Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Di Sinak, Berbagi Makanan Ringan Kepada Masyarakat
Papuanewsonline.com, Mimika — Satgas Operasi Damai
Cartenz-2025 kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang
harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan humanis di wilayah Sinak.Personel Sektor Sinak, Bharada Rosihan Yuwandi Pratama dan
Bharada Ifaldi Syaiful Haq, melaksanakan kegiatan berbagi makanan ringan kepada
warga pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh
kehangatan dengan interaksi langsung antara personel dan masyarakat.Selain membagikan makanan ringan, kedua personel juga
menyapa warga serta menjalin komunikasi ringan, khususnya dengan anak-anak yang
tampak antusias menerima kehadiran aparat keamanan di lingkungan mereka.Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari strategi Satgas
Damai Cartenz dalam menumbuhkan rasa aman serta memperkuat kepercayaan
masyarakat terhadap kehadiran aparat negara, khususnya di wilayah yang memiliki
tantangan geografis dan sosial yang cukup kompleks.Pendekatan tersebut menegaskan bahwa keberadaan Satgas tidak
hanya berorientasi pada aspek penegakan hukum dan pengamanan, tetapi juga
mengedepankan nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian sosial terhadap
masyarakat setempat.Respons positif ditunjukkan oleh warga yang menilai sikap
bersahabat dan terbuka dari personel mampu menciptakan suasana yang nyaman
serta mempererat kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani,
menegaskan bahwa stabilitas keamanan hanya dapat terwujud apabila terbangun
kepercayaan yang kuat antara aparat dan masyarakat, sehingga setiap personel
dituntut untuk hadir sebagai pelindung sekaligus pelayan.Sejalan dengan hal tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz
menegaskan akan terus melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pendekatan
kemanusiaan sebagai bagian dari upaya menjaga kedamaian, memperkuat
persaudaraan, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Papua.Penulis: JidEditor: GF
18 Des 2025, 12:30 WIT
Razia Natal di Bandara Mozes Kilangin, Polisi Sita Belasan Anak Panah dari Penumpang Tujuan Ilaga
Papuanewsonline.com, Mimika —
Personel Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika menyita sebanyak 13 buah
anak panah dari seorang penumpang pesawat perintis tujuan Ilaga, Kabupaten
Puncak, pada Rabu (17/12/2025). Penyitaan tersebut dilakukan
sekitar pukul 10.02 WIT di Terminal Perintis Bandara Avco Mozes Kilangin Timika
saat aparat kepolisian melaksanakan pengamanan penerbangan Natal atau Christmas
Flight, yang disertai dengan razia senjata tajam terhadap penumpang rute
pedalaman Papua. Razia ini merupakan bagian dari
upaya pengawasan ketat yang dilakukan kepolisian guna memastikan keamanan dan
keselamatan seluruh penumpang selama momentum perayaan Natal, khususnya pada
penerbangan perintis yang melayani wilayah-wilayah rawan. Penumpang yang kedapatan membawa
anak panah tersebut diketahui berinisial OA, warga Ilaga, yang hendak melakukan
perjalanan menggunakan maskapai Reven Global Airtransport. Setelah dilakukan pemeriksaan
awal, penumpang tersebut tetap diperbolehkan melanjutkan penerbangan menuju
Ilaga. Sementara itu, barang bukti berupa 13 anak panah diamankan oleh pihak
Polsek Kawasan Bandara untuk selanjutnya diproses sesuai ketentuan, termasuk
rencana pemusnahan. Langkah pengamanan ini dilakukan
dengan mempertimbangkan aspek keamanan penerbangan sekaligus situasi masyarakat
yang tengah melakukan perjalanan pulang kampung untuk merayakan Natal bersama
keluarga. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu
Hempy Ona, menjelaskan bahwa tindakan penyitaan tersebut merupakan langkah
preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta
mencegah potensi tindak kriminal melalui jalur udara. Polres Mimika melalui Polsek
Kawasan Bandara terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap
barang-barang berbahaya yang dibawa penumpang. Masyarakat juga diimbau untuk
tidak membawa atau menyimpan senjata tajam tanpa izin yang sah karena dapat dikenakan
sanksi hukum sesuai Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Penulis: Jid Editor: GF
18 Des 2025, 12:27 WIT
TPNPB Nyatakan Penolakan terhadap Pertemuan Presiden Prabowo dengan Pejabat Papua
Papuanewsonline.com, Jakarta — Tentara Pembebasan Nasional
Papua Barat (TPNPB) menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pertemuan
antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan pejabat-pejabat
Papua yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada 18 Desember 2025.Melalui siaran pers resminya, TPNPB menilai bahwa pertemuan
tersebut tidak akan menyelesaikan konflik bersenjata maupun pelanggaran hak
asasi manusia yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun di Tanah
Papua. Menurut pernyataan tersebut, pendekatan yang ditempuh pemerintah dinilai
belum menyentuh akar persoalan yang sesungguhnya.TPNPB juga menyatakan sikap penolakan terhadap seluruh
agenda pembangunan dan program unggulan pemerintah pusat di Papua. Dalam
pernyataan tersebut, kelompok ini menegaskan kesiapan untuk membatalkan
program-program tersebut dan mengambil tindakan terhadap pejabat Papua yang
dinilai terlibat dalam perpanjangan kekuasaan negara di wilayah Papua.Dalam siaran pers itu, TPNPB menyampaikan pandangannya bahwa
persoalan Papua tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur
dan ekonomi, melainkan merupakan konflik politik dan sejarah yang harus
diselesaikan secara menyeluruh.“Persoalan Papua bukan hanya soal pembangunan, tetapi
persoalan konflik yang harus diselesaikan antara orang Papua, Pemerintah
Indonesia, Belanda, Amerika, dan PBB, serta sejarah Papua harus diluruskan,”
kata Sebby Sambom, Jubir TPNPB OPM.Lebih lanjut, TPNPB menuntut agar pemerintah pusat
menyelesaikan konflik bersenjata yang terjadi antara TPNPB dan militer
Indonesia melalui mekanisme yang dianggap adil dan terbuka. Selain itu, mereka
juga menyoroti dugaan pelanggaran HAM yang diklaim masih terjadi di berbagai
wilayah Papua.TPNPB dalam pernyataannya juga meminta agar lembaga-lembaga
hak asasi manusia internasional diizinkan masuk ke Papua untuk memberikan
bantuan kemanusiaan kepada warga sipil yang terdampak konflik.Pernyataan ini kembali menegaskan sikap politik dan keamanan
TPNPB yang menolak pendekatan pembangunan tanpa penyelesaian konflik, sekaligus
memperlihatkan dinamika ketegangan yang masih berlangsung terkait isu Papua di
tingkat nasional.Penulis: HendrikEditor: GF
18 Des 2025, 12:13 WIT
Bupati Boven Digoel Jajaki Penguatan Program Desa Bersama Wakil Menteri Desa di Jakarta
Papuanewsonline.com, Jakarta — Bupati Boven Digoel Roni
Omba, S.IP, bersama Wakil Bupati Boven Digoel melakukan kunjungan kerja ke
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada Rabu
(18/12/2025). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan
sebelumnya dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.Dalam agenda tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel
bertemu langsung dengan Wakil Menteri Desa untuk membahas sejumlah isu
strategis terkait pembangunan desa. Fokus pembahasan diarahkan pada upaya
mempercepat peningkatan kualitas desa melalui program-program yang selaras
dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah Boven Digoel.Pertemuan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah
dan pemerintah pusat dalam memperkuat koordinasi serta memastikan kebijakan
pembangunan desa dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan, khususnya
di daerah perbatasan yang memiliki tantangan geografis dan sosial tersendiri.Bupati Roni Omba menyampaikan harapannya agar hasil
pertemuan tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Kami
berharap hasil pertemuan ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup
masyarakat Boven Digoel dan memperkuat pembangunan desa di daerah kami,” kata
Bupati Roni Omba, S.IP.Ia menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi
penting dalam mendorong pemerataan pembangunan daerah. Oleh karena itu,
dukungan kebijakan dan program dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar
pelaksanaan di tingkat kampung dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.Wakil Menteri Desa menyambut baik kunjungan pemerintah
Kabupaten Boven Digoel dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program-program
pembangunan desa yang direncanakan. “Kami siap mendukung dan bekerja sama
dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan pembangunan desa di Boven Digoel,”
ujarnya.Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari penguatan
kerja sama yang lebih intensif antara Kementerian Desa dan Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel, terutama dalam mendorong desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi,
sosial, dan pelayanan dasar masyarakat.Dengan adanya komunikasi dan sinergi yang berkelanjutan,
pemerintah daerah berharap berbagai program pembangunan desa dapat berjalan
lebih terarah, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat
Boven Digoel.Penulis: HendrikEditor: GF
18 Des 2025, 12:10 WIT
Kemenko Kumham Imipas Tegaskan Fungsi Koordinatif Lewat 33 Rekomendasi Kebijakan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Koordinator
Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham
Imipas) secara resmi menyampaikan 33 rekomendasi kebijakan kepada 14
kementerian dan lembaga dalam agenda Penyampaian Rekomendasi Kebijakan yang
digelar di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini menjadi
wujud penguatan peran koordinatif pemerintah dalam memastikan kebijakan
strategis berjalan terintegrasi.Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator
Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza
Mahendra, bersama jajaran Staf Ahli, Staf Khusus, serta Pimpinan Tinggi Madya
dan Pratama di lingkungan Kemenko Kumham Imipas. Sejumlah pejabat kementerian
dan lembaga terkait juga turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan.Dalam sambutannya, Menko Yusril menegaskan bahwa penyampaian
rekomendasi kebijakan merupakan bagian dari mandat strategis Kemenko Kumham
Imipas untuk memastikan kebijakan nasional di bidang hukum, HAM, imigrasi, dan
pemasyarakatan berjalan selaras, terkoordinasi, serta berorientasi pada hasil
yang nyata dan terukur.Ia menjelaskan bahwa pembentukan Kemenko Kumham Imipas tidak
semata bersifat administratif, melainkan merupakan strategi kelembagaan untuk
memperkuat efektivitas pelayanan publik, memperjelas fokus kebijakan sektoral,
serta menghadirkan birokrasi yang lebih lincah dan responsif terhadap tantangan
nasional.Menurut Yusril, kehadiran kementerian koordinator sangat
penting untuk menjawab tantangan koordinasi lintas sektor yang selama ini
dihadapi bidang hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan. Kemenko Kumham
Imipas, kata dia, berfungsi memastikan kebijakan strategis kementerian teknis
berjalan serasi, tepat sasaran, dan terukur dalam implementasinya.Sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
(RPJMN) 2025–2029, Kemenko Kumham Imipas mengampu target Indeks Pembangunan
Hukum yang mencakup lima pilar utama, yakni budaya hukum, materi hukum,
kelembagaan hukum, penegakan hukum, serta informasi dan komunikasi hukum. Arah
kebijakan difokuskan pada penguatan tata kelola hukum, pemajuan HAM yang
inklusif, serta transformasi keimigrasian dan pemasyarakatan.Sebanyak 33 rekomendasi kebijakan disusun melalui proses
sinkronisasi dan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan penelaahan
mendalam terhadap isu-isu strategis. Rekomendasi tersebut mencakup berbagai
aspek, mulai dari transparansi beneficial ownership, interoperabilitas data,
pembaruan regulasi, keadilan restoratif, pemajuan HAM, perlindungan pekerja
migran, hingga penguatan layanan keimigrasian dan pemasyarakatan.Menko Yusril menegaskan bahwa penyampaian rekomendasi ini
menjadi titik awal kerja kolaboratif lintas sektor. Kemenko Kumham Imipas akan
melakukan pemantauan dan evaluasi tindak lanjut pada 2026 untuk memastikan
implementasi berjalan sesuai rencana aksi dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat.Dalam kesempatan yang sama, Kemenko Kumham Imipas juga
menyerahkan apresiasi kepada media massa atas peran aktif dalam menyebarluaskan
informasi kebijakan pemerintah. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bagian
dari penguatan kemitraan strategis antara pemerintah dan media dalam mendukung
transparansi dan akuntabilitas kebijakan publik.Penulis: PNO-1Editor: GF
18 Des 2025, 04:15 WIT
Astamaops Kapolri Beri Arahan Khusus kepada Personel yang Dikirim ke Lokasi Bencana Sumatera
Papuanewsonline.com, Jakarta - Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., memberikan arahan dan atensi khusus kepada ratusan personel Polri yang diberangkatkan untuk memperkuat penanganan bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Arahan tersebut disampaikan menjelang keberangkatan personel dan logistik dari Dermaga 106 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa malam (16/12/2025).Dalam arahannya, Komjen Fadil Imran menegaskan bahwa penugasan ini merupakan misi kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta kepekaan sosial terhadap masyarakat terdampak bencana.“Rekan-rekan hadir di sana membawa nama institusi dan negara. Kedepankan sikap humanis, empati, dan keikhlasan dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Komjen Fadil Imran.Astamaops Kapolri menekankan agar seluruh personel yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan, menjaga soliditas, serta memperkuat sinergi dengan unsur TNI, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan relawan kemanusiaan.Selain tugas kemanusiaan, Komjen Fadil Imran juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan personel selama bertugas. Ia meminta setiap unsur pimpinan di lapangan untuk memastikan pelaksanaan tugas sesuai prosedur serta mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan.“Bencana adalah situasi dinamis. Laksanakan tugas sesuai SOP, jaga kesehatan, dan pastikan keselamatan menjadi prioritas utama,” tegasnya.Dalam misi penebalan kekuatan tersebut, Polri memberangkatkan 237 personel terpilih yang didukung 75 unit kendaraan serta berbagai perlengkapan logistik, seperti ambulans, dapur lapangan, tenda pengungsian, genset, dan sistem pengolahan air bersih. Personel yang dikirimkan akan memperkuat 10.999 personel Polri yang telah lebih dulu tergelar di wilayah terdampak bencana.Komjen Fadil Imran juga memberikan atensi khusus agar personel Polri turut menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman dan ketenangan kepada masyarakat, terutama di lokasi pengungsian dan area terdampak.“Pastikan kehadiran Polri dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga memberi solusi dan harapan,” katanya.Pemberangkatan personel dan logistik ini didukung oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero sebagai bagian dari sinergi antarlembaga dalam penanganan bencana. Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan dan pemulihan pascabencana hingga kondisi masyarakat kembali pulih. PNO-12
17 Des 2025, 19:49 WIT
Kapolri Pimpin Penutupan Pendidikan Sespim Polri Tahun Ajaran 2025
Papuanewsonline.com, Lembang - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menghadiri sekaligus memimpin upacara penutupan Pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, Sekolah Pembentukan Perwira Kepolisian (SPPK) Angkatan ke-2, serta Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Utaryo Suryawinata Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat.Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Kalemdiklat Polri, AS SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, serta Kadivhumas Polri. Kehadiran para pejabat utama Polri ini menegaskan komitmen pimpinan dalam memastikan kualitas dan integritas proses pendidikan pengembangan sumber daya manusia Polri.Pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 114 peserta didik yang terdiri dari 78 personel Polri, 29 personel TNI (TNI AD 17 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 4 orang), serta 7 peserta tamu dari kementerian dan lembaga, yakni Kejaksaan Agung, Kemenimipas, Kemenkum, dan BSSN. Pelaksanaan pendidikan dilaksanakan secara hybrid, dengan gelombang pertama diikuti secara virtual dan gelombang kedua secara langsung.Sementara itu, Pendidikan Sespimmen Polri Dikreg ke-65 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 380 peserta didik, yang terdiri dari 317 peserta Program Reguler Polri, 33 peserta Program Matrikulasi Polri, 30 peserta dari TNI (TNI AD 14 orang, TNI AL 8 orang, dan TNI AU 6 orang), serta 2 peserta mancanegara dari Timor Leste dan Fiji. Pendidikan ini juga dilaksanakan secara kombinasi virtual dan tatap muka.Adapun Pendidikan SPPK Angkatan ke-2 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 63 peserta didik, sedangkan Pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025 diikuti oleh 104 peserta didik.Upacara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah undangan VIP dari unsur TNI, kementerian dan lembaga, serta Forkopimda Provinsi Jawa Barat. Hadir di antaranya perwakilan Panglima TNI yang diwakili Dansesko TNI, perwakilan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, para perwakilan Kepala Staf Angkatan, perwakilan Dansesko tiap angkatan, serta Forkopimda Jawa Barat yang terdiri dari Kapolda Jawa Barat, perwakilan Pangdam III/Siliwangi, perwakilan Gubernur Jawa Barat, dan perwakilan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.Dalam upacara tersebut, Kapolri selaku Inspektur Upacara secara resmi menyatakan penutupan seluruh rangkaian pendidikan melalui pernyataan:“Dengan mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Rabu tanggal 17 Desember 2025, pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-34, Sespimmen Polri Dikreg ke-65, SPPK Angkatan ke-2, dan Sespimma Polri Angkatan ke-74 Tahun Ajaran 2025, dengan resmi saya nyatakan ditutup.”Penutupan pendidikan ini menandai selesainya proses pembentukan dan penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para perwira Polri, TNI, serta peserta dari kementerian dan lembaga, sebagai bekal strategis dalam menjawab tantangan tugas ke depan serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. PNO-12
17 Des 2025, 19:42 WIT
Papua Jadi Prioritas: Presiden Prabowo Minta Tanam Sawit untuk Swasembada Energi dan Pangan
Papuanewsonline.com, Jakarta — Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah menjadikan Papua sebagai
wilayah prioritas dalam agenda swasembada energi dan pangan nasional. Penekanan
tersebut disampaikan dalam rapat percepatan pembangunan Papua yang digelar di
Istana Negara, Selasa (16/12/2025), bersama para kepala daerah se-Papua dan
Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.Dalam arahannya, Presiden mendorong pengembangan perkebunan
kelapa sawit di Papua sebagai sumber energi berbasis bahan bakar nabati. Selain
sawit, komoditas tebu dan singkong juga dinilai memiliki potensi besar untuk
dikembangkan sebagai bahan baku etanol guna memperkuat ketahanan energi
nasional.Presiden Prabowo menegaskan bahwa strategi tersebut tidak
hanya diperuntukkan bagi Papua, melainkan juga menjadi bagian dari agenda besar
nasional agar seluruh wilayah Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dan
energi dalam jangka waktu lima tahun ke depan. Kemandirian produksi dinilai
menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nasional.Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan hingga ke
tingkat daerah. Menurut Presiden, upaya menjaga keamanan pangan tidak cukup
hanya dilakukan secara nasional, tetapi juga harus diwujudkan di tingkat
provinsi hingga kabupaten agar distribusi dan ketahanan pangan lebih merata dan
berkelanjutan.Selain itu, Presiden menyoroti pentingnya pengamanan aset
negara agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Pemerintah,
menurutnya, terus melakukan evaluasi terhadap regulasi yang ada dan mengambil
langkah strategis agar kekayaan negara tidak bocor dan benar-benar digunakan
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pengembangan perkebunan dan energi terbarukan tersebut juga
dilatarbelakangi oleh tingginya anggaran impor bahan bakar minyak yang selama
ini membebani keuangan negara. Presiden menilai pemanfaatan potensi lahan di
Papua dan daerah lain dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menekan
ketergantungan impor.Dalam paparannya, Presiden Prabowo menyebutkan bahwa
penghematan anggaran dari pengurangan impor energi dapat mencapai ratusan
triliun rupiah per tahun, terutama jika pengembangan sawit, singkong, dan tebu
didukung oleh sumber energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air.Ia menggambarkan besarnya manfaat ekonomi yang dapat
dirasakan daerah apabila target tersebut tercapai, termasuk peluang pemerataan
pembangunan hingga ke tingkat kabupaten, yang pada akhirnya akan memperkuat
fondasi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.Presiden berharap kebijakan ini dapat menjadi titik balik
bagi kemandirian ekonomi Indonesia sekaligus membawa perubahan signifikan bagi
Papua sebagai bagian penting dari masa depan pembangunan nasional.Penulis: JidEditor: GF
17 Des 2025, 17:59 WIT
Aksi Sosial Melalui Video: Disparbudpora Mimika Apresiasi Kreativitas Pemuda Mimika
Papuanewsonline.com, Timika – Dinas Pariwisata, Kebudayaan,
Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika menggelar Lomba Pembuatan
Video Aksi Sosial untuk kategori pemuda dengan tema “Pemuda Bergerak: Bersih
Lingkungan Sehatkan Generasi”.Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Jalan
Hasanuddin pada Rabu (17/12/2025) dihadiri oleh peserta serta dewan juri dari
Tim Perusahaan Film Negara, Plt. Kepala Dinas PUPR, Inosensius Yoga Pribadi
mewakili Bupati mimika, dan Kepala Bidang Kepemudaan David Kangopme, S.S.Lomba ini bertujuan untuk mengasah kreativitas pemuda dalam
menyampaikan pesan sosial melalui media video, sekaligus menanamkan kepedulian
terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Sebelum memasuki tahap
penilaian, acara dibuka dengan workshop singkat yang diberikan oleh Ibnu Hasan
dari Tim Perusahaan Film Negara. “Kita perlu memahami teknik pembuatan video yang baik agar
pesan yang ingin disampaikan bisa sampai dengan efektif kepada khalayak luas,”
ujar Ibnu dalam materinya.Dalam sambutannya, Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika
mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada
Disparbudpora untuk acara yang positif dan inspiratif ini. Ini bukan sekadar
kompetisi, melainkan wadah pembelajaran penting yang berperan besar dalam
membentuk karakter generasi muda Mimika menjadi sosok yang kreatif, peduli
lingkungan, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah,” katanya. Sementara itu, David Kangopme memberikan semangat kepada
para peserta: “Jangan pernah menyerah atau patah semangat. Setiap orang
memiliki potensi diri yang bisa digali. Pilihan kita hari ini akan menentukan
apakah kita akan berkembang menjadi pemuda profesional yang bermanfaat atau
terjebak dalam kehancuran,” tegasnya.Acara dilanjutkan dengan pemukulan tifa sebagai simbol
kebersamaan dan penghormatan terhadap budaya lokal, sebelum pengumuman
pemenang. Juara I diraih oleh Gabriella C. Bowaire, Juara II
Vinsensius D. V. Sudianto, dan Juara III Merry Jayanti I. Wakerkwa. Selain itu,
ada juga kategori juara harapan yang diperoleh Gracia Jovanya Matondang,
Natalie Kosay, dan Marico Yakobus. Para pemenang menerima penghargaan sebagai apresiasi atas
karya mereka. Disparbudpora Mimika berharap lomba ini akan tetap berlanjut dan
menjadi wadah pengembangan potensi pemuda di bidang kreatif dan aksi sosial. Penulis: Abim
Editor: GF
17 Des 2025, 17:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru