logo-website
Kamis, 26 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kemenko Kumham Imipas Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045 Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi program prioritas Presiden melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat persiapan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (26/1/2026).Rapat persiapan ini dihadiri oleh Sekretaris Kemenko Kumham Imipas, R. Andika Dwi Prasetya, dan mengusung tema besar “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Rakornas dirancang sebagai forum strategis untuk menyatukan langkah lintas kementerian dan pemerintah daerah.Kegiatan rapat dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Sang Made Mahendra Jaya. Dalam arahannya, ia memaparkan struktur rangkaian acara Rakornas, termasuk pembagian subtema kepada para narasumber yang terdiri dari para Menteri Koordinator serta Menteri dari kementerian teknis terkait.Rakornas 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 Februari 2026 di Sentul International Convention Center (SICC). Forum ini akan menghadirkan diskusi lintas sektor guna membahas isu-isu strategis nasional yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan program prioritas Presiden di daerah.Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri, Sugeng Hariyono, menyampaikan penjelasan teknis terkait mekanisme pelaksanaan diskusi panel. Penjelasan tersebut mencakup alur diskusi, pembagian peran narasumber, hingga pengaturan sesi interaktif agar pembahasan berjalan efektif dan terarah.Dalam kesempatan tersebut, Sesmenko Kumham Imipas, R. Andika Dwi Prasetya, menegaskan kesiapan Kemenko Kumham Imipas untuk mendukung penuh kelancaran Rakornas 2026 sebagai wadah strategis memperkuat sinergi pusat dan daerah.Menurutnya, Rakornas 2026 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan lintas sektor, khususnya di bidang hukum, hak asasi manusia, imigrasi, dan pemasyarakatan, agar pelaksanaan program prioritas nasional berjalan lebih terintegrasi dan berkelanjutan.Melalui forum ini, pemerintah kembali menegaskan komitmen bersama dalam membangun kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah sebagai fondasi utama percepatan pembangunan nasional menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (GF) 26 Jan 2026, 18:48 WIT
Polri Salurkan Bantuan Kesehatan Untuk Jajaran Wilayah Barat Provinsi Aceh Papuanewsonline.com, Aceh - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan, bahan medis habis pakai (BMHP), alat kesehatan, serta vaksin tetanus kepada jajaran kepolisian di wilayah barat Provinsi Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan melalui jalur darat dan udara guna memastikan kebutuhan medis di lapangan dapat terpenuhi secara cepat dan merata.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, pendistribusian bantuan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kesiapsiagaan pelayanan kesehatan, khususnya bagi personel dan masyarakat di wilayah yang membutuhkan.“Polri terus berupaya memastikan ketersediaan logistik kesehatan di seluruh jajaran, baik melalui jalur darat maupun udara. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pelayanan medis serta meningkatkan kesiapsiagaan satuan di wilayah,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.Bantuan obat-obatan, BMHP, dan alat kesehatan dikirim menggunakan truk box dengan Nomor Polisi BK 8073 GR sebanyak 100 koli untuk Polres jajaran wilayah barat Aceh. Sementara itu, bantuan Vaksin Tetanus Biosat dikirim melalui Helikopter Polri AW 169 Nomor Register P-3307 sebanyak 100 ampul, yang diperuntukkan bagi Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Sabang.Adapun rincian penerimaan bantuan sebagai berikut:* Polres Subulussalam, Sabtu pukul 08.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari obat-obatan dan BMHP sebanyak 12 koli serta 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Singkil, pukul 10.20 WIB, menerima 13 koli lengkap, terdiri dari 12 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Selatan, pukul 12.30 WIB, menerima 12 koli lengkap, terdiri dari 11 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Sat Brimob Polda Aceh, pukul 16.00 WIB, menerima Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.* Polres Sabang, pukul 16.00 WIB, menerima* Vaksin Tetanus Biosat sebanyak 50 ampul @ 1 ml.* Polres Aceh Barat Daya, pukul 18.15 WIB, menerima 9 koli lengkap, terdiri dari 8 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Nagan Raya, pukul 21.20 WIB, menerima 25 koli lengkap, terdiri dari 24 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.* Polres Aceh Barat, pukul 22.32 WIB, menerima 28 koli lengkap, terdiri dari 27 koli obat-obatan dan 1 unit tiang infus.Kombes Pol Erdi A. Chaniago menambahkan, penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Polri dalam mendukung tugas operasional serta pelayanan kemanusiaan di daerah.“Dengan distribusi yang tepat sasaran, kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak nyata bagi pelaksanaan tugas serta pelayanan kesehatan di wilayah,” pungkasnya. PNO-12 26 Jan 2026, 18:35 WIT
Taruni Akpol Gelar Trauma Healing bagi Siswa TK Bhayangkari Terdampak Banjir di Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang​ – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabencana, para Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) yang tengah melaksanakan Latsitardanus menggelar kegiatan trauma healing bagi siswa dan siswi TK Bhayangkari Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026).​Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini difokuskan untuk mengembalikan keceriaan anak-anak yang terdampak banjir. Melalui pendekatan yang humanis, para Taruni memberikan motivasi serta dukungan psikologis lewat berbagai permainan edukatif dan interaksi hangat.​Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran Bhayangkari Polda Aceh yang turut memberikan dukungan moral serta bantuan logistik sebagai bentuk nyata kepedulian institusi terhadap pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, di wilayah terdampak.​Menanggapi aksi kemanusiaan tersebut, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, memberikan apresiasi atas inisiatif para Taruni dalam membantu proses pemulihan mental generasi muda di Aceh Tamiang.​"Kegiatan trauma healing ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat pascabencana. Kehadiran para Taruni bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan memberikan penguatan mental dan edukasi agar anak-anak kita tetap memiliki semangat belajar dan tidak terbelenggu oleh rasa trauma akibat banjir yang melanda," ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.​Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara Taruni Akpol dan Bhayangkari dalam kegiatan ini menunjukkan sisi humanis Polri yang senantiasa mengedepankan pelayanan dan perlindungan bagi seluruh lapisan masyarakat. PNO-12 26 Jan 2026, 18:19 WIT
Menko Yusril Tegaskan Status WNI dalam Dinas Militer Asing Tidak Gugur Otomatis Papuanewsonline.com, Jakarta — Pemerintah menegaskan tidak akan bersikap pasif dalam menanggapi pemberitaan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga bergabung dengan dinas militer negara asing. Penegasan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya nama Kezia Syifa yang diberitakan menjadi anggota militer Amerika Serikat, serta beberapa individu lain yang disebut bergabung dengan militer Federasi Rusia.Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan pemerintah akan segera mengoordinasikan langkah lintas kementerian untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus menelusuri status kewarganegaraan pihak-pihak yang bersangkutan. Koordinasi melibatkan Kementerian Hukum, Kementerian Luar Negeri, serta perwakilan RI di Washington dan Moskow.Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar luas pemberitaan dan unggahan media sosial yang menyebutkan bahwa individu-individu tersebut memiliki latar belakang kewarganegaraan Indonesia dan telah resmi masuk dalam angkatan bersenjata negara lain. Kondisi tersebut memicu pertanyaan di ruang publik terkait kemungkinan hilangnya status kewarganegaraan Indonesia secara otomatis.Menanggapi hal itu, Yusril menegaskan bahwa ketentuan hukum mengenai kehilangan kewarganegaraan tidak berlaku secara otomatis meskipun telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Ia merujuk pada Pasal 23 yang mengatur kehilangan kewarganegaraan bagi WNI yang masuk dinas tentara asing tanpa izin Presiden.Namun demikian, Yusril menjelaskan bahwa norma undang-undang tersebut harus ditindaklanjuti melalui mekanisme administratif yang formal. Ketentuan tersebut diatur lebih lanjut dalam Pasal 29 dan Pasal 30 UU 12/2006, serta Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2007 dan PP Nomor 21 Tahun 2022.Ia menekankan bahwa hukum bersifat normatif dan tidak serta-merta menjadi keputusan konkret terhadap status seseorang. Oleh karena itu, kehilangan kewarganegaraan hanya dapat berlaku setelah adanya Keputusan Menteri Hukum yang secara resmi mencabut status WNI seseorang, dan keputusan tersebut diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia.Menurut Yusril, pencabutan status kewarganegaraan baru memiliki kekuatan hukum mengikat setelah melalui tahapan penelitian, verifikasi, serta penerbitan keputusan administratif oleh Menteri Hukum. Proses tersebut dapat dilakukan berdasarkan permohonan dari yang bersangkutan maupun laporan pihak lain yang telah diverifikasi kebenarannya.Selama Keputusan Menteri belum diterbitkan dan belum diumumkan dalam Berita Negara, maka secara hukum individu yang bersangkutan masih berstatus sebagai Warga Negara Indonesia dengan seluruh hak dan kewajiban yang melekat.Terkait kasus Kezia Syifa dan sejumlah nama lain yang diberitakan masuk dinas militer asing, pemerintah menegaskan akan bertindak proaktif dalam menelusuri dan memverifikasi status kewarganegaraan sesuai prosedur hukum yang berlaku, tanpa bersandar pada asumsi maupun tekanan opini publik. (GF) 26 Jan 2026, 13:00 WIT
Bupati Boven Digoel dan Wakil Bupati Merauke Raih Penghargaan Inovasi Papuanewsonline.com, Bali — Dua pimpinan daerah asal Papua berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Indonesia Innovation Excellence Award 2026 dalam kategori Leader of Change. Penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Boven Digoel, Roni Omba, dan Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihaya, dalam acara penganugerahan yang digelar pada 23 Januari 2026 di Bali.Penghargaan ini diselenggarakan oleh One Magz, sebuah media nasional yang secara konsisten memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh publik inspiratif yang dinilai mampu menghadirkan terobosan dan perubahan nyata di wilayah kepemimpinannya masing-masing.Berdasarkan siaran pers One Magz, Bupati Boven Digoel Roni Omba dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan sumber daya manusia, serta membangun sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat.Sementara itu, Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihaya mendapatkan penilaian positif atas peran aktifnya dalam memperkuat inovasi di lingkungan pemerintahan daerah. Upaya tersebut dinilai berkontribusi pada terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat."Penghargaan ini bukan semata untuk pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja bersama. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan perubahan dan inovasi demi kemajuan daerah," kata Bupati Roni Omba dalam pernyataannya.Penghargaan Indonesia Innovation Excellence Award 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pengakuan atas capaian individu, tetapi juga menjadi motivasi bagi pemerintah daerah di Papua dan wilayah timur Indonesia untuk terus memperkuat inovasi, kolaborasi, serta kualitas pelayanan publik.Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan daerah di Papua memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, serta mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat nasional. Penulis: HendEditor: GF 26 Jan 2026, 12:57 WIT
Kapolda Aceh Mengecek Langsung Perkembangan Sumur Bor Bantuan Polri Untuk Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, melakukan pengecekan langsung sumur bor bantuan Polri di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sumur bor bantuan Polri masih berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pascabencana.Dalam keterangannya, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan program kemanusiaan dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang disalurkan ke berbagai wilayah di Aceh.“Hari ini Sabtu 24 Januari 2026 kami mengecek sumur-sumur yang telah diberikan oleh Bapak Kapolri,” ujar Kapolda Aceh.Kapolda menjelaskan, total bantuan sumur bor yang diberikan Kapolri mencapai 267 titik, lengkap mulai dari proses pembuatan hingga fasilitas pendukung seperti mesin dan toren air.“Total bantuan sumur bor Bapak Kapolri yaitu sebanyak 267 titik, meliputi pembuatan sampai dengan mesin dan toren,” jelasnya.Lebih lanjut, Kapolda Aceh menegaskan pihaknya akan memastikan seluruh bantuan benar-benar dapat dimanfaatkan. Jika ditemukan kendala, perbaikan akan segera dilakukan. Kapolda ingin meyakinkan bahwa apabila masih ada bantuan sumur yang belum berfungsi maksimal maka akan perbaiki.Salah satu lokasi pengecekan dilakukan di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang. Berdasarkan hasil peninjauan, sumur bor bantuan Polri di rumah sakit tersebut masih berfungsi dengan baik dan terus dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan.“Alhamdulillah di RSUD Kabupaten Aceh Tamiang, hari ini sumur bor bantuan Polri masih bermanfaat. Semoga bermanfaat bagi Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Tamiang,” ucap Kapolda.Sementara itu, Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, Dr Andika Putra SA, menyampaikan bahwa sumur bor bantuan Polri sangat membantu operasional rumah sakit sejak awal pascabencana hingga saat ini.“Hari ini kami kedatangan kunjungan dari Bapak Kapolda beserta Ibu untuk melihat bantuan sumur bor dari Bapak Kapolri. Alhamdulillah, sumur sudah beroperasi dan kami gunakan untuk kebutuhan operasional rumah sakit sejak awal-awal pasca bencana sampai sekarang ini terus kami gunakan,” ungkapnya.Ia berharap bantuan tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Tamiang.“Mudah-mudahan apa yang sudah diberikan ini terus bisa memberikan manfaat untuk kegiatan pelayanan di rumah sakit,” katanya.Dr Andika juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolri dan seluruh jajaran Polri atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan seluruh jajarannya atas perhatiannya kepada RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang,” pungkasnya. PNO-12 25 Jan 2026, 14:58 WIT
Taruna Akpol Bersama SSDM Polri Laksanakan Trauma Healing Perdana di Aceh Tamiang Papuanewsonline.com, Aceh Tamiang - Tanpa membuang waktu untuk beristirahat, sesaat setelah tiba di Aceh Tamiang, 9 Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) didampingi Biro Psikologi SSDM Polri langsung turun ke lapangan melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengerahan 169 Taruna Akpol yang bertugas selama satu bulan penuh dalam Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardus) 2026, untuk melaksanakan pelayanan terpadu pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.Trauma healing dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 12 Aceh Tamiang, Sabtu (24/1/2026), dengan sasaran 75 anak-anak tingkat taman kanak-kanak yang terdampak langsung banjir bandang dan tanah longsor. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA), permainan edukatif, konseling kelompok kecil, serta berbagai aktivitas kreatif yang bertujuan memulihkan rasa aman, menenangkan emosi, dan mengembalikan semangat anak-anak. Kehadiran Taruna Akpol sebagai pendamping menciptakan suasana hangat, aman, dan penuh keakraban. Anak-anak tidak hanya diajak bermain, tetapi juga diberi ruang untuk mengekspresikan perasaan, bercerita, serta membangun kembali kepercayaan diri.Psikolog SSDM Polri AKBP Astiadi Prahastomo, S.Psi., S.I.K., M.T. Yang memimpin kegiatan ini menjelaskan bahwa trauma healing ini dilakukan sebagai bentuk pertolongan psikologis awal bagi anak-anak pascabencana. Fokus utama kegiatan adalah memulihkan rasa aman, menenangkan emosi, dan mengembalikan keceriaan anak-anak agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan sehat. Pendekatan berbasis Psychological First Aid melalui permainan, interaksi sosial, dan komunikasi empatik dinilai efektif membantu anak-anak menurunkan kecemasan serta membangun kembali rasa percaya diri. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran 9 Taruna Akpol sangat membantu proses pendampingan, karena para taruna mampu menjadi figur kakak dan sahabat bagi anak-anak, sehingga tercipta kedekatan emosional yang mempercepat proses pemulihan.Kegiatan trauma healing ini menjadi aksi kemanusiaan perdana dari rangkaian panjang pengabdian 169 Taruna Akpol yang dikerahkan ke Aceh Tamiang selama satu bulan penuh. Para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, mulai dari pemulihan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pengelolaan dapur umum, hingga pendampingan psikososial, guna membantu percepatan pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa kegiatan trauma healing yang dilakukan oleh SSDM Polri bersama 9 Taruna Akpol ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya bagi anak-anak. Selama satu bulan ke depan, 169 Taruna Akpol akan hadir dan bekerja bersama masyarakat Aceh Tamiang dalam berbagai program kemanusiaan, memastikan kehadiran Polri tidak hanya dalam pemulihan fisik, tetapi juga dalam penguatan mental dan psikologis masyarakat agar mampu bangkit kembali secara utuh.Kegiatan trauma healing ini menjadi simbol awal pengabdian panjang Taruna Akpol di Aceh Tamiang. Selama satu bulan ke depan, para taruna akan terus hadir di tengah masyarakat bekerja, melayani, dan menguatkan demi mempercepat pemulihan kehidupan pascabencana serta menumbuhkan kembali harapan bagi generasi masa depan. PNO-12 25 Jan 2026, 14:32 WIT
Satgas Operasi Damai Cartenz Jamin Penyampaian Aspirasi Ikatan Mahasiswa Pegubin Berjalan Kondusif Papuanewsonline.com, Pegubin - Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan pengamanan dan bantuan kewilayahan dalam rangka menjaga kondusifitas saat berlangsungnya penyampaian aspirasi oleh Ikatan Mahasiswa Pegunungan Bintang, Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Oksibil–Iwur, tepatnya di depan Bank Papua Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kemungkinan penyusupan dan ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dalam pelaksanaannya, personel Operasi Damai Cartenz mengedepankan pendekatan humanis dengan tetap menghormati hak masyarakat dan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi secara damai.Kaops Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga ruang demokrasi tetap aman, tertib, dan bermartabat. Menurutnya, kedamaian di Papua hanya dapat terwujud apabila keamanan dan kebebasan berpendapat berjalan seiring.“Operasi Damai Cartenz 2026 hadir untuk memastikan setiap penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman dan damai. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga melindungi hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.Ia menambahkan bahwa pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mencegah adanya pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi demi menciptakan gangguan keamanan, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat negara.Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang serta masyarakat setempat. Salah satu tokoh masyarakat Pegunungan Bintang, Markus Lepitalem, menyampaikan apresiasi atas peran Polri dalam menjaga situasi tetap kondusif selama penyampaian aspirasi berlangsung.“Kami melihat aparat hadir dengan sikap tenang dan menghormati masyarakat. Penyampaian aspirasi berjalan aman tanpa gangguan, dan ini menunjukkan bahwa Operasi Damai Cartenz benar-benar membawa suasana damai bagi masyarakat Pegunungan Bintang,” ujar Markus Lepitalem.Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. Kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dalam pengamanan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk menjaga Papua tetap aman, damai, dan harmonis, sekaligus memastikan stabilitas keamanan mendukung kehidupan demokrasi dan sosial masyarakat. PNO-12 25 Jan 2026, 12:59 WIT
Jelang Bulan Ramadan, Polda Maluku Siap Gelar Operasi Keselamatan Salawaku 2026 Papuanewsonline.com, Ambon – Menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah Maluku akan melaksanakan Operasi Keselamatan Salawaku Tahun 2026.Sebelum pelaksanaan Operasi yang bertujuan menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polda Maluku terlebih dahulu menggelar rapat penyusunan rencana operasi atau Renops.Rapat koordinasi Renops Keselamatan 2026 dipimpin Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol. Rondald Reflie Rumondor S.I.K., M.Si di Posko Astacita lantai 2 Mapolda Maluku, Jumat (23/1/2026).Kombes Ronald dalam arahannya menekankan pentingnya Operasi Keselamatan Salawaku 2026 menjelang bulan Ramadan. Operasi tahun ini mengusung tema "Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat-2026". "Operasi Keselamatan dirancang sebagai langkah cipta kondisi sebelum memasuki masa Operasi Ketupat mendatang," ungkapnya.Menurutnya, tujuan utama operasi adalah mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, yang juga tetap didukung dengan tindakan represif terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan (laka lantas).Lebih lanjut, Karo Ops menjelaskan bahwa strategi ini disusun berdasarkan analisis dan evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Lilin-2025 serta mengantisipasi fenomena yang berkembang di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.Adapun sasaran operasi meliputi segala bentuk Potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), dan Gangguan Nyata (GN) yang dapat memicu pelanggaran maupun kecelakaan, baik sebelum, saat, maupun pasca pelaksanaan operasi. "Kepada seluruh jajaran agar menetapkan target operasi yang spesifik mencakup orang, lokasi, barang/benda, dan kegiatan sesuai dengan karakteristik kerawanan wilayah masing-masing," pintanya.Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Wadir Intelkam Polda Maluku, serta pejabat yang mewakili jajaran Direktorat Binmas, Direktorat Lantas, Bidang Dokkes, Bidang Propam, Bidang Humas, dan Bidang TIK Polda Maluku.Polda Maluku berkomitmen untuk terus menekan angka kecelakaan jalan raya dan meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Maluku. PNO-12 24 Jan 2026, 16:53 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT