logo-website
Sabtu, 27 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Pemkab Mimika Jalani Audit BPK, Bupati Tekankan Laporan Harus Transparan dan Akurat Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan keuangan secara menyeluruh yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini disampaikan Bupati Johannes Rettob dalam apel pagi yang digelar di lingkungan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, sekaligus menekankan pentingnya keterbukaan dan ketelitian dalam setiap tahapan pemeriksaan tersebut. (04/05/26)Bupati meminta kepada seluruh pimpinan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah untuk menyusun dan menyajikan laporan kinerja serta keuangan secara tepat, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Ia juga mengingatkan agar pihak instansi bersikap terbuka serta menjalin komunikasi yang baik dengan tim pemeriksa. Apabila ditemukan kekeliruan administrasi, kelebihan, maupun kekurangan dalam pembayaran, hal tersebut harus segera ditindaklanjuti sebagai bentuk tanggung jawab bersama.Selain membahas proses audit, Bupati juga menyampaikan rencana untuk melakukan penempatan kembali pegawai ke sejumlah dinas yang baru dibentuk. Bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, ia menyatakan bahwa proses pergeseran jabatan ini masih memerlukan proses dan persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara, sehingga pelaksanaannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan.Ia berharap seluruh jajaran tetap bekerja dengan baik, menjaga kekompakan, dan memahami setiap tahapan prosedur yang berlaku. Kerja sama dan koordinasi yang baik antar pihak dinilai sangat penting, baik untuk kelancaran proses pemeriksaan yang sedang berlangsung maupun untuk persiapan penempatan tugas ke depannya.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:41 WIT
Pelantikan Eselon Dipastikan Sah, Bupati Boven Digoel Minta Polemik Diakhiri Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP., menegaskan bahwa proses pelantikan pejabat eselon III dan IV yang dilaksanakan pada 17 Maret 2026 berjalan sah dan sesuai dengan seluruh peraturan serta prosedur yang berlaku. Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin apel bersama seluruh Aparatur Sipil Negara dan tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Daerah, Senin (4/5/26).Ia menekankan bahwa penjelasan yang telah disampaikan oleh pimpinan daerah, Inspektorat, dan bagian hukum sudah cukup jelas untuk dipahami semua pihak. Bahkan, koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara serta keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan telah memastikan bahwa proses tersebut tidak memiliki masalah apapun. Oleh karena itu, Bupati meminta agar tidak ada lagi pihak yang mempermasalahkan hal ini hingga ke tingkat legislatif maupun pemerintah pusat.Bupati juga memerintahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk menyiapkan peraturan dan memberikan sanksi tegas bagi pihak yang masih berupaya mempersoalkan keputusan tersebut. Ia juga mengingatkan bahwa penempatan dan pergeseran jabatan merupakan hak prerogatif kepala daerah yang hanya dapat dinilai oleh lembaga berwenang di tingkat nasional.Di samping itu, ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk segera mempercepat pelaksanaan program kerja dan penyerapan anggaran yang masih berjalan lambat. “Semoga dengan kepastian ini, seluruh aparat dapat bekerja dengan tenang dan fokus, sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” harapnya.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:39 WIT
Bupati Mimika Larang Pembentukan Kelompok Di Lingkungan Kerja, Ajak Bersatu Bangun Daerah Papuanewsonline.com, Timika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, dengan tegas memerintahkan seluruh pimpinan dan pegawai Organisasi Perangkat Daerah untuk menghentikan praktik pembentukan kelompok-kelompok atau blok-blok di lingkungan kerja. Pernyataan ini disampaikannya saat memimpin apel pagi di lapangan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (4/5/2026).Ia menyoroti bahwa fenomena tersebut kerap muncul akibat sentimen ketika terjadi pergantian pimpinan di suatu instansi. Masih ditemukan sikap sebagian pegawai yang hanya berpihak pada pemimpin lama dan enggan bekerja sama dengan pemimpin yang baru menjabat. “Kita semua sama, tidak ada perbedaan. Kalau kita kompak, tugas pelayanan kepada masyarakat pasti akan berjalan lebih baik,” tegasnya.Selain mengutamakan kebersamaan, Bupati juga mengingatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok, fungsi, serta peraturan yang berlaku. Ia mendorong setiap pegawai untuk melakukan evaluasi diri demi meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik yang diberikan kepada warga.Lebih lanjut, ia berharap seluruh aparatur memiliki integritas, dedikasi, disiplin, dan kemampuan berpikir yang inovatif. Dengan sikap dan kemampuan tersebut, diharapkan setiap pegawai dapat memberikan kontribusi nyata dan berperan aktif dalam mewujudkan kemajuan pembangunan di Kabupaten Mimika.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:29 WIT
Bupati Mimika Ingatkan Asn Untuk Bekerja Dengan Berani Dan Profesional Papuanewsonline.com, Timika – Memasuki triwulan kedua tahun 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kedisiplinan dan mengevaluasi kinerja secara menyeluruh. Hal ini disampaikannya usai memimpin apel pegawai di Pusat Pemerintahan SP 3, Senin (4/5/2026). Ia menekankan bahwa pelaksanaan program kerja harus segera dipercepat agar target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kerja sama yang baik antarinstansi. Ia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah untuk memperkuat koordinasi dan menyusun laporan realisasi kegiatan serta keuangan secara transparan dan berkala. “Setiap proses kerja harus memiliki pertanggungjawaban yang jelas. Segera identifikasi kendala yang ada dan selesaikan dengan langkah yang tepat dan cepat,” tegasnya.Selain persoalan teknis, Bupati juga menyoroti sikap kerja sejumlah pegawai. Ia menyebut masih banyak laporan yang masuk menyatakan bahwa ada ASN yang enggan bergerak karena diliputi rasa khawatir yang tidak beralasan. “Bapak dan ibu tidak perlu ragu atau takut. Fokuslah melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai aturan yang berlaku,” pesannya.“Dengan bekerja secara profesional dan berani mengambil langkah yang benar, maka pelayanan kepada masyarakat akan berjalan lancar tanpa hambatan yang tidak perlu. Semoga semangat kerja ini terus terjaga demi kemajuan Kabupaten Mimika yang kita cintai bersama,” harap Bupati menutup arahannya.  Penulis: Jid Editor: GF 04 Mei 2026, 17:15 WIT
Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal Papuanewsonline.com, DIY - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh masyarakat. Hal itu disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (3/5/2026). "Dan ke depan kita harapkan Polda DIY betul-betul bisa memberikan pelayanan yang optimal terhadap Daerah Istimewa Yogyakarta yang kita kenal sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan," kata Sigit di Mapolda DIY, Minggu (3/5/2026). Pembangunan ini sendiri bertajuk 'Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono'. Sigit mengapresiasi Pemprov DIY terkait seluruh dukungan terkait pembangunan Mapolda Yogyakarta. "Jadi ini adalah bentuk dukungan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan yang tentunya kita memahami bahwa ini adalah titipan amanah terkait dengan pembangunan ini sebagaimana tema dari pembangunan Mapolda yaitu Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono," ujar Sigit. Sebagaimana artinya, Sigit meminta agar jajarannya bisa menjaga, memperbaiki dan menciptakan keindahan serta keharmonisan bermasyarakat yang tentunya ini sejalan dengan Tri Brata dan Catur Prasetya. "Dan juga kami juga mendapatkan amanah agar ke depan gedung Polda DIY ini dibangun dengan konsep smart city, tadi kita mendapatkan amanah dari Bapak Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono titipan dari masyarakat Yogya agar gedung ini tidak hanya berdiri sebagai gedung yang hanya fisiknya saja tapi juga bisa melaksanakan fungsinya untuk bisa tampil sebagai pelayanan kepolisian yang memiliki kemampuan data driven police hub, social listening and sentiment intelligence system, cyber security defense center serta decision intelligence and knowledge system," papar Sigit.Karenanya, Sigit menekankan, jajaran Polda DIY harus mendukung konsep dari Daerah Istimewa Yogyakarta. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari seluruh para pemangku jabatan, pemangku kepentingan dan juga harapan besar dari masyarakat Yogya terhadap kinerja Polri untuk betul-betul bisa profesional, dekat dan dicintai masyarakat," tutup Sigit. PNO-12 04 Mei 2026, 10:36 WIT
SK Kepala Kampung Ayuka Berakhir 2025 dan Belum Diperpanjang, Kegiatan Pembangunan Terhambat Papuanewsonline.com, Mimika — Surat Keputusan (SK) masa jabatan Kepala Kampung Ayuka, Distrik Mimika Tengah, berakhir pada tahun 2025 dan hingga kini belum diperpanjang. Akibatnya, tidak ada realisasi kegiatan pembangunan dari dana pemerintah di kampung tersebut sepanjang tahun ini.Hal itu disampaikan Kepala Kampung Ayuka, Fransiskus Mitapo, saat diwawancarai Media papuanewsonline,com, Jumat 30 April 2026.SK Berakhir 2025, Belum Ada SK Baru  Fransiskus menjelaskan, SK masa jabatannya berakhir pada tahun 2025. Namun hingga akhir April 2026, ia belum menerima SK perpanjangan dari Bupati Mimika. “Ini SK belum dapat. Mulai dari yang melanjutkan dua tahun itu yang belum,” ujarnya.Dengan demikian, sejak SK lama berakhir di 2025, ia tetap menjalankan tugas pemerintahan kampung tanpa dasar hukum yang baru.Saat ditanya apakah sudah ada instruksi dari Bupati terkait perpanjangan SK, Fransiskus menjawab, “Tidak, sampai hari ini belum ada. Tidak ada instruksi apapun.”Menurutnya, mekanisme perpanjangan SK dimulai dari usulan kampung ke distrik, diteruskan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), lalu ke Bupati untuk ditandatangani.Pembangunan Minim Sejak 2024  Ditanya soal pembangunan dari pemerintah dalam dua tahun terakhir, Fransiskus menyebut hanya ada dua item. “Lampu. Lampu jalan. Lalu sama jembatan. Jembatan terapung. Lampu jembatan terapung,” katanya.Untuk kebutuhan air bersih, warga Ayuka hanya mengandalkan dana kampung. “Air bersih cuma dari dana kampung,” ujar Fransiskus.Dampak: Nol Realisasi Kegiatan 2025  Tanpa SK perpanjangan, Fransiskus menegaskan tidak ada realisasi kegiatan di Kampung Ayuka sepanjang 2025. “Karena begini, 2025 ini saja belum ada realisasi kegiatan apapun,” tegasnya.Akses Informasi Warga Terbatas  Media papuanewsonline,com bersama  ketua komunitas pemuda kei Edoardus Rahawadan. Dan tim lainnya dari beberapa media yang turun ke lapangan menilai masyarakat kesulitan mengakses informasi valid soal pembangunan. “Masyarakat sendiri karena susah akses ke media.Pemkab Mimika Belum Beri Keterangan  Hingga berita ini diturunkan, Papuanewsonline.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada DPMK Mimika dan Bagian Pemerintahan Setda Mimika terkait:  1. Alasan belum diterbitkannya SK perpanjangan Kepala Kampung Ayuka pasca SK lama berakhir 2025,  2. Dampak hukum terhadap pelayanan dan pencairan dana desa di Kampung Ayuka.Papuanewsonline.com akan memperbarui berita ini setelah mendapat keterangan resmi dari para pihak. Penulis: Hendrik Editor: GF 03 Mei 2026, 14:51 WIT
Peringati Hari Buruh, Kapolda Maluku: Stabilitas Keamanan Kunci Kesejahteraan Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan pentingnya sinergi antara buruh, pemerintah, dan pengusaha dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendorong kesejahteraan pekerja saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Ambon, Jumat (1/5/2026).Kegiatan yang digelar Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) Korwil Maluku di Aula Hotel Pacific tersebut dihadiri sekitar 200 peserta, terdiri dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, pengurus serikat buruh, dan perwakilan pekerja dari berbagai wilayah di Maluku.Dalam sambutannya, Kapolda menyebut May Day bukan hanya momentum memperingati perjuangan buruh, tetapi juga ajang memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui dialog dan komunikasi konstruktif.“Hari Buruh mengingatkan kita pada perjuangan panjang kaum pekerja. Namun saat ini, penyampaian aspirasi sudah berkembang lebih baik melalui dialog dan kebersamaan,” ujar Kapolda.Ia menegaskan, persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan secara sepihak, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.“Ketiga unsur ini harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik. Sinergi menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan bersama,” katanya.Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan masuknya investasi ke daerah.Menurutnya, iklim keamanan yang kondusif akan berdampak langsung terhadap terbukanya lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.“Jika daerah tidak aman, investor akan ragu masuk. Karena itu menjaga kamtibmas adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.Selain itu, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pekerja, untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat mengganggu stabilitas sosial.Ia menilai Maluku memiliki potensi besar di sektor pariwisata, budaya, dan sumber daya alam yang dapat menjadi penggerak pembangounan apabila didukung situasi yang aman dan kondusif.Kegiatan May Day 2026 di Ambon berlangsung tertib, aman, dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan dalam memperkuat komitmen menjaga hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan.Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Maluku menunjukkan adanya perubahan pola pendekatan dalam penyampaian aspirasi buruh yang kini lebih mengedepankan dialog, kolaborasi, dan stabilitas sosial. Kehadiran Kapolda Maluku bersama unsur pemerintah dan organisasi pekerja menjadi sinyal kuat bahwa isu ketenagakerjaan tidak lagi dipandang semata sebagai persoalan hubungan industrial, tetapi juga berkaitan erat dengan stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.Pernyataan Kapolda Maluku mengenai pentingnya keamanan sebagai fondasi investasi mencerminkan realitas bahwa pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pekerja tidak dapat dipisahkan dari situasi kamtibmas yang kondusif. Di tengah tantangan ekonomi global dan persaingan investasi antar daerah, Maluku membutuhkan iklim yang aman, stabil, dan terbuka terhadap dialog agar mampu menarik investasi yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja.Di sisi lain, pendekatan dialogis yang disampaikan Kapolda menjadi pesan penting bahwa penyelesaian persoalan buruh idealnya dilakukan melalui komunikasi dan musyawarah, bukan konfrontasi. Model hubungan industrial seperti ini dinilai lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah yang mengutamakan keberlanjutan dan kepentingan bersama.May Day di Maluku tahun ini juga memperlihatkan wajah baru hubungan antara aparat keamanan dan kelompok pekerja, yakni sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas sosial. Jika pola sinergi ini terus dijaga, maka hubungan industrial di Maluku berpotensi berkembang lebih sehat, produktif, dan berkeadilan.Pada akhirnya, kesejahteraan buruh, pertumbuhan investasi, dan stabilitas keamanan merupakan tiga elemen yang saling berkaitan. Ketika ketiganya mampu berjalan beriringan, maka pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. PNO-12 03 Mei 2026, 13:54 WIT
Kapolda Maluku Gandeng Pesantren Bentuk Generasi Muda Cinta Perdamaian Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menegaskan pentingnya peran pesantren dalam membangun generasi muda yang berkarakter, cinta persatuan, dan mampu menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.Hal itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Al Anshor Ambon di Mapolda Maluku, Jumat (1/5/2026).Menurut Dadang, lembaga pendidikan keagamaan memiliki posisi strategis dalam memperkuat nilai kebangsaan, toleransi, dan semangat persaudaraan di tengah masyarakat multikultural seperti Maluku.“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga benteng pembinaan karakter dan moral generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham radikal, konflik sosial, maupun pengaruh negatif lainnya,” kata Dadang.Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi Direktur Intelkam, Kabid Humas, serta Ps Wakil Direktur Binmas Polda Maluku. Sementara rombongan pesantren dipimpin Ustaz Abdul Rahim Rumbara bersama jajaran pengurus dan tenaga pengajar.Kapolda menilai, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga pendidikan menjadi langkah penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, terutama di tengah tantangan sosial dan perkembangan informasi digital yang semakin kompleks.Ia juga berharap pesantren terus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang mampu menghadirkan kesejukan, memperkuat toleransi, dan menjaga keutuhan persatuan bangsa.“Maluku memiliki sejarah panjang tentang pentingnya persaudaraan dan perdamaian. Karena itu, generasi muda harus dibekali nilai moral, kedisiplinan, dan rasa cinta terhadap bangsa agar mampu menjaga daerah ini tetap aman dan harmonis,” ujarnya.Sementara itu, pimpinan pesantren Abdul Rahim Rumbara menyampaikan apresiasi atas sambutan Kapolda Maluku dan berharap sinergi antara pesantren dan Polda Maluku dapat terus diperkuat, termasuk melalui pembinaan wawasan kebangsaan dan kamtibmas bagi para santri.Audiensi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi simbol penguatan kolaborasi antara aparat keamanan dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga persatuan dan stabilitas sosial di Maluku. PNO-12 03 Mei 2026, 13:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT