logo-website
Sabtu, 18 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kontingen Polres MBD-Polda Maluku Raih 11 Medali di Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Papuanewsonline.com, Tangerang – Kontingen Polres Maluku Barat Daya (MBD) Polda Maluku menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 dengan meraih 11 medali setelah bersaing bersama 2.058 atlet dari seluruh Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet Polri di wilayah timur Indonesia mampu bersaing di level nasional sekaligus mengharumkan nama Polda Maluku pada kejuaraan bergengsi yang merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.Kejuaraan yang berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Indoor Stadium Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, diikuti atlet dari kategori Polri, TNI, pelajar, klub, hingga peserta umum. Ajang nasional ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet taekwondo berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan.Dari 12 atlet yang diturunkan, Kontingen Polres MBD Polda Maluku berhasil membawa pulang 3 medali emas, 7 medali perak, dan 1 medali perunggu, sebuah capaian yang menempatkan kontingen asal kabupaten terluar di Provinsi Maluku tersebut sejajar dengan kontingen-kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.Dua medali emas pada Kategori Khusus Polri diraih oleh Bripda Aditya Keiwury, personel Polsek Serwaru Polres Maluku Barat Daya, dan Bharada Wandi Tuheteru, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku. Satu medali emas lainnya dipersembahkan oleh atlet Ria Safitri Andini.Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Bripda Alvian Rivan Pattipeilohy, personel Kompi 4 Batalyon C Satbrimob Polda Maluku, bersama enam atlet muda asal Maluku Barat Daya, yakni Betania Karmel Taniwel, Chrisbelle Gisella Louhenapessy, Framhel Grisel Lekransy, Cristabella Asaria Lesnussa, Eljire Pera, dan Sepqueen Villy Remiasa pada kategori Cadet. Adapun satu medali perunggu diraih Frenabdo Laban Naskay pada kategori Prestasi Junior.Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan Polri tidak hanya melahirkan personel yang profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu mencetak atlet berprestasi yang kompetitif di tingkat nasional.Kapolres Maluku Barat Daya AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, serta official yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang hingga berhasil membawa nama baik Polres MBD dan Polda Maluku di pentas nasional."Prestasi ini merupakan buah dari disiplin, kerja keras, latihan yang berkesinambungan, serta semangat pantang menyerah seluruh atlet. Kami bangga karena mereka mampu membuktikan bahwa putra-putri dari Maluku Barat Daya dapat bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional," ujar Kapolres.Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang perolehan medali, tetapi juga menjadi gambaran karakter personel Polri dan generasi muda yang memiliki integritas, daya juang, serta menjunjung tinggi sportivitas."Kemenangan ini menjadi simbol semangat Presisi yang diwujudkan melalui prestasi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri dan generasi muda Maluku untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta mengharumkan nama daerah dan Indonesia di berbagai ajang olahraga," tambahnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi menegaskan bahwa prestasi Kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan sumber daya manusia Polri yang dilakukan secara berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan dan terluar Indonesia."Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pembinaan olahraga di lingkungan Polri berjalan secara konsisten dan mampu melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional. Raihan 11 medali dari kontingen Polres Maluku Barat Daya menjadi kebanggaan Polda Maluku sekaligus membuktikan bahwa semangat Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pembinaan sumber daya manusia yang sehat, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing," ungkapnya.Kabid Humas berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda di Maluku, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar, untuk terus mengembangkan potensi melalui olahraga sebagai sarana membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat kompetisi yang sehat.Keberhasilan Kontingen Polres MBD Polda Maluku pada Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup VII Tahun 2026 menjadi bukti bahwa keterbatasan geografis bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pembinaan olahraga prestasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi menuju Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. PNO-12 13 Jul 2026, 22:23 WIT
Gelar Tradisi Duaja dan Pedang Pora, Estafet Kepemimpinan Komando Brimob Maluku Resmi Berganti Papuanewsonline.com, Ambon – Regenerasi kepemimpinan di tubuh Korps Brimob Polri kembali ditegaskan melalui prosesi sakral Serah Terima Duaja Satuan Brimob Polda Maluku "Satya Prajahita Widya" yang berlangsung khidmat di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Sabtu (11/7/2026) sore. Upacara tersebut menandai secara resmi estafet kepemimpinan dari Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. kepada Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., sebagai Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru.Prosesi serah terima Duaja yang merupakan tradisi kehormatan Korps Brimob Polri berlangsung dengan penuh makna. Selain menjadi simbol peralihan kepemimpinan, tradisi tersebut juga merepresentasikan kesinambungan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, profesionalisme, dan kehormatan yang menjadi jati diri setiap insan Brimob dalam menjaga keamanan negara.Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", dilanjutkan prosesi penyerahan Duaja dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat kedua komandan, hingga Tradisi Pedang Pora sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku.Dalam sambutannya, Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang baru, Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk melanjutkan capaian yang telah dibangun oleh kepemimpinan sebelumnya."Serah terima Duaja ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi merupakan amanah organisasi yang harus kami emban dengan penuh tanggung jawab. Kami akan melanjutkan seluruh capaian positif yang telah dibangun serta memperkuat profesionalisme, soliditas, dan pengabdian Satuan Brimob Polda Maluku dalam mendukung kebijakan pimpinan Polri maupun Polda Maluku," ujar Kombes Pol. Tedy Purnanto.Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pol. Dr. Irfan Marpaung beserta keluarga atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Satuan Brimob Polda Maluku."Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian, keteladanan, dan fondasi yang telah dibangun oleh senior kami. Kami berharap seluruh personel tetap menjaga kekompakan dan bersama-sama membawa Satuan Brimob Polda Maluku menjadi satuan yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat," tambahnya.Sementara itu, Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han., dalam amanat perpisahannya mengaku bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku.Menurutnya, pengalaman bertugas di Maluku memberikan banyak pelajaran mengenai arti loyalitas, solidaritas, dan semangat pengabdian personel Brimob dalam menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan."Saya merasa bangga pernah memimpin Satuan Brimob Polda Maluku. Saya menyaksikan sendiri bagaimana semangat, loyalitas, dan keberanian seluruh personel dalam menjalankan setiap tugas, termasuk menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di Maluku. Terima kasih atas dukungan, kebersamaan, dan loyalitas yang telah diberikan selama ini," ungkap Kombes Pol. Irfan Marpaung.Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus menjaga nama baik Korps Brimob dan memberikan dukungan penuh kepada kepemimpinan yang baru."Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier Polri. Saya yakin di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Tedy Purnanto, Satuan Brimob Polda Maluku akan semakin maju dan mampu menjawab berbagai tantangan tugas ke depan. Teruslah bangga menjadi Brimob dan jadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai kehormatan tertinggi," pesannya.Prosesi serah terima Duaja berlangsung melalui sejumlah tahapan tradisi Korps Brimob, mulai dari penghormatan kepada Duaja "Satya Prajahita Widya", penyerahan simbol kehormatan satuan dari pejabat lama kepada pejabat baru, penyampaian amanat, penghormatan terakhir kepada Duaja, hingga penutupan dengan Mars Brimob dan doa bersama.Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Tradisi Pedang Pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Polri yang menjadi simbol penghargaan atas pengabdian pejabat lama sekaligus doa dan penghormatan dari seluruh keluarga besar Brimob terhadap perjalanan tugas berikutnya.Sebagai penutup seluruh rangkaian serah terima jabatan, pada Minggu (12/7/2026) di Lapangan Tahapary Polda Maluku, keluarga besar Satuan Brimob Polda Maluku kembali menggelar Tradisi Pelepasan bagi mantan Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, M.Si., M.Han. beserta istri. Prosesi tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi, kepemimpinan, serta pengabdian beliau selama bertugas di Maluku sebelum melaksanakan penugasan di tempat yang baru.Tradisi Duaja, Pedang Pora, hingga pelepasan pejabat lama tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan di Korps Brimob Polri tidak hanya dimaknai sebagai pergantian jabatan semata, tetapi juga sebagai proses estafet nilai-nilai kehormatan, loyalitas, profesionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui kepemimpinan baru, Satuan Brimob Polda Maluku diharapkan semakin adaptif, responsif, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Maluku. PNO-12 13 Jul 2026, 22:05 WIT
Bangun Generasi Produktif, Polda Maluku Bagikan Peralatan Olahraga di 3 Desa Papuanewsonline.com, Malteng – Polda Maluku terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui penyerahan bantuan peralatan olahraga kepada pemuda Desa Wakal, Desa Hitu Mesing, dan Desa Hitu Lama di Mako Polsek Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safety Riding Wisata Rally Club dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.Penyerahan bantuan dilakukan di hadapan Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Bhayangkari, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dari tiga desa.Kapolda Maluku mengatakan olahraga merupakan media strategis dalam membangun karakter generasi muda yang sehat, disiplin, berprestasi, serta terhindar dari berbagai pengaruh negatif."Melalui bantuan peralatan olahraga ini kami berharap lahir lebih banyak ruang positif bagi para pemuda untuk beraktivitas, membangun prestasi, mempererat persaudaraan, sekaligus menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindakan kriminal. Pemuda adalah aset masa depan bangsa yang harus kita jaga bersama," ujar Kapolda.Ia menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan."Kami ingin Polri menjadi mitra masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Keamanan yang kondusif akan semakin kuat apabila didukung oleh pemuda yang memiliki semangat persatuan, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungannya," katanya.Penyerahan bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda karena dinilai mampu mendukung aktivitas olahraga dan mempererat kebersamaan antarwarga di wilayah Leihitu.Kegiatan kemudian ditutup dengan pengundian door prize bagi peserta Safety Riding dan penyerahan hadiah oleh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi kepada para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum memperkuat pelayanan, kepedulian sosial, dan kemitraan Polri dengan masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 21:44 WIT
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku Salurkan Bantuan Sosial Papuanewsonline.com, Ambon – Komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat diwujudkan Polda Maluku melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga Desa Rutong, Kota Ambon, dan Desa Morela, Kabupaten Maluku Tengah, dalam rangkaian kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (12/7/2026).Bantuan sosial diserahkan langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta disaksikan Raja, tokoh masyarakat, dan warga setempat.Penyaluran bantuan menjadi bagian dari rangkaian touring keselamatan berlalu lintas yang tidak hanya membawa pesan keamanan berkendara, tetapi juga menghadirkan aksi nyata kepedulian sosial kepada masyarakat.Kapolda Maluku mengatakan Hari Bhayangkara merupakan momentum memperkuat nilai pengabdian Polri melalui pelayanan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat."Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi milik Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami untuk terus hadir, berbagi, dan memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat Maluku," ujar Kapolda.Menurutnya, Polri yang Presisi harus mampu menghadirkan rasa aman sekaligus memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat."Kami ingin masyarakat merasakan bahwa kehadiran Polri bukan hanya ketika ada persoalan hukum atau gangguan keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang selalu siap membantu, melayani, dan bekerja bersama masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik," tambahnya.Kehadiran rombongan Polda Maluku disambut hangat oleh Raja dan tokoh masyarakat Desa Rutong maupun Desa Morela. Penyaluran bantuan berlangsung penuh keakraban dan menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kesejahteraan bersama.Rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat apresiasi dari masyarakat yang menilai kehadiran Polri semakin dekat melalui aksi-aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. PNO-12 13 Jul 2026, 21:33 WIT
Gaungkan Safety Riding, Kapolda Maluku: Jadikan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama Papuanewsonline.com, Ambon – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Polda Maluku untuk memperkuat kampanye keselamatan berlalu lintas melalui kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club yang melibatkan komunitas motor, pecinta touring, Bhayangkari, serta jajaran Polda Maluku. Kegiatan yang berlangsung Minggu (12/7/2026) itu menjadi bagian dari upaya Polri membangun budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, Irjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku, Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta pengurus, serta ratusan peserta dari berbagai komunitas motor di Kota Ambon.Rombongan dilepas dari Lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary Tantui Ambon dan menempuh rute melintasi sejumlah kawasan di Kota Ambon hingga Kabupaten Maluku Tengah, dengan titik persinggahan di Desa Rutong, Desa Morela, dan Mako Polsek Leihitu sebelum kembali finis di Lapangan Tahapary.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kesadaran, disiplin, dan kepatuhan terhadap aturan hukum."Melalui Safety Riding ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya dan gaya hidup. Memiliki kendaraan saja tidak cukup, tetapi harus diiringi pengetahuan, keterampilan, kepatuhan terhadap aturan, serta sikap saling menghormati sesama pengguna jalan. Keselamatan adalah kebutuhan setiap orang dan harus menjadi prioritas utama," kata Kapolda.Ia menjelaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar perayaan institusi, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan melalui peningkatan disiplin berlalu lintas."Kami ingin seluruh masyarakat pulang dengan selamat setiap kali berkendara. Karena itu mari gunakan helm berstandar SNI, lengkapi surat-surat kendaraan, patuhi rambu lalu lintas, hindari kecepatan berlebihan, dan jadilah pelopor keselamatan di jalan raya," tegasnya.Selain mengampanyekan keselamatan berlalu lintas, kegiatan Safety Riding Wisata Rally Club juga mempererat sinergi antara Polri dengan komunitas otomotif serta masyarakat sebagai mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Maluku.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menegaskan komitmen Polda Maluku dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sebagai bagian dari pelayanan Polri Presisi kepada masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 21:14 WIT
Tradisi Pedang Pora Iringi Pelepasan Irjen Pol. Imam Thobroni Papuanewsonline.com, Ambon – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai tradisi pelepasan Wakapolda Maluku, Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., yang digelar di halaman depan Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026). Prosesi Pedang Pora yang menjadi tradisi kehormatan di lingkungan Polri tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., serta diikuti jajaran pejabat utama, para Kapolres, personel dan ASN Polda Maluku.Tradisi Pedang Pora merupakan bentuk penghormatan institusi kepada perwira tinggi Polri yang telah mengabdikan diri dan menyelesaikan masa tugasnya di suatu satuan kerja. Prosesi tersebut sekaligus menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan dan komitmen Polri dalam menjaga soliditas organisasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Irjen Pol. Imam Thobroni dilepas dengan barisan Pedang Pora dan jajaran kehormatan yang dibentuk oleh personel Polda Maluku. Prosesi berlangsung khidmat, mencerminkan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Wakapolda Maluku.Turut mengikuti kegiatan tersebut Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta beserta istri, seluruh Pejabat Utama Polda Maluku beserta istri, para Kapolres jajaran Polda Maluku beserta istri, Bhayangkari, personel, serta ASN Polda Maluku.Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menyampaikan bahwa tradisi pelepasan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada setiap insan Bhayangkara yang telah mendedikasikan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara."Tradisi Pedang Pora adalah simbol penghormatan atas pengabdian, loyalitas, dan dedikasi seorang perwira kepada institusi Polri. Apa yang telah ditorehkan Irjen Pol. Imam Thobroni selama bertugas di Polda Maluku menjadi bagian dari perjalanan organisasi yang akan terus kami lanjutkan. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya serta mendoakan beliau senantiasa diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam mengemban amanah di tempat tugas yang baru," ujar Kapolda.Kapolda juga menegaskan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan publik."Regenerasi kepemimpinan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Yang terpenting adalah nilai-nilai pengabdian, profesionalisme, integritas, dan semangat Presisi terus hidup dalam setiap personel sehingga kepercayaan masyarakat kepada Polri semakin meningkat," tegasnya.Prosesi pelepasan berlangsung penuh kekeluargaan dan rasa hormat. Usai melewati barisan Pedang Pora, Irjen Pol. Imam Thobroni berpamitan dengan Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, para pejabat utama, Bhayangkari, serta seluruh personel yang hadir.Seluruh rangkaian tradisi pelepasan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai, menjadi penanda kuat bahwa nilai-nilai penghormatan terhadap pengabdian tetap menjadi budaya yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri sebagai bagian dari upaya membangun organisasi yang solid, profesional, modern, dan semakin dipercaya masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 21:00 WIT
Kapolda Maluku: Pergantian Jabatan Sebagai Regenerasi Kepemimpinan Dalam Mewujudkan Polri Presisi Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan momentum memperkuat organisasi, menjaga kesinambungan pengabdian, serta memperkokoh soliditas dalam mewujudkan Polri Presisi yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.Penegasan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin acara Kenal Pamit Wakapolda Maluku dan Pejabat Utama Polda Maluku yang digelar di Lobby Lantai II Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026), usai pelaksanaan upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat strategis di lingkungan Polda Maluku.Acara berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejabat yang mendapat promosi dan penugasan baru sekaligus penyambutan para pejabat yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di lingkungan Polda Maluku.Turut hadir dalam kegiatan tersebut mantan Wakapolda Maluku Irjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, Karo Logistik Polda Maluku Kombes Pol. Yudhi Wiratama, S.I.K., mantan Dirintelkam Polda Maluku Kombes Pol. I Gede Arsana, S.H., S.I.K. bersama Dirintelkam Polda Maluku Kombes Pol. Darmawan Dwiharyanto, S.I.K., mantan Dirreskrimsus Polda Maluku Kombes Pol. Piter Yanottama, S.I.K., S.H., M.H. bersama Dirreskrimsus Polda Maluku Kombes Pol. Budi Priyanto, S.I.K., M.Si., mantan Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. Yudi Kristanto, S.I.K. bersama Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. S.I.K. bersama Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmi, S.I.K., M.H., mantan Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Dr. Irfan S. P. Marpaung, S.I.K., M.Si. bersama Dansat Brimob Polda Maluku Kombes Pol. Tedy Purnanto, S.I.K., mantan Kabiddokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. M. Faizal Zulkarnaen, M.H., Sp.F., M.A.R.S. bersama Kabiddokkes Polda Maluku Kombes Pol. dr. Purwadi, S.Ked., Sp.THT-KL., M.M., mantan Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Indera Gunawan, S.I.K. bersama Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Jarot Sungkowo, S.H., S.I.K., M.H., mantan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya, S.I.K., M.I.K. bersama Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, S.I.K., M.Si., mantan Kapolres Maluku Tengah AKBP Hardi Meladi Kadir, S.I.K., M.H. bersama Kapolres Maluku Tengah AKBP Widy Irazwan, S.I.K., serta Ketua Bhayangkari Daerah Maluku beserta seluruh Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku.Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan penyampaian pesan dan kesan dari Wakapolda Maluku sebelumnya, Irjen Pol. Imam Thobroni, serta para Pejabat Utama yang mendapat penugasan baru. Selanjutnya dilakukan penyerahan cenderamata dari Kapolda Maluku, Wakapolda Maluku, Irwasda, dan Ketua Bhayangkari Daerah Maluku sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polda Maluku. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Kapolda Maluku dan ramah tamah bersama seluruh keluarga besar Polda Maluku.Dalam pesan perpisahannya, Irjen Pol. Imam Thobroni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolda Maluku beserta seluruh personel yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat Wakapolda Maluku.Ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap Maluku yang menurutnya memiliki keindahan alam, kekayaan budaya, serta masyarakat yang hangat sehingga memberikan pengalaman pengabdian yang tidak terlupakan."Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda beserta seluruh keluarga besar Polda Maluku atas kebersamaan dan dukungan yang luar biasa selama saya bertugas. Maluku adalah daerah yang sangat indah dan memiliki tempat tersendiri di hati saya. Walaupun kini mendapat amanah baru, saya berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik," ujar Irjen Pol. Imam Thobroni.Ia juga berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat meneruskan semangat pengabdian, menjaga soliditas internal, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Maluku.Sementara itu, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. memperkenalkan diri kepada seluruh keluarga besar Polda Maluku sekaligus memohon dukungan agar dapat menjalankan amanah secara optimal."Sebagai warga baru di Polda Maluku, saya memohon doa, dukungan dan kerja sama seluruh Pejabat Utama, personel, serta ASN agar kita dapat bekerja sebagai satu tim yang solid dalam mendukung seluruh program Kapolda Maluku, menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.Dalam sambutannya, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai amanah sekaligus bentuk kepercayaan pimpinan kepada setiap personel."Mutasi jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, tetapi bagian dari proses pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan Polri. Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, integritas, dan tanggung jawab. Yang terpenting bukan di mana kita bertugas, tetapi bagaimana kita memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara."Kapolda menuturkan bahwa setiap penugasan merupakan bagian dari ketentuan Tuhan Yang Maha Esa yang harus diterima dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur. Menurutnya, seorang anggota Polri harus selalu siap ditempatkan di mana pun negara membutuhkan.Kapolda juga memberikan penghargaan tinggi kepada Irjen Pol. Imam Thobroni beserta seluruh pejabat yang mendapat promosi maupun penugasan baru atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama mengabdi di Polda Maluku."Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Irjen Pol. Imam Thobroni beserta seluruh pejabat yang hari ini melanjutkan pengabdian di tempat tugas baru. Beliau telah menjadi mitra strategis yang banyak memberikan pemikiran, konsep, dan solusi dalam setiap pengambilan keputusan di Polda Maluku. Keberhasilan organisasi lahir dari kolaborasi, bukan kerja individu semata."Kapolda juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus mampu berpikir visioner, mengambil keputusan secara tepat, dan menjadi teladan bagi anggotanya."Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan berpikir, kemampuan bertindak, dan kemampuan memberi teladan. Dari proses berpikir akan lahir konsep-konsep yang menjadi solusi bagi organisasi. Karena itu saya mengajak seluruh pejabat untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperkuat kolaborasi, serta menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas."Mengakhiri sambutannya, Kapolda mengajak seluruh pejabat yang mendapat amanah baru agar tetap menjaga hubungan kekeluargaan dengan Polda Maluku."Pergantian jabatan tidak pernah memutuskan persaudaraan. Polda Maluku akan selalu menjadi rumah bagi seluruh personel yang pernah mengabdi di sini. Kami berharap silaturahmi tetap terjalin, komunikasi tetap terbangun, dan semangat pengabdian kepada institusi terus menyatukan kita di mana pun bertugas."Acara kenal pamit berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diakhiri dengan ramah tamah, foto bersama, serta pemberian ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang mendapat promosi dan penugasan baru. Momentum tersebut menjadi simbol kuat bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polda Maluku berjalan secara profesional, humanis, dan berkesinambungan sebagai bagian dari komitmen memperkuat organisasi Polri Presisi dalam menjaga stabilitas keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. PNO-12 13 Jul 2026, 20:45 WIT
Pangkogabwilhan III: Pendidikan Karakter Jadi Benteng Generasi Muda Papua Dari Paham Kekerasan Papuanewsonline.com, Mimika – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Pangkogabwilhan III), Letjen TNI Lucky Avianto, menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda Papua dari pengaruh paham radikalisme, terorisme, separatisme, ekstremisme, serta kekerasan yang menurutnya diajarkan oleh OPM."Pendidikan karakter sejatinya menjadi fondasi untuk membentuk generasi muda Papua yang tangguh, bermoral tinggi, serta berintegritas, sehingga mampu melawan paham-paham kekerasan yang diajarkan OPM."Untuk melindungi sekaligus menangkal masuknya paham radikalisme, terorisme, separatisme, dan ekstremisme OPM ke generasi muda Papua, Kogabwilhan III menggunakan kedekatan personel Satgas TNI dengan masyarakat khususnya para orang tua, Mama-Mama Papua untuk mengedukasi pentingnya pendidikan bagi anak-anak, sebagai jalan satu-satunya untuk mengubah nasib, bukan dengan senjata dan kekerasan seperti yang diperlihatkan OPM selama ini.Syukur Alhamdulillah, Puji Tuhan, saat ini mulai banyak orang tua khususnya Mama-Mama Papua yang menyekolahkan anak-anaknya, apalagi negara dalam hal ini pemerintah Presiden Prabowo Subianto, telah menggelontorkan beragam program pendidikan, mulai dari Sekolah Rakyat hingga beasiswa kepada anak-anak, termasuk anak-anak kita di ufuk timur Indonesia.Menurut Letjen TNI Lucky Avianto, sekolah menjadi tempat yang sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak Papua sehingga mereka dapat terbebas dari pengaruh paham radikalisme, terorisme, separatisme, dan ekstremisme yang sebelumnya mereka lihat maupun diajarkan oleh OPM. Ia kembali menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang bermoral, tangguh, dan berintegritas.Salah satu parameter keberhasilan orang tua di Papua dalam mendidik anak-anaknya, menurutnya, dapat dilihat dari semakin banyaknya putra-putri Papua yang berhasil lolos seleksi Akademi Militer. Saat ini tercatat sebanyak 25 siswa asal Bumi Cenderawasih menjadi Taruna Akmil yang dipersiapkan sebagai calon pemimpin TNI di masa depan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Sejalan dengan itu, Kogabwilhan III juga mempertebal pengamanan di daerah-daerah rawan agar OPM tidak memiliki kesempatan menanamkan paham radikalisme, terorisme, separatisme, dan ekstremisme kepada anak-anak Papua. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda.Menurut Pangkogabwilhan III, langkah tersebut juga menjadi wujud dukungan TNI terhadap pelaksanaan delapan program Astacita Presiden Prabowo Subianto di wilayah timur Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan, pembangunan sumber daya manusia, serta penguatan stabilitas keamanan.Penulis: JidEditor: OF 13 Jul 2026, 19:03 WIT
Berulang Langgar Aturan, Ahli Sebut: Freeport Seolah Anak Emas Yang Bebas Tanggung Jawab Papuanewsonline.com, Jakarta – Protes warga Mimika yang menderita akibat limbah tailing PT Freeport Indonesia ternyata bukan masalah baru. Sejarah mencatat perusahaan ini telah berulang kali melanggar aturan, merugikan negara dan merusak lingkungan, namun hingga kini seolah bergerak bebas tanpa sanksi nyata. Fahmy Radhi, pakar ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, menegaskan hal ini di Jakarta, Kamis lalu.“Sejak awal beroperasi, Freeport tidak pernah serius menangani limbah karena biayanya mahal. Tak heran masalah ini terus berulang,” ujarnya. (9/7/26) Fahmy menyoroti fakta bahwa bahkan lembaga pengawas negara sekelas Badan Pemeriksa Keuangan telah berulang kali menemukan pelanggaran dan menghitung besaran kerugian negara serta denda yang harus dibayar, namun tidak pernah ada tindak lanjut yang tegas. “Seolah pemerintah sengaja membiarkan pelanggaran terjadi. Freeport bagaikan ‘anak emas’ yang istimewa,” tegasnya. Ia pun pesimistis langkah DPR saat ini akan membuahkan hasil, meragukan ada pihak yang berani bertindak tegas terhadap perusahaan raksasa tersebut.Catatan sejarah pemeriksaan BPK sangat jelas mencatat kerugian yang luar biasa besar. Pada tahun 2017, ditemukan potensi kerugian negara dari sisi penerimaan bukan pajak periode 2009–2015 mencapai US$445,96 juta atau setara Rp6 triliun. Pelanggaran terjadi karena perusahaan tidak mematuhi kontrak karya, termasuk biaya pengelolaan yang mengurangi nilai royalti yang seharusnya diterima negara. Angka ini menunjukkan betapa besarnya kekayaan yang hilang dari tangan rakyat.Satu tahun kemudian, hasil pemeriksaan kembali mengungkap kerugian yang jauh lebih dahsyat: kerusakan ekosistem akibat pembuangan limbah selama 2013–2015 bernilai Rp185 triliun. Lebih mengherankan, perusahaan ternyata beroperasi tanpa memiliki izin resmi penggunaan kawasan hutan. Belum selesai itu, pada tahun 2023 BPK juga mencatat keterlambatan pembangunan fasilitas pemurnian mineral yang menimbulkan denda administratif sebesar US$501,95 juta atau sekitar Rp7,77 triliun.Padahal menurut undang-undang, setiap perusahaan tambang wajib membangun fasilitas pengolahan sendiri dan seharusnya sudah dilarang mengekspor bahan mentah sejak pertengahan tahun 2023. Namun Freeport justru mendapatkan perlakuan istimewa dan tetap diizinkan mengekspor hingga akhir tahun 2024 meskipun pembangunan smelter belum memenuhi target minimal. Kebijakan ini dinilai sangat merugikan dan tidak adil bagi aturan yang berlaku bagi perusahaan lain di Indonesia.Penulis: JidEditor: OF 13 Jul 2026, 16:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT