logo-website
Senin, 15 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Ketua Umum DPP GRANAT Apresiasi Keberhasilan Polri Ungkap dan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah Polri dalam mengungkap dan memusnahkan barang bukti narkotika dalam jumlah besar pada Rabu 29 Oktober 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan panjang para personel di lapangan.Henry menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tidaklah mudah karena memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, baik dari sisi operasi maupun taktik penyelidikan.“Untuk diketahui oleh publik, pengungkapan kasus narkoba itu mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. Kalau hari ini kita melihat pemusnahan dalam jumlah besar, itu bukan hasil temuan biasa, melainkan buah dari kerja panjang pengintaian, penyamaran, bahkan kadang anggota harus menyamar seperti gelandangan dengan segala keterbatasan,” ujar Henry, Sabtu (1/11).Ia menambahkan, di balik keberhasilan tersebut terdapat tantangan besar yang dihadapi aparat, mengingat sindikat narkoba beroperasi dengan modus yang terus berubah dan sistem yang sangat rapi.“Yang dihadapi Polri ini adalah sindikat yang sistematis, konsepsional, dan selalu mengubah modus. Karena itu, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polri. Bahkan, saya mengusulkan agar para anggota yang berprestasi di lapangan diberikan penghargaan, misalnya berupa kesempatan pendidikan atau pelatihan khusus,” imbuhnya.Lebih lanjut, Henry menegaskan komitmen GRANAT untuk terus mendukung langkah Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.“GRANAT sejak awal berdirinya 26 tahun lalu selalu bermitra dengan Polri dan BNN. Kami akan terus memberikan dukungan penuh dan semangat kepada seluruh jajaran yang berjuang di garis depan,” tegasnya.Ia menutup pernyataannya dengan pesan agar seluruh pihak tetap konsisten dalam pengabdian terhadap bangsa melalui pemberantasan narkoba.“DPP GRANAT memberikan dukungan tinggi dan dorongan semangat bagi Polri untuk terus memberantas masuk dan peredaran gelap narkoba sebagai bentuk pengabdian terhadap bangsa tanpa batas,” pungkas Henry Yosodiningrat. PNO-12 04 Nov 2025, 07:55 WIT
Empat ASN Mimika Ditahan Terkait Korupsi Proyek Aerosport Rp79 Miliar: DPR Papua Tengah Apresiasi Papuanewsonline.com, Timika – Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Mimika resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua terkait dugaan korupsi proyek pembangunan sarana dan prasarana aerosport pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2021. Kasus ini mencuat setelah penyidik Kejati Papua menemukan bukti kuat adanya penyalahgunaan anggaran yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp31,302 miliar dari nilai kontrak proyek sebesar Rp79,13 miliar. Keempat ASN tersebut masing-masing berinisial DM, HW, RJW, dan M. Mereka kini resmi berstatus tersangka dan ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. Penahanan dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, mengaudit dokumen kontrak, serta menelusuri aliran dana proyek. Menanggapi langkah tegas Kejati Papua, Wakil Ketua Komisi I DPR Papua Tengah, Yohanes Kemong, menyampaikan apresiasi atas kerja profesional aparat penegak hukum yang dinilai berani dan transparan dalam mengusut kasus korupsi yang melibatkan aparatur pemerintah daerah. “Kami mengapresiasi komitmen Kejati Papua dalam memberantas korupsi. Langkah ini membuktikan bahwa penegakan hukum di Papua berjalan dan tidak tebang pilih. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk tidak bermain-main dengan uang rakyat,” tegas Yohanes Kemong. Ia menambahkan, korupsi tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga menghambat pembangunan dan mencoreng kepercayaan publik terhadap pemerintah. Karena itu, DPR Papua Tengah akan terus mendukung upaya pemberantasan korupsi dan memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran di daerah. Kasus korupsi proyek aerosport di Mimika menjadi refleksi penting bagi pemerintah daerah di seluruh wilayah Papua Tengah untuk memperbaiki sistem pengawasan internal dan manajemen proyek pembangunan. Yohanes Kemong menegaskan bahwa ke depan, setiap proyek yang bersumber dari APBD maupun APBN harus disertai laporan keuangan yang terbuka dan dapat diakses publik. “Transparansi bukan pilihan, tapi kewajiban. Masyarakat berhak tahu ke mana anggaran digunakan, dan hasilnya harus dirasakan langsung,” ujarnya. Menurut Kemong, DPR Papua Tengah juga akan mendorong adanya kolaborasi antara Inspektorat Daerah, BPKP, dan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Dengan penahanan empat ASN ini, publik berharap akan muncul efek jera yang kuat terhadap para pelaku korupsi, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang bersih dan berintegritas. Kasus ini juga menjadi momentum bagi seluruh ASN di Papua Tengah untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menunjukkan bahwa pelayanan masyarakat adalah prioritas utama. “Kami berharap Kejati terus konsisten menegakkan hukum dengan tegas, sekaligus memberikan efek jera agar ke depan tidak ada lagi penyalahgunaan anggaran pembangunan,” tutup Kemong. Penegakan hukum terhadap kasus ini menandai era baru transparansi dan akuntabilitas di Papua Tengah — sebuah langkah menuju pemerintahan daerah yang bersih, jujur, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Penulis: Hendrik Editor: GF 02 Nov 2025, 03:17 WIT
Gelar Simulasi Quick Response Call Center 110, Polresta Ambon: Jamin Pelayanan Cepat dan Tepat Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Ambon dan Pulau-Pulau Lease terus memperkuat kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satu upaya nyata diwujudkan melalui kegiatan simulasi Quick Response Call Center 110, yang digelar di lapangan apel Mapolresta Ambon, Sabtu (1/11/2025).Simulasi tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan personel kepolisian dalam merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh para pejabat utama Polresta Ambon dan melibatkan berbagai satuan fungsi, mulai dari SPKT, Samapta, Reskrim, Lalu Lintas, Intelkam, hingga perwakilan Polsek jajaran.Dalam latihan tersebut, personel melaksanakan tiga skenario penanganan, masing-masing menggambarkan kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal), dan situasi kontijensi berupa kerusuhan massa.Pada skenario pertama, diceritakan terjadinya kecelakaan tunggal di salah satu ruas jalan Kota Ambon. Warga yang menyaksikan peristiwa itu segera melapor melalui layanan darurat Call Center 110. Operator kemudian meneruskan informasi ke perwira siaga dan Pamapta untuk menyiagakan personel dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti ambulans dan petugas medis.Setibanya di lokasi, petugas gabungan dari Satlantas, Samapta, Polsek, dan Bhabinkamtibmas melakukan olah TKP, pengamanan area, hingga evakuasi korban ke rumah sakit.Skenario kedua memperagakan aksi pembegalan di kawasan padat penduduk. Setelah laporan masuk ke Call Center 110, petugas segera mengoordinasikan langkah cepat dengan mengerahkan tim gabungan dari Polsek, Samapta, Reskrim, Intelkam, dan Lantas. Tim melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis.Sementara skenario ketiga menggambarkan situasi rusuh massa antar dua kelompok warga. Laporan masyarakat yang diterima 110 langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan Bhabinkamtibmas dan Satsamapta ke lokasi untuk melerai dan mengendalikan massa. Di waktu bersamaan, Intelkam melakukan pengumpulan informasi dan membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat guna mencegah eskalasi, sementara Satreskrim melakukan olah TKP dibantu satuan fungsi lainnya.Kapolresta Ambon menegaskan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan bagian penting dari komitmen Polresta Ambon dalam memastikan pelayanan publik berbasis teknologi berjalan optimal.“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kesiapan Polresta Ambon dalam memberikan pelayanan cepat, profesional, dan humanis kepada masyarakat. Simulasi ini juga menjadi bagian dari evaluasi internal untuk memastikan seluruh personel mampu bergerak cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi setiap kejadian darurat di lapangan,” ujar Kapolresta.Melalui kegiatan simulasi ini, Polresta Ambon juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Call Center 110 sebagai saluran resmi laporan darurat kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas di wilayahnya.“Kami berharap masyarakat semakin memahami fungsi layanan darurat 110, sekaligus mendukung peran kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Ambon dan sekitarnya,” pungkas Kapolresta.Simulasi layanan Call Center 110 yang dilaksanakan Polresta Ambon menjadi bukti nyata transformasi digital di tubuh Polri. Dengan sistem pelaporan cepat, koordinasi lintas fungsi yang solid, serta keterlibatan aktif masyarakat, sinergi keamanan publik di Maluku terus mengarah pada pelayanan kepolisian yang lebih modern, responsif, dan terpercaya. PNO-12 01 Nov 2025, 18:44 WIT
Berikan Arahan Kepada Personel Polres Maluku Tengah dan Yon B Pelopor, Ini Pesan Kapolda Papuanewsonline.com, Malteng – Di sela-sela kunjungan kerjanya di wilayah hukum Polres Maluku Tengah, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyempatkan waktu memberikan pengarahan kepada seluruh personel Polri baik Polres Maluku Tengah, maupun Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku.Didampingi Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, pengarahan kepada seluruh personel Polri berlangsung di Gedung Serbaguna Bhayangkara Polres Maluku Tengah, Jumat (31/10/2025).Pengarahan yang disampaikan bertujuan untuk memperkuat komunikasi, menumbuhkan semangat pengabdian, serta meneguhkan komitmen seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.Mengawali arahannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh personel untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan dapat bersilaturahmi.Ia menegaskan tugas dan tanggung jawab Polri semakin kompleks seiring perkembangan dinamika masyarakat, kemajuan teknologi informasi, dan meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan Kepolisian. Setiap anggota Polri dituntut memiliki integritas, profesionalitas, serta kepekaan sosial yang tinggi dalam melaksanakan amanah sebagai aparatur penegak hukum.“Polisi adalah profesi yang sangat mulia. Kita dituntut untuk mampu mencegah kerugian jiwa, raga, dan harta benda masyarakat. Oleh karena itu, setiap anggota Polri harus melaksanakan tugas dengan niat ibadah, penuh keikhlasan, dan rasa tanggung jawab tinggi,” tegas Kapolda Maluku.Kapolda juga menekankan pentingnya mewujudkan sasaran strategis Polri di era transformasi menuju Polri yang Presisi, meliputi:1. Peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.2. Membangun hubungan sinergis dengan media, perguruan tinggi, dan elemen masyarakat sebagai mitra dalam menjaga stabilitas keamanan.3. Memperkuat kolaborasi lintas sektoral antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta instansi penegak hukum lainnya.4. Menumbuhkan kepercayaan publik melalui transparansi, empati, dan respon cepat terhadap keluhan masyarakat.5. Menampilkan kinerja yang profesional, bermoral, simpatik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia.Kapolda menegaskan, Polri harus mampu bertransformasi menjadi “Polisi sipil yang beradab”, yaitu personel yang memahami, menghayati, dan melaksanakan nilai-nilai hukum, norma sosial, serta kaidah moral di tengah kehidupan bermasyarakat.Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya akuntabilitas dan proporsionalitas dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum. Setiap tindakan kepolisian di lapangan harus tegas, terukur, dan berorientasi pada rasa keadilan masyarakat.“Saya minta kepada seluruh anggota, khususnya rekan-rekan di fungsi reserse, agar jangan sekali-kali menzalimi orang yang tidak bersalah, jangan menyakiti masyarakat kecil, dan jangan terlibat dalam praktik koruptif atau perilaku tidak terpuji lainnya,” tegas Kapolda.Kapolda juga memberikan perhatian terhadap disiplin dan etika personel, khususnya dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Ia menekankan, anggota Polri harus menjauhi gaya hidup hedonis, perilaku asusila, serta bentuk pelanggaran moral dan disiplin lainnya.“Polri adalah institusi yang menjadi panutan masyarakat. Maka, setiap anggota wajib menjaga nama baik institusi, menjaga kehormatan diri, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Banggalah menjadi Polisi yang bertugas melindungi, mengayomi, dan melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Kapolda.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Maluku Tengah dan Yon B Pelopor Sat Brimob Polda Maluku atas dedikasi serta kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Maluku Tengah yang selama ini terpelihara dengan baik.Beliau berharap agar seluruh jajaran terus meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan tetap menjaga semangat soliditas serta loyalitas dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian. PNO-12 01 Nov 2025, 18:17 WIT
Pelaku Persetubuhan Anak Ditangkap Polres SBT di Waiketam Baru Papuanewsonline.com, SBT – Tim Buser Polres Seram Bagian Timur (SBT) bersama personel Polsubsektor Banggoi bergerak cepat menangkap seorang pria berinisial PS (34) yang diduga kuat melakukan tindak persetubuhan terhadap anak di bawah umur.Pelaku dibekuk pada Jumat malam, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 20.30 WIT, di Dusun Taman Bukit Pemalas, Desa Waiketam Baru, setelah laporan disampaikan oleh orang tua korban kepada pihak kepolisian.Penangkapan dipimpin langsung oleh Ipda Lukman Kubangun, S.H., selaku Kepala Tim Buser Polres SBT, bersama personel Polsubsektor Banggoi, atas perintah Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Alhajat, S.I.K.Kini, terduga pelaku telah diamankan di Ruang Sat Reskrim Polres SBT untuk proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.Laporan Cepat, Polisi Bergerak TegasKasus ini bermula dari laporan yang dibuat oleh SM, orang tua korban, pada Jumat sore (31/10/2025) pukul 17.00 WIT. Ia melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anaknya kepada Polsubsektor Banggoi, usai mengetahui perilaku tidak pantas yang dilakukan pelaku terhadap anaknya.Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kepolisian langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pengintaian. Hanya dalam hitungan jam, petugas berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya.Komitmen Penegakan Hukum dan Perlindungan AnakKapolres Seram Bagian Timur, AKBP Alhajat, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya akan memproses kasus ini secara profesional dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.“Kami berharap masyarakat tetap tenang menunggu penanganan lebih lanjut oleh kepolisian terhadap kasus ini. Kami juga menghimbau kepada seluruh warga agar bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Bumi Ita Wotu Nusa,” ujar Kapolres.Ia menambahkan, tindak kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang merusak masa depan generasi bangsa, sehingga Polri berkomitmen memberikan perlindungan hukum maksimal bagi korban, serta memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal.Sinergi Bersama MasyarakatPolres SBT juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih aktif dalam melindungi anak-anak di lingkungan sekitar, terutama dengan memperkuat pengawasan keluarga dan komunikasi antara orang tua dan anak.Kepolisian menegaskan, pelaporan yang cepat dari warga sangat membantu aparat dalam menindak tegas setiap bentuk kejahatan seksual terhadap anak.Kasus ini kini dalam proses penyidikan intensif di Polres Seram Bagian Timur. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), guna memberikan pendampingan psikologis dan hukum bagi korban. PNO-12 01 Nov 2025, 17:49 WIT
Kapolda Maluku Lakukan Kunjungan Kerja ke Maluku Tengah Papuanewsonline.com, Malteng – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama rombongan tiba di Pelabuhan Amahai, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (31/10/2025).Kedatangan Kapolda menggunakan Kapal Polisi Yudistira–8003 Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri, dalam rangka kunjungan kerja ke Polres Maluku Tengah sebagai bagian dari pembinaan wilayah dan penguatan sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah.Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran Forkopimda Maluku Tengah, pimpinan TNI/Polri setempat, serta tokoh masyarakat melalui tarian adat dan pengalungan syal khas daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu kehormatan.Turut hadir menyambut Kapolda Maluku di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah Drs. Herry Men Carl Haurissa, perwakilan Bupati Maluku Tengah Zahlul Ikhsan, S.K.M., M.Kes., Dandim 1502/Masohi Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra, S.IP., serta Kapolres Maluku Tengah AKBP Hardi Meladi Kadir, S.I.K., M.H.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin pembinaan wilayah, tetapi juga wujud komitmen memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di daerah.“Kami datang tidak hanya untuk melaksanakan kunjungan kerja, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kolaborasi antara seluruh komponen bangsa di wilayah ini. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak,” ujar Kapolda Maluku.Kapolda juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Forkopimda dan masyarakat Maluku Tengah, serta menegaskan pentingnya soliditas TNI–Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan keamanan yang kondusif sebagai fondasi pembangunan.Selain bersilaturahmi, kunjungan kerja ini juga menjadi momentum evaluasi situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Maluku Tengah, termasuk upaya penanganan berbagai isu sosial yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.Kapolda menekankan bahwa Polri harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan hanya penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.“Kami berharap Polres Maluku Tengah terus meningkatkan pelayanan yang humanis, cepat, dan transparan. Jaga kepercayaan masyarakat, bangun komunikasi yang efektif, dan hadir sebagai pelindung serta pelayan sejati,” pesan Irjen Pol Dadang.Selain itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya kesiapan jajaran Polres dalam menghadapi tantangan ke depan seperti kejahatan berbasis kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan literasi digital di masyarakat.Kegiatan penyambutan dan agenda awal kunjungan berakhir dalam suasana aman dan kondusif. Selanjutnya, rombongan Kapolda melanjutkan kegiatan ke Mapolres Maluku Tengah dan beberapa lokasi pelayanan publik.Kunjungan kerja Kapolda Maluku ke Maluku Tengah ini diharapkan menjadi momentum memperkokoh sinergitas lintas sektor, mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, serta meneguhkan komitmen bersama menjaga Bumi Pamahanunusa yang damai, aman, dan sejahtera. PNO-12 01 Nov 2025, 17:39 WIT
Warga Pendatang di Yahukimo Kembali Jadi Korban Penganiayaan, Diduga Dilakukan Simpatisan KKB Papuanewsonline.com, Yahukimo - Kasus kekerasan terhadap warga pendatang kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo. Seorang pria bernama Jako, warga asal Sulawesi Selatan, Suku Selayar, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo di salah satu kios yang berlokasi di Jalan Baliem, Distrik Dekai, pada Kamis (30/10/2025). Sekitar pukul 20.10 WIT korban mengalami luka serius akibat sabetan benda tajam, kemudian korban segera dievakuasi ke IGD RSUD Dekai, Yahukimo untuk mendapatkan perawatan medis intensif.Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang korban tanpa alasan yang jelas kemudian melarikan diri. Aparat keamanan menduga aksi ini dilakukan oleh simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo dengan tujuan memicu instabilitas keamanan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo segera melakukan respon cepat di lokasi kejadian dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), melakukan penyelidikan, serta pengejaran terhadap pelaku.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa setiap bentuk kekerasan terhadap warga sipil akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.“Kami telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan pelaku segera tertangkap. Setiap aksi yang mengancam keselamatan masyarakat tidak boleh dibiarkan,” tegas Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat sinergi dengan Polres Yahukimo dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.“Kami meningkatkan patroli dan kegiatan preventif di wilayah Yahukimo. Aparat keamanan akan terus hadir untuk melindungi seluruh masyarakat, baik warga asli Papua maupun pendatang,” ujar Kombes Pol Adarma Sinaga.Satgas Operasi Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat keamanan. Aparat berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban dan keamanan di Tanah Papua. PNO-12 01 Nov 2025, 08:32 WIT
GMKI Apresiasi Langkah Pemerintah dan Polri Berantas Narkoba Papuanewsonline.com, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dan Kepolisian Republik Indonesia dalam pemberantasan narkoba. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Masa Bakti 2025–2027, Prima Surbakti, usai menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil ungkapan Polri, yang nilainya mencapai Rp29 triliun, Rabu (29/10).Dalam kegiatan yang turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pemerintah menegaskan komitmen kuat dalam memerangi jaringan kartel narkoba dan praktik judi online yang merusak generasi muda bangsa.“Saya pikir semangat pemerintah hari ini luar biasa dalam hal pemberantasan narkoba. Pak Prabowo juga tadi sampaikan bahwa pemerintah akan fokus melawan kartel-kartel, mafia-mafia narkoba. Ini langkah besar untuk membersihkan hambatan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Prima Surbakti.Prima menegaskan, sebagai bagian dari elemen civil society, GMKI siap berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah dan Polri melalui gerakan edukatif di kalangan mahasiswa. Ia menyoroti bahwa ancaman narkoba telah merambah ke lingkungan kampus dan mahasiswa, sehingga diperlukan langkah konkret dari seluruh pihak.“Mahasiswa sudah banyak yang terpapar, baik judi online maupun narkoba. Karena itu, kami akan melakukan sosialisasi kepada seluruh kader GMKI tentang bahaya dan dampak negatif dari kedua hal tersebut terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan bangsa,” ungkapnya.Lebih lanjut, Prima menegaskan sikap tegas GMKI terhadap kader yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.“Kami akan bersikap tegas secara organisatoris. Siapa pun kader yang terlibat narkoba akan kami tindak. Ini komitmen kami untuk menjaga integritas organisasi dan mendukung upaya pemerintah,” tegasnya.Di akhir pernyataannya, Prima menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., atas langkah konsisten Polri dalam memerangi peredaran narkoba.“Kami GMKI mendukung penuh kepolisian dalam memberantas narkoba, serta menegakkan hukum terhadap para kartel dan produsen narkoba yang merusak masa depan bangsa. GMKI akan terus menjadi bagian dari gerakan masyarakat sipil yang mendukung Indonesia bebas narkoba dan judi online,” pungkasnya. PNO-12 01 Nov 2025, 08:11 WIT
Pimpin Apel Ojol di Jatim, Kapolri Komitmen Bermitra Jaga Kamtibmas Kondusif Papuanewsonline.com, Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas yang diikuti sebanyak 4.425 orang di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Jumat, 31 Oktober 2025. Hal ini komitmen bersama antara Polri dan para driver daring untuk menjaga situasi tetap kondusif. "Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan kegiatan apel ojol kamtibmas dengan tema Jogo Jatim bersama ojol dan teman Polda Jatim. Tentunya saya berterima kasih khususnya kepada komunitas ojol yang hari ini telah melaksanakan apel sekaligus juga menyampaikan deklarasi ojol kamtibmas," kata Sigit. Kegiatan ini, dijelaskan Sigit merupakan bentuk kemitraan atau sinergisitas antara Polri dan seluruh komunitas ojol. Tentunya, juga bersama dengan Pemda, TNI dan stakeholder lainnya. Sigit juga menyinggung pentingnya peran ojol terkait dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Pasalnya, mereka menjadi penghubung antara pelaku usah dengan konsumen.  "Ojol menjadi penghubung antara pelaku ekonomi, pelaku UMKM dengan masyarakat atau konsumen, dan ini tentunya sangat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Sigit. Di sisi lain, kata Sigit, ojol juga berada di jalanan setiap hari sehingga mampu melihat banyak hal. Di antaranya apabila terjadi kecelakaan bahkan aksi kriminalitas yang merugikan masyarakat. Oleh karenanya, Sigit berharap, para ojol jangan ragu untuk melaporkan hal-hal yang terjadi itu kepada Kepolisian. Dengan begitu, nantinya aparat bakal bergerak cepat merespons aduan tersebut. "Kami Polri tentunya ingin bermitra dan berkontribusi dan saya harapkan teman-teman ojol juga bisa ikut berkontribusi bersama sama menjaga dan menginformasikan apabila ada permasalahan-permasalahan yang tentunya harus direspons cepat oleh Polri," ucap Sigit. Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, Polri juga telah membangun beberapa gerai yang bisa dimanfaatkan oleh para driver. Misalnya, ada tempat yang bisa dimanfaatkak ojol sebagai bengkel bahkan adapula tempat yang bisa dipakai sebagai tempat istirahat apabila kelelahan saat bekerja. "Saya harapkan ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran khususnya di Jatim untuk terus dikembangkan kemitraan ini. Sehingga kemudian dan kita bisa sama-sama menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Karena kita tahu bahwa agar pertumbuhan ekonomi berjalan agar seluruh masyarakat bisa menjalankan usaha dengan baik tentunya dibutuhkan kondisi kamtibmas yang kondusif. Dan tentujya sinergitas dan kemitraan ini akan terus kita kembangkan," tutup Sigit. PNO-12 01 Nov 2025, 07:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT