Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Terlibat Aniaya Warga di Timika, Pengacara Samuel Takandare Jadi Tersangka
Papuanewsonline.com, Timika- Equality before the law mengandung makna bahwa tiap warga negara harus diperlakukan sama di hadapan hukum, baik oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum, hal ini akan dialami pengacara Samuel Takandare karena berstatus tersangka di Polres Mimika.Sumber terpercaya Media Papuanewsonline.com di Polres Mimika membenarkan bahwa dari 13 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya pengacara Samuel Takandare." Iya, yang bersangkutan juga jadi tersangka," ujar Sumber terpercaya Media ini di Polres Mimika, Selasa (10/9/2024), Pagi.Samuel beserta dua belas orang ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan tindak pidana penculikan, penganiayaan hingga perudungan, terhadap Warga Masyarakat Mimika berinsial MU (31).Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Fajar Zadiq mengakui, dari hasil gelar perkara ditemukan perbuatan tindak pidana yang dilakukan para terduga sebanyak 13 orang." Saya belum sebut tersangka ya, tapi calon tersangka 13 orang," ucapnya.Fajar menyebutkan gelar perkara kasus tersebut, ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dari 24 orang saksi.Diketahui pada beberapa waktu lalu Warga Kabupaten Mimika dihebokan dengan video penganiayaan terhadap seorang pemuda di wilayah Kelurahan Karang Senang, SP 3, Distrik Kuala Kencana.Dalam video yang berdurasi 0,47 detik itu, tampak terlihat jelas seorang pemuda diikat kedua tanganya kebelakang tubuh, dengan telanjang dada dianiaya sejumlah pria berbadan kekar, bahkan pengacara Samuel Takandare menunjukan sebua bendah yang terlihat sebagai senjata api jenis Pistol.Dalam video itu terlihat Pemuda yang dianiaya berlumuran darah, namun para bandit ini secara tidak manusiawi berulang-ulang memukul bagian wajah dari pemuda itu, walaupun pemuda itu terus berteriak bahwa dirinya tidak tahu apa-apa.
Alhasil korban didampingi keluarga melaporkan kejadian itu ke Polres Mimika, kemudian dari serangkaian proses penyelidikan Polisi, ditemukan para terduga pelaku bukan hanya warga sipil, namun ada anggota Polri dan pengacara Samuel Takandare.(Tim)
10 Sep 2024, 08:21 WIT
Jelang Pilkada 2024, Polres Nabire Gelar Pemeriksaan Psikologi Senpi, Profil Klinis, dan Konseling
Papuanewsonline.com, Nabire - Pada hari Senin, 09 September 2024, Polres Nabire menggelar kegiatan pemeriksaan psikologi senjata api organik, profil klinis psikologi (PKP), serta konseling. Acara yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Nabire ini dipimpin oleh Tim Psikologi dari Biro SDM Polda Papua dan dimulai pada pukul 12.30 WIT.Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Wakapolres Nabire, KOMPOL Sofian Corneles A. Samakori, Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Nabire AKP Michael Luther Ayomi serta Tim Psikologi Biro SDM Polda Papua yang dipimpin oleh Kompol Dorthea M. Ansanai, S.Pd. Tim tersebut juga diperkuat oleh Bripda Jodi Junanda Jati, Bripda Maydwika Nastawidrasworo, S.Psi dan Bripda Riscki Gibrael Maitimu. Para Kabag, Kasat, Kasi, serta Bintara Polres Nabire turut hadir dalam mendukung kegiatan ini.Acara dimulai dengan kedatangan Tim Psikologi pada pukul 12.30 WIT, diikuti dengan pembukaan oleh Wakapolres Nabire KOMPOL Sofian Corneles A. Samakori. Setelah itu KOMPOL Dorthea M. Ansanai, S.Pd memberikan arahan mengenai pentingnya pemeriksaan psikologi bagi personel Kepolisian, khususnya dalam kaitannya dengan penggunaan senjata api organik.Tes psikologi yang dilaksanakan meliputi pengisian biodata, tes 16 PF, Kraeplin (tes hitungan koran), dan DAM (tes menggambar manusia). Sebanyak 50 personel Polres Nabire mengikuti gelombang pertama pemeriksaan ini. Tujuan utama dari tes ini adalah untuk mengukur kesiapan mental dan psikologis personel dalam menghadapi tugas berat di lapangan, sekaligus memberikan konseling yang dapat membantu mereka menjaga keseimbangan mental.Kegiatan ini selesai pada pukul 14.20 WIT dalam suasana aman dan terkendali. Tim Psikologi Polda Papua meninggalkan Mako Polres Nabire pada pukul 15.00 WIT, mengakhiri rangkaian kegiatan dengan lancar.Melalui pemeriksaan ini, diharapkan para personel Polres Nabire dapat lebih siap dan memiliki mental yang kuat serta stabil dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama dalam penggunaan senjata api dan menghadapi tantangan di lapangan. (PNO-12)
10 Sep 2024, 07:53 WIT
298 Atlet dan Official Polri Turut Memeriahkan PON XXI
Papuanewsonline.com, Banda Aceh- Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 resmi dibuka, oleh Presiden Joko Widodo Senin Malam (9/9/24) di Banda Aceh.Diketahui, Para atlet top tingkat nasional dan internasional ikut meramaikan PON termasuk atlet yang menjadi anggota polisi. Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia yang juga ketua harian Komite Olahraga Polri (KOP), Irjen Pol. Dedi Prasetyo, mengatakan Polri berkomitmen mendukung visi pemerintah menyongsong Indonesia emas 2045, dalam mencetak SDM unggul melalui olahraga. "Olahraga adalah bagian dari pembinaan sumber daya manusia yang unggul, partisipasi POLRI dalam kegiatan olahraga di Indonesia dan Internasional diharapkan mampu meningkatkan penerimaan dan dukungan masyarakat, yang akhirnya berdampak pelaksanaan tugas pokok Polri". Ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo di Banda Aceh, Selasa (10/9).Dedi Prasetyo menyebutkan, selaku ketua harian Komite Olahraga Polri (KOP) memberikan dukungan penuh dan berharap atlet Polri bisa bertanding dengan sportif, sehingga dapat mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali sebanyak-banyaknya melalui 48 cabang olahraga prestasi." PON ini merupakan salah satu agenda penting bagi atlet Polri untuk mengukur capaian prestasi,sehingga kami ucapkan Selamat Bertanding" ucapnya.Diketahui, KOP diresmikan oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bulan Mei 2024 pada saat Rakernis SDM Polri. Pada pergelaran PON XXI Aceh Sumut, tercatat 298 atlet Polisi dari berbagai kepangkatan mengikuti pesta olahraga nasional tersebut. Mereka tampil di PON mewakili provinsi asal mereka.Dedi Prasetyo menegaskan, Polri Selain menjamin keamanan, juga mengambil bagian langsung sebagai atlet, manajer, official, tenaga teknis, perawat, juri, wasit dan berbagai peran dalam menyukseskan kontingen tiap-tiap Provinsi yang akan berlaga dari berbagai cabang olahraga, pada PON Aceh-Sumut.(Tim)
10 Sep 2024, 07:35 WIT
Polres Yapen Bergerak Cepat Olah TKP Dalam Insiden Pesawat Trigana Air di Serui
Papuanewsonline.com, Jayapura– Insiden tergelincirnya pesawat Trigana PK YSP ATR 42-500 di Bandar Udara Stevanus Rumbewas Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (9/9), mengundang perhatian publik. Meski kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa.Kapolres Kepulauan Yapen, Kompol Ardyan Ukie Hercahyo menjelaskan bahwa pesawat yang mengangkut 42 Orang penumpang dan 6 Orang Crew tergelincir keluar landasan kurang lebih sejauh 1200m meter dari Take off Runway in use 28. Beruntung, seluruh penumpang dan kru berhasil selamat. "Alhamdulillah, semua dalam keadaan selamat dan sudah dilarikan ke RS Serui untuk pemeriksaan kesehatan," ujar Kapolres kepada awak Media, Senin (9/9).Kapolres Menyampaikan, Peristiwa ini terjadi saat pesawat hendak melakukan take-off menuju Jayapura.Lanjut kata Kapolres, Dugaan awal adalah kendala teknis yang menyebabkan pesawat keluar dari jalur landasan. Namun, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut."Kami sedang mendalami peristiwa ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang," ucap Kompol Ardyan.Selain itu ditambahkan Kapolres, pihaknya juga telah menghubungi otoritas penerbangan dan teknisi untuk memeriksa kondisi pesawat dan landasan. " Investigasi menyeluruh diharapkan dapat mengungkap penyebab tergelincirnya pesawat dan memastikan langkah-langkah perbaikan di masa depan," terangnya.Kata Dia, Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan penerbangan, terutama dalam situasi take-off dan landing, yang merupakan fase paling krusial dalam penerbangan.(Tim)
10 Sep 2024, 07:17 WIT
Pj Gubernur Ribka Haluk Hadiri Pembukaan PON di Aceh
Papuanewsonline.com, Banda Aceh- Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, menghadiri acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) tahun 2024. Acara pembukaan ini dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin (9/9/2024) malam.Selain Pj Gubernur Ribka Haluk, pembukaan juga dihadiri pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah, dan LO Polda Papua serta LO Binda Papua Tengah.Tampak Pj Gubernur Ribka Haluk hadir didampingi pengurus KONI Papua Tengah mengenakan pakaian motif khas Papua, dengan kombinasi mahkota kepala burung cenderwasi di kepala, sebagai simbol adat Papua pada acara pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.Dimana burung cenderawasih dijadikan mahkota di tanah papua sebagai simbol dari keagungan para tokoh adat dan kepala suku.Sementara itu, Seragam defile Kontingen Papua Tengah juga terlihat memukau, dengan kombinasi warnah yang elegaan dilengkapi dengan mahkota di kepala sebagai simbol kebesaran adat Papua.Seragam defile yang dikenakan kontingen Papua Tengah ini memiliki simbol keberanian, kegigihan dan optimis.Diketahui Selain hadiri acara pembukaan, Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk juga bertemu atlet Papua Tengah yang berlaga di Medan maupun di Aceh, untuk memberikan dukungan dan motifasi kepada kontingen Papua Tengah, di mana Papua Tengah merupakan Provinsi baru yang untuk pertama kalinya berlaga di PON.(Tim)
10 Sep 2024, 06:45 WIT
Apel Gabungan Personel Satgas Operasi Mantap Praja Cartenz II 2024 Wilayah Papua Selatan
Papuanewsonline.com, Merauke – Pada Senin (9/9), di halaman Kantor KPU Provinsi Papua Selatan, dilaksanakan apel pagi yang diikuti oleh personel Satgas Operasi Mantap Praja (OMPC) II 2024. Apel tersebut dipimpin oleh Kompol Teguh, Kasatgas Preemtif OMPC II 2024, yang memberikan arahan penting terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Papua Selatan.Dalam arahannya, Kompol Teguh menekankan bahwa hingga saat ini situasi kamtibmas di Provinsi Papua Selatan masih dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, beliau mengingatkan seluruh personel agar tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan. "Walaupun situasi saat ini terpantau aman, kita harus terus memantau perkembangan di lapangan. Informasi sekecil apapun yang dapat berpotensi mengganggu kamtibmas harus segera dilaporkan melalui jalur yang tepat," ujar Kompol Teguh.Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan baik secara individu maupun kelompok. "Jika ada personel yang merasa kurang sehat, segera periksakan diri ke klinik atau rumah sakit terdekat. Kesehatan adalah kunci utama agar kita bisa menjalankan tugas dengan maksimal," tambahnya.Selain itu, Kompol Teguh mengajak seluruh personel untuk terus menjaga semangat dan kebersamaan dalam menjalankan tugas ke depan, mengingat akan banyak agenda yang membutuhkan kehadiran dan pengamanan dari aparat keamanan. "Tugas kita ke depan semakin banyak dan kompleks, oleh karena itu tetap semangat dan kompak dalam bertugas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Papua Selatan," tegasnya.Apel ini menjadi bentuk kesiapsiagaan Satgas OMPC II 2024 dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang berbagai agenda penting di wilayah Papua Selatan. (PNO-12)
09 Sep 2024, 19:26 WIT
Pesawat Trigana Tergelincir di Kabupaten Kepulauan Yapen
Papuanewsonline.com, Yapen – Insiden tergelincirnya pesawat Trigana PK YSP ATR 42-500 di Bandar Udara Stevanus Rumbewas Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (9/9), mengundang perhatian publik. Meski kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa.Kapolres Kepulauan Yapen, Kompol Ardyan Ukie Hercahyo, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa pesawat yang mengangkut 42 Orang penumpang dan 6 Orang Crew tergelincir keluar landasan kurang lebih sejauh 1200m meter. Beruntung, seluruh penumpang dan kru berhasil selamat. "Alhamdulillah, semua dalam keadaan selamat dan sudah dilarikan ke RS Serui untuk pemeriksaan kesehatan," ujar Kapolres.Peristiwa ini terjadi saat pesawat hendak melakukan take-off menuju Jayapura. Dugaan awal menyebut adanya kendala teknis yang menyebabkan pesawat keluar dari jalur landasan. Namun, penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. "Kami sedang mendalami peristiwa ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang," tambah Kompol Ardyan.Selain itu, pihak kepolisian juga telah menghubungi otoritas penerbangan dan teknisi untuk memeriksa kondisi pesawat dan landasan. Investigasi menyeluruh diharapkan dapat mengungkap penyebab tergelincirnya pesawat dan memastikan langkah-langkah perbaikan di masa depan.Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan penerbangan, terutama dalam situasi take-off dan landing, yang merupakan fase paling krusial dalam penerbangan. PNO-12
09 Sep 2024, 19:20 WIT
Kritik Pj Bupati Mimika Berlebihan, Legislator Saleh Alhamid Disemprot KPKM
Papuanewsonline.com, Timika- Kritikan berlebihan yang dilayangkan anggota DPRD Mimika Saleh Alhamdi terhadap Pj Bupati Mimika Falentinus Sudarjanto Sumito disesalkan Komunitas Pemuda Kei Mimika (KPKM).Ketua Komunitas Pemuda Kei Kabupaten Mimika Edward Rahawadan menegaskan apa yang disampaikan anggota DPRD Kabupaten Mimika Sale Alhamid diruang publik tentang Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito tidak berdasar dan menjurus ke fitna yang keji." Apa yang disampaikan Anggota DPRD ini, merupakan karangan bebas yang tidak berdasar, sehingga berpotensi hukum terhadap yang bersangkutan," ucap bung Edward melalui sambungan telepon selulernya, Senin (9/9).Bung Edward menyebutkan, recaman suara hingga dipublikasi media ke publik dari anggota DPRD Saleh Alhamid, adalah masalah serius dari segi etika dan hukum publik.Dari recaman suara Saleh Alhamid mencurigai Pj Bupati Valentinus Sudarjanto Sumito dikirim Kemendagri hal ini bagian dari by desain untuk memenangkan calon Bupati tertentu merupakan keterangan yang menyesatkan." Keterangan ini menyesatkan publik Mimika, karena tidak berdasarkan fakta," jelasnya.Dikatakan Bung Edo, apa yang disampaikan Saleh Alhamid sangat mencoreng citra dan institusi Negara serta mencoreng stabilitas proses demokrasi di Kabupaten Mimika.Bung Edo menilai keterangan Saleh Alhamid sebagai anggota DPRD terhadap Pj Bupati Mimika tidak beretika." Dari aspek etika, tindakan konyol anggota DPRD ini sangat problematika, karena berkaitan dengan fitna, kecurigaan tanpa dasar, dan penyebaran informasi yang tidak benar, yang berpotensi masalah hukum," tandasnya.Ia memaparkan Saleh Alhamid sebagai Anggota DPRD tidak jujur dan bertanggungjawab dalam menyampaikan pendapat di publik." Menyebarkan Kecurigaan tanpa ada bukti, bisa memicuh presepsi negatif terhadap masyarakat, menurunkan kepercayaan publik terhadap proses Politik dan Pemerintahan, dan tindakan ini merupakan pelanggaran etika dalam komunikasi publik, apalagi tidak disertai dengan bukti yang falid," ujarnya.Lanjut bung Edo, tuduhan bahwa Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito berperan untuk memenangkan Paslon tertentu ini merupakan tuduhan Hoax, yang sangat-sangat berpotensi merusak integritas proses demokrasi." Ini setelah diamati, tindakan ini tidak etis dilakukan oleh seorang anggota DPRD, apalagi Saleh Alhamid merupakan ketua DPC Partai Hanura di Kabupaten Mimika," tegasnya.Kata bung Edo, kedatangan Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito merupakan mandat dari Negara, sehingga tuduhan Saleh Alhamid tanpa data dan bukti merupakan tindakan tidak etis yang menimbulkan perpecahan dan merusak kepercayaan publik terhadap Negara.Dari sisi hukum lanjut bung Edo, tuduhan dan kecurigaan Saleh Alhamid kepada Pj Bupati Valentinus tanpa bukti bisa dibawa ke ranah hukum, jika recaman tersebut beredar luas di publik tanpa disertai bukti, sebagaimana pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE." Ini juga bisa masuk ke pencemaran nama baik dan fitna sebagaimana diatur dalam pasal 310 dan 311 KUHP, " sorot bung Edo.Apa yang dilakukan Saleh Alhamid ini juga bagian dari menyebarkan informasi Hoax dan bisa masuk ranah hukum sebagaimana amanat pasal 8 ayat 1 UU ITE, informasi ini juga bagian dari fitna dan hasutan karena yang bersangkutan menyebarkan tuduhan yang tidak benar, dan hal ini juga bisa dibawa ke ranah hukum sebagaimana pasal 311 KUHP dan pasal 160 tentang penghasutan." Ini tindakan konyol yang berusaha merusak kepercayan publik terhadap institusi Negara terutama Kemendagri dan Pejabat yang diangkatnya," terangnya.Bung Edo mengakui, tindakan Saleh Alhamid juga bagian dari memicu instabilitas Politik di Mimika, karena tuduhan yang tidak berdasar disebarluaskan mempengaruhi opini masyarakat dan menciptakan permusuhan antar kelompok politik di Kabupaten Mimika.Ia berharap agar semua pihak mendukung kinerja Pj Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito, untuk menciptakan kamtibmas yang Harmonis di Kabupaten Mimika.(Tim)
09 Sep 2024, 17:59 WIT
Wakapolda Sidak Sejumlah Satker di Markas Polda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol Samudi, S.Ik., M.H., melakukan sidak atau inspeksi mendadak ke sejumlah satuan kerja (satker) yang berada di Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Senin (9/9/2024).Sidak ke sejumlah satker dilakukan Wakapolda usai meninjau ruang rapat utama (Rupattama) yang berada di lantai 5 Markas Polda Maluku. Sejumlah satker Polda Maluku yang dikunjungi diantaranya Itwasda, Biro Logistik, Direktorat Binmas, Bidang Dokkes, Yanma, dan Setum Polda Maluku.Dalam kunjungannya, Wakapolda mengingatkan setiap personel agar senantiasa menjaga menjaga kebersihan, baik di dalam maupun di luar ruang kerja. “Kebersihan adalah salah satu bentuk tanggung jawab kita bersama," ungkap Orang nomor 2 di Polda Maluku ini. Menurutnya, lingkungan ruang kerja yang bersih dengan sendirinya mencerminkan kinerja personel yang profesionalisme. "Ruang kerja yang bersih juga dapat meningkatkan kinerja seluruh personel,” katanya.Peninjauan yang dilakukan Wakapolda merupakan bagian dari upaya pimpinan Polda Maluku memastikan kesiapan dan kedisiplinan seluruh satker. "Peninjauan ini juga dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kondisi internal tetap optimal," tegasnya.Ia berharap seluruh personel Polda Maluku dapat lebih memperhatikan aspek kebersihan dan kerapihan lingkungan kerja sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pelayanan dan kinerja institusi. (PNO-12)
09 Sep 2024, 17:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru