepat waktu. "Masyarakat perlu tahu kapan
jaringan bisa pulih kembali. Jangan hanya janji-janji. Selain itu, kompensasi
harus dipikirkan, karena layanan sudah dibayar penuh oleh pelanggan," ujar
Adrian. Ia bahkan mengusulkan agar
Telkomsel menyediakan perangkat alternatif seperti Starlink sebagai solusi
sementara, terutama untuk fasilitas vital seperti rumah sakit, sekolah, dan
kantor pemerintahan yang sangat bergantung pada internet. Menanggapi desakan DPRK, Kepala
Telkom Timika, Jangkir Simbiak, menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh
perbaikan kabel bawah laut yang rusak. Menurutnya, pengerjaan teknis tengah
dilakukan secara intensif dan diperkirakan rampung pada awal hingga akhir
September. Sementara itu, Manager Telkomsel
Timika Bagian Network, Efra, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada
masyarakat Mimika. "Kami memahami betul
keresahan masyarakat. Perbaikan sedang berjalan, dan kami berharap jaringan
segera normal kembali agar pelanggan dapat menikmati layanan tanpa
hambatan," katanya. Sidak ini diikuti oleh jajaran
Komisi II DPRK Mimika: Wakil Ketua II Marianus Tandiseno, Sekretaris Adrian
Andhika Thie, serta anggota Dessy Putrika Ross Rante, Luther Beanal, dan Merry
Pongutan. Langkah DPRK Mimika ini menjadi
bukti keseriusan wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Warga berharap pengawasan ketat dari DPRK dapat memastikan Telkomsel tidak
sekadar memberikan janji, tetapi benar-benar menghadirkan solusi yang bisa
dirasakan langsung oleh pelanggan. Penulis: Jidan Editor: GF
24 Agu 2025, 14:37 WIT
Sidak Harga Beras, Pj Gubernur Papua Ambil Langkah Jaga Stabilitas Pangan
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Isu kenaikan harga beras di sejumlah daerah di Indonesia juga ikut menjadi
perhatian serius Pemerintah Provinsi Papua. Untuk memastikan kondisi di
lapangan, Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, melakukan inspeksi
mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi dan gudang beras di Kota
Jayapura, Jumat (22/8/2025). Langkah ini dilakukan untuk
menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan
bahan pangan pokok, khususnya beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat
Papua. Dalam sidaknya, Fatoni menemukan
fakta menarik. Sejumlah retail modern masih menjual beras dengan harga lama
karena stok lama masih tersedia. Namun, di beberapa titik penjualan, terutama
di pasar tradisional, harga beras mengalami kenaikan antara Rp2.000–Rp3.000 per
kilogram. Menyikapi hal tersebut, Fatoni
menekankan bahwa kunci pengendalian harga ada pada kelancaran distribusi. “Yang terpenting adalah stok
tetap mengalir dari gudang ke pasar. Kalau stok lancar, harga bisa kita jaga
agar tetap stabil,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, Fatoni juga
mengungkapkan kondisi ketersediaan pangan di Papua. Ia menyebutkan bahwa stok
beras di Gudang Bulog Papua mencapai 10.000 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat selama empat bulan ke depan. Tak hanya itu, masih ada tambahan
pasokan berupa 75 ton beras dari gudang swasta serta 300 ton yang saat ini
berada di Pelabuhan Jayapura dan siap didistribusikan. “Dengan stok yang ada,
masyarakat tidak perlu panik. Pemerintah menjamin kebutuhan pangan, khususnya
beras, tetap tersedia,” ujar Fatoni. Lebih lanjut, Fatoni menegaskan
bahwa Pemprov Papua akan memperketat pengawasan distribusi beras dengan
melibatkan Bulog, OPD terkait, hingga pihak swasta. Tujuannya, agar tidak ada
hambatan dalam pendistribusian dari gudang ke pasar serta untuk menekan potensi
permainan harga oleh pihak-pihak tertentu. Selain itu, pemerintah juga akan
menyiapkan skema intervensi pasar jika ditemukan kenaikan harga yang tidak
wajar. Di akhir sidaknya, Fatoni
mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi isu-isu kelangkaan pangan dan
tidak melakukan aksi borong yang justru bisa memperburuk keadaan. “Pemerintah akan terus
mengawal dan memastikan harga pangan terkendali. Mari kita hadapi situasi ini
dengan tenang, karena stok beras kita aman,” pungkasnya. Dengan langkah antisipatif ini,
pemerintah daerah berharap stabilitas pangan di Papua tetap terjaga, sekaligus
memberikan kepastian kepada masyarakat di tengah situasi fluktuasi harga pangan
nasional. Penulis : Jidan Editor : GF
23 Agu 2025, 19:10 WIT
Mimika ‘Go Digital’! Ratusan Pelaku Usaha Antusias Ikuti Sosialisasi OSS Berbasis Risiko
Papuanewsonline.com, Mimika –
Kabupaten Mimika semakin serius mendorong transformasi digital dalam dunia
usaha. Sebanyak 200 pelaku usaha dari berbagai sektor ekonomi hadir dan
mengikuti Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan
Pengawasan Perizinan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mimika. Acara ini berlangsung meriah di Hotel
Grand Tembaga, Kamis (21/8/2025), dan dibuka secara resmi oleh Asisten II
Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Mimika, Frans Kambu. Suasana pembukaan
terasa semakin semangat ketika ditandai dengan bunyi tifa yang dipukul
bersama-sama, simbol semangat gotong royong menuju era baru kemudahan berusaha
di Mimika. Dalam sambutannya, Frans Kambu
menegaskan bahwa penerapan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS
RBA) adalah amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021. Sistem ini
hadir untuk memberikan kepastian hukum, menyederhanakan birokrasi, dan
mempercepat proses perizinan, sehingga para pelaku usaha tidak lagi terbebani
prosedur rumit. “Pelaku usaha perlu memahami
bahwa dalam OSS RBA terdapat tingkat risiko rendah, menengah, dan tinggi.
Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dilakukan berdasarkan tingkat risiko
tersebut. Dengan begitu, proses perizinan menjadi lebih jelas, transparan, dan
tepat sasaran,” ujar Frans Kambu. OSS RBA juga memungkinkan seluruh
perizinan usaha diintegrasikan ke dalam satu sistem resmi pemerintah. Hal ini
tidak hanya memberi legalitas sah bagi pelaku usaha, tetapi juga memperkuat
posisi mereka di mata hukum, sehingga potensi konflik izin maupun sengketa
lokasi bisa diminimalisir. Sosialisasi ini diikuti dengan
penuh antusias oleh ratusan pelaku usaha lokal, mulai dari sektor UMKM,
perdagangan, perikanan, konstruksi, hingga jasa. Banyak peserta yang sebelumnya
mengaku masih bingung dengan prosedur OSS merasa lebih tercerahkan setelah
mendapat penjelasan detail dari narasumber. Frans Kambu menekankan bahwa
sistem OSS RBA bukan hanya memudahkan pelaku usaha, tetapi juga meningkatkan
kepercayaan investor. “Dengan sistem ini, investor akan
lebih yakin menanamkan modalnya karena prosedur perizinan lebih sederhana,
terukur, dan memiliki kepastian hukum,” jelasnya. Selain itu, pemerintah juga dapat
melakukan pengawasan lebih efektif, memastikan para pelaku usaha mematuhi
aturan yang berlaku sesuai tingkat risikonya. Pemerintah Kabupaten Mimika
berharap implementasi OSS RBA menjadi titik awal terbentuknya iklim investasi
yang lebih kondusif. Dengan sistem ini, setiap pelaku usaha—baik skala kecil
maupun besar dapat mengembangkan bisnisnya tanpa terhambat urusan administrasi. DPMPTSP Mimika juga berkomitmen
untuk terus mendampingi pelaku usaha, memberikan bimbingan teknis, serta
membuka akses informasi agar sistem OSS RBA bisa diimplementasikan secara
maksimal di daerah. Sosialisasi ini bukan hanya
sekadar forum penjelasan, melainkan juga momentum penting untuk meneguhkan
komitmen Mimika dalam mendukung dunia usaha lokal menuju era digital yang lebih
modern, transparan, dan kompetitif. Penulis : Jidan Editor : GF
23 Agu 2025, 18:33 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru