logo-website
Selasa, 31 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Seleksi Ketat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Mimika: 58 Peserta Lolos Tahap Asesmen Papuanewsonline.com, Timika – Persaingan ketat mewarnai proses Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika. Dari puluhan aparatur yang mengikuti tahap awal, sebanyak 58 peserta berhasil dinyatakan lolos seleksi kompetensi (asesmen) dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya. Sementara itu, satu peserta terpaksa mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Hasil seleksi ini tertuang dalam pengumuman resmi bernomor 004/PANSEL-SELTER/MMIK/2025 yang diterbitkan Panitia Seleksi (Pansel) pada 25 September 2025. Tahapan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 30 September 2025, di Hotel Horison Ultima Timika. Para peserta akan diuji kemampuannya melalui penulisan makalah pukul 09.00–12.00 WIT, dilanjutkan dengan presentasi dan wawancara mulai pukul 13.00 WIT. Panitia mewajibkan seluruh peserta hadir 30 menit sebelum sesi dimulai, mengenakan batik lengan panjang, dan membawa laptop pribadi. Peserta yang absen secara otomatis dianggap mengundurkan diri. Aturan ini, menurut Pansel, bertujuan menjaga kedisiplinan dan keseriusan peserta dalam mengikuti proses seleksi jabatan strategis. Seleksi JPT Pratama kali ini disebut sebagai langkah nyata Pemkab Mimika dalam membangun sistem birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan metode asesmen, makalah, presentasi, dan wawancara, Pansel ingin memastikan hanya kandidat yang kompeten, berintegritas, dan memiliki visi pembangunan jelas yang akan menduduki jabatan tinggi di lingkup pemerintahan daerah. “Seleksi ini bukan hanya soal kelulusan, tetapi juga soal menunjukkan kualitas kepemimpinan yang dibutuhkan Mimika. Kami menekankan profesionalisme, integritas, dan kemampuan inovasi,” ujar salah satu anggota Pansel saat dikonfirmasi. Nama-nama yang dinyatakan lolos mencakup beragam latar belakang, mulai dari pejabat senior hingga talenta muda di lingkup pemerintahan. Di antaranya tercatat: Abriyanti Nuhuyanan, Albertin Timang, Albertus Pigai, Anthon Tangelayuk, Dr. Alfrida Palullungan, Drs. Ananias Faot, Elisabeth Cenawatin, hingga Yustinus Lewi Panimpa. Keputusan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Seluruh informasi terkait proses seleksi juga dapat diakses melalui pengumuman resmi yang telah diterbitkan Pansel. Melalui seleksi terbuka ini, Pemkab Mimika berharap lahir pemimpin birokrasi yang visioner, mampu mendorong inovasi, serta berkomitmen meningkatkan pelayanan publik. Dengan sistem merit yang ditegakkan, diharapkan juga dapat memutus praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip good governance. “Birokrasi yang sehat dimulai dari proses seleksi yang sehat. Kami ingin memastikan posisi strategis diisi oleh orang-orang yang tepat,” tambah anggota Pansel.     Penulis: Jid Editor: GF  29 Sep 2025, 23:40 WIT
Realisasi Anggaran Pemkab Mimika Baru Capai 36,40 Persen, BPKAD Tegaskan Pentingnya Pertanggungjawab Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika mencatat realisasi anggaran sebesar 36,40 persen atau sekitar Rp2,3 triliun hingga akhir September 2025. Angka tersebut masih tertahan di bawah 40 persen lantaran sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum menyelesaikan pertanggungjawaban Tambahan Uang (TU). Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika, Marthen T. Mallisa, menyebut bahwa kendala tersebut harus segera diatasi demi kelancaran roda pembangunan. “Realisasi sebenarnya bisa lebih tinggi jika proses pertanggungjawaban di masing-masing OPD segera dirampungkan. Kami berharap pimpinan OPD bisa memberikan instruksi langsung kepada bendahara maupun operator agar mempercepat proses ini,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Senin (29/9/2025). Menurut Marthen, percepatan pertanggungjawaban TU tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut efektivitas dan akuntabilitas penggunaan APBD. Apalagi, anggaran daerah merupakan tulang punggung pembiayaan berbagai program pembangunan dan layanan dasar masyarakat. “Jika pertanggungjawaban lambat, otomatis serapan anggaran ikut tertunda. Padahal, banyak program yang sudah menunggu realisasi di lapangan,” tegasnya. BPKAD Mimika kini gencar melakukan koordinasi dengan OPD, termasuk menggelar monitoring rutin untuk mengidentifikasi kendala teknis maupun administratif. Tidak hanya itu, BPKAD juga menyiapkan langkah pendampingan bagi OPD yang mengalami kesulitan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban. “Pendampingan ini kami lakukan agar tidak ada alasan keterlambatan. Semua OPD harus bergerak bersama karena ini menyangkut kepentingan masyarakat Mimika secara luas,” tambah Marthen. Dengan berbagai upaya tersebut, BPKAD optimis realisasi anggaran Pemkab Mimika akan meningkat signifikan dalam beberapa bulan ke depan. Targetnya, capaian penyerapan bisa menembus angka ideal di atas 90 persen menjelang akhir tahun anggaran. Marthen menekankan bahwa peningkatan serapan bukan hanya soal angka, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Mimika. “Anggaran yang terserap maksimal berarti program-program pembangunan bisa berjalan lancar. Dan itu yang paling penting, manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” pungkasnya.     Penulis: Jid Editor: GF  29 Sep 2025, 23:38 WIT
Karantina Papua Tengah Perketat Pemeriksaan Ribuan Kepiting Hidup Senilai Rp74 Juta Papuanewsonline.com, Mimika – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Tengah (Karantina Papua Tengah) kembali menunjukkan peran pentingnya dalam mendukung ekspor komoditas perikanan dari Papua. Sebanyak 2.580 ekor kepiting hidup dengan nilai ekonomi mencapai Rp74 juta menjalani pemeriksaan ketat sebelum diterbangkan ke Singapura melalui Pos Pelayanan Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, Jumat (26/09/2025). Pemeriksaan ribuan kepiting ini dilakukan secara detail, mencakup kondisi fisik, kesehatan, serta kemungkinan adanya luka, parasit, maupun penyakit yang bisa mengancam kualitas produk. Tak hanya itu, petugas juga memeriksa standar kebersihan dan kelayakan wadah pengangkut, termasuk suhu dan kadar oksigen, agar kepiting dapat bertahan hidup selama perjalanan ekspor yang memakan waktu berjam-jam. “Proses ini penting untuk memastikan setiap kepiting dalam kondisi sehat, bebas penyakit, dan layak konsumsi. Hal ini menjadi jaminan kualitas bagi mitra dagang kita di luar negeri,” jelas Anton Panji Mahendra, Kepala Karantina Papua Tengah. Anton menegaskan bahwa pemeriksaan karantina bukan sekadar prosedur administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kepercayaan negara tujuan terhadap produk Indonesia. Menurutnya, kualitas ekspor yang baik akan berdampak langsung pada keberlanjutan perdagangan serta peningkatan ekonomi daerah. “Setiap komoditas yang diekspor harus dipastikan sehat, bebas hama penyakit, serta sesuai standar negara tujuan. Kita tidak hanya melindungi sumber daya hayati dalam negeri, tapi juga menjaga nama baik dan reputasi Indonesia di mata dunia,” tegasnya. Selain itu, Karantina Papua Tengah terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari nelayan, eksportir, hingga pemerintah daerah dan pusat, demi meningkatkan volume dan kualitas ekspor dari Papua Tengah. Komoditas seperti kepiting hidup, udang, ikan, maupun hasil tumbuhan menjadi andalan daerah dalam mendukung perekonomian lokal sekaligus devisa negara. “Papua Tengah punya potensi besar di sektor perikanan dan kelautan. Jika dijaga dengan baik, ekspor kita bisa terus meningkat, memberi manfaat bagi masyarakat lokal dan mengangkat nama Papua di pasar global,” tambah Anton. Program pemeriksaan dan pengawasan ketat ini juga membawa harapan besar bagi para nelayan Mimika. Dengan kualitas produk yang terjamin, akses ke pasar internasional semakin terbuka luas, sehingga hasil tangkapan mereka dapat bernilai lebih tinggi. Pemerintah pun berharap agar peningkatan ekspor ini berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pelaku usaha lokal yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.     Penulis: Jid Editor: GF  29 Sep 2025, 23:34 WIT
Kunjungi Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Kapolda Maluku Ajak Umat Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si terus berupaya membangun kedekatan Polri dengan seluruh elemen masyarakat, untuk bersama merawat keamanan dan kedamaian.Salah satu kegiatan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat yaitu silaturahmi kamtibmas. Kali imi dilaksanakan di Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Jalan Dr. Siwabessy, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (28/9) pukul 09.30 WIT.Kegiatan tersebut dihadiri Pastor Paroki Hati Kudus Yesus, James Biliacarlos, M.Sc, Pastor Lukas Batmomolin, SVD, Ketua Dewan Harian Paroki beserta pengurus, para ketua rukun, kelompok kategorial, dan umat paroki. Dalam kegiatan itu, Kapolda hadir didampingi sejumlah pejabat utama Polda Maluku seperti Direktur Lantas, Wadir Intelkam, Wakapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease, serta Kapolsek Nusaniwe bersama personel.Dalam laporan singkatnya, Ketua Dewan Pastoral Paroki menyampaikan, jumlah umat Paroki Hati Kudus Yesus terdiri dari 117 KK yang terbagi ke dalam 13 rukun, dengan sebaran hingga wilayah Kusu-Kusu. Meski berada di perbatasan dengan Paroki lain, situasi kamtibmas tetap terjaga aman dan kondusif.Pihak paroki menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kapolsek Nusaniwe bersama personel Polri yang selalu hadir mengamankan wilayah. “Kami bersyukur, berkat dukungan Polri, wilayah paroki tetap aman dan tertib,” ujar Ketua Dewan Pastoral.Mengawali sambutannya dengan sapaan hangat “Salve” kepada umat, Kapolda Maluku mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri Rahmat Tuhan atas kesempatan bisa berkumpul dan berdialog.Kapolda menjelaskan, kegiatan silaturahmi semacam ini rutin dilakukan dengan mengunjungi kampung-kampung serta rumah ibadah, baik masjid maupun gereja. Tujuannya, agar bisa melihat langsung kondisi masyarakat dan menyerap aspirasi mereka.Dengan penuh keakraban, Kapolda memperkenalkan diri. Ia bahkan menyelipkan canda ringan terkait namanya yang berasal dari Jawa Barat dan Jawa Timur, sehingga sering dijuluki “Janda” (Jawa-Sunda). Suasana pun menjadi cair dan hangat.“Ketika saya ditugaskan di Maluku, tekad saya hanya satu, memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan ikut membangun Maluku. Tetapi tentu Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan, kerja sama, serta doa dari seluruh masyarakat,” ungkapnya.Maluku, kata Kapolda, memiliki modal dasar luar biasa untuk berkembang, yaitu keindahan alam, kekayaan laut, serta keberagaman budaya. Namun, semua potensi ini, tidak akan bernilai jika tak terciptanya rasa aman.“Hari ini anak-anak bisa sekolah dengan lancar, ibu-ibu bisa ke pasar, bapak-bapak bisa bekerja, kita semua bisa berinteraksi tanpa rasa takut. Semua itu hanya mungkin terjadi jika keamanan terjaga. Maka keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama yang harus kita rawat bersama,” jelasnya.Dalam menjaga keamanan, lanjut Kapolda, ada tantangan besar yang harus dihadapi. Salah satunya adalah maraknya kekerasan dalam penyelesaian masalah, baik di rumah tangga, antar individu, maupun kelompok. Pola pikir main hakim sendiri, menurut Kapolda, harus diubah.“Kekerasan tidak boleh menjadi pilihan. Jika terjadi persoalan, jangan provokasi kelompok untuk melakukan tindakan pidana. Segeralah laporkan pada penegak hukum. Polri siap menegakkan hukum dengan profesional. Dan kami juga terbuka terhadap kritik dari masyarakat untuk terus berbenah,” tegasnya.Kapolda juga menyoroti era digital saat ini, di mana provokasi dapat menyebar cepat melalui media sosial. Karena itu, ia meminta umat agar tidak mudah terhasut oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.Dalam pesannya, Kapolda mengajak seluruh jemaat untuk merawat kebinekaan yang menjadi ciri Indonesia. Ia menekankan bahwa perbedaan suku, agama, dan budaya harus dijaga melalui hubungan relasi yang baik.“Mari kita satukan tekad menjaga kamtibmas, menahan diri, bersabar, dan menghormati hukum. Dengan begitu, kita dapat mewariskan tradisi baik kepada generasi penerus, memberikan teladan tentang toleransi, kedamaian, dan kasih sayang,” katanya.Mengakhiri arahannya, Kapolda Maluku menyampaikan terima kasih atas kesempatan bisa hadir bersama umat Paroki Hati Kudus Yesus. Dengan penuh semangat ia menyerukan motto kebersamaan, yakni "Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae".Seruan tersebut disambut tepuk tangan dan antusiasme dari seluruh jemaat, meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga Maluku tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan. PNO-12 29 Sep 2025, 17:03 WIT
Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Dirreskrimsus: Jaga Marwah Institusi dan Tingkatkan Disiplin Papuanewsonline.com, Ambon – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama, S.H., S.I.K., M.H, memimpin apel gabungan personel Polda Maluku yang digelar di Lapangan Letkol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin pagi (29/9/25).Apel gabungan rutin ini dihadiri Irwasda Maluku, para Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku, dan seluruh personel Polda Maluku.Kombes Piter Yanottama dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap kinerja personel. Ini setelah situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Maluku termonitor aman dan terkendali."Situasi Kamtibmas yang aman dan terkendali ini membuktikan bahwa arahan pimpinan telah dijabarkan oleh seluruh personel dengan baik," kata Dirreskrimsus.Seluruh personel Polda Maluku ditekankan terkait kesiapannya dalam menyikapi perkembangan situasi terkini. Ada empat titik demonstrasi yang terdeteksi, tiga titik di Kota Ambon dan satu di Maluku Tengah.Kombes Piter Yanottama kemudian menekankan beberapa hal yang menjadi perhatian bersama. Diantaranya:1. Pengamanan: Personel yang bertugas harus melaksanakan pengamanan demonstrasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan arahan pimpinan Satker masing-masing.2. Deteksi Dini: Personel Intelijen diminta untuk melakukan deteksi dan monitoring aksi demonstrasi ini dengan cermat.3. Layanan Pengaduan Khusus: Mengingat demonstrasi ini terkait isu korupsi, personel Ditreskrimsus, khususnya Tipikor, diinstruksikan untuk menyiapkan mekanisme dan lokasi penerimaan aspirasi secara profesional dan terukur, agar proses penanganan tidak berlarut-larut.Kombes Piter kembali mengingatkan semua personel untuk senantiasa menjaga marwah institusi dan meningkatkan disiplin. Setiap personel agar terus meningkatkan kedisiplinan sebagai kunci utama keberhasilan tugas."Saya mengingatkan kepada kita semua untuk senantiasa menjaga harkat dan martabat institusi ini, serta tidak mencederai nama baik Polri. Disiplin adalah nafas kita," tegasnya. PNO-12 29 Sep 2025, 16:35 WIT
Subuh Berjamaah di Masjid Al-Kautsar, Kapolda Maluku Dorong Masyarakat Jadi Pelopor Kerukunan Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, kembali melanjutkan tradisi membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Sholat Subuh Berjamaah. Kali ini, ia hadir di Masjid Al-Kautsar BTN Kanawa, Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (28/9) pukul 04.45 WIT.Turut mendampingi Kapolda, Karo SDM Polda Maluku, Kayanma Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease, Kabag Watpers Biro SDM, Kapolsek Sirimau bersama personel, Imam Masjid Al-Kautsar, serta jamaah setempat. Ibadah berlangsung khusyuk hingga selesai pukul 05.40 WIT dalam keadaan aman dan tertib.Usai menunaikan ibadah, Kapolda berkesempatan berinteraksi langsung dengan jamaah. Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia menyampaikan pesan penting mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).“Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun hubungan spiritual, sosial, dan emosional dengan masyarakat. Melalui doa dan ibadah, kita mendapat energi moral untuk menjaga Maluku agar tetap aman dan damai,” ujar Kapolda.Kapolda menegaskan bahwa pendekatan spiritual adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis. Menurutnya, ketulusan ibadah akan membentuk pribadi yang sabar, rendah hati, dan penuh kasih sayang, sehingga mampu menjadi penopang kerukunan antarwarga.“Kita ingin masyarakat Maluku menjadi pelopor kerukunan dan kedamaian. Dari masjid, gereja, dan rumah ibadah lainnya, lahirlah energi positif yang menuntun kita hidup berdampingan, menghargai perbedaan, serta menjauhi kekerasan,” jelasnya.Dalam pesannya, Kapolda mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Ia mendorong jamaah untuk aktif menjaga lingkungan, menjalin komunikasi dengan aparat keamanan, serta tidak segan melaporkan potensi terjadinya gangguan kamtibmas.“Mari kita jaga Maluku dengan hati yang ikhlas. Bila ada masalah, jangan diselesaikan dengan kekerasan atau emosi, serahkan pada aturan hukum. Polri siap mendampingi masyarakat dalam menjaga kedamaian,” tegasnya.Kapolda menambahkan, dengan kolaborasi kuat antara Polri dan masyarakat, Maluku akan semakin dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena kerukunan dan rasa persaudaraannya.Mengakhiri arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jamaah Masjid Al-Kautsar. Ia mengajak umat untuk terus menebarkan kebaikan di tanah Maluku tercinta.“Mari kita rawat keamanan, persaudaraan, dan kedamaian. Karena dengan itu Maluku bisa semakin maju. "Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae",” seru Kapolda yang disambut antusias jamaah. PNO-12 29 Sep 2025, 16:27 WIT
Jalin Silaturahmi ke Gereja Maranatha, Kapolda Maluku: Jaga Keamanan dan Perdamaian Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, terus memperkuat hubungan kebersamaan dan membangun komunikasi lintas agama melalui kegiatan Silaturahmi Kamtibmas. Pada Minggu pagi (28/9), Kapolda kembali berkunjung di Gereja Maranatha Kota Ambon, bertemu secara langsung dengan pimpinan gereja, majelis jemaat, serta umat Kristiani.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Lantas, dan Wadir Intelkam Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Kapolsek Sirimau beserta personel. Dari pihak gereja, hadir Ketua Klasis Kota Ambon Pdt. Riko Rikumahu, S.Th., Pdt. Wem Pariana, majelis jemaat, perangkat gereja, serta umat Gereja Maranatha Kota Ambon.Kapolda Irjen Dadang Hartanto menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh para jemaat. Kehadiran Kapolda di Gereja Maranatha merupakan bagian dari komitmen Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan di wilayah Maluku.“Keamanan merupakan bagian terpenting dalam setiap aktivitas manusia. Tanpa keamanan, seluruh aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan keagamaan tidak dapat berjalan dengan baik,” kata Kapolda.Menurutnya, kondisi Maluku kini dalam keadaan kondusif. Ini terlihat dan dirasakan secara nyata melalui jalannya berbagai aktivitas masyarakat secara lancar. Anak-anak dapat berangkat sekolah, ibu-ibu beraktivitas di pasar, dan para pekerja melaksanakan tugasnya tanpa hambatan. Situasi keamanan seperti ini, tegas Kapolda, tidak hadir dengan sendirinya, tetapi hasil dari usaha dan kerja sama yang sungguh-sungguh seluruh elemen masyarakat bersama aparat keamanan.Kapolda memberikan analogi menarik dengan membandingkan keamanan dengan kesehatan. Ia menjelaskan, orang sehat sering kali tidak menyadari betapa berharganya kesehatan, hingga kesehatan tersebut hilang. Begitu pula dengan keamanan, masyarakat baru akan merasakan betapa mahalnya rasa aman ketika kondisi itu terganggu.“Keamanan adalah anugerah yang harus terus diusahakan melalui doa, upaya, dan pengorbanan. Polri, TNI, dan stakeholder lainnya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Tugas kita semua adalah menjaga agar keamanan ini tetap terpelihara,” pintanya.Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan peran masyarakat untuk tidak menjadi pelaku ataupun korban gangguan kamtibmas, serta tidak memprovokasi situasi yang berpotensi menimbulkan konflik.Kesadaran masyarakat untuk menjauhi pola pikir main hakim sendiri, tambah Kapolda sangat penting untuk diperhatikan. Apabila terjadi permasalahan, masyarakat diimbau menyerahkan penyelesaiannya pada mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui aksi balasan yang justru dapat memperburuk keadaan.“Hidup tidak selalu dalam keadaan aman. Namun, ketika kita menghadapi masalah, mari bersikap sabar, jangan menjadi provokator, dan jangan mengajak kelompok melakukan tindakan balasan. Anak-anak kita tidak boleh lagi merasakan konflik seperti yang pernah terjadi di masa lalu. Cukup kita yang pernah mengalaminya,” tegas Kapolda.Ia menambahkan, keberagaman latar belakang agama, suku, dan budaya di Maluku adalah karunia yang harus dirawat. Menurutnya, manusia tidak bisa memilih lahir dari kelompok mana, tetapi selalu memiliki pilihan untuk melakukan kebaikan.Dalam penjelasannya, Kapolda juga menyampaikan sebuah perumpamaan. Ia menggambarkan bahwa keamanan dan ketertiban ibarat tanah yang subur.“Makin aman dan damai suatu wilayah, maka kehidupan akan tumbuh subur, menghasilkan buah yang manis, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Karena itu, mari kita rawat keamanan ini bersama-sama,” ungkapnya.Kapolda bertekad saat tiba di Maluku menjalankan tugas, ingin memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat serta berkontribusi membangun daerah ini agar semakin maju. Namun, tekad itu, tegas Kapolda, tidak bisa diwujudkan tanpa dukungan masyarakat.“Saya memiliki tekad kuat untuk memajukan Maluku. Tetapi saya sadar, Polri tidak bisa bekerja sendiri. Saya memerlukan dukungan, doa, dan partisipasi dari seluruh masyarakat, termasuk jemaat Gereja Maranatha yang saya cintai,” pungkasnya.Kehadiran Kapolda Maluku di Gereja Maranatha disambut baik oleh seluruh jemaat, menandai komitmen nyata Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat lintas iman di Maluku.Mengakhiri arahannya, Kapolda menyampaikan seruan khas yang penuh semangat:“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, merawat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan. Maluku tarus biking bae, basudara tarus biking bae”.Seruan tersebut disambut dengan tepuk tangan para jemaat sebagai tanda tekad bersama dalam menjaga Maluku tetap aman, damai, dan rukun di tengah keberagaman. PNO-12 29 Sep 2025, 16:18 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Pos Pam Terpadu Tugu Trikora: Tegaskan Sinergi TNI-Polri Dalam Melayani Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, menegaskan pentingnya soliditas aparat dalam menjaga keamanan masyarakat. Hal itu disampaikan Kapolda saat melaksanakan Peninjauan Pos Pengamanan (Pos Pam) Terpadu Tugu Trikora yang berada di pusat Kota Ambon, Minggu (28/9). Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Direktur Lantas Polda Maluku, Kapolresta Pulau Ambon & Pulau-Pulau Lease, Wakapolresta, serta personel gabungan TNI-Polri yang bertugas di Pos Pam Terpadu.Kapolda secara langsung memeriksa kesiapan personel, mulai dari kehadiran, kelengkapan individu, hingga inventaris yang dimiliki pos pengamanan. Pemeriksaan ini, kata Kapolda, merupakan bagian dari upaya memastikan pelayanan keamanan berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan.Tak hanya itu, Kapolda juga berdialog dengan para petugas mengenai situasi di lapangan serta tantangan yang dihadapi. Dengan pendekatan humanis, Ia memberikan ruang bagi anggota untuk menyampaikan kendala maupun masukan terkait pelaksanaan tugas.Dalam arahannya, Kapolda menekankan agar seluruh personel tetap menjaga semangat pengabdian meski menghadapi dinamika tugas yang kompleks di jantung Kota Ambon.“Pos Pam Terpadu ini adalah poros utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di pusat Kota Ambon. Saya minta rekan-rekan tetap tegak lurus, melayani masyarakat dengan tulus, menjaga kekompakan TNI-Polri, dan jangan lupa menjaga kesehatan pribadi,” pesannya.Kapolda juga memberikan arahan khusus kepada Kapolresta agar memastikan fasilitas dan kelengkapan personel terpenuhi sesuai dengan prosedur, sehingga anggota dapat menjalankan tugas secara maksimal.Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa keberadaan Pos Pam Terpadu bukan hanya sekadar sarana pengamanan, tetapi juga simbol kehadiran negara yang menjamin rasa aman bagi masyarakat. Soliditas TNI-Polri dalam menjaga keamanan, menurutnya, adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.“Sinergi TNI-Polri harus terus dijaga. Dari pos-pos pengamanan seperti ini, masyarakat melihat langsung bahwa aparat hadir untuk mereka, bekerja sama, dan siap menjaga Maluku tetap aman serta kondusif,” tegas Kapolda.Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Polda Maluku dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, menjaga stabilitas keamanan, serta memperkuat harmonisasi antara TNI, Polri, dan warga. PNO-12 29 Sep 2025, 16:04 WIT
Tenius Kogoya Kepala Suku Tingginambut Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden Prabowo Papuanewsonline.com, Puncak Jaya- Kepala suku  Tingginambut di  Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Tenius Kogoya menyampaikan terima Kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan  alat  pertanian dan bantuan ternak kepada kelompok tani dan kelompok peternakan, serta pembangunan Honai bagi masyarakat di distrik Tingginambut, Kabulaten Puncak Jaya." Saya sebagai kepala suku Tingginambut, menyampaikan terimaksih kepada bapak Presiden Prabowo, semoga Tuhan memberkati bapak Presiden, Wa Wa Wa," ucap Tenius Kogoya melalui sambungan telepon seluler  yang diterima, Minggu (28/9/2025).Tenius Kogoya mengatakan uluran tangan dari Presiden Prabowo secara langsung kepada masyarakat Tingginambut, merupakan suatu kebanggaan bagi dirinya dan masyarakat." Saya atas nama masyarakat Tingginambut sangat bangga, karena mendapat bantuan secara langsung bukan melalui perantara, atau  pemerintah daerah, melainkan melalui utusan langsung dari orang kepercayaan Bapak Presiden," Ujarnya.Tenius Kogoya berharap  bantuan langsung dari Presiden secara  langsung dapat terus dilakukan agar dapat mengatasi kesenjangan sosial di Papua, tetutama mengatasi kesenjangan sosial  di Kabupaten Puncak Jaya.Tenius Kogoya mengatakan bantuan dari Presiden yang diterima masyarakat berupa Bibit Babi dan Alat tani serta pembangunan Honai. " Ini merupakan kebutuhan pokok bagi kami yang selama ini belum  terpenuhi karena terkendala banyaknya kebutuhan lain bersama keluarga," Jelasnya.Diketahui kepala suku besar Tingginambut Tenius Kogoya merupakan  kepala suku yang disegani dan dipandang oleh masyarakat,  Ia merupakan keturunan dari pejuang pepera tahun 1969.(red) 28 Sep 2025, 12:28 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT