logo-website
Kamis, 05 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Optimalisasi PNBP dan BLU 2026, Irwasda Maluku Tekankan Peningkatan Kualitas Publik Papuanewsonline.com, Ambon – Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Maluku, Kombes Pol. I Made Sunarta, S.E., M.H, mengikuti Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) terkait Tantangan Optimalisasi Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Badan Layanan Umum (BLU) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut diikuti Irwasda secara Daring dari Ruang Video Conference (Vicon) Lantai 2 Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (27/1/2026).Rapat Anev dipimpin oleh Wairwasum Polri, Irjen Pol. Drs. Merdisyam, M.Si, didampingi jajaran Pejabat Utama Itwasum Polri. Sementara itu, dari Polda Maluku Irwasda didampingi Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Lantas, Kabid Dokkes, Auditor Kepolisian Madya Tk. III, serta perwakilan dari Dit Binmas, Bidkeu, dan Rumkit Bhayangkara. Jajaran Kapolres/ta juga mengikuti kegiatan secara daring melalui sarana Zoom Meeting.Dalam arahannya, Wairwasum Polri Irjen Merdisyam, menekankan bahwa PNBP merupakan pilar penting dalam struktur APBN yang pelaksanaannya harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel."Tujuan utama pengaturan PNBP ini adalah memperkuat ketahanan fiskal dan mendukung pembangunan nasional guna mewujudkan kemandirian bangsa. Polri berkomitmen mewujudkan pelayanan pemerintah yang bersih, profesional, dan transparan melalui tata kelola PNBP yang baik," tegas Wairwasum.Lebih lanjut, Ia menekankan beberapa poin penting terkait tantangan tahun 2026, di antaranya:• Optimalisasi Target: Adanya gap antara penetapan target PNBP Polri tahun 2026 sebesar Rp16 Triliun dibandingkan dengan tren realisasi capaian tahunan.• Prioritas Satker: Satker Lalu Lintas dan Bidang Dokkes (Kesehatan) menjadi garda terdepan sebagai pengelola PNBP terbesar di institusi Polri.• Evaluasi Temuan: Pentingnya mencari solusi permanen atas temuan-temuan berulang guna menghindari kendala administratif dan hukum di masa depan.Senada dengan hal tersebut, Irwasda Maluku Kombes Made Sunarta, menginstruksikan kepada seluruh Satker jajaran Polda Maluku untuk segera menindaklanjuti arahan Itwasum Polri. Kombes Sunarta menekankan agar kualitas pelayanan publik (Yanlik) terus ditingkatkan sejalan dengan optimalisasi pengelolaan PNBP."Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah dari PNBP dan BLU dikelola sesuai regulasi. Segera cari solusi atas kendala di lapangan, terutama pada fungsi pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dapat tercapai," pintanya. PNO-12 28 Jan 2026, 19:11 WIT
Pimpin Anev, Wakapolda Maluku: Target Ketahanan Pangan 7.000 Ton Jadi Sorotan Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Realisasi Program Kerja Bersama, Pembinaan Anggaran, Perencanaan, dan Logistik.Rapat Anev yang berlangsung di Ruang Command Center Lantai 4 Markas Polda Maluku, Selasa (27/1/2026), ini menyoroti target ketahanan pangan Polda Maluku dan Polres jajaran tahun 2026 sebesar 7.000 ton.Irwasda Maluku, Kombes Pol. I Made Sunarta, S.E., M.H beserta Para Pejabat Utama Polda Maluku, dan Kapolres/Kapolresta jajaran turut hadir dalam kegiatan tersebut.Wakapolda Maluku Brigjen Imam Thobroni dalam arahannya menyampaikan rapat anev merupakan upaya untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap realisasi program kerja bersama, pembinaan anggaran, perencanaan, dan logistik, baik di tingkat Polda Maluku maupun Polres/ta jajaran.“Anev ini akan terus dilaksanakan agar kita dapat memantau dan mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program kerja bersama serta pengelolaan anggaran, perencanaan, dan logistik,” ujar Wakapolda Maluku.Pada kesempatan tersebut, Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Jemi Junaidi S.I.K., M.M memaparkan capaian program ketahanan pangan di Polda Maluku dan Polres jajaran. Ia menekankan kepada seluruh Polres jajaran bahwa jenis jagung yang ditanam dalam program ketahanan pangan adalah jagung pipil, bukan jagung manis.Selain itu, disampaikan pula bahwa target ketahanan pangan Polda Maluku dan Polres jajaran pada tahun 2026 ditetapkan sebesar 7.000 ton. "Setiap Polres diminta agar menginput laporan secara benar dan tepat sesuai dengan arahan dari Mabes Polri," pintanya.Sementara itu, Irwasda Maluku memaparkan terkait persiapan dan kesiapan Polda Maluku dalam menghadapi pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Ia juga menegaskan agar seluruh satuan kerja di Polda Maluku dan Polres jajaran melakukan koordinasi dengan Bidang Keuangan terkait pengelolaan anggaran tahun 2025.Tak hanya itu, Irwasda juga mengingatkan pentingnya koordinasi dalam pengelolaan dan penataan Barang Milik Negara (BMN) yang berada di lingkungan Polda Maluku dan Polres jajaran pada tahun anggaran 2025. PNO-12 28 Jan 2026, 18:13 WIT
Menko Yusril Tegaskan Komitmen Bangun Birokrasi Bersih melalui Zona Integritas WBK–WBBM Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) secara resmi mencanangkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (28/1/2026).Pencanangan tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Menteri Koordinator Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Koordinator Otto Hasibuan, serta para Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemenko Kumham Imipas. Langkah ini menjadi bagian penting dari penguatan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.Dalam sambutannya, Menko Yusril menekankan bahwa pembangunan zona integritas tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata, melainkan harus diwujudkan sebagai komitmen nyata seluruh jajaran birokrasi dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan secara bersih dan profesional.Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dan keteladanan pimpinan sebagai kunci keberhasilan pembangunan zona integritas. Menurutnya, birokrasi yang berintegritas hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur organisasi menjunjung tinggi nilai kejujuran, akuntabilitas, dan tanggung jawab dalam pelayanan publik.Lebih lanjut, Yusril mengajak seluruh pegawai Kemenko Kumham Imipas untuk menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menjadi teladan dalam membangun sistem pemerintahan yang berwibawa, responsif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.Pencanangan Zona Integritas ini juga mendapat apresiasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dan menjadi bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.Apresiasi serupa disampaikan Ketua Ombudsman Republik Indonesia Mokhammad Najih yang memandang pencanangan ini sebagai wujud keseriusan instansi pemerintah dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.Melalui pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM ini, Kemenko Kumham Imipas diharapkan mampu mendorong perubahan budaya kerja yang berkelanjutan, menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel, serta memperkuat fondasi birokrasi yang bersih dan melayani.(GF) 28 Jan 2026, 16:24 WIT
Penemuan Mayat Sopir di Dalam Mobil Gegerkan Warga Sekitar SPBU Kilo 8 Mimika Papuanewsonline.com, Mimika — Warga di sekitar SPBU Kilo 8, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil pick up pada Rabu pagi (28/1/2026).Korban diketahui merupakan seorang sopir yang ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil pick up bernomor polisi PA 8508 MR. Kondisi tubuh korban dinilai tidak wajar dan langsung menarik perhatian warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, korban terlihat terbaring di dalam kabin mobil dengan kondisi mulut membengkak serta mengeluarkan darah dari bagian mulut dan hidung. Temuan tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh faktor alami semata.Di dalam kendaraan, masih terlihat nasi bungkus yang terletak di atas dashboard mobil. Keberadaan makanan tersebut mengindikasikan bahwa korban diduga sempat beraktivitas atau makan sesaat sebelum ditemukan meninggal dunia.Mobil pick up tersebut terparkir di depan SPBU yang saat itu dalam kondisi ramai, dengan sejumlah kendaraan lain tengah mengantre untuk pengisian bahan bakar minyak. Situasi tersebut sempat memicu kepanikan dan perhatian pengendara yang melintas di lokasi.Aparat kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan lokasi serta pemeriksaan awal. Proses identifikasi dan pengumpulan bukti dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab kematiannya.Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat lokasi kejadian berada di area publik yang padat aktivitas. Perkembangan penyelidikan akan terus dipantau untuk memberikan kejelasan atas peristiwa yang mengejutkan warga Mimika ini. Penulis: HendEditor: GF 28 Jan 2026, 16:21 WIT
Bupati Boven Digoel Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Perbatasan Papua–PNG Papuanewsonline.com, Jakarta — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) guna membahas percepatan pembangunan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Boven Digoel dan Papua Nugini (PNG), Selasa (27/1/2026).Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah aktif Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dalam memperjuangkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah pusat terhadap kondisi wilayah perbatasan yang selama ini menghadapi tantangan pembangunan multidimensi.Dalam audiensi yang berlangsung di ruang Sekretaris BNPP RI, Bupati Roni Omba didampingi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diterima langsung oleh Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, S.IK., M.H, M.Tropsla.Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk mengoordinasikan berbagai program pembangunan strategis, sekaligus menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah agar pelaksanaan pembangunan di kawasan perbatasan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.Bupati Boven Digoel menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas daerah, terutama penguatan infrastruktur dasar di kawasan perbatasan, peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi masyarakat lokal, serta penguatan aspek keamanan dan perdamaian wilayah.Menurutnya, pembangunan di kawasan perbatasan tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga menyentuh langsung kualitas hidup masyarakat yang menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah paling timur.Sekretaris BNPP RI menyambut baik kunjungan kerja tersebut dan menyatakan komitmen BNPP RI untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan kawasan perbatasan.BNPP RI juga menegaskan dukungan berkelanjutan terhadap berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan sekaligus memperkuat ketahanan dan keamanan nasional di wilayah strategis tersebut.Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Boven Digoel dan BNPP RI, sehingga pembangunan di kawasan perbatasan Papua dapat berjalan lebih optimal, merata, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Penulis: HendEditor: GF 28 Jan 2026, 16:17 WIT
Polri Salurkan Bantuan Al-Qur’an kepada Pesantren Terdampak Banjir Papuanewsonline.com, Meureudu – Polres Pidie Jaya melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan berupa Al-Qur’an dari Polri kepada sejumlah pesantren yang terdampak bencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di empat pesantren, yaitu Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu, Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah Gampong Jurong Binjee Kecamatan Jangka Buya, Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua, serta Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 200 Al-Qur’an.Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu secara langsung menyerahkan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.Selanjutnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli bersama Kapolsek Jangka Buya Iptu Mustafa dan personel melaksanakan penyerahan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah. Kegiatan tersebut turut dihadiri KBO Sat Samapta Polres Pidie Jaya IPDA Mustafa, Kanit Samapta Polsek Jangka Buya Aipda Rusdy, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya.Di lokasi lainnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli juga menyerahkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua yang diterima langsung oleh pimpinan pesantren, Tgk. Busyairi. Kegiatan tersebut dihadiri KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya, serta personel Polsek Bandar Dua.Selain itu, Polres Pidie Jaya turut menyalurkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana banjir.Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan agar dapat kembali berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya. PNO-12 28 Jan 2026, 13:20 WIT
Indonesia-Australia Perkuat Sinergi Strategis Hukum serta Imigrasi Lewat Pertemuan Tingkat Menteri Papuanewsonline.com, Jakarta — Hubungan bilateral Indonesia dan Australia kembali diperkuat melalui pertemuan tingkat menteri antara Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) dengan Menteri Dalam Negeri, Imigrasi, Kewarganegaraan, Keamanan Siber, dan Seni Australia, Tony Burke, pada Selasa (27/1/2026).Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kerja sama di bidang hukum, hak asasi manusia, imigrasi, dan pemasyarakatan, seiring meningkatnya kompleksitas tantangan lintas negara di kawasan dan global.Menteri Koordinator Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Australia telah terjalin kuat dalam jangka panjang dan perlu terus dijaga melalui kerja sama yang konkret, adaptif, dan berkelanjutan, khususnya pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan mobilitas manusia dan penegakan hukum.Dalam pertemuan tersebut juga dibahas dinamika kerja sama antarnegara yang kerap dihadapkan pada perbedaan regulasi, norma hukum, serta prosedur administratif. Namun, hubungan baik antar pemerintah dan komunikasi yang terbuka dinilai menjadi modal penting dalam menjembatani perbedaan tersebut.Sejumlah isu strategis turut menjadi fokus pembahasan, antara lain apresiasi terhadap kerja sama Indonesia–Australia di bidang imigrasi yang selama ini berjalan positif, peluang penguatan kolaborasi ke depan, serta komitmen bersama dalam penanggulangan penyelundupan manusia melalui pendekatan kolaboratif yang menyeimbangkan aspek keamanan dan kemanusiaan.Pertemuan ini juga menyoroti nilai strategis program Working Holiday Visa sebagai sarana pertukaran dan peningkatan mobilitas generasi muda kedua negara. Program tersebut dinilai memberikan manfaat nyata, baik dari sisi peningkatan kapasitas sumber daya manusia maupun penguatan hubungan sosial antar masyarakat.Perwakilan Direktorat Jenderal Imigrasi menyampaikan bahwa program Working Holiday Visa mendapatkan respons tinggi dari masyarakat Indonesia. Evaluasi telah dilakukan terhadap kendala teknis pada pembukaan sebelumnya akibat tingginya jumlah pendaftar, sekaligus membuka peluang perbaikan sistem dan penambahan kuota di masa mendatang.Selain itu, Menko Yusril juga menyampaikan perhatian Presiden Prabowo terhadap isu abolisi, amnesti, grasi, dan rehabilitasi, termasuk kemungkinan kerja sama pemulangan narapidana warga negara Indonesia yang berada di luar negeri melalui mekanisme perjanjian dengan negara mitra.Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pejabat kedua negara, termasuk Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, Wakil Menteri Koordinator Otto Hasibuan, para staf khusus, serta para deputi di lingkungan Kemenko Kumham Imipas. Melalui pertemuan ini, pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk terus mendorong sinergi yang lebih erat dengan Australia dalam menciptakan tata kelola hukum dan keimigrasian yang adaptif, humanis, dan responsif terhadap tantangan global.(GF) 28 Jan 2026, 01:31 WIT
Kemenko Kumham Imipas Sinkronkan Regulasi Kolegium Kedokteran demi Kepastian Hukum Nasional Papuanewonline.com, Jakarta — Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) menyatakan komitmennya untuk menelaah serta menyinkronkan berbagai regulasi yang mengatur pembentukan dan tata kelola kolegium kedokteran. Langkah ini diambil guna memastikan kepastian hukum dan mencegah terjadinya pertentangan antarperaturan perundang-undangan.Komitmen tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, saat menerima audiensi Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) di Jakarta. Pertemuan ini menjadi forum dialog antara pemerintah dan komunitas akademik kedokteran terkait dinamika regulasi kolegium di Indonesia.Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Lantai 16 Gedung Kemenko Kumham Imipas dan turut dihadiri Sekretaris Menteri Koordinator Kumham Imipas R. Andika Dwi Prasetya, Deputi Bidang Koordinasi Hak Asasi Manusia Ibnu Chuldun, serta jajaran staf khusus menteri.Dalam pertemuan tersebut, Yusril menegaskan bahwa pemerintah akan mencari formulasi kebijakan yang tepat apabila dalam praktiknya diperlukan pengesahan kolegium oleh Menteri Kesehatan, tanpa mengabaikan prinsip independensi kolegium sebagai entitas keilmuan yang otonom.Ia menyampaikan bahwa Kemenko Kumham Imipas akan melakukan kajian mendalam terhadap Peraturan Pemerintah serta Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 12 Tahun 2024, yang berdasarkan penelaahan awal menunjukkan adanya indikasi pertentangan norma antara peraturan yang satu dengan yang lainnya.Sebagai kementerian koordinator, Kemenko Kumham Imipas menegaskan perannya untuk memastikan harmonisasi regulasi di semua tingkatan, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, hingga peraturan menteri, agar kebijakan yang dihasilkan tidak saling bertabrakan.Sebelumnya, MGBKI menyampaikan keberatan atas mekanisme penunjukan anggota kolegium oleh Menteri Kesehatan yang dinilai tidak sepenuhnya berasal dari kalangan guru besar maupun dokter spesialis berpengalaman, sehingga dikhawatirkan berpengaruh terhadap kualitas dan independensi kolegium.Ketua Umum MGBKI, Budi Iman Santoso, dalam audiensi tersebut menyampaikan pandangan akademik, kajian strategis, serta rekomendasi kebijakan sebagai bentuk kontribusi pemikiran konstruktif guna menjaga keseimbangan antara reformasi sistem kesehatan dan prinsip negara hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia.Sementara itu, Sekretaris MGBKI, Theddeus Octavianus Hari Prasetyono, menekankan pentingnya prinsip independensi kolegium sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan dialog dan harmonisasi kebijakan antara pemerintah dan komunitas akademik kedokteran demi sistem kesehatan nasional yang kuat secara hukum, unggul secara ilmiah, dan berkeadilan. (GF) 28 Jan 2026, 00:50 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT