Papuanewsonline.com
120 Jemaah Haji Mimika Bertolak ke Tanah Suci, Dilepas dengan Doa dan Haru Mendalam
182 Ribu Kasus Malaria Di Mimika, BADKO HMI PAPUA Desak Pemerintah Melakukan Intervensi Khusus
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Maritim Perairan Timika, Waspada Gelombang Hingga 1,5 Meter
Polres Mimika Bongkar Pabrik Sopi Ilegal di Kawasan Hutan SP 5, Pelaku Berhasil Kabur
LMA Mimika Ajak Semua Pihak Tahan Diri Jaga Perdamaian dan Lindungi Warga Sipil Papua
Pickup Pengangkut Air Terguling Di Pertigaan Hasanuddin, Pengendara Baru Belajar Mengemudi
PTFI Setor Rp4,8 Triliun: Mimika Terima Bagian Terbesar, Total Kontribusi Capai Rp75 Triliun
Lapas Timika Gelar Ikrar Bersih Dari Hp Ilegal, Narkoba, Dan Penipuan
Lima Warga Diklaim Tewas di Kali Kabur, TPNPB Soroti Operasi Militer di Tembagapura
BADKO HMI dan Polda Papua Sepakati Sinergi, Fokus Tangani Tambang Ilegal hingga Hoaks Digital
BERITA TAG Kesehatan
Homepage
Yoghurt Ilegal Dimusnahkan, Karantina Papua Tengah Tegas Cegah Penyakit Hewan
Papuanewsonline.com, Mimika –
Upaya menjaga keamanan pangan dan mencegah penyebaran penyakit hewan terus
dilakukan di Papua Tengah. Karantina Papua Tengah melakukan pemusnahan terhadap
16 liter yoghurt ilegal yang tidak dilengkapi dokumen karantina pada Selasa
(26/8/2025). Pemusnahan berlangsung di halaman Laboratorium Karantina Papua
Tengah, Timika, dengan disaksikan langsung oleh personel TNI Angkatan Udara
Yohanis Kapiyau, sebagai bentuk sinergi antar instansi. Langkah tegas ini merupakan
bagian dari komitmen Karantina Papua Tengah dalam memastikan setiap produk
hewani yang masuk dan beredar di wilayah Papua Tengah aman serta sesuai aturan
hukum yang berlaku. Kepala Sub Bagian Umum Karantina
Papua Tengah, Ade Irawan Putra Agung, menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan
bukan tanpa alasan. Produk hewani yang masuk tanpa melalui prosedur karantina
resmi berpotensi membawa penyakit menular yang dapat mengancam kesehatan hewan
maupun manusia. “Produk hewan yang tidak
dilengkapi dokumen resmi karantina berisiko tinggi membawa penyakit berbahaya.
Oleh karena itu, langkah pemusnahan harus dilakukan demi melindungi masyarakat
dan menjaga ketahanan pangan di Papua Tengah,” ujar Ade Irawan. Selain pemusnahan, kegiatan ini
juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat. Ade mengimbau agar masyarakat
lebih teliti sebelum membeli atau mengedarkan produk hewan maupun hasil
olahannya. “Kami minta masyarakat peduli dan
selalu mengecek kelengkapan dokumen karantina. Dokumen tersebut bukan sekadar
formalitas, tetapi menjadi jaminan keamanan dan kesehatan produk yang
dikonsumsi,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa
Karantina Papua Tengah akan meningkatkan pengawasan di pintu-pintu masuk
wilayah, baik bandara maupun pelabuhan, serta memperketat penindakan terhadap
produk ilegal. Kewajiban dokumen karantina telah
diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan,
dan Tumbuhan. Undang-undang tersebut mewajibkan setiap lalu lintas media
pembawa hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya untuk dilengkapi
sertifikat karantina resmi. Dengan aturan ini, setiap
pelanggaran akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. “Pemusnahan yoghurt ilegal
ini sekaligus mengingatkan semua pihak tentang pentingnya kepatuhan terhadap
regulasi karantina,” imbuh Ade. Kegiatan pemusnahan ini juga
menandai kuatnya sinergi antar instansi, khususnya antara Karantina Papua
Tengah dengan TNI AU. Dukungan lintas sektor ini penting untuk memperkuat
pengawasan sekaligus mempersempit celah peredaran produk ilegal di Papua Tengah. “Sinergi ini akan terus
diperkuat, sebab ancaman penyakit hewan bisa datang kapan saja. Kolaborasi
semua pihak adalah kunci menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat,”
pungkas Ade Irawan. Penulis: Jidan Editor: GF
27 Agu 2025, 21:29 WIT
Pesawat Smart Cakrawala Gagal Mendarat di Timika, Seluruh Kru Selamat
Papuanewsonline.com, Mimika –
Suasana di Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua Tengah, mendadak heboh pada
Senin sore (25/8/2025) setelah sebuah pesawat PAC 750 XTSOL/PK-SNU milik PT
Smart Cakrawala Aviation mengalami insiden gagal mendarat. Pesawat dengan nomor
registrasi PK-SNU itu terperosok keluar jalur landasan pacu runway 12 usai
melakukan penerbangan dari Bandara Derapos, Kabupaten Puncak. Meski pesawat keluar dari jalur
landasan, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sang pilot, Kapten Yosep,
bersama kru dilaporkan dalam kondisi selamat dan segera dievakuasi ke lokasi
aman. Berdasarkan keterangan awal,
pesawat berupaya mendarat sekitar pukul 17.00 WIT. Namun, pada fase akhir
pendaratan pesawat mengalami gangguan mesin (engine failure) yang mengakibatkan
hilangnya kendali. Akibatnya, pesawat tidak mampu mempertahankan jalur
pendaratan dan akhirnya terperosok hingga keluar ujung landasan pacu. Petugas bandara yang sigap
langsung melakukan penanganan cepat. Tim ground handling bersama aparat
keamanan bandara mengevakuasi pesawat ke lokasi aman untuk mencegah gangguan
operasional penerbangan lainnya. Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak
kepolisian bersama otoritas bandara telah melakukan olah tempat kejadian
perkara (TKP) guna memastikan penyebab insiden. “Pesawat sudah dievakuasi dari
lokasi kejadian ke tempat yang aman. Kondisi pilot maupun kru dalam keadaan
selamat. Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang
tidak benar,” ujar AKBP Billyandha. Lebih lanjut, Kapolres
menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Komite Nasional
Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengusut penyebab pasti kecelakaan ini. Hingga kini, investigasi tengah
dilakukan guna mengetahui apakah insiden disebabkan murni oleh faktor teknis,
cuaca, atau human error. PT Smart Cakrawala Aviation juga disebut akan
memberikan keterangan resmi pasca hasil penyelidikan awal dari tim KNKT. Pihak kepolisian memastikan
insiden ini tidak mengganggu penerbangan lain di Bandara Mozes Kilangin.
Seluruh aktivitas penerbangan tetap berjalan normal usai pesawat dievakuasi. Penulis: Jidan Editor: GF
26 Agu 2025, 13:34 WIT
Anak PAUD Angkasa Timika Ceria Terima Vitamin A dari Lanud YKU
Papuanewsonline.com, Mimika –
Suasana penuh keceriaan mewarnai lingkungan PAUD Angkasa Timika, Senin
(25/8/2025). Puluhan anak tampak antusias mengikuti kegiatan pemberian Vitamin
A yang diselenggarakan oleh Posyandu Kakatua PIA Ardhya Garini Cabang 4/D.III
Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika. Kegiatan sosial yang rutin
digelar ini menjadi bukti nyata kepedulian keluarga besar Lanud YKU dalam
mendukung program pemerintah di bidang kesehatan anak. Dengan penuh kehangatan,
para ibu PIA Ardhya Garini bersama tenaga kesehatan memberikan kapsul Vitamin A
kepada anak-anak PAUD Angkasa. Anak-anak terlihat semringah saat
giliran mereka tiba. Sebagian ada yang tampak sedikit ragu, namun dengan sabar
para ibu pendamping menenangkan dan membimbing hingga anak-anak mau menelan
kapsul Vitamin A. Ketua PIA Ardhya Garini Cabang
4/D.III Lanud YKU Timika, Ny. Rika A.E. Rangkuti, menegaskan bahwa kegiatan ini
tidak hanya sekadar seremonial, melainkan bentuk komitmen dalam membangun
fondasi kesehatan anak sejak dini. “Pemberian Vitamin A ini
diharapkan mampu memperkuat kesehatan anak-anak sejak usia dini, sehingga
mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan kuat di masa
depan,” ujarnya. Selain mencegah gangguan
penglihatan, Vitamin A juga berperan penting dalam meningkatkan sistem imun
anak, mempercepat proses penyembuhan, serta menunjang tumbuh kembang optimal. Tak hanya fokus pada anak-anak,
kegiatan ini juga menyasar para orang tua. Tim kesehatan memberikan edukasi
tentang pentingnya gizi seimbang, pola makan sehat, serta kebersihan diri anak
dalam kehidupan sehari-hari. Pesan sederhana seperti rajin
mencuci tangan, konsumsi buah dan sayur, hingga pentingnya waktu tidur cukup,
menjadi materi yang dibagikan dalam suasana penuh kekeluargaan. Lebih dari sekadar kegiatan
kesehatan, momen ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara keluarga
besar Lanud Yohanis Kapiyau Timika dengan masyarakat sekitar. Kehadiran PIA
Ardhya Garini dalam kegiatan sosial seperti ini mencerminkan peran aktif istri
prajurit TNI AU dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini
semakin mendekatkan Lanud YKU dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan manfaat
langsung bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tambah Ny. Rika. Penulis: Jidan Editor: GF
26 Agu 2025, 13:30 WIT
Divhumas Polri Gelar Gerakan Pangan Murah 2025, Ringankan Beban Warga dan Stabilkan Harga Pangan
Papuanewsonline.com, Jakarta —
Divisi Humas Polri menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan
menggelar Gerakan Pangan Murah 2025 di Lapangan Apel Divhumas Polri, Jakarta.
Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusias, diikuti masyarakat, insan
media, serta anggota Polri. Program pangan murah ini
merupakan bentuk sinergi antara Divhumas Polri melalui Koperasi Humas dan Perum
Bulog, yang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus
meringankan beban pengeluaran masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar. Dalam kesempatan tersebut, Kepala
Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo
Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa kegiatan pangan murah ini menyalurkan empat
komoditas utama dengan harga khusus. “Pada Gerakan Pangan Murah kali
ini, kami menyediakan paket pangan murah berisi beras 10 kg seharga Rp110.000,
terigu Rp11.000, gula Rp17.500, dan minyak goreng Rp18.500. Jadi total paket
hanya Rp157.000, jauh lebih rendah dibanding harga pasaran,” ujar Brigjen Pol
Trunoyudo saat diwawancarai awak media. Menurutnya, paket pangan murah
ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi insan
media yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menyampaikan
informasi, serta anggota Polri di lingkungan Divhumas. Lebih lanjut, Brigjen Trunoyudo
menekankan bahwa kegiatan pangan murah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri
di tengah masyarakat. “Divhumas Polri melalui Koperasi Humas bersama Bulog
menghadirkan program ini agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya.
Ini adalah bagian dari pengabdian Polri sekaligus bentuk nyata kepedulian kami
terhadap stabilitas harga pangan,” jelasnya. Selain itu, ia menegaskan bahwa
kegiatan semacam ini akan terus didorong dan diperluas ke wilayah lain agar
semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak positifnya. Program Gerakan Pangan Murah 2025
yang digagas Polri ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam menekan laju
inflasi, menjaga ketersediaan stok bahan pokok, serta mendukung ketahanan
pangan nasional. “Gerakan pangan murah ini adalah
langkah strategis Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah. Bukan hanya
menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan ketersediaan bahan pokok tetap
terjangkau oleh masyarakat luas,” tutur Brigjen Pol Trunoyudo. Antusiasme masyarakat yang hadir
di lokasi pun terlihat jelas. Banyak warga yang mengaku terbantu dengan adanya
harga paket murah tersebut, apalagi di tengah kenaikan harga pangan di pasaran
beberapa waktu terakhir. Kegiatan ini tidak hanya bersifat
ekonomis, tetapi juga simbolis. Gerakan Pangan Murah 2025 menjadi ruang
interaksi antara Polri dan masyarakat, mempererat hubungan kemitraan, serta
memperlihatkan wajah Polri yang semakin humanis dan dekat dengan rakyat. “Pada akhirnya, keberadaan Polri
bukan hanya soal keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu meringankan
kesulitan masyarakat. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu ada,
baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun kesejahteraan,” tutup Brigjen Pol
Trunoyudo. Penulis : GF Editor : GF
25 Agu 2025, 23:02 WIT
Pasar Ngrimase Tanimbar Terbakar, Brimob Kerahkan Mobil Water Canon Padamkan Api
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Kebakaran melanda Pasar Ngrimase Kelurahan Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu, 23 Agustus 2025 pukul 02.30 WIT.Selain membantu mengamankan lokasi kebakaran dan mengevakuasi barang warga atau para pedagang, aparat Kepolisian juga mengerahkan mobil water canon untuk memadamkan kobaran api. Mobil water canon yang dikerahkan milik Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku. Bersama 1 unit mobil Damkar, dan 2 unit mobil suplai air milik masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIT.Kebakaran hebat yang terjadi dini hari tadi tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, kerugian material yang dialami akibat terbakarnya sebagian besar kios sembako dan lapak sayur maupun pakaian bekas (cakbor) di pasar itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah."Dari data yang diterima ada kurang lebih 50 kios yang terbakar," ungkap Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.I.K.Kebakaran diketahui pertama kali setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Aparat kepolisian langsung mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan dan membantu masyarakat mengevakuasi barang yang dapat diselamatkan."Di TKP, personel Kepolisian kemudian mengerahkan satu unit mobil water canon, dan menghubungi unit Damkar," ungkapnya.Penyebab kebakaran diduga akibat dari meledaknya kompor minyak tanah milik saksi berinisial A.M. Pria 19 Tahun ini mengaku sebelumnya sekitar pukul 19.00 Wit, dirinya sempat menyalakan kompor untuk memasak air membuat kopi. Setelah air mendidih saksi mengaku telah menurunkan sumbu kompor namun dirinya tidak memastikan apakah api pada sumbu kompor tersebut sudah benar-benar mati atau belum. Selanjutnya, sekitar pukul 03.00 Wit saksi mendengar bunyi ledakan dari dapur kios miliknya. Saat menuju dapur, kobaran api sudah membesar. Ia kemudian berlari keluar kios dan membangunkan Mama Kaila, tetangganya.Api menjalar dengan cepat karena material yang terbakar terbuat dari bahan mudah terbakar seperti papan, kayu dan tripleks. Ditambah dengan angin kencang saat itu membuat api sulit dijinakan."Peristiwa kebakaran ini masih dalam penyelidikan. Pemilik kios yang diduga menjadi penyebab kebakaran sementara diamankan di Mako Polsek Tanimbar karena masyarakat di pasar ingin menghakimi saksi yang diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran," kata Kabid Humas.Hingga saat ini tim masih terus melakukan pendataan di lokasi kebakaran. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya. PNO-12
24 Agu 2025, 17:18 WIT
Wakapolri Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-Anak Dalam Kegiatan Bakti Sosial
Papuanewsonline.com, Semarang – Suasana halaman Mapolsek Genuk, Sabtu (23/8/2025) pagi, riuh rendah oleh tawa ceria puluhan anak TK yang asyik menggoreskan warna-warna cerah di atas kertas. Kehangatan suasana semakin terasa ketika Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menyapa mereka dengan penuh keakraban.“Wah, warnanya bagus-bagus sekali! Ini gambar apa?” tanya Wakapolri sambil menyapa seorang peserta lomba mewarnai dengan lembut. Dengan polosnya, seorang balita menjawab, “Gambar ibu polisi.” Saat Wakapolri bertanya tentang cita-citanya, dengan semangat dan suara lantang, anak tersebut bercita-cita ingin menjadi polisi. Interaksi hangat ini menjadi salah satu momen yang menyentuh hati dalam rangkaian kegiatan Bakti Sosial dan Kesehatan yang digelar Alumni Akabri (kini Akpol) Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata.Kegiatan yang mengusung semangat “35 Tahun Mengabdi Untuk Negeri” ini tidak hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi lebih tentang membangun ikatan emosional dan menyebarkan energi positif. Wakapolri terlihat sangat menikmati momen kebersamaan ini, menyempatkan diri berinteraksi, menyemangati, dan berfoto bersama anak-anak, seakan tidak ada jarak di antara mereka.Selain lomba mewarnai, bakti kesehatan juga digelar secara gratis untuk masyarakat. Puluhan warga antusias memeriksakan kesehatan gigi, mata, gula darah, dan tensi yang disediakan oleh RSIGM Sultan Agung, Puskesmas Genuk, UPT Kes Polrestabes Semarang, dan Optik Seven.Secara keseluruhan, sebanyak 220 paket bantuan sosial disalurkan dengan penuh sukacita. Bantuan tersebut diberikan kepada 200 anak yatim dari lima panti asuhan dan 9 orang lanjut usia dari Panti Wreda Griya Tyas Dalem. Penyerahan bantuan simbolis dilakukan langsung oleh Wakapolri didampingi para Perwira Tinggi dan Menengah Polri dari Angkatan 1990.Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa kepedulian dan kebersamaan adalah nilai-nilai yang terus dijunjung tinggi oleh institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mengayomi masyarakat. PNO-12
24 Agu 2025, 16:50 WIT
Bhakti Kesehatan Polri: Ratusan Pengungsi Hunut Terima Layanan Medis Gratis di Poka
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Resor Kota (Polresta) P. Ambon & Pp. Lease melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan kepada ratusan pengungsi warga desa Hunut, kota Ambon, Jumat, 22 Agustus 2025.Bhakti kesehatan yang merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat ini dilaksanakan di kantor desa Poka, kecamatan Teluk Ambon, kota Ambon.Aksi sosial kemanusiaan yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Teluk Ambon ini dipimpin Kasi Dokkes Polresta Ambon, Ipda Abu M. Felubum, S.Kep Ns. Hadir Kades Poka Marthina Kebulan, Kanit Binmas Polsek Teluk Ambon Ipda Burhan Nawir, Bhabinkamtibmas Desa Poka Bripka Charles dan Staf Pemerintah Desa Poka.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K mengungkapkan, kegiatan pemeriksaan kesehatan kepada para pengungsi warga desa Hunut merupakan bentuk kepedulian Polda Maluku dan Polresta Ambon beserta jajaran."Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan wujud nyata Polri yang humanis dan melayani. Kegiatan ini juga merupakan instruksi dari Bapak Kapolda Maluku," ungkap Kabid Humas.Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan kepada para pengungsi meliputi pemeriksaan umum, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kolesterol, pemeriksaan asam urat, dan pemeriksaan tensi darah."Kegiatan pemeriksaan kesehatan secara gratis ini diikuti oleh sebanyak 195 orang pengungsi warga Hunut. Hasil pemeriksaan ditemukan berbagai macam keluhan seperti flu, batuk, asam urat, serta tekanan darah tinggi," sebut Kombes Rositah.Kabid Humas berharap kegiatan kemanusiaan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pengungsi warga Hunut di lokasi pengungsian. PNO-12
24 Agu 2025, 16:36 WIT
Ditpolairud Polda Maluku Selamatkan 25 Warga Hunut dari Keramba Apung
Papuanewsonline.com, Ambon —
Gelombang rasa syukur dan lega menyelimuti warga Desa Hunut, Kecamatan Teluk
Ambon, setelah sebanyak 25 orang berhasil dievakuasi dari sebuah keramba apung
yang nyaris menjadi tempat terjebaknya puluhan nyawa. Aksi penyelamatan
dramatis itu dilakukan oleh Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara
(Ditpolairud) Polda Maluku pada Selasa (19/8), usai menerima laporan masyarakat
mengenai kondisi darurat tersebut. Di bawah pimpinan Direktur
Ditpolairud Kombes Pol Handoyo Santoso, S.I.K., M.Si., tim bergerak cepat
dengan mengerahkan kapal patroli menuju lokasi. Situasi mendesak mengingat di
antara korban terdapat anak-anak, balita, hingga seorang lansia berusia 72
tahun yang membutuhkan penanganan segera. “Keselamatan jiwa masyarakat
adalah hukum tertinggi. Sesuai arahan Bapak Kapolda Maluku, kami berkomitmen
untuk memberikan respons cepat dalam setiap kondisi darurat,” tegas Kombes
Handoyo kepada awak media. Proses evakuasi berlangsung penuh
kewaspadaan. Petugas Ditpolairud secara bertahap memindahkan korban dari
keramba apung ke kapal patroli. Balita berusia 3 tahun dan seorang lansia
langsung dievakuasi lebih dulu. Begitu tiba di darat, keduanya dilarikan ke Rumah
Sakit Ottoquik Passo untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, warga lainnya
dibawa menuju Markas Komando (Mako) Ditpolairud Lateri. Di sana mereka menerima
pertolongan lanjutan, termasuk pemeriksaan kesehatan, logistik, dan
pendampingan psikologis ringan. Kombes Handoyo menjelaskan,
operasi penyelamatan ini juga melibatkan koordinasi intensif dengan instansi
terkait. Tujuannya adalah memastikan kebutuhan warga pasca-evakuasi dapat
segera ditangani dengan baik. “Kami mengimbau masyarakat untuk
tidak ragu menghubungi aparat keamanan terdekat jika menghadapi situasi
darurat. Kehadiran Polri adalah untuk melindungi, mengayomi, dan melayani
masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan perairan,”
tambahnya. Aksi cepat Ditpolairud ini
menjadi bukti bahwa peran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi
juga menyentuh aspek kemanusiaan secara langsung. Dengan medan geografis Maluku
yang sebagian besar berupa laut, kemampuan dan kesiapsiagaan aparat kepolisian
laut menjadi sangat vital. Keberhasilan evakuasi ini pun
diapresiasi oleh warga Desa Hunut yang merasa terbantu dengan hadirnya aparat
di saat krisis. “Kami sangat berterima kasih kepada polisi. Kalau tidak segera
ditolong, entah apa yang akan terjadi pada kami,” ujar seorang warga dengan
mata berkaca-kaca. Penulis : GF Editor : GF
21 Agu 2025, 06:03 WIT
BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Mimika Sepekan ke Depan
Papuanewsonline.com, Mimika –
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mozes Kilangin Mimika
kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang masih akan
melanda wilayah Kabupaten Mimika. Berdasarkan data terbaru, intensitas hujan
tinggi diperkirakan masih terus terjadi hingga satu minggu ke depan. Kondisi ini dipengaruhi oleh
dinamika atmosfer di wilayah selatan Papua yang memicu pembentukan awan hujan
dalam jumlah besar. Masyarakat pun diminta tetap waspada, terutama yang
bermukim di daerah rawan banjir dan longsor. Forecaster BMKG Mimika, Sony
Hartono, menjelaskan bahwa wilayah Mimika pada dasarnya hanya mengenal satu
musim, yaitu musim hujan. Namun, ada periode tertentu yang disebut puncak musim
hujan, yakni pada bulan Juni, Juli, dan Agustus. “Curah hujan bulan ini mencapai
856 milimeter. Memang di Timika kita hanya mengenal satu musim, hujan dari
Januari hingga Desember. Tapi, ada tiga bulan yang menjadi puncaknya, yaitu
Juni, Juli, dan Agustus,” jelas Sony. Ia menambahkan, hujan deras yang
terjadi hampir setiap hari membuat suhu udara di Mimika relatif lebih rendah
dibanding biasanya. Bila siang hari suhu normal bisa menyentuh 30–35°C, saat
ini hanya berkisar 28°C. Sony menegaskan, cuaca semacam
ini sudah menjadi bagian dari pola iklim khas Mimika. “Prediksi satu minggu ke
depan, cuaca masih seperti ini. Mungkin kalau orang baru di Timika pasti kaget,
tapi kalau orang lama sudah paham walaupun tetap mengeluh karena hujan lagi dan
hujan lagi,” ujarnya sambil tersenyum. Namun, intensitas hujan tinggi
ini tidak bisa dianggap sepele. BMKG mencatat beberapa dampak yang mulai
dirasakan warga, seperti: Genangan air di ruas jalan utama yang menghambat arus
lalu lintas, Potensi gagal panen pada beberapa lahan pertanian akibat lahan
tergenang, Risiko kesehatan seperti meningkatnya kasus demam berdarah dan
penyakit berbasis lingkungan. BMKG Mimika meminta masyarakat
untuk lebih berhati-hati, terutama pengendara yang melintas di jalanan licin
dan tergenang air. Selain itu, warga diimbau menjaga kebersihan lingkungan agar
saluran drainase tidak tersumbat sampah. “Bagi warga yang tinggal di
bantaran kali atau daerah perbukitan, mohon tetap waspada. Potensi banjir dan
tanah longsor bisa meningkat jika hujan terus menerus turun dengan intensitas
tinggi,” pesan Sony. Dengan adanya peringatan ini,
pemerintah daerah diharapkan lebih sigap dalam menyiapkan langkah mitigasi,
termasuk menyiagakan tim tanggap darurat, memperbaiki saluran drainase, serta
memastikan jalur evakuasi warga tetap aman. Penulis : Jidan Editor : GF
21 Agu 2025, 05:58 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru