Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Ditemukan Jenazah Pria Di Jalan Trans Timika-Nabire, Diduga Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kuala Kencana, Polres
Mimika, menerima laporan tentang penemuan jenazah seorang pria di wilayah PT
KBV/PAL, sepanjang Jalan Trans Timika–Nabire, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,
pada Selasa (31/3/26) sekitar pukul 11.50 WIT. Informasi awal diterima dari
anggota Brimob yang bertugas di Pos PT KBV/PAL, setelah mendapatkan
pemberitahuan dari karyawan setempat mengenai penemuan mayat tersebut.Menurut keterangan saksi, sepeda motor milik korban
ditemukan terjatuh di pinggir kali tanpa ada orang yang mengendarainya. Tim
penyelidik kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menemukan korban
terbaring tidak bernyawa di pinggir talut. Setelah itu, peristiwa segera
dilaporkan ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti hal tersebut, Polsek Kuala Kencana
berkoordinasi dengan Polres Mimika dan tim medis untuk melakukan olah Tempat
Kejadian Perkara (TKP) oleh Unit Laka Lantas, mengamankan barang bukti, serta
mengevakuasi jenazah ke RSUD Mimika.Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menyampaikan bahwa
korban adalah seorang pria berinisial FBR berusia 31 tahun, warga Distrik
Wania, Kabupaten Mimika. "Jenazah tiba di RSUD Mimika sekitar pukul 15.38 WIT
dan saat ini berada di kamar jenazah untuk proses identifikasi lebih
lanjut," ujarnya. Barang bukti yang diamankan dari lokasi antara lain satu
unit sepeda motor tanpa plat nomor, satu dompet hitam, satu kartu identitas
(noken), dan satu telepon genggam.Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban
diduga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Sebelum kejadian, korban
diketahui telah mengkonsumsi minuman keras. Korban mengalami luka serius di
bagian kepala yang diduga akibat benturan saat kecelakaan. "Kami sedang berupaya menghubungi keluarga korban
melalui jaringan masyarakat setempat. Penanganan lebih lanjut dilakukan oleh
Sat Lantas Polres Mimika untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,"
jelasnya. Polres Mimika mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat
berkendara, tidak mengemudi di bawah pengaruh alkohol, serta mematuhi aturan
lalu lintas untuk mencegah kecelakaan serupa. Penulis: Jid
Editor: GF
31 Mar 2026, 22:42 WIT
Polsek Kawasan Bandara Mimika Gelar Razia Sajam, Amankan 1 Busur Dan 28 Anak Panah
Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Kawasan Bandara
melaksanakan razia khusus terhadap senjata tajam (sajam) berupa busur dan panah
dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pasca
konflik sosial di Distrik Kwamki Narama. Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda
Yusran Jaya Milu (Kapolsek Kawasan Bandara Mimika) bekerja sama dengan tim
pengamanan Bandara Mozes Kilangin Timika digelar pada Selasa (31/3/2026) di
area Bandara Mozes Kilangin dan Terminal Perintis Avco.Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, S.E., menjelaskan
bahwa razia dilakukan secara menyeluruh di Terminal Perintis Bandara Avco
maupun area kedatangan dan keberangkatan Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika. Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang
bawaan calon penumpang serta penumpang yang baru tiba, guna mendeteksi adanya
benda berbahaya yang dapat mengganggu ketertiban."Kegiatan ini bertujuan mencegah masuknya atau
penyebaran senjata alami yang berpotensi memicu konflik kembali," ujarnya.Dalam pelaksanaan razia, personel berhasil mengamankan 1
buah busur dan 28 anak panah yang dibawa oleh salah seorang penumpang pesawat
Reven Global Transport yang berasal dari Lapter Noema Distrik Jila. Pemilik
barang berinisial T.D (37 tahun) beralamat di Jalan Baru, Distrik Mimika Baru,
Kabupaten Mimika. Setelah ditemukan, barang bukti tersebut langsung diamankan
di Polsek Kawasan Bandara untuk proses lebih lanjut.Hempy menambahkan bahwa setelah menyelesaikan proses
pemeriksaan awal, barang bukti akan disimpan sementara di Polsek Kawasan
Bandara sebelum dilakukan pemusnahan sesuai prosedur hukum. "Kegiatan razia sajam pasca konflik sosial di Kwamki
Narama merupakan tindakan preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan
kondusif di wilayah Kabupaten Mimika," jelasnya. Razia ini juga menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan
lingkungan bandara yang aman bagi seluruh penumpang dan masyarakat sekitar. Penulis: Jid
Editor: GF
31 Mar 2026, 22:39 WIT
Polres Mimika Kawal Keberangkatan Tiga Bus Warga, Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Papuanewsonline.com, Timika – Polsek Tembagapura bersama
petugas pengamanan melakukan pengawasan dan pengamanan terhadap keberangkatan
tiga unit bus yang mengangkut warga masyarakat menuju Kota Timika pada Selasa
pagi (31/3/2026). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menghadiri acara kedukaan
almarhum Balau Newegalen serta mendukung proses hukum yang sedang berjalan.Kasihumas Polres Mimika Iptu Hempy Ona menjelaskan bahwa
pihak kepolisian melakukan pengamanan sejak pukul 06.30 WIT hingga seluruh
penumpang selesai melakukan boarding. Personel gabungan Polsek Tembagapura dan Brimob melakukan
pengaturan lalu lintas serta pengawasan terhadap barang bawaan penumpang guna
mencegah masuknya senjata atau barang berbahaya ke dalam bus."Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan
tidak terpengaruh isu yang belum jelas, agar situasi kamtibmas tetap
terkendali," ujarnya.Diketahui, keberangkatan bus tersebut merupakan bagian dari
dukungan masyarakat terhadap proses penyidikan kasus pembunuhan yang menimpa
Balau Newegalen di Kwamki Narama. Setiap penumpang yang terdiri dari berbagai kalangan
masyarakat dari Kampung Damai, Kwamki Narama, hingga Mimika Baru, menunjukkan
sikap kooperatif selama proses pemeriksaan barang bawaan. Tidak ditemukan
barang berbahaya maupun indikasi yang mengganggu keamanan selama proses
keberangkatan.Polres Mimika mengimbau seluruh masyarakat untuk terus
memberikan dukungan kepada aparat keamanan dalam menangani setiap kasus yang
terjadi."Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan
guna menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Mimika. Semoga proses hukum
dapat berjalan dengan lancar dan memberikan keadilan yang layak bagi semua
pihak," pungkas Hempy Ona. Seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dengan kondisi
kamtibmas yang tetap aman dan kondusif. Penulis: Jid
Editor: GF
31 Mar 2026, 22:34 WIT
BAPPEDA MIMIKA GELAR MUSRENBANG OTSUS DAN DTI 2027, FOKUS PEMBANGUNAN SDM BERKARAKTER
Papuanewsonline.com, Timika – Badan Perencanaan dan
Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika menggelar Musyawarah Perencanaan
Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur
(DTI) tahun 2027. Kegiatan yang digelar di Hotel Horison Ultima Timika pada
Selasa (31/3/26) dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan
Setda Mimika Santy Sondang yang mewakili Bupati Mimika, diikuti oleh seluruh
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola dana Otsus.Mengusung tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia Berkarakter
Berbasis Ekonomi Inklusif Menuju Mimika Cerdas, Mimika Sehat, Mimika
Produktif”, forum ini menjadi ruang untuk menyatukan arah pembangunan yang
berpihak pada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Dalam sambutan yang disampaikannya, Santy menegaskan bahwa
pembangunan SDM tidak hanya bertujuan mencetak lulusan pendidikan formal,
tetapi juga membentuk manusia yang berintegritas, mencintai budaya lokal, serta
memiliki daya saing yang kuat. “Pendidikan dan kesehatan adalah fondasi utama pembangunan.
Kita ingin melahirkan generasi Mimika yang tidak hanya cerdas, tetapi juga
berkarakter tangguh dan siap bersaing di kancah lokal maupun nasional,”
ujarnya.Selain itu, konsep ekonomi inklusif menjadi perhatian utama,
di mana seluruh program pembangunan harus dapat dirasakan manfaatnya oleh semua
lapisan masyarakat, termasuk wilayah pesisir dan pegunungan.Santy menyampaikan tiga prinsip utama yang wajib
diperhatikan oleh OPD pengelola dana Otsus: ketepatan sasaran, transparansi dan
akuntabilitas, serta sinergi lintas sektor. “Tidak boleh ada penyalahgunaan dana. Semua program harus
jelas manfaatnya dan bisa dipertanggungjawabkan untuk kesejahteraan masyarakat,
khususnya Orang Asli Papua,” jelasnya. Ia juga menyoroti pentingnya menghilangkan ego sektoral dan
mengintegrasikan program pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi agar lulusan
dapat terserap dalam sistem ekonomi daerah.Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah
Bappeda Mimika Izak Rahajaan menjelaskan bahwa Musrenbang Otsus bertujuan
menyelaraskan dan mempertajam prioritas pembangunan daerah. Forum ini juga menjadi sarana mengevaluasi pelaksanaan
program Otsus sebelumnya, menyusun program yang selaras dengan dokumen
perencanaan daerah seperti RPJPD dan RKPD, serta memperkuat sinergi antar
pemangku kepentingan.
“Melalui Musrenbang ini, diharapkan program Otsus
benar-benar tepat sasaran dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat
Papua secara menyeluruh,” pungkasnya. Penulis: JidEditor: GF
31 Mar 2026, 22:28 WIT
Anggota Polisi di Dogiyai Tewas Dibunuh OTK, Aparat Tingkatkan Kewaspadaan
Papuanewsonline.com, Dogiyai – Suasana duka menyelimuti
jajaran kepolisian di Kabupaten Dogiyai, Papua, setelah seorang anggota polisi
dilaporkan tewas dibunuh oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa
(31/3/2026). Peristiwa ini langsung memicu peningkatan kewaspadaan di kalangan personel
kepolisian setempat.Informasi yang diterima menyebutkan, korban merupakan
anggota Polres Dogiyai bernama Yupentus Edowai. Insiden tersebut sontak
mengejutkan rekan-rekan sesama aparat, mengingat situasi keamanan di wilayah
tersebut memang kerap menjadi perhatian.Dalam pesan yang beredar melalui grup komunikasi internal
dan diterima media ini melalui WhatsApp, salah satu rekan korban menyampaikan
imbauan agar seluruh personel meningkatkan kewaspadaan."Selamat siang komandan, Senior dan Rekans... Hari ini
rekan kita Polres Dogiyai di Bunuh oleh OTK untuk itu Rekan-Rekan jangan ada
yang bepergian sendiri-sendiri," demikian pernyataan dari salah satu rekan
polisi yang diterima media papuanewsonline,com. via WhatsApp.Korban diketahui bernama Yupentus Edowai yang disebut
tinggal di wilayah Barang Barat. Hingga kini, motif di balik pembunuhan
tersebut masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian.Menyusul kejadian ini, seluruh personel di wilayah Dogiyai
diminta untuk tidak bepergian seorang diri, terutama saat bertugas di lapangan
maupun di luar jam dinas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar
insiden serupa tidak kembali terulang.Selain itu, pengamanan di sejumlah titik rawan juga
dikabarkan telah diperketat. Aparat melakukan patroli dan meningkatkan
kesiapsiagaan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang menimpa
aparat keamanan di wilayah pegunungan Papua, yang dalam beberapa waktu terakhir
menjadi perhatian berbagai pihak.Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi
dari pihak kepolisian setempat terkait kronologi lengkap, identitas pelaku,
maupun langkah lanjutan yang sedang dilakukan.Media ini akan terus memperbarui informasi seiring
perkembangan penyelidikan dan keterangan resmi dari pihak berwenang. Penulis: HendEditor: GF
31 Mar 2026, 18:39 WIT
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Duka Mendalam Selimuti Misi Perdamaian UNIFIL
Papuanewsonline.com, Lebanon – Tentara Nasional Indonesia
(TNI) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI yang bertugas
dalam misi perdamaian dunia di bawah United Nations Interim Force in Lebanon
(UNIFIL). Insiden tragis tersebut terjadi di wilayah penugasan Lebanon Selatan
pada Minggu, 29 Maret 2026, di tengah meningkatnya eskalasi situasi keamanan.Berdasarkan laporan dari daerah operasi, insiden menimpa
personel TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Peristiwa ini terjadi saat kondisi keamanan di wilayah tersebut memanas akibat
saling serang artileri.Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan
gugur saat menjalankan tugas. Sementara itu, tiga prajurit lainnya turut
menjadi korban, yakni Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat, serta
Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.Puspen TNI menjelaskan, seluruh personel yang terluka telah
mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur. Dua prajurit dengan luka ringan
saat ini menjalani perawatan di Hospital Level I UNIFIL yang berada di sektor
penugasan.Sementara itu, Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat
telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut
untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan secara intensif.Adapun jenazah Praka Farizal Rhomadhon saat ini disemayamkan
di East Sector Headquarters (HQ) UNIFIL. Proses administrasi pemulangan ke
Indonesia juga tengah diselesaikan dengan dukungan penuh dari Kedutaan Besar
Republik Indonesia (KBRI) di Beirut.Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Lebanon, TNI
menegaskan telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai Standard
Operating Procedure (SOP) yang berlaku dalam misi UNIFIL.Hingga kini, penyebab langsung insiden masih belum dapat
dipastikan. Situasi saat kejadian berlangsung di tengah baku tembak artileri,
sehingga proses investigasi lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak UNIFIL
untuk memastikan kronologi dan sumber serangan.TNI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas
sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan
Bangsa-Bangsa secara profesional dan penuh tanggung jawab.Selain itu, keselamatan personel tetap menjadi prioritas
utama dalam setiap operasi. TNI juga terus memantau perkembangan situasi
keamanan di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah kontinjensi sesuai dinamika
di daerah penugasan Lebanon.Peristiwa ini menjadi duka mendalam tidak hanya bagi
keluarga besar TNI, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang selama ini dikenal
aktif berkontribusi dalam misi perdamaian dunia.Pengabdian para prajurit TNI di medan tugas internasional
kembali menjadi bukti komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas dan
perdamaian global, meskipun harus dibayar dengan pengorbanan besar.Kepergian Praka Farizal Rhomadhon menjadi pengingat akan
besarnya risiko yang dihadapi prajurit penjaga perdamaian di wilayah konflik.TNI pun menyampaikan penghormatan tertinggi kepada almarhum
atas dedikasi dan pengabdian terbaiknya untuk bangsa dan dunia.Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang
Maha Esa, dan para prajurit yang terluka segera pulih untuk kembali berkumpul
bersama keluarga serta rekan satuan. (GF)
31 Mar 2026, 13:35 WIT
147,55 Juta Perjalanan Warnai Angkutan Lebaran 2026, Menhub Dudy Resmi Tutup Posko Terpadu
Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy
Purwagandhi resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) di
Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Senin (30/3/2026). Penutupan ini menandai
berakhirnya masa pelayanan arus mudik dan balik Lebaran yang berlangsung sejak
13 hingga 29 Maret 2026.Dalam kesempatan tersebut, Menhub Dudy mengungkapkan jumlah
masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini
mencapai angka yang sangat besar. Berdasarkan data Mobile Positioning Data
(MPD), total perjalanan tercatat sebanyak 147,55 juta orang atau meningkat 2,53
persen dibanding hasil survei awal yang memproyeksikan 143,92 juta orang."Penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini merupakan
kerja besar bersama, yang melibatkan koordinasi lintas sektor secara intensif,
baik antar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi,
maupun seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini menjadi kunci utama
dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik
dengan aman, selamat, dan lancar," tutur Menhub Dudy.Selain peningkatan jumlah perjalanan masyarakat, angka
penumpang angkutan umum juga menunjukkan tren positif. Selama periode Angkutan
Lebaran 2026, total penumpang mencapai 23,54 juta orang atau naik 10,87 persen
dibanding tahun 2025 yang tercatat 21,23 juta penumpang.Dari rincian moda transportasi, angkutan jalan mencatat 3,89
juta penumpang atau naik 11,64 persen dari tahun lalu. Moda laut mencapai 2,02
juta penumpang dengan kenaikan 9,86 persen, sementara moda udara mencatat 4,77
juta penumpang atau meningkat 6,97 persen.Sementara itu, moda kereta api menjadi salah satu penyumbang
terbesar dengan total 7,31 juta penumpang, naik 10,13 persen dibanding 2025.
Adapun moda penyeberangan mencatat kenaikan paling signifikan sebesar 15,36
persen dengan total 5,52 juta penumpang.Di sisi keselamatan, Menhub Dudy menyoroti adanya capaian
yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data Kepolisian Negara Republik
Indonesia, jumlah kecelakaan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026
tercatat sebanyak 3.517 kejadian, turun 6,31 persen dibanding tahun sebelumnya
yang mencapai 3.754 kejadian.Lebih jauh, angka fatalitas korban meninggal dunia akibat
kecelakaan juga mengalami penurunan signifikan sebesar 31,19 persen. Tahun ini
jumlah korban meninggal tercatat 300 jiwa, jauh lebih rendah dibanding Angkutan
Lebaran 2025 yang mencapai 436 jiwa."Capaian ini patut kita syukuri, namun juga harus kita
jadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Saya ingin menekankan
kembali bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap
penyelenggaraan transportasi. Tidak boleh ada kompromi dalam aspek kelaikan
sarana, kesiapan prasarana, maupun kepatuhan terhadap standar
operasional," ujar Menhub Dudy.Ia menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan akan terus
memperkuat aspek keselamatan melalui ramp check, pengawasan lapangan, hingga
pengendalian lalu lintas yang terintegrasi. Pemanfaatan teknologi dan sistem
informasi juga terus didorong guna meningkatkan respons cepat terhadap dinamika
di lapangan.Di sisi pelayanan, Menhub menekankan bahwa transportasi
tidak hanya soal memindahkan orang dan barang, tetapi juga memastikan rasa
aman, nyaman, serta kepastian bagi masyarakat selama perjalanan."Transportasi haruslah menjadi sebuah upaya memindahkan
orang dan barang, seraya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan memberikan
kepastian kepada masyarakat," lanjut Menhub.Dalam penutupan posko tersebut, Menhub Dudy turut
menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI,
Polri, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, operator
transportasi, hingga petugas lapangan yang bekerja tanpa kenal lelah selama
masa Lebaran.Ucapan terima kasih juga disampaikan secara khusus kepada
media massa dan para jurnalis nasional yang dinilai telah menyajikan informasi
secara akurat, lengkap, dan jujur sehingga membantu masyarakat memperoleh
gambaran situasi perjalanan mudik dan balik secara real time."Dan tentu saja, saya harus menyampaikan terima kasih
kepada seluruh masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas serta
berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama
perjalanan," imbuh Menhub.Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Perhubungan
Suntana, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kepala BMKG Teuku
Faisal Fathani, Kepala BASARNAS Mohammad Syafii, serta sejumlah pejabat tinggi
madya di lingkungan Kementerian Perhubungan. (GF)
31 Mar 2026, 13:33 WIT
Ekonomi Lokal dan Digitalisasi Jadi Fokus Utama Musrenbang Mimika 2026
Papuanewsonline.com, Mimika — Bupati Mimika, Johannes
Rettob, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang strategis dan
berkelanjutan dalam sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) tingkat kabupaten yang digelar di Kantor Bappeda, Senin (30/03/2026).Ia menyampaikan bahwa rangkaian perencanaan pembangunan
telah dimulai dari tingkat distrik, dilanjutkan dengan forum RKPD, hingga
Musrenbang kabupaten, yang selanjutnya akan berlanjut ke tingkat provinsi dan
nasional.“Seluruh proses ini menjadi bagian penting dalam merumuskan
arah pembangunan yang terintegrasi dari daerah hingga pusat,” ujar Johannes.Menurutnya, tema pembangunan nasional tahun ini berfokus
pada akselerasi ekonomi berbasis kearifan lokal serta penguatan digitalisasi.
Oleh karena itu, Mimika yang kaya akan sumber daya alam dan budaya harus mampu
mengoptimalkan potensi tersebut dalam perencanaan pembangunan.Johannes menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan adalah
mewujudkan masyarakat Mimika yang sejahtera. Hal ini hanya dapat tercapai jika
masyarakat berada dalam kondisi sehat, cerdas, aman, dan damai, sehingga mampu
menjalankan aktivitas ekonomi secara optimal.Ia juga mengungkapkan capaian positif pada tahun 2025, di
mana terjadi peningkatan sekitar 30 persen jumlah unit usaha kecil di Mimika.
Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap program pembangunan benar-benar
berbasis kebutuhan riil masyarakat.“Program yang disusun harus menjawab kebutuhan masyarakat,
bukan sekadar keinginan pemerintah,” tegasnya.Dalam sektor infrastruktur, Johannes menekankan pentingnya
kesiapan sumber daya manusia. Ia mengingatkan agar pembangunan fasilitas
seperti sekolah dan layanan kesehatan harus diimbangi dengan ketersediaan
tenaga pengajar dan tenaga medis.Selain itu, ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat
Daerah (OPD) untuk memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM,
khususnya pengusaha lokal, agar produk Mimika memiliki daya saing dan nilai
tambah.Saat ini, tercatat sekitar 8.500 UMKM di Mimika, namun baru
sekitar 25 persen yang memanfaatkan platform digital. Meski begitu, sejumlah
produk lokal seperti noken telah menembus pasar internasional hingga Belanda
dan Amerika, serta produk buah merah yang telah dipasarkan hingga Chile.“Ini menunjukkan bahwa digitalisasi membuka peluang besar
bagi pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.Ke depan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan mendorong
pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal melalui sektor pariwisata yang
diharapkan berdampak pada pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, dan usaha
pendukung lainnya.Johannes juga menekankan pentingnya data potensi kampung
sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Setiap distrik
diminta untuk mengidentifikasi potensi wilayahnya secara optimal.Ia turut menyoroti peran perbankan dalam mendukung akses
pembiayaan bagi UMKM dan koperasi, serta mendorong perubahan pola bantuan
menjadi pendampingan berkelanjutan.Dalam pelaksanaan pembangunan, Johannes menyebut adanya
berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten,
hingga dukungan pihak swasta seperti PT Freeport melalui program CSR.“Kolaborasi dan integrasi program menjadi kunci agar
pembangunan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.Sebagai langkah ke depan, pemerintah daerah akan menyusun
blueprint pembangunan berbasis program prioritas guna memperjelas pembagian
peran antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan mitra pembangunan.Ia berharap Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam
menyerap aspirasi masyarakat yang dapat diterjemahkan menjadi program nyata dan
berdampak langsung.“Semoga forum ini menghasilkan perencanaan pembangunan yang
berkualitas bagi Kabupaten Mimika ke depan,” pungkasnya. Penulis: Bim
Editor: GF
31 Mar 2026, 13:27 WIT
Dinas PU Mimika Imbau Warga Jaga Fasilitas, Penanganan Infrastruktur Air Dilakukan Menyeluruh
Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Dinas Pekerjaan Umum
(PU) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengimbau masyarakat untuk menjaga
fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar tidak dirusak. Imbauan tersebut
disampaikannya saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin
(30/03/2026).Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dinas PU tahun ini akan
melakukan penanganan menyeluruh terhadap berbagai kerusakan fasilitas,
khususnya infrastruktur air di sejumlah wilayah. Penanganan dilakukan secara
simultan dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kapasitas pengelolaan
profesional.Menurutnya, pemerintah telah menginventarisasi sejumlah
kerusakan dan titik-titik krusial yang mengalami gangguan, termasuk fasilitas
yang tidak berfungsi optimal. Pada tahap awal, perbaikan akan ditangani oleh
Dinas PU, sementara pengelolaan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak ketiga
melalui kerja sama kontraktual.“Dari laporan distrik dan kampung, masyarakat masih
mengalami keterbatasan dalam melakukan perawatan, terutama saat terjadi
kerusakan peralatan. Karena itu, diperlukan pengelolaan profesional agar
fasilitas dapat berfungsi secara berkelanjutan,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan, sejumlah kerusakan fasilitas
disebabkan oleh pencurian komponen penting, seperti panel solar cell dan
inverter. Akibatnya, fasilitas seperti pompa air tidak dapat beroperasi
sebagaimana mestinya.Awalnya, pengelolaan fasilitas diserahkan kepada masyarakat.
Namun dalam pelaksanaannya belum berjalan optimal, sehingga kini pemerintah
mengambil alih kembali untuk ditata ulang. Tahun ini, anggaran khusus telah
disiapkan untuk perbaikan sebelum nantinya dikelola oleh pihak profesional.Adapun wilayah yang menjadi prioritas penanganan meliputi
Mimika Barat Jauh, Kapiraya, Mimika Barat Tengah (termasuk Utama Puruka),
Mimika Barat (Kokonau), Mimika Tengah (Atuka), serta Manasari dan Nayaro.Selain penanganan, pemerintah juga merencanakan pembangunan
baru menggunakan sistem desalinasi di wilayah Ipaya pada tahun ini.Ke depan, setiap pembangunan fasilitas tidak lagi langsung
diserahkan kepada masyarakat, melainkan kepada pengelola profesional yang akan
menempatkan tenaga teknis dan mekanik di lapangan guna memastikan operasional
dan perawatan berjalan optimal.Pemerintah saat ini juga membangun komunikasi dengan
berbagai pihak, seperti PT Freeport Indonesia, pemerintah daerah, serta pihak
swasta, termasuk Koperasi Maria Bintang Laut. Kolaborasi ini diharapkan mampu
memperkuat pengelolaan fasilitas sekaligus memberikan edukasi kepada
masyarakat.Melalui kerja sama tersebut, pemerintah optimistis seluruh
fasilitas, baik yang dibangun pemerintah maupun pihak swasta, dapat dikelola
lebih baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,
khususnya di wilayah pesisir dan pinggiran. Penulis: Bim
Editor: GF
30 Mar 2026, 18:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru