Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Polri Kerahkan Pesawat CN dan Fokker untuk Distribusi Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Papuanewsonline.com, Pondok Cabe - Polri kembali mempercepat distribusi bantuan logistik menuju wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dua pesawat jenis CN dan Fokker diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe sebagai bagian dari operasi besar mitigasi bencana nasional.Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan duka cita mendalam atas korban bencana.“Polri mengucapkan turut berbelasungkawa kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.Menurut Trunoyudo, langkah cepat Polri merupakan instruksi langsung pemerintah.“Atas perintah Bapak Presiden kepada Bapak Kapolri, Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana. Instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” tegasnya.Ia juga menjelaskan bahwa lebih dari 87 ribu personel telah disiagakan secara nasional, sementara kekuatan lapangan di tiga daerah terdampak sudah bergerak.“Polda Aceh telah menurunkan 4.550 personel, Polda Sumut 1.754 personel, dan Polda Sumbar 2.743 personel,” ungkapnya.Bantuan logistik untuk ketiga daerah tersebut mencakup ribuan paket kebutuhan anak dan ibu, obat-obatan, kasur lipat, makanan cepat saji, selimut, dan air mineral. Sementara peralatan SAR meliputi puluhan perahu karet, ratusan pelampung, tenda peleton, tenda dokas, genset, hingga portable solar generator.“Semua unsur dilibatkan: Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, K9, Brimob, Logistik, Forensik DVI, Kedokteran Polri, dan unsur lainnya,” tambah Trunoyudo.Selain itu, Polri juga mengerahkan kapal-kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, dan Pingwin 5011, serta memperkuat operasi dengan helikopter dari berbagai polda.Untuk mendukung kebutuhan pangan, 28 dapur lapangan di 22 polda telah dioperasikan. PNO-12
29 Nov 2025, 19:38 WIT
Polres Aceh Barat Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Banjir di Kaway XVI
Papuanewsonline.com, Banda Aceh - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Rabu malam menyebabkan luapan sungai dan merendam sedikitnya 15 gampong di Kecamatan Kaway XVI. Hingga Kamis (27/11/2025), ketinggian air dilaporkan terus meningkat dan telah mencapai 30–50 sentimeter. Meski demikian, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi terbaru di wilayah mereka.Melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya intensitas banjir.“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau warga agar tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi aparat apabila situasi memburuk,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah penanganan cepat di wilayah terdampak banjir.Polsek Kaway XVI bersama unsur Muspika dan para keuchik telah mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah titik guna mempercepat penanganan situasi. Personel kepolisian juga melakukan pendataan warga terdampak, pemantauan debit air, hingga penyampaian edukasi keamanan selama masa bencana.“Tim tanggap darurat sudah disiapkan untuk mendukung proses evakuasi bila diperlukan. Personel akan terus siaga dan memastikan seluruh warga mendapatkan bantuan,” tambahnya.Adapun gampong terdampak banjir meliputi: Puuk, Alue On, Meunasah Rambot, Pasi Jempa, Putim, Palimbungan, Muko, Babah Meulaboh, Padang Mancang, Peunia, Pasi Jambu, Pasi Tengoh, Tumpok Ladang, Beureugang, dan Mesjid.Kabid Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mengawasi aktivitas anak-anak dan membatasi kegiatan di sekitar sungai maupun area genangan air.“Kami mengimbau warga agar tetap berada di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, menghindari lokasi rawan banjir, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan,” tegasnya.Kombes Pol Joko Krisdiyanto memastikan bahwa Polres Aceh Barat akan terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan situasi banjir dan menyampaikan informasi secara berkala kepada masyarakat.“Kami siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan. Keamanan dan keselamatan masyarakat merupakan fokus utama kami,” tutupnya. PNO-12
29 Nov 2025, 18:37 WIT
Bapenda Mimika Gandeng Duta Pajak untuk Tingkatkan Kesadaran Warga dalam Membayar Pajak
Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika terus memperkuat strategi dalam meningkatkan
kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama pembangunan
daerah. Salah satu langkah yang kini menjadi andalan adalah melibatkan para Duta
Pajak dalam rangkaian kegiatan sosialisasi dan penagihan pajak langsung ke
masyarakat.Plt. Sekretaris Bapenda Mimika, Darius Sabon Rain,
menjelaskan bahwa keberadaan Duta Pajak memiliki nilai strategis karena mereka
dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan komunikatif. Para Duta Pajak
bukan hanya simbol representatif, tetapi juga agen edukasi yang membantu
menjembatani pemahaman masyarakat mengenai tata cara dan manfaat pembayaran
pajak.Dalam wawancaranya pada Jumat, 28 November 2025, Darius
menyampaikan bahwa setiap kegiatan perpajakan kini hampir selalu melibatkan
Duta Pajak. Mulai dari roadshow penagihan pajak ke kampung-kampung hingga
kegiatan pajak keliling, para duta turut hadir mendampingi petugas Bapenda.
Keterlibatan ini membuat proses interaksi lapangan lebih dinamis dan
komunikatif bagi warga.Selain membantu dalam penagihan dan sosialisasi, para Duta
Pajak juga diberi ruang untuk mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan
pesan-pesan perpajakan. Darius menerangkan bahwa mereka secara aktif dilibatkan
dalam berbagai acara publik agar edukasi pajak lebih mudah diterima oleh
berbagai kalangan masyarakat.Salah satu contoh kontribusi mereka terlihat dalam
pelaksanaan Gebyar Pajak, di mana para Duta Pajak membawakan kuis interaktif
seputar perpajakan. Kegiatan tersebut berhasil menarik minat audiens karena
dikemas secara menarik, memberikan hadiah kepada peserta yang mampu menjawab
pertanyaan dengan benar, sekaligus memperkuat pemahaman warga mengenai
kewajiban pajak.Darius menegaskan bahwa pendekatan ini bukan hanya
meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi juga mendorong generasi muda untuk
ikut terlibat dalam edukasi pajak. Menurutnya, pemahaman mengenai pajak memang
harus diperluas melalui cara-cara yang lebih kreatif, menarik, dan langsung
menyentuh masyarakat.Melalui kolaborasi ini, Bapenda Mimika berharap tingkat
kepatuhan pajak dapat terus meningkat sehingga pembangunan infrastruktur,
pelayanan publik, dan program-program daerah dapat berjalan dengan optimal.
Darius menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa setiap rupiah pajak yang
dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan bagi Kabupaten
Mimika.“Dengan membayar pajak, berarti kita ikut berkontribusi
dalam pembangunan di Kabupaten Mimika. Kami berharap generasi muda turut
mengedukasi masyarakat agar taat pajak,” pungkasnya.
Penulis: JidEditor: GF
29 Nov 2025, 04:48 WIT
Polda Maluku Jamin Fun Run Budaya Berlangsung Aman
Papuanewsonline.com, Malteng - Untuk menjamin kelancaran dan keamanan kegiatan Fun Run Budaya di Desa Lonthoir, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Jumat (28/11/2025), pengamanan dilaksanakan personel Kepolisian secara profesional dan humanis.Pengamanan Fun Run Budaya yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Heritage Festival Banda 2025 ini dipimpin langsung oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku dan jajaran setempat.Kehadiran para pejabat Polri menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mendukung kegiatan promosi budaya dan pariwisata daerah.PS Kaur Prodok Subbid PID Bid Humas Polda Maluku, Ipda M. Luhukay, S.AP, menyatakan, seluruh personel yang bertugas telah diinstruksikan untuk mengedepankan pelayanan yang Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter), khususnya dengan pendekatan humanis kepada seluruh peserta dan masyarakat.“Apresiasi kami berikan kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas pengamanan dengan sangat baik," kata Ipda M. Luhukay di sela-sela kegiatan. Kegiatan Fun Run Budaya berjalan lancar, aman, dan tertib. Fokus utama pengamanan adalah memastikan sterilitas rute lari, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan pertolongan pertama jika dibutuhkan oleh peserta. "Kegiatan berjalan aman dan lancar, sesuai arahan Bapak Kapolda, setiap personel wajib mengedepankan sikap humanis, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat,” jelasnya.Dengan pengamanan yang terkoordinasi antara personel Ops Heritage Festival dan Polsek Banda, kegiatan Fun Run Budaya yang melintasi jalur bersejarah Desa Lonthoir dapat diselesaikan dengan sukses tanpa adanya hambatan yang berarti."Keberhasilan pengamanan ini menjadi indikator kesiapan Polri dalam mengamankan seluruh rangkaian Heritage Festival Banda 2025, demi mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata dan pelestarian budaya," jelasnya.Untuk diketahui, para Pejabat Utama Polda Maluku yang hadir dalam kegiatan sekaligus meninjau proses pengamanan yaitu Direktur Samapta (Dir Samapta), dan Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pam Obvit) Polda Maluku. Turut hadir Kapolsek Banda dan Personel Polsek Banda. PNO-12
28 Nov 2025, 21:29 WIT
Polri Kirimkan Bantuan Personel dan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumut
Papuanewsonline.com, Sumut - Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. PNO-12
28 Nov 2025, 21:13 WIT
Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri Wujudkan Indonesia Emas 2045
Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. "Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya. Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. "Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit. Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia. "Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit.Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI."Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit. Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit. PNO-12
28 Nov 2025, 21:04 WIT
Kapolri Komitmen Dukung Kesetaraan Gender Polri di UN Women 'HeForShe' Movement
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menggaungkan komitmen yang kuat terkait dengan mewujudkan kesetaraan gender di institusi Polri. Menurutnya, Polwan memiliki kesempatan yang sama dengan Polki (polisi laki-laki) dalam menjalankan tugas sebagai personel di Korps Bhayangkara. Hal tersebut ditegaskan Sigit dalam acara Penganugerahan Polri Award In Support For UN Women 'HeForShe' Movement 2025 di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis, 27 November 2025. "Kegiatan hari ini adalah bentuk komitmen kuat kami, institusi Polri, untuk terus mendukung kesetaraan gender. Khususnya ruang bagi seluruh Polwan untuk memberikan warna dan menempatkan Polwan setara dengan peran rekan-rekan yang dari Polki," kata Sigit. Komitmen melakukan kesetaraan gender, kata Sigit, memang diperlukan kolaborasi, sinergisitas dan dukungan seluruh pihak. Sigit juga menyinggung bahwa, komitmen itu merupakan semangat untuk terus meningkatkan pelayanan prima dari Polri kepada masyarakat. Menurut Sigit, Polwan merupakan ujung tombak Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, perempuan, dan anak. "Sekaligus ini juga menjadi bagian dari kami untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat-masyarakat, kelompok-kelompok rentan, yang tentunya perlu mendapatkan pelayanan secara khusus, dan hanya bisa dilakukan oleh para Polwan," ujar Sigit. Lebih dalam, Sigit kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesetaraan gender di institusi Polri. Dengan adanya hal ini, Sigit meminta kepada seluruh jajaran Kapolda untuk berkomitmen terkait isu persamaan serta peningkatan pelayanan. "Mudah-mudahan kami institusi Polri, terus bisa meneruskan apa yang menjadi komitmen kami, untuk mendukung kesetaraan gender di Institusi Polri. Juga memberikan pelayanan yang terbaik, pelayanan yang terus bisa ditingkatkan. Untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat, perempuan, anak dan kelompok rentan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, pelayanan khusus dan ini tentunya menjadi tekad dari institusi kami," papar Sigit. PNO-12
28 Nov 2025, 20:33 WIT
UN Women Apresiasi Komitmen Polri dalam HeForShe Awards 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta - Country Representative and Liaison to ASEAN UN Women Indonesia, Ulziisuren Jamsran, memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas komitmennya dalam mewujudkan kesetaraan gender melalui penyelenggaraan Polri Award in Support of the UN “HeForShe” Movement 2025. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi doorstop usai kegiatan penganugerahan di Jakarta.Kepolisian Negara Republik Indonesia menyelenggarakan Polri Award in Support of UN HeForShe Movement 2025 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada para pimpinan kepolisian yang dinilai berperan dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, serta kepemimpinan inklusif di satuan kerjanya masing-masing.Dalam keterangannya, Ulziisuren menilai Polri menunjukkan kemajuan signifikan dalam mendorong budaya institusi yang lebih inklusif dan responsif terhadap perempuan serta kelompok rentan. Ia menyebut langkah Polri ini tidak hanya berdampak positif di internal organisasi, tetapi juga berkontribusi mempercepat pembangunan sosial di Indonesia.“Terima kasih atas nama Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan secara khusus atas nama UN Women. Keberhasilan besar dalam peluncuran HeForShe ini patut diapresiasi. Dengan menampilkan contoh nyata bagaimana kepolisian bekerja bersama masyarakat, mendukung perempuan, lansia, dan anak-anak. kita dapat membantu negara berkembang jauh lebih cepat. HeForShe merupakan bagian penting dari reformasi, perubahan budaya institusional, dan pembangunan negara,” ujarnya.Kegiatan HeForShe Awards 2025 diselenggarakan oleh Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan). Ajang ini melibatkan para kepala satuan kerja (kasatker) dan kepala satuan wilayah (kasatwil) sebagai peserta penilaian.Senior Polwan RI Irjen Arradina Zessa Devy menjelaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi Polri dengan UN Women Indonesia dalam kerangka gerakan global HeForShe, sebuah gerakan solidaritas yang mengajak laki-laki menjadi mitra setara perempuan serta agen perubahan untuk kesetaraan gender.Pelaksanaan penghargaan ini juga bertepatan dengan Hari Jadi ke-77 Polwan RI, sehingga menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Polri dalam pengarusutamaan gender dan pembentukan budaya institusi yang lebih setara dan inklusif.Dengan penyelenggaraan penghargaan ini, Polri berharap praktik kepemimpinan yang responsif gender dapat terus meningkat di seluruh satuan kerja dan wilayah, serta menginspirasi institusi lain untuk turut memperkuat prinsip kesetaraan dan inklusivitas. PNO-12
28 Nov 2025, 20:04 WIT
Lemdiklat Polri Gelar Dialog Literasi Kebangsaan STIK
Papuanewsonline.com, Jakarta - STIK Lemdiklat Polri menggelar Dialog Literasi Kebangsaan (DILIBAS) Episode 2 bertema “Standar Etika Moral Menuju Transformasi Birokrasi Polri” di Auditorium Mutiara STIK, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pakar nasional, pejabat utama Polri, akademisi, serta ratusan mahasiswa dari STIK dan berbagai perguruan tinggi di Jakarta yang turut aktif mengikuti jalannya diskusi.Pada kesempatan itu, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si. menekankan bahwa transformasi Polri memerlukan perubahan yang lebih mendasar. Ia menilai bahwa pembaruan institusi tidak boleh berhenti pada aspek struktural semata. “Transformasi Polri harus dibangun di atas keberanian moral, etika, dan keteladanan,” ujarnya, seraya menyebut bahwa kepemimpinan yang berani mengoreksi diri merupakan prasyarat penting dalam memperkuat integritas kelembagaan. Forum dialog ini menghadirkan perspektif strategis dari para tokoh nasional seperti Prof. Dr. Koentjoro, Prof. Yudi Latif, Prof. Dr. Paulus Wirutomo, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., Dr. Sarah Nuraini Siregar, dan Dr. Phil. Panji Anugrah Permana. Para narasumber membahas isu etika profesi, legitimasi publik, dinamika pelayanan kepolisian, hingga tantangan reformasi kelembagaan di tengah perubahan sosial dan digital yang semakin cepat.Sementara itu, Wamenkumham Prof. Edward Omar Sharif Hiariej menyoroti pentingnya budaya etis sebagai fondasi moral Polri. Ia menegaskan bahwa prinsip to serve and to protect merupakan pedoman yang harus tercermin dalam perilaku setiap anggota. “Solidaritas internal harus memperkuat profesionalitas dan kepatuhan hukum, bukan menjadi ruang untuk menutupi pelanggaran,” tegasnya dalam sesi dialog.Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa dan peserta mengenai kepercayaan publik, tantangan moral aparat, peran teknologi dalam transparansi, hingga pentingnya community policing. Interaksi ini menunjukkan tingginya perhatian generasi muda terhadap agenda perubahan Polri dan nilai-nilai etika yang menyertainya.Melalui penyelenggaraan DILIBAS Episode 2 ini, STIK Lemdiklat Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat landasan akademik dan nilai etis guna mendorong terwujudnya Polri yang Presisi: prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik dan menjawab tuntutan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. PNO-12
27 Nov 2025, 13:25 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru