logo-website
Sabtu, 28 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Bupati Boven Digoel Sambut Kunjungan Ketua PKK Papua Selatan Papuanewsonline.com, Boven Digoel — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menyambut hangat kunjungan Ibu Ketua PKK Provinsi Papua Selatan, Ny. Dr. Ade Irma Suryany Safanpo, ST., MT., dalam rangka pelantikan pengurus PKK Kabupaten Boven Digoel. Acara yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, ini menjadi momentum penting bagi upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di wilayah tersebut.Kegiatan pelantikan tersebut turut mengukuhkan Ibu Lili Oktavina Mahuze Omba sebagai Ketua PKK Kabupaten Boven Digoel dan Ibu Debora Ine Sampe sebagai Wakil Ketua PKK. Prosesi ini sekaligus menandai dimulainya peran baru kedua pemimpin perempuan ini dalam menjalankan program-program pemberdayaan keluarga.Bupati Boven Digoel, Roni Omba S.IP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Ketua PKK Provinsi Papua Selatan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan PKK merupakan elemen penting untuk mendorong kemajuan sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi rumah tangga.“Kami sampaikan terima kasih atas kunjungan Ibu Ketua PKK Provinsi Papua Selatan dalam pelantikan Ketua PKK dan Wakil Ketua PKK yang baru. Semoga kebersamaan ini memperkuat upaya kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Roni Omba.Menurut Bupati, kepemimpinan yang baru di tubuh PKK Kabupaten Boven Digoel diharapkan membawa energi positif dalam memperluas program pemberdayaan keluarga. Ia menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan OPD terkait untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.Lebih lanjut, Bupati Roni menyampaikan harapannya agar berbagai program kerja yang akan dirumuskan nantinya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama bagi para ibu rumah tangga, anak, dan kelompok rentan lainnya di wilayah Boven Digoel.Ketua PKK Provinsi Papua Selatan, melalui kehadirannya, memberikan dukungan penuh bagi penguatan kelembagaan PKK Kabupaten. Kunjungan tersebut juga menjadi wadah konsolidasi untuk memastikan program PKK Provinsi dapat diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan lokal.Acara pelantikan berlangsung dengan suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme dari para pengurus dan tamu undangan. Berbagai pihak menilai momentum ini menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat struktur PKK untuk menjalankan fungsinya secara optimal.Dengan pelantikan ini, Kabupaten Boven Digoel diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program nyata di bidang pendidikan keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.Pemerintah Kabupaten bersama PKK Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama demi terwujudnya masyarakat Boven Digoel yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Kehadiran pengurus baru menjadi harapan baru akan pergerakan yang lebih aktif dan berdampak. Penulis: HendrikEditor: GF 22 Nov 2025, 13:48 WIT
Seleksi SIP, Sespimma, dan SPPK 2026, Kapolda Maluku: Pentingnya Kepercayaan Diri dan Sportivitas Papuanewsonline.com, Ambon - Panitia Daerah Polda Maluku akan menyelenggarakan seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP), Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma), dan Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Polri Tahun 2026.Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menekankan integritas dalam penyelenggaraannya. Seleksi harus dilakukan secara bersih, tanpa bayar sana-sini.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat memberikan pengarahan kepada para panitia dan peserta seleksi SIP, Sespimma dan SPPK Polri yang digelar di Rupattama Polda Maluku, Jumat (21/11/2025).Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku, pengawas internal, pengawas eksternal, serta seluruh peserta seleksi.“Seleksi Dikbang internal ini harus benar-benar bersih, tidak ada bayar sana-sini,” tegas Kapolda dalam arahannya.Kapolda menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik tidak terpuji. Ia mengajak seluruh panitia dan peserta untuk menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan seleksi. Para panitia internal maupun eksternal diminta bekerja secara profesional dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya kepercayaan diri dan sportivitas. “Jika kita percaya pada diri sendiri, kita pasti bisa. Namun bila tidak lulus, mari kita akui ketidaktulusan kita, bukan mencari kambing hitam,” tegasnya.Khusus bagi peserta seleksi SIP, Kapolda mengingatkan agar mengikuti setiap proses dengan baik serta mempersiapkan diri secara maksimal. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi internal Polri. Kapolda juga menyapa langsung seluruh peserta dan memberikan semangat untuk menjalani tahapan seleksi berikutnya.Seleksi terpadu tahun ini diikuti oleh 260 peserta SIP, 42 peserta Sespimma, dan 1 peserta SPPK. PNO-12 22 Nov 2025, 07:50 WIT
Polda Jatim Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru Papuanewsonline.com, Surabaya - Polda Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dampak erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.Pelepasan bantuan dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Jatim di depan Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa status Gunung Semeru berada pada Level IV atau Awas. Meski tidak ada korban jiwa, namun tercatat Tiga warga mengalami luka bakar berat dan 17 lainnya luka ringan. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.Wakapolda Jatim menegaskan bahwa distribusi bantuan diarahkan ke dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.Berdasarkan laporan terbaru, Posko SD 04 Supiturang menampung sekitar 214 jiwa dengan kelompok rentan yang cukup besar, yakni 30 balita, satu bayi, tiga ibu menyusui, dua ibu hamil, 16 lansia, dan tiga penyandang disabilitas. Sementara itu, Posko SMP 2 Pronojiwo dihuni oleh lansia dalam jumlah tinggi, yakni 88 orang, serta 49 anak-anak dan balita.“Melihat demografi para pengungsi, terutama banyaknya balita dan lansia, bantuan yang kita berangkatkan hari ini adalah langkah tanggap darurat yang tepat sasaran,” ujar Wakapolda Jatim.Distribusi bantuan yang dikirimkan oleh Polda Jatim di antaranya kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, dan pakaian anak. Bantuan ini diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang.Selain itu 450 selimut untuk kebutuhan para lansia di kedua posko, terutama 88 lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja di lokasi pengungsian.Wakapolda Jatim menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pendistribusian. Lebih lanjut, Brigjen Pol Pasma Royce meminta seluruh personel menjaga koordinasi dengan posko setempat agar bantuan tepat sasaran serta memastikan keselamatan diri dan tim selama berada di daerah bencana.“Ingat, yang kita hadapi adalah warga yang sedang trauma. Laksanakan tugas dengan humanis dan penuh empati,” tegasnya.Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pasma Royce secara resmi melepas rombongan bantuan kemanusiaan Polda Jatim Peduli sambil berharap kondisi para warga terdampak di Lumajang segera pulih.“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan segera memulihkan saudara-saudara kita di Lumajang,” pungkasnya. PNO-12 22 Nov 2025, 07:27 WIT
Hormati Putusan MK, Polri Tarik Pati Dalam Masa Orientasi Alih Jabatan di Kementerian Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menegaskan komitmennya untuk menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 114/PUU/XXIII/2025 tanggal 13 November 2025. Hal tersebut disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (20/11/2025).Brigjen Pol. Trunoyudo menjelaskan bahwa merujuk putusan tersebut, Kapolri telah membentuk tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk melakukan kajian cepat terhadap implikasi Putusan MK agar tidak terjadi multitafsir dalam proses pelaksanaannya.“Polri sangat menghormati putusan MK. Untuk itu, Kapolri telah membentuk Pokja yang bertugas melakukan kajian cepat dan mendalam, sehingga implementasi putusan ini dapat berjalan dengan tepat dan tidak menimbulkan multitafsir,” ujar Karo Penmas.Kajian tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dan konsultasi dengan kementerian serta lembaga terkait. Pokja juga mengkaji prinsip-prinsip pengalihan jabatan anggota Polri di luar struktur organisasi Polri.Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa pengalihan jabatan anggota Polri di luar struktur Polri merupakan bentuk kerja sama yang diawali adanya permintaan resmi dari kementerian, lembaga, badan, komisi, atau organisasi internasional yang membutuhkan penugasan personel Polri.“Berdasarkan pertimbangan tersebut, Polri melakukan penarikan Pati Polri yang sedang dalam proses orientasi dalam rangka alih jabatan di Kementerian UMKM untuk kembali di lingkungan Polri dalam rangka pembinaan karir atas nama Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono S.I.K M.Si. berdasarkan surat Kapolri tanggal 20 November 2025.,” jelas Brigjen Pol. Trunoyudo.Ia menambahkan bahwa Pokja akan terus bekerja secara simultan dan intensif untuk memastikan langkah-langkah Polri selaras dengan ketentuan hukum dan kepentingan bangsa.“Tim Pokja secara simultan tetap melakukan koordinasi, kolaborasi, dan konsultasi dengan lembaga terkait. Ini adalah komitmen Polri untuk menjalankan keputusan hukum secara konsisten demi kepentingan bangsa dan negara,” tutupnya. PNO-12 22 Nov 2025, 07:06 WIT
Kapolda Maluku Dukung Penetapan Komponen Cadangan Matra Darat 2025 Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si memberikan apresiasi dan dukungan terhadap penetapan Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Tahun 2025 dilakukan Kodam XV/Pattimura.Apresiasi disampaikan Kapolda saat menghadiri upacara penetapan Komcad yang berlangsung di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Jumat pagi (21/11/2025).Kehadiran Kapolda merupakan bentuk dukungan penuh Polda Maluku terhadap penguatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) serta sinergi TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.Upacara tersebut juga dihadiri Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Kajati Maluku, Kabinda Maluku, pejabat dari Kemhan RI, jajaran TNI-Polri, dan unsur Forkopimda lainnya. Sebanyak 200 personel secara resmi ditetapkan sebagai Komcad Matra Darat setelah melalui pendidikan dasar militer.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku menunjukkan komitmen kuat Polda Maluku untuk terus bersinergi dengan TNI dalam memperkuat pertahanan kawasan, menjaga keamanan masyarakat, serta mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat. Kapolda menekankan keberadaan Komcad merupakan bagian integral dari sistem pertahanan nasional dan memiliki hubungan erat dengan stabilitas keamanan di Maluku.Ia menilai Maluku sebagai daerah kepulauan dengan posisi strategis memerlukan dukungan keamanan yang solid, tak hanya dari TNI dan Polri sebagai kekuatan utama, namun juga melalui komponen pendukung seperti Komcad yang baru ditetapkan.Sebagaimana fungsi Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda menegaskan pihaknya siap mengawal seluruh program pemerintah yang berorientasi pada keamanan, kedaulatan, dan pembangunan daerah. Sinergi lintas sektor, khususnya TNI–Polri, dianggap sebagai fondasi utama stabilitas wilayah.Keamanan, tegas Kapolda, merupakan elemen paling mendasar dalam mendorong pembangunan Maluku. Keamanan yang stabil akan menciptakan ruang untuk pertumbuhan ekonomi, investasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga kesejahteraan masyarakat."Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Komcad yang telah menyelesaikan pelatihan dan siap mengemban peran sebagai bagian dari pertahanan negara," ungkapnya. Kapolda berharap kehadiran Komcad semakin memperkuat ketahanan sosial masyarakat Maluku, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesiapsiagaan bela negara.Sementara itu, Amanat Menteri Pertahanan yang dibacakan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, menekankan pentingnya kesadaran bela negara di tengah kompleksitas ancaman modern, baik fisik maupun non-fisik. Komcad diposisikan sebagai bagian dari keterlibatan rakyat dalam sistem pertahanan nasional dan simbol sinergi negara–masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI. PNO-12 22 Nov 2025, 06:59 WIT
Kapolri Tinjau Langsung Personel-sarpras Polda DIY, Pastikan Siap Hadapi Potensi Bencana Papuanewsonline.com, DIY - Kapolri Jenderal Listyo Sigit melakukan pengecekan langsung kesiapsiagaan tanggap bencana Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Satbrimobda Polda DIY. Personel hingga sarana dan prasarana (sarpras) dipastikan siap untuk melayani masyarakat. "Alhamdulillah hari ini saya meninjau langsung terkait dengan bagaiamma kesiapan provinsi DIY dalam hadapi potensi bencana. Ini adalah kegiatan kesekian kali setelah saya mengecek beberapa wilayah untuk memastikan bahwa seluruh stakeholder terkit baik TNI, Polri seluruh institusi yang terkait penanganan bencana betul-betul siap untuk digerakan," kata Sigit usai meninjau, Jumat (21/11/2025). Berdasarkan laporan BMKG, mulai dari bulan Oktober hingga Januari, saat ini sudah memasuki musim penghujan disertai dengan La Nina skala lemah. Namun, di bulan November rata-rata hujan akan di atas normal. Sehingga memunculkan potensi bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan lainnya yang berdampak pada keselamatan masyarakat. Antisipasi kesiapsiagaan personel dikerahkan di lokasi rawan bencana hingga tempat wisata. Sigit menambahkan, pihaknya beserta instansi terkait juga mewaspadai soal erupsi gunung merapi DIY. Ia meminta agar dilakukan sosialisasi dan informasi yang kuat untuk keselakatan masyarakat. "Dan juga disampaikan dari badan meteorologi bagaimana kondisi kini dari gunung merapi yang memang tiap hari terjadi erupsi sehingga tentunya tanggap bencana untuk terus disosialisasikan. Sehingga masyarakat tiap hari terupdate oleh informasi, sehingga pada saatnya manakala harus dilakukan evakuasi masyarakat sudah terinformasi. Kapan harus evakuasi, arahnya kemana, lalu perlengkapan yanh dibawa apa, semuanya kita harapkan tersosialiasi dengan baik," ujar Sigit. Dalam kesempatan itu, Sigit juga melakukan pengecekan kesiapan peralatan yang khususnya digunakan pada saat melaksanakan SAR baik di darat, laut, maupun wilayah yang terdampak tanah longsor, bangunan runtuh. "Kemudian ada laka, baik laka lantas, kereta api kita cek satu per satu peralatan, alhamdulillah semua lengkap," ucap Sigit.Lebih dalam, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel untuk selalu mengecek peralatan agar selalu dalam keadaan siap pakai ketika memang terjadinya bencana alam. "Tadi juga ada mobil yang dilengkapi dengan baik bisa angkut alat untuk SAR, di sisi lain digunakan untuk posko darurat dan juga mobil dapur lapangan dengan berbagai macam kapasitas," tutur Sigit. Menurut Sigit, yang paling utama dalam menghadapi potensi bencana alam di seluruh wilayah Indonesia adalah terjalinnya kolaborasi dan sinergisitas seluruh stakeholder yang ada. Hal ini penting dilakukan apalagi sebentar lagi akan memasuki kesiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru). "Kita menghadapi juga musim hujan yang cukup deras tentunya perlu kerja sama dan kolaborasi kuat. Sehingga pada saat masyarakat kegiatan mudik di liburan saat Nataru seluruh wilayah yang miliki potensi bencana tim SAR kita semua siap," tutup Sigit. PNO-12 22 Nov 2025, 06:51 WIT
Personel Satgas Ops Damai Cartenz Bagikan Momen Keharmonisan Bersama Anak-Anak Papuanewsonline.com, Pegubin - Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan berbagi momen kebahagiaan bersama anak-anak di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Kamis (20/11/2025) pukul 15.30 WIT. Kegiatan ini bertujuan mempererat keharmonisan antara aparat keamanan dengan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah pegunungan tersebut.Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kotdol tepatnya di sekitaran Kantor Bupati Pegunungan Bintang ini berawal dari pelaksanaan patroli rutin personel Satgas. Dalam kesempatan tersebut, personel berinteraksi dengan anak-anak yang tengah bermain di sekitar lokasi. Suasana keakraban pun tercipta ketika para personel berbagi canda, bermain bersama, serta memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus bersekolah dan bercita-cita tinggi.Aksi sederhana ini disambut antusias oleh anak-anak maupun warga sekitar. Mereka tampak gembira dan merasa senang dengan kehadiran personel Satgas Ops Damai Cartenz yang datang dengan penuh kehangatan dan keramahan. Momen kebersamaan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kedamaian di wilayah Pegunungan Bintang.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan humanis yang menjadi ciri khas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua.“Kami ingin menunjukkan bahwa tugas aparat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat. Melalui interaksi sederhana seperti ini, kami berharap tumbuh kepercayaan dan hubungan emosional yang kuat antara aparat dan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus Papua,” ujar Brigjen Pol Faizal.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya membangun komunikasi positif dan kedekatan sosial sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan.“Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong di seluruh jajaran. Anak-anak adalah masa depan Papua, dan dengan menanamkan rasa aman serta kasih sejak dini, kita turut membangun fondasi kedamaian yang kuat di wilayah ini,” tutur Kombes Pol Adarma.Kegiatan berbagi momen kebahagiaan di Pegunungan Bintang ini menjadi bukti nyata komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pengayom bagi seluruh lapisan masyarakat Papua. PNO-12 22 Nov 2025, 06:44 WIT
Anev Penegakan Hukum, Wakapolda Maluku Tekankan Respons Cepat dan Transparansi Penanganan Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, menekankan terkait respons cepat dan transparansi dalam proses penegakan hukum.Penekanan ini disampaikan Wakapolda saat memimpin kegiatan rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Penegakan Hukum yang berlangsung di Ruang Rapat PJU Lantai II Mapolda Maluku, Kamis (20/11/2025).Anev yang dilaksanakan tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai aduan dan informasi masyarakat yang diterima Kapolda Maluku melalui layanan pengaduan WhatsApp yang diterima sejak tanggal 12 hingga 20 November 2025.Dalam kegiatan tersebut hadir Irwasda Maluku, para Direktur Reserse (Krimum, Krimsus, dan Narkoba), Kabid Propam, Kabidkum, serta jajaran Polres di wilayah hukum Polda Maluku yang mengikuti secara daring melalui zoom meeting.Selama 9 hari, Kapolda Maluku telah menerima 15 aduan dari masyarakat. Aduan yang diterima meliputi persoalan pelayanan kepolisian, proses penanganan perkara, hingga laporan dugaan pelanggaran etik maupun disiplin anggota.Dalam anev tersebut Wakapolda menegaskan agar setiap laporan masyarakat yang diterima harus ditangani secara profesional, cepat, dan transparan.“Saya minta seluruh jajaran agar tidak menunda-nunda penanganan aduan. Setiap laporan masyarakat adalah bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata. Respons cepat, akuntabel, dan berintegritas,” tegasnya.Wakapolda juga menyoroti pentingnya pengawasan internal untuk memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan. “Kita harus menjaga kepercayaan publik. Penegakan hukum tidak boleh pilih kasih, dan setiap pelanggaran, baik oleh masyarakat maupun anggota, harus diproses secara proporsional dan transparan,” tambahnya. PNO-12 20 Nov 2025, 20:44 WIT
Police Goes to School, Kapolsek Leksula: Cegah Kenakalan Remaja di Buru Selatan Papuanewsonline.com, Ambon – Polres Buru Selatan terus memperkuat kemitraan strategis antara Polri dan dunia pendidikan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan “Police Goes to School” yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Leksula, IPTU Bastian Tuhuteru, S.Pd, pada Kamis (20/11/2025) di SMA Negeri 8 Buru Selatan dan SMP Negeri 9 Buru Selatan.Program edukatif tersebut disambut antusias oleh ratusan siswa serta jajaran tenaga pendidik, mulai dari Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Buru Selatan, Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Buru Selatan, para dewan guru, hingga Bhabinkamtibmas Desa Waemulang. Kehadiran Polri di lingkungan pendidikan dinilai membawa suasana belajar yang lebih inspiratif dan mendorong tumbuhnya kesadaran hukum sejak dini.Dalam pemaparannya, IPTU Bastian Tuhuteru memberikan materi mendalam terkait pencegahan kekerasan seksual terhadap anak serta penanganan kenakalan remaja di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa masa remaja adalah fase kritis yang ditandai dengan pencarian jati diri, perubahan emosi, dan berbagai tantangan yang dapat memicu perilaku menyimpang.“Remaja rentan menjadi pelaku maupun korban kekerasan. Karena itu penting bagi semua pihak memahami bentuk-bentuk kekerasan, faktor penyebab, serta langkah pencegahannya,” tegas IPTU Bastian.Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru dan sekolah, serta pemerintah dalam menciptakan lingkungan aman dan responsif terhadap potensi kekerasan seksual maupun perilaku menyimpang lainnya.Sementara itu Kapolres Buru Selatan, AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan Kapolsek Leksula dan jajarannya. Menurutnya, program “Police Goes to School” merupakan bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda.“Kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen Polri dalam dunia pendidikan. Edukasi langsung kepada pelajar sangat penting untuk membangun karakter generasi penerus yang cerdas, beretika, dan patuh hukum,” ujar Kapolres.Program “Police Goes to School” di Buru Selatan menunjukkan pendekatan humanis Polri dalam menjalankan fungsi pemeliharaan Kamtibmas. Pendekatan edukatif ke sekolah-sekolah tidak hanya mempersempit ruang kekerasan seksual dan kenakalan remaja, tetapi juga memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat sejak usia muda. Langkah ini dinilai relevan dan efektif di tengah meningkatnya kasus kekerasan anak dan remaja yang marak terjadi di berbagai daerah.Dengan sinergi yang dibangun Polri, Pendidikan seperti ini; pembentukan generasi emas Indonesia yang lebih sadar hukum, lebih berkarakter, dan lebih terlindungi menjadi semakin mungkin terwujud. PNO-12 20 Nov 2025, 20:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT