logo-website
Rabu, 05 Agu 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kejari Mimika Terapkan Keadilan Restoratif, Penegakan Hukum Semakin Humanis dan Berkeadilan Papuanewsonline.com, Mimika – Kejaksaan Negeri Mimika kembali menunjukkan komitmen menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tegas, namun juga berkeadilan dan humanis. Melalui ekspose perkara secara virtual bersama Direktorat A Jampidum Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Papua pada Kamis (16/7/2026), lembaga ini resmi mendapatkan persetujuan penerapan mekanisme Keadilan Restoratif untuk perkara dugaan tindak pidana penggelapan yang menjerat tersangka berinisial ARS.Kegiatan ini dihadiri Wakil Kajati Papua Asmadi, Asisten Tindak Pidana Umum Dr. Lapatawe B. Hamka, serta jajaran terkait. Kepala Kejari Mimika, Dr. I Putu Eka Suyantha, didampingi jajaran memaparkan perkara yang telah memenuhi syarat formil dan materiil, termasuk adanya perdamaian murni antara pelaku dan korban, serta pertimbangan yuridis dan sosiologis yang mendukung penyelesaian tanpa sidang pengadilan.Kajari Mimika menjelaskan, disetujuinya permohonan ini menjadi bukti nyata arah reformasi hukum yang tidak lagi semata mengutamakan pemenjaraan. Mekanisme ini justru lebih memprioritaskan pemulihan hak korban, pemulihan hubungan sosial, serta kembalinya keharmonisan di tengah masyarakat. “Keadilan Restoratif mengajarkan kami bahwa hukum bukan sekadar alat menghukum, melainkan sarana merawat keadilan dan kemanusiaan yang utuh,” tegasnya.Penerapan kebijakan ini juga dinilai langkah strategis untuk mengurangi beban lembaga pemasyarakatan sekaligus mengajarkan pelaku bertanggung jawab secara wajar sesuai kesepakatan bersama korban. Ke depannya, Kejari Mimika menegaskan akan menerapkan pendekatan ini secara selektif, objektif, dan akuntabel hanya pada perkara yang benar-benar memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.Penulis: JidEditor: OF 18 Jul 2026, 10:05 WIT
Kapolda Maluku Perkuat Kolaborasi Bersama Kejati Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan komitmen Polda Maluku untuk terus memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Maluku sebagai bagian dari upaya membangun penegakan hukum yang profesional, berintegritas, transparan, dan memberikan kepastian hukum guna menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan nasional.Komitmen tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Maluku, Jumat (17/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan sebagai dua pilar utama dalam sistem peradilan pidana terpadu (integrated criminal justice system) guna menghadirkan penegakan hukum yang efektif, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.Kapolda Maluku didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Maluku, serta para Pejabat Utama Polda Maluku. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy Irmawan, S.H., M.H., didampingi Asisten Tindak Pidana Khusus Radot Parulian, S.H., M.H., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Raden Sudaryono, S.H., M.H., Asisten Pemulihan Aset Devi Muskitta, S.H., M.H., Kepala Bagian Tata Usaha Aryanto Novindra, S.H., M.H., serta para Koordinator Kejaksaan Tinggi Maluku, yakni Abraham J. Batoek, S.H., M.H., Samy Sappulete, S.H., M.H., dan Amri Kurniawan, S.H., M.H.Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Kapolda untuk memperkenalkan Wakapolda Maluku beserta sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku yang baru melaksanakan serah terima jabatan. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas institusi dalam menghadapi dinamika penegakan hukum, menjaga stabilitas keamanan daerah, serta mendukung iklim pembangunan dan investasi di Provinsi Maluku.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa hubungan harmonis antara Polri dan Kejaksaan bukan sekadar bagian dari agenda silaturahmi, melainkan fondasi penting dalam memperkuat efektivitas penegakan hukum dan menjaga stabilitas keamanan daerah."Silaturahmi ini bukan hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang semakin solid. Hubungan kerja yang baik akan memperkuat kualitas penegakan hukum, menghadirkan kepastian hukum, serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, tantangan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan di Provinsi Maluku semakin kompleks sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat antarpenegak hukum. Oleh karena itu, sinergi yang selama ini terjalin harus terus dipelihara agar setiap persoalan hukum dapat ditangani secara profesional, proporsional, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.Ia menambahkan, stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama bagi keberlangsungan pembangunan daerah maupun nasional. Karena itu, koordinasi yang baik antara Polri, Kejaksaan, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga iklim keamanan yang kondusif."Keamanan yang kondusif merupakan fondasi pembangunan. Ketika koordinasi antarlembaga berjalan baik, maka proses penegakan hukum akan semakin efektif, kepastian hukum semakin terjamin, kepercayaan masyarakat meningkat, dan iklim pembangunan maupun investasi dapat tumbuh dengan baik," ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan bahwa Polda Maluku senantiasa membuka ruang komunikasi dengan seluruh lembaga negara maupun pemangku kepentingan sebagai bentuk implementasi tata kelola pemerintahan yang kolaboratif."Polda Maluku selalu terbuka untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh mitra strategis. Sinergi yang kuat akan menghasilkan pelayanan hukum yang lebih baik sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan," tambahnya.Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Rudy Irmawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Maluku beserta jajaran sebagai wujud nyata komitmen memperkuat hubungan antarpenegak hukum.Menurut Kajati, kerja sama yang selama ini terjalin antara Kejaksaan Tinggi Maluku dan Polda Maluku telah berjalan dengan baik dan menjadi modal penting dalam menghadirkan penegakan hukum yang profesional, transparan, serta semakin dipercaya masyarakat."Kami mengapresiasi kunjungan Bapak Kapolda beserta jajaran. Sinergi yang telah terbangun selama ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan agar pelaksanaan tugas penegakan hukum semakin efektif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Rudy Irmawan.Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya memperkuat koordinasi dalam penanganan berbagai dinamika hukum, meningkatkan efektivitas komunikasi antarlembaga, serta memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Maluku.Penguatan sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung sistem penegakan hukum nasional yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus menciptakan kepastian hukum yang mampu mendorong iklim pembangunan dan investasi yang sehat.Secara terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan kunjungan tersebut merupakan implementasi komitmen Polda Maluku untuk terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur aparat penegak hukum dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat."Sinergitas antara Polri dan Kejaksaan merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin solid, Polda Maluku berkomitmen menjaga stabilitas keamanan daerah, memperkuat kepastian hukum, serta mendukung agenda pembangunan nasional melalui terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut berakhir pada pukul 10.00 WIT. Pertemuan itu menegaskan komitmen bersama Polda Maluku dan Kejaksaan Tinggi Maluku untuk terus memperkuat koordinasi sebagai mitra strategis dalam mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas, menjaga stabilitas keamanan, serta mendukung keberhasilan pembangunan nasional demi kesejahteraan masyarakat. PNO-12 18 Jul 2026, 08:02 WIT
Kunker ke Sorong, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Layanan 110 dan Command Center Papuanewsonline.com, Sorong – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri) Komjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si., mendorong transformasi pelayanan kepolisian melalui penguatan integrasi Layanan Polisi 110, Command Center, SPKT, Samapta, serta fungsi patroli agar mampu menghadirkan respons yang lebih cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat.Hal tersebut disampaikan Komjen Pol. Fadil Imran saat melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis (16/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Astamaops Kapolri meninjau langsung pelaksanaan Layanan Polisi 110, mekanisme Command Center, hingga pola koordinasi antara operator, Pamapta, SPKT, dan personel yang bertugas di lapangan.Berdasarkan data Posko Command Center 110 Mabes Polri, sepanjang Januari hingga Juni 2026 Layanan Polisi 110 Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan, dengan 2.672 panggilan berhasil dijawab dan success call rate mencapai 88,18 persen. Capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang berada pada angka 80,37 persen sekaligus menempatkan Polresta Sorong Kota pada posisi kedua di jajaran Polda Papua Barat Daya.Meski mengapresiasi peningkatan tersebut, Fadil menegaskan bahwa indikator keberhasilan pelayanan tidak berhenti pada jumlah panggilan yang berhasil dijawab."Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani," ujar Fadil.Menurutnya, paradigma pelayanan kepolisian perlu bergeser dari sekadar menerima laporan menuju memastikan setiap laporan memperoleh tindak lanjut hingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan.Ia menjelaskan bahwa alur pelayanan harus berjalan secara utuh, dimulai dari laporan diterima melalui Layanan Polisi 110, diverifikasi, diteruskan kepada personel terdekat, ditindaklanjuti di lapangan, hingga hasil penanganannya kembali dimonitor."Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting," katanya.Untuk mendukung hal tersebut, Astamaops Kapolri meminta jajaran mulai mengukur waktu respons secara bertahap, mulai dari waktu laporan diterima, waktu penugasan personel, hingga waktu kedatangan anggota di lokasi. Pengukuran tersebut dinilai penting agar pimpinan dapat mengetahui setiap tahapan pelayanan yang masih perlu diperbaiki.Selain memperkuat Layanan Polisi 110, Fadil juga menekankan pentingnya integrasi antar fungsi kepolisian agar masyarakat tidak dibebani dengan struktur internal organisasi."Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat," tegasnya.Menurutnya, Layanan Polisi 110, Pamapta, SPKT, Samapta, patroli, Lantas hingga Reskrim harus menjadi bagian dari satu sistem pelayanan yang saling terhubung sehingga setiap informasi yang diterima dapat segera berubah menjadi keputusan operasional dan tindakan di lapangan.Dalam kesempatan tersebut, Fadil juga memperkenalkan paradigma baru mengenai fungsi Command Center. Ia menegaskan bahwa Command Center tidak boleh dipandang semata sebagai ruangan dengan layar besar dan teknologi canggih, melainkan sebagai pusat komando yang mampu menerima informasi, menganalisis situasi, mengambil keputusan, menggerakkan personel, dan memastikan setiap persoalan masyarakat terselesaikan."Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat. Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani," jelasnya.Karena itu, ia meminta seluruh jajaran tidak menunggu kelengkapan fasilitas untuk mulai membangun sistem pelayanan yang efektif. Menurutnya, Command Center dapat berjalan optimal selama memiliki operator yang siap, Layanan Polisi 110 yang aktif, komunikasi radio yang terhubung, data personel yang dapat digerakkan, serta pimpinan yang mampu mengambil keputusan secara cepat.Selain memperkuat pelayanan yang bersifat responsif, Astamaops Kapolri juga mendorong pemanfaatan data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan kejahatan.Berdasarkan data DORS Polri, sepanjang tahun 2025 tercatat 2.429 kasus kejahatan di wilayah hukum Polresta Sorong Kota, sedangkan periode Januari hingga Juni 2026 tercatat 1.503 kasus. Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi jenis kejahatan yang paling dominan, dengan 613 kasus pada tahun 2025 dan 363 kasus selama Januari–Juni 2026.Fadil meminta data tersebut tidak berhenti sebagai laporan administratif, tetapi diterjemahkan menjadi informasi operasional melalui pemetaan lokasi dan waktu rawan kejahatan sehingga patroli dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran."Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat," ujarnya.Ia berharap pendekatan berbasis data mampu mengubah pola kerja kepolisian dari yang semula lebih banyak bersifat reaktif menjadi semakin preventif melalui kehadiran personel pada lokasi dan waktu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.Menutup arahannya, Fadil menegaskan bahwa seluruh transformasi tersebut pada akhirnya bertujuan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin cepat, humanis, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat."Pada akhirnya, masyarakat tidak menilai seberapa canggih teknologi yang kita miliki ataupun seberapa besar layar yang ada di Command Center. Masyarakat menilai apakah ketika membutuhkan pertolongan, polisi dapat hadir dengan cepat dan membantu menyelesaikan masalahnya," pungkasnya. PNO-12 18 Jul 2026, 07:53 WIT
Hadiri Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela, Kapolda Maluku Kawal Investasi Strategis Nasional Papuanewsonline.com, Tanimbar – Babak baru pembangunan sektor energi nasional resmi dimulai dengan pelaksanaan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Site Shelter PT INPEX Masela Ltd., Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026). Proyek bernilai investasi sekitar USD20–21 miliar atau lebih dari Rp340 triliun tersebut menjadi tonggak penting penguatan ketahanan energi nasional sekaligus menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri langsung prosesi groundbreaking bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, President & CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, pimpinan SKK Migas, PT Pertamina (Persero), PETRONAS, serta para pemangku kepentingan lainnya.Peresmian groundbreaking dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui sambungan video dari Istana Merdeka, Jakarta. Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa proyek LNG Abadi Masela merupakan proyek strategis yang telah dinantikan selama puluhan tahun dan menjadi bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi, mempercepat hilirisasi industri, meningkatkan investasi nasional, serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.Presiden juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan proyek tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. Pemerintah meminta agar penyelesaian hak-hak masyarakat dilakukan secara adil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, tenaga kerja lokal diprioritaskan, pelaku usaha daerah dilibatkan, serta seluruh tahapan pembangunan dijalankan secara transparan dan akuntabel.Dalam laporannya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa LNG Abadi Masela merupakan salah satu proyek energi paling strategis di Indonesia yang diproyeksikan memiliki kapasitas produksi sekitar 9,5 juta ton LNG per tahun. Selain memperkuat pasokan energi nasional, proyek tersebut diharapkan meningkatkan penerimaan negara, menarik investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia.Menurut Bahlil, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap perlindungan hak-hak masyarakat terdampak melalui mekanisme penyelesaian yang mengedepankan prinsip keadilan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk TNI dan Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan agar pembangunan berjalan sesuai target.Di sela kegiatan, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku berkomitmen penuh mengawal seluruh tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan iklim investasi nasional."Groundbreaking LNG Abadi Masela bukan sekadar dimulainya pembangunan sebuah proyek energi, tetapi merupakan tonggak sejarah pembangunan nasional yang akan menentukan masa depan ketahanan energi Indonesia. Karena itu, Polda Maluku bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memberikan jaminan keamanan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan agar seluruh tahapan pembangunan berlangsung aman, tertib, dan lancar," tegas Kapolda.Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan melalui pola terpadu yang melibatkan seluruh fungsi operasional kepolisian, mulai dari pengamanan VVIP, pengamanan objek vital nasional, pengamanan jalur distribusi logistik, pengamanan kawasan proyek, pengaturan arus lalu lintas, hingga deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.Menurutnya, keberhasilan investasi sangat ditentukan oleh terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Karena itu, Polri hadir tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan kepastian keamanan yang dibutuhkan dunia usaha dan investor."Keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Ketika stabilitas terjaga, investasi akan tumbuh, lapangan pekerjaan terbuka, perekonomian daerah bergerak, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Polri akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan PSN LNG Abadi Masela demi kepentingan masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia," ujar Kapolda.Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung pembangunan proyek strategis nasional tersebut agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Maluku, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan keberhasilan pelaksanaan groundbreaking yang berlangsung aman dan tertib merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., PT Pertamina (Persero), PETRONAS, serta seluruh pemangku kepentingan."Polda Maluku telah menyiapkan pengamanan secara terpadu sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan groundbreaking. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada pejabat negara dan tamu VVIP, tetapi juga mencakup objek vital, jalur distribusi logistik, kawasan proyek, serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan agar seluruh rangkaian agenda nasional ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif," ujar Rositah.Kabid Humas menambahkan, keberhasilan pengamanan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program strategis pemerintah sekaligus menciptakan kepastian keamanan yang dibutuhkan dunia usaha untuk berinvestasi di Indonesia."Polri akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan Presisi. Kami ingin memastikan iklim investasi di Maluku tetap kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi nasional, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela menjadi tonggak penting bagi pembangunan nasional. Selain memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama industri gas alam dunia, proyek ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia melalui peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, penyerapan tenaga kerja, serta pemberdayaan masyarakat dan pelaku usaha lokal.Dengan pengamanan yang terintegrasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap tahapan pembangunan PSN LNG Abadi Masela sebagai wujud dukungan Polri terhadap keberhasilan program strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. PNO-12 17 Jul 2026, 11:02 WIT
Groundbreaking PSN Resmi Dimulai, Kapolda Maluku Sambut Kedatangan Para Menteri dan Investor Papuanewsonline.com, Tanimbar – Tahapan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Kamis (16/7/2026). Sebagai salah satu proyek energi terbesar dan paling strategis di Indonesia, pelaksanaan agenda nasional tersebut mendapat pengamanan maksimal dari Polda Maluku yang bersinergi dengan TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, menyambut langsung kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Dr. Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, serta CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda, bersama jajaran pimpinan perusahaan migas nasional dan internasional yang akan menghadiri rangkaian groundbreaking.Penyambutan dilaksanakan di Base Ops Lanud IG Dewanto dan Bandar Udara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kehadiran para menteri, pimpinan lembaga negara, serta investor global tersebut menandai dimulainya fase penting pembangunan PSN LNG Abadi Masela yang diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama ketahanan energi nasional sekaligus investasi strategis terbesar di kawasan timur Indonesia.Selain Forkopimda Provinsi Maluku, penyambutan turut dihadiri unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta sejumlah pejabat kementerian, BUMN sektor energi, dan mitra strategis lainnya.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan, Polda Maluku telah menyiapkan sistem pengamanan secara menyeluruh melalui pola pengamanan berlapis untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kedatangan pejabat negara, investor, jalur pergerakan rombongan, lokasi akomodasi, objek vital nasional, hingga kawasan pelaksanaan groundbreaking."Groundbreaking LNG Abadi Masela merupakan agenda strategis nasional yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan ketahanan energi Indonesia sekaligus pembangunan Provinsi Maluku. Karena itu, kami memastikan seluruh personel pengamanan telah menempati titik-titik strategis sesuai rencana operasi yang telah disusun. Seluruh unsur pengamanan bekerja secara terpadu bersama TNI, Paspampres, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh pejabat negara, tamu VVIP, investor, maupun masyarakat," tegas Kapolda.Menurut Kapolda, pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik, tetapi juga mengedepankan deteksi dini, pengamanan objek vital, pengamanan jalur distribusi, pengawasan potensi gangguan keamanan, serta koordinasi lintas sektoral guna memastikan seluruh agenda negara berlangsung aman, tertib, dan tanpa hambatan."Keamanan merupakan fondasi utama keberhasilan investasi. Oleh karena itu, Polri berkomitmen menghadirkan situasi kamtibmas yang kondusif agar seluruh tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela berjalan lancar, memberikan kepastian bagi investor, sekaligus membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional," ujar Kapolda.Ia menambahkan, proyek LNG Abadi Masela memiliki arti strategis tidak hanya bagi Provinsi Maluku, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan produksi gas bumi, menarik investasi bernilai besar, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam industri energi global.Kapolda menegaskan, Polda Maluku akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan proyek tersebut melalui pengamanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan, sehingga tercipta kepastian hukum dan keamanan yang mendukung iklim investasi nasional.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa pengamanan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dilaksanakan melalui operasi yang melibatkan seluruh fungsi kepolisian dengan dukungan penuh TNI, Paspampres, pemerintah daerah, SKK Migas, serta seluruh pemangku kepentingan.Polda Maluku telah menyiapkan pengamanan secara terpadu mulai dari kedatangan pejabat negara, pengamanan jalur, lokasi kegiatan, hingga objek-objek vital yang menjadi bagian dari rangkaian Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela. Seluruh personel bekerja secara profesional, presisi, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar Rositah.Menurutnya, keberhasilan pengamanan agenda nasional tersebut menjadi bukti kuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program prioritas pemerintah."Polri berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan Proyek Strategis Nasional sebagai bagian dari upaya menciptakan kepastian keamanan bagi investasi. Keamanan yang kondusif akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Provinsi Maluku dan kawasan timur Indonesia," tutup Kabid Humas.Seluruh rangkaian penyambutan pejabat negara, investor, dan tamu VVIP berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SKK Migas, PT INPEX Masela Ltd., serta seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal dimulainya pembangunan Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela, yang diharapkan menjadi tonggak baru penguatan ketahanan energi, peningkatan investasi, dan percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. PNO-12 16 Jul 2026, 18:29 WIT
Perkuat Stabilitas Kamtibmas, Polri Jalin Kemitraan dengan Berbagai Elemen Masyarakat Papuanewsonline.com, Badung – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Silaturahmi Sabuk Kamtibmas bersama komunitas ojek online dan pecalang yang digelar di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang mempererat hubungan kemitraan, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pecalang dan komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri atau sabuk kamtibmas yang memiliki peran penting dalam membantu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut Kapolri, tantangan keamanan yang semakin dinamis menuntut hadirnya sinergi yang semakin kuat antara Polri dengan seluruh komponen masyarakat.Bagi masyarakat Bali, keberadaan pecalang selama ini bukan sekadar perangkat pengamanan adat, melainkan representasi nilai-nilai kearifan lokal yang menjaga harmoni kehidupan masyarakat. Dengan pemahaman yang kuat terhadap adat, budaya, dan karakter wilayahnya, pecalang menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman sekaligus menjaga keseimbangan sosial di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.Di sisi lain, komunitas ojek online memiliki mobilitas yang tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di berbagai wilayah. Posisi tersebut menjadikan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, sekaligus menjadi penghubung informasi yang mampu memperkuat respons cepat kepolisian di lapangan.Kapolri menekankan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini perlu terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pertukaran informasi antara Polri dengan pecalang maupun komunitas ojek online. Hubungan yang terjalin secara erat diyakini akan semakin memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung keberhasilan berbagai agenda pembangunan nasional.Selain itu, Kapolri berharap komunitas ojek online dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus berperan aktif melaporkan setiap kejadian maupun potensi gangguan keamanan kepada kepolisian. Dengan jaringan yang luas dan aktivitas yang menjangkau berbagai wilayah, komunitas ojek online diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem deteksi dini yang mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.Penguatan sinergi antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online mencerminkan pendekatan pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kemitraan, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi implementasi community policing, di mana keamanan dibangun melalui kepercayaan, komunikasi, dan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa dalam menjaga lingkungan masing-masing.Momentum Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Badung akhirnya tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online. Pertemuan tersebut menjadi penegasan bahwa sinergisitas seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat kondusivitas wilayah, sehingga mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan menjaga Bali tetap menjadi daerah yang aman serta kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan. PNO-12 16 Jul 2026, 18:21 WIT
Kapolda Maluku Pastikan Pengamanan Site Shelter INPEX Siap Dukung Investasi Strategis Nasional Papuanewsonline.com, Tanimbar – Memasuki hari kedua rangkaian peninjauan kesiapan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku meninjau langsung Site Shelter INPEX di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (15/7/2026).Peninjauan tersebut merupakan bagian dari langkah terpadu Pemerintah Provinsi Maluku bersama unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, SKK Migas, dan INPEX Masela Ltd. untuk memastikan seluruh aspek kesiapan menjelang pelaksanaan groundbreaking proyek energi nasional yang menjadi salah satu investasi strategis terbesar di Indonesia.Kegiatan dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, Kajati Maluku Rudy Irmawan, Dankodaeral IX/Ambon Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, Pangkoopsud III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama, Danguspurla Koarmada III Laksma TNI Andri Kristianto, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Raffles Manurung, Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, jajaran Forkopimda, perwakilan SKK Migas, serta manajemen INPEX Masela Ltd.Dalam peninjauan tersebut, rombongan meninjau secara langsung kesiapan kawasan Site Shelter INPEX yang akan menjadi salah satu fasilitas pendukung utama aktivitas proyek Blok Masela. Selain memeriksa kesiapan lokasi, rombongan juga mengevaluasi aspek aksesibilitas, dukungan infrastruktur, koordinasi lintas instansi, serta kesiapan sistem pengamanan terpadu guna menjamin seluruh tahapan groundbreaking dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa Polda Maluku berkomitmen memberikan jaminan keamanan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Blok Masela sebagai salah satu proyek energi yang memiliki nilai strategis bagi ketahanan energi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia."Hari kedua peninjauan ini kami fokuskan pada kesiapan Site Shelter INPEX di Desa Lermatang sebagai bagian penting dari ekosistem Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Kami ingin memastikan seluruh aspek pengamanan, koordinasi lintas instansi, serta kesiapan personel dan sarana pendukung telah dipersiapkan secara maksimal sehingga pelaksanaan groundbreaking dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang terlibat," tegas Kapolda.Kapolda menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan proyek strategis nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, aparat penegak hukum, hingga pelaku usaha."Polda Maluku siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mengawal investasi strategis nasional. Stabilitas keamanan menjadi fondasi utama agar proyek sebesar Blok Masela dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ketahanan energi nasional," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa peninjauan lapangan yang dilakukan secara bertahap merupakan bagian dari strategi mitigasi risiko guna memastikan seluruh perangkat pengamanan telah siap sebelum pelaksanaan groundbreaking."Polda Maluku bersama Forkopimda terus melakukan pengecekan langsung terhadap titik-titik strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan groundbreaking PSN Blok Masela. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh aspek pengamanan, akses mobilitas, dukungan personel, hingga kesiapan koordinasi antarinstansi berjalan optimal. Hal ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian keamanan bagi investasi strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Menurutnya, sinergi yang dibangun antara Polri, TNI, pemerintah daerah, SKK Migas, dan INPEX Masela Ltd. menjadi modal utama dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif sehingga seluruh tahapan pembangunan dapat berlangsung tanpa hambatan.Peninjauan di Site Shelter INPEX Desa Lermatang berlangsung hingga pukul 14.30 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengecekan akhir menjelang pelaksanaan Groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela, sekaligus menegaskan kesiapan Polda Maluku bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal salah satu proyek energi terbesar di Indonesia sebagai investasi strategis yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Maluku. PNO-12 16 Jul 2026, 18:01 WIT
Wakapolda Tinjau Langsung Kelengkapan Kendaraan Operasional Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Polda Maluku terus memperkuat kesiapan operasional guna memastikan pelayanan publik dan pengamanan di wilayah Maluku berjalan optimal. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pengecekan menyeluruh terhadap seluruh kendaraan dinas operasional yang dipimpin langsung Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., di Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Tantui, Ambon, Rabu (15/7/2026).Pemeriksaan meliputi kendaraan roda dua, roda empat, hingga roda enam milik seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Maluku. Selain memastikan kondisi fisik kendaraan, pengecekan juga difokuskan pada kelengkapan administrasi, termasuk surat-surat kendaraan dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), guna menjamin seluruh armada siap digunakan sewaktu-waktu dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.Turut mendampingi Wakapolda dalam kegiatan tersebut yakni Irwasda Polda Maluku, Karo Logistik Polda Maluku, Direktur Samapta, Direktur Polairud, Direktur Lalu Lintas, Kabid Propam, Kabid TIK, serta Kabid Humas Polda Maluku.Pemeriksaan kendaraan operasional ini merupakan bagian dari program evaluasi menyeluruh terhadap seluruh armada dinas di lingkungan Polda Maluku yang dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan. Pada hari pertama, pemeriksaan difokuskan terhadap kendaraan operasional milik Irwasda Polda Maluku, Biro Logistik Polda Maluku, Direktorat Samapta, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud), Direktorat Lalu Lintas, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam), Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK), serta Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Maluku. Selanjutnya, pemeriksaan akan terus berlanjut hingga mencakup seluruh kendaraan operasional dari setiap satuan kerja di jajaran Polda Maluku.Melalui pemeriksaan secara bertahap tersebut, Polda Maluku memastikan setiap kendaraan dinas memenuhi standar kelayakan operasional, memiliki kelengkapan administrasi yang tertib, serta siap digerakkan setiap saat untuk mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pelayanan publik, penegakan hukum, penanganan bencana, maupun berbagai agenda strategis nasional dan daerah.Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., menegaskan bahwa kesiapan kendaraan operasional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung efektivitas tugas kepolisian di lapangan."Kendaraan dinas merupakan sarana utama yang mendukung mobilitas personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum. Karena itu, saya memastikan seluruh kendaraan operasional berada dalam kondisi layak, aman, dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Kesiapan sarana ini akan berdampak langsung terhadap optimalisasi pengamanan dan kualitas pelayanan publik yang diberikan Polri," tegas Brigjen Pol. Arif Budiman.Menurutnya, pemeriksaan berkala juga merupakan bentuk pengawasan terhadap pengelolaan barang milik negara agar dimanfaatkan secara maksimal, dirawat dengan baik, dan memiliki usia pakai yang optimal. Seluruh satuan kerja diminta menjaga disiplin dalam pemeliharaan kendaraan sehingga setiap armada selalu siap mendukung pelaksanaan tugas tanpa kendala.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., mengatakan bahwa kesiapan kendaraan operasional merupakan bagian dari strategi Polda Maluku dalam membangun pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat."Masyarakat tentu mengharapkan kehadiran Polri yang cepat setiap kali dibutuhkan. Untuk mewujudkan hal tersebut, kesiapan personel harus didukung oleh sarana operasional yang andal. Karena itu, pengecekan kendaraan dinas dilakukan secara berkala agar seluruh armada selalu siap mendukung pengamanan wilayah, pelayanan publik, maupun penanganan situasi kontinjensi. Ini merupakan implementasi Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme, responsivitas, dan akuntabilitas," ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.Ia menambahkan bahwa pemeliharaan kendaraan operasional tidak hanya bertujuan menjaga kesiapan tugas, tetapi juga merupakan wujud akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara agar digunakan secara efektif, efisien, dan sesuai peruntukannya.Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapan operasional organisasi sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, profesional, dan terpercaya di seluruh wilayah Maluku. PNO-12 16 Jul 2026, 17:29 WIT
Duka Mendalam di Lokasi Pendulangan: Ayah dan Anak Ditemukan Meninggal, Diduga Keracunan Papuanewsonline.com, Mimika – Warga kawasan pendulangan emas Kali Kabur, Tanggul Barat WMA 215, Mile 28, Timika, sangat berduka dan digegerkan dengan penemuan dua orang meninggal dunia pada Rabu (15/7/2026) sore. Kedua korban diketahui adalah ayah dan anak yang berinisial PK. Sementara itu, istri dari PK juga mengalami gejala yang sama dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis secepat mungkin.Berdasarkan informasi awal yang beredar di lokasi, kejadian naas ini diduga kuat disebabkan oleh keracunan. Namun, hingga saat ini penyebab pasti yang menimpa keluarga tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi serta penyelidikan mendalam dari pihak berwenang. Proses evakuasi jenazah berlangsung hingga pukul 23.32 WIT sebelum dibawa ke RSUD Mimika.Peristiwa ini turut terekam dalam siaran langsung di media sosial milik salah satu pendulang di lokasi. Dalam tayangan tersebut terlihat jelas proses pemindahan jenazah dilakukan oleh rekan kerja korban dibantu petugas keamanan PT Freeport Indonesia. Situasi di lokasi terlihat penuh kesedihan dan kekhawatiran warga akan penyebab yang sebenarnya menimpa keluarga mereka.Hingga berita ini disusun, pihak Kepolisian Resor Mimika belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kasus ini. Seluruh dugaan yang ada saat ini masih bersifat sementara dan belum dapat dikonfirmasi kebenarannya. Pihak kepolisian sedang bekerja keras mengumpulkan fakta dan bukti agar kronologi serta penyebab kematian dapat terungkap dengan jelas dan akurat.Penulis: JidEditor: OF 16 Jul 2026, 12:35 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT