Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Public Speaking Jadi Fondasi Pemerintahan, Pemkab Mimika Akhiri Pelatihan 2025
Papuanewsonline.com, Timika – Pelatihan Public Speaking yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika melalui bagian humas dan protokoler resmi ditutup pada Selasa, 9 Desember 2025. Dalam sambutan penutupannya, Evert L. Hindom mewakili bupati Mimika menegaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi merupakan alat strategis untuk memperkuat persatuan dan mendorong percepatan pembangunan daerah.Hindom mengapresiasi kelancaran pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut. Ia menjelaskan bahwa public speaking menjadi sarana penting untuk membangun rasa percaya diri, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan kebersamaan di dalam tubuh pemerintahan maupun masyarakat.“Public speaking adalah bekal penting bagi generasi Mimika untuk menyampaikan gagasan, memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya suara masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, komunikasi yang jujur, terbuka, dan penuh semangat akan menjadi fondasi terciptanya pemerintahan yang transparan serta pembangunan yang berkeadilan.“Suara masyarakat Mimika adalah kekuatan utama pembangunan,” tegasnya.Evert L. Hindom berharap materi pelatihan tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh para pelayan publik.“Keterampilan yang diperoleh dari kegiatan ini harus terus dipraktikkan dalam tugas pelayanan kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa memperkuat kolaborasi, mempercepat pembangunan, dan mewujudkan Mimika yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pesannya.Ia mengajak seluruh peserta dan komponen masyarakat untuk menjadikan kemampuan komunikasi sebagai kekuatan bersama dalam memperkuat persatuan dan memastikan pembangunan dirasakan merata oleh seluruh warga.Di akhir sambutan, Hindom memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari narasumber, para peserta, hingga Bagian Humas dan Protokol SETDA Mimika yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini.“Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi kemajuan daerah kita. Mari terus bergandengan tangan, bekerja dengan hati, dan berkomunikasi dengan penuh makna demi Mimika yang lebih baik,” tutup nyaDengan penutupan resmi ini, pelatihan public speaking diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas komunikasi aparatur dan masyarakat dalam mendukung Mimika yang lebih maju dan inklusif. Penulis: AbimEditor: GF
10 Des 2025, 13:55 WIT
Kapolda Maluku Ajak Generasi Muda Teladani Mathilda Batlayeri
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan keberanian dan ketulusan Mathilda Batlayeri, telah menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa. Perjuangan Pahlawan wanita dari Kepulauan Tanimbar ini, harus menjadi teladan bagi generasi muda.Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat menghadiri kegiatan Selayang Pandang Sejarah Singkat Bhayangkari Teladan Mathilda Batlayeri yang digelar di Monumen Bhayangkari Teladan Mathilda Batlayeri, Kecamatan Wartamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (8/12/2025).Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, Karo SDM, Direktur Reskrimum, Direktur Binmas, Direktur Polairud, Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku, Bupati Kepulauan Tanimbar, Kapolres Kepulauan Tanimbar, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Tanimbar, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, S.E dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Kapolda Maluku dan rombongan. Ia menegaskan pentingnya kunjungan kerja Kapolda dalam memperkuat koordinasi dan stabilitas keamanan daerah, terlebih dengan adanya Proyek Strategis Nasional Blok Masela yang sedang berjalan.Setelah sambutan Bupati dan pemutaran video sejarah singkat perjuangan Mathilda Batlayeri, Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto memberikan arahan khusus yang menyoroti nilai strategis dari Monumen Mathilda Batlayeri sebagai simbol sejarah dan sumber inspirasi lintas generasi.Kapolda menyampaikan, kehadiran Monumen Bhayangkari Teladan Mathilda Batlayeri bukan sekadar sebuah bangunan peringatan, tetapi menjadi warisan moral yang memuat nilai perjuangan, keberanian, dan pengorbanan yang harus terus dihidupkan oleh Polri, Bhayangkari, masyarakat, dan generasi muda Tanimbar.“Monumen ini bukan hanya milik Polri atau Bhayangkari, tetapi milik seluruh masyarakat Maluku, khususnya Tanimbar. Di tempat inilah kita diingatkan bahwa keberanian dan ketulusan seorang perempuan bernama Mathilda Batlayeri telah menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan bangsa. Monumen ini harus menjadi ruang belajar, ruang refleksi, dan ruang pembentukan karakter bagi generasi muda,” tegas Kapolda.Prof Dadang menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Mathilda Batlayeri sangat relevan dengan tantangan tugas Polri pada era modern. "Bagi anggota Polri, monumen ini adalah pengingat bahwa tugas kita adalah melindungi, mengayomi, dan melayani dengan semangat rela berkorban. Nilai-nilai Mathilda Batlayeri harus menjadi energi moral dalam setiap pelaksanaan tugas. Integritas, keberanian, loyalitas, dan cinta kepada tanah air adalah pondasi yang tidak boleh luntur,” tegas Kapolda.Kepada Bhayangkari, Kapolda menekankan peran strategis organisasi sebagai penopang moral dan kekuatan keluarga Polri. Bagi Bhayangkari, monumen ini menjadi simbol keteladanan. Mathilda Batlayeri menunjukkan bahwa seorang perempuan mampu memberikan pengaruh besar melalui keberanian dan keteguhannya. "Semangat ini harus terus diwariskan kepada seluruh Bhayangkari agar tetap menjadi penjaga kehormatan keluarga, pendamping setia anggota Polri, dan pelopor keteladanan di tengah masyarakat,” ungkapnya.Tak hanya bagi internal kepolisian, Kapolda juga menyoroti pentingnya monumen ini bagi masyarakat Tanimbar, terutama para tokoh adat dan masyarakat adat Duan Lolat, monumen ini adalah bukti bahwa putri daerah ini telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. "Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai budaya, menjaga harmoni, dan menciptakan daerah yang aman serta terbuka bagi pembangunan,” jelasnya.Kapolda juga memberikan pesan khusus untuk generasi muda Tanimbar agar menjadikan Mathilda Batlayeri sebagai figur inspiratif dalam membangun masa depan. “Untuk generasi Tanimbar, saya berharap monumen ini menjadi tempat belajar sejarah dan membangkitkan semangat juang," harapnya. Di tengah perkembangan zaman dan tantangan global, Kapolda meminta generasi muda harus memiliki karakter kuat, menjunjung nilai-nilai kearifan lokal, dan berani berprestasi. "Mathilda Batlayeri adalah contoh nyata bahwa anak Tanimbar mampu mencatatkan sejarah penting bagi bangsa,” imbuhnya. PNO-12
09 Des 2025, 21:04 WIT
Tinjau Kesiapan Satuan di Polres MBD, Kapolda Maluku Saksikan Peragaan Pela Cilik
Papuanewsonline.com, MBD - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, meninjau kesiapan satuan dengan mengunjungi Markas Kepolisian Resor (Polres) Maluku Barat Daya (MBD), Senin (8/12/2025).Peninjauan kesiapan satuan merupakan bagian dari agenda supervisi dan pembinaan terhadap jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Maluku. Dalam kegiatan tersebut Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, dan para Pejabat Utama Polda Maluku.Kedatangan Kapolda dan rombongan disambut Kapolres MBD AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. Penyambutan diawali dengan penyampaian Laporan Satuan oleh Kapolres.Setelah proses penyambutan, Kapolda menyempatkan waktu menyapa para pejabat utama Polres MBD dan Brimob Kompi IV Yon C Pelopor. Kapolda memberikan dukungan moral, dan menegaskan kembali pentingnya profesionalisme dan integritas dalam pelaksanaan tugas, serta menguatkan hubungan komando antara pimpinan dan anggota di lapangan.Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Orang nomor 1 Polda Maluku ini beserta rombongan turut menyaksikan peragaan Pela Cilik Manise Polres MBD. Program Pela atau Pelajar Pelopor Keselamatan ini menampilkan peragaan kemampuan baris-berbaris, ketangkasan, serta kekompakan para peserta didik binaan Polres. Kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Polres MBD dalam membina sejak dini generasi muda melalui program yang edukatif, disiplin, dan bernilai positif bagi masyarakat, khususnya terkait keselamatan berlalulintas.Program Pela Cilik Manise sendiri memiliki sejumlah tujuan penting, antara lain Menumbuhkan disiplin dan rasa percaya diri di kalangan siswa sejak dini melalui latihan baris-berbaris; Mendorong semangat kebersamaan dan saling menghormati, meskipun berasal dari sekolah dan lingkungan yang berbeda; Memberikan kegiatan positif bagi anak-anak sekolah dasar, agar terhindar dari menyimpang seperti perkelahian antarpelajar serta turut mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. PNO-12
09 Des 2025, 14:11 WIT
Komunitas IJB Timika Gelar Aksi Solidaritas, Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatera
Papuanewsonline.com, Timika - Solidaritas mahasiswa Institut
Jambatan Bulan (IJB) Timika terpancar melalui aksi penggalangan dana untuk
membantu saudara-saudara yang terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau
Sumatera.Aksi kemanusiaan ini berlangsung pada tanggal 3 Desember
2025, mulai pukul 09.00 WIT, di titik strategis lampu merah Pasar Lama Timika,
Papua Tengah.Kegiatan mulia ini diinisiasi dan dikordinatori oleh
komunitas LMP (Lingkar Mahasiswa Peduli), yang dalam pelaksanaannya dikawal dan
diawasi langsung oleh Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) IJB. Aksi ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial
mahasiswa IJB terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan.Ringga, selaku koordinator dan Ketua komunitas LMP,
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari peran mahasiswa
sebagai agen perubahan yang memiliki kewajiban untuk membantu masyarakat yang
sedang tertimpa musibah. "Sebagai mahasiswa, kita terpanggil untuk meringankan
beban saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi dampak banjir dan
longsor," ujarnya dengan penuh semangat.Hasil yang memuaskan tercapai, dengan total donasi yang
terkumpul mencapai Rp18.101.000. "Kami sangat berterima kasih kepada semua yang telah
berpartisipasi dan berdonasi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban
dan membantu proses pemulihan mereka," tambah Ringga penuh harapan.Aksi penggalangan dana ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IJB
tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan
komitmen untuk berkontribusi positif bagi masyarakat luas. Penulis: Im
Editor: GF
08 Des 2025, 18:41 WIT
234 Casis Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku Jalani Tes Kesamaptaan Jasmani
Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 234 calon siswa (Casis) Bintara Brimob Polri Panda Polda Maluku Tahun 2026 menjalani tes kesamaptaan jasmani yang dihelat di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Sabtu (6/12/25).Ratusan peserta seleksi yang mengikuti tes tersebut berasal dari pengiriman Polres jajaran Polda Maluku. Hadir memantau jalannya tes yaitu Karo SDM Kombes Pol Djemy Junaidi S.I.K, Kabid Propam dan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku.Selain sejumlah pejabat utama Polda Maluku, turut hadir mengawasi jalannya seleksi yaitu pengawas dan panitia seleksi internal dari Biro SDM, Sat Brimob, Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Hadir juga pengawas eksternal dari Dispora Provinsi Maluku.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, mengatakan, seleksi Bintara Brimob Polri dilaksanakan dengan menggunakan prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis."Bapak Kapolda telah menekankan terkait prinsip BETAH, sehingga nantinya dapat melahirkan para calon anggota Polri yang terbaik untuk masa depan Polri," ungkap Kombes Rositah.Kapolda, lanjut Kombes Rositah, juga menekankan kepada para panitia seleksi agar dapat melakukan tugasnya dengan baik dan profesional, serta selalu menjalin koordinasi yang baik antar sesama anggota panitia.Kepada para peserta seleksi dan orang tua, Kapolda juga mengingatkan untuk dapat memegang teguh sumpah dan janjinya yang sudah diucapkan saat pelaksanaan Pakta integritas. "Semua tahapan seleksi harus diikuti dengan baik dan benar serta tidak melakukan KKN," tegas Kombes Rositah mengutip arahan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.Pada Tes Kesamaptaan Jasmani para casis menjalani sejumlah tahapan yaitu lari mengelilingi lapangan selama 12 menit, sit up selama 1 menit, pus up selama 1 menit, pul up selama 1 menit, shutlerun dan renang kolam dengan jarak 25 meter. PNO-12
07 Des 2025, 09:30 WIT
Kapolda Maluku Kunjungi Kampus Unpatti Perkuat Kerjasama Riset dan Pendidikan
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si mengunjungi Kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon untuk memperkuat kerjasama di bidang riset dan pendidikan, Jumat (5/12/25/2025).Kedatangan Kapolda yang didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Maluku ini disambut hangat oleh Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd bersama para Wakil Rektor dan Dekan Fakultas.Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Rektor Unpatti, Kapolda menyampaikan terima kasih kepada rektor bersama jajarannya yang telah menyambut kedatangan pihaknya.Prof. Dadang berharap pertemuan dengan jajaran akademisi kampus terbesar di Maluku ini dapat menjadi awal yang baik dalam mengembangkan kerjasama di bidang pendidikan ke depan."Kami berharap kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini khususnya di bidang pendidikan dapat ditingkatkan lagi khususnya dalam kegiatan kajian terkait masalah keamanan dan ketertiban masyarakat di Maluku," harapnya.Menurut Kapolda, dunia kampus bukan hal yang asing baginya. Ia berharap dapat terus meningkatkan kerjasama strategis, khususnya dalam pengembangan sumberdaya manusia (SDM) anak-anak Maluku, terlebih lagi personel Polri."Kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini diharapkan dapat terus dipertahankan apalagi di era kemajuan teknologi digital saat ini, maka peningkatan sumber daya manusia Polri sangat dibutuhkan dalam medukung tugas kepolisian di lapangan," jelasnya.Kemajuan provinsi Maluku dalam berbagai bidang, lanjut Kapolda, merupakan impian semua pihak termasuk Polda Maluku. Seluruh elemen masyarakat menginginkan Maluku yang maju aman, damai dan sejahtera."Kita yang hadir saat ini saya yakin semua akan sepakat Maluku yang aman dan maju. Kami sangat berharap dengan adanya para akademisi yang merupakan orang asli Maluku bisa berkolaborasi dengan kami menciptakan situasi yang aman dan kondusif," harapnya.Keamanan dan kedamaian di Maluku merupakan harapan semua orang. Maluku yang aman akan berdampak pada meningkatnya aktivitas masyarakat dalam berusaha. Meningkatnya sebuah usaha akan berdampak pada tumbuhnya roda ekonomi di daerah para Raja-raja."Kalau masyarakat kita bisa beraktifitas dengan nyaman maka Maluku bisa terus maju, sebab dengan situasi yang kondusif maka semua orang akan datang ke Maluku, apalagi daerah kita ini memiliki potensi sumberdaya alam yang cukup besar," ungkapnya.Sumberdaya alam Maluku cukup besar. Hal ini kalau dapat diolah dengan benar yang didukung dengan keamanan maka akan memberikan dampak kemajuan yang cukup besar kepada masyarakat."Situasi yang aman adalah tanggung jawab kita bersama, dan akhir-akhir ini terjadi beberapa kasus kriminal yang kalau dilihat bisa berdampak pada eskalasi yang lebih besar. Makanya dibutuhkan peran serta kita semua untuk bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Keamanan itu di atas segalanya dan menjadi tanggung jawab kita bersama," jelasnya.Pada kesempatan itu, Kapolda juga berharap, para guru besar di "Kampus Orang Basudara" ini dapat melakukan riset terkait efektivitas Program Polda Maluku dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. "Kami juga sangat berharap nantinya dari para guru besar bisa melakukan langkah-langkah riset terkait bagaimana solusi agar masyarakat umum bisa semakin percaya kepada Polri," harapnya.Irjen Dadang juga menyoroti persoalan minuman keras (miras) tradisional jenis sopi. Berdasarkan informasi yang diterima minuman ini bisa dijadikan sebagai antiseptik dan produk turunan lainnya."Kami berfikir agar terkait sopi yang dapat dijadikan sebagai antiseptik dan produk turunan lainnya, kalau bisa program ini terus dikembangkan dan hasilnya dipasarkan. Harus ada rancangan khusus sehingga kedepannya kita bukan saja sekadar menyampaikan wacana namun bisa direalisasikan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," pintanya.Kedatangan Kapolda bersama rombongan PJU Polda Maluku mendapat apresiasi dari Rektor Unpatti Prof. Fredy Leiwakabessy. Ia menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan Kapolda Maluku bersama rombongan."Kami berharap kunjungan ini akan semakin memperkuat kerjasama Polda dan Unpatti dalam kegiatan kajian akademik terkait masalah keamanan di ruang publik sehingga masyarakat dapat lebih nyaman dalam beraktifitas," harapnya.Terkait harapan Kapolda mengenai riset mengenai efektivitas program Polda Maluku, Prof. Fredy mengaku akan menindaklanjuti secara bersama."Kami berharap apa yang disampaikan Pak Kapolda bisa sama-sama kita tindak lanjuti dengan baik khususnya dalam membuat kajian khusus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri," katanya.Ketua LPPM Unpatti juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Maluku. Apresiasi yang tinggi disampaikan atas program Polda Maluku terkait pemeliharaan Kamtibmas yang kondusif.Ia berharap pertemuan silaturahmi ini juga dapat menjadi momen penyamaan persepsi terkait penanganan miras tradisional jenis sopi. Ia mengaku banyak kejadian kriminal atau tindakan kekerasan yang terjadi akibat pelaku mengonsumsi Sopi. "Saat ini LPPM Unpatti Ambon sedangan mengkaji untuk bagaimana minuman Sopi bisa diolah menjadi prodak turunan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi masyarakat Maluku sehingga Sopi yang awalnya hanya minumam beralkohol biasa dan murah yang sering menjadi penyebab permasalahan dapat kita olah menjadi suatu produk yang punya nilai jual tinggi dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat Maluku," harapnya. PNO-12
06 Des 2025, 07:31 WIT
Sinergi Akademisi dan Pemerintah Papua: Pertemuan Tim Ekspedisi Patriot dan Gubernur Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura — Pertemuan antara Tim
Ekspedisi Patriot dan Gubernur Papua menjadi salah satu agenda penting dalam
rangka menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan rekomendasi berbasis
penelitian lapangan. Tim yang berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional
ini menyampaikan temuan serta analisis terkini mengenai kondisi sosial,
ekonomi, dan infrastruktur di kawasan transmigrasi Distrik Senggi, Kabupaten
Keerom. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan akademisi
dalam proses perencanaan pembangunan wilayah perbatasan.Dalam forum tersebut, tim dari Institut Teknologi Bandung
(ITB) yang dipimpin Abdul Rohman Supandi memaparkan evaluasi menyeluruh
terhadap keberlangsungan program transmigrasi di Senggi. Mereka menekankan
perlunya memastikan pelaksanaan program tetap berada pada jalur tujuan awal,
yakni pemerataan penduduk, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kualitas
hidup masyarakat di wilayah perbatasan. Evaluasi ini menjadi dasar bagi
rekomendasi teknis maupun struktural yang ditawarkan kepada pemerintah provinsi.Tim ITB juga menyoroti kebutuhan mendesak di sektor
infrastruktur dasar. Akses jalan yang memadai, ketersediaan listrik, dan
penyediaan air bersih dianggap sebagai elemen penting untuk mendukung aktivitas
ekonomi dan sosial masyarakat transmigran maupun masyarakat adat. Layanan dasar
seperti administrasi pemerintahan, pendidikan, serta kesehatan juga dipandang
sebagai faktor penentu peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu,
tim memberikan perhatian pada potensi dampak lingkungan agar pembangunan
berjalan berkelanjutan.Dari Universitas Padjadjaran (Unpad), tim memaparkan
pentingnya menjaga harmonisasi sosial antara warga transmigran dan masyarakat
adat Orang Asli Papua (OAP). Interaksi antar kelompok dinilai memegang peran
penting dalam keberhasilan transmigrasi jangka panjang. Pendekatan budaya,
penghormatan terhadap hukum adat, serta antisipasi terhadap potensi gesekan
sosial menjadi poin kunci dalam rekomendasi yang disampaikan tim Unpad kepada
pemerintah provinsi.Sementara itu, tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember
(ITS) yang diketuai Dhany Arifianto menyampaikan analisis teknis mengenai
kebutuhan infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat. Rekomendasi tersebut
mencakup peningkatan kualitas jaringan jalan, fasilitas air bersih, serta
prasarana umum untuk mendukung kegiatan ekonomi dan akses layanan masyarakat.
Kajian teknis ini diharapkan dapat memperkuat rencana pembangunan berbasis
kebutuhan aktual yang terjadi di lapangan.Kolaborasi lintas kampus terlihat semakin kuat dengan
kehadiran tim Universitas Indonesia (UI) dan IPB University. Keduanya menyoroti
pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat Senggi. Mereka menyampaikan
bahwa sejumlah komoditas lokal seperti padi ladang, jagung, betatas, dan kakao
memiliki potensi besar untuk dikembangkan menuju tahap industrialisasi kecil.
Selain itu, sektor peternakan seperti sapi, babi, dan ayam dinilai memiliki
peluang signifikan jika dikelola dengan pendekatan sinergis antara pertanian
dan peternakan.Gubernur Papua memberikan apresiasi atas kontribusi yang
diberikan akademisi melalui program Ekspedisi Patriot. Temuan dan rekomendasi
yang disusun berdasarkan data lapangan dinilai sangat relevan untuk memperkuat
arah kebijakan pembangunan, terutama di wilayah transmigrasi dan kawasan
perbatasan. Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi
tersebut sebagai bagian dari upaya membangun Papua yang mandiri, produktif, dan
inklusif.Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat
sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik. Dengan fondasi data
lapangan yang akurat dan kerja sama lintas institusi, rekomendasi yang
diberikan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta mempercepat
pemerataan pembangunan di kawasan transmigrasi Distrik Senggi dan wilayah
perbatasan Indonesia secara lebih luas. Penulis: TEP Editor: GF
04 Des 2025, 17:37 WIT
Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Polisi Sambut Transformasi Digital di Era AI
Papuanewsonline.com, Jakarta - Episode ketiga dialog mahasiswa STIK-PTIK kembali menghadirkan pandangan segar mengenai arah transformasi Polri di tengah arus perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pada sesi kali ini, para mahasiswa tampil langsung sebagai pembicara, menunjukkan perspektif generasi baru yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang. Sejumlah tokoh turut memberikan pandangan dan menegaskan pentingnya kesiapan Polri menghadapi era digital.Dosen Kepolisian Utama Tk.I STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H., menegaskan bahwa institusi kepolisian harus semakin terbuka terhadap masukan publik.“Pesan utamanya, seperti yang disampaikan para pembicara tadi, adalah bahwa Polri siap menerima kritik dari masyarakat. Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari Polri juga menyampaikan bahwa masyarakat harus siap dikritik. Jadi ada timbal balik,” ujarnya.Irjen Dachi juga menegaskan bahwa transformasi Polri bertumpu pada tiga komponen: people, technology, dan process. Ia mencontohkan implementasi ETLE yang dapat ditingkatkan melalui teknologi dan AI agar lebih ramah bagi masyarakat.“Kalau pelanggaran bisa langsung dibayar lewat QR code, atau ETLE langsung mengirimkan notifikasi WhatsApp, itu akan jauh lebih mudah. AI sangat membantu proses seperti itu. Penggunaan AI dalam penegakan hukum di masa depan tidak bisa dielakkan.”Founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan dalam kepolisian modern. Ia mengapresiasi munculnya kritik dari mahasiswa Polri yang mulai menyadari perlunya perubahan paradigma.“Mereka menyadari bahwa kita selama ini terlalu fokus pada penegakan hukum, padahal ada juga yang namanya prediction dan pencegahan. Kalau pencegahan bisa dibantu oleh AI misalnya melalui ETLE atau data CCTV untuk memetakan lokasi rawan maka masyarakat bisa mendapat feedback dan itu membantu tugas polisi,” jelasnya.Perwakilan GP Ansor, Ahmad Luthfi, mengingatkan para mahasiswa STIK tentang pentingnya literasi teknologi dalam tugas kepolisian modern.“Jika ingin menjadi pemimpin masa depan, maka harus menguasai teknologi. Dari pembicaraan tadi, terlihat bahwa setiap peristiwa ataupun persoalan di era sekarang selalu melibatkan teknologi,”Dialog pada episode ketiga ini menegaskan bahwa masa depan Polri dan kepemimpinan nasional berada di tangan generasi muda yang melek teknologi dan terbuka terhadap perubahan. Melalui sudut pandang Irjen Pol Bahagia Dachi, Ismail Fahmi, dan Ahmad Luthfi, terlihat jelas bahwa transformasi menuju era digital tidak hanya menuntut kesiapan institusi, tetapi juga seluruh ekosistem pendukungnya mahasiswa, masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor. PNO-12
04 Des 2025, 08:52 WIT
KAHMI Mimika Gelar Musda Pertama, Fokus Sinergi dan Kontribusi dalam Pembangunan Daerah
Papuanewsonline.com, Mimika - Korps
Alumni HMI (KAHMI) Mimika akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda)
Pertama pada Sabtu (6/12/2025) sebagai tonggak awal konsolidasi organisasi
alumni HMI di daerah. Momentum bersejarah ini mengusung
tema “Sinergi, Kontribusi, dan Penguatan Peran Strategis KAHMI untuk
Pembangunan Daerah,” yang merefleksikan tekad para alumni untuk menjadi mitra
strategis dalam mendorong kemajuan Mimika. Ketua Panitia Musda, Duma Tato
Sanda, menjelaskan bahwa Musda ini bukan hanya untuk memilih kepemimpinan baru,
tetapi juga ruang merumuskan arah gerak yang visioner. “Kita akan membangun sinergi
antar-alumni dan pemangku kepentingan, menghadirkan kontribusi nyata, serta
memperkuat kapasitas kelembagaan,” ujarnya. Dengan semangat hijau-hitam,
KAHMI siap melangkah bersama untuk Mimika yang lebih maju dan adil. Ketua Majelis Daerah KAHMI
Mimika, Suraya Madubun, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang
mendukung pelaksanaan Musda perdana. Ia mengajak seluruh alumni HMI di
Mimika untuk menjadikan acara ini sebagai ruang konsolidasi ide dan penyatuan
langkah. “KAHMI hadir bukan hanya sebagai
wadah silaturahmi, tetapi juga mitra dalam pembangunan yang inklusif dan
berkelanjutan,” katanya. Suraya juga berharap Musda ini
berlangsung lancar dan demokratis, menghasilkan keputusan terbaik bagi
organisasi dan daerah. “Dengan semangat kebersamaan dan
nilai-nilai ke-HMI-an, mari kita jadikan Musda ini sebagai langkah maju untuk
Mimika yang lebih berkembang,” pungkasnya. Penulis: Jid
Editor: GF
04 Des 2025, 05:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru