logo-website
Jumat, 06 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
WASPADA! TPNPB Siap Hadapi Pengiriman Pasukan Militer Indonesia ke Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo – Markas Pusat KOMNAS TPNPB menerima laporan penting mengenai langkah militer Indonesia yang semakin intensif di wilayah Yahukimo, Papua. Menurut laporan dari Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Brigjen Elkius Kobak, militer Indonesia telah melakukan pengiriman logistik dan kendaraan taktis (rantis) dengan menggunakan pesawat Hercules milik Angkatan Udara Indonesia, yang mendarat di Bandar Udara Nop Goliath Dekai, Yahukimo. Tindakan ini semakin memanaskan ketegangan yang sudah berlangsung lama di wilayah tersebut.Pendoropan logistik ini turut disertai dengan operasi udara menggunakan pesawat nirawak (drone) yang dilengkapi dengan granat, yang terus dilakukan ke seluruh wilayah Yahukimo. TPNPB, dalam hal ini, menyatakan kesiapan penuh untuk melakukan perlawanan jika aparat militer Indonesia masuk lebih jauh ke wilayah markas mereka. Pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo, yang kini berada dalam status siaga penuh, mengingatkan agar aparat militer dan warga sipil tidak memasuki wilayah yang telah dikendalikan oleh pasukan TPNPB.Sebby Sambom, Jubir Komnas TPNPB, menegaskan bahwa pasukan TPNPB yang terdiri dari Batalyon HSSBY siap melaksanakan operasi dan perlawanan terhadap militer Indonesia jika mereka memasuki markas utama TPNPB. Pasukan yang tersebar di sekitar Kota Dekai telah memperketat keamanan dan mengimbau warga untuk menghindari wilayah zona merah yang kini berada di bawah kendali penuh TPNPB.Di tengah eskalasi ketegangan tersebut, TPNPB juga mengumumkan duka nasional atas gugurnya Lea Sobolim, salah seorang prajurit aktif TPNPB dari Batalyon Sisiba, yang meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya. Lea Sobolim tertembak pada 13 Desember 2025 saat terlibat dalam pertempuran sengit melawan aparat militer Indonesia. Ia meninggal dunia pada 21 Desember setelah berjuang melawan luka yang dideritanya, khususnya tembakan di bagian paha.Prajurit Lea Sobolim telah dimakamkan dengan penghormatan militer di Markas TPNPB Kodap XVI Yahukimo pada 22 Desember 2025 dini hari. Brigjen Elkius Kobak mengimbau seluruh pasukan TPNPB untuk tetap waspada dan meningkatkan patroli, terutama di sekitar Kota Dekai, guna menjaga ketertiban dan kesiapsiagaan pasukan dalam menghadapi potensi ancaman lebih lanjut.Dalam pernyataan resmi, TPNPB juga menegaskan bahwa meski militer Indonesia melakukan pengiriman pasukan ke Yahukimo, hal ini tidak akan melemahkan semangat perjuangan mereka. TPNPB tetap teguh pada komitmen untuk melawan segala bentuk ancaman yang datang dari pasukan militer Indonesia. TPNPB mengingatkan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, serta Panglima TNI Agus Subiyanto dan Pangdam XVII Cenderawasih bahwa mereka siap menghadapi setiap tantangan yang ada di medan perang.Pemberitahuan ini juga menjadi pesan kuat kepada masyarakat internasional bahwa situasi di Yahukimo tetap menjadi isu yang memerlukan perhatian serius. Pasukan TPNPB menegaskan komitmen mereka untuk mempertahankan kedaulatan dan hak-hak masyarakat setempat, serta menuntut agar penghormatan terhadap prinsip kemanusiaan dijaga dalam setiap tindakan yang diambil oleh pihak militer. Penulis: HendrikEditor: GF 23 Des 2025, 18:07 WIT
Pemerintah Indonesia Luncurkan Legalitas dan Penegasan Status Kewarganegaraan PFDs Papuanewsonline.com, Bitung - Pada Selasa, 23 Desember 2025, di Pantai Mayat, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Pemerintah Indonesia melaksanakan kegiatan penting untuk penyelesaian permasalahan Persons of Filipino Descent (PFDs). Acara Penyerahan Simbolis Dokumen Legalitas, Keberadaan, Kegiatan, dan Status Kewarganegaraan ini menandai pencapaian besar dalam implementasi rekomendasi kebijakan nasional yang telah lama tertunda. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam memenuhi kewajiban bilateral dengan Filipina, yang telah menunggu penyelesaian lebih dari satu dekade.Penyelesaian masalah PFDs di wilayah Sulawesi Utara merupakan langkah strategis bagi pemerintah Indonesia untuk memberikan kepastian hukum kepada komunitas yang telah lama bermukim di Indonesia. Sekretaris Kemenko Kumham Imipas, R. Andika Dwi Prasetya, menjelaskan bahwa ini bukan hanya soal administratif, tetapi juga tentang perlindungan hak asasi manusia dan stabilitas kawasan. “Penyelesaian PFDs adalah bagian dari komitmen kemanusiaan dan stabilitas regional,” ujarnya.Komunitas PFDs di Sulawesi Utara merupakan akibat dari mobilitas tradisional masyarakat pesisir antara Filipina Selatan dan Indonesia bagian Timur sebelum sistem keimigrasian modern diterapkan. Banyak warga Filipina yang masuk ke Indonesia tanpa dokumen resmi, yang menyebabkan permasalahan seperti illegal entry dan statelessness. Sebagai respons terhadap kondisi ini, Indonesia dan Filipina telah melakukan registrasi terhadap warga keturunan Indonesia di Filipina, meski penyelesaian terhadap 2.202 orang masih tertunda.Untuk menyelesaikan masalah ini, Kemenko Kumham Imipas telah mengkoordinasikan 72 kegiatan dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga pusat dan daerah. Ini termasuk pembahasan 8 Komitmen Kunci yang telah disepakati, serta kebijakan-kebijakan terkait legalitas dan penegasan kewarganegaraan PFDs. Salah satu kebijakan utama yang diluncurkan adalah penerbitan dokumen kewarganegaraan Filipina melalui prosedur yang meliputi verifikasi biometrik dan penerbitan paspor.Salah satu capaian signifikan hingga Desember 2025 adalah pendataan biometrik terhadap 714 PFDs, dengan 237 di antaranya telah dikonfirmasi sebagai Warga Negara Filipina (WN). Selain itu, 4 paspor Filipina telah diterbitkan sebagai bagian dari Gelombang I, yang juga telah melalui pemeriksaan bersama antara Ditjen Imigrasi, BIN, dan BNPT.Pemerintah Indonesia juga meluncurkan Registered Filipino Nationals (RFNs) sebagai instrumen hukum baru yang resmi mengakui status kewarganegaraan Filipina bagi PFDs. RFNs ini menjadi dasar untuk pemberian izin tinggal keimigrasian dan kebijakan terkait lainnya yang menyangkut pelayanan publik bagi komunitas PFDs.Deputi Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan, I Nyoman Gede Surya Mataram, menekankan pentingnya konsistensi lintas sektor dalam proses ini. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelesaian masalah PFDs di Indonesia akan mempercepat proses penyelesaian bagi Persons of Indonesian Descent (PIDs) di Filipina. “Penanganan PFDs di Indonesia membuka jalan bagi Filipina untuk menuntaskan masalah PIDs yang tertunda,” ujarnya.Kemenko Kumham Imipas juga menegaskan bahwa penyelesaian masalah PFDs bukan hanya untuk memberikan kepastian hukum kepada warga negara Filipina yang telah lama tinggal di Indonesia, tetapi juga untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara. Langkah ini memastikan bahwa individu yang telah lama bermukim di Indonesia tidak terjebak dalam kondisi tanpa kewarganegaraan, yang berisiko pada ketidakpastian sosial dan politik. Penulis: PNO-1Editor: GF 23 Des 2025, 18:00 WIT
Bupati Boven Digoel Hadiri Rapat Evaluasi RAPBD 2026, Fokus Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Papuanewsonline.com, Merauke - Pada tanggal 23 Desember 2025, Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, turut serta dalam rapat evaluasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Merauke, Papua Selatan. Rapat ini melibatkan berbagai pihak penting, termasuk Tim Evaluasi Provinsi Papua Selatan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Boven Digoel. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menyempurnakan rencana anggaran demi pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan di Kabupaten Boven Digoel.Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, rapat ini menjadi platform strategis untuk merumuskan kebijakan anggaran yang tepat sasaran. Bupati Roni Omba menekankan bahwa evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Kami berharap dengan adanya evaluasi ini, kualitas perencanaan dan penganggaran dapat semakin baik, memberikan dampak positif, dan mewujudkan pembangunan yang lebih baik untuk masyarakat Boven Digoel," ujarnya dalam kesempatan tersebut.Tim Evaluasi Provinsi Papua Selatan, Tim TAPD, serta Banggar DPRK Boven Digoel mengkaji berbagai aspek penting dalam RAPBD 2026, mulai dari prioritas pembangunan hingga alokasi anggaran yang optimal. Pembahasan ini diharapkan dapat menciptakan kesepahaman yang kuat antara pemerintah daerah dan pihak terkait untuk merancang program-program yang tepat guna dan relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.Rapat ini juga menyoroti pentingnya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Dalam hal ini, Bupati Roni Omba berharap agar seluruh proses evaluasi dan perencanaan dapat dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan kepentingan rakyat. Pemerintah Kabupaten Boven Digoel berkomitmen untuk memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.Selain itu, rapat ini juga memberikan ruang untuk diskusi tentang berbagai inovasi dan solusi baru dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah, baik dari sisi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun sektor ekonomi lainnya. Peningkatan kualitas hidup masyarakat Boven Digoel menjadi tujuan utama yang ingin dicapai melalui pengelolaan anggaran yang lebih efisien dan efektif.Dalam kesempatan ini, Bupati Roni Omba mengungkapkan bahwa pengelolaan anggaran yang baik akan berkontribusi pada tercapainya tujuan pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan. Oleh karena itu, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.Rapat evaluasi ini diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang akan menjadi acuan dalam proses penyusunan anggaran untuk tahun 2026. Para peserta rapat sepakat untuk terus memperbaiki sistem penganggaran daerah demi mewujudkan pemerintahan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Penulis: HendrikEditor: GF 23 Des 2025, 17:56 WIT
Satgas Banops Polairud Polda Maluku Amankan Arus Mudik di Pelabuhan Tulehu Papuanewsonline.com, Tulehu - Satgas Bantuan Operasi (Banops) Polairud Polda Maluku melakukan pengamanan arus mudik penumpang di Pelabuhan Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (23/12/2025).Pengamanan yang dilaksanakan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bertujuan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan penumpang.Kasatgas Banops Polairud Polda Maluku, Ipda A. Mikini mengungkapkan, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru mobilitas masyarakat semakin meningkat."Hari ini kami mengamankan kawasan pelabuhan Tulehu dan perairan sekitarnya untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta kecelakaan laut," kata Ipda Mikini.Pengamanan yang dilaksanakan, kata Mikini dilakukan secara terbuka dan tertutup. Personel Polairud juga melaksanakan patroli perairan, pengawasan proses naik-turun penumpang (embarkasi dan debarkasi), serta pemeriksaan kelengkapan keselamatan kapal cepat dan penumpang sesuai standar keselamatan pelayaran."Kegiatan ini kami lakukan sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat," jelasnya.Menurutnya, pelabuhan Tulehu menjadi salah satu titik vital transportasi laut, sehingga pengamanan dilakukan secara maksimal dan berkesinambungan."Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi seluruh ketentuan keselamatan, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menjaga ketertiban selama berada di kawasan pelabuhan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif," ungkapnya.Polairud Polda Maluku melalui Operasi Lilin Salawaku 2025, tambah Ipda Mikini, berkomitmen menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru, "khususnya pada jalur transportasi laut, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya. PNO-12 23 Des 2025, 16:01 WIT
Jelang Natal dan Tahun Baru, Patroli Preventif Ops Lilin Salawaku 2025 di Ambon Berjalan Aman Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Sub Satgas Preventif Operasi Lilin Salawaku 2025 terus memperkuat pengamanan tempat ibadah guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif.Pada Selasa, (23/12/2025), mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai, personel Sub Satgas Preventif melaksanakan patroli dialogis pengamanan tempat ibadah di sejumlah gereja di Kota Ambon, di antaranya Gereja Filadelfia dan Gereja Joseph Kam.Kegiatan patroli tersebut diawali dengan apel kesiapan personel yang dipimpin AKP La Ritji, selaku Kasubsatgas Pengamanan Tempat Ibadah, di Lapangan Tahapary. Selanjutnya, personel bergerak ke lokasi sasaran untuk melaksanakan patroli sekaligus dialog langsung dengan tokoh agama dan masyarakat.Di Gereja Filadelfia, petugas berdialog dengan pendeta dan pengurus gereja guna memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah Natal, sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lingkungan gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.Hal serupa dilakukan di Gereja Joseph Kam, di mana personel patroli menyambangi pendeta dan jemaat untuk berdialog, memberikan imbauan kamtibmas, serta mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana pengaduan cepat apabila masyarakat menemukan gangguan kamtibmas.Selain itu, patroli preventif ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, saran, maupun laporan langsung kepada kepolisian, sebagai bagian dari upaya membangun sinergi antara aparat keamanan dan warga.Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi kamtibmas di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Masyarakat dan tokoh agama menyambut positif kehadiran aparat kepolisian yang dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru.Kepolisian menegaskan akan meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam ibadah dan saat aktivitas masyarakat meningkat, guna mencegah potensi gangguan (PG) dan ambang gangguan (AG) agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata (GN).Langkah preventif yang dilakukan Polda Maluku melalui Sub Satgas Preventif Ops Lilin Salawaku 2025 menunjukkan pendekatan humanis dan proaktif dalam menjaga keamanan perayaan keagamaan. Patroli dialogis yang disertai komunikasi langsung dengan tokoh agama dan masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan fisik, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.Di tengah dinamika sosial menjelang Natal dan Tahun Baru, kehadiran polisi di tempat ibadah menjadi simbol kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beribadah serta menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama. Respons positif masyarakat mencerminkan bahwa strategi preventif yang dikedepankan dalam Operasi Lilin Salawaku 2025 berjalan efektif dan tepat sasaran.Dengan pengamanan yang berkelanjutan dan kolaborasi antara aparat dan masyarakat, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Maluku dapat berlangsung aman, damai, dan penuh khidmat. PNO-12 23 Des 2025, 15:50 WIT
Pilot dan Kru Helikopter Salurkan Amanah Al-Qur’an untuk Warga di Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Pilot dan kru Helikopter AW-169-3307 menyalurkan bantuan berupa 145 mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (22/12/2025) sore. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Bima Patra, Kabupaten Aceh Tamiang.Pembagian Al-Qur’an dipimpin oleh Kompol Eko bersama kru helikopter. Bantuan tersebut merupakan amanah dari salah satu anggota Polda Sumatera Utara yang tidak ingin disebutkan identitasnya, untuk disalurkan kepada masyarakat Aceh Tamiang, khususnya anak-anak.Kompol Eko menjelaskan, dirinya hanya dipercaya untuk menyampaikan dan membagikan Al-Qur’an tersebut kepada warga yang membutuhkan. Amanah ini diberikan setelah adanya informasi dari anggota Polri yang bertugas di lokasi bencana banjir di Aceh Tamiang, yang menyaksikan secara langsung kondisi sejumlah masjid dan musala yang kehilangan Al-Qur’an akibat terendam banjir.Selain itu, banyak anak-anak yang tinggal di tenda-tenda pengungsian ingin kembali mengaji, namun tidak memiliki Al-Qur’an. Kondisi tersebut mendorong dilakukannya penyaluran bantuan sebagai upaya mendukung kegiatan keagamaan di tengah situasi pascabencana.Sebagai pilot yang dipercaya membawa dan menyalurkan amanah tersebut, Kompol Eko mengaku terharu karena mendapat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat terdampak, terutama anak-anak.“Biasanya saya hanya melakukan drop bantuan tanpa mematikan mesin, lalu langsung terbang lagi untuk mengambil bantuan berikutnya, mengejar waktu dan mengantisipasi cuaca buruk. Namun kali ini saya bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat terdampak,” ungkapnya.Kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat anak-anak dan masyarakat Aceh Tamiang untuk kembali menjalankan aktivitas keagamaan, khususnya mengaji, di tengah masa pemulihan pascabencana banjir. PNO-12 23 Des 2025, 15:40 WIT
Pimpin Apel Kebangsaan Banser, Kapolri: Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Papuanewsonline.com, Cirebon - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Apel Kebangsaan Banser untuk Pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Kemanusiaan Riyanto Award 2025, Selasa (23/12/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Halaman Masjid Syarif Abdurachman, Cirebon, Jawa Barat.Dalam kegiatan tersebut, Kapolri hadir didampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, yakni Kabaintelkam Polri Komjen Pol Yuda Gustawan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, serta Kadivhumas Polri Inspektur Jenderal Polisi Sandi Nugroho.Apel Kebangsaan Banser ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pimpinan organisasi keagamaan. Turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor H. Addin Jauharudin, Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Said Aqil Siradj, Sekretaris Jenderal PP GP Ansor H. Rifqi Al Mubarok, serta Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Banser Muhammad Syafiq Syauqi. Selain itu, hadir pula Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han.Apel Kebangsaan ini menjadi simbol kesiapsiagaan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam mendukung pengamanan perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru. Sebanyak 11.135 personel Banser dari Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah dikerahkan dan siap bersinergi dengan Polri, TNI, serta unsur terkait lainnya guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat.Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa Apel Kebangsaan Banser bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis yang mencerminkan komitmen kebangsaan. “Apel Kebangsaan Banser ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum penting yang menunjukkan komitmen Banser untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Kapolri.Kapolri juga menekankan peran strategis Banser dalam pengamanan momentum akhir tahun. Menurutnya, keterlibatan Banser merupakan bagian penting dari upaya bersama menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. “Banser memiliki peran strategis dalam berbagai elemen penting, salah satunya dalam pelaksanaan operasi pelayanan kemanusiaan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru,” ujar Kapolri.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan kader Banser yang tetap solid mengikuti apel. “Saya yakin rekan-rekan Banser, semakin siang justru semakin kuat, semakin solid, dan semakin gagah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.Pada kesempatan yang sama, Kapolri melakukan penyematan rompi Banser Lalu Lintas (Balantas) secara simbolis, sekaligus menyerahkan Anugerah Keberagaman dan Kemanusiaan “Riyanto Award” 2025 kepada para penerima sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kebangsaan.Melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri, Banser, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, damai, dan kondusif, sekaligus memperkokoh komitmen kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman Indonesia. PNO-12 23 Des 2025, 15:31 WIT
Kapolda Bersama Forkopimda Maluku Tinjau Pos Pengamanan Nataru Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, bersama Gubernur Hendrik Lewerissa beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Ambon (Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah), Senin (22/12/2025).Peninjauan yang dilakukan Forkopimda Maluku ini bertujuan untuk memastikan langsung kesiapan personel gabungan serta sarana prasarana penunjang Operasi Lilin Salawaku 2025. Ini dilakukan demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat merayakan Nataru di Bumi Raja-Raja.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto di sela-sela peninjauan, menegaskan pengamanan Nataru mengedepankan sinergitas lintas sektoral. Kehadiran seluruh unsur pimpinan TNI (Kodam XV/Pattimura, Kodaeral IX/Ambon dan Lanud Pattimura) maupun Pemerintah Daerah, kata Kapolda, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas yang kondusif."Kami mengecek langsung kesiapan anggota di lapangan. Fokus kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang merayakan Natal maupun yang akan menyambut Tahun Baru, agar semua berjalan lancar, aman, dan kondusif," ungkap Kapolda.Selain mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung, Kapolda bersama rombongan Forkopimda juga memberikan paket bantuan di setiap Pos Penjagaan.Pemberian bantuan berisi sembako dan logistik kesehatan tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dukungan moril sebagai bagian dari rasa kepedulian terhadap kesejahteraan personel.Pada kesempatan itu, Kapolda berpesan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan menjalankan tugas dengan cara-cara yang humanis."Personel yang bertugas terdiri dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga instansi samping. Kami berikan dukungan moril agar mereka tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia ini di tengah cuaca dan dinamika lapangan," tambahnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar dapat membantu aparat keamanan dalam menjaga ketertiban selama masa perayaan. Hingga saat ini, situasi di titik-titik pengamanan di wilayah Pulau Ambon (Kota Ambon dan Maluku Tengah) dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. PNO-12 23 Des 2025, 15:23 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT