logo-website
Rabu, 11 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Police Go To Campus: Polda Maluku Tanamkan Etika dan Budaya Tertib Berlalin di IAKN Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus memperkuat upaya pembentukan budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui program edukatif “Police Go To Campus” yang digelar di Auditorium Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Rabu (12/11/2025).Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIT ini dihadiri langsung oleh tim Subdit Kamsel yang dipimpin AKP Yustinus Pini, bersama IPDA Tehuayo, S.E., Aipda Rudolf Wenno, Aipda Juanto, S.H., Aipda Daniel Toisutta, Aipda Rizalinda Pacilian, A.Md., dan Brigpol Yayuk H. Pratiwi.Dalam kegiatan bertema “Etika Berlalu Lintas untuk Keselamatan Bersama” itu, para mahasiswa mendapat pemaparan interaktif tentang pentingnya disiplin dan etika di jalan raya sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri dan orang lain.Turut hadir Rowles Hasugian, S.Si., M.Si., Kepala Biro Umum dan Urusan Kemahasiswaan IAKN Ambon, yang sekaligus membuka kegiatan sosialisasi. Hadir pula Donna P., perwakilan Jasa Raharja Unit Samsat Ambon, yang menyampaikan edukasi mengenai perlindungan asuransi bagi pengguna jalan.Program Police Go To Campus digagas sebagai bentuk pendekatan edukatif kepolisian kepada kalangan akademik, khususnya mahasiswa yang tergolong usia produktif dengan tingkat mobilitas tinggi. Kelompok ini kerap terlibat baik sebagai korban maupun pelaku kecelakaan lalu lintas.“Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab moral di kalangan mahasiswa agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Dengan memahami etika di jalan, mereka bisa menjadi contoh nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar AKP Yustinus Pini di sela kegiatan.Ia menegaskan bahwa budaya tertib lalu lintas tidak dapat dibangun hanya dengan penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari kesadaran dan perubahan perilaku. “Keselamatan bukan hanya urusan pribadi, tetapi tanggung jawab kolektif kita semua,” tambahnya.Sementara itu, Rowles Hasugian, perwakilan kampus, mengapresiasi langkah Polda Maluku yang hadir langsung di tengah mahasiswa.“Edukasi seperti ini sangat penting karena mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan pendekatan yang humanis, pesan keselamatan bisa lebih mengena dan berdampak luas,” ujarnya.Ditlantas Polda Maluku secara berkelanjutan akan menggandeng berbagai kampus dan lembaga pendidikan di wilayah Maluku. Tujuannya, membangun budaya disiplin berlalu lintas yang tumbuh dari kesadaran kolektif dan partisipasi aktif masyarakat.Dirlantas Polda Maluku, Kombes Pol. Yudi Kristianto, S.I.K, dalam keterangannya menyampaikan, “Kegiatan Police Go To Campus adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukatif. Mahasiswa harus menjadi mitra strategis kami dalam membangun peradaban berlalu lintas yang beretika dan berkeselamatan,” tegasnya.Program Police Go To Campus yang dijalankan Ditlantas Polda Maluku menunjukkan wajah Polri yang semakin humanis, edukatif, dan proaktif dalam menanamkan nilai keselamatan di jalan raya. Pendekatan langsung ke kampus menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang sadar hukum, beretika, dan peduli keselamatan bersama.Kegiatan ini tidak sekadar sosialisasi, tetapi merupakan investasi sosial jangka panjang. Jika mahasiswa sebagai kelompok intelektual dan sebagai motor perubahan mampu menjadi teladan di jalan raya, maka budaya tertib berlalu lintas di Maluku akan tumbuh kuat dan berkelanjutan. PNO-12 12 Nov 2025, 21:46 WIT
Pasca Olah TKP, Polres Metro Jakarta Utara Bersihkan Masjid SMAN 72 Kelapa Gading Papuanewsonline.com, Jakarta - Pasca olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden ledakan di Masjid SMA Negeri 72 Kelapa Gading, Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading melaksanakan aksi peduli dengan melakukan pembersihan dan perbaikan di area masjid sekolah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan kondisi pasca kejadian serta menghilangkan rasa traumatis bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.Aksi sosial tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu, pada Sabtu (8/11/2025). Turut serta dalam kegiatan itu puluhan personel kepolisian, dibantu warga sekitar dan pihak sekolah, bergotong royong membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas yang terdampak.“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata empati dan solidaritas Polri terhadap warga SMA Negeri 72. Kami ingin memastikan bahwa pascainsiden kemarin, seluruh fasilitas bisa kembali bersih, aman, dan nyaman untuk digunakan, khususnya tempat ibadah,” ujar AKBP James dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari langit-langit dan dinding masjid yang kemudian dicat ulang. Petugas juga memperbaiki serta mengganti keramik, kaca jendela, lampu, kipas angin, jam dinding, hingga karpet. Selain itu, dilakukan pula perbaikan pintu utama dan penataan ulang instalasi kabel listrik agar lebih aman.AKBP James menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang membenahi fisik bangunan, tetapi juga memulihkan rasa aman dan kebersamaan warga sekolah.“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu. Pemulihan ini bukan hanya tentang bangunan, tapi juga tentang kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh empati, diwarnai semangat gotong royong antara aparat kepolisian, warga, dan pihak sekolah. Polres Metro Jakarta Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan dan sosial pascakejadian.Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi.“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum pasti kebenarannya. Mari bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan. Pemulihan pasca kejadian ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat,” tegas Kombes Budi.Langkah Polres Metro Jakarta Utara ini diharapkan mampu mengembalikan suasana kondusif di lingkungan sekolah serta menumbuhkan kembali rasa aman dan solidaritas masyarakat pasca insiden. PNO-12 12 Nov 2025, 15:13 WIT
Dr. Leo Tumuka: Kunci Sukses Beasiswa YPMAK Ada pada Dukungan Penuh Orang Tua Papuanewsonline.com, Timika – Ketua Pengurus Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Dr. Leonardus Tumuka, menegaskan bahwa dukungan dan peran aktif orang tua menjadi faktor utama keberhasilan program beasiswa bagi anak-anak asli Papua dari suku Amungme dan Kamoro serta lima suku kekerabatan lainnya.“Pendidikan pertama dan utama itu dari keluarga. Ketika orang tua tidak memberikan dukungan, motivasi, dan semangat belajar kepada anak-anak, tentu mereka bisa mengalami kesulitan merampungkan studi. YPMAK sangat membutuhkan dukungan orang tua,” ujar Dr. Tumuka, Senin (11/11/2025).Dr. Tumuka mengungkapkan, masih banyak peserta program beasiswa YPMAK yang belum mampu menyelesaikan studi tepat waktu, bahkan sebagian harus berhenti di tengah jalan. Ia berharap para orang tua tidak memprovokasi anak-anak untuk pulang karena persoalan kecil, tetapi justru memberi semangat agar mereka menuntaskan pendidikan hingga lulus.YPMAK bersama PT Freeport Indonesia terus memperbaiki formula pemberian beasiswa. Ke depan, calon penerima beasiswa lulusan SLTA akan diarahkan mengambil jurusan yang memiliki peluang besar di dunia kerja, termasuk pendidikan vokasi dan sekolah kedinasan.“Selama kepengurusan kami periode 2024–2029, komitmen itu sudah jelas,” kata Dr. Tumuka. “Beasiswa akan lebih diarahkan pada prestasi dan kualitas.”Selain itu, Dr. Tumuka juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk membenahi kualitas pendidikan dasar dan menengah di Mimika dan wilayah Papua Tengah.Program beasiswa PTFI melalui YPMAK telah berhasil melahirkan empat dokter asli Amungme–Kamoro, yaitu dr. Beanal, dr. Sephia Chrisilla Jangkup, drg. Fransiska Poana, dan dr. Aprilda Yulifa Thalia Thomas Karupukaro.Penulis: JidanEditor: GF 11 Nov 2025, 20:37 WIT
Alumni YPMAK Satukan Langkah Lewat PAPEDA: Siap Mengabdi dan Bangun Tanah Papua Papuanewsonline.com, Timika – Setelah menjadi penerima manfaat program pendidikan dari Yayasan Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), para alumni kini memiliki wadah resmi untuk berkontribusi bagi pembangunan Papua. Mereka membentuk Perkumpulan Alumni Penerima Beasiswa Dana Kemitraan (PAPEDA–YPMAK) yang telah disahkan melalui SK Kemenkumham RI Nomor 0005128.AH.01.07 Tahun 2025. Deklarasi pembentukan PAPEDA–YPMAK berlangsung di Hotel Horison Ultima Timika, Selasa (11/11/2025), dengan mengusung tema “Anyaman Noken Sudah Siap.” Ketua Panitia Deklarasi, Dr. Krinus Kum, menyampaikan bahwa PAPEDA lahir dari kepedulian terhadap tantangan pembangunan di Papua, serta minimnya komunikasi antar-intelektual penerima beasiswa YPMAK dari tujuh suku. “PAPEDA hadir untuk memperkuat kepekaan sosial, mempererat persaudaraan, dan merespons isu-isu strategis di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, hukum, dan politik,” ujar Krinus. Organisasi ini memiliki visi besar untuk mengoptimalkan potensi alumni sebagai mitra pembangunan daerah dan nasional, mempererat hubungan kekeluargaan antaralumni, serta menumbuhkan kecintaan terhadap lembaga YPMAK. Dalam waktu dekat, PAPEDA–YPMAK akan melaksanakan sejumlah program prioritas, antara lain pendataan alumni, pengembangan kemitraan industri, peningkatan mutu alumni, temu alumni nasional, serta program tanggung jawab sosial. Deklarasi ini turut dimeriahkan dengan penampilan lagu berbahasa Kamoro dan Amungme, fragmen bertajuk “Merajut Noken Asa,” serta testimoni para alumni tentang perjuangan mereka setelah menamatkan pendidikan. Dengan berdirinya PAPEDA–YPMAK, para alumni penerima beasiswa kini memiliki wadah resmi untuk berjejaring, berbagi gagasan, dan mengabdikan diri bagi kemajuan masyarakat Papua.   Penulis: Jidan Editor: GF 11 Nov 2025, 20:36 WIT
Siswa Bintara Polri Angkatan 53 SPN Polda Maluku Jalankan Program “Live In” di Desa Larike Papuanewsonline.com, Malteng - Sebagai bagian dari pembinaan karakter dan latihan kerja lapangan, sebanyak 71 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Angkatan 53 SPN Polda Maluku Kompi Malasi Leiwala melaksanakan kegiatan “Live In” di Desa Larike, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.Kegiatan sosial kemasyarakatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku, Kombes Pol Romi Agusriansyah, S.I.K., didampingi para Pejabat Utama SPN, pengasuh, serta personel pendamping, sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan langsung terhadap siswa selama masa pengabdian di masyarakat.Kedatangan rombongan disambut hangat oleh masyarakat Desa Larike melalui prosesi adat pengalungan sarung dan hadrat tanda penghormatan dan penerimaan tamu kehormatan.Rombongan diterima secara resmi oleh Raja Negeri Larike, Hafes Mansur Lausepa, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif SPN Polda Maluku dalam mempererat hubungan sosial antara Polri dan masyarakat.“Kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga kehadiran siswa SPN menjadi teladan dan inspirasi bagi warga, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Raja Hafes Mansur Lausepa.Usai penyambutan, para siswa bersama warga melaksanakan kerja bakti di berbagai titik desa, antara lain membersihkan kandang bebek milik program desa, menyingkirkan material longsor di jalan utama, serta mengecat lapangan voli desa. Kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama masyarakat, di mana siswa beragama Islam menunaikan shalat Jumat berjamaah di masjid setempat, sementara siswa beragama Kristen mengikuti ibadah bersama warga jemaat Larike.Kegiatan rohani lintas agama ini menjadi simbol persaudaraan dan kerukunan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.Setelah itu, suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti acara makan patita bersama warga, menciptakan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.Sebagai bentuk kepedulian sosial, SPN Polda Maluku turut menyerahkan perlengkapan olahraga voli berupa empat buah bola dan satu set net, yang diserahkan langsung oleh Ka SPN Polda Maluku kepada Kepala Pemuda Negeri Larike.Selain itu, pemerintah Negeri Larike juga menyalurkan bantuan sosial berupa peralatan tukang, perlengkapan nelayan, mesin potong rumput, serta bantuan tunai bagi lansia dan janda.Usai kegiatan, para siswa SPN berbaur dengan masyarakat: berbincang santai, bermain dengan anak-anak, dan ikut berbagai aktivitas sosial warga, memperkuat keakraban dan empati antara calon anggota Polri dan masyarakat setempat.Dalam sambutannya, Kombes Pol Romi Agusriansyah menegaskan bahwa kegiatan “Live In” ini merupakan implementasi langsung dari nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya Polri, yang menanamkan empati, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada para siswa.“Kami ingin membentuk karakter siswa agar tidak hanya cakap secara fisik dan disiplin, tetapi juga memiliki hati yang peka terhadap masyarakat. Mereka harus tumbuh sebagai polisi yang melayani dengan hati dan mengayomi dengan ketulusan,” tegas Kombes Romi.Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan “Live In” sebagai wujud nyata pembentukan karakter calon anggota Polri yang berorientasi pada pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.“Saya menegaskan bahwa setiap anggota Polri, termasuk para siswa yang sedang ditempa di SPN, harus memahami bahwa tugas utama Polri bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga melayani dan melindungi masyarakat dengan hati,” ujar Kapolda Maluku.“Kegiatan seperti Live In ini membentuk kepribadian polisi yang humanis, empatik, dan dicintai rakyat. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk membangun Polri yang dipercaya dan dicintai masyarakat.”Kapolda juga menekankan kebijakan tegasnya bahwa setiap anggota Polri yang melakukan pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku, sebaliknya anggota yang berprestasi dan berdedikasi tinggi akan diberi penghargaan.“Integritas dan moralitas adalah fondasi utama dalam profesi kepolisian. Tidak ada tempat bagi pelanggar disiplin di tubuh Polda Maluku,” tegas Irjen Dadang.Kegiatan Live In SPN Polda Maluku di Desa Larike menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan masyarakat, yang diwujudkan melalui kerja nyata, kebersamaan, dan semangat kemanusiaan.Program ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa pengabdian polisi dimulai sejak masa pendidikan, dengan menanamkan nilai-nilai empati, disiplin, dan ketulusan dalam melayani rakyat.Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan “Live In” sebagai wujud nyata pembentukan karakter calon anggota Polri yang berorientasi pada pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.“Saya menegaskan bahwa setiap anggota Polri, termasuk para siswa yang sedang ditempa di SPN, harus memahami bahwa tugas utama Polri bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga melayani dan melindungi masyarakat dengan hati,” ujar Kapolda Maluku.“Kegiatan seperti Live In ini membentuk kepribadian polisi yang humanis, empatik, dan dicintai rakyat. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk membangun Polri yang dipercaya dan dicintai masyarakat.”Kapolda juga menekankan kebijakan tegasnya bahwa setiap anggota Polri yang melakukan pelanggaran akan diproses sesuai hukum yang berlaku, sebaliknya anggota yang berprestasi dan berdedikasi tinggi akan diberi penghargaan.“Integritas dan moralitas adalah fondasi utama dalam profesi kepolisian. Tidak ada tempat bagi pelanggar disiplin di tubuh Polda Maluku,” tegas Irjen Dadang.Kegiatan Live In SPN Polda Maluku di Desa Larike menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan masyarakat, yang diwujudkan melalui kerja nyata, kebersamaan, dan semangat kemanusiaan.Program ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa pengabdian polisi dimulai sejak masa pendidikan, dengan menanamkan nilai-nilai empati, disiplin, dan ketulusan dalam melayani rakyat. PNO-12 09 Nov 2025, 08:55 WIT
Ketua Komisi IV DPR Puji Inisiatif Kapolri Bangun SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar Papuanewsonline.com, Karanganyar - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, memuji inisiatif Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam membangun SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah. Menurutnya, sekolah tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.“Tadi sekolahnya yang kami tinjau itu luar biasa ya. Ini sebenarnya bukan program Kementerian, tapi inisiatif dari Kapolri dan jajarannya untuk membuat sekolah unggulan ini agar anak-anak di sekitar daerah itu bisa belajar dengan baik,” ujar Titiek usai meninjau sekolah tersebut, Jumat (7/11/2025).Titiek mengungkapkan, sebelumnya SMP Kemala Bhayangkari sempat menumpang di kantor Polsek setempat sebelum akhirnya dibangun permanen pada Februari 2025.“Tadinya katanya sekolahnya nebeng di kantor Polsek, terus lihat kayak begitu dibuatlah sekolah itu yang merupakan sekolah yang luar biasa,” ucapnya.Ia juga menyoroti kualitas tenaga pendidik serta fasilitas sekolah yang dinilainya sangat baik. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah kenyamanan ruang kelas yang telah dilengkapi pendingin ruangan.“Yang luar biasanya lagi, sekolahnya semuanya ber-AC. Saya rasa tidak semua kelas di negeri ini ada AC-nya, belum tentu di Jakarta ada sekolah-sekolah yang ber-AC juga,” tutur Titiek.Selain memiliki fasilitas lengkap, sekolah ini juga telah mendapatkan dukungan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Titiek menyampaikan apresiasi kepada Kapolri atas perhatiannya terhadap dunia pendidikan.“Terima kasih Pak Kapolri sudah ikut serta memperbaiki pendidikan di Indonesia ini,” sambungnya.Sebagai informasi, SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar telah memperoleh surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan sekolah tersebut layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di gedung baru mulai tahun ajaran 2025/2026.Sekolah ini memiliki program unggulan berupa penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pembinaan prestasi siswa. Tercatat ada 5 tenaga kependidikan dan 11 tenaga pendidik yang mengajar di sekolah tersebut.Sarana dan prasarana yang tersedia antara lain ruang kepala sekolah, ruang BK, laboratorium IPA, ruang tata usaha, ruang UKS, perpustakaan, laboratorium komputer, ruang Bhayangkari, lapangan olahraga, dua unit mobil operasional, tempat baca terbuka, toilet, kantin, koperasi, gudang, taman membaca, serta ruang kelas yang telah dilengkapi proyektor, AC, CCTV, dan speaker.Setiap kelas nantinya menampung 32 siswa. Sekolah ini juga telah mengantongi berbagai sertifikat penghargaan, antara lain Sekolah Sehat Stratifikasi Standar, Sekolah Ramah Anak, Sekolah Unggul, Adiwiyata Teks, Gerakan Pramuka, dan Pengelolaan UKS, serta sertifikat Kelayakan Air Tanah dari PDAM dan Sosialisasi-Simulasi Bencana dari BPBD.Dengan fasilitas dan komitmen tersebut, SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi muda berkarakter, berprestasi, dan berwawasan kebhayangkaraan. PNO-12 07 Nov 2025, 20:06 WIT
Titiek Soeharto: Terima Kasih Kapolri Sudah Ikut Perbaiki Pendidikan di Indonesia Papuanewsonline.com, Karanganyar – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas kontribusinya dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Ucapan itu disampaikan saat meninjau SMP Kemala Bhayangkari di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025)."Terima kasih Pak Kapolri sudah ikut serta memperbaiki pendidikan di Indonesia ini," ujar Titiek Soeharto kepada wartawan.Dalam kesempatan tersebut, Titiek didampingi oleh Jenderal Sigit, Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo, serta Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat.Pembangunan SMP Kemala Bhayangkari dimulai sejak Februari 2025 dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Pembina YKB Juliati Sigit Prabowo. Proyek pendidikan ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Kemala Bhayangkari dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Kesehatan, RS Jati Husada Karanganyar, PMI Karanganyar, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar.Sekolah tersebut telah memperoleh surat rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan bahwa gedung baru tersebut layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar mulai tahun ajaran 2025/2026.SMP Kemala Bhayangkari mengusung program unggulan berupa penguatan karakter kebhayangkaraan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta pembinaan peserta didik. Titiek Soeharto mengaku terkesan dengan fasilitas yang tersedia di sekolah tersebut."Yang luar biasanya lagi sekolahnya semuanya ber-AC. Saya rasa tidak semua kelas di negeri ini ada AC-nya. Belum tentu di Jakarta ada sekolah yang ber-AC juga, ini luar biasa," tutur Titiek.Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Presiden Prabowo Subianto yang turut memberikan fasilitas bagi sekolah tersebut."Kami berterima kasih bahwa ada kelas yang saat ini sudah mendapatkan fasilitas dari Bapak Presiden terkait dengan program pelayanan terpusat dengan menggunakan Interactive Flat Panel, ada dua," ujar Jenderal Sigit.Kapolri menambahkan, dukungan lain yang diterima sekolah ini mencakup perlengkapan laboratorium biologi dan fisika. Menurutnya, bantuan tersebut berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini."Kemudian bantuan lab IPA untuk biologi, kemudian fisika dan tentunya ini sangat membantu dalam program sekolah yang ada," ujarnya. PNO-12 07 Nov 2025, 19:16 WIT
Olahraga Bersama, Karo SDM Polda Maluku Tegaskan Disiplin dan Persiapan Rekrutmen Bintara Brimob Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Biro SDM Polda Maluku, Kombes Pol Jemi Junaidi, S.I.K., M.M, menegaskan disiplin anggota dan persiapan rekrutmen Bintara Brimob Tahun 2026.Penegasan ini disampaikan Kombes Jemi Junaidi saat memimpin apel persiapan Olahraga Bersama personel gabungan Polda Maluku di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Jumat (7/11). Olahraga bersama rutin dilaksanakan sebagai momen perkuatan soliditas sekaligus penyampaian sejumlah arahan strategis terkait pembinaan sumber daya manusia Polri di lingkungan Polda Maluku.Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kebugaran fisik personel Polri tersebut.Saat memimpin apel, Kombes Jemi menyampaikan beberapa poin penting terkait agenda dan kebijakan SDM Polri yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Di antaranya Persiapan Rekrutmen Bintara Brimob.Kombes Jemi menyampaikan, Polda Maluku akan segera memasuki tahapan penerimaan seleksi Bintara Brimob. Pendaftaran seleksi ini akan dibuka secara online pada 10 November 2025. Meski Surat Telegram (ST) resmi dari Mabes Polri masih menunggu diterbitkan, jajaran diminta mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat."Rekan-rekan dapat menyampaikan informasi ini kepada keluarga, sanak saudara, maupun masyarakat di lingkungan sekitar agar proses rekrutmen dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat," pintanya.Lebih lanjut, Karo SDM juga menekankan kepada seluruh personel yang memenuhi syarat untuk mengikuti Sekolah Inspektur Polisi (SIP) agar mulai mempersiapkan diri. Ia mengaku akan ada percepatan pelaksanaan seleksi SIP berdasarkan informasi yang telah diterima secara internal, sembari menunggu ST resmi dari Mabes Polri.Di sisi lain, Kombes Jemi juga mengingatkan tentang kegiatan Olahraga Bersama yang dilaksanakan khusus oleh Satuan Brimob jelang HUT Brimob Ke-80 tahun 2025. Seluruh personel Brimob dan Pejabat Utama diwajibkan menghadirkan pengurus Bhayangkari dalam setiap kegiatan menyongsong HUT Brimob Polri.Selain itu, Kombes Jemi juga menekankan beberapa poin penting yang wajib dilaksanakan oleh setiap personel. Di antaranya;1. Hidup sederhana dalam keseharian.2. Menjaga penampilan agar tetap bersih, rapi, dan sesuai ketentuan pakaian dinas.3. Menggunakan media sosial untuk hal-hal positif.4. Menjadi teladan integritas di lingkungan masyarakat.5. Melakukan sosialisasi internal kepada seluruh anggota dan keluarganya.6. Saling mengingatkan apabila ada rekan atau keluarga yang berpotensi merusak citra institusi.Kombes Jemi juga menegaskan terkait beberapa poin penting yang tidak boleh dilakukan oleh setiap personel. Seperti;1. Memamerkan kemewahan di publik maupun media sosial.2. Mengikuti gaya hidup mewah atau berlebihan.3. Menyalahgunakan atribut pangkat atau pakaian dinas untuk kepentingan pribadi di luar kedinasan.4. Membiarkan rekan atau keluarga memamerkan gaya hidup mewah tanpa memberikan teguran. PNO-12 07 Nov 2025, 19:11 WIT
Dukung Program MBG, Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR Kunjungi SPPG YKB Polres Karanganyar Papuanewsonline.com, Karanganyar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) dan Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Juliati Sigit Prabowo meninjau SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025).Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto.Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kabaintelkam Polri Irjen Yuda Gustawan, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang, serta Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo.Jenderal Sigit dan rombongan meninjau secara langsung fasilitas yang ada di SPPG. Ia juga memantau proses memasak hingga pengecekan sampel makanan untuk memastikan kualitas dan higienitas bahan pangan yang disajikan bagi siswa penerima program MBG.Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pengelolaan MBG di SPPG Polres Karanganyar telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.Selain meninjau dapur dan proses pengolahan makanan, Kapolri juga mengecek instalasi pembuangan air limbah (IPAL) di lokasi tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Kapolri secara simbolis menyerahkan bantuan sosial kepada warga Karanganyar berupa beras kg, gula kg, teh 1 pak, minyak goreng 1 liter, biskuit, dan 5 mi instan.SPPG yang dibangun di bawah pengawasan Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto ini mendukung program MBG untuk sekitar 4.000 siswa di 16 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA di wilayah Karanganyar.Uji coba operasional SPPG telah dilakukan sejak 30 September dengan melayani 500 porsi, kemudian berlanjut pada 3 dan 8 Oktober dengan peningkatan hingga 1.750 porsi.Proses penyediaan makanan di SPPG dilakukan dengan standar ketat. Pemilihan serta pembelian bahan mentah diawasi langsung oleh Pengurus Bhayangkari Karanganyar, termasuk pengecekan ulang terhadap kuantitas dan kualitas bahan agar sesuai dengan kriteria gizi dan kelayakan konsumsi.Kebersihan area pengolahan dan penyajian makanan turut diawasi oleh tenaga ahli gizi, sementara proses distribusi ke sekolah-sekolah dipantau ketat oleh pengawas SPPG. Setibanya di sekolah, makanan terlebih dahulu dicicipi oleh guru untuk memastikan dalam kondisi baik dan aman dikonsumsi siswa.Limbah hasil produksi makanan pun diolah melalui sistem pengelolaan air limbah agar tidak mencemari lingkungan, sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian dan kesehatan lingkungan sekitar. PNO-12 07 Nov 2025, 19:04 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT