logo-website
Senin, 16 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Melalui Latihan Pra Ops Lilin Salawaku 2025, Polda Maluku Optimalkan Kesiapan Pengamanan Nataru Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku mulai mematangkan kesiapan personel dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui pelaksanaan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Lilin Salawaku 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Maluku, Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor, S.I.K., M.Si., dan berlangsung di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui, Ambon, Kamis (18/12/2025).Selain diikuti oleh seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Lilin Salawaku 2025, Latihan Pra Operasi ini juga diikuti oleh jajaran pejabat utama Polda Maluku, di antaranya Dir Samapta Polda Maluku, Dir Tahti Polda Maluku, Wadir Lantas, Wadir Reskrimum, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, para pejabat utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polresta Ambon, serta Turut hadir pula narasumber eksternal, Chenly S.V. Lumingkewas, S.T., M.A.P.Dalam arahannya, Karo Ops Polda Maluku menegaskan bahwa Operasi Lilin Salawaku 2025 merupakan operasi kemanusiaan yang menitikberatkan pada aspek perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.“Nama ‘Salawaku’ sebagai perisai tradisional Maluku mengandung makna filosofis bahwa kehadiran Polri harus menjadi pelindung, memberikan rasa aman, serta menjaga toleransi di wilayah Provinsi Maluku,” ujar Kombes Pol. Ronald Reflie Rumondor membacakan sambutannya.Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Lat Pra Ops merupakan tahapan strategis untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menguji pola tindak personel di lapangan. Seluruh personel diminta memahami karakteristik wilayah dan potensi kerawanan, mulai dari gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, hingga risiko kecelakaan selama periode Natal dan Tahun Baru.“Kedepankan pendekatan humanis dan pelayanan prima, khususnya di tempat ibadah dan pusat aktivitas masyarakat. Perkuat sinergitas dengan TNI, instansi terkait, tokoh agama, dan tokoh adat agar soliditas di lapangan tetap terjaga,” tegasnya.Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari para narasumber yang meliputi strategi teknis pengamanan, manajemen konflik sosial, serta optimalisasi sistem pelaporan berbasis teknologi informasi. Materi tersebut bertujuan mendukung proses pengambilan keputusan pimpinan agar berlangsung cepat, tepat, dan akurat di lapangan.Untuk pelaksanaan Lat Pra Ops Lilin Salawaku tahun 2025 ini mengusung tema: “Melalui Latihan Pra Operasi Lilin Salawaku 2025, Personel Polri Siap Mengoptimalkan Kemampuan Presisi untuk Mengamankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.”Menutup arahannya, Karo Ops Polda Maluku berpesan agar seluruh peserta mengikuti latihan dengan penuh kesungguhan dan disiplin tinggi.“Keberhasilan Operasi Lilin Salawaku 2025 ditentukan oleh kesiapan kita hari ini. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab demi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.Pelaksanaan Lat Pra Ops Lilin Salawaku 2025 mencerminkan keseriusan Polda Maluku dalam memastikan stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru. Dengan menempatkan operasi ini sebagai operasi kemanusiaan, Polri menunjukkan pendekatan yang tidak semata represif, tetapi berorientasi pada pelayanan, perlindungan, dan penguatan nilai toleransi di wilayah Maluku yang majemuk.Penguatan sinergitas lintas sektor serta pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci penting dalam menghadapi dinamika kerawanan Nataru. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam mengimplementasikan Polri Presisi secara nyata, responsif, dan berkeadilan di tengah masyarakat. PNO-12 18 Des 2025, 20:09 WIT
Wakapolda Maluku Pimpin Taklimat Akhir Audit Kinerja 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan Taklimat Akhir Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2025 yang dihelat di Aula Rupattama Basudara Manise Lantai 5 Mapolda Maluku, Rabu (17/12/2025).Kegiatan tahunan sebagai ajang evaluasi kinerja ini dipimpin Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H. Irwasda Maluku, para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta para Kapolres jajaran turut hadir secara daring.Wakapolda Brigjen Imam Thobroni dalam sambutannya membacakan amanah Kapolda Maluku. Ia menegaskan audit kinerja merupakan bagian penting dari proses manajemen organisasi Polri untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran pelaksanaan tugas secara efektif, efisien, serta sesuai ketentuan dan peraturan berlaku. "Audit kinerja juga menjadi sarana pengendalian untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi," tegasnya.Audit kinerja mencakup aspek pelaksanaan dan pengendalian, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 dan ketentuan internal Polri, yang mewajibkan setiap satuan kerja melaporkan perkembangan program, kegiatan, serta pertanggungjawaban keuangan. Pelaporan tersebut dituangkan dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) pada akhir tahun anggaran.Seiring berakhirnya audit tersebut, Kapolda menekankan apabila terdapat temuan, koreksi, maupun atensi hasil audit yang telah disampaikan dapat segera dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh para kepala satuan kerja maupun kepala satuan wilayah"Kami juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Irwasda Polda Maluku beserta tim audit atas pelaksanaan Audit Kinerja pada satker, subsatker, dan satuan wilayah jajaran Polda Maluku," pungkasnya. PNO-12 18 Des 2025, 19:21 WIT
Polisi dan Brimob Bergerak Cepat Amankan Perkelahian Antar Kelompok Pemuda di Fiditan-Tual Papuanewsonline.com, Tual - Aparat kepolisian bersama personel Brimob bergerak sigap mengamankan situasi pasca terjadinya perkelahian antar dua kelompok pemuda di Desa Fiditan, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual, pada Rabu (17/12/2025) dini hari.Peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok pemuda dari dua wilayah permukiman di Desa Fiditan lama dan pemukiman di Desa Fiditan Baru, peristiwa ini sempat menimbulkan keresahan warga sekitar, namun Berkat respons cepat aparat serta dukungan masyarakat, situasi berhasil dikendalikan tanpa meluas ke wilayah lain.Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., bahwa Kejadian bermula sekitar pukul 02.20 WIT ketika warga mendengar teriakan minta tolong disertai suara pecahan kaca dari 1 unit rumah warga di Kompleks Fiditan Kampung Lama. Berdasarkan keterangan saksi, insiden tersebut disertai munculnya api yang kemudian berhasil dipadamkan secara bersama-sama oleh warga dan aparat di lokasi.Sekitar pukul 02.27 WIT, terjadi ketegangan antar kelompok pemuda di area perbatasan kedua wilayah. Personel Polsek Dullah Utara dan Brimob yang berada di lokasi segera melakukan langkah persuasif untuk menenangkan situasi dan memisahkan kelompok massa.Upaya pengamanan terus dilakukan setelah muncul kembali kerumunan warga di sekitar Puskesmas Fiditan. Dalam peristiwa tersebut, tercatat satu warga mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis serta pangkalan ojek di depan puskesmas terbakar. Pada pukul 03.35 WIT, personel Polres Tual yang didukung kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pengamanan lanjutan serta mengimbau warga agar kembali ke rumah masing-masing guna menjaga situasi tetap kondusif.Pada Rabu pagi sekitar puku 10.00 wit, terjadi konsentrasi warga di salah satu wilayah permukiman, akibat dampak dari peristiwa dini hari tersebut. Dan Telah terjadi pemalangan jalan.Langkah-langkah dialogis terus dilakukan sehingga warga dapat menahan diri dan situasi tetap terkendali.Aparat bersama pemerintah daerah setempat dan tokoh masyarakat terus mendorong penyelesaian secara musyawarah dan bermartabat.Hingga saat ini, kondisi Desa Fiditan dalam keadaan aman dan terkendali. Aparat keamanan masih bersiaga untuk mengantisipasi bentrok susulan serta memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.Kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan tetap menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap perbedaan.Upaya membangun perdamaian berkelanjutan membutuhkan keterlibatan semua pihak : pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda, untuk bersama-sama merawat harmoni sosial. Besok siang direncanakan akan dilaksanakan pertemuan bersama dari tokoh masyarakat kedua kampung di Kantor Pendopo WalikotaDiikuti oleh Forkopimda Kota Tual. Guna mencari solusi penyelesaian permasalaahan yang terjadi. PNO-12 18 Des 2025, 14:40 WIT
Aksi Solidaritas Peduli Jila di DPRK Mimika Desak Penarikan Militer dan Pencabutan Zona Merah Papuanewsonline.com, Timika — Solidaritas Peduli Jila (SPJ) menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Rabu (17/12/2025). Aksi ini diikuti ribuan warga yang menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap kondisi keamanan di Distrik Jila yang dinilai telah memaksa banyak masyarakat meninggalkan kampung halaman dan hidup dalam pengungsian.Dalam aksi tersebut, massa mendesak pemerintah untuk segera menarik pasukan militer non-organik dari wilayah Distrik Jila. Kehadiran aparat bersenjata disebut telah menciptakan ketakutan berkepanjangan di tengah warga, sehingga aktivitas sosial dan kehidupan sehari-hari masyarakat tidak dapat berjalan normal.Selain penarikan pasukan, SPJ juga meminta DPRK Mimika segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menangani persoalan kemanusiaan yang terjadi di Distrik Jila. Pembentukan pansus dinilai penting untuk memastikan penanganan yang komprehensif dan berpihak pada keselamatan serta hak-hak warga sipil.Koordinator aksi, Melianus Alom, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat Jila bukanlah musuh negara maupun teroris. Ia menyampaikan harapan agar negara hadir dengan pendekatan yang melindungi warga, terutama menjelang perayaan Natal yang seharusnya diisi dengan suasana damai dan aman.Menurutnya, kondisi keamanan saat ini telah menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat. Keberadaan pasukan bersenjata dan suara senjata disebut terus menghantui warga, sehingga rasa aman semakin terkikis, khususnya bagi perempuan, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.Menanggapi aspirasi tersebut, anggota DPRK Mimika dari Fraksi Partai Gerindra, Dolfin Beanal, menyampaikan sikap empati terhadap penderitaan masyarakat Jila. Ia menilai persoalan di wilayah tersebut tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan kekerasan, melainkan harus mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan dialog.Dolfin Beanal juga mengimbau agar TNI dan Polri membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Ia menegaskan pentingnya kehadiran negara yang melindungi dan menenangkan rakyat, bukan justru memperdalam luka sosial akibat konflik bersenjata.Selain tuntutan penarikan pasukan, SPJ juga meminta agar aparat keamanan mencabut status zona merah di seluruh wilayah adat Amungsa, mulai dari Jigimugi hingga Jelamatagal. Mereka berharap pencabutan zona merah dapat menjadi langkah awal pemulihan keamanan, stabilitas sosial, serta kesejahteraan masyarakat Distrik Jila.Aksi unjuk rasa berlangsung secara tertib dan damai dengan pengamanan dari aparat kepolisian. Aspirasi yang disampaikan SPJ menjadi penegasan suara masyarakat Jila yang mendambakan rasa aman, kedamaian, dan kehidupan yang bermartabat di tanah mereka sendiri.Penulis: JidanEditor: GF 17 Des 2025, 17:45 WIT
Peletakan Batu Pertama Gedung Bidlabfor, Wakapolda Maluku: Tingkatkan Kapasitas SCI Papuanewsonline.com, Ambon – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K mendorong peningkatan kapasitas personel dalam bidang penegakan hukum berbasis ilmiah (Scientific Crime Investigation/SCI).Dorongan tersebut disampaikan Wakapolda Maluku dalam kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Gedung Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Maluku di Lapangan Tembak SPN Polda Maluku, Selasa (16/12/2025).Peletakan batu pertama turut dihadiri Irwasda dan Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Negeri Passo.Tim pemantau dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri yang dipimpin Sespuslabfor Bareskrim Polri, Kombes Pol Muslimin Ahmad, S.I.K., S.H., M.H, turut hadir dalam peletakan bantu pertama tersebut.Kombes Muslimin Ahmad, pada kesempatan itu membacakan sambutan Kepala Puslabfor Bareskrim Polri. Ia mengaku pembangunan Bidlabfor merupakan upaya Polri dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan teknologi yang pesat. Era ini menuntut layanan forensik yang cepat, akurat, dan terpercaya.Proyek ini didanai melalui Program Pembiayaan Luar Negeri Kreditor Swasta Asing (KSA) Tahun Anggaran 2022 senilai 39 juta US Dolar.Perwakilan dari kontraktor pelaksana, Ir. Rudi Haryono Sumantri dari PT Mulia Muda Indonesia, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Polda Maluku dan Puslabfor Bareskrim Polri.Kontrak proyek ini, kata dia, ditargetkan selesai pada Maret 2027. Proyek strategis ini mencakup pembangunan Gedung Utama 2 Lantai, Fasilitas pendukung, dan Bangunan Asrama dengan total luas bangunan mencapai 3.417 m². Ia juga melaporkan progres pekerjaan hingga saat ini telah mencapai 0,8%."Kami memohon dukungan dan restu dari seluruh hadirin agar pekerjaan proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan mutu yang terbaik sesuai rencana yang telah ditetapkan," jelasnya.Mewujudkan Visi Laboratorium Forensik UnggulanWakapolda Maluku, Brigjen Imam Thobroni, mengaku pembangunan Bidlabfor adalah bagian dari visi besar Polda Maluku untuk mewujudkan pelayanan forensik yang unggul, profesional, dan terpercaya di wilayah Maluku."Laboratorium forensik memiliki peran krusial dalam penegakan hukum. Dengan fasilitas modern yang mencakup Biologi, Balistik, Narkotika, hingga Forensik Digital, kita dituntut untuk terus meningkatkan kualitas dan akurasi dalam setiap pemeriksaan yang kita lakukan," tegas Wakapolda.Pembangunan Asrama juga menjadi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan personel. Dengan fasilitas yang lengkap, Bidlabfor Polda Maluku diharapkan menjadi pusat unggulan forensik di wilayah Maluku yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum.Usai ground braking, dilakukan Peninjauan Proyek Pembangunan Bidlabfor Polda Maluku di lokasi konstruksi. Wakapolda Maluku, bersama Tim Pemantau Puslabfor Bareskrim Polri dan perwakilan Tokoh Masyarakat Negeri Passo, secara langsung meninjau area pembangunan.Peninjauan ini merupakan bentuk komitmen pengawasan ketat dari pimpinan Polda Maluku dan Mabes Polri untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, dengan mengedepankan kualitas dan keamanan demi terwujudnya Laboratorium Forensik modern di wilayah Maluku. PNO-12 17 Des 2025, 15:16 WIT
Kabid Humas Polda Maluku Laksanakan Supervisi di Polres Buru Papuanewsonline.com, Buru – Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Maluku melaksanakan kegiatan supervisi dalam rangka monitoring dan evaluasi tugas kehumasan di Polres Buru. Kegiatan supervisi yang dihadiri langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, ini berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polres Buru, Senin (15/12/2025).Turut hadir Ps. Kasubbid Multimedia Bid Humas Polda Maluku, Kabag Log Polres Buru, Kasie Humas Polres Buru, para Bhabinkamtibmas, serta perwakilan personel dari satuan kerja Polres Buru. Kabag Log Polres Buru dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Kabid Humas Polda Maluku beserta tim supervisi. Polres Buru, kata Kabag Log, menyambut baik pelaksanaan kegiatan. Ia berharap seluruh personel, khususnya para Bhabinkamtibmas, dapat mengikuti supervisi dengan baik sehingga tujuan kegiatan dapat tercapai secara optimal.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah, dalam sambutannya menegaskan, supervisi yang dilaksanakan merupakan bagian dari fungsi pembinaan Bid Humas Polda Maluku kepada satuan kewilayahan. Tujuan supervisi, lanjut Kombes Rositah, adalah untuk memonitoring dan mengevaluasi kegiatan kehumasan yang telah dilaksanakan oleh Polres Buru. "Sekaligus menyelaraskan pemahaman dan kemampuan personel Polri dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat melalui media sosial," katanya.Kombes Rositah menekankan pentingnya komunikasi digital di era perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat. Kadiv Humas Polri mengungkapkan, kata Rositah, di era digital, kekurangan Polri tidak dapat ditutup-tutupi, namun kebaikan dan prestasi Polri juga tidak boleh disembunyikan. Oleh karena itu, peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dinilai sangat strategis dalam membangun citra positif Polri.Para Bhabinkamtibmas, kata Rositah, perlu dibekali kemampuan manajemen media serta keterampilan fotografi dan videografi. Ini agar mampu menghasilkan konten-konten positif terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kehumasan di Lingkungan Polri, yang menegaskan bahwa seluruh pegawai negeri pada Polri merupakan pengemban fungsi kehumasan.Pada kesempatan yang sama, Ps. Kasubbid Multimedia Bid Humas Polda Maluku, AKP Alfred Hadapan, juga mensosialisasikan platform Police Tube sebagai salah satu media Polri yang melibatkan partisipasi masyarakat. Ia mengimbau para Bhabinkamtibmas untuk memiliki akun Police Tube dan berperan aktif sebagai kontributor konten, sekaligus menjelaskan tata cara pembuatan akun serta ketentuan yang berlaku pada platform tersebut.Materi supervisi kemudian dilanjutkan oleh Briptu Kristianto Pesireron, S.Kom., yang memberikan pemaparan terkait teknik dasar fotografi, pengenalan fitur kamera DSLR dan kamera smartphone, serta tips dan trik dalam pembuatan konten. Ia juga menjelaskan tahapan pembuatan konten yang benar, mulai dari proses pengambilan gambar hingga pengeditan, guna menghasilkan konten informasi yang menarik dan informatif.Kegiatan supervisi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kehumasan dan pemanfaatan media digital secara profesional oleh personel Polres Buru, khususnya Bhabinkamtibmas, sehingga penyampaian informasi Polri kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif, transparan, dan positif. PNO-12 17 Des 2025, 15:08 WIT
2.403 Personil Gabungan Disiapkan Polda Maluku Untuk Amankan Nataru Papuanewsonline.com, Ambon - Untuk mendukung pengamanan Nataru 2026, Operasi Lilin Salawaku 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Polda Maluku akan mengerahkan personel gabungan sebanyak 2.403 orang. Terdiri dari Polda Maluku 250 personel, Polres Jajaran 1.356 personel dan Stakeholder terkait 797 personel.Ribuan personel gabungan ini akan mengamankan 676 objek lokasi pengamanan. Terdiri dari Gereja, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, dan lokasi perayaan pergantian tahun baru. Polda Maluku juga menyiapkan 47 pos pengamanan, 27 pos pelayanan dan 8 pos terpadu.Kapolda Maluku Prof. Dadang Hartanto berharap perayaan Nataru berjalan aman dan lancar."Jadi tugas kita bersama-sama untuk menjamin bahwa kegiatan masyarakat (menjelang dan sesudah nataru) dapat berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,"Kapolda merincikan, aktivitas masyarakat berjalan aman artinya mereka tidak terganggu dengan adanya gangguan kamtibmas. Masyarakat merasa nyaman artinya mereka merasa tenang dan damai dalam beraktivitas. Kemudian kondusif, artinya situasi secara keseluruhan dapat mendukung aktivitas masyarakat secara produktif."Nanti sebelum perayaan Natal tanggal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026 kita akan melaksanakan Kegiatan Rutin Kepolisian Yang Ditingkatkan atau KRYD yang akan bekerjasama dengan semua pihak yakni Polri, TNI dan Pemerintah Daerah," tambahnya.KRYD yang dilaksanakan, lanjut Kapolda, bertujuan untuk menciptakan perayaan Nataru berjalan aman, lancar dan kondusif. Pengamanan tempat ibadah (Gereja) menjelang ibadah Natal juga menjadi atensi Kapolda. Ia berharap agar semua gereja diamankan tanpa terkecuali. "Tidak ada rumah ibadah pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru itu yang tidak dijaga atau diamankan. Metode pengamanannya kita bisa libatkan Pamswakarsa, tapi tidak ada tempat ibadah (gereja) yang tidak dijaga," pintanya.Kapolda juga menyoroti terkait pergerakan masyarakat menjelang dan sesudah Nataru. Menurutnya, Maluku lebih dominan menggunakan transportasi laut. Sehingga transportasi laut menjadi perhatian."Kita harus melakukan pencegahan (kecelakaan laut) mulai dari bagaimana kita mengecek fasilitas-fasilitas keamanan dan keselamatan hingga proses berjalannya di laut,Apabila terjadi kecelakaan, Kapolda juga berharap dapat cepat direspon," Ungkapnya PNO-12 17 Des 2025, 12:54 WIT
Kapolda Maluku Hadiri Rakor Lintas Sektoral Nataru 2025–2026 Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Tahun 2025 dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kegiatan ini digelar pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 09.00 WIB di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan.Rapat koordinasi tersebut mengusung tema “Mewujudkan Paradigma Baru Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Semangat Transformasi Polri”, sebagai bentuk kesiapan nasional untuk memastikan perayaan Nataru berlangsung aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia.Rakor dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., serta dihadiri jajaran pimpinan kementerian dan lembaga strategis, di antaranya Wakapolri, Menteri Perhubungan RI, Menko PMK RI, Wamen PU, Wamen Agama, Wamen Perdagangan, Wamen Pariwisata, Danpuspom TNI, Kepala Basarnas, Kepala BMKG, Kepala BNPB, Dirut Pertamina, Dirut Jasa Marga, Plt Dirut Jasa Raharja, perwakilan Badan Pangan Nasional, seluruh Kapolda jajaran, serta para pemangku kepentingan terkait lainnya.Kehadiran lintas sektor tersebut menegaskan kuatnya komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum libur akhir tahun.Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa sinergisitas dan kolaborasi lintas sektor merupakan faktor kunci keberhasilan pelayanan dan pengamanan Nataru.“Tentunya sinergisitas adalah kunci. Keberhasilan pelayanan dan pengamanan Nataru ini merupakan keberhasilan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kita harus terus bekerja sama dan bersatu padu dari pusat hingga daerah,” tegas Kapolri.Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel, khususnya di wilayah dengan potensi lonjakan aktivitas masyarakat serta daerah rawan bencana.“Harus benar-benar siap, bahkan bila perlu menyiapkan cadangan personel. Khusus wilayah rawan bencana, kita harus belajar dari pengalaman dan mempersiapkan pengamanan dengan jauh lebih baik,” ujarnya.Untuk mendukung pengamanan Nataru, Operasi Lilin 2025 akan digelar selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan yang terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, serta 55.289 personel dari kementerian, lembaga, dan stakeholder terkait.Dalam operasi tersebut, Polri menyiapkan 44.436 objek pengamanan, meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, objek wisata, hingga lokasi perayaan Tahun Baru. Selain itu, disiapkan 763 pos pelayanan dan 333 pos terpadu sebagai pusat pelayanan, pengamanan, dan pengendalian operasi.Kapolri juga mengingatkan pentingnya pemantauan cuaca melalui BMKG, terutama di kawasan wisata.“Objek wisata menjadi perhatian khusus. Jajaran harus aktif berkoordinasi dengan BMKG dan pemerintah daerah, termasuk memberikan imbauan atau larangan jika terdapat potensi kerawanan,” tandasnya.Sementara itu, Kapolda Maluku menegaskan komitmen Polda Maluku untuk menindaklanjuti seluruh arahan Kapolri dan hasil rakor lintas sektoral di wilayah Maluku.“Rapat koordinasi ini menjadi pedoman penting bagi kami di daerah. Polda Maluku siap memperkuat sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder guna memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Maluku selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” tegas Irjen Pol. Dadang Hartanto.Ia menambahkan, karakteristik geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan membutuhkan kesiapsiagaan khusus, terutama pada jalur transportasi laut dan udara.“Kami akan memastikan pengamanan gereja, pelabuhan, bandara, objek wisata, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan gangguan kamtibmas,” tambahnya.Polda Maluku akan mengoptimalkan Operasi Lilin 2025 melalui penempatan personel di titik rawan dan objek vital, penguatan pos pengamanan dan pelayanan, koordinasi intensif lintas sektor, serta pelayanan humanis dan respons cepat kepada masyarakat.Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Nataru 2025–2026 menjadi penegasan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru bukan semata tugas Polri, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan. Arahan Kapolri yang menitikberatkan sinergi, mitigasi bencana, serta pelayanan humanis mencerminkan pendekatan pengamanan yang adaptif dan berorientasi pada keselamatan publik.Kehadiran aktif Kapolda Maluku dalam forum strategis nasional ini menunjukkan keseriusan Polda Maluku dalam menerjemahkan kebijakan pusat ke tingkat daerah, khususnya di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis dan cuaca ekstrem. Implementasi Operasi Lilin 2025 di Maluku diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian layanan bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru 2026 secara damai. PNO-12 17 Des 2025, 12:37 WIT
Polda Maluku Ikuti Vicon Rakor Lintas Sektoral Bersama Mabes Polri Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral bersama Mabes Polri melalui Video Confrence (Vicon) dari ruang Vicon lantai Mapolda Maluku, Senin (15/12/2025).Rakor yang dihelat mengenai kesiapan pengamanan Operasi Lilin tahun 2025 ini di pimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listiyo Sigit Prabowo, M.Si. Ia didampingi para pejabat utama Mabes Polri. Turut hadir semua unsur Pejabat dari TNI dan kementerian lembaga terkait.Dari Polda Maluku, vicon Rakor Lintas Sektoral diikuti Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K, Sekda Provinsi Maluku bersama Kapok Sahli Pangdam XV/Pattimura serta seluruh pejabat utama Polda Maluku. Turut hadir Kadis Perhubungan Provinsi Maluku, Kepala Jasa Raharja Cabang Wilayah Maluku, Kabid Binmas Katolik Kanwil Agama Maluku, Kepala Basarnas Wilayah Maluku, Wakil ASOPS Kodam Pattimura Ambon, Kadis Perindag Provinsi Maluku, perwakilan Pertamina Wilaya Maluku dan perwakilan BMKG Wilayah Maluku.Kapolri Jenderal Polisi Listiyo Sigit Prabowo dalam arahannya menyampaikan, pengamanan Natal dan Tahun Baru kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Menurut Kapolri, perayaan Nataru tahun ini diselimuti dengan adanya musibah bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia. "Jadi perayaan Natal dan tahun baru di 2025 ini akan terasa berbeda karena banyak saudara-saudara kita di beberapa wilayah di Indonesia terkena dampak musibah banjir," ungkapnya.Kapolri meminta agar dalam pelaksanaan Operasi Lilin semua instansi maupun lembaga terkait dapat bekerja secara maksimal."Saya minta agar dalam pelaksanaan operasi lilin bersama instani terkait nanti agar semua lembaga bisa bekerja maksimal sesuai bidang tugasnya masing-masing, lakukan koordinasi dengan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan operasi," pintanya.Kepada seluruh personel Polri yang akan dilibatkan dalam Operasi Lilin, Kapolri mengingatkan agar dapat mengantisipasi jam-jam rawan pada area atau wilayah yang dianggap rawan. Daerah-daerah tersebut agar dapat menjadi perhatian bersama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas atau tindakan kriminal yang fatal yang dapat menipa para pemudik. "Sinergitas dan soliditas yang kuat dalam pelaksanaan operasi akan membuat pelaksanaan operasi berjalan dengan baik dan lancar hingga sukses," harapnya. PNO-12 17 Des 2025, 12:08 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT