logo-website
Minggu, 08 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Maluku Kerahkan Pesawat Beechcraft 1900D Cari Korban KM Maluku Prima Makmur 03 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam upaya pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Maluku Prima Makmur 03 yang tenggelam di perairan Laut Banda pada 21 November 2025. Melalui operasi Search and Rescue (SAR) dari udara, Kepolisian Daerah Maluku mengerahkan seluruh kemampuan terbaik, sesuai instruksi tegas Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., untuk memaksimalkan seluruh sumber daya demi menemukan korban.Perintah Tegas Kapolda Maluku: “Keselamatan Warga adalah Prioritas Utama”Kapolda Maluku menegaskan bahwa seluruh jajaran harus bergerak cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan dalam operasi pencarian.“Saya perintahkan seluruh jajaran Polda Maluku untuk all out dalam pencarian korban KM Maluku Prima Makmur 03. Tidak ada upaya yang setengah-setengah. Keselamatan dan keselamatan warga adalah prioritas utama. Kita akan terus bekerja sampai korban ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian,” tegas Kapolda Maluku.“Pencarian dari udara, laut, dan darat harus berjalan terpadu. Koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait menjadi kunci. Semua sumber daya Polri saya minta dimaksimalkan,” tambahnya.Instruksi tersebut menjadi dasar pengerahan alutsista udara, termasuk pesawat Beechcraft 1900D milik Polri.Menindaklanjuti perintah Kapolda, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, SIK., memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301memimpin langsung operasi pencarian menggunakan pesawat Beechcraft 1900D registrasi P-4301. Sarana udara ini digunakan untuk memperluas jangkauan pemantauan serta mempercepat proses identifikasi visual pada titik-titik prioritas.Dalam briefing sebelum keberangkatan, Kombes Handoyo menegaskan pentingnya disiplin dan ketelitian:“Sesuai perintah Bapak Kapolda Maluku, area pencarian sudah dirumuskan secara terukur berdasarkan analisis arah angin dan arus. Kita harus bekerja disiplin, profesional, dan tetap memegang prosedur,” ujarnya.Operasi SAR yang berlangsung sekitar dua jam menyisir area prioritas yang telah ditentukan berdasarkan pemodelan arus. Namun, korban belum ditemukan pada hari pertama operasi udara.Rute pencarian pesawat Beechcraft 1900D (P-4301) juga terekam melalui pantauan Flightradar24. Dari Bandara Pattimura Ambon (AMQ), terlihat jelas pesawat lepas landas menuju selatan, melintasi perairan antara Pulau Ambon dan Pulau Seram sebelum mengambil jalur lurus ke arah utara Laut Banda.Pesawat kemudian melakukan pola penyisiran memanjang (long sweeping track) pada area selatan Pulau Seram dan barat laut Banda Neira. Di titik yang telah dipetakan sebagai wilayah potensial keberadaan korban, pesawat melakukan manuver S-pattern serta zig-zag search pattern, sebagaimana terlihat dari jalur berwarna kuning pada peta. Pola tersebut digunakan untuk memperoleh cakupan visual yang lebih luas dan meningkatkan peluang observasi dari udara.Setelah menyisir sisi barat Banda Neira, pesawat kembali melakukan track memanjang ke arah barat laut sebelum mengambil rute pulang menuju Ambon. Seluruh jalur pencarian yang terekam mengonfirmasi bahwa area prioritas telah dipindai sesuai analisis arus dan angin yang ditetapkan tim SAR gabungan.Operasi ini melibatkan Tim Gabungan Polda Maluku dan Kantor SAR Ambon (Basarnas). Selain itu, perwakilan keluarga korban serta perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku turut serta dalam penerbangan pencarian sebagai bentuk transparansi dan empati.Keikutsertaan mereka menegaskan bahwa operasi ini bukan hanya bertumpu pada teknis penyelamatan, tetapi juga nilai kemanusiaan.Menurut Kombes Handoyo, usai operasi hari ini, tim akan melakukan evaluasi mendalam berdasarkan data meteorologi terbaru, termasuk arah angin, kondisi gelombang, dan arus bawah laut. Operasi SAR udara dan laut akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 26 November 2025 dengan pola pencarian yang disesuaikan.“Kami berkomitmen memberikan kepastian bagi keluarga. Operasi akan terus dilakukan sampai korban ditemukan,” tutup Dirpolairud.Pengerahan pesawat Beechcraft 1900D menunjukkan kesiapan alutsista Polri dalam menghadapi kondisi perairan terpencil. Pengawasan dari udara memberikan efisiensi tinggi dalam pencarian area luas yang sulit dijangkau kapal.Keikutsertaan keluarga korban dan perwakilan Gubernur memperlihatkan pendekatan humanis Polda Maluku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui transparansi, keterbukaan, serta kepedulian terhadap keluarga yang menunggu kepastian.Sinergi Polri–Basarnas menjadi bukti kerja sama kuat dalam merespons insiden maritim di wilayah kepulauan Indonesia. PNO-12 26 Nov 2025, 18:17 WIT
Menko Yusril Tegaskan Rehabilitasi Tiga Mantan Direksi ASDP oleh Presiden Telah Konstitusional Papuanewsonline.com, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan rehabilitasi kepada tiga mantan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah ditempuh melalui mekanisme hukum yang benar. Ia memastikan tidak ada langkah yang bertentangan dengan aturan konstitusional maupun konvensi ketatanegaraan yang berlaku.Yusril menjelaskan bahwa sebelum Keputusan Presiden (Keppres) tersebut diterbitkan, Presiden terlebih dahulu meminta pertimbangan resmi dari Mahkamah Agung. Pertimbangan tertulis itu kemudian dicantumkan dalam konsiderans Keppres, menandakan bahwa setiap tahapan administratif telah dipenuhi. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa Presiden menjalankan kewenangan rehabilitasi sesuai Pasal 14 UUD 1945.Rehabilitasi tersebut diberikan kepada mantan Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan 2019–2024 M. Yusuf Hadi, serta Direktur Perencanaan dan Pengembangan 2020–2024 Harry Muhammad Adhi Caksono. Ketiganya sebelumnya dijatuhi hukuman penjara terkait kasus akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP.Menko Yusril menegaskan bahwa putusan terhadap ketiga mantan direksi tersebut telah berkekuatan hukum tetap. Baik para terpidana maupun Jaksa Penuntut Umum KPK tidak mengajukan upaya banding, sehingga putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat otomatis inkracht. Dalam situasi demikian, Presiden memiliki ruang konstitusional untuk menggunakan kewenangan rehabilitasinya.Dengan terbitnya Keppres Rehabilitasi pada 25 November 2025, ketiganya secara resmi tidak perlu menjalani pidana yang sebelumnya dijatuhkan pengadilan. Melalui keputusan tersebut, seluruh hak, kedudukan, dan kemampuan hukum mereka sebagai warga negara kembali dipulihkan sebagaimana sebelum adanya vonis.Yusril menegaskan bahwa rehabilitasi merupakan instrumen yang sah dan telah beberapa kali digunakan dalam perjalanan ketatanegaraan Indonesia. Ia mencontohkan bahwa pada tahun 1998, Presiden B.J. Habibie pernah memberikan rehabilitasi kepada Letjen TNI (Purn) H.R. Dharsono melalui Keppres Nomor 124 Tahun 1998. Kebijakan tersebut kala itu menjadi bagian penting dari agenda Reformasi untuk memulihkan keadilan bagi mereka yang dinilai dikriminalisasi oleh rezim sebelumnya.Yusril juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo tidak baru pertama kali menggunakan kewenangan rehabilitasi. Sebelumnya, dua guru di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan—Abdul Muis dan Rasnal—juga telah memperoleh rehabilitasi dan kembali mengajar setelah menyelesaikan proses hukum hingga tingkat Mahkamah Agung.Meski begitu, Yusril menegaskan bahwa setiap keputusan rehabilitasi tetap melalui mekanisme ketat, termasuk adanya pertimbangan lembaga peradilan. Dengan demikian, publik diharapkan memahami bahwa keputusan tersebut bukan tindakan sepihak, melainkan bagian dari sistem hukum yang telah berlangsung sejak era Reformasi.Rehabilitasi terhadap tiga mantan Direksi ASDP ini pun dinilai sebagai langkah untuk memastikan keadilan berjalan berimbang, terutama ketika proses hukum telah berkekuatan tetap dan tidak ada lagi upaya hukum lanjutan dari kedua belah pihak. Pemerintah, kata Yusril, meyakini bahwa pemulihan martabat para mantan direksi tersebut merupakan tindakan yang berdasar dan sesuai konstitusi.Hingga kini, pemerintah menegaskan tetap berkomitmen menjaga integritas proses hukum sekaligus memastikan setiap warga negara memperoleh haknya secara seimbang, termasuk hak rehabilitasi yang dijamin oleh konstitusi.(GF) 26 Nov 2025, 14:13 WIT
Cinta Bersemi di Tongkonan: 52 Pasangan Mimika Sah dalam Nikah Massal Gratis Papuanewsonline.com, Timika - Sebanyak 52 pasangan di Kabupaten Mimika mengikat janji suci pernikahan dalam acara nikah massal yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika pada Selasa (25/11/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Tongkonan Timika ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, memastikan pernikahan sah secara agama dan negara.Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet Sutejo, menjelaskan bahwa setelah akad nikah, para pasangan langsung menerima dokumen pernikahan, termasuk KTP dengan status perkawinan yang telah diperbarui."Setelah nikah ini pasangan langsung terima dokumen pernikahan berupa KTP sebagai suami istri dengan status kawin dan tercatat secara sah di negara," ujarnya.Selain itu, Disdukcapil juga memberikan hadiah berupa voucher menginap gratis di hotel berbintang di Mimika.Asisten I Setda Mimika, Ananias Faot, menyampaikan bahwa pelayanan terpadu itsbat dan nikah massal adalah bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. "Saya menyampaikan selamat kepada semua pasangan yang dinikahkan disahkan hari ini, semoga keluarga yang dibangun menjadi keluarga yang sakinah, rukun, penuh kasih, dan mampu menghadirkan teladan serta masa depan yang baik bagi anak-anak," pesannya.Ananias juga menegaskan bahwa legalitas perkawinan merupakan dasar penting untuk mengakses berbagai layanan negara, seperti administrasi kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus mendukung program pelayanan terpadu seperti nikah massal, karena keluarga yang kuat adalah fondasi penting bagi pembangunan daerah. Diketahui, acara nikah massal ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54.  Penulis: Jid Editor: GF 26 Nov 2025, 01:47 WIT
Bupati Roni Omba Ikuti Rapat Vidcom Nasional Bersama Presiden RI Bahas Percepatan KDKMP Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, pada Selasa (25/11/2025) mengikuti rapat video konferensi (vidcom) nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Rapat tersebut juga diikuti Menhan RI, Panglima TNI, Wamendagri, Dandim 1711/BVD, serta seluruh kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Fokus pembahasan diarahkan pada perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk pelaksanaannya di Kabupaten Boven Digoel.Program KDKMP disusun sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, terutama di daerah perbatasan. Melalui kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah, program ini dirancang untuk menggerakkan potensi koperasi desa dan kelurahan agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.Dalam sesi laporan daerah, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa rapat tersebut memiliki arti penting bagi Boven Digoel. Ia menyampaikan bahwa pembahasan mengenai progres KDKMP menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan program yang saat ini sedang berjalan di daerahnya. Menurutnya, sinergi lintas lembaga merupakan faktor kunci agar manfaat KDKMP dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam forum itu kembali menunjukkan komitmen TNI terhadap pengembangan program KDKMP. Beliau sebelumnya telah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyoroti berbagai isu strategis, termasuk penanganan judi online dan perlindungan anak di ruang digital. Keterlibatan TNI diharapkan memperkuat konsistensi pelaksanaan program di lapangan.Melalui rapat ini, pemerintah pusat menekankan pentingnya percepatan implementasi KDKMP agar mampu mendukung stabilitas ekonomi lokal, terutama di daerah yang memiliki tantangan geografis seperti Boven Digoel. Pemda diminta untuk memastikan program tetap berjalan sesuai jalur dan memberikan laporan berkala tentang perkembangan yang dicapai.Bupati Roni Omba menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Ia memastikan Boven Digoel terus memperkuat kerja sama dengan Kodim 1711/BVD dalam mendampingi pengembangan koperasi desa sehingga mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.Selain membahas progres KDKMP, rapat vidcom tersebut juga menjadi kesempatan bagi seluruh daerah untuk menyampaikan tantangan di lapangan, terutama terkait penguatan ekonomi dan peningkatan pelayanan masyarakat. Boven Digoel menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena posisinya sebagai wilayah perbatasan yang strategis.Pemerintah daerah berharap hasil dari rapat nasional ini dapat menjadi dorongan baru bagi percepatan pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan koperasi sebagai motor pertumbuhan di tingkat desa dan kelurahan.Rapat yang berlangsung secara virtual tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh daerah dapat bekerja lebih efektif dalam menjalankan program prioritas nasional. Pemerintah pusat menegaskan bahwa keberhasilan KDKMP akan menjadi salah satu indikator penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di masa mendatang. Penulis: HendrikEditor: GF 26 Nov 2025, 01:45 WIT
Bupati Roni Omba Puji Demo Damai Sopir: Janji Benahi Birokrasi dan Atasi Kelangkaan Solar Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Suasana di Boven Digoel pada Selasa (25/11/2025) berlangsung hangat ketika para sopir menggelar aksi demo damai untuk menuntut penyelesaian kelangkaan BBM solar yang kembali terjadi di daerah tersebut. Aksi ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Boven Digoel, Roni Omba, yang menilai langkah para sopir sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah.Dalam pernyataannya, Roni Omba menyampaikan bahwa aspirasi yang disampaikan secara tertib menunjukkan kepedulian kuat masyarakat terhadap pelayanan publik. Menurutnya, kritik dan tuntutan seperti ini justru menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah untuk berbenah.Bupati juga menyoroti dugaan adanya oknum nakal yang memainkan distribusi solar hingga menimbulkan kelangkaan. Ia memastikan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti persoalan ini agar tidak kembali menjadi beban bagi masyarakat, terutama para sopir yang bergantung pada BBM untuk bekerja.Dalam kesempatan yang sama, Roni Omba menegaskan bahwa kepemimpinan di daerah ini bukan milik kelompok tertentu, melainkan seluruh masyarakat Boven Digoel. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama agar pembangunan berjalan merata dan tidak terhambat persoalan internal birokrasi.Ia juga menegaskan komitmennya untuk membenahi birokrasi yang selama ini dinilai bermasalah. Peningkatan pelayanan publik disebut menjadi fokus utama, termasuk memastikan agar distribusi solar kembali normal dan tidak lagi dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu.Para peserta aksi berharap demo damai ini menjadi titik awal penyelesaian kelangkaan BBM yang sudah berulang kali terjadi. Mereka menilai bahwa tanpa penindakan tegas dan pengawasan ketat, masalah distribusi solar hanya akan menjadi lingkaran masalah yang tak berujung.Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan dapat bekerja sama lebih erat untuk memetakan akar permasalahan dan mengatur ulang pola distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Langkah konkret seperti pengawasan distribusi dan penataan kembali rantai suplai dianggap penting untuk mencegah permainan oknum.Menanggapi hal itu, Roni Omba memastikan bahwa pemerintah tidak akan bekerja sendiri. Ia menegaskan perlunya kolaborasi dengan Pertamina dan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan transparan bagi seluruh masyarakat Boven Digoel.Di tengah berbagai harapan yang muncul, masyarakat kini menantikan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah. Demo yang berlangsung tertib tersebut menjadi pengingat bahwa suara masyarakat perlu didengar dan direspons dengan tindakan konkret.Dengan komitmen yang telah diutarakan, publik berharap persoalan kelangkaan solar dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan normal di Boven Digoel. Penulis: HendrikEditor: GF 25 Nov 2025, 21:21 WIT
Hak Ulayat Tak Bisa Dinego, Masyarakat Mimikawe Ultimatum Pemerintah Soal Batas Wilayah Papuanewsonline.com, Timika - Ratusan masyarakat adat Mimikawe menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Mimika pada Selasa (25/11/2025), menyuarakan penolakan terhadap klaim wilayah adat yang diduga dilakukan oleh Kabupaten Deiyai dan Dogiyai. Aksi ini dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terkait upaya pemekaran kampung di wilayah administrasi kedua kabupaten tersebut, yang dianggap mengancam hak ulayat mereka di Kabupaten Mimika.Aksi unjuk rasa ini bertepatan dengan agenda sidang paripurna RAPBD yang dihadiri oleh para pemangku kebijakan daerah.Rafael Taorekeyau, juru bicara aksi, menegaskan bahwa gerakan ini murni berasal dari masyarakat adat Mimikawe sebagai pemilik hak ulayat Kabupaten Mimika. "Kami tidak terima wilayah adat Mimikawe diklaim oleh kabupaten tetangga. Ini dilakukan demi kepentingan administratif pemekaran Kabupaten Deiyai dan Dogiyai. Hari ini kami datang untuk menyampaikan aspirasi kami secara langsung," tegas Rafael di sela-sela aksi. Ia juga menyoroti kurangnya keterbukaan dari Pemerintah Kabupaten Mimika terkait informasi batas wilayah, yang justru diketahui masyarakat melalui pernyataan Bupati Deiyai di media sosial.Massa aksi mendesak pemerintah daerah untuk segera memfasilitasi pertemuan resmi antara pemerintah dengan Front Pemilik Hak Ulayat Mimika. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka ruang dialog yang transparan dan konstruktif untuk membahas persoalan batas wilayah secara komprehensif, mulai dari tingkat daerah hingga pusat. "Pemerintah Mimika sampai hari ini belum terbuka. Sementara dari pihak lain justru terus bersuara melalui Facebook, WhatsApp, dan TikTok. Masyarakat jadi bertanya-tanya dan merasa perlu tahu kondisi sebenarnya," ungkap Rafael.Selain itu, masyarakat adat juga menuntut kehadiran aparat keamanan, khususnya pos TNI dan Polri, di wilayah yang tengah disengketakan, yang saat ini masih berada di bawah pengawasan Polsek Kokonau. Hal ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan mencegah potensi konflik berkepanjangan. "Kami minta kehadiran pos TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di wilayah adat yang sedang disengketakan," tegas Rafael. Aksi ini turut didukung oleh komunitas anak cucu perintis yang telah lama bermukim di Mimika sejak 1921, yang merasa memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan masyarakat Mimikawe. Mereka berharap agar pemerintah segera merespons tuntutan ini dengan langkah-langkah konkret demi menghindari terjadinya gesekan yang lebih besar di kemudian hari. Penulis: Abim Editor: GF 25 Nov 2025, 21:04 WIT
DPRK Mimika Gelar Sidang Paripurna Bahas RAPBD 2026 : Akankah Aspirasi Masyarakat Terakomodasi? Papuanewsonline.com, Timika - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika menggelar Rapat Paripurna I Masa Sidang III untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026. Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRK Mimika pada Selasa (25/11/2025) ini menjadi landasan penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyerahkan langsung dokumen RAPBD kepada pihak DPRK dalam sidang tersebut.Bupati Johannes Rettob menjelaskan bahwa penyusunan RAPBD telah melalui serangkaian pembahasan intensif antara Badan Anggaran DPRK dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Penandatanganan KUA–PPAS pada 20 November 2025 menjadi dasar penyusunan RKA OPD hingga terbentuknya rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2026. "Rancangan APBD ini telah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan informasi resmi dari Kementerian Keuangan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa seluruh tahapan penyusunan telah mengikuti amanat Permendagri Nomor 15 Tahun 2025 serta menggunakan sistem elektronik yang terintegrasi dalam SIPD–RI sesuai Permendagri Nomor 70 Tahun 2019.Dalam pemaparannya, Bupati membeberkan gambaran umum RAPBD 2026 yang mencakup pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp 3,25 triliun dari dana transfer serta Rp 1,8 triliun dari lain–lain pendapatan yang sah. Belanja daerah direncanakan sebesar Rp5,63 triliun yang meliputi berbagai sektor seperti belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. Pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp 5,7 miliar yang terdiri dari pengeluaran pembiayaan, termasuk penyertaan modal ke sejumlah BUMD. "Kami berharap rancangan Perda APBD 2026 ini dapat dibahas secara konstruktif sehingga pada akhirnya dapat ditetapkan sesuai amanat perundang-undangan," tegasnya.Ketua DPRK Mimika, Primus Natikaperiau, menekankan pentingnya pembahasan RAPBD sebagai agenda konstitusional yang menentukan arah pembangunan Mimika satu tahun ke depan."Rapat paripurna ini merupakan wujud nyata pelaksanaan fungsi anggaran DPRK. Kita tidak sekadar membahas angka-angka, tetapi membahas harapan dan masa depan masyarakat Mimika," ujarnya. Ia juga menyoroti beberapa sektor prioritas seperti peningkatan kualitas pelayanan dasar, pemberdayaan ekonomi lokal, pembangunan infrastruktur yang merata, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Sidang kemudian ditunda dan akan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan pandangan umum dari delapan fraksi terhadap RAPBD Mimika Tahun Anggaran 2026.  Penulis: Jid Editor: GF 25 Nov 2025, 21:02 WIT
Wadansat Brimob Terima Penghargaan dari Raja dan Kades Se-Kabupaten SBB Papuanewsonline.com, SBB - Wakil Komandan Satuan Brimob (Wadan Satbrimob) Polda Maluku, AKBP Dennie Andreas Dharmawan,SIK, didatangi oleh belasan perwakilan Raja dan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), di Makosat Brimob Polda Maluku.Kedatangan belasan perwakilan raja dan Kades yang dipimpin Raja Hatusua, Kecamatan Kairatu, Petrus Tuhuteru ini sontak mendapatkan perhatian serius dari personil yang ada di Mako tersebut. Kedatangan mereka bukan untuk melakukan aksi, tetapi menyerahkan piagam penghargaan sebagai Kapolres Seram Bagian Barat (SBB) terbaik, yang pernah memimpin Polres di kabupaten bertajuk Saka Mese Nusa itu.Raja Hatusua, Petrus Tuhuteru mengatakan, piagam penghargaan Kapolres SBB terbaik ini sudah disiapkan sejak delapan bulan silam. Terutama sesaat sebelum AKBP Dennie Andreas Dharmawan, meninggalkan kabupaten SBB."Kedatangan kami (perwakilan raja dan Kades se-kabupaten SBB) di Makosat Brimob Polda Maluku ini untuk menyerahkan penghargaan kami kepada beliau (AKBP Dennie Andreas Dharmawan), semasa menjabat sebagai Kapolres SBB. Sebenarnya piagam penghargaan ini sudah seharusnya kami berikan pada saat lepas sambut dengan pak Kapolres saat ini, tetapi pada saat itu ada beberapa teman yang tidak sempat hadir, jadi kami sepakat untuk nanti kami mencari waktu yang pas untuk menyerahkan langsung kepada beliau di Mako Brimob ini,"kata Tuhuteru, dalam keterangannya yang diterima media, Selasa (25/11/2025).Tuhuteru menjelaskan, penghargaan ini sebagai bentuk dari penilaian 92 Raja dan Kades se-Kabupaten SBB, sebab selama AKBP Dennie Andreas Dharmawan menjabat sebagai Kapolres SBB, telah memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan dan pemeliharaan situasi kamtibmas di kabupaten tersebut."Menurut penilaian kami beliau Kapolres terbaik yang pernah ada. Beliau selalu dekat dengan kami. Beliau juga selalu melihat berbagai masalah yang terjadi di masyarakat, begitu juga untuk kegiatan-kegiatan rohaniawan, untuk seluruh agama di SBB,"paparnya.AKBP Dennie Andreas Dharmawan, kata dia, telah mewujudkan SBB sebagai daerah yang multikulturalisme, dan rumah bersama bagi seluruh agama. Kondisi itulah yang membuat SBB, kondusif selama ia memimpin Polres SBB.  "Pak Dennie ini bisa membantu kami dalam menghadirkan tokoh-tokoh agama baik ditingkat Provinsi maupun tingkat nasional, seperti pendeta Yandry Manobe, ustad Das'ad Latif, KH Umar Farouq, dan beberapa ustad dan pendeta ternama di Republik ini,"beber dia.Tuhuteru menegaskan, dalam piagam penghargaan sebagai Kapolres SBB terbaik itu ditandatangi oleh seluruh raja dan kades se-kabupaten SBB."Piagam penghargaan ini ditandatangani langsung oleh 92 raja dan Kades dari 11 Kecamatan, se-SBB. Kami berikan penghargaan ini tanpa ada paksaan atau unsur apapun. Inilah murni penilaian kami dari seluruh Raja dan Kades. Terima kasih buat AKBP Dennie Andreas Dharmawan yang telah memberikan yang terbaik bagi kami di SBB,"tandasnya.Sementara itu, Wadansat Brimob Polda Maluku, AKBP Dennie Andreas Dharmawan mengaku, sangat kaget dengan kedatangan perwakilan raja dan Kades tersebut.Dirinya mengaku, bersyukur atas penghargaan yang diberikan itu. "Yang jelas saya bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh raja-raja di SBB yang sudah datang jauh-jauh, hanya untuk memberikan sebuah penghargaan,"kata dia.Perwira dengan dua melati dipundaknya itu menegaskan, bukan masalah penghargaannya tapi rasa persaudaraan yang terus melekat selama kurang lebih 8 bulan sudah meninggalkan kabupaten SBB."Luar biasa seluruh raja dan Kades se-kabupaten SBB, masih ingat dan mau memberikan penghargaan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa masih ada rasa saudara. Saya sangat senang dan ini membuktikan bahwa untuk menjadi saudara itu tidak harus sedarah,"tegas Dennie.Perwira menengah Polri ini berpesan, kepada seluruh masyarakat terutama bagi raja dan Kades, untuk sama-sama menjaga dan memelihara situasi kamtibmas di bumi Saka Mese Nusa itu. "Oleh sebab itu mari kita jaga sama-sama seperti yang disampaikan Bapak Kapolda terus bikin bae. Mungkin ini menjadi momen baik, bagi kita semua untuk melayani masyarakat dan terus bikin baik bagi SBB. Mari sama-sama terus kita menjaga Kamtibmas karena keamanan dan ketertiban ini menjadi hal penting untuk kita bisa maju melangkah kearah yang lebih baik dari saat ini,"pesan mantan Kapolres SBB ini. PNO-12 25 Nov 2025, 19:30 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT