logo-website
Rabu, 11 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Presiden Jokowi Minta Kesetaraan Bagi Disabiltas Dalam Rekrutmen Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden RI Bapak Joko Widodo (Jokowi), menyampaikan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas saat membuka acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2020 lalu. Ia menyebutkan, bahwa pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan kesetaraan dan kesempatan terhadap akses pendidikan, kesehatan, pekerjaan, serta infrastruktur yang aksesibel bagi para penyandang disabilitas.Hal ini menjadi implementasi Polri untuk terus memberikan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya dalam merekrut penyandang disabilitas menjadi anggota Polri. Implementasi tersebut tertuang dalam UU Nomor 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Kapolri Nomor 10 tahun 2016 tentang penerimaan anggota Polri.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pada tahun 2024 ini Polri telah merekrut anggota dari penyandang disabilitas sebanyak 18 personel."Ini menjadi bukti atas komitmen Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memberikan ruang kepada masyarakat khususnya pada penyandang disabilitas untuk mengabdi di Polri," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/10/2024).Polri menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis dalam pelaksanaan rekrutmen. Baik jalur Perwira dan Bintara Polri."Komitmen Polri untuk memberikan peluang kepada kelompok disabilitas menjadi personel Polri tidak hanya terbuka melalui jalur Perwira tapi juga melalui jalur Bintara Polri," ujarnya.Lebih lanjut Trunoyudo menegaskan, Polri terus berkomitmen meningkatkan sosialisasi rekrutmen kepada seluruh masyarakat terutama dari kelompok disabilitas yang berkeinginan menjadi anggota Kops Bhayangkara. Masyarakat bisa mendapatkan informasi melalui website, media sosial Polri dan media mainstream."Polri juga berharap personel Polri dari kelompok disabilitas yang lolos seleksi nantinya bisa memenuhi kebutuhan organisasi di bidang-bidang seperti tenaga Kesehatan, administrasi keuangan dan tenaga laboratorium," ucapnya.Sementara itu, Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Jenderal Sigit semakin yakin optimis untuk membuat kebijakan menerima difabel sebagai anggota Polri berdasarkan hasil studi komparatif. "Polri pada tahun 2023 sebenarnya sudah melakukan rekrutmen terhadap kelompok disabilitas tapi untuk golongan ASN atau pegawai negeri pada Polri (PNPP). Dari kelompok itu kita pekerjakan di dua polda yaitu Polda Jogja kemudian di Polda Sumatera Selatan. Dari situ berproses, Pak Kapolri tambah yakin, 'Saya minta (difabel menjadi-red) anggota Polri'," tutur Dedi sambil menirukan perintah Jenderal Sigit padanya kala itu. Berikut 18 personel penyandang disabilitas yang telah menjadi anggota Polri yang tersebar di Polda Polda:1. Hemriadi - Polda Sulbar2. Damara Prisma Suganda - Polda Jateng3. Gibran Jayoga Maulana - Polda Aceh4. Rendi Arif Pratama - Polda Sumut5. M Pangestu Dirgantara - Polda Sumsel6. Bagus Kurniawan - Polda Lampung7. Valyano Boni Raphael - Polda Jabar8. Afifatul Ngaliyah - Polda Jateng9. M Rayyan Khoirul Huda - Polda Jateng10. Dimas Ade Saputra - Polda Jateng11. M Kresna Dutayana - Polda DIY12. Ilzar Zulfano Febriyanta - Polda Jatim13. Novita Fajrin - Polda Jatim14. Achmad Fikri Octavian - Polda Jatim15. Warhana Nandyu - Polda Kaltim16. Bayu Satya Amanah - Polda Sulteng17. I Komang Alvin Pramudita - Polda Papua Barat18. Nur Fatia Azzahra - Polda Kep. Babel (PNO-12) 10 Okt 2024, 19:11 WIT
Wakapolda Tinjau Mako Polairud dan SPN Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigjen Pol Samudi, S.I.K., M.H., meninjau Markas Komando Direktorat Polairud dan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Maluku, Rabu (9/10/2024).Kunjungan kerja Wakapolda di Polairud dan SPN Polda Maluku bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional dan fasilitas sarana prasaran yang dimiliki.Wakapolda dalam kunjungannya menyambangi Mako Polairud Polda Maluku pertama kali. Ia disambut Direktur Polairud dan jajar hormat dari personel.Didampingi Dirpolairud, Jenderal Polisi Bintang 1 di pundaknya ini kemudian memeriksa sejumlah ruangan termasuk gudang alat khusus (Alsus) yang dimiliki.Setelah memantau semua fasilatas yang tersedia di Polairud, Wakapolda kemudian bergerak menuju SPN Polda Maluku. Ia disambut Kepala SPN dan jajar hormat dari personel.Didampingi Kepala SPN, Wakapolda memeriksa sejumlah ruang kelas tempat para siswa polisi menjalani pendidikan. Ia juga mengecek ruang makan siswa. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kalau makanan yang disajikan memenuhi kelayakan dan standar gizi yang diperlukan bagi para siswa polisi."Kunjungan yang dilakukan ini merupakan bagian dari upaya Polda Maluku untuk memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas bagi para anggota Polri dan siswa SPN Polda Maluku," kata Wakapolda.Brigjen Samudi menambahkan, peninjaun yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan rutin untuk memastikan sarana prasarana yang dimiliki selalu dalam kondisi optimal."Hal ini juga dilakukan guna mendukung peningkatan kinerja dari satuan Dit Polairud dan SPN Polda Maluku," tandasnya. PNO-12 10 Okt 2024, 14:28 WIT
Polri Pernah Mendapatkan Anugrah Sakanti Yana Utama dari Presiden RI, Ini Sejarahnya Papuanewsonline.com, Jakarta - Sejarah perjuangan Brigade Mobil Polri, bukan saja menjadi kebanggaan Polri, akan tetapi menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia pada umumnya, karena Brigade Mobil Polri tidak pernah absen dalam perjuangan bersenjata Rakyat Indonesia, ikut aktif menentang dan melawan penjajah dan kekuasaan bangsa asing kala itu, perjuangan menegakan hukum dan keadilan di seluruh tanah air.Pada tanggal 14 November 1961, Brigade Mobil Polri mendapat Anugrah “Sakanti Yana Utama“ dari Presiden Republik Indonesia Pertama yaitu Ir. Soekarno. Satya Lencana Sakanti Yana Utama tersebut mengandung nilai-nilai Spiritual yang merupakan kebanggaan dan pengungkit untuk membangkitkan daya juang serta pengabdian Brigade Mobil Polri terhadap Negara dan Bangsa Indonesia.Hal ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI Tahun 1961 No. 591/61, Korps Brigade Mobil ditetapkan sebagai kesatuan/angkatan yang pada pertama kalinya mendapatkan anugerah dari negara atau penghargaan dari pemerintah. Selain itu, Presiden RI saat itu secara resmi mengubah nama Mobile Brigade menjadi Brigade Mobil atau yang lebih dikenal dengan Korps Brimob Polri, kemudian Berdasarkan surat order Y.M. Menteri Kepala Kepolisian Negara No. Pol. 23/61/ tanggal 12 Agustus 1961, telah ditetapkan bahwa tanggal 14 November 1961 merupakan Hari jadi Korps Brigade Mobil ke-16.Anugerah tersebut sebagai pendorong semangat yang luar biasa nilainya, dan sepanjang sejarah akan ditulis dengan Tinta Emas dalam sejarah Bangsa Indonesia. Lebih-lebih jika diingat bahwa Sakanti Yana Utama merupakan Anugerah dan Penghargaan tertinggi dan yang pertama dalam sejarah Kepolisian Republik IndonesiaSelanjutnya pada momentum Hari Ulang Tahun Brigade Mobil Ke-16, Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno selaku Inspektur Upacara menganugerahkan Pataka “Nugraha Cakanti Jana Utama” kepada Korps Brimob sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas pengabdian dan kesetiaan Brigade Mobil pada kala itu. Penghargaan dari Pemerintah tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa Korps Brigade Mobil dalam kurun waktu 15 tahun sejak berdirinya tanggal 14 November 1945 telah menunjukkan darma baktinya, kesungguhan dan kemampuannya. Tugas-tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya dalam mengemban tugas-tugas kepolisian negara telah dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan selalu siap siaga penuh kewaspadaan sehingga Brigade Mobile dapat menjadikan dirinya kesatuan terpercaya pemerintah dan dapat dijadikan suri tauladan.Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, bahwa untuk mengenang peristiwa tersebut dibuatlah Monumen Nugraha Cakanti Yana Utama, dimana Monumen tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang diresmikan (pada hari Sabtu, 13/11/2021) di Mako Brimob Kelapa Dua Depok."Monumen Nugraha Cakanti Yana Utama merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Presiden Pertama Ir. Soekarno pada 14 November 1961 silam", katanya. PNO-12 10 Okt 2024, 13:43 WIT
Buka Rekonsilasi, Kombes Pol. Irwan Banuaji: Wujudkan Tata Kelola Keuangan Lebih Baik Lagi Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabid Keu Polda Papua, Kombes Pol Irwan Banuaji, S.I.K., M.Si., membuka Rekonsilasi dalam rangka Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Semster III T.A 2024, Senin (07/09).Dengan membawa Tema “Melalui Rekonsiliasi dan penyusunan Laporan Keuangan Kita Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan Polri Yang Presisi Menuju Indonesia Maju”, kegiatan ini berlangsung di Aula Rupatama, Polda Lama Papua.Dalam sambutannya Kabid Keu Polda Papua Kombes Pol. Irwan Banuaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Rekonsiliasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, dan informasi yang ada antara berbagai pihak, serta untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan perbedaan yang mungkin terjadi dalam penyusunan laporan keuangan.“Saya berharap, dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, kita dapat menghasilkan laporan yang tidak hanya memenuhi standar akuntansi, tetapi juga mencerminkan kondisi keuangan Polda Papua secara utuh.,” ujarnya.Lebih lanjut Ia menambahkan agar Para Bendahara Satker untuk gunakan kesempatan ini untuk saling berdiskusi, berbagi informasi, dan menyelesaikan permasalahan dengan cara yang konstruktif.“Saya yakin, dengan kerja sama yang solid dan integritas yang tinggi, kita akan mampu menghadapi setiap tantangan dan mencapai setiap target yang telah kita tetapkan, serta mari kita jadikan momen rekonsiliasi ini sebagai ajang untuk memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik,” pungkas Kombes Pol. Irwan Banuaji. PNO-12 07 Okt 2024, 21:50 WIT
Polda Papua Gelar Sidang Kelulusan Seleksi Pendidikan SBP Tamtama ke Bintara Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menggelar sidang akhir seleksi Sekolah Bintara Polri (SBP) dari Tamtama ke Bintara T.A 2024 Panda Polda Papua yang dilaksanakan di Aula Lantai 2 Hotel Suni Abepura, Rabu (02/10/2024). Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K.,M.H turut dihadiri oleh para pejabat utama Polda Papua, Kabagdalpers Ro SDM Polda Papua, serta pengawas internal dari Itwasda dan Propam yang bertugas sebagai panitia sekretariat.Dalam kesempatannya, Wakapolda menyampaikan bahwa hari ini telah dilaksanakan sidang akhir kelulusan tingkat panda Polda Papua seleksi SBP dari tamtama ke bintara Polisi.Perlu diketahui bersama bahwa animo awal peserta yang mengikuti seleksi SBP pada tahun ini berjumlah 86 peserta animo yang terdiri dari brimob sebanyak 81 orang dan polair sebanyak 5 orang.“Diharapkan kepada peserta yang terpilih nantinya agar dapat mengubah mainset sebagai bintara Polisi, serta persiapkan diri untuk menjalankan pendidikan bintara Polisi nantainya,” ucap Wakapolda.Berikut penekanan Wakapolda Papua kepada peserta SBP yang dinyatakan lulus agar dapat mempersiapkan fisik, jaga nama baik Polda Papua, jangan melakukan pelanggaran yang dapat merusak nama baik Polri dan Polda Papua, jaga kehormatan Institusi serta keluarga, tetap jaga kesehatan selama melaksanakan pendidikan nantinya.Lebih lanjut, Wakapolda menambahkan bahwa dari hasil sidang akhir tingkat panda Polda Papua sesuai keputusan Kapolri kouta penerimaan SBP sebanyak 33 orang yang terdiri dari 5 kouta Mabes Polri, 24 orang kouta reguler brimob yang dinyatakan lulus, serta sebanyak 4 orang kouta reguler tamtama polair yang dinyatakan lulus.“Kepada rekan-rekan yang belum dinyatakan lulus bukan karena rekan-rekan tidak layak tetapi kouta penerimaan yang membatasi dalam penentuan akhirnya,” ujarnya.“Oleh karena itu diharapkan kepada rekan-rekan yang tidak lulus agar dapat mempersiapakan diri lagi agar lebih maksimal ditahun depan,” imbuhnya. PNO-12 03 Okt 2024, 19:29 WIT
Buka Rakernis Biro SDM Polda Papua, Brigjen Pol Faizal : Wujudkan SDM Unggul Untuk Indonesia Emas 20 Papuanewsonline.com, Jayapura – Bertempat di Aula lt. 2, Hotel Suni Abepura, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H membuka Rakernis Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua yang bertujuan untuk mewujudkan SDM unggul dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2024.Acara tersebut turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Drs. Yosi Muhamartha, para pejabat utama, serta personel gabungan satker Polda Papua yang mengemban fungsi SDM.Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan tujuan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya bersama dalam rangka mewujudkan Polri yang presisi unggul dan di cintai masyarakat. Selain itu sebagai mana di ketahui bahwa saat ini sudah masuk ke dalam revolusi industri 4.0 dan era society 5.0 yang di maknai dengan tingginya persaingan berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.“Peran Polri sangat signifikan, terutama dalam mewujudkan stabilitas keamanan yang menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan nasional,” ucap Wakapolda.Tak hanya itu ketersediaan sumber daya manusia sangat di butuhkan karena di yakini bahwa ada rasio-rasio tertentu yang menjadi pedoman untuk penyelesaian suatu kegiatan ataupun pekerjaan, dan jumlah SDM sangat menentukan dalam perhitungan efektif dan efisiensinya penyelesaian suatu pekerjaan.“Kita harus menyiapkan SDM yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga kompeten dan adaptif terhadap perubahan zaman. Ini penting untuk menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2024,” ujarnya.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SDM Polri yang unggul harus mampu berinovasi, memanfaatkan teknologi untuk menghadapi tantangan zaman, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam setiap tugas yang diemban.“Oleh karena itu, saya berharap Rakernis ini tidak hanya menjadi forum untuk bertukar pikiran, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. PNO-12 03 Okt 2024, 19:13 WIT
Anak Lolos Bintara Polri Jalur Disabilitas, Serka Hendri: Terima Kasih Kapolri Papuanewsonline.com, Medan - Anggota Kodim Deli Serdang Serka Hendri bersyukur anak sulungnya Rendi Arif Pratama lolos rekrutmen Bintara Polri Tahun Anggaran 2024 dari jalur disabilitas. Serka Hendri mengaku awalnya tak percaya Polri merekrut penyandang disabilitas untuk menjadi personel kepolisian"Saya sangat berterima kasih kepada Kapolri, Bapak Sigit yang telah membuka ruang untuk para disabilitas hingga mereka bisa mendapat ruang di pemerintahan," kata Serka Hendri, Rabu (2/10/2024).Dia menuturkan Rendi sangat antusias saat melihat informasi di TikTok soal penerimaan anggota Polri bagi penyandang disabilitas. Serka Hendri sempat ragu dengan informasi dari anak sulungnya itu.“Yah ada pembukaan Polri untuk disabilitas. Ah yang betul, mana ada? Loh ada, saya pun kaget, wuih ada rupanya. Dalam hati kecil kok bisa ya,” ujar Serka Hendri sambil menirukan percakapannya dengam Rendi.Untuk memastikan lagi, Serka Hendri mendatangi Polres Deli Serdang. Dia lalu bertanya ke personel Bagian SDM setempat.“Sudah bawa saja anaknya kemari, biar kita lihat, baru nanti ke Polda," sambung Serma Hendri yang menirukan kata-kata personel SDM Polres Deli Serdang tersebut.Serka Hendri lalu membawa Rendi beserta medali dan piagam prestasi Rendi di bidang olahraga. Rendi kemudian mendaftar dan mengikuti serangkaiam tes Bintara Polri di Polda Sumut."Testing pertama alhamdulilah kesehatan, baru psikotes, akademik, baru (tes) jasmani, supervisi rikmin terakhir, pantukhir, selesai. Hingga dia dinyatakan lulus," pungkas Serka Hendri. PNO-12 03 Okt 2024, 18:43 WIT
LKBH Makassar Laporkan Rektor dan Dekan Teknik Unhas Atas Dugaan Pembunuhan Mahasiswa Papuanewsonline.com, Makassar - Rektor Unhas (Universitas Hasanuddin) dan Dekan Fakultas Teknik Unhas dilaporkan ke Polisi oleh LKBH Makassar (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Makassar) atas kasus pembunuhan mahasiswa jurusan arsitektur Teknik Universitas Hasanuddin almarhum Virendy Marjefy.Laporan polisi berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor : STTLP/B/873/X/2024/SPKT/Polda Sulawesi Selatan, tertanggal Makassar, 1 Oktober 2024, dengan pengenaan Pasal 359 dan atau Pasal 170 KUHP yang terjadi di Dusun Bonto Parang, Bonto Manurung, Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada tanggal 13 Januari 2023."Selama ini memang kami tidak mendapatkan simpati dari pihak kampus, terkhusus Dekan Fakultas Teknik Unhas dan Rektor Unhas, dan berdasarkan fakta persidangan maka penting kami laporkan polisi sebagai pihak yang bertanggung atas kelalaiannya," ungkap James Leonard Alanus Wehantouw (62) bapak dari almarhum Virendy Marjefy mahasiswa jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unhas angkatan 2021 yang meninggal saat menjalani Diksar Mapala (pendidikan dasar mahasiswa pencinta alam) 09 Fakultas Teknik Unhas, Selasa (1/10/2024).Pelaporan polisi keluarga korban Virendy Marjefy (19) didampingi LKBH Makassar Muhammad Sirul Haq, SH, C.NSP, C.CL. selaku Direktur LKBH Makassar dan Mulyarman D, SH pada sore hari pukul 16.00 WITA di SPKT Polda Sulsel."Simpati yang tak ada, itulah kami mendesak ke Kapolda Sulsel agar memeriksa juga Dekan Fakultas Teknik Unhas dan Rektor Unhas, baik sebagai penanggungjawab kegiatan, menaungi setiap nasib mahasiswa selama kuliah dan bertanggung dalam pembinaan kegiatan mahasiswa yang tertuang dalam statuta kampus," ungkap Mulyarman D, SH, advokat pembela umum LKBH Makassar saat mendampingi keluarga korban meninggal mengajukan laporan polisi di SPKT Polda Sulsel.Pihak keluarga korban sampai berita ini diturunkan belum menerima sepeser pun santunan dari pihak kampus, bahkan karangan bunga yang dikirim rektor Unhas ke rumah duka nanti sampai saat jasad telah dikebumikan di pekuburan Pannara."Tidak ada pak santunan, bahkan ucapan belasungkawa pun tidak ada secara resmi. Inilah yang kami herankan, bahkan dalam membantu proses pemakaman, saat di rumah sakit Grestelina tak satupun yang datang menunjukkan empati dan kepeduliannya kepada kami dan dari pihak Ketua Mapala 09 Fakultas Teknik Unhas dan Ketua Panitia yang sementara dipenjarakan," tutur James Leonard Alanus Wehantouw yang juga pimpinan media Pedoman Rakyat.Pihak LKBH Makassar dan keluarga korban berharap Kapolda Sulsel untuk menekankan proses penyelidikan berjalan transparan dan profesional tanpa ada keberpihakan, mengayomi dan mengutamakan presisi."Kami memang telah melaporkan penyidik Polres Maros pada laporan pertama, sebelum kami melaporkan lagi ke Polda Sulsel ini, ke propam Polda Sulsel karena ada yang ganjal dalam komunikasi, pemberian informasi dan khusus saat otopsi pihak keluarga tidak dilibatkan aktif dalam proses, hanya jadi penonton diluar saja, nanti saat ingin dikubur kembali baru kami dipanggil," ujar James Leonard Alanus Wehantouw."Kami sudah koordinasi, secepatnya kami menunggu kabar apresiasi Kapolda Sulsel atas laporan keluarga korban ini kapan mau bertemu keluarga korban dan kuasa hukum, banyak fakta hukum yang kami ingin kasih dan mendesak semua yang terlibat ditangkap dan dipenjarakan," dukung Muhammad Sirul Haq.Selain itu, pihak keluarga korban didampingi LKBH Makassar akan meminta pertanggung jawaban hukum dan ganti kerugian, dan yang paling bertanggung jawab adalah pihak institusi pendidikan kampus merdeka Universitas Hasanuddin dalam hal ini Dekan Fakultas Teknik Unhas dan Rektor Unhas. PNO-12 03 Okt 2024, 07:42 WIT
Tangkap Pelaku Curanmor Saat Lepas Dinas, Personel Polda Lampung Dapat Hadiah SIP dari Kapolri Papuanewsonline.com, Lampung - Mungkin Sebagian orang akan memilih untuk mengantar anak dan istrinya selamat sampai tujuan daripada menantang bahaya untuk mengejar tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor bersenjata api. Tapi ini tidak berlaku bagi personel Polres Lampung Barat-Polda Lampung, Bripka Rico Hady Saputra. Ia yang pada saat itu sedang tidak bertugas bersama dengan istri serta dua anaknya terpanggil untuk ikut mengejar pelaku pencurian sepeda motor yang peristiwanya terjadi di depan matanya. Aksi curanmor ini terjadi di Jalan Baru Panggungan Kec Gunung Sugih Kab Lampung Tengah Prov Lampung pada hari Kamis, 26 September 2024.Saat itu Bripka Riko baru saja menjemput anaknya pulang dari sekolah bersama dengan istri dan anaknya yang masih bayi.Di perjalanan ia mendapati korban yang baru saja menjadi sasaran dua pelaku curanmor. Tanpa pikir Panjang ia langsung memutar kendaraannya untuk mengejar pelaku. Dari penuturannya Bripka Riko menuturkan pelaku sempat melepaskan tembakan.“Pelaku sempat membuang tembakan sebanyak satu kali. Di tengah perjalanan pelaku membuang senjata apinya ke semak-semak,”tutur Bripka RikoPelaku pertama berhasil diamankan setelah terjatuh dari kendaraan yang dicuri oleh pelaku. Tak berhenti di situ, Bripka Riko masih mengejar satu pelaku lagi dibantu personel Polsek Gunung Sugih. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di semak-semak.Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi tindakan cepat yang dilakukan Bripka Riko meskipun sedang lepas dinas.Melalui Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, “bapak Kapolri mengucapkan Terimakasih, atas keberanian dan dedikasi Bripka Riko menjaga Kamtibmas, selain itu beliau memberikan penghargaan berupa Pendidikan Inspektur Polisi tahun 2025. “Semoga ini juga dapat menjadi inspirasi kepada anggota Polri lainnya. Bukti bripka Rico menjiwai profesinya sebagai petugas Kepolisian. Dimanapun dan kapan pun, seorang Polisi selalu siap sedia melindungi, melayani, mengayomi Masyarakat. Pak Kapolri sangat apresiatif terhadap pengorbanan Bripka Riko dan untuk itu Kapolri memberikan penghargaan sekolah SIP tahun 2025, “ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo. Selain menangkap dua pelaku, Bripka Riko dan personel Polsek Gunung Sugih juga berhasil menemukan barang bukti berupa senjata api yang dibuang pelaku. Aksi heroik pengejaran yang dilakukan Bripka Riko yang direkam oleh anaknya viral dan mendapat pujian dari Masyarakat. PNO-12 02 Okt 2024, 08:05 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT