logo-website
Minggu, 26 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Di Sinak, Berbagi Makanan Ringan Kepada Masyarakat Papuanewsonline.com, Mimika — Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan humanis di wilayah Sinak.Personel Sektor Sinak, Bharada Rosihan Yuwandi Pratama dan Bharada Ifaldi Syaiful Haq, melaksanakan kegiatan berbagi makanan ringan kepada warga pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dengan interaksi langsung antara personel dan masyarakat.Selain membagikan makanan ringan, kedua personel juga menyapa warga serta menjalin komunikasi ringan, khususnya dengan anak-anak yang tampak antusias menerima kehadiran aparat keamanan di lingkungan mereka.Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari strategi Satgas Damai Cartenz dalam menumbuhkan rasa aman serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat negara, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sosial yang cukup kompleks.Pendekatan tersebut menegaskan bahwa keberadaan Satgas tidak hanya berorientasi pada aspek penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat setempat.Respons positif ditunjukkan oleh warga yang menilai sikap bersahabat dan terbuka dari personel mampu menciptakan suasana yang nyaman serta mempererat kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa stabilitas keamanan hanya dapat terwujud apabila terbangun kepercayaan yang kuat antara aparat dan masyarakat, sehingga setiap personel dituntut untuk hadir sebagai pelindung sekaligus pelayan.Sejalan dengan hal tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pendekatan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya menjaga kedamaian, memperkuat persaudaraan, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Papua.Penulis: JidEditor: GF  18 Des 2025, 12:30 WIT
Razia Natal di Bandara Mozes Kilangin, Polisi Sita Belasan Anak Panah dari Penumpang Tujuan Ilaga Papuanewsonline.com, Mimika — Personel Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika menyita sebanyak 13 buah anak panah dari seorang penumpang pesawat perintis tujuan Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Rabu (17/12/2025). Penyitaan tersebut dilakukan sekitar pukul 10.02 WIT di Terminal Perintis Bandara Avco Mozes Kilangin Timika saat aparat kepolisian melaksanakan pengamanan penerbangan Natal atau Christmas Flight, yang disertai dengan razia senjata tajam terhadap penumpang rute pedalaman Papua. Razia ini merupakan bagian dari upaya pengawasan ketat yang dilakukan kepolisian guna memastikan keamanan dan keselamatan seluruh penumpang selama momentum perayaan Natal, khususnya pada penerbangan perintis yang melayani wilayah-wilayah rawan. Penumpang yang kedapatan membawa anak panah tersebut diketahui berinisial OA, warga Ilaga, yang hendak melakukan perjalanan menggunakan maskapai Reven Global Airtransport. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, penumpang tersebut tetap diperbolehkan melanjutkan penerbangan menuju Ilaga. Sementara itu, barang bukti berupa 13 anak panah diamankan oleh pihak Polsek Kawasan Bandara untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan, termasuk rencana pemusnahan. Langkah pengamanan ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan penerbangan sekaligus situasi masyarakat yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung untuk merayakan Natal bersama keluarga. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, menjelaskan bahwa tindakan penyitaan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah potensi tindak kriminal melalui jalur udara. Polres Mimika melalui Polsek Kawasan Bandara terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap barang-barang berbahaya yang dibawa penumpang. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membawa atau menyimpan senjata tajam tanpa izin yang sah karena dapat dikenakan sanksi hukum sesuai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Penulis: Jid Editor: GF 18 Des 2025, 12:27 WIT
TPNPB Nyatakan Penolakan terhadap Pertemuan Presiden Prabowo dengan Pejabat Papua Papuanewsonline.com, Jakarta — Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan pejabat-pejabat Papua yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Desember 2025.Melalui siaran pers resminya, TPNPB menilai bahwa pertemuan tersebut tidak akan menyelesaikan konflik bersenjata maupun pelanggaran hak asasi manusia yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun di Tanah Papua. Menurut pernyataan tersebut, pendekatan yang ditempuh pemerintah dinilai belum menyentuh akar persoalan yang sesungguhnya.TPNPB juga menyatakan sikap penolakan terhadap seluruh agenda pembangunan dan program unggulan pemerintah pusat di Papua. Dalam pernyataan tersebut, kelompok ini menegaskan kesiapan untuk membatalkan program-program tersebut dan mengambil tindakan terhadap pejabat Papua yang dinilai terlibat dalam perpanjangan kekuasaan negara di wilayah Papua.Dalam siaran pers itu, TPNPB menyampaikan pandangannya bahwa persoalan Papua tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, melainkan merupakan konflik politik dan sejarah yang harus diselesaikan secara menyeluruh.“Persoalan Papua bukan hanya soal pembangunan, tetapi persoalan konflik yang harus diselesaikan antara orang Papua, Pemerintah Indonesia, Belanda, Amerika, dan PBB, serta sejarah Papua harus diluruskan,” kata Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM.Lebih lanjut, TPNPB menuntut agar pemerintah pusat menyelesaikan konflik bersenjata yang terjadi antara TPNPB dan militer Indonesia melalui mekanisme yang dianggap adil dan terbuka. Selain itu, mereka juga menyoroti dugaan pelanggaran HAM yang diklaim masih terjadi di berbagai wilayah Papua.TPNPB dalam pernyataannya juga meminta agar lembaga-lembaga hak asasi manusia internasional diizinkan masuk ke Papua untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil yang terdampak konflik.Pernyataan ini kembali menegaskan sikap politik dan keamanan TPNPB yang menolak pendekatan pembangunan tanpa penyelesaian konflik, sekaligus memperlihatkan dinamika ketegangan yang masih berlangsung terkait isu Papua di tingkat nasional.Penulis: HendrikEditor: GF 18 Des 2025, 12:13 WIT
Bupati Boven Digoel Jajaki Penguatan Program Desa Bersama Wakil Menteri Desa di Jakarta Papuanewsonline.com, Jakarta — Bupati Boven Digoel Roni Omba, S.IP, bersama Wakil Bupati Boven Digoel melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada Rabu (18/12/2025). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.Dalam agenda tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel bertemu langsung dengan Wakil Menteri Desa untuk membahas sejumlah isu strategis terkait pembangunan desa. Fokus pembahasan diarahkan pada upaya mempercepat peningkatan kualitas desa melalui program-program yang selaras dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah Boven Digoel.Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam memperkuat koordinasi serta memastikan kebijakan pembangunan desa dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan, khususnya di daerah perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri.Bupati Roni Omba menyampaikan harapannya agar hasil pertemuan tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Kami berharap hasil pertemuan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Boven Digoel dan memperkuat pembangunan desa di daerah kami,” kata Bupati Roni Omba, S.IP.Ia menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan daerah. Oleh karena itu, dukungan kebijakan dan program dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pelaksanaan di tingkat kampung dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.Wakil Menteri Desa menyambut baik kunjungan pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program pembangunan desa yang direncanakan. “Kami siap mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan desa di Boven Digoel,” ujarnya.Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari penguatan kerja sama yang lebih intensif antara Kementerian Desa dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, terutama dalam mendorong desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, dan pelayanan dasar masyarakat.Dengan adanya komunikasi dan sinergi yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap berbagai program pembangunan desa dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat Boven Digoel.Penulis: HendrikEditor: GF 18 Des 2025, 12:10 WIT
Kemenko Kumham Imipas Tegaskan Fungsi Koordinatif Lewat 33 Rekomendasi Kebijakan Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) secara resmi menyampaikan 33 rekomendasi kebijakan kepada 14 kementerian dan lembaga dalam agenda Penyampaian Rekomendasi Kebijakan yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi wujud penguatan peran koordinatif pemerintah dalam memastikan kebijakan strategis berjalan terintegrasi.Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, bersama jajaran Staf Ahli, Staf Khusus, serta Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemenko Kumham Imipas. Sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait juga turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan.Dalam sambutannya, Menko Yusril menegaskan bahwa penyampaian rekomendasi kebijakan merupakan bagian dari mandat strategis Kemenko Kumham Imipas untuk memastikan kebijakan nasional di bidang hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan berjalan selaras, terkoordinasi, serta berorientasi pada hasil yang nyata dan terukur.Ia menjelaskan bahwa pembentukan Kemenko Kumham Imipas tidak semata bersifat administratif, melainkan merupakan strategi kelembagaan untuk memperkuat efektivitas pelayanan publik, memperjelas fokus kebijakan sektoral, serta menghadirkan birokrasi yang lebih lincah dan responsif terhadap tantangan nasional.Menurut Yusril, kehadiran kementerian koordinator sangat penting untuk menjawab tantangan koordinasi lintas sektor yang selama ini dihadapi bidang hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan. Kemenko Kumham Imipas, kata dia, berfungsi memastikan kebijakan strategis kementerian teknis berjalan serasi, tepat sasaran, dan terukur dalam implementasinya.Sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, Kemenko Kumham Imipas mengampu target Indeks Pembangunan Hukum yang mencakup lima pilar utama, yakni budaya hukum, materi hukum, kelembagaan hukum, penegakan hukum, serta informasi dan komunikasi hukum. Arah kebijakan difokuskan pada penguatan tata kelola hukum, pemajuan HAM yang inklusif, serta transformasi keimigrasian dan pemasyarakatan.Sebanyak 33 rekomendasi kebijakan disusun melalui proses sinkronisasi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan penelaahan mendalam terhadap isu-isu strategis. Rekomendasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari transparansi beneficial ownership, interoperabilitas data, pembaruan regulasi, keadilan restoratif, pemajuan HAM, perlindungan pekerja migran, hingga penguatan layanan keimigrasian dan pemasyarakatan.Menko Yusril menegaskan bahwa penyampaian rekomendasi ini menjadi titik awal kerja kolaboratif lintas sektor. Kemenko Kumham Imipas akan melakukan pemantauan dan evaluasi tindak lanjut pada 2026 untuk memastikan implementasi berjalan sesuai rencana aksi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.Dalam kesempatan yang sama, Kemenko Kumham Imipas juga menyerahkan apresiasi kepada media massa atas peran aktif dalam menyebarluaskan informasi kebijakan pemerintah. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis antara pemerintah dan media dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.Penulis: PNO-1Editor: GF   18 Des 2025, 04:15 WIT
Astamaops Kapolri Beri Arahan Khusus kepada Personel yang Dikirim ke Lokasi Bencana Sumatera Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memberikan arahan dan atensi khusus kepada ratusan personel Polri yang diberangkatkan untuk memperkuat penanganan bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Arahan tersebut disampaikan menjelang keberangkatan personel dan logistik dari Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa malam (16/12/2025).Dalam arahannya, Komjen Fadil Imran menegaskan bahwa penugasan ini merupakan misi kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta kepekaan sosial terhadap masyarakat terdampak bencana.“Rekan-rekan hadir di sana membawa nama institusi dan negara. Kedepankan sikap humanis, empati, dan keikhlasan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Komjen Fadil Imran.Astamaops Kapolri menekankan agar seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan, menjaga soliditas, serta memperkuat sinergi dengan unsur TNI, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan kemanusiaan.Selain tugas kemanusiaan, Komjen Fadil Imran juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan personel selama bertugas. Ia meminta setiap unsur pimpinan di lapangan untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai prosedur serta mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan.“Bencana adalah situasi dinamis. Laksanakan tugas sesuai SOP, jaga kesehatan, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama,” tegasnya.Dalam misi penebalan kekuatan tersebut, Polri memberangkatkan 237 personel terpilih yang didukung 75 unit kendaraan serta berbagai perlengkapan logistik, seperti ambulans, dapur lapangan, tenda pengungsian, genset, dan sistem pengolahan air bersih. Personel yang dikirimkan akan memperkuat 10.999 personel Polri yang telah lebih dulu tergelar di wilayah terdampak bencana.Komjen Fadil Imran juga memberikan atensi khusus agar personel Polri turut menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat, terutama di lokasi pengungsian dan area terdampak.“Pastikan kehadiran Polri dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberi solusi dan harapan,” katanya.Pemberangkatan personel dan logistik ini didukung oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero sebagai bagian dari sinergi antarlembaga dalam penanganan bencana. Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan dan pemulihan pascabencana hingga kondisi masyarakat kembali pulih. PNO-12 17 Des 2025, 19:49 WIT
Kapolri Pimpin Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun Ajaran 2025 Papuanewsonline.com, Lembang - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menghadiri sekaligus memimpin upacara penutupan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, Sekolah Pembentukan Perwira Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-2, serta Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat.Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kalemdiklat Polri, AS SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, serta Kadivhumas Polri. Kehadiran para pejabat utama Polri ini menegaskan komitmen pimpinan dalam memastikan kualitas dan integritas proses pendidikan pengembangan sumber daya manusia Polri.Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 114 peserta didik yang terdiri dari 78 personel Polri, 29 personel TNI (TNI AD 17 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 4 orang), serta 7 peserta tamu dari kementerian dan lembaga, yakni Kejaksaan Agung, Kemenimipas, Kemenkum, dan BSSN. Pelaksanaan pendidikan dilaksanakan secara hybrid, dengan gelombang pertama diikuti secara virtual dan gelombang kedua secara langsung.Sementara itu, Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 380 peserta didik, yang terdiri dari 317 peserta Program Reguler Polri, 33 peserta Program Matrikulasi Polri, 30 peserta dari TNI (TNI AD 14 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 6 orang), serta 2 peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji. Pendidikan ini juga dilaksanakan secara kombinasi virtual dan tatap muka.Adapun Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 63 peserta didik, sedangkan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 104 peserta didik.Upacara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah undangan VIP dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Hadir di antaranya perwakilan Panglima TNI yang diwakili Dansesko TNI, perwakilan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, para perwakilan Kepala Staf Angkatan, perwakilan Dansesko tiap angkatan, serta Forkopimda Jawa Barat yang terdiri dari Kapolda Jawa Barat, perwakilan Pangdam III/Siliwangi, perwakilan Gubernur Jawa Barat, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.Dalam upacara tersebut, Kapolri selaku Inspektur Upacara secara resmi menyatakan penutupan seluruh rangkaian pendidikan melalui pernyataan:“Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Rabu tanggal 17 Desember 2025, pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025, dengan resmi saya nyatakan ditutup.”Penutupan pendidikan ini menandai selesainya proses pembentukan dan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para perwira Polri, TNI, serta peserta dari kementerian dan lembaga, sebagai bekal strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. PNO-12 17 Des 2025, 19:42 WIT
Papua Jadi Prioritas: Presiden Prabowo Minta Tanam Sawit untuk Swasembada Energi dan Pangan Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menjadikan Papua sebagai wilayah prioritas dalam agenda swasembada energi dan pangan nasional. Penekanan tersebut disampaikan dalam rapat percepatan pembangunan Papua yang digelar di Istana Negara, Selasa (16/12/2025), bersama para kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.Dalam arahannya, Presiden mendorong pengembangan perkebunan kelapa sawit di Papua sebagai sumber energi berbasis bahan bakar nabati. Selain sawit, komoditas tebu dan singkong juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku etanol guna memperkuat ketahanan energi nasional.Presiden Prabowo menegaskan bahwa strategi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi Papua, melainkan juga menjadi bagian dari agenda besar nasional agar seluruh wilayah Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan energi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Kemandirian produksi dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional.Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan hingga ke tingkat daerah. Menurut Presiden, upaya menjaga keamanan pangan tidak cukup hanya dilakukan secara nasional, tetapi juga harus diwujudkan di tingkat provinsi hingga kabupaten agar distribusi dan ketahanan pangan lebih merata dan berkelanjutan.Selain itu, Presiden menyoroti pentingnya pengamanan aset negara agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Pemerintah, menurutnya, terus melakukan evaluasi terhadap regulasi yang ada dan mengambil langkah strategis agar kekayaan negara tidak bocor dan benar-benar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pengembangan perkebunan dan energi terbarukan tersebut juga dilatarbelakangi oleh tingginya anggaran impor bahan bakar minyak yang selama ini membebani keuangan negara. Presiden menilai pemanfaatan potensi lahan di Papua dan daerah lain dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan ketergantungan impor.Dalam paparannya, Presiden Prabowo menyebutkan bahwa penghematan anggaran dari pengurangan impor energi dapat mencapai ratusan triliun rupiah per tahun, terutama jika pengembangan sawit, singkong, dan tebu didukung oleh sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air.Ia menggambarkan besarnya manfaat ekonomi yang dapat dirasakan daerah apabila target tersebut tercapai, termasuk peluang pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kabupaten, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.Presiden berharap kebijakan ini dapat menjadi titik balik bagi kemandirian ekonomi Indonesia sekaligus membawa perubahan signifikan bagi Papua sebagai bagian penting dari masa depan pembangunan nasional.Penulis: JidEditor: GF 17 Des 2025, 17:59 WIT
Aksi Sosial Melalui Video: Disparbudpora Mimika Apresiasi Kreativitas Pemuda Mimika Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika menggelar Lomba Pembuatan Video Aksi Sosial untuk kategori pemuda dengan tema “Pemuda Bergerak: Bersih Lingkungan Sehatkan Generasi”.Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Jalan Hasanuddin pada Rabu (17/12/2025) dihadiri oleh peserta serta dewan juri dari Tim Perusahaan Film Negara, Plt. Kepala Dinas PUPR, Inosensius Yoga Pribadi mewakili Bupati mimika, dan Kepala Bidang Kepemudaan David Kangopme, S.S.Lomba ini bertujuan untuk mengasah kreativitas pemuda dalam menyampaikan pesan sosial melalui media video, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebelum memasuki tahap penilaian, acara dibuka dengan workshop singkat yang diberikan oleh Ibnu Hasan dari Tim Perusahaan Film Negara. “Kita perlu memahami teknik pembuatan video yang baik agar pesan yang ingin disampaikan bisa sampai dengan efektif kepada khalayak luas,” ujar Ibnu dalam materinya.Dalam sambutannya, Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada Disparbudpora untuk acara yang positif dan inspiratif ini. Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah pembelajaran penting yang berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda Mimika menjadi sosok yang kreatif, peduli lingkungan, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah,” katanya. Sementara itu, David Kangopme memberikan semangat kepada para peserta: “Jangan pernah menyerah atau patah semangat. Setiap orang memiliki potensi diri yang bisa digali. Pilihan kita hari ini akan menentukan apakah kita akan berkembang menjadi pemuda profesional yang bermanfaat atau terjebak dalam kehancuran,” tegasnya.Acara dilanjutkan dengan pemukulan tifa sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya lokal, sebelum pengumuman pemenang. Juara I diraih oleh Gabriella C. Bowaire, Juara II Vinsensius D. V. Sudianto, dan Juara III Merry Jayanti I. Wakerkwa. Selain itu, ada juga kategori juara harapan yang diperoleh Gracia Jovanya Matondang, Natalie Kosay, dan Marico Yakobus. Para pemenang menerima penghargaan sebagai apresiasi atas karya mereka. Disparbudpora Mimika berharap lomba ini akan tetap berlanjut dan menjadi wadah pengembangan potensi pemuda di bidang kreatif dan aksi sosial. Penulis: Abim Editor: GF 17 Des 2025, 17:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT