Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Bapenda Mimika Hadir Di Car Free Day, Layani Pajak Dan Bagikan Souvenir
Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Bapenda Goes to Car Free Day yang
berlangsung Sabtu pagi di Jalan Cendrawasih, tepatnya di depan KPP Pratama
Timika. Kegiatan berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIT, menjadi momen yang
dinanti warga yang sedang berolahraga dan beraktivitas di kawasan bebas
kendaraan. (06/06/26)Dengan semangat “Pajak Kuat Mimika Hebat”, Bapenda
menghadirkan layanan lengkap dan mudah diakses oleh masyarakat. Warga dapat melakukan pembayaran pajak daerah, mengecek
tunggakan, mendaftar serta memperbarui data, hingga berkonsultasi langsung
seputar aturan perpajakan. Kehadiran dukungan perbankan membuat proses transaksi
berjalan lancar dan nyaman bagi semua pihak.Selain kemudahan pelayanan, panitia juga menyiapkan souvenir
menarik sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang berpartisipasi dan
memanfaatkan layanan yang tersedia. Hal ini menjadikan suasana semakin meriah, di mana warga
tidak hanya berolahraga, tetapi juga sekaligus menyelesaikan urusan
administrasi dengan cepat dan tanpa hambatan.Pemerintah daerah berharap kegiatan ini semakin mendekatkan
pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya
membayar pajak. Partisipasi aktif warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan
menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan dan mewujudkan kemajuan
Kabupaten Mimika yang lebih sejahtera. Penulis: Jid
Editor: GF
06 Jun 2026, 14:38 WIT
Beri Pembekalan di Lemhannas, Wapres Gibran: Pemimpin Harus Peka Kondisi Masyarakat
Papuanewsonline.com, Jakarta – Wakil Presiden Gibran
Rakabuming meminta calon pemimpin nasional untuk lebih peka terhadap kondisi
riil masyarakat. Pesan itu disampaikan saat memberi pembekalan kepada peserta
Lemhannas RI di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (3/6/2026).Pembekalan diberikan kepada peserta Pendidikan Pemantapan
Pimpinan Nasional (P3N) XXVII dan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan
Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026. Kegiatan digelar di Gedung Utama II, Istana
Wakil Presiden.Peserta P3N dan P4N Lemhannas berasal dari unsur
pemerintahan, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta peserta
mancanegara.Tekankan Kebijakan Berbasis Lapangan Dalam arahannya, Wapres Gibran menekankan bahwa kebijakan
yang baik tidak hanya lahir dari perencanaan matang, tapi juga dari pemahaman
kuat terhadap kebutuhan dan persoalan di lapangan.“Para calon pemimpin harus memiliki kepekaan terhadap
kondisi nyata yang dihadapi masyarakat,” kata Wapres seperti dikutip BPMI
Setwapres, Rabu 3/6/2026.Contohi Soal Pupuk
Wapres mencontohkan persoalan distribusi pupuk yang
sebelumnya terhambat aturan tumpang tindih. Kondisi itu dinilai menyulitkan
petani dan menunjukkan pentingnya kehadiran pemimpin yang paham kondisi riil.Menurut Wapres, persoalan seperti itu hanya bisa dijawab
jika pembuat kebijakan turun langsung dan membangun komunikasi intensif dengan
masyarakat di daerah.Karena itu, ia mendorong peserta Lemhannas untuk lebih
sering ke lapangan guna memperoleh gambaran nyata berbagai tantangan di daerah. Penulis: Hend
Editor: GF
06 Jun 2026, 07:04 WIT
Percepatan Jalan Trans Papua dan Kawasan Pemerintahan Wanggar Jadi Prioritas Utama
Papuanewsonline.com, Nabire – Wakil Menteri Pekerjaan Umum,
Diana Kusumastuti, menegaskan bahwa percepatan penyelesaian Jalan Trans Papua
menjadi fokus utama pemerintah, terutama untuk wilayah Papua Tengah yang masih
membutuhkan peningkatan konektivitas infrastruktur. Pernyataan ini
disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah
yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur (3/6/2026).Menurut Diana, pembangunan jalan lintas ini memiliki peran
yang sangat strategis, karena dapat membuka akses antarwilayah yang sebelumnya
terisolasi serta menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di
daerah-daerah terpencil. “Saat ini perhatian utama kita tertuju pada
penyelesaian Jalan Trans Papua, khususnya ruas yang berada di wilayah Papua
Tengah,” tegasnya.Selain infrastruktur jalan, Kementerian Pekerjaan Umum juga
terus mendorong penyelesaian pembangunan kawasan pemerintahan di Distrik
Wanggar. Kawasan ini meliputi pembangunan kantor Gubernur, DPRD,
serta Majelis Rakyat Papua.Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari
pemerintah daerah, terutama dalam pembangunan tiga menara utama yang menjadi
bagian dari proyek tersebut.Diana menargetkan seluruh rangkaian pembangunan kawasan
pemerintahan dapat rampung seluruhnya pada akhir tahun 2026. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 20,03
persen, angka yang sedikit melampaui rencana awal sebesar 18,10 persen. Hal ini
menunjukkan kinerja yang lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan dengan selisih
pencapaian sekitar 1,93 persen. Penulis: Jid
Editor: GF
05 Jun 2026, 10:29 WIT
SAR Timika Tandatangani Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Pelayanan Bersih dan Profesional
Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pencarian dan
Pertolongan (SAR) Timika menggelar penandatanganan Pakta Integritas bagi
seluruh jajaran pegawainya pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud
komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan pencarian dan pertolongan yang
profesional, berkualitas, serta bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan
Nepotisme (KKN). Acara yang berlangsung di Aula Kantor SAR Timika dihadiri oleh
seluruh pegawai, termasuk personel yang bertugas di Pos SAR Asmat dan Pos SAR
Kaimana.Kepala Kantor SAR Timika, Wayan Suyatna, menyatakan bahwa
penandatanganan ini merupakan pernyataan tertulis seluruh pegawai untuk bekerja
dengan jujur, bertanggung jawab, transparan, dan mematuhi seluruh peraturan
serta kode etik yang berlaku. “Pakta ini menjadi ikrar bersama untuk menjauhi segala
bentuk penyimpangan dan menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,”
tegasnya.Lebih lanjut, ia berharap dokumen ini dapat memperkuat
disiplin dan menjaga integritas setiap personel dalam melaksanakan tugas.Seluruh pegawai juga telah menyatakan kesediaan menerima
sanksi tegas jika terbukti melanggar komitmen yang telah disepakati. Wayan menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama agar
pelayanan SAR dapat dipercaya dan bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat.Kegiatan ditutup dengan penandatanganan simbolis oleh
perwakilan dari Bidang Operasi, Urusan Umum, dan Bidang Sumber Daya, disaksikan
langsung oleh pimpinan dan pejabat terkait.Melalui momen ini, SAR Timika kembali menegaskan tekadnya
untuk senantiasa memberikan layanan yang cepat, tanggap, humanis, dan dapat
diandalkan bagi seluruh warga di wilayah Papua Tengah dan sekitarnya. Penulis: Jid
Editor: GF
05 Jun 2026, 10:15 WIT
Dinas P3AP2KB Mimika Gelar Edukasi Bangga Kencana, Tekankan Pentingnya Data Akurat
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika
melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,
dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan
Edukasi (KIE) Program Bangga Kencana yang dikemas dengan pendekatan budaya
lokal. Acara berlangsung di Balai Penyuluhan KB SP2 pada Kamis (4/6/2026) dan
dihadiri para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas mendampingi
calon pengantin, ibu hamil, balita, serta keluarga berisiko stunting.Kepala Dinas P3AP2KB, Johana AB Arwam, menyampaikan bahwa
pengumpulan data saat ini masih mengandalkan pencatatan manual karena aplikasi
terhubung kementerian sering terhambat jaringan dan keterbatasan perangkat. Meski demikian, data yang akurat sangat penting untuk
mengetahui jumlah akseptor dan jenis kontrasepsi yang dibutuhkan. Ia juga mengeluhkan keterbatasan pasokan alat kontrasepsi
dari pusat, sehingga pihaknya berencana mengusulkan pengadaan melalui APBD
Perubahan agar kebutuhan di pesisir, kota, dan pegunungan dapat terpenuhi tanpa
kekosongan stok.Johana menambahkan bahwa ke depannya akan diusulkan
penyediaan laptop bagi kader lapangan guna memperlancar pencatatan, meski data
manual tetap dipertahankan sebagai cadangan. “Kegiatan ini menjadi ajang evaluasi dan menampung masukan.
Kami berharap dukungan sarana dan prasarana dapat meningkatkan semangat kerja
para pendamping keluarga,” ujarnya.Sementara itu, narasumber dari BKKBN, Dirkson Auparay,
menjelaskan bahwa setiap tim pendamping terdiri dari bidan, kader PKK, dan
kader KB yang berperan memetakan kondisi warga. Data yang dikumpulkan nantinya dimasukkan ke aplikasi
ELSIMIL yang dapat diakses nasional, sehingga intervensi penanganan stunting
dan masalah lain dapat tepat sasaran. “Data lapangan menjadi kunci agar penanganan tidak meleset
dan semua instansi dapat bergerak bersama sesuai kebutuhan nyata warga,”
tegasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
05 Jun 2026, 10:05 WIT
Pererat Sinergi, KPU Mimika Audiensi dengan Kodim 1710/Mimika
Papuanewsonline.com, Timika – Komandan Kodim 1710/Mimika,
Letkol Inf Jozanda, menerima kunjungan dan audiensi Ketua Komisi Pemilihan Umum
(KPU) Mimika, Dete Abugau, beserta rombongan di Markas Kodim 1710/Mimika, Jalan
Agimuga Mile 32, Distrik Kuala Kencana, pada Kamis (4/6/2026).Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh
keakraban, dengan tujuan utama mempererat tali silaturahmi serta membangun
kerja sama yang lebih erat antar kedua lembaga.Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar
informasi dan membahas berbagai hal terkait koordinasi serta potensi kerja sama
ke depannya. Letkol Inf Jozanda menegaskan pentingnya hubungan yang
harmonis antarinstansi sebagai modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah dan
mendukung kelancaran setiap program pemerintahan. Ia menyatakan komitmen penuh pihaknya untuk selalu siap
bersinergi sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.“Komunikasi yang lancar dan kerja sama yang solid
antarlembaga sangat dibutuhkan agar setiap tugas dapat berjalan dengan baik dan
tercipta suasana yang aman serta tertib di tengah masyarakat. Kodim 1710/Mimika
siap memberikan dukungan sepenuhnya demi terwujudnya kondisi wilayah yang
kondusif dan mendukung kemajuan daerah,” tegas Letkol Inf Jozanda.Sementara itu, Ketua KPU Mimika menyampaikan rasa terima
kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sambutan hangat serta
keterbukaan yang ditunjukkan. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini
dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga mampu memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat luas. Penulis: Jid
Editor: GF
05 Jun 2026, 10:02 WIT
APDESI Mimika Soroti Keterlambatan Gaji Aparat Kampung Hingga Enam Bulan
Papuanewsonline.com, Timika – Asosiasi Pemerintah Desa
Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mimika menyoroti persoalan keterlambatan
pembayaran hak aparat kampung yang telah berlangsung selama enam bulan
terakhir. Keterlambatan ini menyangkut gaji Kepala Kampung, anggota Badan Musyawarah
Kampung (Bamuskam), serta perangkat kampung lainnya. Kondisi tersebut dinilai
berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan di tingkat paling bawah, bahkan
memicu risiko penyimpangan pengelolaan keuangan.Ketua DPC APDESI Mimika, Norman, menyatakan bahwa situasi
ini telah menurunkan semangat kerja aparat kampung dalam melayani masyarakat. “Banyak yang mulai enggan hadir di tempat tugas karena
haknya belum diterima. Mereka tetap menjalankan kewajiban, namun tanpa
kepastian penghidupan yang layak. Hal ini sangat berisiko menimbulkan tindakan
yang tidak diinginkan,” ungkapnya pada Kamis (4/6/2026).Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masalah ini diperparah
oleh minimnya dana operasional untuk kebutuhan administrasi seperti alat tulis,
peralatan komputer, dan perlengkapan pelayanan lainnya. Bahkan, sejumlah kepala kampung terpaksa meminjam dana dari
pihak ketiga dengan bunga tinggi agar kebutuhan operasional tetap terpenuhi
sebelum anggaran pemerintah cair. “Hal ini sering menjadi temuan dalam pemeriksaan keuangan,
padahal disebabkan oleh keterlambatan pencairan dana,” tambahnya.Menyikapi hal tersebut, APDESI Mimika meminta Bupati dan
Wakil Bupati segera mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah yang
bertanggung jawab atas pencairan dana kampung. Selain itu, pihaknya juga meminta perhatian Inspektorat,
BPK, dan BPKP agar mekanisme penyaluran dana diperbaiki dan dapat disalurkan
secara tepat waktu. Idealnya, pencairan dilakukan sejak awal tahun atau
maksimal setiap tiga bulan sekali. Penulis: Jid
Editor: GF
05 Jun 2026, 09:58 WIT
Pasukan Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, TNI Apresiasi Dedikasi di Misi Perdamaian Dunia
Papuanewsonline.com, Jakarta – Markas Besar TNI menyambut
kepulangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in
Lebanon (UNIFIL) masa penugasan 2025/2026 yang telah menyelesaikan misi
pemeliharaan perdamaian dunia di Lebanon. Penyambutan berlangsung di Lapangan
PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili
Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun memimpin
langsung upacara penyambutan para prajurit yang kembali dari daerah misi
setelah menjalankan tugas selama kurang lebih 13 bulan.
Dalam amanat tertulis Panglima TNI yang dibacakan oleh
Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, disampaikan bahwa para prajurit telah
menjalankan tugas di tengah kondisi operasi yang sangat kompleks, dinamis, dan
penuh tantangan keamanan.
Menurut Panglima TNI, eskalasi konflik yang terjadi di
Lebanon Selatan menuntut setiap personel untuk memiliki keteguhan mental,
kematangan dalam bertindak, serta profesionalisme tinggi dalam menjalankan
mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Selain menghadapi berbagai tantangan di lapangan, TNI dan
bangsa Indonesia juga kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur dalam
pelaksanaan tugas sebagai Kusuma Bangsa selama misi perdamaian tersebut.
“Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen
Garuda UNIFIL juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan
prestasi yang membanggakan. Dengan menerima dua penghargaan oleh Force
Commander Unifil Mayjen Diodato Abagnara yaitu, di bidang kemanusiaan
penghargaan Letter of Appreciation kalian telah memberikan bantuan nyata
berupa penyediaan air bersih dan sistem penjernihan air layak minum bagi
masyarakat lokal. Sedangkan di bidang operasi penghargaan Letter of
Commendation, kalian juga berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan
deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel
Defense Forces (IDF) yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta
insiden internasional”, ungkap Panglima TNI.
Penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan internasional
atas profesionalisme prajurit Indonesia yang tidak hanya menjalankan fungsi
keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan bagi masyarakat
terdampak konflik.
Sementara itu, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL
Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya
atas capaian yang diraih selama penugasan. Ia menilai penghargaan tersebut
merupakan hasil kerja keras seluruh personel yang menjalankan tugas dengan
penuh dedikasi.
Menurut Raja Gunung Nasution, salah satu program yang
mendapat apresiasi tinggi adalah pembangunan sistem penjernih air layak minum
bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh
akses terhadap kebutuhan dasar tersebut.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari
pengabdian prajurit TNI sebagai pelaksana misi perdamaian dunia sekaligus duta
budaya bangsa yang membawa nama baik Indonesia di tingkat internasional.
Satgas TNI Konga UNIFIL terdiri dari berbagai unsur satuan
tugas, yakni Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarter
Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit,
Civil Military Cooperation, Hospital Level II, serta Military
Staff Sector East UNIFIL.
Keikutsertaan TNI dalam misi UNIFIL selama ini menjadi salah
satu bentuk implementasi amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban
dunia dan mewujudkan perdamaian internasional melalui keterlibatan aktif dalam
operasi pemeliharaan perdamaian PBB. (GF)
04 Jun 2026, 18:55 WIT
Papua Economic & Investment Forum 2026 Jadi Momentum Perkuat Investasi dan Hilirisasi
Papuanewsonline.com, Mimika – Pemerintah Provinsi Papua
Tengah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi investasi
dan hilirisasi berkelanjutan guna mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di
Tanah Papua. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Papua Economic &
Investment Forum 2026 yang mengusung tema “Mengakselerasi Pertumbuhan Papua
Melalui Sinergi Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan” di Kabupaten Mimika,
4–6 Juni 2026.Sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakan oleh Staf Ahli
Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, ST., MT.,
menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia bersama seluruh pihak yang telah
menginisiasi dan menyelenggarakan forum strategis tersebut.Menurutnya, forum ini menjadi ruang penting yang
mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku
kepentingan untuk bersama-sama mendorong percepatan pembangunan ekonomi di
Tanah Papua.“Papua memiliki potensi yang luar biasa besar, mulai dari
sumber daya alam, pertanian, perikanan, kehutanan, pariwisata, energi, hingga
kekuatan budaya dan sumber daya manusia muda yang sangat menjanjikan,” ujarnya.Namun demikian, potensi tersebut dinilai tidak akan
memberikan manfaat maksimal tanpa dukungan investasi yang kuat, pembangunan
infrastruktur yang merata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta
kolaborasi lintas daerah dan lintas sektor.Herman mengatakan, keberadaan forum investasi ini sangat
penting sebagai wadah memperkuat sinergi sekaligus memperkenalkan berbagai
peluang investasi strategis yang tersebar di seluruh wilayah Papua.Ia menjelaskan bahwa Papua saat ini sedang memasuki babak
baru pembangunan, terutama dengan hadirnya Daerah Otonom Baru (DOB) yang
membuka ruang percepatan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan,
pembangunan, serta pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.Pemerintah Provinsi Papua Tengah, lanjutnya, mengusung visi
pembangunan “Mewujudkan Papua Tengah yang Adil, Berdaya Saing, Bermartabat,
Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan.” Visi tersebut sejalan dengan cita-cita
besar pembangunan Tanah Papua untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata dan
berkeadilan bagi seluruh masyarakat.Karena itu, investasi yang masuk ke Papua diharapkan tidak
hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas
Orang Asli Papua, penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kampung, serta menjaga
kelestarian lingkungan dan nilai-nilai budaya lokal.“Keberhasilan pembangunan Papua tidak dapat dilakukan oleh
pemerintah semata. Diperlukan kemitraan yang kuat antara pemerintah, sektor
swasta, lembaga keuangan, masyarakat adat, dan seluruh elemen pembangunan,”
katanya.Pemerintah daerah di Tanah Papua juga terus berupaya
menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif melalui penguatan tata
kelola pemerintahan, reformasi birokrasi, kemudahan perizinan, serta
peningkatan konektivitas antarwilayah.Pada kesempatan itu, para investor diajak untuk melihat
Papua tidak hanya dari sisi kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sebagai
wilayah masa depan yang memiliki peluang pertumbuhan ekonomi yang besar dan
strategis di kawasan timur Indonesia.Dengan dukungan investasi yang tepat dan kolaborasi yang
kuat, Papua diyakini mampu tumbuh menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi
nasional yang inklusif dan berkelanjutan.Melalui Papua Economic & Investment Forum 2026,
diharapkan lahir berbagai kerja sama konkret, komitmen investasi baru, serta
inovasi pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Papua dan
mendorong terwujudnya Papua yang maju, damai, sejahtera, dan bermartabat. Penulis: Bim
Editor: GF
04 Jun 2026, 18:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru