Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kemenko Polkam Kawal Pembentukan Tim P4GN di Papua
Papuanewsonline.com, Sorong –
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam)
menegaskan pentingnya pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di daerah otonomi baru
Papua. Upaya ini dipandang sebagai langkah strategis sekaligus mendesak untuk
menghadang ancaman narkoba yang kian serius di kawasan timur Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten
Deputi Bidang Koordinasi Penanganan Kejahatan Transnasional dan Luar Biasa
Kemenko Polkam, Brigjen Pol. Adhi Satya Perkasa, saat membuka Rapat Koordinasi
Pembentukan Tim Terpadu P4GN di Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (10/9/2025). “Papua bukan hanya menjadi
sasaran peredaran narkoba, tetapi juga wilayah strategis yang harus kita jaga
bersama. Karena itu, pembentukan tim terpadu P4GN di daerah otonomi baru
menjadi langkah mendesak dan strategis,” tegas Adhi. Adhi menjelaskan, pembentukan tim
terpadu P4GN bukan sekadar kewajiban administratif. Lebih jauh, tim ini
diharapkan menjadi wadah kolaborasi nyata yang melibatkan pemerintah daerah,
aparat keamanan, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga organisasi sosial. “Kita ingin agar pencegahan,
penindakan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat berjalan seimbang. Tidak
boleh parsial, tidak boleh sektoral,” tambahnya. Data terbaru Direktorat Reserse
Narkoba Polda Papua mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2025, terdapat lebih
dari 200 kasus narkoba dengan ratusan tersangka. Salah satu kasus terbesar
adalah pengungkapan dan pemusnahan ganja seberat belasan ton yang melibatkan
lima tersangka utama. “Skala peredaran narkoba di Papua
sudah sangat mengkhawatirkan. Karena itu sinergi lintas lembaga dan partisipasi
masyarakat sangat penting sebagai benteng pertama pencegahan,” ujar Direktur
Reskrim Narkoba Polda Papua, Kombes Pol. Alfian. Sementara itu, Kabid
Pemberantasan dan Intelijen BNNP Papua Barat Daya, Kombes Pol. Muhammad Zakiy,
mengungkapkan bahwa jalur distribusi narkoba di Papua sangat terbuka. Sorong
dan Manokwari kerap dijadikan pintu masuk ganja dari Papua Nugini, sementara
sabu diselundupkan lewat jalur udara dari Makassar dan Medan. “Jaringan ini sangat adaptif,
memanfaatkan celah transportasi dan sistem pengiriman. Karena itu pengawasan
harus semakin ketat,” jelas Zakiy. Selain penindakan, pemerintah
juga mendorong aspek rehabilitasi dan sosial. Kementerian Kesehatan menekankan
perlunya memperluas layanan rehabilitasi. Elly Hotnida Gultom, Administrator
Ahli Madya Kemenkes, menyebutkan lebih dari 10 ribu orang sudah mendapat
layanan rehabilitasi sepanjang 2025. Namun, tiga provinsi baru di Papua hingga
kini belum memiliki Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Di sisi lain, Kementerian Sosial
menekankan bahwa rehabilitasi sosial harus berbasis kearifan lokal.
“Keterlibatan tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda sangat penting agar program
lebih efektif diterima masyarakat,” jelas Asri Muninggar Sari, Pekerja Sosial
Ahli Muda Kemensos. Komitmen pemberantasan narkoba
juga datang dari pemerintah daerah. Marci Risa, Kabid Kesbangpol Papua,
menegaskan bahwa sejak 2016 Pemda bersama aparat keamanan, legislatif, dan
akademisi telah menandatangani pakta integritas pemberantasan narkoba. Komitmen
itu kembali ditegaskan dalam rakor kali ini. “Papua harus bebas dari miras dan
narkoba. Ini tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi muda,” ujarnya
penuh penekanan. Rapat koordinasi ini menandai
langkah konkret pemerintah pusat dan daerah untuk menyatukan barisan dalam
menghadapi ancaman narkoba. Bagi Papua, menjaga generasi muda dari bahaya
narkotika berarti menjaga kedaulatan dan masa depan bangsa Indonesia. (GF)
11 Sep 2025, 12:31 WIT
Wapres Gibran Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Batam
Papuanewsonline.com, Batam –
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama Ibu Selvi Ananda
meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri
1 Batam, Kepulauan Riau, Rabu (10/9/2025). Kunjungan ini merupakan tindak
lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang
Bersama DPR–DPD (15/8/2025), yang menekankan pentingnya menyiapkan generasi
Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif. Setibanya di sekolah, Wapres
disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Gibran langsung memasuki
ruang-ruang kelas untuk menyapa siswa yang tengah menikmati santap siang dari
program MBG. Menu kali itu terdiri dari nasi, ayam popcorn saus teriyaki,
rebusan sayur, susu, dan buah pepaya. Dengan ramah, Wapres menyapa para siswa
satu per satu sembari memperhatikan bagaimana mereka menikmati makanan yang
disajikan. Kepala SMK Negeri 1 Batam, Deden,
menyampaikan apresiasinya terhadap program MBG yang menurutnya sangat membantu
peserta didik. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program di sekolahnya berjalan
lancar, tertib, dan disambut positif oleh siswa maupun orang tua. “Distribusi makanan dilakukan
dengan baik, dengan menu yang bervariasi dan bergizi seimbang. Kami memastikan
setiap siswa mendapatkan haknya, sehingga kebutuhan gizi mereka tercukupi,”
jelas Deden. Ia juga menambahkan bahwa program
ini bukan hanya sekadar menyediakan makanan, tetapi juga memberi dampak pada
peningkatan semangat belajar dan konsentrasi siswa di kelas. Dalam kunjungannya, Wapres Gibran
menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus mengawal kualitas dan konsistensi
program MBG di seluruh Indonesia. “Program ini bukan hanya tentang
makanan, tetapi tentang masa depan anak-anak kita. Kita ingin mereka tumbuh
sehat, cerdas, dan siap bersaing. Maka dari itu, kualitas menu harus dijaga dan
distribusinya harus tepat sasaran,” tegas Gibran. Wapres juga menyampaikan bahwa
kehadiran orang tua, guru, serta masyarakat sangat penting dalam mendukung
keberhasilan program ini. Menurutnya, partisipasi aktif semua pihak akan
memastikan bahwa program MBG benar-benar memberikan manfaat yang maksimal. Salah seorang siswa SMK Negeri 1
Batam mengaku senang dengan adanya program MBG. Selain membantu menghemat biaya
makan, siswa merasa lebih bersemangat belajar karena kebutuhan gizinya
terpenuhi. “Senang sekali bisa makan enak
dan sehat setiap hari. Jadi lebih semangat ikut pelajaran,” ucapnya dengan
ceria. Pemerintah berharap program MBG
yang telah digulirkan di berbagai sekolah dapat mempersempit kesenjangan gizi
antarwilayah, sekaligus menjadi pondasi dalam membentuk generasi emas Indonesia
2045.(GF)
10 Sep 2025, 23:54 WIT
Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Banjir di Bali dan NTT
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir
yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT)
pada Rabu (10/9/2025). Melalui sambungan telepon resmi
dari Jakarta, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan hadir sepenuhnya dalam
meringankan beban masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kecepatan dan
ketepatan dalam setiap langkah penanganan. “Saya turut berduka cita yang
sedalam-dalamnya untuk semua korban terdampak bencana banjir di Bali dan NTT.
Pemerintah akan memastikan seluruh kekuatan negara digerakkan untuk membantu
saudara-saudara kita,” ujar Presiden Prabowo. Dalam arahannya, Presiden meminta
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian dan
lembaga terkait untuk segera berada di lokasi bencana. Ia menekankan bahwa
distribusi bantuan harus dipastikan menjangkau semua korban tanpa terkecuali. “Kita harus bergerak cepat,
jangan sampai ada warga yang tidak terjangkau bantuan. Semua kebutuhan dasar
masyarakat harus segera terpenuhi,” tegasnya. Menindaklanjuti instruksi
Presiden, Kepala BNPB langsung bertolak ke Bali untuk memimpin penanganan
tanggap darurat. Fokus utama saat ini adalah evakuasi, pencarian dan
pertolongan korban, serta pemenuhan logistik dasar bagi ribuan warga terdampak. Sebelumnya, BNPB juga telah
menyalurkan bantuan awal berupa perahu karet dan mesin, tenda pengungsi, paket
sembako, matras, selimut, pompa alkon, hingga dukungan dana darurat untuk
mempercepat proses penanganan di lapangan. Selain BNPB, sejumlah kementerian
terkait termasuk Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan,
dan TNI-Polri juga dikerahkan untuk memperkuat penanganan bencana. Prabowo menegaskan bahwa sinergi
lintas sektor adalah kunci agar pemulihan dapat berlangsung cepat dan tepat.
Pemerintah daerah pun diminta aktif melaporkan kebutuhan tambahan agar segera
ditindaklanjuti pusat. Dalam pesannya, Presiden Prabowo
mengajak masyarakat untuk saling membantu dan menjaga solidaritas di tengah
musibah ini. “Bencana ini adalah ujian berat,
namun saya yakin dengan kebersamaan kita akan mampu bangkit. Negara hadir,
rakyat Indonesia hadir, kita lalui ini bersama-sama,” pungkasnya.(GF)
10 Sep 2025, 23:48 WIT
Wakapolda Maluku Tinjau Gerakan Pangan Murah di Ambon
Papuanewsonline.com, Ambon – Upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. Pada Rabu (10/9/2025) pagi, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, meninjau langsung kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar di kawasan Pantai Losari, Kota Ambon.Program tersebut merupakan hasil kerjasama antara Polda Maluku melalui Direktorat Binmas, Perum Bulog Kanwil Maluku, dan PT. Rajawali Nusindo Indonesia Cabang Ambon. Salah satu kegiatan yang menjadi prioritas Polri ini mendapatkan perhatian luas dari masyarakat yang antusias dalam program tersebut. Gerakan pangan murah menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Seperti gula pasir sebanyak 240 kg dijual seharga Rp17.500/kg, beras 9 ton kemasan 5 kg seharga Rp60.000/karung, bawang merah 50 kilogram seharga Rp36.000/kg, bawang putih 50 kilogram Rp26.000/kg, telur ayam 30 rak seharga Rp50.000/rak, serta minyak goreng 240 liter dengan harga Rp15.000/liter.Antusiasme masyarakat sangat tinggi menyambut gerakan pangan murah. Ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang rela mengantri membeli kebutuhan pokok. Sejumlah barang seperti telur ayam, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih habis terjual hanya dalam waktu singkat. Sementara itu, komoditas beras dan gula masih tersedia dan terus dijual hingga kegiatan berakhir.Sejumlah pejabat utama Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan ini, yaitu Direktur Reserse Narkoba, Kabidkum, Kabid TIK, Kabidkeu, serta perwakilan dari Bulog dan Rajawali Nusindo. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan penuh terhadap sinergi antara kepolisian, BUMN, dan pelaku usaha dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah."Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerjasama dalam kegiatan gerakan pangan murah," kata Wakapolda di sela-sela kegiatan.Wakapolda berharap gerakan pangan murah dapat bermanfaat dalam membantu masyarakat.Polda Maluku berharap ke depan program pangan murah dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat Maluku. PNO-12
10 Sep 2025, 16:10 WIT
Masuki 77 Tahun Pengabdian, Polwan Polda Maluku Hadir Membawa Harapan Bagi Warga Desa Hunuth
Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Polisi Wanita Republik Indonesia, Polwan Polda Maluku menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan ratusan paket sembako kepada masyarakat terdampak konflik di Desa Hunuth, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Rabu (10/9).Bakti sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT Polwan RI ke-77, yang secara nasional mengangkat tema: “Polri Untuk Masyarakat." Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kompol Helda Misse Siwabessy, S.H., M.H, selaku Pakor Polwan Polda Maluku kepada Posko Bantuan Desa Hunuth, yang diterima oleh petugas posko, ibu Ivon Siahaya dan ibu Ven Hursepuny. Posko ini masih menampung 8 KK pengungsi korban bentrok antarwarga Hitu–Hunuth yang terjadi beberapa waktu lalu.“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian Polwan dalam memperingati Hari Jadi kami yang ke-77. Kami hadir untuk berbagi dan mendukung warga yang masih menghadapi kesulitan pascabentrok,” ujar Kompol Helda Misse Siwabessy, S.H., M.H, Pakor Polwan Polda Maluku.Menurut informasi dan data yang ada pada Posko Bantuan Ds. HUNUT, BAHWA Hingga hari ini, tercatat masih terdapat 8 Kepala Keluarga (KK) yang belum dapat kembali ke rumah mereka karena tempat tinggal mereka hangus terbakar saat insiden bentrok dan masih dalam proses perbaikan. Mereka sementara ditampung di Posko Hunuth yang dikelola secara mandiri oleh warga dan relawan.Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kompol Helda, didampingi Kompol Levina Paunno, S.Sos, AKP Irma Masloman, S.H, serta belasan personel Polwan lainnya dari Polda Maluku dan Polresta Ambon. Aksi sosial ini merupakan instruksi langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, yang terus mendorong jajarannya, termasuk Polwan, untuk aktif dalam kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan.Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang terdiri dari:200 kg beras300 butir telur ayam30 karton air mineral20 kg gula pasir20 pak daun teh20 karton mi instan200 sachet susu200 sachet kopi20 bungkus biskuit“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban, tapi juga menjadi simbol kehadiran Polwan sebagai bagian dari masyarakat. Di usia ke-77 ini, kami ingin terus hadir, melayani, dan menjadi solusi,” tambah Kompol Helda.Peringatan HUT Polwan RI ke-77 tahun ini menjadi momentum bagi para srikandi kepolisian untuk memperkuat peran sosial mereka di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, Polwan juga tampil sebagai pengayom dan sahabat kemanusiaan yang tanggap terhadap persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.Kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia sampai ke Polres jajaran sebagai bagian dari komitmen Polwan untuk terus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa, sejalan dengan semangat Polri yang Presisi dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. PNO-12#MalukuTarusBikingBae#BasudaraTarusBikingBae
10 Sep 2025, 16:00 WIT
Kemenko Polkam Dorong Sinergi Hadapi Ketidakpastian Global
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Situasi dunia kian dipenuhi ketidakpastian. Konflik Rusia–Ukraina yang tak
kunjung reda, ketegangan Israel–Iran yang terus membara, hingga rivalitas Tiongkok–Taiwan
di Asia Timur, semuanya menjadi rangkaian dinamika global yang berdampak luas,
termasuk bagi Indonesia. Dalam menghadapi kondisi
tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa
Kemenko Polkam, Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono, menegaskan pentingnya sinergitas
antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat
memimpin Rapat Koordinasi Kajian Publik tentang Kontingensi Konflik Global yang
Mempengaruhi Stabilitas Nasional, di Jakarta, Selasa (9/9/2025). “Sinergi adalah kunci. Kita tidak
boleh sekadar menjadi penonton dalam percaturan dunia. Indonesia harus mampu
berdiri tegak sebagai bangsa yang tangguh menghadapi berbagai dinamika global,”
tegas Purwito. Purwito menjelaskan, dampak dari
konflik global tidak hanya berhenti di negara-negara yang terlibat langsung,
tetapi menjalar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beberapa potensi ancaman yang
perlu diwaspadai antara lain: Kenaikan harga energi akibat ketidakpastian
pasokan minyak dan gas, gangguan pasok pangan global yang bisa memicu inflasi, risiko
serangan siber terhadap infrastruktur vital negara dan derasnya arus
disinformasi yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan politik. “Semua faktor ini tidak hanya
menekan sektor ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu keresahan sosial dan
menguji ketahanan nasional kita,” ungkap Purwito. Sebagai negara kepulauan yang
terletak di jantung Indo-Pasifik, Indonesia memiliki kerentanan sekaligus
tanggung jawab besar. Menurut Purwito, setiap gejolak global akan cepat
beresonansi ke dalam negeri. “Kita harus menyadari bahwa
posisi strategis ini menjadikan Indonesia tidak hanya rawan terdampak, tetapi
juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan,” ujarnya. Purwito menekankan bahwa rapat
koordinasi ini bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga wadah untuk membangun
kesamaan persepsi dan merumuskan langkah konkret. “Hasil dari forum ini diharapkan
menghasilkan sebuah dokumen strategis yang tidak hanya bersifat konseptual,
tetapi juga aplikatif, sehingga bisa dijalankan oleh kementerian dan lembaga
sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tegasnya. Dalam penutupannya, Kemenko
Polkam menegaskan bahwa pemahaman yang komprehensif dan mendalam tentang
dinamika global menjadi prasyarat mutlak untuk merumuskan strategi kebijakan
nasional. “Indonesia harus terus memperkuat
ketahanan nasional dengan melibatkan semua elemen bangsa. Pemerintah,
akademisi, dan masyarakat harus berjalan bersama dalam satu visi besar: menjaga
kedaulatan dan keutuhan NKRI di tengah guncangan dunia,” pungkas Purwito.(GF)
10 Sep 2025, 15:19 WIT
Rakernis Ditlantas Polda Maluku 2025: Polantas Siap Hadapi Tantangan Digital
Papuanewsonline.com, Ambon –
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku menggelar Rapat Kerja Teknis
(Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2025, Selasa (9/9/2025), di Hotel
Golden Palace, Kota Ambon. Kegiatan tahunan ini dibuka secara resmi oleh Dirlantas
Polda Maluku, Kombes Pol Yudi Kristanto, S.I.K., dengan mengusung tema “Polantas
Presisi di Era Digital Mendukung Terwujudnya Asta Cita untuk Masyarakat.” Rakernis menjadi ruang penting
untuk menyatukan persepsi, memperkuat strategi, serta mengevaluasi kinerja
jajaran Polantas di seluruh Maluku dalam menghadapi dinamika lalu lintas yang
kian kompleks. “Keteraturan di jalan adalah
wajah peradaban bangsa. Keselamatan harus ditempatkan sebagai prioritas utama.
Bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga menyangkut upaya menyelamatkan
nyawa manusia,” tegas Kombes Yudi dalam arahannya. Kegiatan ini dihadiri oleh
pejabat utama Ditlantas Polda Maluku, para Kasat Lantas, serta operator lalu
lintas dari seluruh Polres/ta se-Maluku. Tidak hanya internal Polri, forum ini
juga melibatkan pemangku kepentingan eksternal seperti Jasa Raharja, Dinas
Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Bappeda Provinsi Maluku. Kehadiran berbagai pihak tersebut
menandai kuatnya komitmen lintas sektor dalam menghadapi tantangan lalu lintas,
terutama upaya menekan angka kecelakaan yang masih menjadi pekerjaan rumah
besar di wilayah Maluku. “Angka kecelakaan bukan hanya
data statistik, melainkan tragedi sosial yang menyentuh banyak keluarga. Karena
itu, penyelesaiannya tidak bisa parsial. Dibutuhkan kerja sama semua pihak,
dari infrastruktur, edukasi pengguna jalan, hingga penegakan hukum terhadap
pelanggaran seperti ODOL (Over Dimension and Over Loading),” ujar Dirlantas. Sebagai bentuk motivasi, Rakernis
juga menghadirkan momen penghargaan. Kepala Kanwil Jasa Raharja Maluku
memberikan apresiasi kepada tiga Polres dengan kinerja terbaik dalam mendukung
program lalu lintas berbasis data: Polres Maluku Tengah: Atas
kecepatan dan ketepatan input data kecelakaan. Polres Seram Bagian Timur: Atas
upaya nyata dalam menurunkan angka kecelakaan. Polres Maluku Tenggara: Atas
konsistensi keterisian data kepemilikan kendaraan bermotor. Penghargaan ini diharapkan
menjadi pelecut semangat bagi jajaran lalu lintas lainnya untuk meningkatkan
profesionalisme berbasis data dan teknologi. Tidak hanya fokus pada evaluasi
internal, Rakernis juga diisi dengan berbagai paparan narasumber eksternal.
Materi yang dibahas mencakup inovasi layanan digital, strategi kampanye
keselamatan lalu lintas berbasis komunitas, hingga peningkatan koordinasi
antarinstansi dalam penanganan lalu lintas. Melalui forum ini, Ditlantas
Polda Maluku menegaskan visinya untuk menghadirkan Polantas presisi—yakni
profesional, responsif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus
tetap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Polantas bukan hanya penjaga
lalu lintas, tetapi juga pelayan masyarakat yang setiap hari hadir di jalanan.
Dengan dukungan teknologi digital, kita ingin wujudkan pelayanan yang cepat,
transparan, dan akuntabel,” pungkas Kombes Yudi. Rakernis 2025 ini diharapkan
dapat menghasilkan langkah-langkah nyata yang berimplikasi langsung pada peningkatan
keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas
(Kamseltibcarlantas) di seluruh Maluku.(GF)
09 Sep 2025, 22:33 WIT
Kapolda Maluku Ajak Mahasiswa UIN Ambon Jadi Garda Terdepan Jaga Kamtibmas
Papuanewsonline.com, Ambon –
Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon dipadati ratusan
mahasiswa pada Selasa (9/9/2025). Mereka hadir untuk mengikuti kuliah umum yang
disampaikan langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto,
S.H., S.I.K., M.Si., bertema “Peran Generasi Muda Maluku dalam Menjaga
Kamtibmas di Era Digital.” Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid
Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., Rektor UIN Ambon Dr.
Abidin Wakano, M.Ag., para wakil rektor, dekan, serta pejabat kampus lainnya.
Kehadiran Kapolda memberikan nuansa berbeda, karena tidak sekadar kuliah
formal, melainkan dialog inspiratif yang membangkitkan semangat kebangsaan di
kalangan mahasiswa. Dalam paparannya, Kapolda Dadang
menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai motor perubahan
bangsa, khususnya di Provinsi Maluku yang masih menyimpan sejarah konflik
sosial. “Adik-adik semua adalah harapan
bangsa. Masa depan Maluku dititipkan di tangan kalian. Tanpa keamanan, tidak
ada pembangunan. Dan tanpa pembangunan, kesejahteraan tidak akan pernah
tercapai,” tegasnya. Ia menambahkan, menjaga keamanan
dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukan hanya tugas aparat, melainkan
tanggung jawab kolektif seluruh elemen, termasuk pemuda dan mahasiswa. Kapolda juga mengingatkan
mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, arus
informasi yang begitu deras di era digital harus diimbangi dengan kemampuan
berpikir kritis. “Bijaklah dalam menyikapi
informasi. Jangan asal percaya, jangan asal membagikan. Jadilah penyaring
informasi, bukan penyebar provokasi. Karena satu klik bisa membawa dampak besar
bagi masyarakat,” ujarnya. Ia mengingatkan agar mahasiswa
tidak mudah terbawa emosi atau ikut terprovokasi dalam konflik horizontal yang
terkadang dipicu oleh isu sepele. Kapolda menyoroti maraknya aksi
kekerasan di beberapa wilayah Maluku yang seringkali dipicu oleh minuman keras
saat acara keramaian. “Kekerasan kerap lahir dari hal
sepele. Di sinilah pentingnya peran pemuda sebagai penengah. Pemuda hari ini
harus berpikir sebagai pemimpin masa depan—punya visi, konsep, dan solusi,
bukan hanya reaktif,” jelasnya. Selain membahas soal keamanan,
Kapolda Dadang mendorong mahasiswa untuk terus menimba ilmu, menggali potensi
diri, serta berperan sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat. “Belajarlah tanpa henti, karena
ilmu adalah kunci berkembang. Mahasiswa juga harus berani menyuarakan kebenaran
dan meluruskan yang menyimpang dari nilai sosial maupun hukum,” pesannya. Ia juga menekankan pentingnya
peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. “Keluarga yang harmonis,
khususnya peran seorang ibu, sangat penting untuk mewujudkan Kamtibmas yang
kondusif. Jika keluarga kuat, maka masyarakat kuat. Dan bila masyarakat kuat,
ekonomi akan tumbuh, kesejahteraan meningkat,” tandasnya. Rektor UIN Ambon, Dr. Abidin
Wakano, M.Ag., dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Kapolda Maluku di
kampus mereka. Ia menyebut kuliah umum tersebut sebagai momentum berharga yang
memberikan wawasan baru bagi mahasiswa. “Ini adalah pembelajaran penting.
Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga praktik langsung
bagaimana membangun kesadaran sosial dan tanggung jawab sebagai warga bangsa,”
ujarnya. Acara ditutup dengan sesi tanya
jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa terlihat antusias mengajukan
pertanyaan seputar keamanan digital, peran kepolisian dalam penegakan hukum,
hingga isu-isu sosial di Maluku.(GF)
09 Sep 2025, 22:29 WIT
Polisi dan Ojol Perkuat Silaturahmi di Polda Riau
Papuanewsonline.com, Pekanbaru – Kehangatan dan
kebersamaan terlihat jelas di halaman Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau,
Selasa (9/9/2025). Ratusan pengemudi ojek online (ojol) berbaur dengan jajaran
kepolisian dalam sebuah kegiatan yang penuh makna: olahraga bersama, doa bersama,
hingga makan siang bareng yang membangun suasana kekeluargaan. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda
Riau, Irjen Herry Heryawan, didampingi Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo, serta
pejabat utama Polda Riau lainnya. Momentum silaturahmi itu diawali dengan doa
khusus untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, salah seorang pengemudi ojol
yang telah berpulang. “Salam satu aspal! Saya merasa
senang dan bangga karena hari ini kita bisa berkumpul bersama seluruh aplikator
ojol. Kita olahraga bareng, kita bahagia bareng, dan tentu kita berdoa bersama,”
ujar Irjen Herry disambut tepuk tangan hangat peserta. Kapolda menekankan bahwa
kehadiran para driver ojol bukan sekadar mitra, tetapi bagian dari kekuatan
sosial yang mendukung program kepolisian. Ia bahkan mengaitkan warna seragam
hijau para pengemudi ojol dengan program Green Policing yang tengah digalakkan
Polda Riau. “Saya melihat warna hijau itu
fundamental. Hijau ada di GoJek, ada di Grab, dan hari ini menjadi simbol
bagaimana kita menyatu dalam semangat menghijaukan lingkungan. Alam semesta
mendukung kolaborasi ini,” tutur jenderal bintang dua lulusan Akpol 1996 itu. Kegiatan ini tak berhenti pada
olahraga kebersamaan. Polda Riau juga menggelar sejumlah program sosial yang
disambut antusias para driver ojol, mulai dari Gerakan Pangan Murah hasil kerja
sama dengan Bulog, pembuatan SIM gratis, hingga pembagian bibit pohon untuk
mendukung gerakan Riau Hijau. “Pembuatan SIM gratis berlaku
untuk SIM A, SIM C, maupun SIM D. Silakan manfaatkan momen ini, karena ini
bagian dari apresiasi kami untuk rekan-rekan ojol,” jelas Kapolda. Dengan adanya program tersebut,
ratusan ojol tampak bersemangat mengantre untuk mendapatkan layanan, sembari
berinteraksi dengan jajaran polisi. Lebih jauh, Kapolda Riau juga
menegaskan bahwa kepolisian terbuka terhadap segala bentuk aspirasi maupun
kritik dari komunitas ojol. Ia menyebut kebersamaan hanya bisa dibangun jika
kedua belah pihak saling mendengarkan dan menghargai. “Kalau ada permasalahan,
komunikasikan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Kami terbuka
terhadap aspirasi, kritik, maupun saran. Semua ini demi bonume commune, untuk
kebaikan dan kesejahteraan bersama,” tandasnya. Acara ditutup dengan makan siang
bersama yang penuh keakraban. Polisi dan para driver ojol duduk berjejer tanpa
sekat, menikmati hidangan sambil berbagi cerita. Suasana guyub itu seakan
menegaskan bahwa hubungan antara aparat keamanan dan komunitas ojol bukan hanya
sebatas kerja sama fungsional, melainkan hubungan sosial yang erat dan saling
mendukung. Kapolda berharap komunitas ojol
dapat terus mendukung program Riau Hijau melalui gerakan Green Policing dengan
ikut menanam serta merawat bibit pohon yang telah dibagikan.(GF)
09 Sep 2025, 21:50 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru