logo-website
Sabtu, 14 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Ekonomi Homepage
Jelang Idul Adha 1446 H, Kapolda Maluku Salurkan Bantuan Hewan Qurban Kepada Masyarakat Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang perayaan hari raya Idul Adha 1446 Hijriah, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si menyalurkan bantuan hewan qurban kepada masyarakat yang berlangsung di pelataran Masjid At-Taqwa Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (3/6/2025).Bantuan hewan qurban yang disalurkan berupa 4 ekor sapi. Secara simbolis penyerahan hewan qurban oleh Kapolda diberikan kepada pengurus Masjid Darul Hijrah Kebun Cengkih, Alan Pelupessy dan Masjid Al Hamid Waiheru Dalam, Udin Sampulawa. Saat proses penyerahan hewan qurban, Kapolda didampingi Wakapolda Maluku, Karo Ops dan Direktur Samapta Polda Maluku, Imam Masjid At-Taqwa beserta Panitia Pelaksana Qurban.Kapolda dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para penerima bantuan hewan qurban yang berkesempatan hadir.Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap, hewan qurban yang disalurkan tersebut dapat bermanfaat kepada masyarakat yang berhak menerimanya. "Kami berharap setelah penyembelihan, daging hewan qurban dapat disalurkan langsung kepada para kaum duafa atau orang-orang yang berhak menerima yang ada di lingkungannya masing-masing," harapnya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan ucapan selamat merayakan Idul Adha 1446 Hijriah kepada umat Islam di kota Ambon, dan Maluku secara umum. Irjen Eddy menekankan pentingnya berqurban. "Hari raya qurban bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai wujud rasa syukur dan ketakwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkapnya.Untuk diketahui, selain menyalurkan bantuan hewan qurban, Polda Maluku juga rencananya akan menyembelih 24 ekor sapi dan 2 ekor kambing saat peringatan Idul Adha. "Hewan qurban yang akan disembelih nanti, akan dibagikan kepada masyarakat kota Ambon yang berhak menerima," pungkasnya.Sementara itu, Alan Pelupessy, Pengurus Masjid Darul Hijrah Kebun Cengkih, di sela penerimaan bantuan 1 ekor sapi menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Maluku beserta jajaran yang telah memberikan bantuan hewan qurban."Semoga bantuan ini menjadi berkah bagi Polda Maluku dan jajaran, dan menjadi bermanfaat kepada masyarakat, khususnya di kawasan Perempatan Kebun Cengkih," jelasnya.Ucapan yang sama juga disampaikan Udin Sampulawa, Pengurus Masjid Al Hamid Waiheru Dalam usai menerima bantuan 1 ekor sapi. "Insya Allah Bapak Kapolda mendapat berkah di dunia maupun di akhirat," tutupnya. PNO-12 04 Jun 2025, 20:06 WIT
Program Kerja PHBI Mimika Akan Sinergi Dengan Program Pemda Mimika Papuanewsonline.com, Timika- Program kerja Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika akan sinergi dengan program pemerintah daerah Kabupaten Mimika.Hal ini disampaikan ketua PHBI Mimika  Ustadz Joko Prianto usai kepengurusan PHBI Mimika dilantik di halaman Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, SP 4 Timika, Papua Tengah, Selasa (3/6/2025)." PHBI sudah  memiliki program kerja, namun akan tetap bergantung pada pemerintah Kabupaten Mimika, sudah tentu untuk kepentingan warga Muslim yang ada di Timika," Jelasnya.Ustadz Joko menambahkan  ada 5 unsur perioritas program kerja PHBI kedepan yakni menjelang hari raya Idhul Adha, pelaksanaan sholat Idul Adha ,pembagian hewan kurban ke masyarakat, Tahun Baru Hijriah, dan  kegiatan acara- acara keagamaan lainya." Hari raya Idul Fitri, Maulid Nabi,  dan Isra Miraj, intinya PHBI Mimika akan fokus pada hari raya besar bagi umat Islam," Ujarnya.Untuk kedepannya ditambahkan Ustadz Joko, akan ada juga program-program kerja dari PHBI yang di laksanakan melalui kerja sama dengan  DMI dan MUI Kabupaten Mimika." PHBI akan terus berkoordinasi dengan  bapak bupati Johanis Rettob dan Bapak Wakil Bupati Emanuel Kemong, yang pasti kehadiran kepengurusan  PHBI Mimika yang baru, untuk melaksanakan program pemerintah yang ada hubunganya Dengan umat Islam di Kabupaten Mimika," Terangnya.Ustadz Joko berharap agar 30an pengurus PHBI Mimika yang barusan dilantik, agar memberikan yang terbaik bagi warga Muslim di Kabupaten Mimika.(Hendrik) 03 Jun 2025, 23:38 WIT
Bulog dan Polri Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Serta Kesejahteraan Petani Papuanewsonline.com, Jakarta – Perum Bulog siap bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyerapan hasil panen jagung petani dengan target 1 juta ton. Komitmen ini ditegaskan dalam audiensi antara Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P., dengan Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., selaku Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri. Pertemuan berlangsung hari ini, Senin, 2 Juni 2025, di Ruang Pertemuan Dirut Bulog, Jakarta.  Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak menyepakati mekanisme penyerapan jagung yang melibatkan 26 Kantor Wilayah dan 133 Kantor Cabang Bulog di seluruh Indonesia. Bulog akan bertindak sebagai penyerap hasil panen dengan kapasitas gudang mencapai 120–300 ton per unit, didukung fasilitas pengering untuk menjaga kualitas jagung. Harga beli di tingkat petani sesuai ketetapan badan pangan nasional demi stabilitas pasar. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 triliun untuk mendukung program ini.  Polri melalui jajaran Kapolres di seluruh Indonesia akan berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan kelancaran penyerapan dan pengawasan distribusi. Langkah ini sekaligus untuk mencegah praktik spekulasi yang dapat merugikan petani.  Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, menegaskan kesiapan Bulog dalam menjalankan peran ini. "Dengan infrastruktur yang dimiliki, Bulog siap menyerap 1 juta ton jagung sekaligus menjaga keseimbangan harga untuk kesejahteraan petani," ujarnya.  Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyatakan dukungan penuh Polri. "Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk ketahanan pangan nasional. Kami akan memastikan seluruh jajaran terlibat aktif mendukung kesuksesan program," tegasnya.  Sebagai tindak lanjut, Bulog dan Polri akan melakukan pengecekan kesiapan gudang serta alat pengering di seluruh unit. Sosialisasi kepada petani juga akan dilakukan melalui pendampingan oleh Polri dan dinas terkait. PNO-12  03 Jun 2025, 18:11 WIT
Korlantas Polri Resmi Mulai Tahap Sosialisasi Wujudkan Indonesia Zero Truk ODOL Papuanewsonline.com, Jakarta - Korlantas Polri resmi memulai tahap sosialisasi dalam rangka mewujudkan Indonesia menuju Zero Over Dimension and Over Loading (ODOL).Kakorlantas Irjen Polisi Agus Suryonugroho mengatakan sosialisasi akan berlangsung selama 30 hari ke depan, terhitung sejak 1 Juni 2025. Tahapan ini menjadi fase krusial dalam pelaksanaan rencana aksi menuju nihil ODOL yang telah dirancang secara menyeluruh.“Tahap sosialisasi ini fokus, antara lain, pada pemutakhiran data intelijen lalu lintas, khususnya terkait data kepemilikan kendaraan yang terindikasi tidak sesuai dengan ketentuan dimensi kendaraan di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Kakorlantas, Minggu (1/6/2025).Selain itu, tahapan ini juga akan fokus pada peningkatan kesadaran publik dan pendekatan persuasif, yakni melalui penyampaian informasi, imbauan, dan edukasi langsung kepada pengemudi dan pemilik kendaraan.Kakorlantas berharap, para pemilik kendaraan dapat melakukan normalisasi terhadap kendaraannya yang tidak sesuai ketentuan maupun tidak mengoperasionalkan kendaraan tersebut guna mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.Lebih lanjut, Kakorlantas menyebut tahap sosialisasi ini juga menjadi kesempatan penting untuk membangun pemahaman bersama dan memaksimalkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha transportasi, dalam mendukung transformasi menuju sistem transportasi yang aman, tertib, dan berkelanjutan.“Menuju Indonesia Zero ODOL tidak hanya upaya penegakan hukum, tetapi juga gerakan bersama untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas nasional,” ujar Kakorlantas.Kendaraan yang memiliki dimensi dan/atau muatan melebihi standar alias ODOL telah menjadi momok dalam sistem transportasi Indonesia. Selain berpotensi menyebabkan kecelakaan, ODOL juga dapat membuat kerusakan sarana dan prasarana transportasi. PNO-12 03 Jun 2025, 17:48 WIT
Dari Importir Menjadi Eksportir, Menunjukan Keberhasilan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Papuanewsonline.com, Jakarta– Indonesia dari Importir menjadi Eksportir seperti disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono terkait langkah pemerintah dalam menghentikan impor jagung dan rencana akan melaksanakan ekspor perdana, hal ini tidak terlepas dari kerja keras gugus tugas ketahanan pangan Polri.Irwasum POLRI Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.M. selaku Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan POLRI menegaskan keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi holistik lintas sektor. “langkah pemerintah dalam menghentikan impor jagung dan beralih menjadi eksportir, seperti disampaikan Wamentan, adalah bukti nyata efektivitas sinergi Kementerian Pertanian, TNI, POLRI, Pemda, petani, dan swasta,” ujar Komjen Dedi Prasetyo. Ia menambahkan, Polri sangat terlibat aktif dalam seluruh rantai produksi—mulai pendataan, penanaman, panen, hingga distribusi—guna memastikan target swasembada tercapai."Ini adalah implementasi human security, kesejahteraan petani sebagai fondasi stabilitas nasional," ucapnya.Lanjut Komjen Dedi, Dukungan Data dan Capaian Nyata Wamentan Sudaryono dalam Public Hiring (28/5/2025) mengungkap: “Produksi jagung naik 39% sehingga pemerintah tak hanya menghentikan impor, tapi akan beralih menjadi eksportir jagung, terutama dari daerah sentra seperti Gorontalo." Untuk capaian Gugus Tugas POLRI (20 November 2024 – 20 Mei 2025) total lahan Terkelola: 445.600,49 Hektar  (Program 1: 17.331,25 Ha; Program 2: 428.269,24 Ha),penndataan komprehensif, Meliputi petani, Poktan, alat pertanian, benih, pupuk, dryer, hingga distribusi," tandas Komjen Dedi.Lanjut Dia, Ketahanan Pangan sebagai Pilar Asta Cita, dimana selaras dengan Program Asta Cita Pemerintah. “Dukungan POLRI dalam manajemen rantai pasok jagung adalah bagian integral dari pemeliharaan Kamtibmas. Swasembada pangan adalah kedaulatan Negara,” tegas Komjen Pol. Dedi.  Diketahui Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Berdiri sejak 2024, Gugus Tugas Ketahanan Pangan POLRI fokus pada:  - Pendampingan petani dan pengawasan distribusi pupuk/benih bersubsidi.  - Pencegahan penimbunan dan efisiensi rantai pasok dari hulu ke hilir.(Risky) 31 Mei 2025, 22:02 WIT
Kapolres Pegunungan Arfak Lakukan Pertemuan Bersama Keluarga Korban Tanah Longsor Papuanewsonline.com, Manokwari - Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H., bersama dengan jajarannya, melaksanakan tatap muka dengan keluarga korban tanah longsor di Kampung Jim, Suku Timor dan Talaud, yang bertempat di Aula Polsek Masni, Kabupaten Manokwari (27/5/2025) Pukul 11.00 WIT.Tatap muka ini dihadiri oleh Kapolres Pegunungan Arfak, Kabag Ops Res Pegaf, Kasat Reskrim Res Pegaf, Kapolsek Masni, serta keluarga korban dari Suku Timor dan Talaud.Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan belasungkawa dan duka cita kepada keluarga korban tanah longsor. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada kedua pihak keluarga korban yang telah hadir. Kapolres berharap tatap muka ini dapat memberikan kekuatan dan trauma healing kepada keluarga korban.Perwakilan keluarga korban dari Suku Timor, Pascalis Moalety, dan perwakilan keluarga korban dari Suku Talaud, Eda Tobolio, menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Pegunungan Arfak dan jajarannya yang telah maksimal melakukan proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk memberikan kekuatan dan trauma healing kepada keluarga korban.Kapolres Pegunungan Arfak menyampaikan permohonan maaf jika ada kata atau tindakan yang kurang berkenan selama proses tatap muka ini.Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.I.K., M.Kom, menyatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam situasi bencana. "Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kekuatan dan trauma healing kepada keluarga korban," ujarnya. PNO-12 28 Mei 2025, 18:51 WIT
Gelar Dialog Publik, Polri Dorong Ekonomi Nasional Inklusif dan Berkelanjutan Papuanewsonline.com, Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar kegiatan Dialog Publik bertajuk “Semangat Kebangkitan Menuju Ekonomi Nasional yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Penguatan Kamtibmas yang Kondusif”, Selasa (27/5). Kegiatan ini menjadi wadah diskusi antara Polri, akademisi, dan mahasiswa dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya stabilitas keamanan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.Acara dibuka oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keamanan dan ekonomi memiliki keterkaitan yang erat dan saling memengaruhi.“Polri menyadari betul adanya keterkaitan erat antara keamanan dan pertumbuhan ekonomi, di mana stabilitas keamanan menjadi prasyarat bagi perkembangan ekonomi, dan sebaliknya,” ujar Brigjen Trunoyudo. Ia juga menambahkan bahwa Polri terus mendorong kolaborasi dan komunikasi dengan generasi muda untuk memperkuat semangat kebangsaan dalam mewujudkan kondisi kamtibmas yang kondusif.Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan perspektif terkait sinergi antara keamanan dan ekonomi dalam konteks pembangunan nasional.Erick Armudito, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa keamanan nasional adalah fondasi utama pembangunan. Ia menekankan bahwa keterlibatan Polri, TNI, dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai potensi ancaman, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan stabilitas yang terjaga, proses pembangunan dapat berjalan optimal,” jelas Erick.Sementara itu, Dr. Tauhid Ahmad menyoroti pentingnya penurunan economic overhead cost agar target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai. Ia menyebut bahwa biaya-biaya tidak resmi seperti pungli, premanisme, dan ketidakpastian hukum masih menjadi hambatan utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.“Penegakan hukum yang konsisten dan penciptaan alternatif ekonomi yang positif sangat penting agar masyarakat tidak terjerumus ke dalam praktik ilegal yang merugikan perekonomian nasional,” ujarnya.Melalui dialog ini, Divhumas Polri berharap dapat memperkuat sinergi antar elemen bangsa dan menumbuhkan semangat kolektif dalam menghadapi tantangan global. Polri menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan sebagai fondasi untuk mewujudkan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. PNO-12 28 Mei 2025, 18:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT