logo-website
Sabtu, 27 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Tata Kelola Pesawat Dan Helikopter: Ketua KPKM Minta Bupati Transparan Ke Publik Papuanewsonline,com, Timika - Pengelolaan pesawat dan helikopter yang telah menguras APBD Mimika menuwai sorotan publik. Hingga mandulnya Lembaga Antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang belum berani membongkar praktek mafia tersebut kehadapan publik.Ketua Komunitas Pemuda Kei Kabupaten Mimika, Edoardus Rahawadan menyebutkan publik berhak tahu apa kendala dua aset mewah tersebut, yang hingga kini belum dimanfaatkan oleh Masyarakat di Kabupaten Mimika."Kalau tidak ada manfaat untuk masyarakat berarti totalloos potensi kerugianya, karena kami juga menduga ada kelalaian yang berpotensi merugikan keuangan daerah," ucap Bung Edward di Timika, Sabtu (2/5/2026).Bung Edward mengatakan pengelolaan pesawat Caravan dan Helikopter tersebut  melibatkan Johanes Rettob dan Asian One Air secara pribadi, sehingga tidak ada kaitan dengan Pemerintah Daerah."Apabila ada anggaran Daerah dikuras lagi untuk operasional dua aset ini, maka harus dipertanggungjawabkan secara hukum, karena anggaran daerah puluhan miliar sudah dikuras untuk pembelian, kemudian diberikan pengelolaan ke pihak ketiga dimana tidak ada kejelasan sampai hari ini, padahal yang digunakan uang rakyat Mimika," Tegasnya.Bung Edward minta KPK sebagai lembaga penegsk hukum seharusnya jangan mandul dalam menelusuru dua aset pemda tersebut sehingga benar-benar memberikan manfaat terhadap Masyarakat di Kabupaten Mimika.Pengakuan Bupati Melalui Video Resmi Yang BeredarMenurut Edoardus, Bupati Mimika dalam rilis video resmi tanggal 10 Februari 2026 yang dipublikasikan salah satu media di Timika, mengakui kalau ada beban tanggung jawab yang harus diselesaikan kedua belah pihak, yakni Pemkab Mimika dan operator penerbangan. "Pernyataan ini, menurut kami bahwa adanya masalah dalam pengelolaan aset ini, sehingga harus ada transparansi ke Publik," Sorot Bung Edward.Ia menilai kerugian yang terjadi bukan sekadar kelalaian, melainkan unsur kesengajaan."Bupati Mimika sudah bersepakat dengan pihak Asian One Air untuk menyelesaikan utang terkait pengelolaan pesawat dan helikopter ini, Namun hingga kini belum ada tindakan konkret yang diambil,” Pungkasnya.Bung Edward juga menyoroti dugaan pembohongan publik terkait klaim pesawat dalam kondisi siap operasi. “Hingga kini tidak ada satu pun operator penerbangan di wilayah ini yang berani mengoperasikan pesawat bekas dengan kondisi yang belum jelas kelayakan terbangnya,” Sorotnya.Kata Dia, Persoalan ini memunculkan pertanyaan serius dari publik soal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset daerah, terutama menyangkut keselamatan dan penggunaan anggaran Daerah. Bung Edward juga menagih janji manis Bupati Mimika tentang transparansi birokrasi. “Mana janji politik terkait transparansi pemerintah dalam setiap pengelolaan birokrasi, khususnya kasus pesawat dan helikopter ini, " jangan sampai janji tinggal janji abuti jalan terus," Pungkasnya.Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan atau langkah konkret penyelesaian dari Pemkab Mimika maupun pihak Asian One Air, terkait persoalan ini. Penulis: Hendrik Editor: GF 02 Mei 2026, 18:00 WIT
May Day di Ambon, Kapolda Maluku: Buruh Harus Jadi Mitra Pembangunan Daerah Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof.Dr. Dadang Hartanto mengajak kalangan buruh di Maluku untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Ambon, Jumat (1/5/2026).Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan jalan santai dan syukuran Hari Buruh yang digelar serikat pekerja di Tribun Lapangan Merdeka Ambon.Menurut Dadang, buruh, pemerintah, dan pengusaha merupakan tiga elemen penting yang memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.“Buruh tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi dan kemajuan daerah. Jika keamanan terjaga, investasi akan tumbuh dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” ujarnya.Kegiatan itu turut dihadiri Direktur Intelkam, Direktur Lalu Lintas, Karumkit Bhayangkara Polda Maluku, unsur Forkopimda Maluku, pimpinan serikat pekerja, pelaku usaha, serta sejumlah pejabat terkait.Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif sebagai fondasi utama pembangunan di Maluku.“Keamanan adalah salah satu kekuatan utama untuk memajukan Maluku. Karena itu, buruh, pemerintah, dan aparat keamanan harus duduk bersama menjaga stabilitas daerah,” katanya.Dalam kesempatan tersebut, Dadang turut menyampaikan bahwa Polri telah membuka layanan pengaduan ketenagakerjaan guna membantu pekerja yang menghadapi persoalan hubungan industrial, termasuk pemutusan hubungan kerja dan sengketa ketenagakerjaan.Menurutnya, layanan itu dihadirkan untuk membantu mencarikan solusi bagi pekerja sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan.Usai kegiatan syukuran, Kapolda bersama Forkopimda dan perwakilan pengusaha melepas peserta jalan santai yang berlangsung meriah dan kondusif di kawasan pusat Kota Ambon. PNO-12 02 Mei 2026, 12:43 WIT
Biaya Logistik Nasional Masih Tinggi, Kemenhub Pacu Integrasi Multimoda dan Digitalisasi Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda (Ditjen Intram) terus mendorong percepatan integrasi transportasi multimoda dan digitalisasi logistik nasional sebagai langkah strategis menekan biaya logistik Indonesia yang masih mencapai 14,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).Komitmen tersebut disampaikan Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda, Risal Wasal, saat menghadiri kegiatan Launching Supply Chain Indonesia Exhibition & Conference 2026 di Westin Jakarta, Kamis (30/4/2026). Menurutnya, tingginya biaya logistik masih menjadi tantangan besar dalam meningkatkan daya saing nasional di tingkat global.“Biaya logistik kita masih relatif tinggi, dan ini menjadi tantangan utama bagi daya saing nasional. Karena itu, integrasi transportasi multimoda harus menjadi strategi utama dalam sistem distribusi barang,” ujar Risal.Ia menjelaskan, sektor transportasi dan pergudangan saat ini memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan data terbaru, sektor tersebut berkontribusi sekitar 6,16 persen terhadap PDB dengan pertumbuhan mencapai 8,98 persen pada triwulan IV tahun 2025, tertinggi dibandingkan sektor lainnya.Meski menunjukkan pertumbuhan positif, Risal mengakui masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu dibenahi. Mulai dari rendahnya integrasi antarwilayah, tingginya ketergantungan pada moda transportasi darat, hingga ketimpangan distribusi barang dan kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.Menurutnya, penguatan sistem angkutan multimoda menjadi salah satu solusi utama untuk menjawab berbagai persoalan tersebut. Sistem ini dinilai mampu menghubungkan berbagai moda transportasi dalam satu layanan terpadu yang lebih efisien dan fleksibel.“Angkutan multimoda mampu mengintegrasikan berbagai moda transportasi dalam satu sistem layanan. Ini bukan hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan fleksibilitas dalam pengiriman barang,” jelasnya.Risal menegaskan, penerapan sistem multimoda dapat memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi biaya dan waktu distribusi barang. Bahkan, pendekatan tersebut diproyeksikan mampu memangkas biaya logistik hingga 25 persen dan meningkatkan efisiensi waktu pengiriman sampai 30 persen.“Dengan pendekatan multimoda, kita bisa menurunkan biaya logistik hingga sekitar 25% dan meningkatkan efisiensi waktu pengiriman hingga 30%. Ini angka yang sangat signifikan untuk mendorong daya saing,” tegas Risal.Selain integrasi moda transportasi, pemerintah juga terus mempercepat transformasi digital di sektor logistik melalui implementasi National Logistic Ecosystem (NLE). Program ini disebut mampu meningkatkan efisiensi proses logistik antara 24,6 hingga 49,5 persen melalui penyederhanaan layanan dan integrasi data nasional.Di sisi lain, pemerintah turut memperkuat konektivitas logistik nasional melalui berbagai program strategis seperti Tol Laut dengan 41 trayek aktif, pengembangan angkutan kargo udara perintis, hingga integrasi jaringan logistik berbasis kereta api dan pelabuhan.Dalam kesempatan tersebut, Risal juga menyoroti pengembangan konsep layanan on call logistics yang dinilai relevan untuk menjawab tantangan distribusi di wilayah terpencil, kepulauan, dan kawasan 3TP seperti Papua dan Maluku.“Kita mulai mengarah pada sistem logistik yang lebih fleksibel melalui konsep on call, di mana layanan transportasi disediakan sesuai kebutuhan lokasi dan waktu. Ini penting untuk menjawab tantangan distribusi di wilayah seperti Maluku, Papua, dan daerah 3TP,” ujarnya.Ia menilai, transformasi logistik nasional tidak dapat dilakukan melalui langkah-langkah kecil semata, melainkan membutuhkan perubahan besar yang terintegrasi dari sisi transportasi, digitalisasi, hingga tata kelola data nasional.“Indonesia tidak bisa lagi mengandalkan perbaikan incremental. Kita membutuhkan lompatan strategis melalui integrasi multimoda, digitalisasi menyeluruh, dan tata kelola data nasional untuk menurunkan biaya logistik menuju kisaran yang lebih kompetitif,” tegasnya.Risal juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem logistik nasional yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan transformasi logistik tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga keterlibatan dunia usaha dan asosiasi.“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kolaborasi dan inovasi agar sistem logistik nasional menjadi lebih efisien, andal, dan berdaya saing global,” tutup Risal. Kegiatan Supply Chain Indonesia Exhibition & Conference 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat integrasi transportasi multimoda sekaligus mempercepat transformasi logistik nasional di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi barang dan dinamika perdagangan global yang semakin kompetitif. (GF) 01 Mei 2026, 13:38 WIT
Kecewa Sulit Ditemui, Warga Nduga Palang Bupati Yoas Beon Di Bandara Timika Papuanewsonline.com, Timika — Sejumlah warga Kabupaten Nduga melakukan aksi pemalangan terhadap Bupati Nduga Yoas Beon di Bandara Moses Kilangin, Timika. Aksi protes ini dipicu kekecewaan masyarakat yang mengaku sulit bertemu langsung dengan kepala daerah mereka.Menurut keterangan warga, Bupati Yoas Beon dinilai jarang berada di wilayah Nduga dan lebih sering di luar daerah. Kondisi itu membuat masyarakat kesulitan menyampaikan aspirasi secara langsung. Ketegangan akhirnya berujung pada aksi pemalangan sebagai bentuk protes. Dalam video yang beredar di aplikasi tik-tok warga menyampaikan kelu kesa mereka terhadap Bupati Yoas Beon.Selain soal kehadiran, warga juga menyoroti sejumlah janji Bupati Yoas Beon yang dinilai belum terealisasi. Mereka menyebut bupati kerap menghindar saat diminta penjelasan.Ironisnya, Bupati Yoas Beon sebelumnya menegaskan agar seluruh pegawai pemerintah harus berada dan bekerja di Kabupaten Nduga. Pernyataan itu justru menuai kritik karena dianggap tidak sejalan dengan kondisi bupati sendiri yang dinilai tidak menetap di wilayah tersebut.Aksi pemalangan di bandara berlangsung dengan pengawasan aparat keamanan dan sempat menarik perhatian publik di Timika.Hingga berita ini di terbitkan Kabag Humas Setda Nduga terkait aksi tersebut belum memberikan keterangan resmi, papapuanewsonline,com masih berupaya meminta tanggapan Bupati Yoas Beon maupun perwakilan Pemkab Nduga.Masyarakat berharap ada perubahan sikap dari pemerintah daerah, khususnya keterbukaan dan kehadiran pemimpin di tengah warga. Penulis: Hendrik Editor: GF 01 Mei 2026, 13:28 WIT
Krisis Tata Kelola Mimika: Kepala Kampung Purna Tugas, Proyek Air Bersih Di Iwaka Disebut Gagal Papuanewsonline.com, Mimika - Pemerintahan tingkat kampung di Kabupaten Mimika tengah menghadapi kekosongan kepemimpinan serius. Seluruh kepala kampung dilaporkan berstatus purna tugas sejak Januari hingga Mei 2026 karena tidak ada perpanjangan Surat Keputusan dari pemerintah daerah.Ketua Komunitas Pemuda Kei, Edoardus Rahawadan, menegaskan kondisi itu berdampak langsung pada terhentinya roda pemerintahan kampung. "Seluruh desa atau kampung di Mimika kini mengalami kekosongan kepemimpinan," kata Edoardus, usai meninjau Kampung Iwaka.Menurut Edoardus, kekosongan ini memicu kekhawatiran warga terkait pelayanan publik, pengelolaan dana desa, hingga stabilitas sosial di tingkat akar rumput. Sejumlah tokoh masyarakat mendesak pemerintah kabupaten segera mengambil langkah darurat untuk mengisi kekosongan tersebut.Proyek Air Bersih DisorotSelain krisis kepemimpinan, proyek penyediaan air bersih di Desa Iwaka juga menjadi sorotan. Edoardus menyebut proyek yang digembar-gemborkan Pemkab Mimika itu gagal. "Saya lihat beberapa titik air bersih di Desa Iwaka, ternyata itu proyek gagal. Pipa airnya sudah karat dan sampai hari ini masyarakat masih menanti hujan," ujarnya.Ia menilai proyek air bersih di wilayah pesisir Mimika tidak memberi manfaat nyata. "Masyarakat masih bersandar pada air hujan. Ini proyek gagal dan hanya memperkaya pemerintah serta kontraktor," kata Edoardus.Warga di beberapa kampung pesisir seperti Ipaya, Paripi, dan Yaraya disebut masih mengandalkan air hujan sebagai sumber air minum sehari-hari. “Kami masih minum air hujan. Tidak ada perubahan meskipun proyek air bersih sudah lama dijanjikan,” kata salah satu warga pesisir yang enggan disebut namanya.Polemik Sekretaris Desa IwakaDalam uji petik di Kampung Iwaka, muncul keluhan warga terkait penunjukan aparatur kampung. Warga mempertanyakan adanya pendatang yang dinilai memaksakan diri menjabat sebagai Sekretaris Desa Iwaka. “Mengapa orang dari luar harus dipaksakan menjadi Sekretaris Desa, sementara masih banyak anak asli kampung yang mampu?” ungkap seorang tokoh masyarakat setempat.Edoardus menilai persoalan ini menambah daftar panjang tantangan tata kelola pemerintahan di Mimika, mulai dari krisis kepemimpinan, kegagalan program infrastruktur dasar, hingga konflik sosial terkait representasi masyarakat lokal.Hingga berita ini diturunkan, papuanewsonline,com. masih berupaya meminta konfirmasi resmi dari Pemkab Mimika terkait kekosongan kepala kampung, evaluasi proyek air bersih, dan polemik penunjukan Sekdes Iwaka.Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberi klarifikasi dan solusi konkret untuk memastikan stabilitas pemerintahan serta terpenuhinya hak dasar warga. Penulis: Hendrik Editor: GF 01 Mei 2026, 11:47 WIT
ASN Komcad Digembleng di Brigif 1 Marinir, Menhan Tekankan Semangat Bela Negara Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta, Rabu (29/4/2026), untuk meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga.Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat semangat bela negara di kalangan ASN. Sebanyak 280 peserta dari 16 kementerian dan lembaga saat ini tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad yang dipusatkan di Brigif 1 Marinir.Peserta berasal dari berbagai instansi strategis, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, hingga Kementerian Kehutanan.Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menhan menyaksikan secara langsung demonstrasi keterampilan yang ditampilkan para peserta. Demonstrasi meliputi peragaan baris-berbaris (PBB) hingga simulasi penanganan huru hara yang memperlihatkan peningkatan disiplin dan kekompakan para peserta selama mengikuti pelatihan.Dalam arahannya, Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pendidikan Komcad bagi ASN bukan untuk menjadikan aparatur negara bersifat militeristik. Menurutnya, pelatihan tersebut bertujuan membentuk karakter kebangsaan yang kuat dan meningkatkan kualitas pengabdian ASN kepada negara.“ASN yang mendapatkan pembekalan sebagai Komcad diharapkan mampu menjadi kekuatan penguat bagi Komponen Utama, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI),” tegas Menhan di hadapan peserta pelatihan.Ia juga menekankan bahwa kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, ASN dinilai perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi nilai nasionalisme, patriotisme, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.“Pendidikan Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian,” ujar Sjafrie.Menurut Menhan, nilai-nilai tersebut tidak dapat terbentuk secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta selama mengikuti pendidikan dan latihan.Sjafrie juga mengapresiasi perkembangan peserta selama menjalani pelatihan. Ia menilai terdapat perubahan positif terutama pada aspek kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan yang semakin terlihat di lingkungan pendidikan Komcad.Selain itu, Menhan menilai keberagaman latar belakang peserta dari berbagai kementerian dan lembaga menjadi simbol nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan tersebut justru dinilai memperkuat persatuan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.Dalam kesempatan itu, Menhan kembali mengingatkan pentingnya integritas dan tanggung jawab ASN kepada masyarakat. Ia menegaskan seluruh fasilitas negara, termasuk pelatihan yang dijalani peserta, bersumber dari rakyat sehingga harus dibalas dengan pengabdian terbaik.“Seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” katanya.Menhan berharap seluruh peserta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan. ASN Komcad diharapkan memiliki disiplin tinggi, integritas kuat, serta mampu mendukung penguatan bela negara di setiap instansi pemerintah. Di akhir kegiatan, Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada jajaran Korps Marinir yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut. Ia menilai profesionalisme para pelatih dan penyelenggara menjadi faktor penting keberhasilan Latsarmil Komcad ASN tahun ini. (GF) 30 Apr 2026, 15:24 WIT
Pemerintah Pastikan Negara Hadir untuk Korban Insiden KA Bekasi Timur Papuanewsonline.com, Bekasi — Pemerintah memastikan komitmennya untuk memberikan penanganan maksimal terhadap korban insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur. Dukungan tidak hanya difokuskan pada proses evakuasi dan perawatan korban, tetapi juga pendampingan bagi keluarga yang terdampak.Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melakukan peninjauan kesiapan operasional Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026). Dalam kesempatan itu, Menhub menegaskan bahwa keselamatan dan penanganan korban menjadi prioritas utama pemerintah bersama seluruh pihak terkait.“Kami turut berduka cita kepada seluruh keluarga korban. Pemerintah memastikan tidak akan lepas tangan dalam penanganan ini, baik dari sisi perawatan di rumah sakit maupun dukungan melalui mekanisme asuransi,” ujar Menhub Dudy.Menurutnya, pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat dan tepat. Pendataan korban hingga penyaluran bantuan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.Menhub menjelaskan, PT Jasa Raharja sejak hari pertama telah dilibatkan dalam proses identifikasi dan pendataan korban kecelakaan. Seluruh mekanisme santunan akan diproses sesuai aturan yang berlaku agar keluarga korban dapat segera menerima haknya.“Sejak hari pertama, Jasa Raharja telah terlibat dalam proses identifikasi dan pendataan korban. Untuk mekanisme santunan, akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.Usai melakukan peninjauan di Bekasi Timur, Menhub Dudy turut melakukan uji coba jalur menggunakan kereta rel listrik (KRL) menuju Stasiun Cikarang. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengecekan kesiapan operasional jalur yang sebelumnya terdampak insiden kecelakaan.Setibanya di Cikarang, Menhub melanjutkan agenda dengan mendatangi rumah salah satu korban meninggal dunia bernama Nurlaela. Dalam suasana penuh duka, Menhub menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga dan memastikan pemerintah hadir dalam proses pemulihan keluarga korban.Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut juga menyampaikan rasa duka cita mendalam. PT KAI, kata Bobby, memberikan santunan serta dukungan pendidikan bagi anak korban sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga yang ditinggalkan.“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Sebagai bentuk kepedulian, kami juga memberikan santunan serta beasiswa kepada putra dari salah satu korban,” ujar Bobby. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono bersama jajaran terkait lainnya. Pemerintah berharap seluruh proses penanganan korban dan pemulihan operasional transportasi dapat berjalan lancar sehingga pelayanan kepada masyarakat kembali normal. (GF) 30 Apr 2026, 15:13 WIT
Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Raih Juara Umum WATA Championship 2026 Papuanewsonline.com, Tangerang – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh personel Polri di kancah internasional. Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Polri kembali ke tanah air setelah dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena, Sakai, Osaka, Jepang, pada 26-27 April 2026.Kedatangan para atlet disambut hangat oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar, didampingi Brigjen Pol Langgeng Purnomo selaku Ketua Persatuan Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi, di Area Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026). Dalam ajang bergengsi tersebut, 15 atlet terbaik Polri tampil dominan sejak hari pertama pertandingan. Kontingen Garbha Presisi berhasil mengumpulkan total 27 medali terdiri dari 17 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu, menempatkan Tim Polri di puncak klasemen akhir mengungguli atlet dari berbagai negara.Menanggapi keberhasilan ini, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan tim pelatih."Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan dan persiapan matang yang dilakukan oleh seluruh atlet. Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Polri yang telah berjuang dan berprestasi di bidang olahraga," ujar Irjen Pol Anwar.Irjen Pol Anwar menambahkan bahwa Polri melalui Komite Olahraga Polri berkomitmen penuh untuk terus mendukung pembinaan atlet guna melahirkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang untuk Indonesia."Keberhasilan menjadi kebanggaan bagi institusi Polri dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional," pungkasnya.Dari total 27 medali tersebut terdapat 4 orang yang memperoleh masing-masing 3 medali, 4 orang yang memperoleh masing-masing 2 medali dan 7 orang yang memperoleh masing-masing 1 medali. Berikut adalah rincian medali yang diraih oleh Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri:1. Brigadir Ihya Ainizahra, 1 Emas, 2 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri2. Bripda Rizky Irma Suryani, 2 Emas, 1 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 1 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri3. Bripda Gabriel Simorangkir, 2 Emas, Juara 1 Poomsae Individu Putra; Juara 1 Poomsae Beregu Putra4. Bripda Muhammad Rizky Prasetia, 3 Emas, Juara 1 Poomsae Pair; Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 1 Poomsae Individu Putra5. Bripda Abi Nidya Ira Wati, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri; Juara 2 Prestasi U-49 Intermediate Putri6. Bripda Ressya Folingga, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri; Juara 2 U-73 Prestasi Putri7. Bripda Johansen Vicenzo, 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu, Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 3 Freestyle Poomsae8. Bripda Dinda Putri Lestari, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri9. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra11. Bripda Gigih Adhiyodha, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra PNO-12 29 Apr 2026, 10:41 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT