Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Wakapolda Maluku Ingatkan Personel Jaga Kepercayaan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon - Wakapolda Maluku Brigjen Pol Imam Thobroni S.IK., M.H mengingatkan personel untuk terus menjaga trust atau kepercayaan masyarakat dan menghindari pelanggaran sekecil apapun.Penekanan ini disampaikan Wakapolda saat memimpin apel pagi di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (28/7/2025). Hadir dalam apel tersebut sejumlah pejabat utama Polda Maluku.Seluruh personel Polda Maluku dan jajaran juga diingatkan untuk tetap meningkatkan disiplin dan kinerja serta tanggungjawab sebagai anggota Polri."Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan semua, apel pagi ini merupakan kewajiban kita sebagai anggota Polri. Apel ini merupakan sarana konsolidasi kita dan juga saling berbagi informasi dan pemberian arahan terkait tugas pokok kita sebagai anggota Polri," katanya.Orang nomor dua di Polda Maluku ini juga meminta seluruh personel Polda Maluku dan jajaran agar selalu menghindari semua bentuk pelanggaran. "Rekan-rekan semua kita tau saat ini apapun bisa jadi viral di publik termasuk tugas dan pelayanan kita sebagai anggota Polri, olehnya itu saya minta rekan-rekan semua dapat menghindari semua bentuk pelanggaran dan teruslah tingkatkan disiplin dan kinerga kita," pintanya.Tugas dan tanggungjawab kepolisian, kata Wakapolda, menjadi perhatian dan penilaian publik. "Kita berbuat baik pun dilihat dan dinilai oleh sebagian masyarakat, tetap tingkatkan kinerja rekan-rekan semua sesuai ketentuan dan aturan yang ada dalam pelaksanaan tugas kita," harapnya.Wakapolda meminta seluruh personel agar dapat mendukung semua kegiatan Kepolisian yang saat ini sedang digelar di wilayah Maluku. Ia menekankan agar seluruh personel tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan pelaksanaan operasi yang sedang dilaksanakan saat ini. "Semua Polda Maluku dan jajaran sedang melaksanakan beberapa operasi dan ada juga yang sudah selesai," jelasnya.Seluruh personel juga diminta dapat mendukung operasi patuh lalulintas yang baru saja selesai. Setiap personel harus menjadi teladan peraturan lalulintas."Jangan melakukan pelanggaran lalulintas sebab kita sebagai pelaksanaan operasi harus menjadi contoh dalam ketertiban lalulintas, juga dalam operasi lainnya jangan sampai kita yang melaksanakan operasi namun nantinya kita sendiri yang melanggar," ujarnya. Brigjen Imam juga mengajak seluruh personel mendoakan personel lainnya yang saat ini dalam kondisi sakit dan tidak bisa untuk melaksanakan tugas. "Mari kita doakan rekan-rekan kita yang saat ini sedang sakit dan tidak bisa hadir bersama kita dalam apel pagi ini semoga Allah SWT Tuhan yang maha kuasa dapat mengangkat sakit mereka," harapnya. PNO-12
29 Jul 2025, 08:19 WIT
Tukang Ojek Diserang OTK, Satgas Ops Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan
Papuanewsonline.com, Paniai - Seorang tukang ojek bernama Aris Munandar (28) menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang mengantar penumpang di kawasan Pasar Baru Waghete II, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, pada Sabtu (26/7/2025) pagi. Korban saat ini masih menjalani penanganan medis intensif di RSUD Kabupaten Paniai setelah mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh.Menindaklanjuti peristiwa tersebut, personel Satgas Ops Damai Cartenz sektor Paniai bersama TNI langsung melaksanakan monitoring kedatangan korban ke rumah sakit guna memastikan proses penanganan berjalan lancar. Personel yang turun di antaranya adalah Bripda Kalep Matakupan, Bharaka Yanni Sialana, dan Bharaka Jordan Mainassy.Berdasarkan keterangan saksi mata, korban Aris sempat mengantar penumpang perempuan dari arah pasar menuju Pasar Baru Waghete II dan sempat menyapa warga dengan membunyikan klakson. Tak lama setelah itu, korban terlihat kembali dari arah pasar dengan kondisi luka parah dan jatuh tak sadarkan diri di depan kios warga. Ia segera dievakuasi ke RSUD Waghete II oleh warga sekitar sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Paniai untuk mendapatkan tindakan operasi.Korban diketahui mengalami luka sobek di pundak kiri dan kanan serta luka tikaman pada tangan kanan, akibat serangan senjata tajam yang dilakukan oleh tiga pemuda OTK berboncengan menggunakan sepeda motor. Ketiga pelaku belum teridentifikasi dan saat ini masih dalam penyelidikan.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan langkah-langkah penegakan hukum secara profesional dan terukur terhadap pelaku kekerasan terhadap warga sipil."Kami mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil yang tidak berdosa. Saat ini kami telah menurunkan tim investigasi untuk mengungkap pelaku apakah ada keterlibatan dari kelompok KKB, serta memastikan korban mendapatkan penanganan terbaik. Situasi keamanan di wilayah tersebut juga kami pantau secara ketat," tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini. Ia juga meminta kerja sama dari warga untuk memberikan informasi jika melihat atau mengetahui keberadaan pelaku."Kami minta masyarakat tetap waspada dan menjaga situasi kondusif. Jika ada yang mengetahui informasi penting terkait kejadian ini, segera laporkan ke pihak berwajib. Kami butuh peran aktif masyarakat untuk bersama menciptakan rasa aman," ujar Kombes Yusuf.Saat ini korban masih berada dalam ruang operasi dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Satgas Ops Damai Cartenz memastikan akan terus mengawal proses pemulihan korban serta upaya penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan ini. PNO-12
28 Jul 2025, 09:19 WIT
Selama 14 Hari Digelar, Operasi Patuh Salawaku 2025 Resmi Berakhir
Papuanewsonline.com, Ambon - Operasi Patuh Salawaku Tahun 2025 yang digelar Kepolisian Daerah Maluku selama 14 hari resmi berakhir, Minggu (27/7/2025).Selama dua pekan pelaksanaan operasi penertiban aturan lalulintas tersebut, Polda Maluku mencatat pelanggaran aturan lalulintas sebanyak 553 yang dilakukan pengendara roda maupun pengekudi roda empat. Operasi Patuh Salawaku terakhir kali dilaksanakan satgas gabungan di jalan Piere Tendean, kawasan lampu lima, kota Ambon, hari ini.Pada hari ke-14, satgas Ops Patuh kembali menjaring 30 pengendara bermotor yang ditemukan melakukan pelanggaran lalulintas. Pengemudi kendaraan roda empat sebanyak 16 dan 14 pengendara roda dua."Total sebanyak 553 pelanggaran lalulintas yang ditemukan selama pelaksanaan operasi patuh Salawaku Tahun 2025 di wilayah hukum Polda Maluku. Dari jumlah tersebut, ada 280 pelanggaran oleh roda dua, dan 273 pelanggaran dilakukan oleh pengemudi kendaraan roda empat," kata Direktur Lalu Lintas Polda Maluku, Kombes Pol Yudi Kristanto, S.I.K.Selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda) dalam pelaksanaan operasi patuh Salawaku, Kombes Yudi menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dan sebagian besar masyarakat yang telah menunjukkan peningkatan kesadaran dalam berlalu lintas."Operasi Patuh Salawaku 2025 ini kami laksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan disiplin masyarakat di jalan raya, dan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Data yang terkumpul akan menjadi bahan evaluasi kami untuk program-program keselamatan berkendara ke depannya," ungkapnya.Selama Operasi, tim satgas menyasar berbagai jenis pelanggaran kasat mata, seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, penggunaan telepon genggam saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman, serta kelengkapan surat-surat kendaraan.Kombes Yudi mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjadikan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas sebagai sebuah kebiasaan dan kebutuhan. Ini penting dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di Provinsi Maluku."Kami tidak akan berhenti untuk terus melakukan edukasi dan penindakan secara rutin. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari terus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," tutupnya. PNO-12
28 Jul 2025, 09:07 WIT
Temui Warga, Polda Maluku Ingatkan Bahaya Judi dan TPPO
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) melakukan sosialisasi tentang bahaya permainan judi konvensional maupun online dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).Sosialisasi yang dilakukan langsung dengan cara menemui warga ini dipimpin Aiptu Domeks R.D. Titaley, Perwira Pengawas Tim VII. Kali ini berlangsung di kawasan Jalan Said Perintah, Kota Ambon, Sabtu (26/7/2025).Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.IK, mengatakan, sosialisasi tentang bahaya judi dan TPPO gencar dilaksanakan. Ini untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat tentang dampak yang ditimbulkan."Sosialisasi dilakukan untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya permainan judi maupun TPPO," kata Kombes Rositah.Kombes Rositah mengungkapkan, judi merupakan salah satu penyakit masyarakat yang dapat berdampak pada kerugian diri sendiri maupun orang lain. Judi, kata Kombes Rositah, selain dapat membuat kecanduan, juga bisa menyebabkan kerugian finansial hingga menyebabkan terganggunya mental, bahkan berpotensi terjerat hukum."Banyak persoalan di dalam rumah tangga maupun di tengah masyarakat yang terjadi salah satunya dipicu masalah judi," ungkapnya.Sosialisasi tentang bahaya TPPO juga dilakukan. Seperti dari aspek kesehatan, tatanan sosial di tengah masyarakat hingga trauma pada korban TPPO yang bisa berujung pada kematian."Personel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," pungkasnya. PNO-12
28 Jul 2025, 08:41 WIT
Kapolres Mimika Raih Penghargaan "Indonesia Most Visionary Leader 2025"
Papuanewsonline.com, Timika –
Komitmen dan inovasi luar biasa dalam membangun kepolisian yang humanis dan
adaptif di wilayah timur Indonesia membawa prestasi membanggakan bagi Kapolres
Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, SIK., MH. Ia resmi menerima
penghargaan nasional bergengsi sebagai “Indonesia’s Most Visionary Leader 2025”
dari Indonesia Award Magazine (IAM) dan Thanks Institute Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan
dalam seremoni yang berlangsung meriah di Hotel Grand Empire Palace, Surabaya, Minggu
(20/7/2025). Acara ini dihadiri tokoh nasional, pejabat daerah, dan pemimpin
dari berbagai sektor yang dianggap memberikan kontribusi luar biasa dalam
kepemimpinan publik. Dr. Ketut Abid Halimi, Ketua
Panelis sekaligus motivator terbaik se-Asia, menyampaikan bahwa penghargaan ini
diberikan kepada pemimpin yang tak hanya memiliki gagasan besar, tetapi juga
mampu membangun persepsi publik yang positif dan membumi. "AKBP Billyandha adalah
sosok pemimpin muda yang visioner, punya keberanian membawa perubahan, dan
membuktikan bahwa kepolisian bisa hadir dengan wajah yang lebih bersahabat dan
solutif," puji Ketut. Dalam keterangannya, AKBP Budiman
mengaku bahwa penghargaan ini adalah bukti kerja keras seluruh jajaran Polres
Mimika dan bentuk kepercayaan masyarakat yang terus ia jaga. “Capaian ini menjadi penyemangat
kami agar terus memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin Polri di Mimika hadir
sebagai pelindung, pengayom, dan mitra yang bisa dipercaya,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa komunikasi
yang aktif, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta keterlibatan masyarakat
dalam menjaga kamtibmas adalah kunci utama keberhasilan institusinya. Dengan torehan ini, AKBP
Billyandha membuktikan bahwa kepemimpinan yang visioner lahir dari dedikasi,
keteladanan, dan inovasi yang berpihak pada kepentingan rakyat. (Jidan)
26 Jul 2025, 21:38 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Respon Cepat Tangani Kasus Pembunuhan di Yahukimo
Papuanewsonline.com, Yahukimo - Satgas Operasi Damai Cartenz merespon cepat peristiwa pembunuhan terhadap seorang pria bernama Andi Hasan (30) yang terjadi di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Korban ditemukan meninggal dengan sejumlah luka tusuk di dalam rumahnya, Kamis (24/7/2025) malam sekitar pukul 20.10 WIT.Setelah menerima informasi dari radio komunikasi Handy Talky (HT), tim bergerak menuju TKP di Kompleks Perumahan DPR Lama dan selanjutnya ke RSUD Dekai untuk mengecek kondisi korban yang sudah di evakuasi.Naas, setelah tiba di RSUD korban dinyatakan meninggal dunia. Personel kembali ke lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan saksi-saksi maupun barang bukti. Menurut keterangan salah satu saksi, korban saat itu sedang duduk di dalam rumah dan datang satu orang dengan membawa sajam bersama dua orang temannya kemudian dan menikam korban pada bagian dada dan punggung kanan korban Setelah itu korban berlari keluar rumah.Saksi kemudian membawa korban menuju RSUD dekai guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami empat luka tusuk di dada kiri dan satu luka tusuk di punggung. Personel juga mengamankan beberapa barang bukti berupa sepasang sandal, celana pendek, dan kaos milik korban.Pihak kepolisian setempat menyatakan bahwa motif dan pelaku masih dalam proses penyelidikan. Namun, Satgas Ops Damai Cartenz telah mendalami adanya keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam peristiwa tersebut berdasarkan pengakuan dari TPNPB dalam postingan di medsos.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengungkapkan bahwa dari hasil pendalaman awal, pelaku diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak. Dugaan ini diperkuat oleh pernyataan dari Influencer TPNPB-OPM Sebby Sambom di media sosial, dan menyebut telah berhasil membunuh seorang agen militer Indonesia.“Pernyataan tersebut jelas merupakan kebohongan publik, karena faktanya korban adalah warga sipil, bukan agen atau anggota militer,” tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu tidak bertanggung jawab yang tersebar di media sosial maupun dari kelompok tertentu.“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Yahukimo untuk tetap tenang namun waspada. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat keamanan. Jangan mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kombes Yusuf.Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan pelaku atau peristiwa tersebut.Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan patroli dan penyelidikan intensif guna mengungkap secara tuntas motif dan pelaku dari kejadian tragis ini. PNO-12
25 Jul 2025, 21:23 WIT
Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Satgas Ops Damai Cartenz Kejar Pelaku
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Seorang warga sipil bernama Joni Hendra tewas ditembak oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat, (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT. Pelaku yang diidentifikasi bernama Yonial Kobogah, anggota KKB pimpinan Apen Kobogau, langsung melarikan diri. Satgas Operasi Damai Cartenz segera melakukan respon cepat dan pengejaran terhadap pelaku.Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.40 WIT saat korban sedang melayani pembeli pinang. Tanpa peringatan, pelaku yang diidentifikasi sebagai Yonial Kobogah, mendekati kios dengan jarak sekitar tujuh meter dan langsung menembakkan senjata api laras pendek ke arah korban. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah perbukitan di atas Kampung Wandoga.Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bilorai sekitar pukul 13.45 WIT, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak serius yang dideritanya. Lima belas menit setelah kejadian, tepatnya pukul 13.55 WIT, Satgas Operasi Damai Cartenz langsung merespons dan mengamankan lokasi kejadian sekaligus melaksanakan upaya pengejaran terhadap pelaku.Pelaku, Yonial Kobogah, diketahui merupakan bagian dari Kelompok KKB pimpinan Apen Kobogau yang sebelumnya juga diduga kuat terlibat dalam aksi penembakan di Bandara Bilorai Sugapa.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok bersenjata yang terus melakukan kekerasan terhadap warga sipil.“Kami mengecam keras aksi penembakan ini. Satgas telah bergerak cepat dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami akan terus memburu dan menindak tegas siapapun yang mengganggu stabilitas keamanan masyarakat Papua,” tegas Brigjen Pol. Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi-aksi teror yang dilakukan kelompok KKB.“Kami minta masyarakat tetap tenang dan mendukung aparat keamanan dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol. Yusuf.Kasus ini kembali menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh kelompok separatis di Papua. Satgas Ops Damai Cartenz akan terus berupaya maksimal menghadirkan rasa aman dan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku kekerasan bersenjata. PNO-12
25 Jul 2025, 21:05 WIT
Perjalanan Dinas 6,4 Miliar Bermasalah, APH Diminta Periksa Kadisnaker dan Bendahara Kab Mimika
Papuanewsonline.com, Timika-, Angaran perjalanan dinas serta sejumlah program dan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Mimika tahun 2024, pada dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika diduga bermasalah, yang diduga berdampak pada masalah hukum.Seuai data yang diterima Media ini, banyak terdapat kejanggalan dalam pengelolaan anggaran puluhan miliar pada disnaker Mimika yang diduga disalah gunakan oleh kepala dinas (Kadis Naker) Paulus Yanengga, S.H., M.Si dan bendahara Kilyon Roswer Rumkorem.Sebut saja mereka menghabiskan anggaran perjalanan dinas pada tahun 2024 senilai Rp. 6.468.091.580.Dari hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) perwakilan Papua Tengah menemukan keganjalan dalam pengelolaan keuangan perjalanan dinas ini.Diketahui pada tahun 2024 Dinas tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mimika menganggarkan belanja perjalanan dinas senilai Rp. 7.957.940.000 dan direalisasikan senilai Rp. 6.468.091.580 atau 81,28% dari anggaran.Dari hasil uji petik BPK terhadap pertanggungjawaban belanja perjalanan dinas luar daerah dengan melakukan konfirmasi terhadap maskapai penerbangan, terungkap bahwa terdapat data penerbangan yang tidak terdaftar sesuai manifest, dalam hal ini kepala dinas Paulus Yanengga menerima uang, namun tidak melaksanakan perjalanan dinas.Atas perjalanan dinas tipu-tipu dari kepala Dinas Paulus Yanengga ini, menyebabkan kerugian negara yang cukup signifikan, senilai Rp.601.043.960.Atas persoalan ini, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta memanggil Kepala Dinas Paulus Yanengga dan bendahara Kilyon Roswer Rumkorem untuk diperiksa atas temuan tersebut,sekaligus membongkar dugaan penyalagunaan anggaran pada program dan kegiatan pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mimika.Seperti program belanja pemberdayaan ekonomi masyarakat yang bersumber dari dana Otsus tahun 2024 senilai Rp.11.809..309.260.Belanja pemberdayaan Masyarakat bersumber dari dana Otsus tahun 2024 senilai Rp.475.624.500.Program sosialisasi peraturan dan perundang-undangan tahun 2024, senilai Rp.350.000.000.Program pembinaan lembaga pelatihan kerja swasta tahun 2024, senilai Rp.500.000.000.(Fadli)
25 Jul 2025, 21:06 WIT
8 Anggota Anggota DPRD Kabupaten Mimika Tahun 2024 Diduga Rugikan Negara 1,4 Miliar
Papuanewsonline.com, Timika- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Tengah, melalui hasil pemeriksaan menemukan delapan (8) Anggota DPRD Kabupaten Mimika selain menerima kendaraan dinas juga menerima tunjangan transportasi.Padahal menerima tunjangan transportasi secara bersamaan dengan menerima kendaraan dinas, merupakan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan daerah.Diketahui Pemerintah Kabupaten Mimika menganggarkan belanja pegawai tahun 2024 senilai Rp.1.380.038.934.435, dengan realisasi senilai Rp.1.131.362617.590, atau 81,98% dari total anggaran.Dari data yang diterima Media Papuanewsonline.com, Jumat 25 Juli 2024 menyebutkan bahwa pemeriksaan uji peti auditor BPK atas pengelolaan belanja pegawai untuk pimpinan dan anggota DPRD menunjukan bahwa terdapat pimpinan dan anggota DPRD yang menerima tunjangan transportasi dan perumahan serta fasilitas kendaraan dinas, maupun rumah dinas secara bersamaan.BPK menemukan delapan anggota DPRD tahun 2024 yang menerima tunjangan trasportasi dan kendaraan dinas secara bersamaan.Pertanggungjawaban atas belanja gaji dan tunjangan DPRD dan daftar pimpinan dan anggota DPRD yang menerima fasilitas kendaraan dinas berupa mobil, diketahui bajwa delapan anggota DPRD ini selain menerima tunjangan transportasi juga menrima kendaraan dinas, padahal dalam anggaran tunjangan transportasi sudah ada anggaran untuk kendaraan.Hal ini menyebabkan kerugian keuangan daerah sesuai dengan realisasi tunjangan transportasi yang diterima delapan anggota DPRD tahun 2024, senilai Rp.1.407.600.000.Selain itu BPK juga menemukan dua orang pimpinan DPRD tahun 2024 yang merugikan keuangan daerah senilai Rp.327250.000.Diketahui pemerintah Kabupaten Mimika menetapkan tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi pimpinan dan anggota DPRD melalui Peraturan Bupati Mimika (Perbub) nomor 21 tahun 2017, tentang tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi pimpinan dan anggota DPRD, dimana besaran tunjangan bagi ketua DPRD senilai Rp.18.000.000. Dan wakil ketua DPRD senilai Rp.17.000.000, sedangkan bagi anggota DPRD senilai Rp.15.000.000, termasuk PPH 15%.Dari hasil uji petik atas pertanggungjawaban, BPK menemukan dua pimpinan DPRD tahun 2024 secara bersamaan memperoleh fasilitas rumah dinas dan menerima tunjangan perumahan.Dimana seuai realisasi yang diterima senilai Rp.327.250.000.Berikut daftar dua pimpinan DPRD yang menerima tunjangan perumahan sekaligus tinggal di rumah dinas adalah:AK dari Januari sampai dengan November 2024, senilai Rp.168.300.000.AT dari Januari sampai dengan November 2024, senilai Rp.158.950.000.Sehingga total kerugian daerah atas ulah dua pimpinan DPRD ini, senilai Rp.327.250.000.Sementara itu hal ini terjadi karena Sekwan DPRD Kabupaten Mimika, Gat Tebay dan bendahara pengeluaran diduga membuat laporan pertanggungjawaban fiktif, karena tidak mampu membuat laporan pertanggungjawaban sesuai kondisi yang nyata.Informasi terbaru yang diterima Media ini menyebutkan banyak masalah di sekretariat DPRD Kabupaten Mimika, seperti perjalanan dinas dan pengadaan barang dan jasa, serta dana Pokir DPRD Kabupaten Mimika tahun 2024.(Hendrik)
25 Jul 2025, 20:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru