logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Polri Rekrut Alumnus SMK Perikanan-Peternakan Selain Ilmu Pertanian Papuanewsonline.com, Ambon - Polri berkomitmen untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam rangka ketahanan pangan dan pemberian makan siang bergizi gratis. Mulai tahun ini, Polri akan merekrut anggota dari lulusan sekolah pertanian hingga peternakan."Polri mendukung program pemerintah dalam rangka ketahanan pangan dan juga pemberian makan bergizi. Polri mulai tahun ini akan merekrut calon-calon anggota Polri dari kompetensi khusus yang dijadikan bintara kompetensi khusus bhabinkamtibmas. Kita akan merekrut para lulusan sekolah pertanian, peternakan, dan juga perikanan, dan juga gizi dan kesehatan masyarakat," kata Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri Brigjen Nurworo Danang melalui wawancara, Jumat (1/12/2024).Danang mengatakan nantinya para anggota Polri yang direkrut dari lulusan pertanian hingga peternakan ini akan ditugaskan sebagai bhabinkamtibmas.Mereka akan mendampingi dan mengedukasi masyarakat untuk bertani hingga beternak."Nanti bekerja sama dengan petugas penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian untuk mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah yang tidak terurus, yang terbengkalai untuk bisa ditanam tanaman sayur mayur, kebutuhan rumah tangga, termasuk juga beternak, apa ternak unggas menghasilkan daging dan telur yang nantinya bisa dipakai untuk kebutuhan, baik untuk kebutuhan masyarakat sendiri maupun untuk mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan makan bergizi," ucap Danang."Karena program pemerintah ini untuk memberikan makan bergizi bagi masyarakat, bagi anak-anak pelajar, ibu-ibu hamil. Harapannya nanti mencegah stunting dan juga menjadikan SDM unggul dalam menghadapi Indonesia Emas tahun 2045 nanti," tambahnya.Lebih lanjut, Danang menjelaskan program rekrutmen calon bintara kompetensi khusus ini sedikit berbeda dengan rekrutmen anggota Polri yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Menurutnya, hanya mereka yang dari lulusan sekolah pertanian hingga peternakan dan berkompeten yang bisa mendaftar program ini."Sejalan dengan program pemerintah dalam rangka mendukung ketahanan pangan, kita fokuskan untuk merekrut mereka yang punya kompetensi di bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat ini nantinya karena yang kita rekrut nanti kita didik juga, dan nantinya akan bisa bertugas bersama-sama stakeholder yang lainnya untuk memberikan edukasi, bimbingan masyarakat," imbuhnya. PNO-12 02 Nov 2024, 09:19 WIT
Ciptakan Sanggar Belajar, Pos Eragayam Lakukan Misi Cerdaskan Anak-Anak Papua Papuanewsonline.com, Membramo Tengah - Pos Eragayam berperan sebagai bagian dari Satgas RI-PNG Kewilayahan Yonif 641/Beruang untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa melalui pelaksanaan Sanggar Belajar di Distrik Eragayam, Kabupaten Membramo Tengah, Provinsi Papua Pergunungan. (31/10/2024). Semangat dan kegembiraan terpancar dari wajah anak-anak saat mereka belajar bersama dengan anggota Pos Eragayam, meskipun pondoknya sederhana.Menurut Komandan Pos (Danpos) Eragayam Lettu Inf Achmad Rifai, gelar ini bertujuan untuk memberikan pelajaran tambahan kepada anak-anak di sekitar Pos dan membantu proses belajar mengajar di sekolah.Lebih lanjut, Ini adalah bukti kepedulian kami dalam membantu anak-anak di wilayah ini menjadi lebih baik dan mendorong mereka untuk terus bersemangat belajar dan bersekolah. Ujar Danpos. Dalam rilis tertulisnya, Bpk. Jein (48), sebagai Kaur Pegawai Distrik Eragayam, sangat mengapresiasi semua upaya yang dilakukan Pos Eragayam ini. Dia percaya bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama karena mengajarkan anak-anak untuk menghabiskan waktu mereka dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, yang sangat penting untuk masa depan mereka.Atas nama masyarakat kampung Eragayam, saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI atas kepedulian mereka untuk membantu anak-anak di sini menjadi lebih baik. Ucapnya. Setelah kegiatan berakhir, anggota pos juga membagikan snack kepada anak-anak yang belajar. PNO-12 31 Okt 2024, 19:32 WIT
Kunjungi Polda Maluku, Puslitbang Polri: Perkuat Peran Personel Dalam Menjalankan Tugas Papuanewsonline.com, Ambon - Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri mengunjungi Polda Maluku melakukan penelitian dengan tujuan untuk meningkatkan peran personel Polri dalam pengejaran buronan.Bertempat di ruang rapat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku, Rabu (23/10/2024), penelitian yang dilaksanakan mengusung tema "Meningkatkan kepercayaan publik: penguatan peran Polri dalam pengejaran buronan beserta hasil kejahatan".Tim Puslitbang Polri yang datang dipimpin Kombes Pol Saefuddin Mohamad, S.I.K. Ia didampingi sejumlah anggota tim yaitu Pembina Dwi Irawati, S.S., Penata Yanu Endar Prasetya, S.Sos., M.Si., Ph.D., dan Penata Budi Prayitno, A.Md., S.M. Kegiatan tersebut juga dihadiri para perwira menengah dan perwira pertama dari beberapa satuan kerja di Polda Maluku; Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditlantas, Ditsamapta, Ditpolairud, Ditintelkam, dan Ditbinmas.Mewakili Direktur Reskrimum, Kasubdit I Ditreskrimum Polda Maluku, AKBP Frans Yusack, A.Md.gz., S.H, memberikan apresiasi kepada Tim Puslitbang Polri atas kunjungannya dalam kegiatan tersebut. AKBP Frans berharap adanya masukan dari tim agar dapat meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat peran Polri dalam pengejaran buronan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Maluku.Sementara itu, Kombes Pol Saefuddin Mohamad, dalam arahannya menekankan pentingnya penegakan hukum yang efektif. Ini untuk memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan, sekaligus menjaga rasa keadilan di masyarakat. "Penegakan hukum yang tegas akan memberikan dampak positif pada kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum," katanya.Penelitian yang dilakukan oleh Puslitbang Polri menggunakan metode campuran, yaitu pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan melalui survei yang melibatkan 283 responden di beberapa Polres jajaran, seperti Polres Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB), Buru, dan Polresta Ambon. Survei yang dilakukan bertujuan untuk memahami persepsi dan ekspektasi masyarakat terhadap upaya Polri, khususnya terkait pengejaran Daftar Pencarian Orang (DPO) dan Daftar Pencarian Perkara (DPP). Sementara itu, metode kualitatif akan dilaksanakan melalui wawancara dengan pejabat terkait di Polda Maluku. Penelitian diharapkan mampu memberikan panduan dan rekomendasi bagi Polri dalam meningkatkan kinerjanya, khususnya dalam upaya pengejaran buronan dan kejahatan agar hasil yang dicapai lebih maksimal."Dengan adanya penelitian ini, Polda Maluku diharapkan bisa memperkuat strategi dalam penanganan buronan serta lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri," ungkapnya. PNO-12 23 Okt 2024, 20:57 WIT
Polda Papua Gandeng PYCH Gelar Pelatihan Pembuatan Website dan Sosialisasi Cyberbullying Papuanewsonline.com, Jayapura – Polda Papua, bekerja sama dengan Papua Youth Creative Hub (PYCH), menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi informasi dan sosialisasi mengenai cyberbullying. Kegiatan yang dimulai pada Rabu, 17 Oktober 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi di kalangan anak muda serta meningkatkan kesadaran tentang keamanan siber dan etika digital.Pelatihan ini juga membahas topik terkait penghinaan di media sosial, dengan merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Sosialisasi tersebut dipandu langsung oleh AKP Sosra Antoni, AMd. Han, yang memberikan pemahaman mendalam tentang Teknologi Informasi, cyberbullying dan dampaknya di media sosial.Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, dari 17 hingga 23 Oktober 2024, diikuti oleh pemuda-pemudi dari Kota Jayapura. Ketua pelaksana kegiatan, Yuni Randongkir dari PYCH, menyampaikan terima kasih kepada Polda Papua atas inisiatif ini. "Dengan ilmu yang didapat ini, harapan kami semoga bisa bermanfaat bagi anak-anak muda di kota Jayapura dalam mengembangkan prestasi dan produktivitas usaha di era digital sekarang ini," ujar Yuni, Jumat (18/10/2024).Pelatihan ini diharapkan mampu membekali para peserta dengan pengetahuan teknis yang dibutuhkan untuk menciptakan website yang efektif, serta memberikan kesadaran tentang pentingnya menjaga etika dan keamanan dalam berinteraksi di dunia maya. PNO-12 19 Okt 2024, 13:00 WIT
Majukan Kemampuan Personel, Polda Papua Laksanakan Pelatihan Disaster Victim Identification Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam upaya memperkuat kemampuan personel dalam mengidentifikasi korban akibat bencana alam dan kejahatan, Kepolisian Daerah (Polda) Papua melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) menggelar pelatihan Disaster Victim Identification (DVI) di Hotel Horizon Kotaraja, Rabu (16/10/2024).Pelatihan ini bertujuan untuk menghadapi potensi pengungkapan kasus yang disebabkan oleh faktor manusia maupun alam, seperti kebakaran, kecelakaan, ledakan bom, dan bencana alam di wilayah Papua dan Indonesia pada umumnya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol dr. Bambang Pitoyo Nugroho, Sp.s., M.H. Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Basarnas), Marinus B Ohoirat, S.H., Analis Kebencanaan Ahli Madya (SKM) BPBD, Paminto Widodo dan Kepala KSM Forensik RSUD Abepura, Dr Jimmg V.J. Sembay.Dalam kesempatannya Kabid Dokkes Polda Papua menyampaikan bahwa metode DVI merupakan salah satu teknik forensik yang mengalami perkembangan signifikan dan menjadi andalan dalam mengenali korban tragedi massal atau bencana. “Pelatihan ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian, khususnya dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan korban jiwa yang sulit dikenali," jelasnya.Kombes Pitoyo juga menambahkan bahwa proses identifikasi korban membutuhkan kerja sama tim yang solid untuk memastikan hasil yang valid, reliabel, dan dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis. “Diharapkan melalui pelatihan ini, pengetahuan dan keterampilan personel Polri dalam menangani dan mengidentifikasi korban dapat meningkat, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri juga semakin kuat," ujarnya.Pelatihan ini menjadi bukti komitmen Polda Papua dalam mewujudkan Polri yang Presisi, khususnya dalam bidang penanganan bencana dan kejahatan yang melibatkan korban jiwa. PNO-12 17 Okt 2024, 21:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT