Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Polri Gerak Cepat Turunkan Personel Bantu Warga Terdampak Bencana di Sumut
Papuanewsonline.com, Sumut - Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Hingga hari ini tercatat 20 kejadian bencana, terdiri dari 12 tanah longsor, 7 banjir, dan 1 pohon tumbang yang tersebar di 6 kabupaten/kota, yakni Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Nias. Peristiwa ini menyebabkan 19 warga menjadi korban, dengan rincian 10 orang meninggal dunia, 3 orang luka-luka, dan 6 orang masih dalam pencarian. Dampak kerusakan juga cukup luas, yaitu 2.393 kepala keluarga terdampak kerusakan rumah dan 445 warga harus mengungsi, sementara sejumlah akses jalan utama masih tertutup material longsor.Di Tapanuli Tengah, tanah longsor pada pukul 07.00 WIB mengakibatkan 4 warga meninggal dan merusak satu rumah. Banjir yang terjadi sepanjang 17–22 November berdampak pada 1.902 KK serta memaksa 45 warga mengungsi. Di Mandailing Natal, longsor menutup Jembatan Aek Inumon II, sementara banjir di Muara Batang Gadis membuat 400 warga mengungsi dan merendam 470 rumah. Di Tapanuli Selatan, insiden pohon tumbang menewaskan 1 warga dan melukai 1 orang lainnya. Tapanuli Utara mengalami 3 titik longsor yang mengakibatkan 1 warga luka-luka, merusak 2 rumah, serta menutup badan jalan. Kota Sibolga menjadi wilayah dengan dampak paling besar, dengan 6 kejadian longsor yang mengakibatkan 5 warga meninggal, 3 luka-luka, serta 4 warga masih dalam pencarian, dan merusak 17 rumah. Di Nias, longsor juga menutup akses jalan utama di Desa Hiligodu, Gunungsitoli.Sejak laporan pertama masuk, Polri langsung bergerak cepat melakukan TPTKP, mengevakuasi warga, serta mengamankan dan mengatur lalu lintas di sejumlah titik terdampak. Upaya pencarian terhadap 6 warga yang belum ditemukan terus dilakukan bersama BPBD, Basarnas, TNI, dan unsur relawan. Sebagai penguatan, Sat Brimob Kompi Sipirok dan Kompi Siantar telah dikerahkan ke berbagai lokasi untuk membantu evakuasi, pencarian, serta pembukaan akses jalan.Tidak hanya itu, Polda Sumut melalui Karo Ops, Kombes Pol Victor Togi Tambunan, S.H., S.I.K., melaporkan penggelaran kekuatan penuh Satbrimob sebanyak 4 SSK dalam rangka perbantuan SAR dan penanganan dampak bencana. Pada pukul 09.30 WIB, 1 SST Yon C Por dipimpin IPDA Slamet telah berada di Jalan Lintas Padang Sidempuan–Tarutung membantu evakuasi warga dan pengaturan lalu lintas sambil menunggu alat berat. Pada waktu yang sama, 1 SST Yon C Por lainnya di bawah IPDA Erwinsyah S telah tiba di Desa Parsalakan, Tapanuli Tengah, untuk membantu evakuasi warga akibat jalan yang terputus oleh longsor. Di Kecamatan Batangtoru, 1 SST Yon C Por pimpinan IPDA Marbun telah berada di Batujomba menunggu eskavator untuk membuka badan jalan. Pukul 14.15 WIB, 1 SST Kompi 2 Yon B Por bergerak menuju Sibolga namun perjalanan tertunda karena membantu evakuasi kecelakaan lalu lintas di Simpang Marjarunjung sehingga waktu tempuh diperkirakan mencapai enam jam.Penguatan juga terus dilakukan melalui unit-unit lain. 1 SST Makoyon B Por Tebing Tinggi di bawah AKP Achmad Fahri sedang mempersiapkan keberangkatan menuju Tapanuli Utara. 1 SSK Yon A Por Medan yang dipimpin Kompol Muhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H., sedang mempersiapkan pergerakan menuju Sibolga, dan 2 SST Yon A Por di bawah AKP Alamsyah Surbakti bersiap bergerak menuju Tapanuli Tengah. Untuk dukungan di wilayah banjir, 2 SST Kompi 4 Yon C di bawah AKP Sandro Situngkir tengah bersiap bergerak menuju kawasan terdampak di Nias.Malam ini, Polda Sumut kembali mengerahkan dukungan tambahan berupa 1 SST Samapta, 2 Tim Dokkes, dan 1 Tim Bidang Teknologi Informasi (Bid TI) untuk memperkuat layanan evakuasi, kesehatan, komunikasi, dan pendataan di Tapanuli Tengah. Selain itu, besok pagi direncanakan akan diberangkatkan tambahan 2 SST Samapta untuk memperluas jangkauan penanganan dan memastikan seluruh wilayah terdampak mendapat perhatian penuh.Bencana ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah wilayah masih mencatat ketinggian banjir hingga 1 meter, sementara cuaca malam hari masih menunjukkan potensi hujan deras yang berisiko memicu bencana susulan. Polri mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjauhi kawasan rawan longsor maupun aliran banjir.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Polri akan terus hadir dan bekerja tanpa henti untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Keselamatan dan kemanusiaan adalah prioritas utama. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat mengambil langkah aman,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari Transformasi Polri agar semakin responsif, dekat, dan benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.Polri memastikan seluruh kekuatan terus dikerahkan untuk menangani dampak bencana. Setiap upaya dilakukan dengan sepenuh hati guna memulihkan situasi dan memberikan perlindungan terbaik bagi warga. PNO-12
26 Nov 2025, 19:46 WIT
Pimpin Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara, Kapolri Komitmen Moral dalam Transformasi Polri
Papuanewsonline.com, Bogor - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara, sebuah prosesi sakral yang menjadi rangkaian utama dalam Apel Kasatwil 2025. Kegiatan ini digelar di Mako Satuan Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan seluruh unsur kepemimpinan operasional Polri.Renungan yang berlangsung dalam suasana gelap dan diterangi ribuan obor itu diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, para Kapolda, para Karo Ops, serta Kapolres dari seluruh Indonesia, total lebih dari 600 peserta sesuai susunan formasi resmi kegiatan.Para peserta membentuk lima lingkaran konsentris mengelilingi api unggun utama, menggambarkan soliditas dan persatuan seluruh jajaran Polri dalam menjaga nilai-nilai integritas. Lingkaran inti diisi oleh PJU Mabes Polri dan Kapolda, disusul Karo Ops, Kapolresta, dan ratusan Kapolres yang mengelilingi titik api dengan khidmat.Memasuki puncak acara, Kapolri memimpin pembacaan Ikrar Ksatria Bhayangkara, sebuah komitmen moral untuk memperkuat arah transformasi Polri. Dengan lantang, Kapolri mengucapkan:“Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa, di bawah panji Merah Putih, di hadapan api perjuangan rakyat Indonesia, Kami, Ksatria Bhayangkara, berikrar... Membangun Polri yang melindungi, Polri yang melayani, Polri yang mengayomi, Polri yang dicintai dan dipercaya masyarakat."Ikrar tersebut diikuti serempak oleh seluruh Kapolda, Karo Ops, dan Kapolres, menciptakan gema komitmen bersama yang memenuhi area renungan. Kapolri menegaskan bahwa ikrar ini merupakan kompas moral Polri untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik.Dalam penutup ikrarnya, Kapolri kembali menekankan tekad kolektif Polri:"Demi seluruh rakyat Indonesia, demi kehormatan Kepolisian Negara Republik Indonesia… Kami berjanji untuk setia pada ikrar kami. Kami tegak, kami siap, kami setia.”Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara ini dirancang sebagai momen refleksi mendalam, diiringi visual sejarah perjuangan Komjen Pol (P) M. Jasin yang ditampilkan pada layar LED sebagai simbol keberanian moral dan keteguhan prinsip. Seluruh rangkaian menegaskan bahwa Polri memasuki babak baru perubahan yang menempatkan integritas, keberanian moral, dan pelayanan masyarakat sebagai fondasi utama.Acara ditutup dengan Kapolri berjabat tangan dengan seluruh jajaran sebagai peneguhan solidaritas korps dan tekad memperkuat kepercayaan publik.Dengan digelarnya Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara ini, Polri menegaskan kesiapannya untuk membangun institusi yang bersih, berani, melayani, dicintai, dan dipercaya masyarakat. PNO-12
26 Nov 2025, 19:37 WIT
Dialog Interaktif Bersama RRI Ambon, Polda Maluku Perkuat Transformasi Layanan Publik
Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus memperkuat komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang respon cepat, transparan, dan humanis. Komitmen ini ditegaskan dalam Dialog Interaktif Aspirasi Maluku yang digelar Bidang Humas Polda Maluku bekerja sama dengan RRI Ambon, Rabu (26/11/2025) di Studio Pro 1 RRI Ambon.Dialog yang mengangkat tema “Transformasi Pelayanan Publik Polda Maluku untuk Masyarakat; Respon Cepat, Transparan, dan Humanis” ini menjadi ruang evaluasi bersama serta komitmen mempercepat Reformasi Birokrasi di lingkungan Polda Maluku.Hadir sebagai narasumber:* AKBP Robert Ferdinandus, AMK, S.Th, Kabag RBP Biro Rena Polda Maluku.* Hasan Slamat, S.H., M.H., Pimpinan Ombudsman RI Perwakilan Maluku.* Dr. Paulus Koritelu, S.Sos., M.Si., Psikolog/Akademisi.Dalam dialog tersebut, Pimpinan Ombudsman Maluku Hasan Slamat memberikan apresiasi sekaligus catatan penting atas evaluasi pelayanan publik Polda Maluku.Ia menyebut bahwa hasil penilaian Ombudsman menempatkan Polda Maluku pada Zona Kuning, meski beberapa Polres di jajarannya telah berhasil melampaui standar dengan masuk ke Zona Hijau.“Indikator kuning adalah standar layanan yang kami terapkan. Kami dorong perbaikan dapat dipercepat,” ujar Hasan.Ombudsman juga menyoroti perlunya penguatan anggaran.“Selama ini porsi anggaran lebih banyak ke Kamtibmas. Untuk meningkatkan kualitas layanan publik, alokasi anggaran harus lebih proporsional dan berdampak langsung pada pelayanan,” jelasnya.Meski demikian, ia memberikan testimoni positif atas inovasi Polda Maluku dan Polri, terutama digitalisasi pelayanan. Hasan mencontohkan pengalaman pribadinya saat mengurus SKCK Online untuk kebutuhan seleksi di Ombudsman RI di Jakarta.“Saya mengurus SKCK yang seharusnya di Mabes untuk seleksi Ombudsman RI, tapi saya bisa mengurusnya dengan lancar dari Ambon. Ini bukti keberhasilan digitalisasi Polri," tambahnya.Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Akademisi Universitas Pattimura Ambon, Dr. Paulus Koritelu, Si.Sos, M.Si, menyoroti perubahan signifikan pada kinerja dan etika pelayanan Polri, terutama dalam pendekatan humanis kepada masyarakat.“Saya harus apresiasi, Polisi sekarang sudah sangat humanis. Saya sendiri mengalaminya di jalan raya. Ada pergeseran mindset yang positif,” ungkapnya.Dr. Paulus juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis antropologi dan sosiologi lokal dalam setiap layanan Polri.“Polri yang lebih tahu tentang karakter masyarakat Maluku. Kearifan lokal harus menjadi modal dasar pelayanan yang berempati,” tegasnya.Ia menilai beberapa terobosan Kapolda Maluku mencerminkan komitmen nyata untuk mendorong perubahan ke arah Polri yang lebih humanis dan modern.Mewakili Polda Maluku, AKBP Robert Ferdinandus menegaskan bahwa seluruh masukan Ombudsman dan kalangan akademisi menjadi bahan percepatan pembenahan.“Kami berkomitmen mempercepat perbaikan. Seluruh jajaran Polda Maluku akan didorong untuk mencapai Zona Hijau. Transformasi layanan yang cepat, transparan, dan humanis adalah harga mati,” tegasnya.Menurutnya, dialog ini bukan hanya evaluasi, tetapi momentum memperkuat sinergi antar-institusi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.Menutup dialog, Hasan Slamat kembali menegaskan apresiasinya:“Polri saat ini sudah sangat humanis. Program-program Kapolda Maluku irjen Pol. Prof. Dr. DADANG hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menunjukkan komitmen kuat untuk terus berbenah,” ujarnya.Dialog Interaktif Aspirasi Maluku yang digelar Polda Maluku dan RRI Ambon bukan sekadar agenda formal, tetapi ruang strategis untuk memperkuat tata kelola layanan publik Polda Maluku. Penilaian Zona Kuning dari Ombudsman menjadi alarm sekaligus pendorong percepatan Reformasi Birokrasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.Testimoni positif terkait digitalisasi SKCK Online dan pendekatan humanis Polri menunjukkan bahwa transformasi sebenarnya sedang berjalan, namun perlu dukungan kebijakan dan penguatan anggaran agar pelayanan menjadi semakin efektif.Sinergi antara polisi, Ombudsman, dan akademisi sebagaimana tergambar dalam dialog ini menjadi model kolaborasi ideal bagi institusi pemerintah lainnya: terbuka terhadap kritik, responsif terhadap perubahan, dan menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan. PNO-12
26 Nov 2025, 19:27 WIT
Tim Percepatan Reformasi Polri Serap Aspirasi dari Berbagai Ormas dan LSM
Papuanewsonline.com, Jakarta - Tim Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi dan sesi penyampaian pendapat bersama sejumlah lembaga masyarakat sipil pada Selasa (25/11/2025) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam doorstop usai pertemuan, Wakil Ketua Komite, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dan Ketua Komite, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, memaparkan poin-poin utama diskusi yang berlangsung sepanjang hari.Prof. Yusril menjelaskan bahwa Komite menerima sejumlah organisasi masyarakat sipil yang menyampaikan aspirasi, kritik, hingga masukan konstruktif terkait reformasi kepolisian.“Agenda hari ini diisi dengan menerima delegasi berbagai ormas dan LSM yang menyampaikan aspirasi, saran, serta kritik kepada Komite Percepatan Reformasi Polri,” ujar Prof. Yusril.Ia merinci bahwa kelompok pertama yang diterima Komite adalah Gusdurian, Setara Institute, dan FKUB. Ketiga kelompok tersebut menyoroti penanganan kasus-kasus konflik keagamaan serta dugaan ketidakadilan bagi kelompok minoritas, seperti Syiah dan Ahmadiyah, terutama dalam penerapan penegakan hukum berbasis pidana di sejumlah daerah.Kemudian, Komite juga berdialog dengan organisasi yang fokus pada isu pendampingan korban dan kekerasan, yaitu YLBHI, KontraS, LBH Jakarta, PBHI, serta Vox Populi Institute Indonesia. Kelompok ini menyampaikan kritik dan masukan terkait regulasi yang mengatur Polri, termasuk aspek operasional, Peraturan Polri, serta implementasi KUHP dan KUHAP baru.“Seluruh masukan tersebut akan kami pelajari, kami diskusikan, dan nantinya akan kami rangkum sebagai rekomendasi untuk disampaikan kepada Presiden,” tegas Yusril.“InsyaAllah, Komite bekerja optimal dalam menyerap aspirasi dari seluruh kelompok masyarakat.”Setelah itu, Prof. Jimly memberikan gambaran mengenai pola kerja dan agenda Komite dalam beberapa hari ke depan.“Kami membagi tugas menjadi tiga grup. Hari ini giliran Pak Yusril memimpin pertemuan dengar pendapat. Besok pagi kami bertemu para pimpinan organisasi pers, siangnya dengan para aktivis dan lawyer, dan sorenya dengan LSM yang bergerak di bidang pertambangan dan konflik agraria,” jelas Jimly.Ia menambahkan bahwa rangkaian pertemuan akan berlangsung hingga 9 Desember sebelum Komite menggelar rapat internal untuk merumuskan rekomendasi final.“Setelah seluruh proses dengar pendapat selesai, kami akan mengadakan rapat internal untuk menentukan sikap dan langkah reformasi kebijakan. Jika menyangkut perubahan undang-undang, akan kami dorong menjadi RUU. Jika hanya operasional, akan langsung kami rekomendasikan ke internal Polri,” tuturnya.“Pendapat resmi Komite akan disampaikan setelah keputusan bersama pada bulan kedua.”Audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis Tim Percepatan Reformasi Polri dalam menghimpun pandangan dari berbagai elemen masyarakat guna memperkuat agenda reformasi di tubuh Kepolisian. PNO-12
26 Nov 2025, 18:57 WIT
Gelar Apel Kasatwil 2025: Kadiv Humas Tekankan Komunikasi Publik adalah Fondasi Penting Polri
Papuanewsonline.com, Bogor - Kadiv Humas Polri mengajak seluruh Kapolda dan Kapolres di Indonesia untuk memperkuat komunikasi publik serta meningkatkan layanan informasi agar kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat. Pesan ini disampaikan saat menjadi narasumber pada hari kedua Apel Kasatwil 2025, Selasa, 25 November 2025, di Mako Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor.Apel yang mengusung tema “Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat” tersebut berlangsung selama 24–26 November 2025, dan diikuti oleh 36 Kapolda, 36 Karoops Polda, serta 508 Kapolres dari seluruh Indonesia.Dalam paparannya, Kadiv Humas menekankan bahwa komunikasi publik yang baik adalah fondasi penting bagi Polri yang modern dan dipercaya masyarakat.“Kebaikan polisi jangan ditutup-tutupi. Apa yang sudah dikerjakan anggota kita setiap hari harus sampai ke publik, karena itulah bukti bahwa Polri hadir dan bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.Ia menjelaskan bahwa kinerja kepolisian di seluruh Indonesia kini telah terdokumentasi melalui kanal resmi seperti SPIT Media Hub dan Policetube, sehingga menjadi sarana transparansi sekaligus memudahkan masyarakat dan media mengakses informasi.Selain memperkuat kanal informasi, Kadiv Humas juga mengajak seluruh satuan kewilayahan untuk membangun layanan informasi publik yang profesional melalui penguatan PPID.“Sudah saatnya setiap Polda dan Polres memberikan layanan informasi publik yang terbuka dan tertib. Ini bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi wujud penghormatan kita kepada hak masyarakat untuk tahu,” tegasnya.Ia juga menekankan pentingnya respon cepat terhadap hoaks dan provokasi di ruang digital, serta perlunya komunikasi publik yang disiapkan sejak pra-aksi, saat aksi, hingga pasca aksi agar narasi tidak dikuasai rumor.“Di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi kunci. Kalau kita tidak hadir, ruang publik akan diisi oleh framing sepihak,” tambahnya.Kadiv Humas menutup paparannya dengan mengajak seluruh Kapolda dan Kapolres menjadi penggerak utama transformasi komunikasi Polri.“Kita semua pengemban fungsi kehumasan. Dimanapun kita bertugas, kewajiban kita adalah memuliakan profesi kepolisian melalui kerja yang baik dan komunikasi yang benar,” tutupnya. PNO-12
26 Nov 2025, 18:28 WIT
Polda Maluku Kerahkan Pesawat Beechcraft 1900D Cari Korban KM Maluku Prima Makmur 03
Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam upaya pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Maluku Prima Makmur 03 yang tenggelam di perairan Laut Banda pada 21 November 2025. Melalui operasi Search and Rescue (SAR) dari udara, Kepolisian Daerah Maluku mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, sesuai instruksi tegas Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., untuk memaksimalkan seluruh sumber daya demi menemukan korban.Perintah Tegas Kapolda Maluku: “Keselamatan Warga adalah Prioritas Utama”Kapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bergerak cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan dalam operasi pencarian.“Saya perintahkan seluruh jajaran Polda Maluku untuk all out dalam pencarian korban KM Maluku Prima Makmur 03. Tidak ada upaya yang setengah-setengah. Keselamatan dan keselamatan warga adalah prioritas utama. Kita akan terus bekerja sampai korban ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian,” tegas Kapolda Maluku.“Pencarian dari udara, laut, dan darat harus berjalan terpadu. Koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait menjadi kunci. Semua sumber daya Polri saya minta dimaksimalkan,” tambahnya.Instruksi tersebut menjadi dasar pengerahan alutsista udara, termasuk pesawat Beechcraft 1900D milik Polri.Menindaklanjuti perintah Kapolda, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, SIK., memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301. Sarana udara ini digunakan untuk memperluas jangkauan pemantauan serta mempercepat proses identifikasi visual pada titik-titik prioritas.Dalam briefing sebelum keberangkatan, Kombes Handoyo menegaskan pentingnya disiplin dan ketelitian:“Sesuai perintah Bapak Kapolda Maluku, area pencarian sudah dirumuskan secara terukur berdasarkan analisis arah angin dan arus. Kita harus bekerja disiplin, profesional, dan tetap memegang prosedur,” ujarnya.Operasi SAR yang berlangsung sekitar dua jam menyisir area prioritas yang telah ditentukan berdasarkan pemodelan arus. Namun, korban belum ditemukan pada hari pertama operasi udara.Rute pencarian pesawat Beechcraft 1900D (P-4301) juga terekam melalui pantauan Flightradar24. Dari Bandara Pattimura Ambon (AMQ), terlihat jelas pesawat lepas landas menuju selatan, melintasi perairan antara Pulau Ambon dan Pulau Seram sebelum mengambil jalur lurus ke arah utara Laut Banda.Pesawat kemudian melakukan pola penyisiran memanjang (long sweeping track) pada area selatan Pulau Seram dan barat laut Banda Neira. Di titik yang telah dipetakan sebagai wilayah potensial keberadaan korban, pesawat melakukan manuver S-pattern serta zig-zag search pattern, sebagaimana terlihat dari jalur berwarna kuning pada peta. Pola tersebut digunakan untuk memperoleh cakupan visual yang lebih luas dan meningkatkan peluang observasi dari udara.Setelah menyisir sisi barat Banda Neira, pesawat kembali melakukan track memanjang ke arah barat laut sebelum mengambil rute pulang menuju Ambon. Seluruh jalur pencarian yang terekam mengonfirmasi bahwa area prioritas telah dipindai sesuai analisis arus dan angin yang ditetapkan tim SAR gabungan.Operasi ini melibatkan Tim Gabungan Polda Maluku dan Kantor SAR Ambon (Basarnas). Selain itu, perwakilan keluarga korban serta perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku turut serta dalam penerbangan pencarian sebagai bentuk transparansi dan empati.Keikutsertaan mereka menegaskan bahwa operasi ini bukan hanya bertumpu pada teknis penyelamatan, tetapi juga nilai kemanusiaan.Menurut Kombes Handoyo, usai operasi hari ini, tim akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan data meteorologi terbaru, termasuk arah angin, kondisi gelombang, dan arus bawah laut. Operasi SAR udara dan laut akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 26 November 2025 dengan pola pencarian yang disesuaikan.“Kami berkomitmen memberikan kepastian bagi keluarga. Operasi akan terus dilakukan sampai korban ditemukan,” tutup Dirpolairud.Pengerahan pesawat Beechcraft 1900D menunjukkan kesiapan alutsista Polri dalam menghadapi kondisi perairan terpencil. Pengawasan dari udara memberikan efisiensi tinggi dalam pencarian area luas yang sulit dijangkau kapal.Keikutsertaan keluarga korban dan perwakilan Gubernur memperlihatkan pendekatan humanis Polda Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui transparansi, keterbukaan, serta kepedulian terhadap keluarga yang menunggu kepastian.Sinergi Polri–Basarnas menjadi bukti kerja sama kuat dalam merespons insiden maritim di wilayah kepulauan Indonesia. PNO-12
26 Nov 2025, 18:17 WIT
Bupati Roni Omba Ikuti Rapat Vidcom Nasional Bersama Presiden RI Bahas Percepatan KDKMP
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel,
Roni Omba, S.IP, pada Selasa (25/11/2025) mengikuti rapat video konferensi
(vidcom) nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Rapat tersebut juga diikuti Menhan RI, Panglima TNI, Wamendagri, Dandim
1711/BVD, serta seluruh kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Fokus
pembahasan diarahkan pada perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Putih (KDKMP), termasuk pelaksanaannya di Kabupaten Boven Digoel.Program KDKMP disusun sebagai upaya memperkuat kemandirian
ekonomi masyarakat, terutama di daerah perbatasan. Melalui kolaborasi antara
TNI dan pemerintah daerah, program ini dirancang untuk menggerakkan potensi
koperasi desa dan kelurahan agar mampu memberikan dampak nyata bagi
kesejahteraan warga.Dalam sesi laporan daerah, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa
rapat tersebut memiliki arti penting bagi Boven Digoel. Ia menyampaikan bahwa
pembahasan mengenai progres KDKMP menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan
program yang saat ini sedang berjalan di daerahnya. Menurutnya, sinergi lintas
lembaga merupakan faktor kunci agar manfaat KDKMP dapat dirasakan secara merata
oleh masyarakat.Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam forum itu
kembali menunjukkan komitmen TNI terhadap pengembangan program KDKMP. Beliau
sebelumnya telah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto
untuk menyoroti berbagai isu strategis, termasuk penanganan judi online dan
perlindungan anak di ruang digital. Keterlibatan TNI diharapkan memperkuat
konsistensi pelaksanaan program di lapangan.Melalui rapat ini, pemerintah pusat menekankan pentingnya
percepatan implementasi KDKMP agar mampu mendukung stabilitas ekonomi lokal,
terutama di daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Boven Digoel.
Pemda diminta untuk memastikan program tetap berjalan sesuai jalur dan
memberikan laporan berkala tentang perkembangan yang dicapai.Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa pihaknya siap
menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Ia memastikan Boven Digoel terus
memperkuat kerja sama dengan Kodim 1711/BVD dalam mendampingi pengembangan
koperasi desa sehingga mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.Selain membahas progres KDKMP, rapat vidcom tersebut juga
menjadi kesempatan bagi seluruh daerah untuk menyampaikan tantangan di
lapangan, terutama terkait penguatan ekonomi dan peningkatan pelayanan
masyarakat. Boven Digoel menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian
karena posisinya sebagai wilayah perbatasan yang strategis.Pemerintah daerah berharap hasil dari rapat nasional ini
dapat menjadi dorongan baru bagi percepatan pembangunan ekonomi masyarakat,
khususnya melalui penguatan koperasi sebagai motor pertumbuhan di tingkat desa
dan kelurahan.Rapat yang berlangsung secara virtual tersebut ditutup
dengan harapan agar seluruh daerah dapat bekerja lebih efektif dalam
menjalankan program prioritas nasional. Pemerintah pusat menegaskan bahwa
keberhasilan KDKMP akan menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong
kemandirian ekonomi masyarakat di masa mendatang. Penulis: HendrikEditor: GF
26 Nov 2025, 01:45 WIT
Bupati Roni Omba Puji Demo Damai Sopir: Janji Benahi Birokrasi dan Atasi Kelangkaan Solar
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Suasana di Boven Digoel
pada Selasa (25/11/2025) berlangsung hangat ketika para sopir menggelar aksi
demo damai untuk menuntut penyelesaian kelangkaan BBM solar yang kembali
terjadi di daerah tersebut. Aksi ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati
Boven Digoel, Roni Omba, yang menilai langkah para sopir sebagai bentuk
kepedulian terhadap kondisi daerah.Dalam pernyataannya, Roni Omba menyampaikan bahwa aspirasi
yang disampaikan secara tertib menunjukkan kepedulian kuat masyarakat terhadap
pelayanan publik. Menurutnya, kritik dan tuntutan seperti ini justru menjadi
masukan penting bagi pemerintah daerah untuk berbenah.Bupati juga menyoroti dugaan adanya oknum nakal yang
memainkan distribusi solar hingga menimbulkan kelangkaan. Ia memastikan
pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti persoalan
ini agar tidak kembali menjadi beban bagi masyarakat, terutama para sopir yang
bergantung pada BBM untuk bekerja.Dalam kesempatan yang sama, Roni Omba menegaskan bahwa
kepemimpinan di daerah ini bukan milik kelompok tertentu, melainkan seluruh
masyarakat Boven Digoel. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama agar
pembangunan berjalan merata dan tidak terhambat persoalan internal birokrasi.Ia juga menegaskan komitmennya untuk membenahi birokrasi
yang selama ini dinilai bermasalah. Peningkatan pelayanan publik disebut
menjadi fokus utama, termasuk memastikan agar distribusi solar kembali normal
dan tidak lagi dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu.Para peserta aksi berharap demo damai ini menjadi titik awal
penyelesaian kelangkaan BBM yang sudah berulang kali terjadi. Mereka menilai
bahwa tanpa penindakan tegas dan pengawasan ketat, masalah distribusi solar
hanya akan menjadi lingkaran masalah yang tak berujung.Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan dapat bekerja
sama lebih erat untuk memetakan akar permasalahan dan mengatur ulang pola
distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Langkah
konkret seperti pengawasan distribusi dan penataan kembali rantai suplai
dianggap penting untuk mencegah permainan oknum.Menanggapi hal itu, Roni Omba memastikan bahwa pemerintah
tidak akan bekerja sendiri. Ia menegaskan perlunya kolaborasi dengan Pertamina
dan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan
transparan bagi seluruh masyarakat Boven Digoel.Di tengah berbagai harapan yang muncul, masyarakat kini
menantikan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah. Demo yang berlangsung
tertib tersebut menjadi pengingat bahwa suara masyarakat perlu didengar dan
direspons dengan tindakan konkret.Dengan komitmen yang telah diutarakan, publik berharap
persoalan kelangkaan solar dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas
ekonomi dan pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan normal di Boven Digoel. Penulis: HendrikEditor: GF
25 Nov 2025, 21:21 WIT
Tanah Leluhur Harga Mati: Pemuda Kamoro Geruduk DPRK, Ultimatum Perang Jadi Peringatan Keras
Papuanewsonline.com, Mimika - Front Pemilik Hak Ulayat
Mimika memblokade halaman Kantor DPRK Mimika, Selasa (25/11/2025), dalam aksi
demonstrasi yang menegangkan. Tuntutan mereka satu: pemerintah harus bertindak
tegas menyelesaikan sengketa tapal batas di wilayah Kapiraya, Distrik Mimika
Barat Tengah. Suasana semakin mencekam ketika Ketua Aliansi Pemuda Kamoro
(APK), Rafael Taorekeyau, dengan lantang menyatakan kesiapan untuk mengangkat
senjata."Ini tanah adat kami, Tuhan sudah tentukan!" seru
Rafael Taorekeyau dengan nada penuh emosi. "Hari ini
kembalikan kami ke Bomberai bukan Meepago! Masyarakat adat pemilik hak ulayat
hanya punya dua pilihan: terima aspirasi kami dan selesaikan, atau kami
perang!" Ultimatum ini jelas menunjukkan betapa frustrasinya masyarakat
Kamoro atas lambatnya penanganan konflik ini.Para pemuda Kamoro menuntut agar pemerintah daerah Deiyai
dan Mimika mencapai kesepakatan final terkait batas wilayah sebelum Natal 2025.
Mereka menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab
penuh atas wilayah adat Mimika Wee dan menolak keras segala upaya pemekaran
kampung di atas tanah leluhur mereka tanpa adanya musyawarah yang melibatkan
pemilik hak ulayat. Penulis: Jid
Editor: GF
25 Nov 2025, 20:58 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru