Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
120 Anggota Polda Maluku Ikut Sertifikasi Penyidik
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 120 anggota Polda Maluku mengikuti kegiatan sertifikasi penyidik dan penyidik pembantu yang dihelat di Marina Hotel, Kota Ambon, Kamis (19/6/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, sertifikasi penyidik dan penyidik pembantu dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Polri."Ada sebanyak 120 personel yang mengikuti sertifikasi penyidik dan penyidik pembantu," kata Kombes Areis.Menurutnya, untuk menjadi seorang penyidik tidak semudah membalikan telapak tangan. Setiap penyidik harus mengikuti sertifikasi sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi."Saat ini untuk serifikasi penyidik dan penyidik pembantu sudah masuk pada tahapan verifikasi berkas," katanya. PNO-12
20 Jun 2025, 13:35 WIT
Polri Gaungkan Kampanye “Rise and Speak” di USU: Dorong Kolaborasi Tangani Kekerasan dan Eksploitasi
Papuanewsonline.com, Medan – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggandeng berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan sosialisasi dan kampanye “Rise and Speak” di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (18/6/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Polri, kementerian/lembaga terkait, serta satuan tugas PPKS (Pencegahan dan penanganan kekerasan seksual) yang saat ini menjadi PPKPT: pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggidari perguruan tinggi di Sumatera Utara.Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani kekerasan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan, khususnya di lingkungan pendidikan dan ruang digital.“Hari ini, saya berdiri bukan hanya sebagai perwakilan institusi Polri, tetapi sebagai bagian dari masyarakat yang prihatin, namun tetap optimis akan masa depan Sumatera Utara yang bebas dari kekerasan dan eksploitasi,” ujar Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah.Kampanye Rise and Speak disebut sebagai gerakan nasional yang bertujuan membangkitkan kesadaran, keberanian, dan solidaritas dalam menghadapi maraknya kekerasan seksual, eksploitasi anak, serta perdagangan orang. Polri disebut siap menjadi mitra strategis dalam memperkuat sistem perlindungan korban yang berbasis data, empati, dan keberlanjutan.“Kita menyaksikan sendiri bagaimana kekerasan seksual tidak lagi mengenal ruang terjadi di kampus, tempat ibadah, hingga ruang privat. Bahkan banyak pelajar dan mahasiswa yang terjerat eksploitasi seksual digital tanpa mereka sadari. Maka pendekatan yang kita lakukan harus kolektif dan berbasis korban,” tambahnya.Acara juga diisi dengan penandatanganan Deklarasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi, serta diskusi panel dari berbagai narasumber, antara lain:- Satgas PPKS USU yang memperkenalkan fungsi dan peranannya dalam menjaga lingkungan kampus yang aman;- Kepala BP3MI Sumatera Utara yang menyoroti peran strategis lembaga dalam melindungi Pekerja Migran Indonesia;- Ka UPTD PPMI Kota Medan yang menjelaskan peran pemerintah daerah dalam perlindungan pekerja migran;Kasubdit I dan Kasubnit Unit 2 Subdit 3 PPA PPO Bareskrim Polri yang memaparkan peran Polri dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan penanggulangan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Sementara itu, Asisten Deputi 5/II Pasosaf Kemenko Polhukam Marsma TNI Parimeng, S.Pd., MIR.,CTMP, yang turut hadir, menegaskan komitmen pemerintah dalam perlindungan pekerja migran serta pentingnya partisipasi publik.“Sebagus apapun sistem yang kami bangun, tanpa kepercayaan dan partisipasi masyarakat, semua itu hanya akan menjadi tidak akan menjadi optimal,” tegasnya.Dengan kegiatan ini, Polri berharap terbangun kesadaran kolektif serta kolaborasi konkret antara institusi pendidikan, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat dalam menciptakan ruang yang aman bagi semua. PNO-12
19 Jun 2025, 14:57 WIT
Ketua Umum Bhayangkari Berikan Pembekalan Kepada Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri
Papuanewsonline.com, Jaksel - Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Yang Diwakili Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Diana Dofiri, Memberikan Pembekalan Inspiratif Kepada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Tingkat Sarjana (S1), Magister (S2), Dan Doktor (S3) Tahun 2025, Yang Diselenggarakan Di Aditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rabu (11/06/25).Adapun Peserta Wisudawan Tahun Ini Sejumlah 576 Orang Yang Terdiri Dari 225 Bhayangkari, 305 Peserta Prodi S1 Diantaranya Sebanyak 262 Polki, 43 Polwan, Dan Prodi S2 Sebanyak 37 Peserta Diantaranya 35 Polki Dan 2 Polwan, Serta 9 Orang Peserta Didik Dari Prodi S3 Diantaranya 8 Polki Dan 1 Polwan.Acara Ini Dihadiri Oleh Ibu Irwasum Polri Ny. Martha Dedi Prasetyo, Ketua PG06 Bhayangkari Korps Brimob Polri Ny. Ning Imam Widodo, Ibu Kabareskrim Polri Ny. Winta Wahyu Widada, Bhayangkari PJU Mabes Polri, Dan Para Mahasiswa STIK Prodi S1, S2, S3 Beserta Istri.Dalam Sambutannya, Ketua Umum Bhayangkari Melalui Wakil Ketua Umum Bhayangkari Menyampaikan “Apresiasi Atas Kerja Keras Dan Dedikasi Para Mahasiswa Selama Menempuh Pendidikan Di STIK. Beliau Juga Menekankan Pentingnya Peran Strategis Lulusan STIK Dalam Membangun Institusi Polri Yang Modern, Humanis, Dan Profesional”. Pernyataan Ketua Umum Bahayangkari“Semoga Para Wisudawan Bisa Membuktikan Diri Sebagai Sarjana-Sarjana Yang Berilmu, Bermutu Yang Memiliki Kualitas Keunggulan Serta Ketangguhan Dan Integritas Yang Siap Bekerja Cerdas, Bekerja Tuntas, Dan Bekerja Iklas Serta Mampu Menjadi Teladan Di Tengah Masyarakat”. Lanjutan Pernyataan Ketua Umum BhayangkariAcara Pembekalan Ditutup Dengan Penyerahan Cinderamata Kepada Wakil Ketua Umum Bhayangkari Dan Foto Bersama Sebagai Simbol Dukungan Penuh Bhayangkari Terhadap Keberhasilan Kader-Kader Pemimpin Masa Depan Polri.Dengan Ditutupnya Pendidikan Tahun Ini, Diharapkan Para Lulusan STIK S1, S2, Dan S3 Mampu Mengimplementasikan Ilmu Dan Nilai-Nilai Kepemimpinan Dalam Tugas Dan Tanggung Jawab Mereka Di Berbagai Lini Organisasi Polri. PNO-12
14 Jun 2025, 18:22 WIT
Lewat Car Free Day di Timika, Kampus STIE JB Promosi Program Pendidikan
Papuanewsonline. com, Timika - Para mahasiswa Kampus STIE JB melaksanakan Promosi pendidikan tinggi pada kampus mereka melalui kegiatan Car Free Day (CFD) di Timika, Sabtu (14/6/2025).Kegiatan Promosi ini merupakan cara efektif untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat dan calon mahasiswa." Dengan hadir di CFD, kampus STIE JB dapat langsung berinteraksi dengan masyarakat, memberikan informasi mengenai program studi, fasilitas, dan proses penerimaan mahasiswa baru," ujar Irwan selaku koordinator Kampus STIE JB kepada wartawan saat Car Free Day di Timika, Sabtu (14/6/2025), pagi.Kata Irwan, pihaknya selain melakukan sosialisasi bagi mahasiswa baru di sekolah-sekolah SMA/SMK di Mimika, juga melakukan promosi dan sosialisasi lewat Car Free Day." Car Free Day adalah tempat yang ramai dikunjungi masyarakat di Kabupaten Mimika, sehingga, kami mencoba memanfaatkan momentum ini bersama mahasiswa melaksanakan sosialisasi," Ucapnya.Irwan menjelaskan semoga kehadiran kampus STIE JB di tempat Car Free Day dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di Kabupaten Mimkka." Kami bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan calon mahasiswa serta orang tua, dimana tadi kami menjawab pertanyaan dari orang tua para calon mahasiswa, sekaligus memberikan informasi tentang Kampus STIE JB," Tegasnya.Irwan menjelaskan STIE JB membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026." Ada bwberapa program studi unggulan di bidang Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Pembangunan dan manajemen keuangan," Terangnya.Berikut Jalur pendaftaran di STIE JB di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yakni :
JALUR PENDAFTARAN
✓ JALUR BEBAS TES
Bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) yang memenuhi kriteria peringkat/ranking 1 - 10 di setiap kelas, tanpa perlu mengikuti ujian seleksi.
✓ JALUR UNDANGAN
Bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) yang diundang secara khusus oleh Institusi berdasarkan rekomendasi sekolah atau kerjasama dengan Institusi pendidikan lainnya, hanya mengikuti ujian seleksi wawancara.
✓ JALUR PRESTASI AKADEMIK DAN NON AKADEMIK
Bagi Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) yang memiliki prestasi Juara maupun menjadi peserta pada lomba akademik, Seni, Olahraga, atau bidang lainnya di tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional, maupun Internasional.
✓ JALUR RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau)
Bagi Calon Mahasiswa lulusan perguruan tinggi jenjang Diploma I/Diploma II/Diploma III atau pernah menempuh pendidikan tinggi dengan status mengundurkan diri atau Drop Out (DO) dari perguruan tinggi lain.
(Hanya untuk PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN)✓ JALUR REGULER
Jalur seleksi umum yang dapat diikuti oleh semua Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) melalui ujian seleksi tertulis dan wawancara. ( Jidan )
14 Jun 2025, 15:52 WIT
Pameran Lingkungan Hidup di Mimika: Edukasi dan Inovasi untuk Masa Depan yang Lebih Hijau
Papuanewsonline. com, Timika
– Kabupaten Mimika diramaikan dengan Environmental Exhibition 2025 yang
diselenggarakan di Gedung Eme Neme Yauware pada kamis (12/6/25). Acara yang diinisiasi oleh PT Freeport
Indonesia dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika ini menyuguhkan beragam
inovasi dan solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan. Wakil Bupati Mimika, Bapak Emanuel Kemong,
turut hadir dan meninjau langsung berbagai stan pameran yang menampilkan
teknologi dan praktik pelestarian lingkungan terkini. Wakil Bupati mengapresiasi atas
terselenggaranya pameran ini, beliau menegaskan pentingnya edukasi dan
partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. "Ini bukan sekadar pameran,
tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat Mimika untuk lebih peduli
terhadap lingkungan," tegas Wakil Bupati Mimika. Beragam inovasi dan teknologi
ramah lingkungan dipamerkan dalam acara ini,
menunjukkan komitmen PT Freeport Indonesia untuk menciptakan pengelolaan
lingkungan hidup Mimika yang lebih berkelanjutan. Dalam kesempatan ini juga Manager
Enviromental PT Freeport, Gesang Setyadi menegaskan bahwa event ini menjadi
dorangan terhadap masyarakat dalam mengelola lingkungan dan juga bisa menjadi
contoh inovasi terhadap lingkungan. Pak Emanuel menambahkan bahwa
acara terbuka untuk semua kalangan
masyarakat, dengan harapan dapat
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam untuk generasi mendatang. "Acara ini terbuka untuk
semua masyarakat" ucapnya Environmental Exhibition 2025
diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran
masyarakat akan isu-isu lingkungan dan mendorong terciptanya solusi-solusi
inovatif untuk mengatasi tantangan lingkungan yang dihadapi. "Semoga dengan Pameran ini
dapat meningkatkan kepedulian serta kesadaran seluruh masyarakat pada
lingkungan" tutupnya ( jidan )
13 Jun 2025, 09:24 WIT
8 Catar Akpol Panda Maluku Jalani Tes Psikologi Tahap Dua
Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia Daerah Penerimaan Calon Taruna/i Akpol Polda Maluku Tahun 2025 terus melaksanakan tahapan seleksi.Sebanyak 8 Calon Taruna Akpol Panda Maluku hari ini menjalani tes psikologi tahap dua yang digelar di ruang laboratorium komputer SMP Kristen YPKPM Ambon, Selasa (10/6/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, mengatakan, 8 Catar Akpol yang menjalani tes psikologi terdiri dari 7 Taruna dan 1 Taruni atau perempuan.Selain mengikuti tes psikologi, para Catar Akpol tahun 2025 ini juga menjalani pemeriksaan mental kepribadian. "Pemeriksaan mental dan kepribadian dilakukan oleh tim Subbid Paminal Bidang Propam Polda Maluku," kata Kombes Areis.Pelaksanaan seleksi penerimaan calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) ini ditinjau langsung oleh Kepala Bidang Propam Polda Maluku Kombes Pol Indera Gunawan Sik, bersama Kabag Psikologi dan Kasubag Diapers Bag Dalpers Biro SDM Polda Maluku."Pelaksanaan tes psikologi tahap dua dan pemeriksaan mental kepribadian terhadap para peserta seleksi catar Akpol berjalan lancar dan aman sejak pagi tadi," pungkasnya. PNO-12
10 Jun 2025, 17:49 WIT
593 Bakomsus Polri Selesaikan Pendidikan Ketahanan Pangan dan Kesehatan Gizi
Papuanewsonline.com, Jateng - Sebanyak 593 bintara kompetensi khusus Polri yang direkrut untuk menyukseskan Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilantik. Mereka terdiri dari 434 polisi laki-laki dan 159 polisi wanita (polwan).Para bakomsus berlatar pendidikan ilmu pertanian, peternakan, perikanan, gizi dan kesehatan masyarakat. Mereka akan mengemban tugas sebagai bhabinkamtibmas, dengan fokus pada tugas-tugas terkait ketahanan pangan dan program MBG.Upacara penutupan pendidikan bakomsus untuk mengawal visi Ketahanan Pangan dan program MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto berlangsung di dua lokasi, sesuai tempat mereka menimba ilmu dasar kepolisian. Untuk polwan, digelar di Sepolwan Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan pada Rabu (4/6/2025), dan untuk polisi laki-laki di Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru, Ungaran, Jawa Tengah (Jateng).Para bakomsus dilantik usai menjalani pendidikan selama lima bulan. Untuk diketahui perekrutan mereka merupakan satu dari empat langkah strategis Gugus Tugas Polri untuk Mendukung Ketahanan Pangan. "Dari sisi materi pelajaran tentu saja berbeda, di mana komposisi mata pelajaran siswa Bakomsus ini 70 persen di antaranya adalah fungsi teknis Binmas. Di mana nanti mereka akan mengimplemetasikan program ketahanan pangan dari Presiden terkait dengan Asta Cita sehingga fungsi teknis Binmasnya lebih banyak," jelas Kasepolwan Kombes Melda Yanny kepada wartawan pada Minggu (7/6/2025).Kombes Melda menuturkan polisi tugas umum (PTU) atau non-bakomsus Ketahanan Pangan dan MBG selama pendidikan lebih banyak mempelajari fungsi teknis Sabhara, yakni sebanyak 50 persen mata pelajaran. "Sedangkan, program polisi tugas umum 50 persen di antaranya lebih kepada fungsi teknis Sabhara. Sehingga, ada perbedaan komposisi materi pelajaran antara keduanya," lanjut Melda.Diketahui, rekrutmen bakomsus Ketahanan Pangan dan MBG dilakukan oleh Bagian Penyediaan Personel Staf Sumber Daya Manusia (Bagdiapers SSDM) Polri sejak November 2024. Proses rekrutmen berlangsung sepanjang Desember 2025.Polri menetapkan persyaratan pendaftar Bakomsus Pertanian, Peternakan, dan Perikanan mulai lulusan SMK, D3, D4, hingga sarjana. Lalu untuk Bakomsus Ahli Gizi dan Kesehatan Masyarakat syarat pendidikan D4 dan sarjana."Kami dari Bag Diapers cukup kaget juga untuk pendaftar bisa sampai ribuan, padahal kita sosialisasi hanya 10 hari dari tanggal 1 sampai 10 November kemarin. Dan pendaftaran juga hanya 7 hari," ungkap Kasubbag Penerimaan Bagdiapers Rodalpers SSDM Polri Kompol Adi Dharma di program detikSore, Kamis (5/12/2024).Sebelumnya diberitakan, penerimaan anggota Polri jalur Bakomsus Pertanian, Perikanan, Peternakan, Ahli Gizi, dan Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu strategi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mempercepat tercapainya misi Swasembada Pangan dan terlaksananya program Makan Bergizi Gratis dengan optimal.Swasembada Pangan merupakan salah satu Asta Cita dalam Pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Pun program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo dalam rangka memperbaiki kualitas kesehatan anak-anak Indonesia agar tumbuh SDM-SDM unggul yang siap mewujudkan Indonesia Emas 2045. PNO-12
09 Jun 2025, 11:44 WIT
Mendekatkan Teori dan Praktik: Mahasiswa Hukum Universitas Trisakti Ikuti Kuliah Umum
Papuanewsonline.com, Depok – Fakultas Hukum Universitas Trisakti melalui Jurusan Hukum Kehutanan menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran Masyarakat dan Polisi Satwa untuk Mewujudkan Keseimbangan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.” Acara ini berlangsung di Auditorium Gedung Transfer Knowledge Animal Center Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, Kelapadua, Depok.Kuliah umum ini menghadirkan Brigadir Jenderal Polisi Tory Kristianto, S.I.K., selaku Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti, para dosen, serta praktisi di bidang hukum lingkungan dan kehutanan.Dalam sambutannya, Brigjen Pol Tory Kristianto menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, akademisi, dan aparat penegak hukum dalam upaya konservasi sumber daya alam hayati Indonesia.“Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang luar biasa, namun juga menghadapi ancaman serius seperti perburuan liar dan kerusakan habitat. Polisi Satwa hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi motor penggerak edukasi dan kesadaran publik terhadap pentingnya perlindungan satwa dan habitatnya,” ujar Brigjen Pol Tory Kristianto.Ia menjelaskan berbagai peran strategis Polisi Satwa dalam menangani isu-isu konservasi, termasuk pemberantasan perdagangan ilegal satwa liar, penyelamatan satwa yang terlantar atau terancam, serta kegiatan edukasi berbasis komunitas di berbagai daerah.Kegiatan kuliah umum ini dibuka oleh Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H., dosen pengampu mata kuliah Hukum Kehutanan. Dalam sambutannya, ia menekankan urgensi kegiatan ini dalam memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait dinamika penegakan hukum di bidang kehutanan dan lingkungan.“Melalui kuliah umum ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana hukum itu diimplementasikan di lapangan. Ini menjadi bagian dari kurikulum kontekstual yang bertujuan mencetak lulusan hukum yang peduli terhadap isu-isu lingkungan dan mampu berpikir solutif dalam praktik,” ujar Dr. Intan.Menambah bobot acara, hadir pula AKBP Gede Pasek, S.I.K., selaku Wakil Direktur Binmas Polda Metro Jaya, yang memaparkan tugas pokok dan fungsi Bhabinkamtibmas dalam mendukung program-program komunitas berbasis keamanan lingkungan, termasuk Program Unggulan Komunitas Polisi yang diinisiasi oleh Binmas PMJ.“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri di masyarakat. Dalam konteks konservasi dan perlindungan lingkungan, Bhabinkamtibmas berperan sebagai fasilitator dialog antara warga dan aparat, membangun kesadaran kolektif, serta mendorong pembentukan komunitas peduli lingkungan seperti yang kami gagas dalam Komunitas Polisi,” terang AKBP Gede Pasek.Program Komunitas Polisi sendiri merupakan pendekatan strategis berbasis masyarakat yang bertujuan memperkuat peran serta warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan, termasuk dalam isu pelestarian alam.Sebagai fasilitator dalam kuliah umum ini, Monica Fany Megawati selaku Ketua Pemerhati Polsatwa Korsabhara Baharkam Polri turut memberikan perspektif penting mengenai peran generasi muda dalam konservasi.“Keterlibatan mahasiswa hukum dalam kegiatan ini sangat strategis. Mereka bukan hanya calon penegak hukum, tetapi juga calon pemimpin perubahan. Dengan memahami langsung peran Polisi Satwa, kami berharap tumbuh semangat advokasi lingkungan yang lebih kuat dan berdampak luas di tengah masyarakat,” ujar Monica.Selain pemaparan materi, kuliah umum ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa terlihat antusias berdialog langsung dengan para narasumber, membahas tantangan hukum dalam pelestarian satwa dan kehutanan di Indonesia, serta membahas strategi kolaboratif antara aparat dan masyarakat dalam upaya penegakan hukum lingkungan yang efektif.Kegiatan ini menjadi bagian nyata dari komitmen Universitas Trisakti dalam mengembangkan pendidikan hukum yang adaptif dan kontekstual, yang mampu merespons tantangan zaman, terutama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di tengah kompleksitas hukum nasional dan global. PNO-12
07 Jun 2025, 10:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru