Papuanewsonline.com
BERITA TAG Kriminal
Homepage
Dir Resnarkoba Berhasil Mengungkap Kasus Tindak Pidana Narkoba
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dir Resnarkoba Polda Papua Kombes Pol. Alfian, S.I.K., M.Si., M.Hum bersama Tim Opsnal Polda Papua, saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba diwilayah Hukum Polda Papua.Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (10/08/2024), dan berhasil meringkus salah satu pelaku yang berinisial RP, adapun Tempat Kejadian Perkara berasal dari Jl. Poros, Koya Belakang Bri Kloofkamp Kel Gurabesi, Distrik Japut, Kota Jayapura, Papua.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa penangkapan tersebut."Dari hasil penangkapan tersebut terdapat barang bukti berupa 19 (Sembilan Belas) bungkus plastik bening ukuran Kecil yang diduga berisikan Narkotika Jenis Sabu, ”ucap Kabid Humas Polda Papua. Dir Resnarkoba Kombes Pol. Alfian, menambahkan bahwa saat ini berat barang bukti yang diamankan seberat 3,72 gram, dan untuk Kasus Polres Jajaran Polda Papua sementara masih dalam proses penyelidikan. (PNO-12)
13 Agu 2024, 07:33 WIT
Mesin ATM di Kantor Bupati Jayapura Nyaris Dibobol Maling
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebuah Mesin Anjungan Tunai (ATM) milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kompleks Kantor Bupati Jayapura, nyaris dibobol maling pada Jumat (09/08/2024) sekitar pukul 04.00 WIT.Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.Kapolres mengatakan kejadian berawal dari seorang petugas Satpol PP yang sedang berjaga di Pos penjagaan yang melihat dua orang yang masuk ke Kompleks Kantor Bupati tersebut menuju ke ATM center Bank BRI, terletak tidak jauh dari gerbang masuk kompleks Kantor Bupati Jayapura.“Saksi mendengar suara gaduh, namun saksi hanya diam di Pos penjagaan karena takut ia berjaga sendiri dan kondisi sedang terjadi pemadaman listrik,” ucap Kapolres Jayapura.Lebih lanjut, ia menjelaskan aksi mereka gagal, karena kesulitan membongkar bagian dalam mesin ATM.“Saat ini Polres Jayapura saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus percobaan pembobolan mesin ATM guna mengetahui para pelaku tersebut,” tutupnya. (PNO-12)
10 Agu 2024, 15:25 WIT
Kaops Damai Cartenz Beberkan Bukti Keterlibatan KKB Nduga Dalam Pembunuhan Pilot Glen
Papuanewsonline.com, Mimika - Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Operasi Damai Cartenz2024 telah selesai melakukan olah TKP pembunuhan terhadap pilot Glen Malcolm Conning yang merupakan warga negara New Zealand. Insiden tragis ini terjadi pada Senin, 5 Agustus 2024, di Distik Ilaga, Kab Timika.Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., selaku Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot Glen dan kemudian menjelaskan bahwa kegiatan olah TKP telah selesai, dilanjutkan dengan kegiatan penyelidikan dan penyidikan."Olah TKP di Distrik Alama telah selesai dan saat ini upaya penegakan hukum terhadap pelakunya sedang berproses," ujar Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan beberapa lubang peluru di beberapa titik pada badan helikopter. "Ya benar, berdasarkan hasil olah TKP, kami menemukan bahwa terdapat 9 lubang peluru pada bagian badan helicopter antara lain pada kaca atas, bagian rotor, baling-baling dan ekor helicopter. Selain itu kami juga menemukan 6 selongsong peluru kaliber 5,56mm di sekitar helicopter tersebut. Jenazah pilot ditemukan berada di dalam kokpit helicopter sebelah kiri"jelas BayuPerlu diketahui bahwa jenazah pilot telah dievakuasi kemudian divisum di RSUD Timika (06/08/2024) lalu. "Jenazah pilot telah diambil pihak PT Intan Angkasa Air Service dan telah dikirim ke jakarta pada hari rabu tanggal 7 Agustus 2024. Sedangkan untuk hasil visum, kami masih menunggu surat resmi dari RSUD Timika," jelas Bayu Suseno.Selanjutnya Kaops menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan, diketahui bahwa KKB dari Nduga sudah berada di lokasi selama seminggu sebelum melakukan pembunuhan. Setidaknya KKB tersebut berjumlah lima orang, empat diantaranya membawa senjata api laras panjang dan satu orang membawa parang. Menurut keterangan para saksi yang mendengar mereka berbicara bahwa dari logat dan bahasanya diduga kuat merupakan orang dari daerah Nduga."Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi dan dari keterangan mereka yang melihat, mendengar dan menyaksikan terjadinya pembunuhan terhadap pilot glen, telah kami identifikasi bahwa diduga pelakunya adalah KKB dari Nduga" jelas FaizalSatgas Operasi Damai Cartenz 2024 berkerjasama dengan Polres Timika tetap berkomitmen untuk terus melakukan penegakan hukum, melakukan pengejaran dan mengungkap kasus ini secepatnya. "Mohon doanya yaa rekan2, semoga kasus ini dapat segera diungkap dan para pelakunya segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya" pungkas Faizal (PNO-12)
09 Agu 2024, 07:43 WIT
Jenazah Pilot Gleen Diberangkatkan Menuju Jakarta
Papuanewsonline.com, Timika - Insiden penembakan yang menewaskan Pilot Gleen Malcom Coning oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sangat menggemparkan. Jenazah Pilot Glen Malcolm Coning, setelah divisum di RSUD Mimika, akan segera dipulangkan ke Selandia Baru. Proses pemulangan jenazah beliau menjadi prioritas untuk memberikan penghormatan terakhir yang layak.Dalam keterangan resminya, Ka Ops Damai Cartenz Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan, "Kami dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024 siap mendukung proses pemulangan jenazah Pilot Gleen Malcom Coning ke Jakarta dan selanjutnya ke Selandia Baru. Semoga proses ini berjalan lancar dan memberikan penghormatan yang layak bagi beliau dan keluarganya."Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024 Kombes Pol. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. Saat dikonfirmasi mengatakan pemberangkatan jenazah korban penembakan KKB didampingi pihak Perusahaan PT. Intan Angkasa dari Bandar Udara Bandar Udara Mozes Kilangin Timika Menuju Bandara Sentani Jayapura. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan ke Jakarta untuk berkoordinasi dengan pihak kedubes.“Tadi pagi pukul 11.10 WIT jenazah Pilot Gleen Malcom Conning korban penembakan KKB di Distrik Alama telah berangkat dari Bandar Udara Mozes Kilangin Timika Menuju Bandara Sentani Jayapura. Selanjutnya menuju ke Jakarta didampingi pihak Perusahaan PT. Intan Angkasa,” kata Kombes Bayu.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., juga menyampaikan ucapan duka atas korban akibat Insiden penembakan yang menewaskan Pilot Gleen Malcom Coning oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)."Kami dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024 turut berduka cita atas kepergian Pilot Gleen Malcom Coning. Kami akan memastikan proses pemulangan jenazah beliau ke Jakarta berjalan lancar dan aman. Semoga keluarga dan kerabat yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini." TambahnyaSatgas Ops Damai Cartenz 2024 juga menegaskan komitmennya untuk mengadili para pelaku pembunuhan keji ini. "Kami dari Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmen kami untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarga Pilot Gleen Malcom Coning. Tindakan keji yang dilakukan oleh KKB harus ditindaklanjuti dengan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," tutup Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Di kesempatan lain, Manager Operasional PT Intan Angkasa Andriana Mahmud mengatakan Korban akan diberangkatkan menuju sentani dan kemudian akan diberangkatkan kembali menuju ke Jakarta, Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Operasi Damai Cartenz dan aparat TNI -POLRI yang telah membantu untuk mengevakuasi korban dari Distrik Alama dan kemudian diberangkatkan menuju ke Jakarta.“Hari ini Korban akan dibawa menuju sentani dan kemudian akan diberangkatkan kembali menuju Jakarta dengan didampingi oleh pihak Perusahaan, Saya juga sampaikan terimakasih kepada Satgas Ops Damai Cartenz dan Aparat TNI-POLRI yang telah membantu proses evakuasi Korban” kata Andriana Mahmud. (PNO-12)
08 Agu 2024, 12:50 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz dan Gabungan TNI-Polri Evakuasi Jenazah Pilot Glen dari Distrik Alama
Papuanewsonline.com, Mimika - Tragedi mengerikan terjadi di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Senin, 5 Agustus 2024, sekitar pukul 10.00 WIT. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service, Mr. Glen Malcolm Conning (50 tahun), berkebangsaan Selandia Baru. Selain itu, KKB juga membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK tersebut.Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pada Selasa, 6 Agustus 2024, Satgas Damai Cartenz-2024 dan gabungan TNI Polri dari Timika telah diberangkatkan ke Distrik Alama untuk mengevakuasi jenazah pilot ke Timika dan juga melaksanakan olah TKP.“Satgas Damai Cartenz-2024 dan gabungan TNI Polri dari Timika telah diberangkatkan ke Distrik Alama untuk mengevakuasi jenazah pilot dan juga olah TKP,” tutur Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., mengatakan bahwa Satgas Damai Cartenz-2024 dan gabungan TNI Polri dari Timika telah tiba di Distrik Alama. Mereka telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta mengevakuasi jenazah pilot ke Timika.“Jenazah pilot telah dievakuasi dari Distrik Alama ke Timika dan tiba pukul 12.50 WIT. Saat ini, jenazah telah berada di RSUD Mimika untuk dilakukan Visum Et Repertum,” terang Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno juga menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan KKB di Distrik Alama adalah aksi yang kejam dan membuat masyarakat Alama kesulitan memperoleh dukungan bahan makanan dan fasilitas kesehatan karena penerbangan menuju Alama saat ini dihentikan. (PNO-12)
06 Agu 2024, 19:13 WIT
Pilot Geofrey Foster Berikan Kesaksian Saat Mendarat di Distrik Alama
Papuanewsonline.com, Mimika – Tragedi mengerikan terjadi di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada hari Senin, 5 Agustus 2024, sekitar pukul 10.00 WIT. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., dalam keteranganya menyapaikan bahwa, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot helikopter milik PT. Intan Angkasa Air Service, Mr. Glen Malcolm Conning (50 tahun), berkebangsaan Selandia Baru. Selain itu, KKB juga membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK tersebut.“Saksi mata dari peristiwa ini adalah Geoffrey Foster yang merupakan pilot berkebangsaan Selandia Baru”, Tutur Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Saksi memberikan keterangan bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula saat, Saksi terbang dari Timika menuju Distrik Alama, Kabupaten Mimika.“Ketika saksi tiba di sekitar bandara Alama, saksi melihat helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK., sudah mendarat di landasan dan baling-balingnya sudah tidak berputar. saksi kemudian mengitari helikopter tersebut dengan jarak kurang lebih 1000 kaki di atas permukaan tanah, kemudian turun untuk mendarat di samping helikopter.” pungkas Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno.Lanjutnya, Ketika saksi mendarat dengan jarak sekitar 10 kaki, saksi melihat tas-tas berserakan dan pilot terkulai di kursi dengan darah di sekujur tubuhnya. Melihat hal tersebut, saksi langsung lepas landas kembali dan tidak jadi mendarat. Setelah menjauh dari area bandara, saksi melihat sekelompok orang banyak berkumpul di depan rumah sakit yang sedang dibangun.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno kembali menyampaikan, menurut informasi yang diterima dari PT. Intan Angkasa Air Service, pemilik helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK yang dipiloti oleh korban Pilot Mr. Glen Malcolm Conning, terdapat enam penumpang yang terdiri dari 4 orang dewasa (nakes), 1 bayi, dan 1 anak. Nama-nama penumpang tersebut adalah:1. Koraliak Gwijangge (Dewasa)2. Demianus Pakage (Dewasa)3. Naomi Kambu (Dewasa)4. Hasmaya (Dewasa)5. Ferni (Anak)6. Hafidan (Anak)“Kondisi seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan sudah kembali ke rumah masing-masing di Distrik Alama, Kabupaten Mimika” terang Kasatgas Humas.Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno Menambahkan, saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika telah melakukan upaya-upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot. "Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Papua," tutup Bayu. (PNO-12)
06 Agu 2024, 15:14 WIT
Quick Respon Personil Polres Jayapura Terkait Pertikaian Antar Masyarakat
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., telah melaksanakan Quick Respon Personil Polres Jayapura terkait Pertikaian Antara Masyarakat Yabaso, dan Masyarakat Gunung (Lidik) yang mengakibatkan 1 (satu) Unit Mobil Innova Dengan Nomor Polisi L 1012 BS dalam Keadaan Rusak, Senin (05/08).Adapun identitas Korban Brusley Sokoy (44), serta pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan.Berdasarkan keterangan Korban, Ia mengatakan bahwa pada saat pulang kerja menggunakan Mobil jenis Innova melewati Jln. Alternatif Yabaso-komba, namun sesampainya di Jln. Howe, pihak Korban melihat 5 (lima) orang masyarakat melakukan palang dengan menggunakan 2 (dua) unit motor yang melintang di tengah jalan.“kemudian Saya menanyakan terkait aksi palang jalan yang mereka lakukan, dan pada saat Saya melewati mereka, para pelaku ini mengejar dengan menggunakan sepeda motor,” ucapnya.Adapun informasi dari Aparat Kepolisian yang mengatakan bahwa korban dan pelaku sudah membicarakan permasalahan tersebut, sehingga pelaku menyepakati persetujuan motor yang akan diperbaiki nantinya, namun selang beberapa menit, teman dari pada pelaku yang sempat melarikan diri ini membawa sekelompok masyarakat yang menghampiri korban sehingga telah menimbulkan cekcok dan mengakibatkan pengrusakan terhadap mobil Innova milik korban.Dan dari kejadian pertikaian antara masyarakat Yabaso dan Masyarakat Gunung tersebut, tidak menutup kemungkinan bahwa masyarakat Yabaso akan terus melakukan pencarian terhadap masyarakat gunung, dan melakukan pemeriksaan setiap pengendara yang melintasi Jln. Yabaso, serta besar kemungkinan akan terjadi penganiayaan apabila terdapat masyarakat gunung yang tidak mengetahui permasalahan melintasi Jln. tersebut. (PNO-12)
06 Agu 2024, 14:43 WIT
Buktikan Komitmen Tuntaskan Kasus, Polda Sumbar Tindaklanjuti Permohonan Ekshumasi
Papuanewsonline.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan Polda Sumatra Barat (Sumbar) telah menerbitkan surat ekshumasi atau penggalian kubur terhadap jasad AM (13). Ekshumasi ini merupakan permintaan keluarga AN guna membuat terang penyebab kematian korban."Polda Sumbar atau kepolisian menerbitkan surat ekshumasi seperti yang diminta keluarga korban," ungkapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/8/24).Menurutnya, surat ekshumasi itu diterbitkan agar jangan sampai ada lagi prasangka buruk terhadap institusi kepolisian. Surat ekshumasi itu pun sudah ditunjukkan kepada keluarga korban dan tim kuasa hukum."Ini juga tujuannya supaya jangan sampai ada kemudian perkiraan-perkiraan negatif kepada polisi. Alhamdulillah tadi surat ekshumasinya sudah dikirim ke Jakarta dan sudah langsung dilihat oleh pengacara dan keluarga korban," jelasnya.Ia berjanji, DPR akan mengawal proses ekshumasi jasad AN. Bahkan, ia mengaku telah mengantongi keterangan pengacara keluarga AM serta pihak kepolisian."Lalu, keterangan dari pengacara korban juga sudah dikirim ke WA saya. Keterangan dari polisi juga sudah dikirim ke WA saya," ujarnya.Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Dwi S mengemukakan bahwa Polresta Padang telah mengirimkan Surat Permohonan Ekshumasi kepada Persatuan Dokter Forensik dan Medikolegal pada 3 Agustus 2024.“Hari ini penyidik Polresta Padang langsung mendatangi Sekertariat PDFMI di RSCM Jakarta untuk memberikan suratnya secara langsung,” ujar Kabid Humas.Selanjutnya, ujar Kabid, PDFMI akan menugaskan dokter yang akan melakukan ekshumasi tersebut. Sehingga, Polda Sumbar masih menunggu kapan pelaksanaan ekshumasi akan dilakukan oleh PDFMI.“Kami dari Polda Sumbar berharap pelaksanaannya segera dilaksanakan,” jelasnya. (PNO-12)
06 Agu 2024, 07:48 WIT
Amankan 2 Orang PMI Non Prosedural, Satgas Yonkav 12/BC Perketat Patroli Jalan Tikus
Papuanewsonline.com, Sambas - Pos Koki Sajingan Terpadu Satgas Pamtas Yonkav 12/BC yang dipimpin oleh Lettu Kav Zulham Fatah selaku Danki SSK I Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 12/BC, kembali mengamankan dua orang WNI atau PMI Non prosedural yang akan melintas dari Malaysia Ke Indonesia melalui jalur tikus sektor kanan PLBN Aruk, Dusun Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin (05/08/2024)“Satu orang WNI tersebut diamankan oleh Serda Dimas Gilang P dan 2 personel pos Koki Sajingan Terpadu yang sedang patroli jalan tikus setor kanan PLBN Aruk yang kemudian diamankan oleh anggota pos Koki Sajingan Terpadu”, kata Danki SSK I.Di tempat terpisah Dansatgas Letkol Kav Andy Setio Untoro S.H., M.Han., di Pos Kotis Gabma Entikong mengatakan sesuai atensi dari komando atas, peningkatan pengawasan terhadap jalur-jalur tidak resmi di perbatasan RI–Malaysia terus dilakukan oleh satgas pamtas Yonkav 12/BC dalam mencegah adanya kegiatan dan lalu lintas barang maupun orang secara ilegal.“Saya dari awal sudah memerintahkan ke pos jajaran untuk selalu konsisten melaksanakan patroli guna mencegah terjadinya tindakan ilegal di wilayah perbatasan,” ujar Dansatgas. (PNO-12)
05 Agu 2024, 20:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru