Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Hadir di Tengah Momen Hari Guru, Polwan SPN Polda Maluku Bawa Pesan Anti Kekerasan dan PHBS
Papuanewsonline.com, Ambon - Peringatan Hari Guru Nasional ke-80 tahun 2025 di Kota Ambon menjadi lebih hangat dan penuh makna melalui kehadiran jajaran Polwan SPN Polda Maluku yang datang membawa pesan kasih, edukasi, dan penghormatan bagi para guru. Bertempat di SD Naskat Ama Ory Passo dan SMP Xaverius Passo, Selasa (25/11/2025), kegiatan ini menggabungkan ucapan selamat Hari Guru, edukasi anti kekerasan terhadap anak, serta sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada para siswa.Dipimpin oleh Kompol L. Paunno, S.Sos, tim Polwan terdiri dari AKP Irma Masloma, S.H, IPTU Fera Latuputty, S.Pd., M.Pd, IPTU dr. Amanda, Aiptu Israh, Brigpol Mesty Hahury, S.Pd, Briptu Intan Susanti Urah, Amd.Keb, serta dukungan Tim TI SPN Polda Maluku.Suasana penuh kehangatan tercipta ketika para Polwan SPN memberikan ucapan selamat Hari Guru kepada tenaga pendidik yang hadir. Interaksi antara Polwan, guru, dan siswa berlangsung hangat dan sarat nilai edukatif. Para Polwan juga menyampaikan pesan penting terkait pencegahan kekerasan terhadap anak, termasuk bentuk-bentuk kekerasan yang kerap tersembunyi seperti perundungan (bullying), kekerasan verbal, dan tekanan psikologis.Selain itu, kampanye PHBS dibawakan dengan penuh keceriaan sehingga mudah dipahami anak. Para Polwan mengajak siswa untuk menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, serta membiasakan hidup sehat di rumah maupun di sekolah.Merespons kegiatan tersebut Wakasek SD Naskat Ama Ory Passo, Ny. A. Batyol, S.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Polwan SPN Polda Maluku.“Kami merasa sangat dihargai dengan kehadiran para Polwan hari ini. Ucapan selamat yang mereka sampaikan membuat para guru merasa didukung dan dimotivasi. Edukasi tentang anti kekerasan dan PHBS juga sangat bermanfaat bagi siswa kami. Pendekatan Polwan yang lembut dan penuh perhatian membuat anak-anak sangat antusias,” ujarnya.Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda, Senada dengan Wakaset SD Naskat Ama Ory, Kepala Urusan Kesiswaan SMP Xaverius Passo, Mario Souhuken, S.Pd, mengungkapkan kegiatan ini sangat penting bagi perkembangan karakter peserta didik.“Kehadiran Polwan SPN memberikan energi positif bagi sekolah kami. Anak-anak menjadi lebih terbuka untuk berdiskusi tentang kekerasan dan bagaimana melindungi diri mereka. Kami sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan, karena menyentuh aspek-aspek penting bagi pembentukan perilaku dan kedisiplinan siswa,” kata Mario.Kemeriahan peringatan Hari Guru di dua sekolah tersebut turut dihiasi dengan penampilan marching band dari siswa-siswi SD Ama Ory Passo dan SMP Xaverius Passo. Lantunan musik dan langkah teratur para pelajar menggambarkan semangat mereka dalam memberikan penghormatan kepada guru-guru tercinta.Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan aman, diramu dalam suasana edukatif dan penuh kedekatan antara Polwan, guru, dan murid.Kehadiran Polwan SPN Polda Maluku menunjukkan bagaimana Polri mampu membangun pendekatan humanis, terutama pada momen-momen yang menyentuh dunia pendidikan. Kampanye anti kekerasan anak yang disisipkan pada peringatan Hari Guru memberi nilai tambah yang relevan terhadap kondisi sosial saat ini.Sentuhan empati Polwan dalam kegiatan ini memperlihatkan wajah kepolisian yang ramah, komunikatif, dan peduli akan masa depan generasi muda. Kegiatan seperti ini layak diperluas di lebih banyak sekolah untuk menciptakan ruang aman dan sehat bagi anak-anak. PNO-12
25 Nov 2025, 19:20 WIT
Apresiasi HUT ke-80 Hari Guru, Polda Maluku Beri Kejutan di 177 Sekolah
Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Guru Nasional tahun 2025 yang mengusung tema Guru Hebat, Indonesia Kuat, Polda Maluku melaksanakan aksi apresiasi berupa surprise pemberian ucapan selamat hari guru, pemberian kue ulang tahun dan tumpeng secara serentak di 177 sekolah mulai dari TK, SD, SMP, sampai tingkat SMA/SMK dan Madrasah Ibtidaiyah di seluruh wilayah hukum Polda Maluku dan polres/ta jajaran Polda Maluku, Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini merupakan kebijakan langsung dari Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai bentuk penghargaan terhadap guru yang dikenal sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.Kegiatan di Polda Maluku dipimpin oleh para Pejabat Utama polda Maluku ; Karo SDM di SMA Negeri 2, Dir Intelkam di SMA Negeri 3, Dir Krimum di SMA Negeri 4, Kabid Propam di SMA Negeri 11, Kabid TIK di SMK Muhamadiyah, Kabid Humas di SMA Negeri 12, Perwira dan anggota Ditreskrimsus di SMA Negeri 6, Bid Keu di SMK Negeri 7, Dit Pamobvit di SMA Negeri 7, Dit Lantas SMA Negeri 10, Sat Brimob di TK Kemala Bhayangkari Tantui, SPN Passo di SD Naskat Ama Ory dan SMP Xaveius, Bid Kum di SMA Xaverius, Dit Binmas SMK Negeri 3, Ditlantas di SMA Negeri 10, Dit Sampta SMA Negeri 9.Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penghargaan kepada guru bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen Polri dalam menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.“Guru adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi bangsa. Di momen HUT ke-80 Guru Nasional ini, Polda Maluku memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru hebat akan melahirkan generasi Indonesia yang kuat,” ujar Kapolda.Ia menambahkan bahwa sinergi antara sekolah, guru, masyarakat, dan aparat keamanan menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.“Kami berkomitmen memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan untuk menciptakan ekosistem belajar yang bermartabat, bebas dari kekerasan, dan berorientasi pada kemajuan,” tegasnya.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan nyata Polri terhadap profesi guru sebagai pilar pembentuk karakter bangsa.“Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Pada HUT ke-80 Guru Nasional ini, kami merasa wajib menyampaikan terima kasih dan memberikan dukungan moril kepada para pendidik,” ungkap Rositah.Ia menjelaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban melalui pendidikan etika, moral, dan kedisiplinan kepada peserta didik.“Guru Hebat adalah kunci bagi Indonesia Kuat. Sinergi antara guru, sekolah, dan aparat keamanan harus terus diperkuat demi menciptakan generasi emas yang berintegritas,” tambahnya.Kepala SMA Negeri 12 Ambon, Ibu Dorthea Adriiansz, S.Pd., sebagai salah satu Kepala Sekolah yang mendapat surprise, menyampaikan apresiasi atas perhatian bapak Kapolda Maluku, "kami merasa sangat bahagia di hari guru ini mendapat doa dan perhatian kepada kami, tidak pernah dibayangkan, di momen berharga ini ada perhatian khusus dari pihak kepolisian terhadap lembaga pendidikan, terutama bertepatan dengan hari guru karena tanggung jawab kami terhadap generasi bangsa sama juga dengan tugas pihak kepolisian terhadap keselamatan warga dan para generasi muda, tanggungjawab kita sama hanya beda tugas pokok. Salam hormat kami kepada Kepolisian Daerah Maluku.Di lokasi yang berbeda, Kepala SMA Negeri 6 Ambon Bp Wempie M.G. Mapussa, S.Pd, M.Pd mengucapkan terima Kasih kepada Kapolda Maluku beserta jajaran karena apresiasinya di ulang tahun guru ini luar biasa dan menurut kami pribadi selama menjadi guru tahun ke 35 ini baru pernah ada surprise bagi kami, bertepatan selesai upacara bendera langsung disuguhi dengan surprise kue ulang tahun.Inisiatif Polda Maluku ini mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan. Apresiasi kepada para guru bukan hanya memperkuat hubungan emosional antara aparat keamanan dan sekolah, tetapi juga menegaskan komitmen Polri dalam membangun ketahanan sosial melalui pendidikan.Pelibatan 177 sekolah secara serentak menunjukkan skala besar dan keseriusan program yang digagas Kapolda Maluku sebagai bagian dari strategi pemeliharaan keamanan jangka panjang melalui pembinaan generasi muda. Kegiatan ini patut dicatat sebagai langkah progresif Polri dalam memperkuat community engagement, khususnya menjelang era transformasi pendidikan nasional.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku berharap hubungan harmonis antara Polri dan komunitas pendidikan semakin erat, sekaligus memotivasi guru untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan bangsa. PNO-12
25 Nov 2025, 19:04 WIT
Tingkatkan Kapasitas Guru, Densus 88 AT Polri dan Disdik: Lawan Kekerasan dan Radikalisme
Papuanewsonline.com, Jakarta - Densus 88 AT Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi 400 Guru Bimbingan Konseling (BK) SD, SMP, dan SMA/SMK se-Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan aman dan bebas dari kekerasan maupun paparan paham radikal."Sekolah perlu menjadi benteng nilai kebangsaan dengan memastikan seluruh warganya guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik berperan aktif menjaga lingkungan belajar dari pengaruh intoleransi, kekerasan, serta konten negatif digital," kata Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd., Kadisdik Prov. DKI Jakarta.Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri yang diwakilkan oleh Kombespol Moh Dofir, S.Ag., M.H., sebagai Kasubdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri, menegaskan bahwa perundungan (bullying) tidak boleh lagi dianggap masalah ringan. "Bullying, trauma, dan kerentanan ekstremisme harus ditangani sejak dini," ujarnya.Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., Psikolog, menekankan bahwa memahami dinamika psikologis anak adalah fondasi penting dalam menangani kerentanan yang berpotensi dimanfaatkan kelompok radikal. "Guru BK diharapkan mampu menjadi early detector terhadap kondisi psikologis siswa," katanya.Prima Dea Pangestu, M.Pd., perwakilan kementerian PPPA, menegaskan bahwa guru BK memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak, pencegahan eksploitasi, serta penguatan sikap moderasi beragama di lingkungan sekolah.Solahudin, Akademisi & Peneliti jaringan Teror, menyoroti bahwa anak-anak saat ini hidup dalam dua dunia sekaligus fisik dan virtual di mana dunia virtual menyimpan ancaman yang lebih sulit dilihat oleh orang tua maupun guru.Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sekolah sebagai ruang aman dan bebas ekstremisme, serta meningkatkan kemampuan guru BK dalam mendeteksi dini dan mencegah kekerasan dan radikalisme di lingkungan pendidikan. PNO-12
25 Nov 2025, 18:35 WIT
Transformasi Digital SKCK Raih Kepuasaan Publik Dalam Survei 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta – Baintelkam Polri meluncurkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) layanan SKCK di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (24/11/1025). Survei yang digelar bersama Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Universitas Syiah Kuala itu menunjukkan peningkatan signifikan kepuasan publik di tahun 2025.Kabid Yanmas Baintelkam Kombes Pol Yosef Sriyono mengatakan kerja sama survei ini sudah berjalan selama 10 tahun. Polri menyebut transformasi digital SKCK menjadi faktor utama peningkatan layanan. “Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses SKCK dari mana saja. Untuk wilayah Metro Jaya, pengambilan juga sudah bisa dilakukan di sejumlah polsek,” katanya.Kemudian Kabid Yanmas Baintelkam menegaskan survei ini menjadi tolak ukur penting layanan publik Polri. “Survei ini adalah cermin bagi kami. Digitalisasi SKCK adalah komitmen kami menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Kombes Yosef.Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Pripol Universitas Syiah Kuala, DR. M. Gausyah, menyebut angka kepuasan publik meningkat dari 86 menjadi 88,03. “Digitalisasi SKCK membuat proses lebih sederhana. Masyarakat kini tak perlu lagi sidik jari karena sudah terintegrasi dengan NIK Dukcapil,” jelasnya.Dari sisi pengawasan eksternal, Ombudsman RI juga melihat tren positif. Siti Uswatun Hasanah, Kepala Keasistenan Penegakan Hukum Ombudsman, mengatakan layanan SKCK kini hampir bebas keluhan. “Di Ombudsman sudah lama tidak ada laporan soal SKCK. Kami juga lakukan mystery shopping, hasilnya petugas ramah, prosedur jelas, bahkan tidak ada pungli. Review resmi Ombudsman terkait layanan SKCK akan kami rilis Desember atau Januari nanti,” ujar Siti. PNO-12
25 Nov 2025, 06:51 WIT
Unjuk Rasa IKB SBT: Polda Maluku Tegaskan Usut Tuntas Kasus Pembacokan
Papuanewsonline.com, Ambon - Puluhan Personel Direktorat Samapta Polda Maluku dan Satuan Samapta Polresta Ambon mengamankan aksi Unjuk Rasa (Unras) dari Ikatan Keluarga Besar Seram Bagian Timur (IKB SBT) Kota Ambon.Aksi Unras yang berlangsung di depan pintu Gerbang Utama Markas Polda Maluku pada Senin (24/11/25) ini meminta Polda Maluku percepat penanganan kasus pembacokan terhadap seorang pemuda asal SBT yang terjadi di kawasan Lorong Putri Ambon beberapa waktu yang lalu.Aksi Unras yang berlangsung damai dan tertib tersebut diterima oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi S.IK di depan pintu gerbang utama Mapolda Maluku.Saat menerima penyampaian aspirasi dari IKB SBT Kota Ambon, Kombes Rositah Umasugi mengaku penanganan kasus tersebut kini tengah dilakukan tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Maluku.Tim penyidik, kata Kombes Rositah tengah berupaya untuk menangkap oknum pelaku pembacokan dan mengungkap motif dari aksi kekerasan dengan senjata tajam di Kawasan Lorong Putri. Kombes Rositah mengajak pihak keluarga korban dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi saat ini. Ia meminta pihak keluarga tidak menimbulkan permasalahan baru yang lebih besar di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya."Polda Maluku saat ini tidak menutup mata dengan persoalan yang terjadi kemarin. Bapak Kapolda juga secara tegas telah mengatakannya saat menjenguk korban di rumah sakit Bhayangkara Ambon, bahwa Polda Maluku akan serius mengusut tuntas kasus ini," tegasnya.Polda Maluku, lanjut Kombes Rositah, merasa prihatin dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang terjadi. "Saat ini sudah ada enam orang yang kami periksa. Kami berharap kerjasama dari rekan-rekan semua dalam mengungkap motif dan menangkap pelaku untuk diproses hukum sesuai perbuatannya, sebab sekecil apapun informasi dari rekan-rekan terkait kasus ini maka akan sangat membantu kami Polda Maluku dalam menuntaskan kasus ini," pintanya.Dalam aksi yang dilakukan IKB SBT Kota Ambon, terdapat beberapa poin tuntutan. Di antaranya mengungkap pelaku pembacokan. Mereka juga meminta didirikannya Pos Polisi Permanen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berdomisili di kawasan Arbes Ambon dan sekitarnya. Massa aksi juga meminta pihak Kepolisian untuk tidak lagi memberikan ijin keramaian khususnya terkait acara pesta joget dan kegiatan keramaian lainnya yang berpotensi menimbulkan permasalahan dan gangguan Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat. PNO-12
25 Nov 2025, 06:38 WIT
Wakapolda Maluku Pimpin Rakorbin SDM dan PNS
Papuanewsonline.com, Ambon – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H membuka Rapat Koordinasi Pembinaan Sumber Daya Manusia (Rakorbin SDM) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Maluku Tahun Anggaran 2025.Rakorbin yang dihelat untuk penguatan kapabilitas SDM Kepolisian menjelang Indonesia Emas 2045 ini dilaksanakan di Marina Hotel, Kota Ambon, Senin (24/11/2025).Brigjen Imam Thobroni dalam sambutannya menekankan terkait upaya mewujudkan SDM yang unggul merupakan tanggung jawab bersama dan krusial untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan SDM."Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, saat ini Indonesia sedang berupaya menggapai cita-cita untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. SDM Polda Maluku memiliki peran penting dan bertanggung jawab untuk selalu adaptif dan proaktif," tegas Wakapolda.Brigjen Imam juga mengingatkan terkait Kualitas dan Integritas adalah indikator kunci dalam mewujudkan SDM Polri yang unggul. Untuk mencapai tujuan tersebut, Ia menjabarkan lima tahapan atau siklus pembinaan SDM yang menjadi pedoman personel Polda Maluku. Di antaranya, Penyediaan; Pendidikan dan Pelatihan; Penggunaan; Perawatan; Dan Pengakhiran Dinas.Siklus tersebut, lanjut Brigjen Imam, harus dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh personel pengemban tugas Satuan Kerja (Satker) SDM.Rakorbin SDM dan PNS Polda Maluku 2025 ini mengangkat tema "SDM Polri Unggul, Adaptif, dan Kolaboratif". Tema ini sejalan dengan upaya Satker SDM dalam mengambil peran untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi personel.Wakapolda juga menyampaikan apresiasi atas prestasi personel Polda Maluku yang mendapatkan Penghargaan Hoegeng Corner pada Rakorbin SDM Polri Tahun 2025 di Jakarta. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi personel lain untuk terus berprestasi."Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi personel Polri yang adaptif dan berintegritas, demi Maluku yang aman dan tertib," tutup Brigjen Pol Imam Thobroni, yang kemudian secara resmi membuka acara.Pembukaan Rakorbin turut dihadiri Karo SDM Polda Maluku. Sementara itu, sejumlah Pejabat Utama (PJU) yang hadir diantaranya adalah Kabid Propam, Kabid Kum, Kabid Humas Polda Maluku, serta Para Kabag Biro SDM Polda Maluku, para Kasubbag Renmin, para Kabag SDM Polres/Ta Jajaran, dan Operator SDM Satker dan Satwil Jajaran Polda Maluku. PNO-12
25 Nov 2025, 06:26 WIT
Sentuhan Prabowo di Intan Jaya: Bantuan untuk Tokoh Lokal Pacu Pembangunan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Presiden Prabowo Subianto
menyalurkan bantuan kepada tokoh intelektual Intan Jaya, Yosafat Sani, sebagai
bentuk dukungan terhadap pelayanan masyarakat dan pembangunan fasilitas umum di
wilayah tersebut. Bantuan ini mencakup pembangunan dua unit MCK di Kampung
Mamba serta satu unit sepeda motor untuk menunjang mobilitas Yosafat. (24/11/25)Yosafat Sani menyambut baik bantuan tersebut dan menyatakan,
"Bantuan ini sangat membantu kami dalam mempercepat pelayanan masyarakat,
terutama untuk kebutuhan fasilitas dasar." Dukungan ini
diharapkan dapat mempercepat pembangunan di Intan Jaya yang selama ini dikenal
memiliki akses terbatas.Bantuan yang disalurkan pemerintah pusat ini dinilai sejalan
dengan program percepatan pembangunan Papua. Pemerintah berharap, melalui dukungan kepada tokoh lokal,
proses pembangunan dapat berjalan lebih efektif berkat peran serta masyarakat
dan pendekatan kultural yang selama ini dilakukan oleh figur setempat. Hingga kini, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas
hidup masyarakat Papua melalui berbagai program pembangunan. Keterlibatan tokoh adat, agama, dan intelektual lokal
diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran kegiatan
pembangunan. Penulis: Jid
Editor: GF
25 Nov 2025, 02:03 WIT
Krayon Ajaib Pijar Mimika: Lomba Mewarnai Jadi Magnet Keceriaan Anak-Anak TK di Mimika
Papuanewsonline.com, Timika – Keceriaan memadati halaman
Mulia Mini Mall Gelael pada Minggu (23/11/2025), ketika Pijar Mimika kembali
menggelar Lomba Mewarnai bagi anak-anak TK dari berbagai sekolah di Kabupaten
Mimika. Sebanyak 80 peserta meramaikan kegiatan yang berlangsung penuh semangat
dan kreativitas.Suasana semakin hidup ketika anak-anak mulai menorehkan
warna pada kertas gambar mereka. Dengan ekspresi penuh antusias, para peserta
tampak menikmati proses berkarya, sementara orang tua dan guru memberikan
dukungan dari kejauhan.Ketua Pijar Mimika, Lalu Hiskam Hanadi, menyampaikan bahwa
kegiatan ini telah menjadi agenda yang selalu ditunggu-tunggu. Ia menegaskan
bahwa Lomba Mewarnai merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan ruang edukasi
yang mendorong kreativitas anak-anak di Mimika. "Ini telah menjadi
kegiatan rutin yang selalu dinantikan, sebagai bentuk komitmen menghadirkan
ruang edukasi dan kreativitas bagi anak-anak di Kabupaten Mimika,"
ujarnya.Kemeriahan acara semakin terasa dengan dukungan penuh dari
pengelola Mulia Mini Mall. Kolaborasi berbagai pihak membuat kegiatan ini tidak
hanya berlangsung lancar, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi
seluruh peserta yang hadir.Setelah melalui proses penilaian, panitia mengumumkan para
pemenang dari berbagai kategori. Ekspresi bangga terlihat dari wajah-wajah
kecil yang menerima penghargaan atas karya mereka. Selain piala, para juara
juga mendapatkan voucher belanja dan uang tunai sebagai bentuk apresiasi.Momen pengumuman pemenang menjadi puncak acara yang disambut
sorak-sorai gembira. Tidak hanya para juara, seluruh peserta terlihat antusias
dan merasa bangga dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.Dalam kesempatan itu, Lalu Hiskam juga menyampaikan
harapannya agar kegiatan serupa terus memberikan dampak positif bagi
perkembangan anak-anak Mimika. "Pijar Mimika akan terus hadir memberi
ruang kreativitas bagi mereka," ungkapnya.Ia menambahkan bahwa kerja sama dengan berbagai pihak
seperti Mulia Mini Mall, JAC, Gelael, KFC, Mace Beauty Bar, Indoprima, dan Toko
Putri Salju menjadikan agenda tahunan ini semakin bermanfaat dan penuh warna.Melalui kegiatan seperti ini, Pijar Mimika ingin memastikan
bahwa anak-anak memiliki wadah untuk mengembangkan imajinasi dan keberanian
mereka berkarya. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa ruang kreativitas
sangat dibutuhkan generasi muda di Mimika. Penulis: JidEditor: GF
25 Nov 2025, 01:56 WIT
Lemasa Kepung Kantor Bupati Mimika: Pemerintah Dinilai Bersembunyi di Balik Isu Persatuan
Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pusat Pemerintahan
Kabupaten Mimika kembali menjadi pusat perhatian setelah Lembaga Musyawarah
Adat Suku Amungme (Lemasa) menggelar demonstrasi pada Senin (24/11/2025). Aksi
ini menandai akumulasi kekecewaan masyarakat adat Amungme terhadap pemerintah
daerah yang dinilai tidak menunjukkan sikap tegas terkait pengakuan Lemasa.Massa aksi datang dengan tuntutan jelas: meminta Bupati
Johannes Rettob memberikan pengakuan sah terhadap Lemasa sebagai lembaga adat
yang mewakili masyarakat Amungme. Namun hingga kini, pemerintah daerah belum
mengambil langkah konkret, yang memicu ketegangan antara lembaga adat dan
pejabat pemerintah.Dalam demonstrasi tersebut, Direktur Lemasa, Manuel John
Magal, mengungkapkan kekecewaannya karena pemerintah dianggap menutup pintu
komunikasi. Ia menyebut bahwa selama ini tidak ada ruang dialog terbuka yang
disediakan pemerintah, sehingga masyarakat memilih turun ke jalan untuk
menyampaikan tuntutan mereka. “Jadi selama ini kami didiamkan, pemerintah tidak
membuka ruang dialog, sehingga masyarakat datang aksi hari ini,” ujarnya.Di tengah desakan tersebut, Lemasa berharap agar Bupati
bersikap bijaksana dalam menyikapi persoalan adat yang sudah berlangsung lama.
Namun, harapan itu tampaknya menghadapi tantangan besar karena pemerintah masih
bersandar pada alasan perlunya penyatuan semua unsur masyarakat Amungme sebelum
mengambil keputusan.Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa
pemerintah menghargai keberadaan suku Amungme dan Kamoro serta lembaga adatnya.
Namun ia menolak menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengakuan Lemasa sebelum
diadakan musyawarah adat yang menyatukan seluruh masyarakat Amungme. “SK tidak
bisa dikeluarkan sebelum Musdat dengan kumpulkan semua anak Amungme. Amungme
harus utuh, jangan ada perpecahan,” tegasnya.Bupati Johannes Rettob memberikan pernyataan yang sejalan
dengan wakilnya. Ia menekankan bahwa pembentukan lembaga masyarakat hukum adat
harus melalui proses kolektif yang melibatkan seluruh pihak. Namun dengan
kondisi masyarakat Amungme yang saat ini belum sepenuhnya solid, langkah
tersebut justru menempatkan masyarakat dalam posisi menunggu tanpa kepastian.Situasi ini membuat banyak peserta aksi menilai bahwa
pemerintah sedang berupaya menunda pengakuan Lemasa dengan menggunakan isu
persatuan sebagai alasan. Penundaan tersebut dianggap hanya memperkuat status
quo dan menguntungkan pihak-pihak tertentu yang selama ini memiliki akses lebih
dekat ke pemerintah daerah.Akibatnya, masyarakat adat Amungme kembali berhadapan dengan
jalan buntu. Mereka menuntut pengakuan, sementara pemerintah menuntut penyatuan
terlebih dahulu. Namun tanpa upaya nyata untuk membuka ruang dialog yang
inklusif, jurang ketidakpastian akan semakin melebar.Hingga aksi berakhir, belum ada keputusan resmi dari
pemerintah daerah. Masyarakat pun pulang dengan pertanyaan besar: apakah suara
mereka benar-benar didengar, atau sekadar ditenangkan dengan janji yang belum
tentu terwujud. Penulis: JidEditor: GF
25 Nov 2025, 01:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru