Papuanewsonline.com
BERITA TAG Budaya
Homepage
Subuh Berjamaah di Masjid As-Syifa, Kapolda Maluku: Perkuat Hubungan Toleransi Beragama
Papuanewsonline.com, Ambon - Selain menyampaikan pesan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, juga mengajak masyarakat untuk memperkuat hubungan toleransi antar umat beragama.Penekanan ini disampaikan Kapolda saat menjalankan ibadah sholat subuh berjamaah dengan masyarakat di Masjid As-Syifa, Lorong Silale, Air Kuning, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Minggu (26/10/2025).Sholat subuh keliling yang dilaksanakan Kapolda menjadi agenda rutin Polda Maluku yang bertujuan untuk memperkuat hubungan silaturahmi antara aparat kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, termasuk memperkokoh situasi kamtibmas agar selalu kondusif.Pada momen tersebut, Kapolda didampingi Dirpolairud, dan Dansat Brimob Polda Maluku, Kapolsek Sirimau beserta personel.Usai melaksanakan sholat subuh berjamaah, Kapolda Maluku menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para jamaah dengan suasana penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Kapolda menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama di Maluku.“Kegiatan seperti ini bukan hanya semata ibadah, tetapi juga sebagai sarana memperkuat silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan, harapan, dan aspirasi jamaah. Dengan demikian, Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.Kapolda menegaskan pendekatan keagamaan merupakan salah satu langkah konkret yang terus dilakukan Polda Maluku dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Maluku. Melalui kegiatan spiritual seperti ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan antarumat beragama di Maluku yang selama ini dikenal memiliki tingkat toleransi yang tinggi. Masyarakat Maluku diminta untuk menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal kerukunan dan kebersamaan.“Maluku ini diberkahi dengan keberagaman agama dan budaya. Keberagaman itu harus kita jaga, jangan sampai ternodai oleh hal-hal yang dapat memecah belah. Mari kita jaga kerukunan dan kedamaian dengan saling menghormati dan membantu sesama. Toleransi adalah kekuatan besar yang membuat Maluku tetap aman dan damai,” ungkapnya.Kapolda juga mengajak jamaah agar lebih bijak dalam menyikapi isu-isu yang berkembang, terutama di era digital saat ini. Ia menekankan, banyak persoalan sosial yang muncul karena penyebaran informasi yang tidak benar melalui media sosial.“Apabila ada persoalan atau isu yang menimbulkan keresahan, jangan cepat terprovokasi. Laporkan kepada pihak berwajib agar bisa ditindaklanjuti dengan cara yang benar. Hindari menyebarkan informasi yang belum tentu benar karena dapat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat,” imbuhnya.Menjaga keamanan dan ketertiban, lanjut Kapolda, bukan hanya tugas aparat kepolisian semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.“Kami mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk terus berbuat baik, memperkuat kepedulian sosial, serta saling menjaga satu sama lain. Bila kita bersama-sama menjaga lingkungan dan saling menasehati dalam kebaikan, maka keamanan dan kedamaian akan tercipta dengan sendirinya,” pesan Kapolda.Kapolda juga mengingatkan kehidupan beragama yang kuat akan melahirkan masyarakat yang damai dan berkarakter. Dengan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sosial, masyarakat akan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa mudah terprovokasi atau terpecah belah. PNO-12
28 Okt 2025, 08:19 WIT
Kapolda Maluku Jalin Silaturahmi Bersama Jemaat GPM di Gereja Eden Kudamati
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, terus melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan masyarakat yang dirangkai dengan penyampaian pesan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).Hari ini, Minggu (26/10/2025), Orang nomor 1 Polda Maluku tersebut menemui Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) di Gereja Eden Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.Program rutin Polda Maluku ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya tokoh-tokoh agama serta jemaat di berbagai tempat ibadah umat beragama.Saat bertemu dan menyapa para jemaat gereja Eden Kudamati, Klasis Pulau Ambon, ajang silaturahmi Kapolda berlangsung penuh kehangatan, kekeluargaan, dan disambut penuh antusias.Mengawali sambutannya, Kapolda Maluku mengajak seluruh jemaat untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan kasih-Nya kegiatan silaturahmi dapat terlaksana dengan baik.Kapolda juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan dan waktu yang diberikan oleh pihak gereja dan jemaat untuk dapat bersilaturahmi secara langsung."Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Polda Maluku, bukan hanya di gereja tetapi juga di seluruh tempat ibadah umat beragama lainnya. Selain itu, kami juga secara berkala mengunjungi tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai lapisan masyarakat. Seluruh elemen dari tingkat atas hingga bawah kami gerakkan untuk hadir di tengah masyarakat," ujar Kapolda.Kapolda menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah membangun hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat. Sebab, hubungan yang harmonis merupakan kunci terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.“Hubungan yang baik akan melahirkan komunikasi yang baik pula. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap permasalahan dan keluh kesah masyarakat dapat diselesaikan dengan cara yang baik, beradab, dan penuh kesejukan,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan rasa syukurnya atas keberagaman budaya, suku, dan agama di Maluku yang menjadi kekayaan sekaligus kekuatan besar bagi daerah ini.“Sejak saya ditugaskan di Maluku, saya melihat betapa indahnya keberagaman yang ada. Maluku ini luar biasa, masyarakatnya hidup dengan semangat solidaritas, toleransi, dan gotong royong yang tinggi. Ini yang membuat Maluku dikenal dunia sebagai daerah yang damai dan berbudaya,” ungkapnya.Lebih lanjut Kapolda menekankan, situasi aman, damai, tertib, dan kondusif yang dinikmati masyarakat saat ini harus terus dijaga bersama. Ia mengibaratkan keamanan dan kedamaian seperti kesehatan, yang baru benar-benar dirasakan nilainya ketika sudah hilang.“Aman, damai, tertib, dan kondusif itu tidak datang dengan sendirinya. Diperlukan upaya dan kerja sama semua pihak TNI, Polri, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkannya. Maluku yang indah ini harus terus dijaga agar tidak terganggu oleh konflik atau kekerasan,” pintanya.Kapolda juga menyoroti salah satu tantangan besar yang dihadapi masyarakat Maluku saat ini adalah tingginya kasus kekerasan, baik yang terjadi di lingkungan rumah tangga maupun antarindividu yang terkadang berkembang menjadi konflik kelompok.“Dari laporan yang kami terima, banyak tindak pidana yang berakar pada kekerasan. Jika budaya kekerasan ini tidak diubah, maka sulit bagi kita untuk mewujudkan situasi yang aman dan damai. Untuk itu, kesadaran hukum perlu kita tingkatkan. Bila terjadi persoalan, selesaikan dengan cara yang baik, laporkan kepada pihak berwajib, jangan bertindak sendiri,” harapnya.Polri, khususnya Polda Maluku, kata Kapolda, siap melayani masyarakat kapan pun dibutuhkan. Pendekatan secara kekeluargaan dan dialogis menjadi kunci utama dalam mengatasi setiap persoalan sosial di masyarakat.Peran orang tua, ingat Kapolda, penting dilakukan untuk mengawasi anak-anak di era digital. Dunia maya, memiliki pengaruh besar terhadap perilaku generasi muda.“Fungsi kontrol dari orang tua terhadap penggunaan media sosial anak-anak sangat penting. Dunia maya itu luas, penuh informasi, tetapi juga banyak bahaya di dalamnya. Orang tua harus hadir dalam memberikan bimbingan dan pembelajaran di rumah. Pendidikan karakter anak dimulai dari keluarga,” pesan Kapolda.Selain itu, Kapolda juga menyoroti bahaya penyalahgunaan narkoba yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Ia mengajak seluruh jemaat untuk berani melapor bila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba di lingkungan sekitar.“Kekuatan kita ada pada keberanian untuk menolak dan melaporkan penyalahgunaan narkoba. Polri terus berkomitmen melakukan pemberantasan terhadap narkoba, namun dukungan masyarakat adalah kunci keberhasilan,” tegas Kapolda.Menutup arahannya, Kapolda menyampaikan pesan penuh semangat dengan gaya khas Maluku yang hangat dan bersahabat: “Maluku tarus biking bae, Basudara tarus biking bae, Gereja Eden Kudamati tarus biking bae. Syalom!Seluruh jemaat menyambut positif pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan Kapolda Maluku, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Maluku yang penuh keberagaman.Pada kegiatan tersebut, Kapolda hadir didampingi Kabid Hukum, dan Kepala SPKT Polda Maluku, Wakapolresta Pulau Ambon & P. P. Lease, Kapolsek Nusaniwe beserta personel. PNO-12
28 Okt 2025, 08:02 WIT
Yance Boyau: "Mimika We" Tak Representasi Adat Kamoro, Pemda Diminta Lebih Hati-Hati
Papuanewsonline.com, Timika -
Tokoh masyarakat Kamoro, Yance Boyau, menilai pembentukan lembaga masyarakat
hukum adat "Mimika We" belum melalui verifikasi publik secara adat
yang memadai. Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Mimika, Provinsi Papua
Tengah, mengedepankan verifikasi adat dan merujuk pada cerita serta sejarah
yang memiliki kebenaran publik dalam proses penyatuan dan rekonsiliasi
masyarakat adat. Hal ini penting agar tidak menimbulkan multi tafsir bagi warga
adat Amungme dan Kamoro selaku dua suku besar di Bumi Amungsa Mimika. Yance menjelaskan, Kamoro identik
dengan manusia hidup, dengan cerita dasar pertemuan antara roh halus manusia
dasar laut dengan seorang manusia hidup orang Kamoro saat memeluk patung yang
diberi roh. Ia mempertanyakan asal nama
Mimika yang menurutnya hanyalah sebutan dengan ungkapan awal
"Mumuika" yang salah diterjemahkan. "Mimika merupakan nama
ikatan keluarga besar yang dipakai ketika orang Kamoro keluar daerah, jadi
Mimika We merupaka singkatan dan Mimika dikenal ketika agama masuk, dan Kamoro
sudah lebih dahulu ada," ujarnya. (23/10/25) Menurut Yance, sebutan
"Mimika" berasal dari penggalan kata yang disebut saat seseorang
bertanya dan adanya kata "Mumuika". Ia menegaskan bahwa "Mimika
We" secara historis belum dapat mengakomodir segenap warga Kamoro atau
Amungme jika dilihat dari segi adat dan budaya suku Kamoro dan/atau amungme. "Mimika We ini segelintir
orang yang dalam bahasa adat wakateme, sedangkan Kamoro sudah lebih dulu
ada," ujar Yance penuh keyakinan. Ia mengharapkan peran dan etiket
baik dari Pemda Mimika untuk dapat mengidentifikasi sumber sejarah dengan baik,
sehingga tidak meninggalkan sejarah baru yang keliru bagi warga Kamoro dan
Amungme beserta generasi penerusnya. "Sehingga mau rombak nama
maka kita kumpulkan tetua adat dan duduk bicara dulu, Kamoro tidak bisa dirubah
dengan Mimika We," tegas Yance. Ia juga mengingatkan bahwa
Presiden Prabowo juga merupakan pendiri LEMASA dan LEMASKO. "Pa Presiden sekarang ini Pa
Prabowo juga merupakan salah satu pendiri Lemasa dan Lemasko karena dia yang
turut mendanai, saya saksi hidup yang dibawa dan jadi Kopassus saat itu beliau
masi Danjen Kopassus," tutup Yance. Penulis: Jid
Editor: GF
27 Okt 2025, 00:29 WIT
Jumat Berkah, Divisi Humas Polri Gelar Khataman dan Doa Bersama
Papuanewsonline.com, Jakarta – Divisi Humas Polri kembali menyelenggarakan kegiatan khataman Quran dan doa bersama rutin pada Jumat (24/10/2025) yang penuh keberkahan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga menjelang waktu Salat Jumat ini dipimpin oleh empat ustaz dari Yayasan Daarul Quran Indonesia, yakni Ustaz Ali Kholidin S.Q, Ustaz Muhaimin S.Q, Ustaz Salim Maftukhi S.Q, dan Ustaz Ghofur S.Q.Kegiatan khataman ini diikuti oleh personel Divisi Humas Polri. Salah seorang personel, Bripda Delka, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.“Alhamdulillah, saya bersyukur diberikan kesempatan untuk melaksanakan pengajian khataman ini di sela-sela kesibukan dinas bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.Sementara itu, Ustaz Ali Kholidin menyampaikan apresiasi kepada Kepala Divisi Humas Polri beserta jajaran atas konsistensi dalam menyelenggarakan khataman yang rutin digelar setiap Senin dan Jumat.“Saya berterima kasih kepada Kepala Divisi Humas Polri beserta seluruh staf jajaran atas kegiatan khataman yang rutin dilaksanakan. Semoga khataman ini membawa keberkahan bagi seluruh anggota Polri di manapun bertugas, serta selalu diberikan kesehatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara,” tutur Ustaz Ali.Kegiatan khataman rutin ini menjadi salah satu upaya Divisi Humas Polri dalam membangun spiritualitas, memperkuat keimanan, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius di tengah kesibukan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. PNO-12
25 Okt 2025, 07:29 WIT
Lestarikan Budaya Lewat Musik! Pj Sekda Papua Apresiasi Lomba Akustik Pemuda
Papuanewsonline.com, Jayapura —
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2025, Pemerintah Provinsi
Papua menggelar Lomba Musik Akustik tingkat SMA/SMK yang berlangsung meriah di GOR
Cenderawasih, Jayapura, pada Jumat (24/10/2025).
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kota
Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Keerom ini tidak hanya menjadi ajang unjuk
bakat musik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas budaya dan rasa
cinta Tanah Air di kalangan generasi muda. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj
Sekda) Provinsi Papua, Suzana D. Wanggai, yang hadir langsung dalam kegiatan
tersebut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para pelajar yang
menampilkan karya musik dengan semangat kebersamaan dan nasionalisme. “Kita sangat mengapresiasi
kegiatan ini karena memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk mengekspresikan
diri, menumbuhkan kreativitas, serta menanamkan nilai kerja sama dan
kebersamaan. Dari sini mereka belajar menjadi pemimpin, sekaligus motivator bagi
teman-temannya,” ujar Suzana. Dalam kesempatan tersebut, Suzana
menekankan bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan perbedaan dan
membangun karakter anak muda Papua.
Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk
pembelajaran sosial yang membangun nilai gotong royong, komunikasi, dan
tanggung jawab bersama dalam satu tim. “Musik akustik mengajarkan
anak-anak kita bagaimana membangun satu tim yang solid. Dalam bermusik, mereka
belajar mendengarkan satu sama lain agar tercipta harmoni. Itu adalah pelajaran
berharga bagi kehidupan mereka ke depan,” jelasnya. Suzana menilai lomba ini juga
menjadi simbol dari semangat Sumpah Pemuda 1928, di mana generasi muda
berkomitmen bersatu dalam keberagaman demi Indonesia yang lebih baik. Ia
berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan setiap tahun dengan melibatkan
lebih banyak sekolah dan komunitas pemuda di berbagai daerah Papua. Sementara itu, Plt Kepala Dinas
Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Sonya Monim, menyebutkan bahwa lomba musik
akustik ini diikuti oleh 15 tim pelajar SMA/SMK.
Setiap tim diwajibkan membawakan lagu nasional “Bangun Pemuda/Pemudi” serta
satu lagu daerah pilihan. Sonya menjelaskan bahwa konsep
akustik dipilih karena genre ini digemari kalangan muda Papua dan relatif mudah
dipadukan dengan unsur musik daerah. “Kami memilih musik akustik
karena anak-anak Papua sangat kreatif dan banyak yang punya bakat di bidang
musik. Dari lomba ini, kami ingin menggali dan mengembangkan potensi mereka
agar bisa terus berkarya,” ungkapnya. Ia menambahkan, lomba musik
akustik ini juga memiliki misi penting, yaitu melestarikan bahasa ibu dan
budaya lokal di tengah arus modernisasi yang begitu cepat. “Sekarang banyak anak muda yang
lebih mengenal istilah asing daripada bahasa daerahnya sendiri. Kami ingin
lewat lomba ini mereka kembali mengenal dan bangga akan bahasa serta budaya
Papua,” tegas Sonya. Kegiatan ini bukan sekadar lomba
hiburan, melainkan gerakan kebudayaan untuk menjaga eksistensi bahasa dan musik
daerah di tengah perkembangan zaman.
Sonya menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin menanamkan kesadaran kepada
generasi muda bahwa budaya adalah jati diri bangsa. “Musik daerah dan bahasa ibu
adalah warisan yang harus dijaga. Anak-anak boleh modern, boleh berinovasi,
tapi jangan sampai lupa akar budaya mereka,” katanya. Ia berharap kegiatan semacam ini
dapat menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat rasa bangga
terhadap identitas ke-Papua-an di kalangan remaja. Pemerintah Provinsi Papua
juga berencana untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan dalam
memperingati Hari Sumpah Pemuda. Menutup sambutannya, Pj Sekda Suzana
D. Wanggai berpesan agar generasi muda Papua tidak hanya menjadi penonton dalam
kemajuan bangsa, tetapi juga menjadi pelaku perubahan yang kreatif, berbudaya,
dan berkarakter. “Kita ingin pemuda Papua menjadi
generasi yang bangga akan budayanya, cinta tanah air, dan punya semangat untuk
berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ucapnya dengan penuh semangat. Ia juga menyampaikan bahwa
semangat Sumpah Pemuda harus terus dijaga dalam setiap karya dan tindakan nyata
anak-anak Papua.
“Lewat musik, kita bisa menyatukan hati dan mengobarkan semangat kebangsaan,”
tambahnya. Penulis: Jid Editor: GF
25 Okt 2025, 04:33 WIT
Sambut Hari Jadi ke-74, Humas Polri Laksanakan Donor Darah Serentak
Papuanewsonline.com, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-74 Tahun 2025, Divisi Humas Polri menggelar kegiatan donor darah serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan 16.619 kantong darah dari 24.039 peserta donor yang terdiri atas personel Polri, ASN, serta masyarakat umum.Kegiatan donor darah tersebut diselenggarakan serentak oleh seluruh Bidang Humas di tingkat Polda dan Polres sebagai wujud kepedulian sosial Humas Polri terhadap sesama serta kontribusi nyata Polri dalam memenuhi kebutuhan stok darah nasional.Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat “Humas Polri Presisi untuk Negeri” yang menekankan sinergi, empati, dan pelayanan kepada masyarakat.“Kegiatan donor darah ini bukan hanya simbol peringatan Hari Jadi Humas Polri, tetapi juga bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kami untuk masyarakat. Melalui kegiatan serentak ini, kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di berbagai daerah,” ujar KBP Erdi A. Chaniago di Jakarta.Lebih lanjut, Erdi menambahkan bahwa keberhasilan pengumpulan lebih dari 16 ribu kantong darah merupakan hasil kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh jajaran Humas Polri di pusat maupun daerah, serta dukungan dari berbagai pihak seperti PMI dan masyarakat umum.“Partisipasi yang luar biasa dari seluruh peserta menunjukkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih sangat kuat. Ini menjadi bukti bahwa Humas Polri hadir tidak hanya dalam memberikan informasi, tetapi juga berbuat nyata untuk kemanusiaan,” tambahnya. PNO-12
24 Okt 2025, 09:04 WIT
Gelar Gaktibplin, Polda Maluku Perketat Pengawasan Disiplin & Etika Anggota
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku terus mengintensifkan langkah pengawasan melekat terhadap seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), baik personel Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), guna meminimalisir potensi pelanggaran disiplin, kode etik, maupun pidana di lingkungan kerja.Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) pada Kamis (23/10/2025), dengan sasaran personel Biro Logistik dan Direktorat Binmas Polda Maluku.Kegiatan Gaktibplin tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Hartib Subbid Provos Bidpropam Polda Maluku, AKP Yabez Payung, bersama sejumlah perwira dan personel pengawas lainnya.Sementara itu Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Pol Indera Gunawan, S.I.K. menegaskan, pelaksanaan Gaktibplin merupakan bagian dari strategi Polda Maluku dalam mengoptimalkan pengawasan melekat terhadap PNPP, agar setiap personel senantiasa menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam bertugas.“Gaktibplin bukan hanya rutinitas, tapi bentuk nyata komitmen kami untuk menumbuhkan budaya disiplin dan kepatuhan di internal Polri. Setiap anggota harus menjadi teladan dalam hal kerapian, kepatuhan administrasi, dan perilaku sehari-hari,” tegas Kabid Propam.Dalam kegiatan tersebut, Bidpropam melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap personel di dua satuan kerja, mencakup kelengkapan administrasi pribadi (KTA, STNK, identitas diri), kedisiplinan penampilan (sikap tampang), pemeriksaan senjata api dinas (senpi), penggunaan handphone terkait judi online (judol), serta tes urine.Dari hasil pemeriksaan terhadap total 96 personel, kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Meski sebagian besar personel menunjukkan kepatuhan tinggi, Bidpropam masih menemukan sejumlah pelanggaran ringan, di antaranya:Rambut tidak sesuai ketentuan,Penggunaan papan nama tidak standar,Beberapa personel tidak dapat menunjukkan STNK kendaraan pribadi,KTA yang telah habis masa berlaku.Sementara hasil pemeriksaan terhadap senjata api, penggunaan gawai, dan tes urine menunjukkan nihil pelanggaran, yang mencerminkan kesadaran tinggi anggota terhadap aturan dan tanggung jawabnya.“Bagi personel yang melanggar, kami berikan teguran disiplin dan segera melaporkan hasilnya kepada pimpinan satuan kerja masing-masing. Kami ingin memastikan penegakan aturan berjalan objektif dan konsisten,” ujar Kabid Propam.Pada kesempatan terpisah saat dikonfirmasi menyangkut kegiatan Gaktiblin yang di gelar oleh Bidpropam, Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas langkah Bidpropam yang terus menjaga kedisiplinan internal. Menurutnya, pengawasan melekat (waskat) menjadi bagian penting dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih dan profesional.“Keteladanan anggota Polri harus dimulai dari dalam. Disiplin internal adalah fondasi untuk membangun kepercayaan publik. Kami ingin setiap anggota menunjukkan integritas dan tanggung jawab penuh dalam tugasnya,” tegas Kapolda.Kapolda menambahkan, kegiatan pengawasan tidak hanya dimaknai sebagai tindakan penegakan hukum, tetapi juga upaya pembinaan untuk memperkuat karakter dan mental personel Polri agar tetap Presisi dan beretika.Bidpropam Polda Maluku akan terus melaksanakan kegiatan Gaktibplin secara berjenjang, terjadwal, dan berkelanjutan di seluruh satuan kerja. Pengawasan dilakukan tidak hanya dengan pendekatan represif, tetapi juga edukatif dan preventif, agar kesadaran disiplin tumbuh secara alami di setiap individu.“Kami tidak hanya menegur, tapi juga membina. Tujuan akhirnya adalah membentuk personel Polri yang disiplin, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutup Kabid Propam Polda Maluku.Melalui langkah konsisten ini, Polda Maluku terus meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan Polri yang Presisi, profesional, dan berintegritas tinggi,dengan pengawasan melekat sebagai pilar utama reformasi internal. PNO-12
24 Okt 2025, 08:47 WIT
Ramah Tamah Purna Bhakti, Kapolda Maluku: Jadilah Teladan Bagi Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon - Usai pelaksanaan upacara wisuda purna bhakti personel dan ASN, Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan ramah tamah yang berlangsung di lantai 2 Mapolda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Rabu (22/10/2025).Kegiatan ramah tamah dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto S.H., S.I.K., M.Si bersama Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni S.I.K., M.H, Irwasda Kombes Pol. Marthin Luther Hutagaol S.I.K dan seluruh Pejabat Utama Polda Maluku.Turut hadir dalam acara tersebut yaitu pimpinan PP Polri Wilayah Maluku AKBP. (Pur) Esterlina Nirahua S.H., M.H bersama Pimpinan PT. Asabri Cabang Ambon.Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto dalam arahannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel dan ASN Polda Maluku yang telah Purna Bhakti. Ucapan tersebut disampaikan atas dedikasi dan loyalitas mereka selama bertugas di Polda Maluku."Atas nama pimpinan Polri menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua yang telah mengabdikan diri di institusi Polri selama kurang lebih 30 tahun," ungkapnya.Puluhan tahun mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri, kata Profesor Dadang Hartanto, bukan waktu yang singkat. "Terima kasih atas pengabdiannya selama ini, sudah membawa Polda Maluku menjadi lebih baik," ujarnya.Meski telah purna tugas dari institusi Polri, Kapolda mengingatkan para purnawirawan tersebut agar tetap menjadi insan Rastra Sewakottama, sebagai abdi utama daripada nusa dan bangsa."Walau sudah tidak berada di institusi Polri namun sebagai insan Rasta Sewakotama kewajiban kita adalah tetap menjaga Polri dengan baik. Saya juga berharap nantinya setelah kembali ke masyarakat Bapak dan Ibu semua bisa tetap berkarya dan menjadi garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif untuk Nusa dan Bangsa yang kita cintai," pintanya.Para pensiunan Polri juga diingatkan untuk terus menjalankan janji setia. Kapolda menekankan agar dapat menjadi panutan di tengah masyarakat. "Sekali Bhayangkara kita tetap Bhayangkara," tegas Kapolda.Kepada para pensiunan, Kapolda juga meminta untuk selalu menjaga tali silaturahmi dengan Polri, khususnya Polda Maluku. "Seluruh personel dan ASN yang purna bakti agar dapat menjaga kesehatan diri dan terus berkarya dengan tetap menjaga jati diri sebagai insan Rasta Sewakotama," pungkasnya.Pada acara ramah tamah tersebut, Kapolda yang didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Maluku, juga menyerahkan bingkisan cendramata kepada perwakilan personel Polri dan ASN Polda Maluku yang telah masuk purna bhakti. PNO-12
24 Okt 2025, 08:31 WIT
Berbagi Kepedulian Dalam Rangka HUT ke-74 Humas Polri, Polda Maluku Gelar Donor Darah
Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam semangat mewujudkan “Polisi Humanis, Harapan Masyarakat”, tema besar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Humas Polri tahun 2025, Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Maluku dan jajaran humas di seluruh Polres secara serentak melaksanakan Bakti Kesehatan Donor Darah, Kamis (23/10/2025).Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menunjukkan bahwa Humas Polri tidak hanya berperan sebagai pengelola informasi, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat.Di wilayah Ambon, kegiatan donor darah dipusatkan di Aula Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan mulai dari personel Polri, siswa Diktuk Bintara SPN Polda Maluku, hingga mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) dan masyarakat.Turut hadir dan ikut mendonorkan darah, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.IK., Wakapolresta Ambon & Pulau-Pulau Lease, para Perwira Bidhumas Polda Maluku dan Kasi Humas Polresta Ambon, serta jajaran pejabat dan personel kepolisian lainnya.Kombes Pol Rositah Umasugi menyampaikan rasa bangganya atas semangat kemanusiaan yang ditunjukkan para peserta di seluruh jajaran Humas Polda Maluku.“Alhamdulillah, hari ini seluruh jajaran Humas Polda Maluku melaksanakan donor darah secara serentak dalam rangka HUT Humas Polri ke-74. Semangatnya luar biasa, tidak hanya di Polda, tapi juga di seluruh Polres jajaran. Total, kami berhasil mengumpulkan 139 kantong darah,” ujarnya.Ia menegaskan, kegiatan donor darah ini merupakan perwujudan konkret dari nilai-nilai Polisi Humanis yang menjadi napas dari setiap insan Humas Polri.“Aksi donor darah ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bukti nyata komitmen Polri untuk hadir bagi masyarakat. Setetes darah yang disumbangkan hari ini adalah wujud kasih, kepedulian, dan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” lanjut Kombes Rositah.Menurutnya, di usia ke-74 tahun, Humas Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya komunikatif dan transparan, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan kemanusiaan dan sosial.“Kami ingin menunjukkan bahwa Humas Polri adalah wajah Polri yang humanis. Kami mengajak masyarakat untuk terus bersinergi, memperkuat komunikasi, dan menumbuhkan kepercayaan bersama demi pelayanan publik yang Presisi dan Humanis,” tandasnya.Seluruh kantong darah yang berhasil dikumpulkan dari kegiatan serentak ini akan diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk memperkuat stok darah di wilayah Maluku dan membantu pasien yang membutuhkan.Melalui aksi kemanusiaan ini, Polda Maluku menegaskan bahwa semangat “Polisi Humanis, Harapan Masyarakat” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang memberi manfaat langsung bagi kehidupan banyak orang. PNO-12
24 Okt 2025, 07:24 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru