logo-website
Sabtu, 27 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Bapenda Mimika Hadir Di Car Free Day, Layani Pajak Dan Bagikan Souvenir Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Bapenda Goes to Car Free Day yang berlangsung Sabtu pagi di Jalan Cendrawasih, tepatnya di depan KPP Pratama Timika. Kegiatan berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIT, menjadi momen yang dinanti warga yang sedang berolahraga dan beraktivitas di kawasan bebas kendaraan. (06/06/26)Dengan semangat “Pajak Kuat Mimika Hebat”, Bapenda menghadirkan layanan lengkap dan mudah diakses oleh masyarakat. Warga dapat melakukan pembayaran pajak daerah, mengecek tunggakan, mendaftar serta memperbarui data, hingga berkonsultasi langsung seputar aturan perpajakan. Kehadiran dukungan perbankan membuat proses transaksi berjalan lancar dan nyaman bagi semua pihak.Selain kemudahan pelayanan, panitia juga menyiapkan souvenir menarik sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang berpartisipasi dan memanfaatkan layanan yang tersedia. Hal ini menjadikan suasana semakin meriah, di mana warga tidak hanya berolahraga, tetapi juga sekaligus menyelesaikan urusan administrasi dengan cepat dan tanpa hambatan.Pemerintah daerah berharap kegiatan ini semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya membayar pajak. Partisipasi aktif warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan dan mewujudkan kemajuan Kabupaten Mimika yang lebih sejahtera.  Penulis: Jid Editor: GF 06 Jun 2026, 14:38 WIT
Beri Pembekalan di Lemhannas, Wapres Gibran: Pemimpin Harus Peka Kondisi Masyarakat Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta calon pemimpin nasional untuk lebih peka terhadap kondisi riil masyarakat. Pesan itu disampaikan saat memberi pembekalan kepada peserta Lemhannas RI di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (3/6/2026).Pembekalan diberikan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) XXVII dan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026. Kegiatan digelar di Gedung Utama II, Istana Wakil Presiden.Peserta P3N dan P4N Lemhannas berasal dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta peserta mancanegara.Tekankan Kebijakan Berbasis Lapangan  Dalam arahannya, Wapres Gibran menekankan bahwa kebijakan yang baik tidak hanya lahir dari perencanaan matang, tapi juga dari pemahaman kuat terhadap kebutuhan dan persoalan di lapangan.“Para calon pemimpin harus memiliki kepekaan terhadap kondisi nyata yang dihadapi masyarakat,” kata Wapres seperti dikutip BPMI Setwapres, Rabu 3/6/2026.Contohi Soal Pupuk  Wapres mencontohkan persoalan distribusi pupuk yang sebelumnya terhambat aturan tumpang tindih. Kondisi itu dinilai menyulitkan petani dan menunjukkan pentingnya kehadiran pemimpin yang paham kondisi riil.Menurut Wapres, persoalan seperti itu hanya bisa dijawab jika pembuat kebijakan turun langsung dan membangun komunikasi intensif dengan masyarakat di daerah.Karena itu, ia mendorong peserta Lemhannas untuk lebih sering ke lapangan guna memperoleh gambaran nyata berbagai tantangan di daerah. Penulis: Hend Editor: GF 06 Jun 2026, 07:04 WIT
Percepatan Jalan Trans Papua dan Kawasan Pemerintahan Wanggar Jadi Prioritas Utama Papuanewsonline.com, Nabire – Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, menegaskan bahwa percepatan penyelesaian Jalan Trans Papua menjadi fokus utama pemerintah, terutama untuk wilayah Papua Tengah yang masih membutuhkan peningkatan konektivitas infrastruktur. Pernyataan ini disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur (3/6/2026).Menurut Diana, pembangunan jalan lintas ini memiliki peran yang sangat strategis, karena dapat membuka akses antarwilayah yang sebelumnya terisolasi serta menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil. “Saat ini perhatian utama kita tertuju pada penyelesaian Jalan Trans Papua, khususnya ruas yang berada di wilayah Papua Tengah,” tegasnya.Selain infrastruktur jalan, Kementerian Pekerjaan Umum juga terus mendorong penyelesaian pembangunan kawasan pemerintahan di Distrik Wanggar. Kawasan ini meliputi pembangunan kantor Gubernur, DPRD, serta Majelis Rakyat Papua.Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah daerah, terutama dalam pembangunan tiga menara utama yang menjadi bagian dari proyek tersebut.Diana menargetkan seluruh rangkaian pembangunan kawasan pemerintahan dapat rampung seluruhnya pada akhir tahun 2026. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 20,03 persen, angka yang sedikit melampaui rencana awal sebesar 18,10 persen. Hal ini menunjukkan kinerja yang lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan dengan selisih pencapaian sekitar 1,93 persen.  Penulis: Jid Editor: GF 05 Jun 2026, 10:29 WIT
SAR Timika Tandatangani Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Pelayanan Bersih dan Profesional Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika menggelar penandatanganan Pakta Integritas bagi seluruh jajaran pegawainya pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan pencarian dan pertolongan yang profesional, berkualitas, serta bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Acara yang berlangsung di Aula Kantor SAR Timika dihadiri oleh seluruh pegawai, termasuk personel yang bertugas di Pos SAR Asmat dan Pos SAR Kaimana.Kepala Kantor SAR Timika, Wayan Suyatna, menyatakan bahwa penandatanganan ini merupakan pernyataan tertulis seluruh pegawai untuk bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, transparan, dan mematuhi seluruh peraturan serta kode etik yang berlaku. “Pakta ini menjadi ikrar bersama untuk menjauhi segala bentuk penyimpangan dan menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.Lebih lanjut, ia berharap dokumen ini dapat memperkuat disiplin dan menjaga integritas setiap personel dalam melaksanakan tugas.Seluruh pegawai juga telah menyatakan kesediaan menerima sanksi tegas jika terbukti melanggar komitmen yang telah disepakati. Wayan menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama agar pelayanan SAR dapat dipercaya dan bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat.Kegiatan ditutup dengan penandatanganan simbolis oleh perwakilan dari Bidang Operasi, Urusan Umum, dan Bidang Sumber Daya, disaksikan langsung oleh pimpinan dan pejabat terkait.Melalui momen ini, SAR Timika kembali menegaskan tekadnya untuk senantiasa memberikan layanan yang cepat, tanggap, humanis, dan dapat diandalkan bagi seluruh warga di wilayah Papua Tengah dan sekitarnya.  Penulis: Jid Editor: GF 05 Jun 2026, 10:15 WIT
Dinas P3AP2KB Mimika Gelar Edukasi Bangga Kencana, Tekankan Pentingnya Data Akurat Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana yang dikemas dengan pendekatan budaya lokal. Acara berlangsung di Balai Penyuluhan KB SP2 pada Kamis (4/6/2026) dan dihadiri para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas mendampingi calon pengantin, ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting.Kepala Dinas P3AP2KB, Johana AB Arwam, menyampaikan bahwa pengumpulan data saat ini masih mengandalkan pencatatan manual karena aplikasi terhubung kementerian sering terhambat jaringan dan keterbatasan perangkat. Meski demikian, data yang akurat sangat penting untuk mengetahui jumlah akseptor dan jenis kontrasepsi yang dibutuhkan. Ia juga mengeluhkan keterbatasan pasokan alat kontrasepsi dari pusat, sehingga pihaknya berencana mengusulkan pengadaan melalui APBD Perubahan agar kebutuhan di pesisir, kota, dan pegunungan dapat terpenuhi tanpa kekosongan stok.Johana menambahkan bahwa ke depannya akan diusulkan penyediaan laptop bagi kader lapangan guna memperlancar pencatatan, meski data manual tetap dipertahankan sebagai cadangan. “Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi dan menampung masukan. Kami berharap dukungan sarana dan prasarana dapat meningkatkan semangat kerja para pendamping keluarga,” ujarnya.Sementara itu, narasumber dari BKKBN, Dirkson Auparay, menjelaskan bahwa setiap tim pendamping terdiri dari bidan, kader PKK, dan kader KB yang berperan memetakan kondisi warga. Data yang dikumpulkan nantinya dimasukkan ke aplikasi ELSIMIL yang dapat diakses nasional, sehingga intervensi penanganan stunting dan masalah lain dapat tepat sasaran. “Data lapangan menjadi kunci agar penanganan tidak meleset dan semua instansi dapat bergerak bersama sesuai kebutuhan nyata warga,” tegasnya. Penulis: Jid Editor: GF 05 Jun 2026, 10:05 WIT
Pererat Sinergi, KPU Mimika Audiensi dengan Kodim 1710/Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, menerima kunjungan dan audiensi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Dete Abugau, beserta rombongan di Markas Kodim 1710/Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, pada Kamis (4/6/2026).Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, dengan tujuan utama mempererat tali silaturahmi serta membangun kerja sama yang lebih erat antar kedua lembaga.Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi dan membahas berbagai hal terkait koordinasi serta potensi kerja sama ke depannya. Letkol Inf Jozanda menegaskan pentingnya hubungan yang harmonis antarinstansi sebagai modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung kelancaran setiap program pemerintahan. Ia menyatakan komitmen penuh pihaknya untuk selalu siap bersinergi sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.“Komunikasi yang lancar dan kerja sama yang solid antarlembaga sangat dibutuhkan agar setiap tugas dapat berjalan dengan baik dan tercipta suasana yang aman serta tertib di tengah masyarakat. Kodim 1710/Mimika siap memberikan dukungan sepenuhnya demi terwujudnya kondisi wilayah yang kondusif dan mendukung kemajuan daerah,” tegas Letkol Inf Jozanda.Sementara itu, Ketua KPU Mimika menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan hangat serta keterbukaan yang ditunjukkan. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.  Penulis: Jid Editor: GF 05 Jun 2026, 10:02 WIT
APDESI Mimika Soroti Keterlambatan Gaji Aparat Kampung Hingga Enam Bulan Papuanewsonline.com, Timika – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mimika menyoroti persoalan keterlambatan pembayaran hak aparat kampung yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir. Keterlambatan ini menyangkut gaji Kepala Kampung, anggota Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam), serta perangkat kampung lainnya. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan di tingkat paling bawah, bahkan memicu risiko penyimpangan pengelolaan keuangan.Ketua DPC APDESI Mimika, Norman, menyatakan bahwa situasi ini telah menurunkan semangat kerja aparat kampung dalam melayani masyarakat. “Banyak yang mulai enggan hadir di tempat tugas karena haknya belum diterima. Mereka tetap menjalankan kewajiban, namun tanpa kepastian penghidupan yang layak. Hal ini sangat berisiko menimbulkan tindakan yang tidak diinginkan,” ungkapnya pada Kamis (4/6/2026).Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masalah ini diperparah oleh minimnya dana operasional untuk kebutuhan administrasi seperti alat tulis, peralatan komputer, dan perlengkapan pelayanan lainnya. Bahkan, sejumlah kepala kampung terpaksa meminjam dana dari pihak ketiga dengan bunga tinggi agar kebutuhan operasional tetap terpenuhi sebelum anggaran pemerintah cair. “Hal ini sering menjadi temuan dalam pemeriksaan keuangan, padahal disebabkan oleh keterlambatan pencairan dana,” tambahnya.Menyikapi hal tersebut, APDESI Mimika meminta Bupati dan Wakil Bupati segera mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab atas pencairan dana kampung. Selain itu, pihaknya juga meminta perhatian Inspektorat, BPK, dan BPKP agar mekanisme penyaluran dana diperbaiki dan dapat disalurkan secara tepat waktu. Idealnya, pencairan dilakukan sejak awal tahun atau maksimal setiap tiga bulan sekali.  Penulis: Jid Editor: GF 05 Jun 2026, 09:58 WIT
Pasukan Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, TNI Apresiasi Dedikasi di Misi Perdamaian Dunia Papuanewsonline.com, Jakarta – Markas Besar TNI menyambut kepulangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) masa penugasan 2025/2026 yang telah menyelesaikan misi pemeliharaan perdamaian dunia di Lebanon. Penyambutan berlangsung di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun memimpin langsung upacara penyambutan para prajurit yang kembali dari daerah misi setelah menjalankan tugas selama kurang lebih 13 bulan. Dalam amanat tertulis Panglima TNI yang dibacakan oleh Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, disampaikan bahwa para prajurit telah menjalankan tugas di tengah kondisi operasi yang sangat kompleks, dinamis, dan penuh tantangan keamanan. Menurut Panglima TNI, eskalasi konflik yang terjadi di Lebanon Selatan menuntut setiap personel untuk memiliki keteguhan mental, kematangan dalam bertindak, serta profesionalisme tinggi dalam menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain menghadapi berbagai tantangan di lapangan, TNI dan bangsa Indonesia juga kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur dalam pelaksanaan tugas sebagai Kusuma Bangsa selama misi perdamaian tersebut. “Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan prestasi yang membanggakan. Dengan menerima dua penghargaan oleh Force Commander Unifil Mayjen Diodato Abagnara yaitu, di bidang kemanusiaan penghargaan Letter of Appreciation kalian telah memberikan bantuan nyata berupa penyediaan air bersih dan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat lokal. Sedangkan di bidang operasi penghargaan Letter of Commendation, kalian juga berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta insiden internasional”, ungkap Panglima TNI. Penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan internasional atas profesionalisme prajurit Indonesia yang tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak konflik. Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih selama penugasan. Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Menurut Raja Gunung Nasution, salah satu program yang mendapat apresiasi tinggi adalah pembangunan sistem penjernih air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI sebagai pelaksana misi perdamaian dunia sekaligus duta budaya bangsa yang membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional. Satgas TNI Konga UNIFIL terdiri dari berbagai unsur satuan tugas, yakni Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II, serta Military Staff Sector East UNIFIL. Keikutsertaan TNI dalam misi UNIFIL selama ini menjadi salah satu bentuk implementasi amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia dan mewujudkan perdamaian internasional melalui keterlibatan aktif dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB. (GF) 04 Jun 2026, 18:55 WIT
Papua Economic & Investment Forum 2026 Jadi Momentum Perkuat Investasi dan Hilirisasi Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi investasi dan hilirisasi berkelanjutan guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Tanah Papua. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Papua Economic & Investment Forum 2026 yang mengusung tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Papua Melalui Sinergi Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan” di Kabupaten Mimika, 4–6 Juni 2026.Sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, ST., MT., menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia bersama seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan forum strategis tersebut.Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Tanah Papua.“Papua memiliki potensi yang luar biasa besar, mulai dari sumber daya alam, pertanian, perikanan, kehutanan, pariwisata, energi, hingga kekuatan budaya dan sumber daya manusia muda yang sangat menjanjikan,” ujarnya.Namun demikian, potensi tersebut dinilai tidak akan memberikan manfaat maksimal tanpa dukungan investasi yang kuat, pembangunan infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas daerah dan lintas sektor.Herman mengatakan, keberadaan forum investasi ini sangat penting sebagai wadah memperkuat sinergi sekaligus memperkenalkan berbagai peluang investasi strategis yang tersebar di seluruh wilayah Papua.Ia menjelaskan bahwa Papua saat ini sedang memasuki babak baru pembangunan, terutama dengan hadirnya Daerah Otonom Baru (DOB) yang membuka ruang percepatan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pembangunan, serta pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, mengusung visi pembangunan “Mewujudkan Papua Tengah yang Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan.” Visi tersebut sejalan dengan cita-cita besar pembangunan Tanah Papua untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.Karena itu, investasi yang masuk ke Papua diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas Orang Asli Papua, penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kampung, serta menjaga kelestarian lingkungan dan nilai-nilai budaya lokal.“Keberhasilan pembangunan Papua tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kemitraan yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, masyarakat adat, dan seluruh elemen pembangunan,” katanya.Pemerintah daerah di Tanah Papua juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif melalui penguatan tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, kemudahan perizinan, serta peningkatan konektivitas antarwilayah.Pada kesempatan itu, para investor diajak untuk melihat Papua tidak hanya dari sisi kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sebagai wilayah masa depan yang memiliki peluang pertumbuhan ekonomi yang besar dan strategis di kawasan timur Indonesia.Dengan dukungan investasi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Papua diyakini mampu tumbuh menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.Melalui Papua Economic & Investment Forum 2026, diharapkan lahir berbagai kerja sama konkret, komitmen investasi baru, serta inovasi pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Papua dan mendorong terwujudnya Papua yang maju, damai, sejahtera, dan bermartabat. Penulis: Bim Editor: GF 04 Jun 2026, 18:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT