logo-website
Jumat, 24 Apr 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Mandul Ungkap Kematian FS di Tual, Kapolri Diminta Copot Kapolres Tual Papuanewsonline.com, Tual-, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta segerah mencopot AKBP Adrian S.Y Tuuk dari jabatanya sebagai Kapolres Tual, karena mandul dalam mengungkap tersangka dalam ibu rumah tangga, FS, yang meregang nyawa saat menjadi korban kecelakaan maut di depan kantor JNT, Jalan BTN Indah Tual menuju Fidatan, Rabu (28/5/2025) pukul 10.40 WIT. lalu.Permintaan pencopotan Kapolres Tual ini dari keluarga korban.Adik korban Ekhy Siloinyanan mengatakan keluarga besarnya sangat kecewa karena dari serangkaian proses penyelidikan dan penyidikanbsudah ada dua alat  bukti  yang cukup untuk penetapan tersangka, namun hingga kini kasus tersebut tidak ada kejelasan dalam penanganan Polres Tual." Rekaman CCTV, keterangan saksi, dan visum telah dikantongi penyidik, hingga lebih dari sebulan, belum satu pun tersangka ditetapkan," ujar Ekhy melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (8/7/2025).Ekhy meminta Kapolres Tual agar segera menuntaskan penyidikan dan menetapkan pihak yang bertanggung jawab dalam kecelakaan tersebut sebagai tersangka, sehingga keluarganya bisa mendapat keadilan.Ekhy menceritrakan kronoligi Tragedi memilukan yamg menimpa kaka perempuanya FS saat itu tengah pulang  belanja dari Pasar Ikan, Tual, dimana FS yang saat itu menumpangi ojek motor matic dengan nomor polisi D 4521 ZCA yang dikemudikan FRR, dalam perjalanan sampai ke TKP FS tewas mengenaskan usai mengalami kecelakaan beruntun di depan kantor JNT.Dijelaskan Ekhy bahwa  kecelakaan bermula saat dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang mengambil jalur kiri jalan dan memaksa pengemudi ojek menghindar.Namun nahas, dari arah belakang muncul mobil pick up Suzuki Carry dengan nomor polisi DE 8220 IU yang dikemudikan Safareng dengan kecepatan tinggi, langsung menabrak motor yang ditumpangi korban. Tabrakan membuat korban terpental dan terjatuh tepat di depan kantor JNT. Peristiwa tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian, yang kini telah diamankan sebagai barang bukti oleh Unit Gakkum Laka Lantas Polres Tual, namun hingga kini belum ada tersangka dalam laka lantas maut tersebut." Selain terekam kamera, kecelakaan ini juga disaksikan langsung oleh sejumlah warga serta dua saksi kunci, yakni MY yang berada di sisi kanan jalan saat kejadian dan AYR, pengendara motor yang berada tepat di belakang mobil pick up. Keduanya bersama warga lain segera berteriak menghentikan kendaraan yang sempat melaju beberapa puluh meter setelah insiden," Sesalnya.Lanjut Ekhy  Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Maren H. Noho Renuat Kota Tual, namun nyawanya tak tertolong akibat luka berat di kepala." Pada hari kejadian, polisi langsung mengamankan motor ojek dan sopir FRR serta mobil pick up beserta sopirnya, Safareng. Esok harinya, 29 Mei 2025, Polres Tual menerbitkan Surat Perintah Penyidikan dan SPDP. Sejak itu, proses hukum bergulir. Berdasarkan dokumen SP2HP tertanggal 2 Juni 2025, penyidik telah memeriksa sejumlah pihak, termasuk FRR, Safareng, Herlina (penumpang dalam mobil), Asri Ukar (pengendara motor dari arah berlawanan), serta para saksi mata MY dan AYR, namun hingga kini kami pihak keluarga belum mendapat kejelasan tentang penanganan kasus ini," Tegasnya.Ekhy menambahkan saat itu Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan pada 18 Juni 2025 dan dihadiri para saksi, dimana saat Gelar perkara juga telah dilakukan pada 25 Juni 2025, Namun ironisnya, hingga lebih dari satu bulan sejak insiden maut ini, belum satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. " Alasan penyidik, mereka masih mendalami keterangan saksi meski alat bukti berupa CCTV, visum, dan saksi mata telah lengkap," Terang Ekhy.Ekhy menegaskan bahwa Pihak keluarga pun menyuarakan keprihatinan mendalam atas lambannya penanganan kasus ini." Kami menduga penyidik bermain mata dengan para terduga pelaku karena seharusnya sudah dapat menetapkan tersangka berdasarkan alat bukti yang sah dimana menurut pasal 184 KUHAP bahwa  keterangan saksi, visum, serta rekaman CCTV, sudah cukup dalam menemukan tersangka atau pihak yang bertanggungjawab dalam kecelakaan yang merengut saudara kami," Ucapnya.Ekhy mengatakan Dalam waktu dekat  keluarga akan melakukan aksi di Mabes Polri untuk menuntut Kapolres Tual segerah dicopot kalau belum ada tersangka dalam  perkara ini. “Sudah sangat terang siapa yang lalai. Ada pengendara lawan arah, tukang ojek yang menghindar, dan pengemudi mobil pick up yang ngebut. Harusnya penyidik bisa menentukan siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa saudara kami,” Pungkasnya.Hingga berita ini dipublikasikan Kapolres Tual AKBP Adrian S.Y Tuuk belum dapat dikonfirmasi.(red) 08 Jul 2025, 12:10 WIT
Gelar Kenal Pamit Pejabat, Kapolda Serukan Kepemimpinan Bijak dan Taat Aturan Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, memimpin langsung kegiatan Kenal Pamit Pejabat Utama dan Kapolres jajaran Polda Maluku yang digelar di Lobby Lantai II Mapolda Maluku, Senin (7/7/2025).Kenal pamit dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pejabat lama dan sarana perkenalan bagi para pejabat yang baru di lingkungan Polda Maluku. Mereka diantaranya Direktur Pamobvit, Kabid Humas Polda Maluku, Kapolres Kepulauan Tanimbar, dan Kapolres Maluku Tenggara.Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H, para pejabat utama Polda Maluku bersama para pejabat yang baru menjalani serah terima jabatan. Turut hadir Ketua Bhayangkari Daerah Maluku bersama pengurusnya.Kapolda Maluku dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para pejabat lama selama bertugas. Serta memberikan pesan penting untuk diperhatikan oleh para pejabat yang baru.“Kepada pejabat lama, saya sampaikan terima kasih atas pengabdian dan kerja kerasnya. Semoga sukses di tempat penugasan yang baru. Untuk pejabat yang baru, saya tegaskan agar senantiasa menjunjung tinggi disiplin dan bijak dalam melaksanakan tugas,” pinta Kapolda.Kapolda menegaskan, dalam setiap pelaksanaan tugas seluruh pejabat harus menjadikan kepemimpinan dan aturan sebagai landasan utama. Serta menekankan pentingnya komunikasi secara berjenjang serta loyalitas terhadap struktur komando.“Apabila ada keperluan pribadi atau dinas, sampaikan secara terbuka dan harus izin kepada atasan langsung, dalam hal ini adalah Ankumnya, yaitu Kapolda. Jangan biasakan hal-hal yang salah dalam tubuh institusi ini. Sekecil apa pun penyimpangan, jika dibiarkan, akan menjadi kebiasaan yang merusak,” tegasnya.Orang nomor 1 di Polda Maluku ini juga mengingatkan tantangan tugas Polri akan semakin kompleks ke depan. Seluruh personel, khususnya pejabat yang memegang jabatan strategis, harus mampu menjaga sikap, menjaga wibawa institusi, dan tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.“Tugas kita ke depan semakin berat. Jaga marwah institusi, jangan sampai salah langkah. Jadilah panutan di tengah anggota dan masyarakat. Laksanakan tugas dengan ikhlas, disiplin, dan tanggung jawab,” harapnya.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku juga menyerahkan cendera mata kepada pejabat yang berpindah tugas sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama di Polda Maluku. PNO-12 08 Jul 2025, 10:13 WIT
Kapolda Pimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pejabat Polda Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polda Maluku, Senin (7/7/2025).Sertijab yang berlangsung di Lobby Lantai 1 Markas Polda Maluku ini, diantaranya Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku beserta Kapolres Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Kapolres Maluku Tenggara (Malra).Pelantikan empat pejabat di lingkup Polda Maluku ini dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Imam Thobroni, S.IK., M.H, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Maluku serta Kapolresta Ambon. Turut hadir pula Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku.Kapolda Maluku disela-sela pelaksanaan Sertijab tersebut menyampaikan, pergantian jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dan merupakan kebutuhan organisasi untuk terus bergerak dinamis. Kapolda juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan profesionalisme yang harus menjadi perhatian para pejabat yang baru dilantik.Mutasi jabatan, kata Kapolda, adalah proses alamiah dalam institusi yang bertujuan untuk menjaga kesinambungan organisasi serta memberikan penyegaran di berbagai lini. "Saya berharap kepada pejabat yang baru untuk segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat," pinta Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat lama atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan selama menjabat. Ia juga mendoakan kesuksesan di tempat penugasan yang baru.Untuk diketahui, Direktur Pamobvit Polda Maluku saat ini dijabat Kombes Pol. Donni Eka Syaputra, S.H., S.I.K., menggantikan Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabid Humas Polda Papua. Sementara Kabid Humas Polda Maluku kini dijabat Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K., menggantikan Kombes Pol. Areis Aminnulla S.I.K., M.H, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Penata Kehumasan Polri Madya TK.II Divisi Humas Polri.Untuk Kapolres Maluku Tenggara saat ini resmi dijabat oleh AKBP. Rian Suhendi S.Pt, S.I.K., menggantikan AKBP. Frans Duma S.P yang dimutasikan sebagai Pamen Polda Maluku.Sementara Kapolres Kepulauan Tanimbar, dijabat oleh AKBP. Ayani S.P., S.IK., M.H. menggantikan AKBP. Umar Wijaya, S.I.K., M.H, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbaganevdalpro Baganev Rojianstra SSDM Polri. PNO-12 08 Jul 2025, 09:57 WIT
Satbrimob Polda Maluku Siaga Gangguan Kamtibmas dan Bencana Alam Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Brimob Polda Maluku menyiagakan personel untuk mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan bencana alam di wilayah kota Ambon, Senin (7/7/2025).Personel yang disiagakan untuk mengantipasi gangguan kamtibmas dan bencana alam yaitu 1 peleton Kompi 4 Yon A Pelopor, terdiri dari 2 regu tim anti anarkis dan 1 regu tim SAR.Siaga personel dari Kompi 4 dipimpin Danton 3 Aipda F. Haurissa, S.H. Ini dilakukan mengingat musim penghujan yang dapat menyebabkan terjadi bencana alam seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor.Komandan Kompi 4 Yon A Pelopor, IPTU. Andi Kasnan, S.Sos mengatakan, siaga personel yang dilakukan merupakan wujud kesiapan Satuan Brimob Polda Maluku dalam penanganan gangguan kamtibmas dan bencana alam."Siaga personel dilakukan untuk memastikan kesiapan personil apabila sewaktu waktu terjadi gangguan kamtibmas tau bencana alam, anggota sudah siap digerakan dengan cepat," kata Iptu Andi Kasnan.Selain personel, peralatan dan perlengkapan operasional baik Anti anarkis maupun SAR juga disiagakan. "Kita juga siagakan peralatan dan perlengkapan agar dapat berfungsi dengan normal dan tidak ada kendala ketika di gunakan saat melaksanakan tugas di lapangan," kata Iptu Andi saat mengecek kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan. Kesiapsiagaan, kata Iptu Andi, dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas maupun bencana alam yang diterima dari permintaan satuan kewilayahan maupun laporan masyarakat."Kesiapan ini dilakukan agar saat terjadinya gangguan kamtibmas dan bencana alam disuatu tempat, personel dapat bergerak dengan cepat untuk membantu masyarakat," pungkasnya. PNO-12 08 Jul 2025, 09:43 WIT
Temukan 1 Mayat, Personel Polsek Leksula Lakukan Olah TKP Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Polsek Leksula, Polres Buru Selatan, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi mayat yang ditemukan warga Desa Leksula, Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, Minggu (6/7/2025).Mayat yang diketahui bernama Markus Saleky ini ditemukan meninggal dunia di samping rumahnya pada Minggu sekitar pukul 08.00 WIT. Pria 47 Tahun itu ditemukan meninggal dunia dengan posisi tengkurap di atas genangan air. Saat ditemukan korban dalam keadaan berpakaian lengkap.Kapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H, mengungkapkan, penemuan mayat berawal saat Cornely Wamese, salah satu keluarga korban hendak keluar rumah mencuci piring.Saat berada di samping rumah, saksi melihat korban dalam keadaan tengkurap di atas genangan air dengan kedalaman kurang lebih 20 cm. Melihat korban tidak bergerak, saksi berlari memberitahukan Calvin Seleky, keluarga korban untuk melihatnya. Mereka mendatangi TKP untuk memastikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Leksula.Menerima laporan penemuan mayat, Polsek Leksula yang dipimpin Kapolsek Leksula Iptu Bastian Tuhuteru, S.Pd kemudian bersama personil mendatangi TKP."Saat tiba di TKP personil Polsek Leksula langsung mengamankan lokasi penemuan mayat dan melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Leksula untuk dilakukan Visum," kata Kapolres.Korban sebelum dievakuasi terlihat dalam posisi tengkurap dalam genangan air sekitar 20 cm. Korban menggunakan celana pendek warna coklat motif bergaris, dan baju kaus warna kuning.Hasil visum luar oleh pihak Puskesmas Leksula Dr. Helmi Lesnussa, kondisi mayat tidak terdapat tanda-tanda kekerasan. Penyebab korban meninggal dunia karena penyakit bawaan yaitu epilepsi.Berdasarkan keterangan Cornely Wamese, sebelumnya pada Sabtu (5/7/2025) sekitar pukul 17.00 WIT, korban sempat memintanya mengoreng pisang. Korban kemudian keluar rumah sekitar pukul 22.00 WIT. Saksi sempat mencari korban di dalam rumah namun tidak ditemukan. Ia kemudian menyuruh anaknya Valdio Seleky untuk mencari korban di luar rumah namun tidak ditemukan.Terkait kejadian ini pihak keluarga tidak mempermasalahkan penyebab kematian mengingat selama hidup korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. PNO-12 08 Jul 2025, 09:31 WIT
17 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Satu Diantaranya Raih Bintang Tiga Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebanyak 17 Perwira Tinggi (Pati) Polri resmi mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 54/polri/Tahun 2025 tanggal 2 Juli 2025 tentang Kenaikan Pangkat Ke dan Dalam Golongan Pati Polri.Dalam daftar tersebut, satu Pati naik ke pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) atau bintang tiga, yakni KJP Winarto, S.H., M.H.. Sementara itu, enam Pati naik ke pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang dua, dan sepuluh Pati lainnya naik ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) atau bintang satu.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan integritas para perwira tinggi Polri.“Kenaikan pangkat ini bukan hanya sekadar penghargaan struktural, tetapi juga bentuk kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar kepada para perwira tinggi untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada institusi dan masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Senin (7/7/2025).Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polri terus mendorong pembinaan karier yang profesional dan berintegritas bagi seluruh personel.“Kepemimpinan yang kuat, profesionalisme, serta semangat pengabdian adalah hal utama yang terus ditanamkan dalam tubuh Polri sebagai transformasi Polri yang Presisi,” tambahnya.Adapun daftar lengkap Pati yang mendapat kenaikan pangkat adalah sebagai berikut:Naik ke pangkat Komisaris Jenderal Polisi:1. KJP Winarto, S.H., M.H.Naik ke pangkat Inspektur Jenderal Polisi:2. IJP Arradina Zessa Devy, S.H.3. IJP Arif Rachman, S.I.K., M.T.C.P.4. IJP Wahyu Bintono Hari Bawono, S.H., S.I.K., M.H.5. IJP Edi Mardianto, S.I.K., M.Si.6. IJP Dedy Kusuma Bakti, S.I.K., M.T.C.P.Naik ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi:7. BJP Muhammad Nuh Al-Azhar, M.Sc.8. BJP Sri Bardiyati, S.Sos., M.Si.9. BJP Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H.10. BJP Irwansyah, S.I.K., M.H., C.L.A.11. BJP Antonius Kiritin Kunto Darsono, S.Sos., S.I.K., M.Si., Ph.D.12. BJP Mujiyono, S.I.K., M.A.P.13. BJP Harun Yuni Aprin, S.H., S.I.K., M.Si.14. BJP Ihsan Amin, S.I.K., M.H.15. BJP Nurcholis, S.I.K., M.Si.16. BJP A. Rahmat I., S.I.K., M.Si.17. BJP R. Ferry Indarmawan, S.H., S.I.K.Dengan kenaikan pangkat ini, diharapkan jajaran Pati Polri yang baru dapat semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di seluruh wilayah Indonesia. PNO-12 08 Jul 2025, 09:20 WIT
Respons Cepat Satgas Ops Damai Cartenz-2025 Selamatkan Warga Sipil Saat Aksi Pembacokan OTK Papuanewsonline.com, Yahukimo - Kesigapan dan respons cepat ditunjukkan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz-2025 saat percobaan aksi kekerasan yang dilakukan terhadap seorang warga oleh OTK di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu (5/7/2025).Korban yang diketahui bernama Achmad (34), seorang petani asal Lapangisi yang berdomisili di Jalan Pos Pertanian, Dekai, berhasil diselamatkan setelah menjadi target serangan oleh sekelompok orang tak dikenal saat sedang berkendara di sekitar kawasan Seng Pagar Tinggi, kejadian ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIT.Peristiwa ini terjadi ketika korban melintas menggunakan sepeda motor dan melihat tiga pria tak dikenal, salah satunya membawa parang. Salah satu pelaku langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban. Beruntung, korban sempat menghindar sehingga hanya mengalami luka ringan di bagian pinggang. Saat ini korban telah mendapatkan penanganan medis dan dalam kondisi stabil. Menerima informasi tersebut Satgas Ops Damai Cartenz-2025 langsung merespon cepat kejadian tersebut dan mengerahkan sepuluh personel yang dipimpin oleh Bripka Romansya, S.H., langsung menuju lokasi dan melakukan penyisiran serta patroli aktif di sekitar area kejadian.Menanggapi kejadian tersebut, Kaops Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz-2025 Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh masyarakat Papua.“Kami tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Satgas Damai Cartenz hadir untuk memastikan bahwa setiap orang, siapa pun dia, berhak merasa aman di tanah Papua. Respons cepat terhadap kejadian ini adalah bentuk nyata dari komitmen tersebut,” tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang bertujuan menciptakan keresahan.“Kami terus tingkatkan patroli dan pendekatan kepada masyarakat. Keamanan di Yahukimo adalah tanggung jawab bersama. Kami minta semua pihak tetap waspada, namun tidak panik. Percayakan sepenuhnya kepada aparat,” ujar Kombes Yusuf.Upaya yang cepat dan terukur dari personel di lapangan, serta koordinasi yang solid antara satuan tugas, menjadi bukti bahwa pendekatan profesional dan humanis terus diterapkan oleh Ops Damai Cartenz-2025 dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan khususnya Yahukimo. PNO-12 07 Jul 2025, 16:11 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Dalami Kasus Pembunuhan Warga Sipil di Dekai Papuanewsonline.com, Yahukimo - Satgas Ops Damai Cartenz merespon cepat peristiwa pembunuhan terhadap seorang warga sipil bernama Joy Jonathan Boroh (24) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Jumat (4/7/2025) sekitar pukul 16.00 WIT.Korban yang merupakan pegawai honorer di Pemkab Yahukimo, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan sejumlah luka akibat senjata tajam pada beberapa bagian tubuh, seperti leher, ketiak, dada, punggung, dan telapak tangan. Luka-luka tersebut menunjukkan adanya kekerasan berat yang disengaja.Personel Ops Damai Cartenz langsung bergerak menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan dari jajaran Polres Yahukimo melalui jaringan HT internal. Setibanya di TKP pada pukul 16.28 WIT, tim segera mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke RSUD Dekai untuk keperluan identifikasi.Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat Street, sebuah handphone, sandal jepit, spion motor, serta perlengkapan pribadi milik korban. Seorang saksi juga telah dimintai keterangan awal untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pihaknya menindaklanjuti kasus ini secara serius dan berkomitmen untuk menangkap serta mengadili pelaku.“Kami telah menurunkan tim ke wilayah Yahukimo untuk menangani kasus ini secara serius. Penegakan hukum akan dilakukan sampai tuntas guna memastikan pelaku ditangkap dan diadili sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Brigjen Faizal.Lebih lanjut, Brigjen Faizal mengungkapkan bahwa dari hasil pendalaman awal, pelaku diduga merupakan bagian dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak. Dugaan ini diperkuat oleh pernyataan dari Seby Sambom di media sosial, yang mengklaim dirinya sebagai juru bicara TPNPB-OPM, dan menyebut telah berhasil membunuh seorang anggota militer Indonesia.“Pernyataan tersebut jelas merupakan kebohongan publik, karena faktanya korban adalah warga sipil, bukan anggota militer. Korban bekerja sebagai pegawai honorer di Pemkab Yahukimo,” tegas Brigjen Faizal.Kasus ini kini dalam tahap penyidikan mendalam. Olah TKP lanjutan dijadwalkan dilakukan oleh Satreskrim Polres Yahukimo pada Sabtu (5/7/2025), sebagai bagian dari proses lanjutan pengumpulan barang bukti dan pendalaman identitas pelaku.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu tidak bertanggung jawab yang tersebar di media sosial maupun dari kelompok tertentu.“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Yahukimo untuk tetap tenang namun waspada. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat keamanan. Jangan mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Kombes Yusuf.Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan pelaku atau peristiwa tersebut.Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan patroli dan penyelidikan intensif guna mengungkap secara tuntas motif dan pelaku dari kejadian tragis ini. PNO-12 06 Jul 2025, 17:47 WIT
Polri Gelar Korps Raport Kenaikan Pangkat 3 Pati dan 87 Pamen Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melaksanakan upacara korps raport kenaikan pangkat terhadap para Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) di jajaran kepolisian. Upacara berlangsung pada Rabu (2/7/2025) dan menjadi momen penting dalam perjalanan karier para personel yang mendapatkan kepercayaan serta amanah lebih besar.Dalam korps raport kali ini, sebanyak 3 Pati Polri naik pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), serta 87 Pamen Polri naik pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).Adapun tiga perwira yang naik pangkat menjadi Irjen Pol, yakni:1. Irjen Pol Drs. Dwi Gunawan, M.M.2. Irjen Pol Imam Prijantoro, S.H.3. Irjen Pol Drs. Isnaeni Ujiyarto, M.Si.Sementara itu, daftar 87 perwira yang menerima kenaikan pangkat menjadi Kombes Pol berasal dari berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia, termasuk bidang reserse, intelijen, pembinaan, logistik, kesehatan, serta kehumasan dan pendidikan. Kenaikan pangkat ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan pengabdian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta dalam mendukung tugas-tugas institusi secara profesional dan berintegritas.Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang juga mencerminkan kepercayaan institusi kepada setiap personel.“Korps raport ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud penghargaan dan tanggung jawab moral yang lebih besar. Setiap kenaikan pangkat membawa konsekuensi untuk terus memberikan yang terbaik bagi institusi, negara, dan masyarakat,” ujar Brigjen Trunoyudo.Ia juga menambahkan bahwa jajaran Polri diharapkan terus menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam setiap pelaksanaan tugas, serta menjadikan momentum kenaikan pangkat sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja.“Kami ucapkan selamat kepada seluruh Pati dan Pamen yang hari ini menerima kenaikan pangkat. Semoga semakin amanah dan profesional dalam membawa nama baik Polri,” tutupnya.Kegiatan korps raport berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh rasa syukur, mencerminkan profesionalisme serta soliditas internal di tubuh Polri dalam mendukung agenda-agenda besar institusi ke depan. PNO-12 04 Jul 2025, 12:28 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT