Papuanewsonline.com
Bantuan Logistik Mabes Polri Tiba di Sumbar, Distribusi Difokuskan ke Daerah Paling Terdampak
Papuanewsonline.com, Padang - Bantuan logistik dari Mabes Polri untuk penanganan bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat telah tiba pada Sabtu pagi, 29 November 2025 pukul 10.21 WIB. Bantuan tersebut diterima secara resmi di Hangar Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dalam proses serah terima oleh jajaran Polda Sumbar. Adapun bantuan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Biro Logistik Polda Sumbar, Direktur Polisi Perairan Polda Sumbar, serta Kabid Humas Polda Sumbar.Setelah proses penyerahan, seluruh bantuan dibawa ke Polda Sumbar untuk pendataan, pengecekan, dan konsolidasi sebelum disalurkan ke wilayah-wilayah terdampak. Total bantuan logistik yang diterima untuk wilayah Padang tercatat seberat 2.507,5 kilogram, yang selanjutnya akan dikelola dan didistribusikan melalui mekanisme penanganan bencana Polda Sumbar.Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri bergerak cepat memastikan bantuan yang dikirim dari Mabes Polri tersalurkan tepat sasaran.“Begitu bantuan tiba, seluruh rangkaian pengecekan dan konsolidasi langsung dilakukan agar proses distribusi dapat berjalan efektif. Polri berkomitmen memastikan bantuan dari Mabes Polri ini segera diterima masyarakat yang paling membutuhkan,” ujarnya.Brigjen Trunoyudo menjelaskan bahwa pendistribusian bantuan akan diprioritaskan ke daerah dengan dampak bencana paling parah.“Prioritas utama pendistribusian diarahkan ke Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang. Wilayah-wilayah ini mengalami kerusakan signifikan, jumlah pengungsi tinggi, dan kondisi medan yang menantang,” jelasnya.Ia menambahkan, penetapan prioritas dilakukan berdasarkan laporan jajaran Polres dan pemetaan kondisi di lapangan.“Kami memastikan bantuan menjangkau wilayah yang sulit sekalipun. Kebutuhan para pengungsi menjadi fokus utama kami,” tegasnya.Selain wilayah prioritas pertama, bantuan juga akan disalurkan ke daerah terdampak menengah seperti Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman.“Meskipun tingkat pengungsian tidak sebesar wilayah prioritas utama, masyarakat di daerah ini tetap membutuhkan bantuan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil,” kata Brigjen Trunoyudo.Di akhir pernyataannya, Brigjen Pol Trunoyudo memastikan Polri terus memantau dinamika situasi serta menyesuaikan pola distribusi sesuai kebutuhan lapangan.“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh jajaran agar bantuan ini benar-benar memberi manfaat dan meringankan beban warga terdampak,” pungkasnya. PNO-12
29 Nov 2025, 20:22 WIT
Polri Buka Posko Penerimaan Bantuan Bencana, Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri melalui Posko Penerimaan Bantuan Bencana resmi membuka layanan untuk masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan kepada para korban bencana di berbagai wilayah Indonesia. Posko yang berlokasi di Kantor Korsabhara Baharkam Polri, Jl. Komjen Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, ini setiap hari menerima berbagai jenis bantuan yang sangat dibutuhkan para penyintas.Jenis bantuan yang dapat disalurkan antara lain:1. Pakaian bersih dan layak pakai2. Selimut dan bantal3. Pakaian serta perlengkapan bayi (popok, susu, tisu basah/kering, sabun bayi, dll.)4. Obat-obatan dan vitamin5. Alat mandi dan perlengkapan kebersihan6. Kebutuhan pribadi perempuan (pembalut dan sejenisnya)7. Pakaian dalam pria/wanita8. Makanan instanKaropenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri membuka posko ini untuk memastikan bantuan dari masyarakat dapat dihimpun dan disalurkan secara cepat serta tepat sasaran.“Polri mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Setiap bantuan memiliki arti besar bagi para korban. Posko ini kami siapkan agar proses pengumpulan dan distribusi bantuan lebih terkoordinasi,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.Beliau juga menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh upaya kemanusiaan dan siap menyalurkan seluruh bantuan ke wilayah terdampak melalui jajaran kepolisian daerah.Untuk informasi lebih lanjut dan koordinasi pengiriman bantuan, masyarakat dapat menghubungi call center Posko Polri di 0812-7672-2009.Polri mengimbau agar seluruh bantuan yang diberikan berada dalam kondisi baik serta layak guna, sehingga dapat langsung digunakan oleh para penyintas bencana. PNO-12
29 Nov 2025, 19:48 WIT
Brimob Polda Aceh Bantu Evakuasi Masyarakat dari Lokasi Banjir
Papuanewsonline.com, Aceh - Brimob Polda Aceh Kompi 1 Batalyon B yang bertugas di Lhokseumawe membantu mengevakuasi masyarakat dari lokasi banjir di Kecamatan Simpang Pelabuhan Krueng Geukueh dan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Kamis, 27 November 2025, kemarin."Brimob Polda Aceh yang bertugas di Kompi 1 Batalyon B Lhokseumawe membantu mengevakuasi masyarakat dari 2 lokasi banjir ke tempat yang aman, kemarin, Kamis, 27, November 2025," sebut Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam rilisnya, Jum'at, 28 November 2025.Dari 2 lokasi, yakni di Kecamatan Pelabuhan Krueng Geukueh dan Muara Satu, Lhokseumawe, masyarakat dievakuasi tempat aman di seputaran rel kereta api di pinggir jalan Medan - Banda Aceh, sambungnya.Selain itu, Brimob Kompi 1 yang bekerja sama dengan Polres Lhokseumawe dan BPBD Lhokseumawe juga mengimbau warga agar tidak melewati atau melintas di lokasi banjir, tambahnya.Brimob Kompi 1 menurunkan 10 personelnya yang dipimpin Pasi Ops Batalyon B Pelopor, serta mengerahkan 1 unit truck roda enam, 10 pelampung, 10 helm safety dan dibantu perahu karet Airud dan BPBD Lhokseumawe, jelasnya lagi.Kegiatan evakuasi adalah wujud tugas dan pengabdian Polri kepada masyarakat, agar dapat merasakan keamanan dan kenyamanan termasuk aman dari bencana banjir, tutup Kabid Humas. PNO-12
29 Nov 2025, 19:20 WIT
Polres Aceh Barat Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Banjir di Kaway XVI
Papuanewsonline.com, Banda Aceh - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Rabu malam menyebabkan luapan sungai dan merendam sedikitnya 15 gampong di Kecamatan Kaway XVI. Hingga Kamis (27/11/2025), ketinggian air dilaporkan terus meningkat dan telah mencapai 30–50 sentimeter. Meski demikian, sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi terbaru di wilayah mereka.Melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di tengah meningkatnya intensitas banjir.“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau warga agar tetap siaga terhadap potensi banjir susulan dan segera menghubungi aparat apabila situasi memburuk,” ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.Ia menegaskan bahwa jajaran kepolisian telah turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah penanganan cepat di wilayah terdampak banjir.Polsek Kaway XVI bersama unsur Muspika dan para keuchik telah mendirikan posko tanggap darurat di sejumlah titik guna mempercepat penanganan situasi. Personel kepolisian juga melakukan pendataan warga terdampak, pemantauan debit air, hingga penyampaian edukasi keamanan selama masa bencana.“Tim tanggap darurat sudah disiapkan untuk mendukung proses evakuasi bila diperlukan. Personel akan terus siaga dan memastikan seluruh warga mendapatkan bantuan,” tambahnya.Adapun gampong terdampak banjir meliputi: Puuk, Alue On, Meunasah Rambot, Pasi Jempa, Putim, Palimbungan, Muko, Babah Meulaboh, Padang Mancang, Peunia, Pasi Jambu, Pasi Tengoh, Tumpok Ladang, Beureugang, dan Mesjid.Kabid Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mengawasi aktivitas anak-anak dan membatasi kegiatan di sekitar sungai maupun area genangan air.“Kami mengimbau warga agar tetap berada di rumah bila tidak ada keperluan mendesak, menghindari lokasi rawan banjir, serta mengikuti instruksi petugas di lapangan,” tegasnya.Kombes Pol Joko Krisdiyanto memastikan bahwa Polres Aceh Barat akan terus melakukan monitoring intensif terhadap perkembangan situasi banjir dan menyampaikan informasi secara berkala kepada masyarakat.“Kami siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan. Keamanan dan keselamatan masyarakat merupakan fokus utama kami,” tutupnya. PNO-12
29 Nov 2025, 18:37 WIT
Bapenda Mimika Gandeng Duta Pajak untuk Tingkatkan Kesadaran Warga dalam Membayar Pajak
Papuanewsonline.com, Mimika — Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika terus memperkuat strategi dalam meningkatkan
kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama pembangunan
daerah. Salah satu langkah yang kini menjadi andalan adalah melibatkan para Duta
Pajak dalam rangkaian kegiatan sosialisasi dan penagihan pajak langsung ke
masyarakat.Plt. Sekretaris Bapenda Mimika, Darius Sabon Rain,
menjelaskan bahwa keberadaan Duta Pajak memiliki nilai strategis karena mereka
dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan komunikatif. Para Duta Pajak
bukan hanya simbol representatif, tetapi juga agen edukasi yang membantu
menjembatani pemahaman masyarakat mengenai tata cara dan manfaat pembayaran
pajak.Dalam wawancaranya pada Jumat, 28 November 2025, Darius
menyampaikan bahwa setiap kegiatan perpajakan kini hampir selalu melibatkan
Duta Pajak. Mulai dari roadshow penagihan pajak ke kampung-kampung hingga
kegiatan pajak keliling, para duta turut hadir mendampingi petugas Bapenda.
Keterlibatan ini membuat proses interaksi lapangan lebih dinamis dan
komunikatif bagi warga.Selain membantu dalam penagihan dan sosialisasi, para Duta
Pajak juga diberi ruang untuk mengembangkan kreativitas dalam menyampaikan
pesan-pesan perpajakan. Darius menerangkan bahwa mereka secara aktif dilibatkan
dalam berbagai acara publik agar edukasi pajak lebih mudah diterima oleh
berbagai kalangan masyarakat.Salah satu contoh kontribusi mereka terlihat dalam
pelaksanaan Gebyar Pajak, di mana para Duta Pajak membawakan kuis interaktif
seputar perpajakan. Kegiatan tersebut berhasil menarik minat audiens karena
dikemas secara menarik, memberikan hadiah kepada peserta yang mampu menjawab
pertanyaan dengan benar, sekaligus memperkuat pemahaman warga mengenai
kewajiban pajak.Darius menegaskan bahwa pendekatan ini bukan hanya
meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi juga mendorong generasi muda untuk
ikut terlibat dalam edukasi pajak. Menurutnya, pemahaman mengenai pajak memang
harus diperluas melalui cara-cara yang lebih kreatif, menarik, dan langsung
menyentuh masyarakat.Melalui kolaborasi ini, Bapenda Mimika berharap tingkat
kepatuhan pajak dapat terus meningkat sehingga pembangunan infrastruktur,
pelayanan publik, dan program-program daerah dapat berjalan dengan optimal.
Darius menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa setiap rupiah pajak yang
dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan bagi Kabupaten
Mimika.“Dengan membayar pajak, berarti kita ikut berkontribusi
dalam pembangunan di Kabupaten Mimika. Kami berharap generasi muda turut
mengedukasi masyarakat agar taat pajak,” pungkasnya.
Penulis: JidEditor: GF
29 Nov 2025, 04:48 WIT
Polri Kirimkan Bantuan Personel dan Logistik untuk Korban Bencana Alam di Sumut
Papuanewsonline.com, Sumut - Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. PNO-12
28 Nov 2025, 21:13 WIT
Satgas Pamtas Yonif 732/Banau Borong Hasil Tani Warga Mamere
Papuanewsonline.com, Puncak - Pos Jenggeren Satgas Pamtas
RI-PNG Yonif 732/Banau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat
perbatasan melalui kegiatan Rosita, atau borong hasil tani, di Kampung Mamere,
Kabupaten Puncak, Rabu (26/11/2025). Program ini menjadi salah satu cara TNI
hadir langsung membantu perekonomian warga yang bergantung pada hasil kebun.Dalam kegiatan tersebut, Serda Mudahri bersama anggotanya
membeli berbagai komoditas lokal seperti kopi, kukubima, dan aneka olahan
makanan asli kampung. Pembelian dilakukan dengan harga wajar agar petani
memperoleh keuntungan yang layak tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk
menjual hasil panen.Danpos Jenggeren, Kapten Inf Tanamal, menegaskan bahwa
Rosita bukan sekadar kegiatan ekonomi, tetapi juga bentuk perhatian TNI
terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah rawan dan sulit akses tersebut. Ia
menyampaikan bahwa interaksi langsung ini memperkuat hubungan emosional antara
prajurit dan warga setempat.Masyarakat Kampung Mamere pun menyambut kegiatan ini dengan
gembira. Salah satu warga, Mama Netalis, mengatakan bahwa keberadaan prajurit
TNI sangat membantu petani kecil yang selama ini kesulitan menjual hasil kebun
mereka. Dengan adanya Rosita, warga dapat memperoleh pemasukan tunai tanpa
harus meninggalkan kampung.Ia menambahkan bahwa kegiatan borong hasil tani ini tidak
hanya mempermudah pemasaran, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi
warga. Kehadiran prajurit, menurutnya, menjadi bukti bahwa negara memperhatikan
keberlangsungan hidup masyarakat di daerah perbatasan.Apresiasi warga semakin mengukuhkan manfaat kegiatan rutin
tersebut. Mama Netalis menyampaikan terima kasih atas perhatian TNI yang
dinilai mampu mendorong peningkatan ekonomi rumah tangga, terutama bagi petani
yang mengandalkan lahan kecil sebagai sumber penghidupan.Kegiatan Rosita yang digagas Pos Jenggeren ini kembali
menunjukkan bahwa peran TNI di perbatasan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi
juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar melalui pemberdayaan
ekonomi lokal. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk
nyata dukungan TNI terhadap kesejahteraan warga. Penulis: HendrikEditor: GF
27 Nov 2025, 02:38 WIT
Bupati Roni Omba Puji Demo Damai Sopir: Janji Benahi Birokrasi dan Atasi Kelangkaan Solar
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Suasana di Boven Digoel
pada Selasa (25/11/2025) berlangsung hangat ketika para sopir menggelar aksi
demo damai untuk menuntut penyelesaian kelangkaan BBM solar yang kembali
terjadi di daerah tersebut. Aksi ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati
Boven Digoel, Roni Omba, yang menilai langkah para sopir sebagai bentuk
kepedulian terhadap kondisi daerah.Dalam pernyataannya, Roni Omba menyampaikan bahwa aspirasi
yang disampaikan secara tertib menunjukkan kepedulian kuat masyarakat terhadap
pelayanan publik. Menurutnya, kritik dan tuntutan seperti ini justru menjadi
masukan penting bagi pemerintah daerah untuk berbenah.Bupati juga menyoroti dugaan adanya oknum nakal yang
memainkan distribusi solar hingga menimbulkan kelangkaan. Ia memastikan
pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan akan menindaklanjuti persoalan
ini agar tidak kembali menjadi beban bagi masyarakat, terutama para sopir yang
bergantung pada BBM untuk bekerja.Dalam kesempatan yang sama, Roni Omba menegaskan bahwa
kepemimpinan di daerah ini bukan milik kelompok tertentu, melainkan seluruh
masyarakat Boven Digoel. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama agar
pembangunan berjalan merata dan tidak terhambat persoalan internal birokrasi.Ia juga menegaskan komitmennya untuk membenahi birokrasi
yang selama ini dinilai bermasalah. Peningkatan pelayanan publik disebut
menjadi fokus utama, termasuk memastikan agar distribusi solar kembali normal
dan tidak lagi dipengaruhi kepentingan pihak-pihak tertentu.Para peserta aksi berharap demo damai ini menjadi titik awal
penyelesaian kelangkaan BBM yang sudah berulang kali terjadi. Mereka menilai
bahwa tanpa penindakan tegas dan pengawasan ketat, masalah distribusi solar
hanya akan menjadi lingkaran masalah yang tak berujung.Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan dapat bekerja
sama lebih erat untuk memetakan akar permasalahan dan mengatur ulang pola
distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Langkah
konkret seperti pengawasan distribusi dan penataan kembali rantai suplai
dianggap penting untuk mencegah permainan oknum.Menanggapi hal itu, Roni Omba memastikan bahwa pemerintah
tidak akan bekerja sendiri. Ia menegaskan perlunya kolaborasi dengan Pertamina
dan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan
transparan bagi seluruh masyarakat Boven Digoel.Di tengah berbagai harapan yang muncul, masyarakat kini
menantikan tindak lanjut nyata dari pemerintah daerah. Demo yang berlangsung
tertib tersebut menjadi pengingat bahwa suara masyarakat perlu didengar dan
direspons dengan tindakan konkret.Dengan komitmen yang telah diutarakan, publik berharap
persoalan kelangkaan solar dapat segera terselesaikan sehingga aktivitas
ekonomi dan pelayanan masyarakat dapat kembali berjalan normal di Boven Digoel. Penulis: HendrikEditor: GF
25 Nov 2025, 21:21 WIT
Transformasi Digital SKCK Raih Kepuasaan Publik Dalam Survei 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta – Baintelkam Polri meluncurkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) layanan SKCK di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (24/11/1025). Survei yang digelar bersama Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Universitas Syiah Kuala itu menunjukkan peningkatan signifikan kepuasan publik di tahun 2025.Kabid Yanmas Baintelkam Kombes Pol Yosef Sriyono mengatakan kerja sama survei ini sudah berjalan selama 10 tahun. Polri menyebut transformasi digital SKCK menjadi faktor utama peningkatan layanan. “Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses SKCK dari mana saja. Untuk wilayah Metro Jaya, pengambilan juga sudah bisa dilakukan di sejumlah polsek,” katanya.Kemudian Kabid Yanmas Baintelkam menegaskan survei ini menjadi tolak ukur penting layanan publik Polri. “Survei ini adalah cermin bagi kami. Digitalisasi SKCK adalah komitmen kami menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Kombes Yosef.Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Pripol Universitas Syiah Kuala, DR. M. Gausyah, menyebut angka kepuasan publik meningkat dari 86 menjadi 88,03. “Digitalisasi SKCK membuat proses lebih sederhana. Masyarakat kini tak perlu lagi sidik jari karena sudah terintegrasi dengan NIK Dukcapil,” jelasnya.Dari sisi pengawasan eksternal, Ombudsman RI juga melihat tren positif. Siti Uswatun Hasanah, Kepala Keasistenan Penegakan Hukum Ombudsman, mengatakan layanan SKCK kini hampir bebas keluhan. “Di Ombudsman sudah lama tidak ada laporan soal SKCK. Kami juga lakukan mystery shopping, hasilnya petugas ramah, prosedur jelas, bahkan tidak ada pungli. Review resmi Ombudsman terkait layanan SKCK akan kami rilis Desember atau Januari nanti,” ujar Siti. PNO-12
25 Nov 2025, 06:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru