logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Kesehatan Homepage
Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Satgas Ops Damai Cartenz Kejar Pelaku Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Seorang warga sipil bernama Joni Hendra tewas ditembak oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat, (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT. Pelaku yang diidentifikasi bernama Yonial Kobogah, anggota KKB pimpinan Apen Kobogau, langsung melarikan diri. Satgas Operasi Damai Cartenz segera melakukan respon cepat dan pengejaran terhadap pelaku.Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.40 WIT saat korban sedang melayani pembeli pinang. Tanpa peringatan, pelaku yang diidentifikasi sebagai Yonial Kobogah, mendekati kios dengan jarak sekitar tujuh meter dan langsung menembakkan senjata api laras pendek ke arah korban. Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah perbukitan di atas Kampung Wandoga.Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Bilorai sekitar pukul 13.45 WIT, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak serius yang dideritanya. Lima belas menit setelah kejadian, tepatnya pukul 13.55 WIT, Satgas Operasi Damai Cartenz langsung merespons dan mengamankan lokasi kejadian sekaligus melaksanakan upaya pengejaran terhadap pelaku.Pelaku, Yonial Kobogah, diketahui merupakan bagian dari Kelompok KKB pimpinan Apen Kobogau yang sebelumnya juga diduga kuat terlibat dalam aksi penembakan di Bandara Bilorai Sugapa.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. didampingi Wakaops Damai Cartenz, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok bersenjata yang terus melakukan kekerasan terhadap warga sipil.“Kami mengecam keras aksi penembakan ini. Satgas telah bergerak cepat dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami akan terus memburu dan menindak tegas siapapun yang mengganggu stabilitas keamanan masyarakat Papua,” tegas Brigjen Pol. Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh aksi-aksi teror yang dilakukan kelompok KKB.“Kami minta masyarakat tetap tenang dan mendukung aparat keamanan dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol. Yusuf.Kasus ini kembali menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang dilakukan oleh kelompok separatis di Papua. Satgas Ops Damai Cartenz akan terus berupaya maksimal menghadirkan rasa aman dan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku kekerasan bersenjata. PNO-12 25 Jul 2025, 21:05 WIT
Personel Polsek Waesama dan Warga Berhasil Temukan Korban Meninggal Diterkam Buaya Papuanewsonline.com, Ambon – Personel Polsek Waesama bergerak cepat dalam pencarian terhadap seorang warga yang diduga diterkam buaya di Sungai Poli, Desa Lena, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan. Pencarian yang dilakukan bersama warga setempat ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Waesama, IPDA Novi Abraham Waelauruw pada Minggu (20/7/2025).Beberapa jam berselang dalam pencarian, korban yang diketahui berinisial TT (40) akhirnya ditemukan pada pukul 12.30 Wit. Korban ditemukan di sungai dalam kondisi masih diterkam buaya. Tidak lama kemudian, buaya naas ini melepaskan gigitan, dan personil Polsek Waesama dibantu warga langsung turun ke sungai untuk mengevakuasi korban.Menurut keluarga korban, kejadian berawal pada pukul 20.00 Wit. Kepada istri korban meminta ijin keluar rumah dengan tujuan ke sungai Poli untuk mencari ikan. Korban membawa 2 buah panah ikan, 1 buah senter kepala, dan 1 buah parang. Saat keluar rumah, hingga pukul 08.00 Wit, korban belum juga kembali. Merasa khawatir, istri korban memberitahukan pihak keluarga, dan selanjutnya melaporkan kepada pemerintah Desa Lena.Sekira pukul 10.00 Wit staf pemerintah Desa Lena melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Waesama. Mendapat laporan Masyarakat Kapolsek Waesama bersama personilnya dibantu warga menuju TKP, melakukan pencarian.Pencarian membuahkan hasil. Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka gigitan pada beberapa bagian tubuh, termasuk luka cakar pada bagian dada, luka gigitan pada paha sebelah kiri, dan rusuk sebelah kiri. Saat ini jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena, S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Waesama, IPDA Novi Abraham Waelauruw menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai yang diduga menjadi habitat buaya. Polsek Waesama akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya yang mungkin terjadi di sekitar perairan. PNO-12 21 Jul 2025, 14:06 WIT
Kapolda Maluku Dampingi Menteri Kesehatan Kunjungi RSUP Leimena Ambon Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku mendampingi Menteri Kesehatan, Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU mengunjungi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Johannes Leimena, Kota Ambon, Kamis (17/7/2025).Menkes dan rombongan meninjau kesiapan fasilitas, kualitas layanan, serta efektivitas sistem pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUP dr. Johannes Leimena sebagai rumah sakit rujukan utama di kawasan timur Indonesia. Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan dan evaluasi langsung dari pemerintah pusat terhadap pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Maluku.Saat mengunjungi RSUP, Menkes dan rombongan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas rumah sakit, mulai dari ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, unit perawatan intensif (ICU), laboratorium, hingga fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.Kapolda Maluku bersama Menteri dan Forkopimda Maluku juga menyempatkan diri untuk mengunjungi pasien yang sedang menjalani perawatan, memberikan semangat, serta berbincang langsung dengan para tenaga medis dan staf kesehatan yang tengah menjalankan tugas. Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan serta masyarakat sebagai penerima layanan.Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan menyampaikan bahwa Polda Maluku mendukung penuh upaya-upaya di bidang kesehatan, termasuk peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Maluku.“Kami di Polda Maluku sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Menteri Kesehatan. Ini adalah bukti nyata perhatian serius pemerintah terhadap kesehatan masyarakat Maluku. Kami dari jajaran kepolisian mendukung penuh segala bentuk upaya peningkatan sektor kesehatan, baik dari sisi pengamanan fasilitas, pendampingan program, maupun kegiatan yang berorientasi pada pelayanan langsung kepada masyarakat,” ungkap Kapolda.Kapolda juga menambahkan bahwa dukungan terhadap dunia kesehatan merupakan bagian integral dari tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Kesehatan adalah pondasi dari ketahanan masyarakat. Maka dari itu, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi kesehatan, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjamin keberlangsungan layanan kesehatan yang aman, adil, dan merata di seluruh wilayah Maluku, termasuk daerah-daerah terpencil dan kepulauan,” tambahnya. PNO-12 18 Jul 2025, 14:30 WIT
Fasilitasi Antar Jemput Pasien OAP Gratis, Pemkab Mimika Luncurkan Program “Sa Antar Ko” Papuanewsonline.com, Timika – Program “Sa Antar Ko” diluncurkan RSUD Mimika memberikan layanan antar jemput gratis bagi pasien Orang Asli Papua (OAP) yang telah menyelesaikan rawat inap.  Program ini bekerja sama dengan perusahaan transportasi online Maxim, memastikan kepulangan pasien yang aman dan nyaman, terutama bagi mereka yang berasal dari daerah terpencil. Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu, Sp.THT-KL, M.Kes, menjelaskan tujuan program ini guna membantu Pasien OAP. “Program ini bertujuan meningkatkan kenyamanan pasien, mempermudah akses pelayanan kesehatan berkelanjutan, serta meringankan beban pasien dan keluarganya.  Biaya layanan ini sepenuhnya ditanggung oleh RSUD Mimika,” ujarnya.  Ia juga menambahkan bahwa program ini menargetkan pasien OAP yang telah dinyatakan sembuh oleh tim medis dan siap untuk kembali ke rumah. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, tidak hanya selama perawatan di rumah sakit, tetapi juga memastikan kepulangan pasien dengan aman dan nyaman,” tambahnya.   Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Mimika meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya OAP kurang mampu.  Sebelumnya, pasien OAP telah mendapatkan program jaminan kesehatan gratis, dan kini ditambah dengan fasilitas antar jemput pulang. Kerja sama dengan Maxim akan berlangsung selama 3 (tiga) tahun, dengan evaluasi berkala setiap 3 (tiga)  bulan.  Program "Sa Antar Ko" diharapkan dapat menjadi model pelayanan publik yang lebih inklusif dan humanis, sekaligus merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat asli Papua.  Penggunaan kendaraan yang layak dan pengemudi yang sopan merupakan standar pelayanan yang ditekankan kepada pihak Maxim. (Jidan) 17 Jul 2025, 21:13 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz Bersama Polres Jayawijaya Redam Keributan 2 Kelompok Jemaat Gereja Papuanewsonline.com, Wamena - Upaya cepat dan responsif aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya membuahkan hasil positif dalam meredam potensi konflik antarjemaat yang terjadi di Gereja Baptis Wilayah Hubula, Kampung Sinakma, Kota Wamena, Minggu pagi (13/7/2025).Keributan dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.02 WIT, dipicu oleh persoalan jadwal pelaksanaan ibadah antara Jemaat Baptis Papua dan Jemaat Baptis West Papua. Ketegangan semakin meningkat setelah salah satu pihak memalang pintu gereja dari dalam. Akibat insiden tersebut, dua lembar kaca jendela gereja dan dua jendela rumah pastoral dilaporkan mengalami kerusakan.Menanggapi kejadian tersebut, personel gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Tim dari Polres Jayawijaya yang dipimpin oleh KBO Sat Intelkam Ipda I Gede Cipta Adi P melakukan upaya pendekatan terhadap kedua belah pihak. Penyelesaian persuasif dilanjutkan oleh Kabag Ops Polres Jayawijaya bersama unsur Satgas Damai Cartenz, hingga akhirnya situasi berhasil dikendalikan secara damai.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengapresiasi kerja cepat jajarannya di lapangan."Penanganan ini membuktikan bahwa kolaborasi sinergis antara Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Jayawijaya sangat efektif dalam mencegah konflik horizontal. Kami pastikan pendekatan humanis tetap menjadi prioritas," tegas Brigjen Faizal.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menegaskan bahwa penanganan konflik dilakukan secara berimbang dan terbuka.“Kami telah memfasilitasi komunikasi antara kedua belah pihak agar tidak terjadi tindakan anarkis. Saat ini kedua kelompok sepakat untuk menempuh jalur mediasi di Mapolres Jayawijaya,” jelas Kombes Yusuf.Dengan berhasilnya aparat membubarkan keributan tanpa adanya korban jiwa dan berlanjutnya proses mediasi, situasi di sekitar Gereja Baptis Sinakma telah kembali aman dan kondusif. Aparat tetap bersiaga untuk mengawal jalannya proses penyelesaian secara damai serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Wamena. PNO-12 14 Jul 2025, 12:48 WIT
Pemkab Mimika Bersama PT Freeport Indonesia Resmikan Program Penyediaan Air Bersih Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia secara resmi meluncurkan program penyediaan air bersih bagi masyarakat di Kota Timika dan sekitarnya pada Sabtu (12/07/2025). Program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan layanan dasar yang layak, merata, dan berkelanjutan. Peluncuran program ini ditandai dengan upacara peresmian yang dihadiri oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, dan Director & Executive Vice President Sustainable Development  PT. Freeport Indonesia, Claus Wamafma. Program penyediaan air bersih ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan akses air bersih yang layak dan terjangkau.  Program ini mencakup pembangunan infrastruktur, seperti jaringan pipa dan fasilitas pengolahan air, serta pelatihan bagi masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan sistem penyediaan air bersih.  Dengan tersedianya air bersih, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil. Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia atas kolaborasi dalam program ini.  "Program penyediaan air bersih ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mimika.  Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.  Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semua. "Mari terus bersinergi, menjaga keberlanjutan pembangunan ini, serta memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Mimika, demi Mimika yang lebih sehat, maju, dan sejahtera," tambahnya.  Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang berkelanjutan. ( Jidan ) 13 Jul 2025, 18:25 WIT
Respons Cepat Satgas Ops Damai Cartenz Bersama TNI Evakuasi Jenazah Korban Pembacokan OTK Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Telah terjadi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen terhadap seorang warga sipil an. Syafaruddin yang berprofesi sebagai tukang ojek. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di kawasan pegunungan Distrik Wanwi, Kabupaten Puncak Jaya.Informasi ini bermula dari laporan masyarakat pada Hari Sabtu (12/7/2025) di SPKT Polres Puncak Jaya. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya dan TNI langsung merespons cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi terhadap korban pada pukul 14.25 WIT.Dengan medan yang sulit di jangkau, personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama anggota Polres Puncak Jaya dan TNI, telah berhasil menjangkau korban dengan menempuh jalur yang cukup ekstrem menuruni jurang sedalam 500 meter demi mengangkat korban.Menurut informasi dari masyarakat bahwa sebelumnya korban diketahui terakhir terlihat pada Jumat (11/7/2025). Kemudian pada Sabtu (12/7/2025) Pukul 11.45 WIT Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Distrik Wanwi, diduga kuat menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di bagian kepala dan kaki sebelum jasadnya dibuang ke dalam jurang.Kondisi medan yang curam dan berbukit membuat proses evakuasi berjalan dengan penuh tantangan. Tim harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer dan menuruni jurang sebelum berhasil mengevakuasi jenazah korban yang kemudian dibawa menggunakan motor ke jembatan Distrik Wanwi dan selanjutnya diangkut dengan ambulans ke RSUD Mulia pada pukul 16.30 WIT.Jenazah korban tiba di RSUD Mulia pada pukul 17.20 WIT untuk dilakukan pemeriksaan medis, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halaman di Makassar.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat khususnya Papua.“Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya keberadaan aparat di daerah rawan seperti Puncak Jaya. Kami akan terus bekerja keras untuk menindak tegas pelaku dan mencegah kejadian serupa, saat ini pelaku masih kami dalami” tegas Brigjen Faizal.Dalam kesempatan yang sama, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada."Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, jangan ragu melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat," ujarnya.Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi masyarakat sipil di daerah Puncak Jaya. Namun respons cepat aparat gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama TNI di Puncak Jaya menunjukkan komitmen penuh negara dalam menjamin keamanan dan kemanusiaan di Tanah Papua. PNO-12 13 Jul 2025, 14:58 WIT
Warga Sipil Tewas Ditembak OTK di Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Mulia - Suasana di Pasar Sentral, Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, mendadak mencekam pada Sabtu malam (12/7/2025) sekitar pukul 19.29 WIT, setelah terdengar suara tembakan yang menewaskan seorang warga sipil.Korban diketahui bernama Edi Hermanto (39), warga asal Probolinggo, Jawa Timur, yang berdomisili di Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya. Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di pelipis mata kiri yang menembus ke bagian belakang kepala.Berdasarkan informasi awal, sekitar pukul 19.05 WIT, korban tengah menikmati kopi di dalam rumahnya ketika dua orang tak dikenal (OTK) datang dan mengetuk jendela. Saat korban membuka jendela, salah satu pelaku langsung menembaknya dari jarak dekat. Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.Personel gabungan dari Polres Puncak Jaya dan Satgas Ops Damai Cartenz langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan area.Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa ini kuat diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini aktif di wilayah Kota Mulia.“Kami mengecam keras aksi kekerasan terhadap warga sipil. Penyelidikan sedang kami lakukan secara intensif, dan terdapat indikasi kuat bahwa kelompok KKB pimpinan Paku Wanimbo berada di balik kejadian ini. Kami akan terus memburu pelaku sampai mereka tertangkap dan diproses secara hukum,” tegas Brigjen Pol Faizal.Berdasarkan informasi yang didapat, KKB Paku Wanimbo diketahui bergerak bersama Oni Mamberamo dan Ombak Enumbi, yang telah menunjukkan aktivitas mencurigakan di wilayah Pasar Baru dan sekitarnya. Kelompok ini juga diketahui membawa senjata api dan pernah melakukan aksi serupa sebelumnya.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh aksi kejahatan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.“Kami imbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan, segera laporkan kepada pihak keamanan. Kami akan terus hadir dan bekerja keras untuk menjaga keamanan di Puncak Jaya,” ujar Kombes Pol Yusuf.Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya di wilayah rawan seperti Puncak Jaya, dengan meningkatkan patroli dan operasi penegakan hukum secara berkelanjutan. PNO-12 13 Jul 2025, 14:40 WIT
Karantina Papua Tengah Pastikan Keamanan Daging Ayam Lewat Pengujian Laboratorium Papuanewsonline.com, Timika – Karantina Papua Tengah meningkatkan pengawasan keamanan pangan dengan melakukan pengujian laboratorium terhadap daging ayam yang masuk dan keluar dari wilayah Papua Tengah.  Langkah ini merupakan bagian dari prosedur karantina untuk memastikan produk asal hewan tersebut bebas dari penyakit menular dan layak konsumsi. Pengujian mencakup berbagai parameter penting, meliputi uji organoleptik, uji pH, uji awal kebusukan, dan uji cemaran mikroba untuk memastikan daging ayam memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 3924:2009. (11/7/25). Kepala Karantina Papua Tengah, Ferdi  menjelaskan bahwa kegiatan pengujian ini bukan hanya prosedur rutin, melainkan komitmen dalam mengawal lalu lintas komoditas pangan yang sehat dan aman.  "Kami ingin memastikan bahwa setiap daging ayam yang beredar di masyarakat telah melalui proses pengawasan yang ketat," ujarnya.  Hal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Salmonella dan E. coli yang dapat menginfeksi manusia. Pengujian laboratorium dilakukan secara rutin sebagai bagian dari kegiatan monitoring terhadap produk hewan yang beredar di masyarakat.   Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan menciptakan rasa aman bagi konsumen.  Dengan pengawasan yang ketat, masyarakat dapat lebih percaya akan keamanan dan kualitas produk pangan yang mereka konsumsi. Lebih lanjut, Ferdi menekankan pentingnya peran laboratorium resmi dalam menjamin keamanan pangan.  "Melalui pengujian laboratorium yang komprehensif, kami dapat mendeteksi dini potensi bahaya dan mencegah penyebaran penyakit hewan menular.  Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional," tambahnya.  Karantina Papua Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan memastikan keamanan pangan bagi masyarakat Papua Tengah. ( Jidan ) 11 Jul 2025, 23:38 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT