Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Presiden Prabowo Kecam Praktik Ekonomi Predatoris: Pelaku Usaha yang Hanya Untungkan Diri Sendiri
Papuanewsonline.com, Jakarta – Dalam
suasana khidmat Sidang Kabinet Paripurna yang ke-8 di Istana Kepresidenan
Jakarta pada Rabu (6/8/2025), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,
menyampaikan pidato yang tidak hanya menyentuh tetapi juga mengguncang ruang
sidang. Di hadapan para menterinya, Prabowo melontarkan peringatan keras
terhadap para pelaku ekonomi yang dinilainya tidak beretika dan rakus—mereka
yang hanya menjadikan Indonesia sebagai ladang eksploitasi demi keuntungan
pribadi. “Ada pelaku-pelaku ekonomi yang
hanya ingin ambil kekayaan kita tanpa kontribusi berarti. Mereka menghisap
kekayaan kita seperti menghisap darah,” ucap Presiden Prabowo dengan nada
tinggi, seperti dilansir dari NTV News. Pernyataan itu bukan sekadar
metafora. Prabowo mengangkat sebuah persoalan fundamental: ketimpangan yang
lahir dari ekonomi yang dikuasai segelintir pihak. Ia menuding adanya elite
bisnis yang menikmati hasil bumi, keuntungan dari proyek infrastruktur, bahkan
monopoli komoditas pokok, tetapi nyaris tanpa memberi timbal balik signifikan
kepada rakyat dan negara. Presiden menegaskan, pemerintah
tidak akan membiarkan praktik-praktik ekonomi predatoris terus berlangsung.
Langkah-langkah hukum dan kebijakan baru tengah dirancang untuk menutup celah
eksploitasi, dan memperkuat kehadiran negara dalam perlindungan terhadap sumber
daya nasional. “Kita terbuka pada kerja sama,
pada investasi, tapi dengan satu syarat mutlak: kepentingan rakyat harus
diutamakan. Kalau ada yang hanya mau kaya sendiri, tanpa peduli rakyat, maka
negara akan turun tangan,” tegasnya. Bagi Prabowo, ini bukan sekadar
urusan ekonomi, tetapi menyangkut keadilan sosial. Ia menekankan bahwa
pembangunan nasional tidak boleh menjadi panggung segelintir orang untuk
memperkaya diri di atas penderitaan mayoritas. Lebih jauh, Presiden Prabowo
menjabarkan arah baru pembangunan ekonomi yang tengah dijalankan oleh
pemerintahannya. Menurutnya, fondasi ekonomi Indonesia harus dibangun dari
bawah, dengan menguatkan sektor-sektor strategis yang langsung menyentuh
kehidupan rakyat seperti ketahanan pangan, pendidikan dasar, layanan kesehatan,
dan perumahan rakyat. “Kita harus bangun dari realitas.
Ketahanan pangan bukan hanya soal beras, tapi soal kemandirian nasional. Saya
tidak mau rakyat kita lapar di negeri yang kaya,” ujarnya, menegaskan
pentingnya swasembada pangan dan pengelolaan sumber daya secara adil. Pesan Prabowo juga dibaca oleh
banyak pengamat sebagai bentuk sinyal keras kepada para oligark—segmen elite
ekonomi yang selama ini memiliki kekuatan besar dalam mempengaruhi kebijakan
publik. Ia menolak bentuk kolaborasi ekonomi yang timpang, di mana pengusaha
besar memperoleh privilese tanpa kewajiban yang setara untuk membangun negeri. Presiden menyerukan model kerja
sama yang berkeadilan, di mana negara menjadi mitra strategis, bukan subordinat
kekuatan modal. Ia juga menyebut bahwa transparansi dan akuntabilitas akan
diperkuat dalam pengawasan investasi dan proyek nasional. (GF)
07 Agu 2025, 01:27 WIT
Polres Yahukimo Gerak Cepat Tangani Pembunuhan Brutal di Jalan Kali Merah Dekai
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Sebuah tragedi berdarah terjadi di siang bolong, tepatnya di
Jalan Kali Merah, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, saat seorang pria bernama
Yohanes Entamoni (39) menjadi korban pembunuhan sadis oleh dua Orang Tak
Dikenal (OTK), Rabu (6/8/2025). Kejadian ini sontak menggemparkan warga
setempat dan memicu respons cepat dari jajaran Polres Yahukimo. Dipimpin langsung oleh Kasat
Sabhara IPTU Jean G. Pulanda, S.E., bersama perwira pengawas piket dan personel
gabungan Polres Yahukimo, aparat segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk
melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengamanan di sekitar lokasi.
Saksi mata berinisial NK (43), yang sedang berada di dalam rumahnya, mengaku
mendengar teriakan memilukan yang datang dari sisi kanan rumahnya. “Saya sedang menghitung nota
belanja material pembangunan kios di depan rumah. Tiba-tiba saya mendengar
suara teriakan ‘ADU TOLONG, ADU TOLONG’. Saat saya keluar, saya melihat dua
orang tak dikenal sedang mengejar tukang bangunan ke arah belakang rumah,”
ungkap NK. Karena ketakutan, saksi tidak
berani mengejar dan memilih untuk langsung menuju Polres Yahukimo menggunakan
sepeda motor untuk melaporkan insiden tersebut. Hasil identifikasi di lokasi
menyebutkan korban Yohanes Entamoni mengalami luka bacok serius di bagian
leher, mata, dan tangan. Luka-luka tersebut menyebabkan korban tewas di tempat
sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis. Petugas langsung mengevakuasi
jenazah ke RSUD Dekai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres Yahukimo, AKBP Zet
Saalino, S.H., M.H., juga tampak hadir langsung di RSUD Dekai, melihat kondisi
jenazah korban dan memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai
prosedur. Dalam pernyataannya, Kapolres
Yahukimo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan kekerasan
dalam bentuk apa pun, dan berkomitmen mengejar pelaku hingga tertangkap. “Kami tegaskan, siapa pun
pelakunya, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi
kekerasan di wilayah hukum kami,” ujar AKBP Zet Saalino tegas.
Saat ini, tim penyidik dari
Polres Yahukimo tengah mendalami keterangan saksi dan melakukan pengejaran
terhadap dua pelaku yang kabur usai melakukan aksi brutal tersebut. Polisi juga
mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, serta tidak ragu memberikan
informasi jika mengetahui keberadaan para pelaku. Kasus ini menjadi peringatan
keras bagi semua pihak tentang pentingnya keamanan di lingkungan masyarakat,
terutama di siang hari yang seharusnya menjadi waktu paling aman. (GF)
07 Agu 2025, 01:07 WIT
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8: Evaluasi 10 Bulan Kerja
Papuanewsonline.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin langsung Sidang Kabinet
Paripurna ke-8 Kabinet Merah Putih di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan
Jakarta, pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sidang ini menjadi momentum penting untuk
melakukan evaluasi mendalam terhadap capaian pemerintahan selama 10 bulan
terakhir sekaligus mengokohkan arah kebijakan strategis nasional ke depan. Di hadapan seluruh jajaran
menteri Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas
semangat kerja tim yang solid dan penuh determinasi dalam menjalankan
program-program prioritas nasional. Ia menekankan bahwa kolaborasi
antar-kementerian dan loyalitas terhadap visi besar negara merupakan kunci
keberhasilan yang sudah mulai terlihat hasilnya di lapangan. “Dalam waktu yang masih singkat,
banyak sekali yang telah kita capai. Strategi-strategi yang sudah saya
canangkan ternyata mulai terasa dan terlihat. Artinya kita berada di arah yang
benar, kita berada di azimut kompas yang tepat,” ujar Presiden Prabowo dengan
nada optimis. Dalam forum tersebut, Presiden
merinci sederet pencapaian konkret dari berbagai program prioritas yang
berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Beberapa di antaranya bahkan
mencetak sejarah baru: Swasembada Pangan Pemerintah berhasil mencatatkan stok beras nasional sebanyak 4,2 juta ton,
jumlah tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Capaian ini mengindikasikan
ketahanan pangan mulai mengarah ke titik swasembada yang nyata. Swasembada Energi Peningkatan investasi dan pembangunan proyek energi terus bergulir dengan
masif. Pemerintah mempercepat eksekusi infrastruktur energi sebagai bagian
dari transisi menuju kemandirian sektor energi nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Hingga awal Agustus, sebanyak 17 juta penerima manfaat telah menerima
makanan bergizi setiap hari. Program ini menyasar anak sekolah, anak
balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian dari investasi negara
dalam gizi generasi masa depan. Sekolah Rakyat Merespon tantangan anak-anak putus sekolah, pemerintah membentuk Sekolah
Rakyat yang ditargetkan menjangkau lebih dari 15 ribu anak tahun ini. Ini
menjadi simbol nyata kehadiran negara di daerah-daerah terluar dan
tertinggal. Koperasi Desa Merah Putih Hingga kini, telah terbentuk lebih dari 80 ribu koperasi berbasis desa
yang menjadi penggerak ekonomi rakyat dari bawah. Presiden menilai
koperasi adalah fondasi ekonomi gotong-royong Indonesia. Cek Kesehatan Gratis Pemeriksaan kesehatan gratis sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 17 juta
warga, mencakup deteksi dini berbagai penyakit kronis dan menular. Program
ini dilengkapi dengan rencana pembangunan rumah sakit di setiap kabupaten. Program 3 Juta Rumah Subsidi Mulai September mendatang, pemerintah akan meluncurkan program pembangunan
rumah subsidi secara besar-besaran, disertai dengan inovasi Kredit Usaha
Rakyat (KUR) perumahan untuk memperluas akses kepemilikan rumah. Di akhir pengantarnya, Presiden
Prabowo kembali menekankan pentingnya kecepatan, efisiensi, dan kesinambungan.
Ia tidak ingin ada ruang stagnasi dalam pemerintahan. “Kita tidak boleh lambat. Tidak
ada alasan untuk menunda pekerjaan. Rakyat menunggu. Kita harus terus
bergerak,” tegasnya. Presiden juga menyampaikan bahwa
pemerintahan ke depan akan semakin fokus pada percepatan pembangunan
infrastruktur, hilirisasi industri, reformasi sektor pendidikan dan kesehatan,
serta penguatan stabilitas politik dan keamanan nasional. Sidang kabinet ini menegaskan
bahwa pemerintah tidak hanya bekerja untuk menyusun kebijakan, tetapi juga
memastikan implementasi di lapangan berjalan efektif dan dirasakan langsung
oleh masyarakat. (GF)
07 Agu 2025, 00:55 WIT
Rekapitulasi Suara PSU Pilgub Papua Diminta Transparan, Pemprov Lakukan Pengawasan Ketat
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Pemerintah Provinsi Papua terus memantau ketat proses rekapitulasi suara
Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025.
Usai pelaksanaan PSU yang berlangsung serentak hari ini, Desk Pilkada
Pemprov Papua langsung memantau proses penghitungan suara di setiap TPS melalui
platform digital resmi KPU. Langkah ini
bertujuan untuk memastikan proses rekapitulasi berjalan transparan dan
akuntabel. (6/8/25) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan
Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua, Musa Isir, menyatakan bahwa pemantauan
dilakukan untuk memastikan seluruh proses perhitungan suara sesuai
prosedur. “Kami memantau progres unggahan
Formulir C2 Plano dari TPS ke kanal resmi KPU,” ujar Musa Isir. Pemantauan ini juga mencakup
pengawasan terhadap dinamika pelaksanaan PSU di seluruh kabupaten/kota di
Papua. "Hal ini penting untuk
memastikan transparansi dan akuntabilitas proses penghitungan suara,"
tambahnya. Musa Isir menjelaskan bahwa
pemantauan berbasis digital ini bergantung pada kecepatan dan ketepatan KPPS
dalam mengunggah data, serta ketersediaan infrastruktur dan akses internet di
lokasi TPS. Meskipun terdapat kendala teknis
yang mungkin terjadi, platform digital
KPU ini tetap dinilai sebagai bentuk nyata transparansi karena publik dapat
memantau hasil secara real time. "Kami terus berkoordinasi
dengan KPU untuk memastikan kelancaran proses ini," kata Musa Isir. Pemerintah Provinsi Papua
berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan PSU, dari pencoblosan hingga
rekapitulasi, berlangsung aman, tertib, transparan, dan akuntabel. Pemantauan yang ketat ini
merupakan bagian dari upaya untuk menjaga integritas proses demokrasi di Papua
dan memastikan hasil PSU Pilgub Papua 2025 diterima semua pihak. "Kami berharap proses ini
berjalan lancar dan hasilnya dapat diterima semua pihak," tutup Musa Isir.
( Jidan )
07 Agu 2025, 00:28 WIT
Pj Gubernur Papua Tinjau Langsung PSU Pilgub Papua 2025
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua 2025 yang
dilaksanakan serentak pada Rabu, 6 Agustus 2025, berlangsung aman, tertib, dan
damai. Penjabat (Pj) Gubernur Papua, Agus Fatoni, turun langsung ke lapangan
untuk memastikan proses demokrasi berjalan sebagaimana mestinya. Ia didampingi
oleh Ketua Komisi II DPR RI, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta perwakilan
Kemenko Polhukam RI, dalam kunjungan ke sejumlah TPS di wilayah Kota dan
Kabupaten Jayapura. Peninjauan ini menjadi bagian
dari upaya pemerintah memastikan seluruh tahapan PSU terlaksana secara jujur,
adil, dan transparan, sesuai prinsip Luber dan Jurdil. Agus Fatoni dan
rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan logistik, ketersediaan
petugas, serta kelancaran teknis pelaksanaan pencoblosan. "Berdasarkan peninjauan kami
di beberapa TPS, proses PSU sejauh ini berjalan dengan baik, aman, dan
damai," ungkap Agus Fatoni saat ditemui media usai melakukan peninjauan. Pj Gubernur juga menyampaikan
bahwa meskipun antusiasme pemilih pada pagi hari belum mencapai titik optimal,
namun ia tetap optimis partisipasi akan meningkat seiring waktu. Ia mengimbau
masyarakat yang belum memilih agar segera mendatangi TPS sebelum penutupan. "Kami berharap hingga siang
nanti antusiasme masyarakat meningkat dan mereka menggunakan hak pilihnya. Ini
momentum penting untuk menentukan arah pembangunan Papua ke depan,"
tambahnya. Kehadiran langsung
pejabat-pejabat penting dari pusat menegaskan keseriusan pemerintah dalam
mengawal kelancaran pesta demokrasi di Papua. Mereka tidak hanya hadir sebagai
pengawas, tetapi juga sebagai penyambung komunikasi dan dukungan moral bagi
para penyelenggara pemilu di daerah. Komisioner KPU Papua, Fajar
Irianto, mengungkapkan keyakinannya bahwa kehadiran para pejabat pusat mampu
mendorong kepercayaan publik terhadap proses PSU. "Kami optimis tingkat
partisipasi akan meningkat menjelang penutupan TPS. Semangat demokrasi di Papua
sangat terasa hari ini," ujar Fajar. Lebih lanjut, ia menambahkan
bahwa logistik telah sampai tepat waktu di seluruh TPS, dan tidak ada laporan
gangguan signifikan yang dapat menghambat jalannya pemungutan suara. PSU ini merupakan momentum
penting bagi masyarakat Papua untuk memilih pemimpin yang memiliki kapasitas,
integritas, dan komitmen terhadap pembangunan yang merata di seluruh wilayah.
Pemerintah berharap hasil PSU akan melahirkan pasangan Gubernur dan Wakil
Gubernur yang mampu menjawab tantangan-tantangan besar Papua, mulai dari
pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, hingga
pemberdayaan ekonomi masyarakat adat. "Saya berharap seluruh
proses ini berlangsung sukses dan masyarakat dapat berpartisipasi secara
aktif," tutup Agus Fatoni. (jidan)
07 Agu 2025, 00:05 WIT
Yonika Tonapa Kembali Nahkodai SD Inpres Nawaripi
Papuanewsonline.com, Timika —
Polemik pergantian kepala sekolah yang sempat memicu kegaduhan di lingkungan SD
Inpres Nawaripi akhirnya menemui titik terang. Wakil Bupati Mimika, Emanuel
Kemong, memastikan bahwa Yonika Tonapa kembali menjabat sebagai Kepala Sekolah
di SD Inpres Nawaripi, mengakhiri ketidakpastian yang sebelumnya mengganggu
proses pendidikan. Kepastian ini diumumkan langsung
oleh Wakil Bupati Mimika pada Selasa, 6 Agustus 2025, usai melakukan rapat
koordinasi dengan pihak sekolah. Dalam keterangannya, Emanuel menyebut bahwa
nota dinas penunjukan kepala sekolah pengganti yang sebelumnya beredar, telah
dinyatakan tidak sah. "Saya sudah sampaikan, nota
dinas atas nama Ibu Youm itu dikembalikan. Ibu Yonika Tonapa kembali menjabat
sebagai kepala sekolah sementara sambil menunggu SK dari Bupati,"ujar Kemong.
"Semua sudah kembali normal, dan saya pastikan Bupati akan menetapkan
kepala sekolah definitif dengan SK resmi," tambahnya. Sebelumnya, SD Inpres Nawaripi
sempat mengalami gangguan dalam aktivitas belajar akibat aksi penggembokan
kantor sekolah. Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan guru, siswa,
serta orang tua murid. Emanuel Kemong turut mengapresiasi peran masyarakat,
khususnya Kepala Kampung Nawaripi, Norman Ditubun, yang bersikap bijak dan
turut mendukung penyelesaian persoalan secara damai. "Terima kasih atas kesabaran
dan kerjasama yang telah diberikan. Kami sangat menghargainya," ucapnya. Wabup Kemong juga menegaskan
bahwa penunjukan kepala sekolah definitif nanti akan dilaksanakan sesuai
regulasi, termasuk aspek kepangkatan dan sertifikasi. Prosesnya akan transparan
dan akuntabel demi menjaga mutu pendidikan di Mimika. "Keputusan ini diambil untuk
kepentingan terbaik bagi anak-anak didik kita," tegasnya. Dengan kembalinya Yonika Tonapa
ke jabatan semula, diharapkan suasana di SD Inpres Nawaripi kembali kondusif
dan fokus utama pendidikan anak-anak bisa berjalan maksimal tanpa intervensi
kepentingan. (jidan)
06 Agu 2025, 23:57 WIT
ASN Mimika Jalani Tes Kesehatan Menyeluruh
Papuanewsonline.com, Mimika —
Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan produktivitas pegawai negeri, Dinas
Kesehatan Kabupaten Mimika melaksanakan program pemeriksaan kesehatan
menyeluruh bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab
Mimika. Kegiatan ini dimulai pada Rabu (6/08/2025) dan akan berlangsung selama
empat (4) hari. Program ini tak sekadar melakukan
pemeriksaan rutin, tetapi menyasar aspek penting seperti tes HIV, sifilis, tes
urine narkoba bekerja sama dengan BNNK Mimika, serta skrining penyakit tidak
menular dan infeksi lainnya. Dinas Kesehatan menggandeng sedikitnya 50 petugas
kesehatan dari berbagai puskesmas di Mimika untuk melayani ratusan ASN yang
tersebar di puluhan OPD. Kepala Seksi Penyakit Tidak
Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Mimika, Feika Rande Ratu, menjelaskan bahwa
pemeriksaan ini bersifat komprehensif. ASN yang mengikuti akan menjalani
pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah, screening Tuberkulosis
(TB), malaria, serta tes urine untuk mendeteksi penggunaan narkoba. “Ini bukan hanya soal
administrasi kesehatan, tetapi soal investasi jangka panjang dalam menjaga
kinerja dan keselamatan kerja para ASN. Kami harap semua ASN memanfaatkan momen
ini dengan baik,” ujar Feika. Pada hari pertama, terdapat empat
OPD yang menjadi sasaran utama: Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
ASN dari OPD lain dijadwalkan mengikuti pemeriksaan pada hari-hari berikutnya. Dokter Anita Sanjaya, salah satu
dokter yang bertugas dalam kegiatan ini, mengungkapkan bahwa hasil sementara
menunjukkan cukup banyak ASN memiliki kadar kolesterol dan asam urat yang
tinggi. “Temuan ini sangat penting
sebagai alarm untuk memulai perubahan gaya hidup. Banyak ASN yang selama ini
merasa sehat, ternyata memiliki kondisi yang bisa berisiko jika tidak
ditangani,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya
deteksi dini sebagai bentuk perlindungan diri terhadap potensi penyakit serius.
Dokter Anita berharap ke depan, kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara
rutin dan menjangkau seluruh pegawai hingga ke distrik-distrik. (Abim)
06 Agu 2025, 23:51 WIT
Kado HUT RI: 101 Pasangan di Mimika Resmi Menikah, Dapat Bonus Menginap
Papuanewsonline.com, Timika –
Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia,
Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan kado istimewa kepada 101 pasangan yang
mengikuti kegiatan nikah massal dan isbat nikah terpadu di Graha Eme Neme
Yauware, Selasa (6/8/2025). Momen sakral ini bukan hanya menjadi peristiwa
emosional bagi pasangan yang terlibat, tetapi juga menjadi bentuk nyata
pelayanan publik yang humanis dan inklusif dari pemerintah daerah. Acara yang dihelat dengan nuansa
kebangsaan dan kebersamaan ini melibatkan sinergi antara Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Mimika, Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama
(KUA), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI),
serta sejumlah distrik. Tujuan utamanya adalah memberikan kepastian hukum atas
pernikahan yang sebelumnya hanya diakui secara agama atau adat. Kepala Disdukcapil Mimika, Slamet
Sutejo, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat begitu tinggi. Awalnya hanya
ditargetkan 80 pasangan, namun jumlah peserta melonjak hingga 101 pasangan. "Ini mencerminkan bahwa
masyarakat mulai memahami pentingnya legalitas pernikahan secara negara, bukan
hanya secara agama. Nikah massal ini adalah bentuk hadirnya pemerintah dalam
kehidupan pribadi warga, memberi kepastian hukum, dan membuka akses ke berbagai
layanan sosial dan administrasi," ujar Slamet. Ia menambahkan, legalitas dokumen
pernikahan juga menjadi pintu bagi masyarakat untuk mendapatkan akses ke
berbagai fasilitas, seperti BPJS, akta kelahiran anak, hingga kepemilikan aset
yang sah. Yang menarik, dalam kegiatan
tersebut turut serta pasangan-pasangan dari berbagai rentang usia, bahkan ada
pasangan lanjut usia yang telah hidup bersama puluhan tahun namun baru secara
hukum diakui pernikahannya. Salah satunya adalah pasangan berusia 60 tahun yang
mengikuti isbat nikah dengan wajah bahagia. "Ini bentuk penghargaan kita
terhadap kesakralan pernikahan. Ada pasangan lansia yang tetap antusias karena
ingin pernikahan mereka diakui negara. Itu luar biasa menyentuh," kata
Slamet. Sebagai bentuk apresiasi dan
simbol kebahagiaan, Pemkab Mimika juga memberikan hadiah spesial berupa voucher
menginap di hotel-hotel lokal bagi pasangan yang ikut serta. Hal ini menambah
kesan romantis dan memberikan ruang bagi pasangan untuk merayakan momen spesial
mereka dengan lebih istimewa. "Kami ingin mereka tidak
hanya mendapatkan akta nikah, tetapi juga kenangan manis dan rasa dihargai oleh
negara," tambah Slamet. Kegiatan nikah massal ini tidak
akan berhenti di Timika saja. Slamet menyampaikan bahwa ke depan, program
serupa akan difokuskan di wilayah-wilayah yang aksesnya lebih sulit, seperti
Kapiraya dan Potowayburu, khususnya untuk menyasar masyarakat Orang Asli Papua
(OAP) yang belum terlayani secara optimal. "Langkah ini sejalan dengan
semangat pemerataan pelayanan. Kita ingin semua warga, tanpa terkecuali,
memiliki akses yang sama terhadap administrasi kependudukan," tuturnya. Nikah massal ini menjadi
penegasan bahwa pelayanan publik bukan hanya soal dokumen, tetapi juga tentang
mengangkat martabat dan keadilan bagi setiap warga negara. (jidan)
06 Agu 2025, 23:39 WIT
Temukan Mayat di Kali Merah, Satgas Ops Damai Cartenz Respon Cepat Selidiki Lokasi
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz sektor Yahukimo merespon kejadian pembunuhan terhadap seorang warga sipil bernama Yohanes Entamoi (39) yang ditemukan meninggal dunia dengan luka berat akibat kekerasan senjata tajam di area Kali Merah, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Rabu, (6/8/2025), sekitar pukul 13.59 WIT. Setibanya di lokasi, tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Dekai untuk ditangani secara medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka senjata tajam pada leher, wajah, lengan kanan, dan luka sobek di jari telunjuk kiri. Identitas korban diketahui beralamat di Permukiman Jalur 3 dan bekerja sebagai buruh swasta.Keterangan awal diperoleh dari dua orang saksi. Saksi pertama, berinisial G, menyatakan bahwa dirinya dan korban sedang membangun kios di lokasi kejadian ketika tiba-tiba dua orang tak dikenal menyerang mereka. Korban sempat melarikan diri ke belakang rumah, sementara saksi berhasil menendang salah satu pelaku sebelum melarikan diri dan meminta pertolongan ke Polres Yahukimo.Saksi kedua, berinisial N, menjelaskan bahwa saat kejadian ia sedang berada di dalam rumah yang berdekatan dengan lokasi pembangunan kios. Ia mendengar teriakan minta tolong dan melihat dua orang tak dikenal mengejar tukang ke arah belakang rumah. Salah satu pelaku sempat mengancam saksi dengan kapak, namun kemudian kembali mengejar korban. Karena situasi yang mengancam, saksi langsung meninggalkan rumah dan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.Dalam proses olah TKP, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban, kacamata, ikat pinggang, topi, dan masker. Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum mengatakan bahwa Polri melalui Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo akan mengusut tuntas kasus ini dan tidak mentolerir tindakan kriminal yang mengancam keselamatan masyarakat sipil. “Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Tim telah diterjunkan untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memastikan pelaku segera ditangkap serta diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Brigjen Pol. Faizal.Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menambahkan bahwa dalam dua hari terkahir telah terjadi dua aksi kekerasan terhadap Masyarakat pendatang di kota dekai, Yahukimo, papua Pegunungan.“Pada hari ini, 6 agustus 2025, sekitar pukul 13.40 WIT, warga pendatang bernama Yohanes Entamoi usia 39 tahun, tukang kayu asal ambon, telah menjadi korban pembacokan di leher yang berujung kematian,” jelas Kasatgas Humas.Lebih lanjut dikatakan, 1 saksi selamat Gabrielis Lifarius Ratu, berhasil melarikan diri setelah sempat di serang oleh pelaku yang membawa parang dan panah, saksi menyebut, ada dua orang tak di kenal (OTK) yang melakukan aksi tersebut dengan posisi siaga dan niat menyerang.“Personel satgas operasi damai cartenz, segera merespon ke TKP, mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Dekai dan melaksanakan patrol taktis di sekitar Lokasi kejadian, penyelidikan lebih lanjut telah dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik serangan ini,” tambahnya.Di hari sebelumnya, dikatakan Kasatgas Humas, pada selasa malam 5 agustus 2025 pukul 20.50 WIT, Susmanto usia 32 tahun, warga suku jawa juga menjadi korban penikaman oleh pelaku Bernama Lea di Kompleks Pasar Baru, korban selamat, namun mengalami luka tusuk di bagian pinggan belakang, tembus kedepan dan berhasil evakuasi RSUD Dekai oleh warga sekitar. Anggota Satgas Damai Cartenz juga langsung ke TKP dan melakukan pengamanan dan penyelidikan awal,” “Polri menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap kekerasan pada warga sipil, terlebih terhadap masyarakat pendatang yang mencari nafkah dengan cara damai. Kami mengajak Masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan segera melaporkan jika mengetahui informasi terkait pelaku. Keadilan harus ditegakan, dan damai harus tetap di jaga,” tegas Kasatgas Humas.Selanjutnya jenazah korban direncanakan akan dimakamkan pada Kamis, 7 Agustus 2025, di Tempat Pemakaman Umum Kilo 6, Kabupaten Yahukimo. PNO-12
06 Agu 2025, 21:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru