logo-website
Kamis, 13 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Sinergi Akademisi dan Pemerintah Papua: Pertemuan Tim Ekspedisi Patriot dan Gubernur Papua Papuanewsonline.com, Jayapura — Pertemuan antara Tim Ekspedisi Patriot dan Gubernur Papua menjadi salah satu agenda penting dalam rangka menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan rekomendasi berbasis penelitian lapangan. Tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional ini menyampaikan temuan serta analisis terkini mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur di kawasan transmigrasi Distrik Senggi, Kabupaten Keerom. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan akademisi dalam proses perencanaan pembangunan wilayah perbatasan.Dalam forum tersebut, tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dipimpin Abdul Rohman Supandi memaparkan evaluasi menyeluruh terhadap keberlangsungan program transmigrasi di Senggi. Mereka menekankan perlunya memastikan pelaksanaan program tetap berada pada jalur tujuan awal, yakni pemerataan penduduk, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan. Evaluasi ini menjadi dasar bagi rekomendasi teknis maupun struktural yang ditawarkan kepada pemerintah provinsi.Tim ITB juga menyoroti kebutuhan mendesak di sektor infrastruktur dasar. Akses jalan yang memadai, ketersediaan listrik, dan penyediaan air bersih dianggap sebagai elemen penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat transmigran maupun masyarakat adat. Layanan dasar seperti administrasi pemerintahan, pendidikan, serta kesehatan juga dipandang sebagai faktor penentu peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, tim memberikan perhatian pada potensi dampak lingkungan agar pembangunan berjalan berkelanjutan.Dari Universitas Padjadjaran (Unpad), tim memaparkan pentingnya menjaga harmonisasi sosial antara warga transmigran dan masyarakat adat Orang Asli Papua (OAP). Interaksi antar kelompok dinilai memegang peran penting dalam keberhasilan transmigrasi jangka panjang. Pendekatan budaya, penghormatan terhadap hukum adat, serta antisipasi terhadap potensi gesekan sosial menjadi poin kunci dalam rekomendasi yang disampaikan tim Unpad kepada pemerintah provinsi.Sementara itu, tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang diketuai Dhany Arifianto menyampaikan analisis teknis mengenai kebutuhan infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat. Rekomendasi tersebut mencakup peningkatan kualitas jaringan jalan, fasilitas air bersih, serta prasarana umum untuk mendukung kegiatan ekonomi dan akses layanan masyarakat. Kajian teknis ini diharapkan dapat memperkuat rencana pembangunan berbasis kebutuhan aktual yang terjadi di lapangan.Kolaborasi lintas kampus terlihat semakin kuat dengan kehadiran tim Universitas Indonesia (UI) dan IPB University. Keduanya menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat Senggi. Mereka menyampaikan bahwa sejumlah komoditas lokal seperti padi ladang, jagung, betatas, dan kakao memiliki potensi besar untuk dikembangkan menuju tahap industrialisasi kecil. Selain itu, sektor peternakan seperti sapi, babi, dan ayam dinilai memiliki peluang signifikan jika dikelola dengan pendekatan sinergis antara pertanian dan peternakan.Gubernur Papua memberikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan akademisi melalui program Ekspedisi Patriot. Temuan dan rekomendasi yang disusun berdasarkan data lapangan dinilai sangat relevan untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan, terutama di wilayah transmigrasi dan kawasan perbatasan. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun Papua yang mandiri, produktif, dan inklusif.Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik. Dengan fondasi data lapangan yang akurat dan kerja sama lintas institusi, rekomendasi yang diberikan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan transmigrasi Distrik Senggi dan wilayah perbatasan Indonesia secara lebih luas. Penulis: TEP Editor: GF 04 Des 2025, 17:37 WIT
Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Polisi Sambut Transformasi Digital di Era AI Papuanewsonline.com, Jakarta - Episode ketiga dialog mahasiswa STIK-PTIK kembali menghadirkan pandangan segar mengenai arah transformasi Polri di tengah arus perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pada sesi kali ini, para mahasiswa tampil langsung sebagai pembicara, menunjukkan perspektif generasi baru yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang. Sejumlah tokoh turut memberikan pandangan dan menegaskan pentingnya kesiapan Polri menghadapi era digital.Dosen Kepolisian Utama Tk.I STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H., menegaskan bahwa institusi kepolisian harus semakin terbuka terhadap masukan publik.“Pesan utamanya, seperti yang disampaikan para pembicara tadi, adalah bahwa Polri siap menerima kritik dari masyarakat. Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari Polri juga menyampaikan bahwa masyarakat harus siap dikritik. Jadi ada timbal balik,” ujarnya.Irjen Dachi juga menegaskan bahwa transformasi Polri bertumpu pada tiga komponen: people, technology, dan process. Ia mencontohkan implementasi ETLE yang dapat ditingkatkan melalui teknologi dan AI agar lebih ramah bagi masyarakat.“Kalau pelanggaran bisa langsung dibayar lewat QR code, atau ETLE langsung mengirimkan notifikasi WhatsApp, itu akan jauh lebih mudah. AI sangat membantu proses seperti itu. Penggunaan AI dalam penegakan hukum di masa depan tidak bisa dielakkan.”Founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan dalam kepolisian modern. Ia mengapresiasi munculnya kritik dari mahasiswa Polri yang mulai menyadari perlunya perubahan paradigma.“Mereka menyadari bahwa kita selama ini terlalu fokus pada penegakan hukum, padahal ada juga yang namanya prediction dan pencegahan. Kalau pencegahan bisa dibantu oleh AI misalnya melalui ETLE atau data CCTV untuk memetakan lokasi rawan maka masyarakat bisa mendapat feedback dan itu membantu tugas polisi,” jelasnya.Perwakilan GP Ansor, Ahmad Luthfi, mengingatkan para mahasiswa STIK tentang pentingnya literasi teknologi dalam tugas kepolisian modern.“Jika ingin menjadi pemimpin masa depan, maka harus menguasai teknologi. Dari pembicaraan tadi, terlihat bahwa setiap peristiwa ataupun persoalan di era sekarang selalu melibatkan teknologi,”Dialog pada episode ketiga ini menegaskan bahwa masa depan Polri dan kepemimpinan nasional berada di tangan generasi muda yang melek teknologi dan terbuka terhadap perubahan. Melalui sudut pandang Irjen Pol Bahagia Dachi, Ismail Fahmi, dan Ahmad Luthfi, terlihat jelas bahwa transformasi menuju era digital tidak hanya menuntut kesiapan institusi, tetapi juga seluruh ekosistem pendukungnya mahasiswa, masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor. PNO-12 04 Des 2025, 08:52 WIT
KAHMI Mimika Gelar Musda Pertama, Fokus Sinergi dan Kontribusi dalam Pembangunan Daerah Papuanewsonline.com, Mimika - Korps Alumni HMI (KAHMI) Mimika akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Pertama pada Sabtu (6/12/2025) sebagai tonggak awal konsolidasi organisasi alumni HMI di daerah. Momentum bersejarah ini mengusung tema “Sinergi, Kontribusi, dan Penguatan Peran Strategis KAHMI untuk Pembangunan Daerah,” yang merefleksikan tekad para alumni untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong kemajuan Mimika. Ketua Panitia Musda, Duma Tato Sanda, menjelaskan bahwa Musda ini bukan hanya untuk memilih kepemimpinan baru, tetapi juga ruang merumuskan arah gerak yang visioner. “Kita akan membangun sinergi antar-alumni dan pemangku kepentingan, menghadirkan kontribusi nyata, serta memperkuat kapasitas kelembagaan,” ujarnya. Dengan semangat hijau-hitam, KAHMI siap melangkah bersama untuk Mimika yang lebih maju dan adil. Ketua Majelis Daerah KAHMI Mimika, Suraya Madubun, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan Musda perdana. Ia mengajak seluruh alumni HMI di Mimika untuk menjadikan acara ini sebagai ruang konsolidasi ide dan penyatuan langkah. “KAHMI hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga mitra dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya. Suraya juga berharap Musda ini berlangsung lancar dan demokratis, menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi dan daerah. “Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-HMI-an, mari kita jadikan Musda ini sebagai langkah maju untuk Mimika yang lebih berkembang,” pungkasnya.   Penulis: Jid Editor: GF 04 Des 2025, 05:21 WIT
SLB Negeri Mimika Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025 Papuanewsonline.com, Mimika — Suasana penuh semangat dan kehangatan memenuhi Ballroom Hotel Horison Diana, Rabu 3 Desember 2025, saat SLB Negeri Mimika menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025. Acara ini mengusung tema “Kolaborasi Lintas Sektor: Mengurai Hambatan Akses Layanan Dasar bagi Penyandang Disabilitas — Sehat, Cerdas, Tanpa Diskriminasi” dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, serta siswa penyandang disabilitas.Kegiatan dimulai dengan penampilan siswa-siswa SLB Negeri Mimika yang memukau dan menggetarkan hati para tamu undangan. Keberanian dan kemampuan anak-anak tampil di panggung mendapatkan apresiasi tinggi dari seluruh hadirin, menggambarkan bahwa setiap anak memiliki potensi besar ketika diberi ruang dan dukungan yang memadai.Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Mimika, Paulus Saine, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kerja kolaboratif untuk memenuhi hak penyandang disabilitas. “Pendidikan, kesehatan, sosial, masyarakat, dan pemerintah harus berjalan beriringan untuk membuka akses yang adil bagi penyandang disabilitas,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa SLB Negeri Mimika merupakan salah satu penerima hibah bantuan dari Pemerintah Daerah sebagai bentuk dukungan terhadap layanan pendidikan dan kesehatan dasar.Kepala SLB Negeri Mimika, Sunardin, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas perhatian yang terus diberikan. Menurutnya, sebagai satu-satunya lembaga pendidikan khusus di Kabupaten Mimika, tantangan yang mereka hadapi sangat besar. “Kami adalah satu-satunya lembaga pendidikan khusus di Kabupaten Mimika. Tanggung jawab kami besar, tetapi harapan kami jauh lebih besar agar anak-anak ini mendapat akses pendidikan yang layak dan setara,” katanya.Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Bupati Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menegaskan nilai kesetaraan manusia dalam perspektif kemanusiaan dan spiritual. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia berharga tanpa memandang kondisi fisik maupun mental. “Tidak ada manusia yang kurang. Yang ada hanyalah manusia dengan cara berkembang yang berbeda,” tuturnya. Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, akan terus memperkuat kebijakan inklusif terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.Acara ini bukan hanya menjadi sarana perayaan, tetapi juga momentum refleksi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk melihat kembali tantangan penyandang disabilitas dalam mengakses layanan dasar. Melalui keterlibatan aktif para pemangku kebijakan, sekolah, dan masyarakat, SLB Negeri Mimika berharap lahir ekosistem pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan anak-anak disabilitas.Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya lingkungan yang inklusif dan nondiskriminatif. Kolaborasi lintas sektor dianggap sebagai kunci utama untuk menghadirkan Mimika yang lebih ramah disabilitas, di mana setiap warga mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang. Penulis: AbimEditor: GF 03 Des 2025, 22:14 WIT
Persepsi Jujur dari Senggi: Lokakarya dan Momen Perpisahan Tim Ekspedisi Patriot Papuanewsonline.com, Keerom — Sabtu, 29 November 2025 menjadi hari yang penuh arti bagi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Senggi. Setelah melakukan pendampingan dan penelitian intensif selama lebih dari satu bulan, tim yang terdiri dari lima perguruan tinggi nasional menggelar Lokakarya Persepsi Jujur dari Senggi di Balai Pertemuan SP 2 Kampung Woslay. Acara ini sekaligus menjadi momen perpisahan antara tim akademisi dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra utama dalam pengumpulan data dan pendampingan lapangan.Suasana hangat langsung terasa sejak awal acara. Masyarakat adat, warga transmigran, perangkat kampung, tokoh adat, tokoh agama, hingga aparat pemerintah distrik dan kabupaten turut hadir memberikan dukungan. Kebersamaan yang terjalin selama proses pendampingan tercermin dalam interaksi akrab sepanjang kegiatan, menjadikan lokakarya ini bukan sekadar forum akademik, tetapi juga ruang silaturahmi penuh kekeluargaan.Acara dimulai dengan sambutan dari Plt. Dinas Transmigrasi Provinsi Papua, Ibu Irawati, yang memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif TEP. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pak Patras Kelpi selaku KUPT dan ondoafi setempat. Keduanya menekankan pentingnya riset komprehensif yang dilakukan lima perguruan tinggi tersebut dalam memberikan gambaran objektif terkait dinamika transmigrasi, sosial, dan ekonomi masyarakat Senggi.Paparan materi dari tiap perguruan tinggi menjadi bagian yang paling ditunggu. Tim ITB yang dipimpin Abdul Rohman Supandi mempresentasikan evaluasi mengenai pelaksanaan transmigrasi di Senggi, mulai dari kondisi infrastruktur, akses layanan dasar, hingga relasi sosial. Tim UNPAD kemudian memaparkan kajian mengenai harmonisasi sosial antara masyarakat adat Orang Asli Papua (OAP) dan warga transmigran, menekankan pentingnya dialog dan pemahaman lintas budaya.Selanjutnya, tim ITS yang diketuai Dhany Arifianto menyampaikan rekomendasi teknis terkait kebutuhan infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya. Tim UI memberikan gambaran mengenai penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok tani dan koperasi sebagai pilar pengembangan usaha lokal. Adapun tim IPB University menyoroti potensi komoditas unggulan seperti padi, jagung, betatas, dan kakao yang dinilai memiliki prospek pengembangan berbasis industrialisasi kecil.Sesi berikutnya membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Perwakilan masyarakat adat maupun transmigran berbagi pandangan mengenai kebutuhan ekonomi, pengembangan komoditas, serta harapan terhadap peningkatan kesejahteraan. Kepala Puskesmas Senggi juga turut menyampaikan pentingnya ketersediaan sarana kesehatan yang memadai, tenaga medis, dan data kependudukan yang akurat.Sebagai tanda penghormatan, masyarakat adat kemudian menggelar prosesi bakar batu (Barapen). Prosesi ini bukan hanya bentuk apresiasi atas kerja keras TEP, tetapi juga simbol penerimaan dan persaudaraan antara masyarakat Senggi dengan para anggota tim dari berbagai universitas. Puncak acara ditutup dengan pembacaan Naskah Solidaritas Senggi, yang menjadi komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan memperkuat kerja sama dalam pembangunan kawasan.Bagi Tim Ekspedisi Patriot, perpisahan ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah baru untuk memastikan seluruh temuan dan aspirasi yang dihimpun dapat dirumuskan menjadi rekomendasi konstruktif bagi pemerintah daerah dan kementerian terkait. Senggi bagi mereka bukan sekadar lokasi penelitian, tetapi ruang belajar bersama tentang kolaborasi, keberagaman, dan nilai kebersamaan.Penulis: Tim Ekspedisi PatriotEditor: GF 03 Des 2025, 22:09 WIT
Bupati Boven Digoel Terima Grand Desain Pendidikan Untuk Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, resmi menerima Grand Desain Pendidikan dari Kepala Dinas Pendidikan Boven Digoel, Donal Wanimbo pada Rabu, (3/12/2025). Dokumen strategis tersebut menjadi acuan penting dalam merumuskan arah pembangunan pendidikan yang lebih terarah dan berkelanjutan di wilayah tersebut.Grand Desain Pendidikan ini merupakan rancangan besar yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, serta langkah-langkah jangka panjang untuk mewujudkan sistem pendidikan yang ideal di Boven Digoel. Penyusunan dokumen ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan pendidikan secara menyeluruh.Di dalam dokumen tersebut tercantum berbagai elemen krusial, seperti strategi utama pembangunan pendidikan, program prioritas daerah, hingga analisis peta masalah dan solusi yang disiapkan secara terstruktur. Indikator keberhasilan turut disertakan untuk memastikan seluruh proses pembangunan dapat dievaluasi secara berkala.Kepala Dinas Pendidikan Boven Digoel, Donal Wanimbo, menegaskan bahwa Grand Desain Pendidikan akan menjadi kompas utama dalam menyusun kebijakan pendidikan daerah. Ia menyatakan bahwa dokumen ini dirancang agar seluruh pihak memiliki panduan yang sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Grand Desain Pendidikan ini akan menjadi acuan bagi kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Boven Digoel,” ujarnya.Bupati Roni Omba menyambut baik penyerahan Grand Desain Pendidikan tersebut. Ia menilai dokumen ini sebagai langkah penting yang harus segera diimplementasikan untuk memastikan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan. “Kami akan mendukung penuh implementasi Grand Desain ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Boven Digoel,” kata Bupati.Penerimaan Grand Desain ini menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menata sistem pendidikan dengan lebih matang. Dengan adanya arah pembangunan yang jelas, proses peningkatan fasilitas, kualitas guru, hingga pembinaan siswa dapat dilakukan secara lebih terukur.Harapannya, dokumen ini tidak hanya menjadi pedoman administratif, tetapi juga menjadi pemicu percepatan peningkatan kualitas pendidikan di semua wilayah Boven Digoel, termasuk di daerah-daerah terpencil yang selama ini masih menghadapi beragam keterbatasan.Penyerahan Grand Desain Pendidikan ini sekaligus menjadi momentum bagi sektor pendidikan di Boven Digoel untuk terus bergerak maju demi mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Penulis: HendrikEditor: GF 03 Des 2025, 13:48 WIT
Hut ke-58 KOPRI Mimika Gelar Dialog Kepemudaan, Soroti Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah Papuanewsonline.com, Mimika - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-58, Korps PMII Puteri (KOPRI) Cabang Mimika menggelar dialog kepemudaan dengan tema "Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah". Acara yang berlangsung pada 30 November 2025 di Hotel Horison Ultima Lantai 2 ini menghadirkan berbagai tokoh penting sebagai narasumber, termasuk Sekretaris Kesbangpol Mimika, Ketua DPRD Mimika, tokoh pemuda, serta Komisioner KPU Papua Tengah. Dialog ini bertujuan untuk menggali peran strategis pemuda dalam memajukan Kabupaten Mimika.Ketua KOPRI Mimika, Wisma Safitri Manuputty, dalam sambutannya menekankan bahwa pemuda adalah aset tak ternilai dalam pembangunan daerah. "Dengan keterlibatan aktif mereka dalam inovasi, keberlanjutan lingkungan, politik, dan sosial, kabupaten ini dapat tumbuh menjadi wilayah yang dinamis dan progresif," ujarnya. Ia juga mengajak pemuda untuk tumbuh tegar dalam membangun jati diri yang kuat serta mengambil peran dalam setiap pembangunan dan mengawal setiap kebijakan pemerintah agar kehidupan masyarakat adil dan sejahtera.Komisioner KPU Papua Tengah, Indra Ebang Ola, yang juga merupakan senior PMII, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia menyoroti perbedaan antara aktivis zaman dulu dan sekarang, di mana aktivis zaman sekarang memiliki tingkat kritis yang lebih tajam. "Namun, setajam apa pun analisis dan kritik kita, menghargai waktu dan menjaga efisiensi tetap sangat penting," pesannya. Ia juga mengucapkan selamat kepada KOPRI atas Harlah ke-58 dan berharap agar seluruh kader dapat mewujudkan cita-cita perjuangan.Dialog kepemudaan ini diharapkan dapat memotivasi pemuda Mimika untuk lebih aktif, kritis, dan tumbuh dalam mengawal setiap kebijakan pembangunan daerah. Dengan sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud di Kabupaten Mimika.  Penulis: Bimz Editor: GF 01 Des 2025, 18:02 WIT
Pemeriksaan Kesehatan Seleksi SIP Polda Maluku Diikuti 244 Peserta Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 244 peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) bekerjasama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes).Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara lengkap ini berlangsung di ruang Bid Dokkes Polda Maluku, Senin (1/12/2025).Dalam tahapan seleksi SIP 2026 tersebut, hadir Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Djemi Junaidi S.I.K, dan Kabid Dokkes Polda Maluku Kombes Pol dr. M. Faisal Zulkarnaen M.H., S.Pf."Hari ini sebanyak 244 peserta seleksi SIP Tahun 2026 mengikuti pemeriksaan kesehatan lengkap. Mereka terdiri dari anggota Polki 234 personel, dan Polwan 10 personel," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K.Pemeriksaan kesehatan lengkap yang dilaksanakan meliputi tensi atau tekanan darah, pemeriksaan darah lengkap, ukur tinggi dan berat badan, EKG, rontgen, pemeriksaan urien dan pemeriksaan kejiwaan.Kapolda Maluku, kata Kabid Humas, telah menekankan kepada penyelenggara mengenai integritas dan profesionalisme. Di mana, seleksi harus dilakukan secara bersih, tanpa bayar sana-sini."Bapak Kapolda telah menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Seluruh panitia dan peserta diingatkan untuk menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan seleksi," ungkap Kombes Rositah. Kepada para peserta, diingatkan terkait pentingnya kepercayaan diri dan sportivitas dalam menjalani setiap tahapan seleksi. "Terhadap peserta seleksi, Bapak Kapolda juga mengingatkan agar mengikuti setiap proses dengan baik serta mempersiapkan diri secara maksimal. Bapak Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi internal Polri," tegasnya. PNO-12 01 Des 2025, 14:40 WIT
Kapolda Maluku Tinjau Tes CAT Akademik Rekrutmen Bintara Brimob Polri 2026 Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Akademik, seleksi penerimaan Bintara Brimob Polri Panda Maluku Tahun 2026.Tes CAT Akademik dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Ambon, Minggu (30/11/2025). Peninjauan yang dilakukan sebagai wujud komitmen Polda Maluku dalam menjaga proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, objektif, dan akuntabel.Saat meninjau tahapan seleksi penerimaan anggota Brimob Panda Polda Maluku ini, Kapolda didampingi Karo SDM, dan Kabid TIK Polda Maluku dan pengawas internal maupun eksternal.Dalam kunjungan tersebut Kapolda meninjau secara detail kesiapan perangkat komputer, sistem CAT, mekanisme verifikasi peserta, hingga pola pengawasan selama tes berlangsung. Ia memastikan seluruh sarana pendukung berfungsi optimal dan tidak terjadi kendala yang dapat mengganggu konsentrasi para peserta. Selain itu, Kapolda juga mengecek SOP pelaksanaan tes serta memastikan setiap peserta mendapatkan perlakuan dan kesempatan yang sama. Pengecekan secara langsung oleh Kapolda menunjukkan komitmen Polda Maluku untuk terus memperkuat kepercayaan publik terhadap rekrutmen Polri.Pada kesempatan itu, Kapolda menegaskan kepada panitia seleksi terkait pentingnya menjaga integritas dalam proses penerimaan. Rekrutmen anggota Polri, khususnya Bintara Brimob, merupakan proses yang sangat disorot publik."Seluruh panitia Kami ingatkan tetap menjaga disiplin, profesionalitas, serta tidak memberikan ruang sedikit pun bagi praktik percaloan maupun bentuk pelanggaran lainnya," tegas Kapolda. Kapolda juga memberikan perhatian terhadap keberadaan pengawas internal dan eksternal sebagai bagian dari sistem kontrol publik yang harus dijalankan secara maksimal.Kepada para peserta seleksi, Orang nomor 1 Polda Maluku ini menyampaikan pesan agar mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh. Peserta diminta percaya kepada kemampuan diri sendiri. Ia mengingatkan agar tidak terpengaruh oleh oknum yang datang dengan janji atau menawarkan kelulusan. "Percaya pada kemampuan sendiri, karena seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, menggunakan sistem penilaian komputerisasi, dan dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.Untuk diketahui, pelaksanaan tes CAT Akademik menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan kompetensi akademik para calon siswa. Dengan sistem berbasis komputer, nilai yang diperoleh peserta dapat langsung diketahui secara transparan sehingga meminimalisir potensi manipulasi. PNO-12 01 Des 2025, 14:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT