logo-website
Minggu, 28 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pendidikan Homepage
Seleksi Tamtama Polri 2026 di Maluku: 70 Peserta Lanjut ke Tahap Rikkes Papuanewsonline.com, Ambon - Sebanyak 70 peserta seleksi calon Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda Maluku dinyatakan lolos tahap pemeriksaan administrasi awal dan berhak melanjutkan ke tes kesehatan.Pengumuman hasil seleksi tersebut disampaikan dalam sidang terbuka di Tribun Lapangan Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Rabu (15/4/2026), yang digelar oleh Biro SDM Polda Maluku dengan pengawasan internal untuk menjamin transparansi.Kepala Biro SDM Polda Maluku yang diwakili Kabag Dalpers, AKBP Tommy Bambang Souissa, mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat dengan mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).“Dari total 74 pendaftar, sebanyak 70 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahap berikutnya, yaitu pemeriksaan kesehatan,” ujar Tommy.Adapun rinciannya, seleksi Tamtama Brimob diikuti 71 peserta, dengan 67 orang dinyatakan memenuhi syarat dan 4 orang tidak memenuhi syarat. Sementara itu, seluruh peserta Tamtama Polair yang berjumlah 3 orang dinyatakan lolos tahap administrasi.Tommy mengingatkan para peserta yang lolos agar tidak cepat berpuas diri dan mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi tahapan selanjutnya.“Ini baru langkah awal. Jaga kesehatan dan integritas. Jangan percaya kepada pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan,” tegasnnya.Ia juga memberi motivasi kepada peserta yang belum lolos agar menjadikan hasil ini sebagai evaluasi untuk kesempatan berikutnya.Seluruh tahapan seleksi penerimaan Polri di Polda Maluku, lanjutnya, diawasi oleh unsur pengawas internal seperti Itwasda dan Bid Propam guna memastikan proses berjalan objektif dan bebas dari praktik kecurangan. PNO-12 16 Apr 2026, 20:22 WIT
Pantau Seleksi Bintara, Wakapolda Maluku Tegaskan Prinsip BETAH Tanpa Kompromi Papuanewsonline.com, Ambon – Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni meninjau langsung proses pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap I seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di Gedung Faisal Heluth, SPN Polda Maluku, Selasa (14/4/2026).Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan, objektif, dan sesuai aturan, sejalan dengan komitmen Polri dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih dan berintegritas.Didampingi sejumlah pejabat utama, di antaranya Karo SDM, Dirlantas, Kabid Keu, dan Kabid Dokkes selaku ketua pelaksana rikkes, Wakapolda memantau langsung jalannya pemeriksaan serta kesiapan panitia di lapangan.Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) harus menjadi pedoman utama seluruh panitia seleksi.“Saya instruksikan kepada seluruh panitia agar memegang teguh prinsip BETAH. Tidak ada ruang untuk praktik ‘main mata’. Peserta yang memenuhi syarat akan lanjut, sementara yang belum memenuhi syarat harus dijelaskan secara terbuka letak kekurangannya,” tegasnya.Pemeriksaan kesehatan tahap awal ini meliputi pengecekan fisik dasar, seperti tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, gigi, THT, tekanan darah, hingga kondisi postur dan kulit peserta.Selain melakukan pengawasan, Wakapolda juga menyempatkan berdialog dengan para calon siswa (casis). Ia memberikan motivasi agar para peserta percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak terpengaruh praktik-praktik yang menyimpang.Untuk menjamin integritas proses seleksi, pengawasan juga dilakukan secara ketat oleh unsur internal, yakni Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku.Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun sistem rekrutmen yang kredibel dan menghasilkan sumber daya manusia unggul, profesional, serta berintegritas sejak tahap awal.Hingga pelaksanaan hari ini, seluruh rangkaian kegiatan rikkes berjalan aman, tertib, dan lancar dengan tetap mengedepankan pelayanan yang humanis kepada peserta. PNO-12 16 Apr 2026, 19:07 WIT
Kedubes AS di Jakarta Gelar Konferensi “Alumni United”, Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan AS Papuanewsonline.com, Jakarta – Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta menggelar konferensi perdana bertajuk “Alumni United States of America” (Alumni United) sebagai bagian dari perayaan Freedom 250, yang menandai 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat. Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Sabtu (11/4/2026) ini dihadiri sekitar 400 alumni Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di universitas Amerika Serikat maupun mengikuti program pertukaran yang didanai pemerintah dan militer AS.Konferensi ini menjadi inisiatif unggulan baru yang dirancang untuk menghubungkan, memberdayakan, dan memperkuat kolaborasi antaralumni Indonesia yang memiliki pengalaman akademik dan profesional di Amerika Serikat. Selain menjadi ruang silaturahmi, kegiatan ini juga menegaskan kedalaman hubungan strategis antara kedua negara.Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh alumni terkemuka dari berbagai bidang, mulai dari dunia perfilman, diplomasi, bisnis, hingga industri kreatif. Di antaranya penulis dan sutradara film Joko Anwar, mantan Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, Managing Director AmCham Indonesia Donna Priadi, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi, CEO dan Co-founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata, CEO Bluebird Andre Djokosoetono, serta finalis Top 8 MasterChef Indonesia Angie Wiranata.Para tokoh tersebut tampil sebagai pembicara dan moderator dalam sejumlah sesi diskusi yang membahas bagaimana pendidikan dan pengalaman pertukaran di Amerika Serikat telah membentuk perjalanan karier, karya kreatif, jalur kewirausahaan, hingga kontribusi mereka bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia.Dalam sambutan pembukaan, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M. Haymond, menegaskan pentingnya peran alumni sebagai jembatan hubungan bilateral kedua negara.“Dalam merayakan Freedom 250 – peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat – kami merasa terhormat dapat berdiri bersama para alumni Indonesia, yang talenta dan kepemimpinannya mencerminkan hal terbaik dari kemitraan kita,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS di Jakarta, Peter M. Haymond, dalam sambutan pembukaannya.Ia menambahkan bahwa para alumni menjadi bukti nyata bagaimana talenta Indonesia yang dipadukan dengan kualitas pendidikan Amerika mampu melahirkan inovasi, membangun usaha, memperkuat interoperabilitas antarlembaga, termasuk antara angkatan bersenjata kedua negara, serta memberikan dampak sosial yang luas di Indonesia.“Masing-masing dari Anda menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika talenta Indonesia bertemu dengan keunggulan pendidikan Amerika—menciptakan inovasi, membangun usaha, memperkuat interoperabilitas antara angkatan bersenjata kita, serta mendukung masyarakat di seluruh Indonesia.”Selain sesi diskusi, konferensi ini juga menghadirkan berbagai pengalaman interaktif untuk mendorong jejaring dan kolaborasi langsung. Para peserta mengunjungi stan pameran yang diisi perusahaan-perusahaan Amerika serta perusahaan yang dipimpin oleh alumni, menikmati layanan foto profesional (headshot), tech corner yang menampilkan teknologi terbaru, sesi speed networking, hingga pameran proyek-proyek alumni.Melalui kegiatan ini, Alumni United diharapkan mampu membangun koneksi profesional jangka panjang serta memperkuat hubungan antarmasyarakat yang menjadi fondasi penting dalam kemitraan strategis AS–Indonesia. Program ini juga dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas sektor, mentoring, dan pembelajaran berkelanjutan. Konferensi perdana ini menjadi simbol eratnya hubungan pendidikan, budaya, dan inovasi antara Indonesia dan Amerika Serikat, sekaligus membuka ruang kontribusi lebih luas bagi para alumni dalam mendukung pembangunan nasional dan hubungan bilateral kedua negara di masa mendatang. (GF) 14 Apr 2026, 17:34 WIT
116 Calon Polwan SPKT Jalani Rikkes Tahap I di SPN Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Sebanyak 116 calon polisi wanita (Polwan) mengikuti pemeriksaan kesehatan (Rikkes) tahap I dalam seleksi Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Maluku, Senin (13/4/2026), dengan pengawasan ketat untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.Tahapan Rikkes yang berlangsung di Gedung Faisal Heluth tersebut merupakan bagian dari proses seleksi Bintara Polri Tugas Umum (PTU) berkemampuan SPKT (Polwan), setelah peserta dinyatakan lulus verifikasi administrasi awal.Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Maluku selaku Ketua Tim Rikkes Panda, Kombes Pol. dr. Muhammad Faizal Zulkarnaen, Sp.KF., M.H.Kes., M.A.R.S., didampingi Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.Untuk menjamin proses seleksi berjalan objektif dan bebas dari praktik kecurangan, panitia melibatkan pengawas internal dari Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku. Seleksi dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).Kombes Pol. dr. Muhammad Faizal Zulkarnaen menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh dan profesional untuk memastikan calon anggota Polri memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan.“Pemeriksaan kesehatan tahap pertama ini bertujuan memastikan kondisi fisik peserta secara umum. Seluruh proses dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai standar medis yang berlaku,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa integritas dalam setiap tahapan seleksi menjadi prioritas utama panitia.“Kami berkomitmen melaksanakan seleksi secara bersih dan akuntabel. Tidak ada toleransi terhadap praktik kecurangan dalam bentuk apa pun,” tegasnya.Adapun pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan fisik luar, gigi dan mulut (odontogram), mata (visus dan buta warna), THT, tekanan darah, denyut nadi, serta pemeriksaan umum lainnya.Dalam pelaksanaan hari pertama, dua peserta tercatat tidak melanjutkan seleksi. Satu peserta mengundurkan diri karena alasan kesehatan, sementara satu lainnya mengundurkan diri karena terpilih sebagai atlet yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional.Panitia memastikan seluruh tahapan seleksi tetap berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.Hingga kegiatan berakhir, proses pemeriksaan kesehatan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Mabes Polri. PNO-12 14 Apr 2026, 15:27 WIT
Brimob X-Treme 2026: Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global Papuanewsonline.com, Depok - Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, yang berlangsung pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak 300 Hoegeng Iman Santoso dan Lapangan Tembak Sat Wanteror Pas Gegana, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.Mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, kejuaraan ini menjadi refleksi perjalanan panjang Korps Brimob Polri dalam menjaga nilai-nilai kejuangan, sekaligus menegaskan arah transformasi Brimob yang unggul, modern, inovatif, dan responsif.Sejak hari pertama pelaksanaan, Brimob X-Treme 2026 menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran ratusan peserta, mencapai 447 hingga 475 penembak, yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Polri, hingga masyarakat umum. Ajang ini juga diikuti oleh peserta internasional dari Malaysia, China, dan Korea Selatan, menandakan pengakuan global terhadap kualitas penyelenggaraan kompetisi menembak di Indonesia.Kompetisi ini menghadirkan kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III serta PCC Optic Level II, dengan total 20 stage yang dirancang menantang dan menguji secara komprehensif kemampuan peserta, mulai dari kecepatan, ketepatan, ketangkasan, hingga ketahanan fisik dan mental.Seluruh rangkaian pertandingan disusun sesuai standar internasional IPSC, sehingga menjamin pelaksanaan yang fair, aman, dan profesional, sekaligus menjadi tolok ukur objektif kemampuan atlet di level duniaDalam kejuaraan ini, dipertandingkan 18 kategori lomba, yang mencakup:Kategori IPSC (8 kelas): IPSC Handgun Open, Standard, Classic, Production, Production Optic, Optic, Revolver, serta PCC Optic.Kategori Non-IPSC (2 kelas): Non-IPSC Handgun dan PCC Optic (Putra/Putri).Kategori Presisi 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.Kategori Eksekutif 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.Lebih dari sekadar kompetisi, Brimob X-Treme 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuktikan bahwa kemampuan hasil pelatihan personel dan atlet Indonesia siap diadu di level dunia.Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pertandingan.“Kejuaraan menembak Brimob X-Treme 2026 ini merupakan wujud nyata dari upaya menjaga dan merawat warisan nilai-nilai kejuangan Korps Brimob Polri yang penuh dengan keberanian dan pengabdian kepada bangsa dan negara.”Ia menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.“Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet menembak baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara Korps Brimob dengan komunitas olahraga menembak secara luas.”Lebih lanjut, Dankorbrimob menekankan bahwa ajang ini merupakan bentuk pembuktian kesiapan Indonesia di panggung global.“Brimob X-Treme 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bentuk pembuktian bahwa kemampuan dan hasil pelatihan personel serta atlet kita siap diadu dan mampu bersaing di level dunia.”“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun standar profesionalisme, memperkuat jejaring internasional, dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kompetisi berkelas dunia.”Melalui Brimob X-Treme 2026, Korps Brimob Polri tidak hanya menghadirkan kompetisi menembak berkualitas internasional, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat Transformasi Polri.Ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. PNO-12 13 Apr 2026, 14:36 WIT
Tingkatkan Kualitas SDM, Kapolda Maluku Dorong Program “Polisi Mengajar” Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, memimpin rapat koordinasi (rakor) kesiapan pelaksanaan Program “Polisi Mengajar” sebagai upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi muda sekaligus menekan potensi kenakalan remaja di Maluku.Rakor yang digelar di ruang rapat Mapolda Maluku, Jumat (10/4/2026), turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Iman Tobroni, pejabat utama Polda Maluku, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku bersama jajaran.Kapolda Maluku menegaskan, persoalan pendidikan merupakan isu fundamental yang harus menjadi perhatian bersama, terutama dalam menghadapi tantangan generasi muda saat ini.“Persoalan pendidikan adalah hal utama, khususnya bagi generasi Z. Kita melihat berbagai permasalahan seperti tindak pidana hingga konflik antar kelompok banyak melibatkan anak muda. Karena itu, peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas bersama, termasuk oleh kepolisian,” kata Dadang.Menurutnya, Program “Polisi Mengajar” dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan kesadaran hukum generasi muda.“Kita ingin membangun mindset dan mental generasi muda agar lebih baik. Dengan pendidikan yang tepat, mereka akan mampu menyelesaikan persoalan secara bijak dan sesuai hukum,” ujarnya.Ia juga menyoroti faktor pemicu konflik sosial seperti konsumsi minuman keras dan ego kelompok yang tinggi, yang dinilai dapat mempercepat eskalasi masalah di kalangan pemuda.Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polda Maluku dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.“Kami mengapresiasi perhatian dan komitmen Kapolda Maluku terhadap pendidikan generasi muda. Program ini merupakan langkah positif yang akan kami tindak lanjuti melalui kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.Pihaknya berharap sinergi antara kepolisian dan sektor pendidikan dapat melahirkan generasi Maluku yang disiplin, berkarakter, dan memiliki daya saing di masa depan.Rakor tersebut berlangsung lancar dan menghasilkan komitmen bersama untuk segera merealisasikan Program “Polisi Mengajar” di wilayah Maluku. PNO-12 13 Apr 2026, 14:07 WIT
Keuskupan Timika Gelar Lokakarya: Bangkitkan Pendidikan Katolik Di Tengah Krisis Papuanewsonline.com, Timika – Keuskupan Timika mengambil langkah strategis dengan menyelenggarakan Lokakarya Umum Pendidikan Dasar dan Menengah yang akan berlangsung pada 14–16 April 2026 di Hotel Swiss-Belinn. Kegiatan ini mengusung tema "Membangun Kembali Pendidikan Katolik di Tanah Papua: Menemukan Terobosan di Tengah Krisis" sebagai upaya mencari solusi atas berbagai tantangan yang ada.Lokakarya ini digelar menyusul berbagai permasalahan kompleks mulai dari kondisi geografis, keterbatasan tenaga pengajar, pendanaan, hingga dampak konflik sosial yang menyebabkan menurunnya kualitas pendidikan, terutama di daerah pedalaman. Bahkan, sejumlah sekolah yang dulu menjadi kebanggaan kini tidak lagi berfungsi secara optimal. Forum ini bertujuan mengevaluasi kondisi terkini dan merumuskan arah kebijakan baru yang lebih adaptif.Sekitar 100 peserta dijadwalkan hadir, mulai dari Uskup Timika Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA., para imam, tarekat, pengurus YPPK, kepala sekolah, guru, hingga perwakilan pemerintah dan dunia usaha.Mereka akan mendiskusikan berbagai solusi berbasis karakter wilayah, baik di daerah konflik, pegunungan, pesisir, maupun perkotaan, dengan menghadirkan praktik terbaik dari tingkat nasional.Keuskupan berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan dokumen strategis dan roadmap yang jelas, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan pendidikan Katolik. Melalui langkah ini, diharapkan kualitas pendidikan di Papua dapat kembali meningkat dan mencetak generasi yang beriman, berbudaya, dan mandiri.  Penulis: Jid Editor: GF 11 Apr 2026, 13:25 WIT
LamiPak Apresiasi Insan Pers, Pemenang Anugerah Jurnalistik 2026 Resmi Diumumkan Papuanewsonline.com, Jakarta – PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) secara resmi mengumumkan para pemenang Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 dalam acara penganugerahan yang berlangsung khidmat di Ruang Rajawali 2, Hotel Ambhara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada insan pers yang telah berkontribusi dalam menyajikan informasi yang akurat, mendalam, dan edukatif kepada masyarakat.Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan nyata LamiPak terhadap perkembangan ekosistem media yang sehat di Indonesia. Kompetisi yang berlangsung sejak 28 Januari hingga 14 Maret 2026 itu berhasil menjaring hampir seratus karya jurnalistik dari berbagai media nasional maupun daerah.Dalam proses penilaian, fokus utama dewan juri tahun ini menitikberatkan pada ketajaman analisis, akurasi data, serta dampak sosial dari karya yang dihasilkan para jurnalis. Penilaian dilakukan secara anonim atau blind review, sehingga dewan juri tidak mengetahui identitas peserta maupun asal medianya demi menjaga objektivitas.Perwakilan Manajemen LamiPak Indonesia menegaskan bahwa ajang ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung profesionalisme jurnalis serta memberikan ruang bagi media menjalankan fungsi kontrol sosial, khususnya dalam pemberitaan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari berbagai sudut pandang."Kami percaya bahwa jurnalisme yang kuat adalah pilar penting dalam kemajuan industri dan bangsa. Melalui AJL 2026, kami ingin memberikan ruang apresiasi bagi karya-karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu memberikan perspektif baru bagi pembaca," ujar Ahmad Rizalmi selaku PR Manager PT Lami Packaging Indonesia dalam sambutan di Hotel Ambhara.Dewan juri yang terdiri dari praktisi media senior dan akademisi kemudian menetapkan pemenang untuk dua kategori utama, yakni Hardnews dan Feature. Para pemenang tidak hanya menerima plakat penghargaan, tetapi juga dana pembinaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas profesi jurnalistik di Indonesia.Adapun dewan juri terdiri dari Alexander Sudrajat dari Detik.com mewakili media online, Jajang Dirajanagara dari iNews TV mewakili media televisi, Ujang Sunda dari Harian Rakyat Merdeka mewakili media cetak, serta Dr. Yoki Yusanto dari Untirta sebagai unsur akademisi.Berikut daftar pemenang AJL 2026: Kategori Hardnews Juara 1: Fadel Prayoga (Daulat.co) Juara 2: Inung Kurniawati (Poskota Online) Juara 3: Alfin Wahyu Yulianto (Tribunnews)Kategori Feature Juara 1: Tatang Budimansyah (iNews) Juara 2: Dinosius Reynaldo (Kompas.id) Juara 3: Dionisius Lagaama Rebon (Pos-kupang.com)Acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi hangat antara pihak manajemen, dewan juri, serta para finalis. Momentum ini sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan institusi media dalam membangun literasi informasi yang berkualitas di tengah masyarakat.Sebagai perusahaan penyedia solusi pengemasan aseptik terkemuka, LamiPak menegaskan komitmennya untuk terus hadir melalui berbagai inisiatif sosial dan profesional yang mendukung pembangunan ekonomi serta peningkatan kualitas informasi publik di Indonesia. (GF) 10 Apr 2026, 21:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT