Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Perayaan Malam Tahun Baru 2026 Siap Diamankan Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku siap mengamankan perayaan malam tahun baru 2026 di Maluku. Demikian disampaikan Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Lilin Salawaku 2025, AKBP Agus Joko Nugroho, S.H., S.I.K saat memimpin Apel Operasi Lilin, Senin, 29 Desember 2025.Apel yang dihadiri para Kasatgas dan seluruh personel gabungan tersebut merupakan bagian dari kesiapan pengamanan menjelang perayaan Tahun Baru 2026.Dalam arahannya, AKBP Agus Joko Nugroho menekankan pentingnya kesiapan fisik, kesehatan, serta kondisi kendaraan operasional yang akan digunakan selama pengamanan Tahun Baru.Ia juga menginstruksikan personel untuk terus memantau arus balik pasca perayaan Natal guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.AKBP Agus juga meminta agar patroli ditingkatkan pada lokasi-lokasi keramaian, khususnya pusat perbelanjaan dan tempat wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung. Personel juga diminta melakukan pemetaan terhadap pihak-pihak yang melaksanakan pesta kembang api serta mengantisipasi titik-titik kerawanan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat."Kami harapkan seluruh personel Operasi Lilin Salawaku 2025 dapat melaksanakan tugas dengan maksimal sehingga perayaan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif," pintanya. PNO-12
29 Des 2025, 22:44 WIT
Brimob Polda Sumut Bantu Bersihkan SMP Negeri 1 Tanjung Pura dari Genangan Lumpur Pasca Banjir
Papuanewsonline.com, Langkat - Pada hari Senin, 29 Desember 2025, Satuan Brigade Mobil (Brimob) Batalyon A Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembersihan pasca bencana banjir di wilayah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Salah satu lokasi terdampak yang menjadi fokus utama kegiatan tersebut adalah SMP Negeri 1 Tanjung Pura, yang mengalami dampak cukup signifikan akibat genangan lumpur dan material sisa banjir.SMP Negeri 1 Tanjung Pura merupakan sekolah yang memiliki nilai sejarah tinggi, karena salah satu sekolah tertua dikabupaten langkat. Pada masa kolonial Belanda, sekolah ini merupakan lembaga pendidikan bagi kalangan bangsawan atau petinggi pemerintahan Belanda. Setelah Indonesia merdeka, sekolah tersebut secara resmi ditarik dan dikelola oleh Pemerintah Indonesia sejak tahun 1955 hingga saat ini, serta terus berperan penting dalam dunia pendidikan di Tanjung Pura.Kegiatan pembersihan yang dilakukan oleh personel Brimob Polda Sumut telah memasuki hari kelima, dengan fokus membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, saluran air, serta fasilitas pendukung lainnya. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan maksimal agar lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan layak digunakan. Direncanakan, dalam dua hari ke depan, SMP Negeri 1 Tanjung Pura sudah dapat dipergunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar, menyambut tahun ajaran baru.Bantuan dan keterlibatan Brimob Polda Sumut dalam kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempercepat pemulihan sektor pendidikan pasca bencana. Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi pihak sekolah, para siswa, serta orang tua murid di wilayah Tanjung Pura.Melalui kegiatan tersebut, personel Brimob Polda Sumut menegaskan komitmen dan semangat pengabdian Polri, dengan menjunjung tinggi prinsip Polri siap membantu dan melayani masyarakat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri dalam penanggulangan bencana serta dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian kepada bangsa dan negara. PNO-12
29 Des 2025, 22:32 WIT
Operasikan 29 Dapur Lapangan, Polri Jamin Kebutuhan Konsumsi Warga Terpenuhi
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri mengoperasikan puluhan dapur lapangan untuk memastikan kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, saat ini Polri telah menyiapkan 29 dapur lapangan yang tersebar di tiga provinsi terdampak.“Untuk dapur lapangan yang juga kita persiapkan ada 29 dapur lapangan. Di Aceh 17 titik, di Sumatera Utara 7 titik, dan di Sumatera Barat 5 titik,” kata Kapolri.Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri dalam konferensi pers pemulihan dan rencana strategis pascabencana yang digelar di Posko Terpadu Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (29/11/2025).Dapur lapangan tersebut berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan siap saji bagi warga terdampak, relawan, serta petugas gabungan yang bertugas di lokasi bencana.Keberadaan dapur lapangan dinilai sangat penting untuk menjaga ketahanan fisik dan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.Selain mengoperasikan dapur lapangan, Polri juga mendukung pelayanan kesehatan melalui pendirian posko kesehatan serta pengerahan personel guna mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat di wilayah terdampak.Kapolri menegaskan, Polri akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian jumlah dapur lapangan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan. PNO-12
29 Des 2025, 22:22 WIT
Polres Malra Gerak Cepat Amankan Pelaku Penganiayaan di Ohoi Ur Pulau
Papuanewsonline.com, Malra - Kurang dari 1x24 jam, personel Kepolisian Resor Maluku Tenggara bersama Polsek Kei Kecil Barat berhasil mengamankan A.R alias Alex, 32 tahun, terduga pelaku penganiayaan di Ohoi/Desa Ur Pulau, Minggu (28/12/2025).Residivis kasus pembunuhan yang merupakan warga Ohoi Ur Pulau, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) ini diduga menganiaya korban Markus Fenanlambir, tetangganya sendiri menggunakan linggis pada Sabtu (27/12/2025).Kapolres Malra AKBP. Rian Suhendi, S.Pt., SIK, dalam press release di Mako Polres Malra, Senin (29/12/2025), mengaku pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rumah tahanan Polres Malra."Tersangka sudah ditahan dan diancam dengan Tindak Pidana Penganiyaan sebagaimana dimaksud Pasal 351 ayat (1) dengan ancaman penjara 2 Tahun dan 8 Bulan," kata Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Barry Talabessy,S.Pd., SH., MH. AKBP. Rian menjelaskan kronologi perkara penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka robek di kepala. Kala itu, korban bersama istrinya sementara berada di rumah mengompres anaknya yang sakit.Sekitar pukul 20.00 WIT pelaku Alex datang sudah dalam kondisi dipengaruhi minuman keras atau mabuk. Saat tiba di dalam rumah korban langsung dipukul satu kali dengan linggis. Kepalanya robek bersimbah darah. Usai menganiaya korban, pelaku yang merasa tidak puas kembali ke rumahnya untuk mengambil senjata tajam (parang). "Tak puas memukul korban dengan linggis terduga pelaku pulang ke rumahnya untuk mengambil parang dan kembali mendatangi korban namun korban dan istrinya sudah pergi mengamankan diri dan untuk merawat lukanya," jelasnya.Korban yang tidak terima dianiaya dan merasa terancam kemudian datang melaporkan kasus tersebut di SPKT Polres Maluku Tenggara pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 12.00 WIT. Menerima laporan korban, tim Satreskrim Polres Malra langsung dengan sigap bergerak cepat bersama personel Polsek Kei Kecil Barat mendatangi Ohoi Ur Pulau menggunakan jalur laut."Setelah tiba di rumah terduga pelaku petugas langsung menangkap dan mengamankannya beserta barang bukti sebilah linggis dan sebilah parang pada pukul 19.00 WIT. Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Maluku Tenggara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkapnya.Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga emosi terhadap korban karena penggunaan speedboat atau body fiber hanya untuk kelompok tertentu di Ohoi Ur Pulau. Kapolres menghimbau semua komponen masyarakat untuk mengurangi kebiasaan mengkonsumsi minuman keras khususnya jenis sopi yang merupakan salah satu pemicu utama terjadinya gangguan kamtibmas di Kabupaten Maluku Tenggara."Kami minta agar perilaku kekerasan dihilangkan. Kalau ada masalah laporkan ke aparat penegak hukum atau selesaikan dengan jalur adat atau jalur kekeluargaan," pintanya.Kapolres mengimbau masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum terhadap setiap pelaku kejahatan demi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih baik."Kami berkomitmen akan menindak tegas semua aksi kejahatan sebagai bentuk perilaku kekerasan yang dapat menganggu kamtibmas di Kabupaten Maluku Tenggara," tegasnya. PNO-12
29 Des 2025, 22:13 WIT
Konflik Kwamki Narama Kembali Memakan Korban, Tiga Warga Tewas dalam Sehari
Papuanewsonline.com, Mimika – Konflik antarkelompok warga di
Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kembali menelan korban
jiwa. Pada Senin (29/12/2025), dua orang dilaporkan meninggal dunia, sehingga
total korban tewas dalam satu hari mencapai tiga orang.Dengan penambahan tersebut, jumlah korban jiwa akibat
konflik yang telah berlangsung sejak Oktober 2025 kini meningkat menjadi
sembilan orang. Aparat keamanan menyatakan situasi semakin memprihatinkan
karena bentrokan kembali terjadi meski berbagai upaya penanganan telah
dilakukan.“Kita sangat prihatin dengan pertambahan korban — situasi
terus memburuk meskipun upaya sudah dilakukan,” ujar Kapolsek Kwamki Narama
Ipda Yusak Sawaki saat dikonfirmasi.Bentrok terbaru dipicu kembali setelah prosesi pembakaran
jenazah korban yang meninggal sebelumnya. Dalam situasi duka tersebut, kedua
kelompok warga kembali terlibat saling serang, memicu jatuhnya korban tambahan
di lokasi konflik.Dua korban terbaru diketahui berasal dari kubu Dang. Dengan
demikian, total korban jiwa hingga saat ini terdiri atas lima orang dari kubu
Dang dan empat orang dari kubu Newegalen, menjadikan konflik ini sebagai salah
satu yang paling mematikan di wilayah tersebut sepanjang tahun ini.Kabag Ops Polres Mimika AKP Henri Korwa menyampaikan bahwa
aparat kepolisian masih melakukan penjagaan ketat di lokasi konflik. “Anggota
masih siaga, barusan kami pisahkan mereka,” ujarnya, menjelaskan langkah cepat
yang dilakukan untuk mencegah bentrokan lanjutan.Sebelumnya, aparat gabungan telah membongkar tenda perang,
menyita sejumlah alat perang tradisional, serta mengamankan beberapa oknum yang
diduga menjadi provokator. Namun demikian, upaya tersebut belum sepenuhnya
mampu menghentikan rangkaian kekerasan yang terus berulang.Di sisi lain, langkah perdamaian juga terus diupayakan oleh
pemerintah daerah. Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dilaporkan telah
memanggil keluarga dari kedua kubu yang bertikai guna mendorong penyelesaian
konflik secara damai dan menghentikan kekerasan.“Kami berharap kedua pihak bisa mendengar panggilan damai
dan berhenti dari kekerasan,” pungkas Ipda Yusak. Aparat keamanan menegaskan
akan terus meningkatkan pengamanan demi mencegah jatuhnya korban tambahan dan
menjaga stabilitas keamanan di Kwamki Narama. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:20 WIT
Natal Penuh Kehangatan di Yahukimo, Marinir Hadirkan Sukacita untuk Warga Pedalaman
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Udara dingin pegunungan
Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terasa berbeda pada Minggu (28/12/2025).
Di tengah kabut tebal yang menyelimuti wilayah pedalaman, kehadiran prajurit
Korps Marinir dari Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 5 membawa suasana hangat dalam
perayaan Natal bersama warga setempat.Langkah prajurit menyusuri jalan setapak menjadi penanda
kehadiran negara di wilayah yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Kedatangan
mereka bukan semata menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga
membawa misi kemanusiaan dalam suasana Natal dan akhir tahun.“Kami datang bukan untuk tempur, tapi membawa kasih dan
kepedulian di pengujung tahun,” ujar Dansatgas Pamtas Letkol Marinir T.
Pristiyanto. Pesan tersebut tercermin dalam kegiatan sosial yang dilakukan
bersama masyarakat kampung.Berbagai bingkisan Natal dibagikan sebagai simbol perhatian
dan kepedulian kepada warga pedalaman. Aksi ini menjadi wujud bahwa menjaga
kedaulatan negara tidak hanya dilakukan melalui kekuatan pertahanan, tetapi
juga dengan pendekatan kemanusiaan dan kebersamaan.Anak-anak menjadi pihak yang paling antusias menyambut
kehadiran prajurit Marinir. Senyum ceria terlihat saat mereka mengenakan topi
merah Natal, menerima pakaian baru, serta menikmati camilan yang jarang mereka
dapatkan dalam keseharian.Kebahagiaan juga dirasakan para orang tua dan tokoh
masyarakat. Patius (56), salah satu tokoh setempat, mengungkapkan rasa harunya
melihat prajurit membaur tanpa sekat, menciptakan suasana kekeluargaan di momen
Natal.“Natal tahun ini terasa lebih spesial dan penuh kedamaian,”
ungkapnya, menggambarkan perasaan warga yang merasakan langsung kehadiran dan
perhatian aparat negara.Letkol Marinir T. Pristiyanto menegaskan bahwa kegiatan
tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu rakyat.
“Kami ingin memastikan warga merayakan dengan aman dan bahagia,” tegasnya.
Interaksi hangat ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa
aman, dan menghadirkan harapan akan Papua yang damai dan harmonis. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:18 WIT
Sinergi TNI–Polri Mimika Perkuat Pengamanan dan Pelayanan Publik Jelang Tahun Baru 2026
Papuanewsonline.com, Mimika – Personel TNI dari Kodim
1710/Mimika bersinergi bersama Polri melaksanakan kegiatan pengamanan dan
pelayanan kepada masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Kegiatan ini
berlangsung pada Senin (29/12/2025) sebagai upaya menciptakan situasi keamanan
dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, tertib, dan kondusif.Komitmen pengamanan tersebut disampaikan Komandan Kodim
1710/Mimika, Letkol Inf Redi Dwi Yuda Kurniawan, S.I.P., yang menegaskan
kesiapan aparat dalam memastikan masyarakat dapat merayakan momen akhir tahun
dengan tenang dan aman.Pengamanan dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI kepada
Polri, mengingat tingginya intensitas aktivitas masyarakat selama libur Natal
dan Tahun Baru. Personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis,
termasuk pos pengamanan dan pelayanan, guna memantau perkembangan situasi di
lapangan.Selain penjagaan statis, aparat TNI–Polri juga melaksanakan
patroli dialogis dan pemantauan rutin untuk mengantisipasi potensi gangguan
keamanan, kemacetan lalu lintas, serta kejadian menonjol lainnya yang dapat
mengganggu kenyamanan masyarakat.Dalam pelaksanaan tugasnya, personel di lapangan tidak hanya
fokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada
masyarakat. Imbauan kamtibmas, pesan keselamatan diri dan keluarga, serta
ajakan untuk bersama-sama menjaga ketertiban disampaikan secara persuasif
kepada warga.Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat diharapkan
mampu memberikan rasa aman sekaligus mendekatkan TNI–Polri dengan warga.
Pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam menjaga suasana perayaan tetap
damai dan terkendali.Sinergitas dan soliditas TNI–Polri yang terlihat di pos
pengamanan menjadi cerminan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan
daerah. Kerja sama lintas institusi ini juga menunjukkan kesiapan aparat dalam
menghadapi dinamika situasi akhir tahun.Melalui pengamanan dan pelayanan terpadu tersebut, aparat
berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Mimika dapat
berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh ketertiban, serta meningkatkan
kepercayaan publik terhadap kinerja aparat keamanan. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:16 WIT
Upacara Bendera Akhir Tahun di Lanud YKU Timika Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
Papuanewsonline.com, Mimika – TNI Angkatan Udara melalui
Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika melaksanakan upacara bendera mingguan yang
sarat makna di penghujung tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung khidmat di
Lapangan Mako Lanud YKU, Papua Tengah, pada Senin (29/12/2025).Upacara dipimpin oleh Kepala Dinas Logistik (Kadislog) Lanud
YKU Timika, Mayor Kal I Gusti Bagus Wira Eka Putra, S.T., dan diikuti oleh
seluruh personel militer serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Lanud
YKU. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan penuh disiplin.Pelaksanaan upacara bendera di akhir tahun ini menjadi
momentum refleksi atas pelaksanaan tugas dan pengabdian sepanjang 2025.
Nilai-nilai nasionalisme, loyalitas, serta kedisiplinan prajurit kembali
diteguhkan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pertahanan negara.Suasana upacara berlangsung khidmat dan penuh penghormatan,
mencerminkan kesiapan mental dan profesionalisme personel Lanud YKU Timika.
Kekompakan barisan peserta upacara menunjukkan soliditas internal yang tetap
terjaga hingga akhir tahun.Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kadislog Lanud YKU
menekankan pentingnya menjaga semangat kebangsaan serta soliditas satuan,
meskipun berada di fase penutup tahun anggaran dan kalender kegiatan. Evaluasi
kinerja selama setahun juga menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan
kualitas pengabdian.Upacara bendera tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas
mingguan, tetapi juga sebagai wujud penghormatan kepada jasa para pahlawan
bangsa serta komitmen kesetiaan prajurit TNI AU kepada Negara Kesatuan Republik
Indonesia.Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian aktivitas
kedinasan Lanud YKU Timika sepanjang 2025. Semangat optimisme dan tekad untuk
terus berkontribusi secara maksimal ditanamkan sebagai bekal menghadapi
tantangan tugas di tahun mendatang.Dengan terselenggaranya upacara ini, Lanud YKU Timika
menegaskan kesiapan seluruh personelnya untuk menyongsong tahun 2026 dengan
semangat baru, profesionalisme yang semakin kuat, dan pengabdian yang
berkelanjutan bagi bangsa dan negara. Penulis: JidEditor: GF
29 Des 2025, 18:13 WIT
Konflik Antarwarga Kwamki Narama Terus Memakan Korban Jiwa
Papuanewsonline.com, Mimika – Konflik antarwarga yang
terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, kembali menelan korban
jiwa. Hingga akhir Desember 2025, total korban meninggal dunia akibat bentrokan
tersebut tercatat sebanyak tujuh orang sejak konflik mulai pecah pada Oktober
lalu.Korban terbaru diketahui bernama Dinus Kiwak dari kubu Dang.
Ia dinyatakan meninggal dunia pada Senin malam (29/12/2025) setelah sempat
menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Mimika akibat luka
panah yang dideritanya.Kapolsek Kwamki Narama Ipda Yusak Sawaki menyampaikan
keprihatinannya atas terus bertambahnya korban jiwa dalam konflik tersebut. Ia
menegaskan bahwa situasi ini menjadi perhatian serius aparat keamanan,
mengingat konflik telah berlangsung cukup lama dan berulang kali memicu
bentrokan lanjutan.Konflik antar dua kelompok warga ini berawal dari persoalan
perselingkuhan yang terjadi di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama. Meski
sempat dilakukan berbagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan, konflik
kembali memanas karena upaya perdamaian yang tidak berjalan efektif.Dinus Kiwak diketahui sempat mengalami luka panah beberapa
waktu sebelum meninggal dunia. Korban memilih menjalani pengobatan secara
mandiri di rumah sebelum kondisinya memburuk dan akhirnya dilarikan ke rumah
sakit. Meski mendapat penanganan medis, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.Jenazah Dinus Kiwak kemudian dipulangkan ke rumah duka untuk
prosesi adat. Keluarga melaksanakan ritual pembakaran jenazah sesuai tradisi
setempat. Namun, di tengah prosesi tersebut, situasi keamanan kembali terganggu
akibat bentrokan susulan antara kedua kelompok.Bentrok kembali terjadi pada Senin pagi, saat kedua kubu
saling menyerang menggunakan busur dan anak panah. Peristiwa ini semakin
memperlihatkan rapuhnya kondisi keamanan di wilayah tersebut meskipun aparat
terus melakukan pengamanan.Dari data kepolisian, total tujuh korban meninggal dunia
terdiri dari empat orang dari kubu Newegalen dan tiga orang dari kubu Dang.
Aparat keamanan terus disiagakan untuk mencegah bentrokan lanjutan sekaligus
meredam eskalasi konflik.Polsek Kwamki Narama bersama unsur terkait terus
mengintensifkan pendekatan persuasif dan pengamanan wilayah, dengan harapan
kedua belah pihak dapat menghentikan kekerasan dan membuka ruang dialog demi
terciptanya perdamaian yang berkelanjutan. Penulis: Jid
Editor: GF
29 Des 2025, 18:11 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru