logo-website
Sabtu, 27 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Dankorbrimob Tutup Latrapaops Amole I-2026, 415 Personel Siap Amankan Freeport Papuanewsonline.com, Bogor – Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat resmi menutup Latihan Pra Operasi Pasukan Korps Brimob Polri BKO Polda Papua Tengah dalam rangka Operasi Amole I Tahun 2026.Upacara penutupan berlangsung Senin, 11 Mei 2026, di Lapangan Nagara Janottama Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor. Latihan ini disiapkan untuk pengamanan PT Freeport Indonesia di wilayah hukum Polda Papua Tengah.Komandan Resimen II Pasukan Pelopor Kombes Pol. Bambang Yudho Martono bertindak sebagai Komandan Upacara. Sementara Teknisi Jibom Madya TK. III Korbrimob Polri Kombes Pol. Siswara Hadi Chandra bertugas sebagai Perwira Upacara.Sejumlah pejabat tinggi Korbrimob hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Teknisi KBRN Utama Tk. I Irjen Pol. Almas Widodo Kolopaking, dan Teknisi Jibom Utama Tk. I Irjen Pol. Suhendri.Turut hadir pula Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Yuri Karsono, Danpas Pelopor Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra Perkasa Jumantara, serta Danpas Gegana Brigjen Pol. Mulyadi. Hadir juga para Pati, Teknisi Utama Tk. II, Pejabat Utama, dan Teknisi Madya jajaran Korbrimob Polri.Latpraops dilaksanakan selama 28 hari, mulai 12 April hingga 9 Mei 2026. Lokasi latihan tersebar di Satlat Brimob Cikeas, PT Antam Pongkor, dan kawasan Gunung Halimun Salak, Bogor, Jawa Barat.Sebanyak 415 personel dari Korbrimob dan Satbrimob Polda mengikuti seluruh rangkaian latihan. Fokus pelatihan diarahkan pada kesiapan mental, fisik, kemampuan, dan naluri tempur personel.Materi yang diberikan mencakup teknik pengamanan wilayah, penindakan massa anarkis, pengamanan objek vital nasional, hingga pengejaran terbatas terhadap kelompok bersenjata. Tujuannya memperkuat soliditas, loyalitas, dan profesionalisme personel dalam operasi.“Dengan memohon rahmat Tuhan yang maha esa pada hari ini, Senin 11 Mei 2026 di Satuan Latihan Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Latpraops Pasukan Korps Brimob Polri BKO Polda Tengah dalam rangka Operasi Amole I tahun 2026 pengamanan PT Freeport Indonesia di wilayah hukum Polda Papua Tengah secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Komjen Ramdani.Penutupan latihan menjadi simbol kesiapan penuh Korps Brimob Polri dalam mendukung stabilitas keamanan PT Freeport Indonesia. Diharapkan personel mampu menerapkan materi latihan di lapangan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan sinergitas antarunsur. Penulis: Hendrik Editor: GF 13 Mei 2026, 12:56 WIT
Bapenda Mimika Penuhi Lokasi Strategis dengan Poster Gebyar Pajak, Ajak Warga Taat Bayar Pajak Papuanewsonline.com, Timika – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika kembali menggelar Gebyar Sadar Pajak Daerah 2026 sebagai bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat membayar kewajiban perpajakan. Sosialisasi gencar dilakukan lewat pemasangan pduk dan poster di berbagai tempat umum seperti rumah makan, kafe, hingga hotel agar program ini dikenal luas dan mendorong partisipasi warga dalam pembangunan daerah.Kepala Bidang Pajak Bapenda Mimika, Melianus Selitubun, menjelaskan hadiah utama yang disiapkan berupa empat unit sepeda motor, dibagi dalam dua kategori: dua unit untuk pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta dua unit lagi untuk wajib pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Selain itu, tersedia juga beragam hadiah menarik lainnya mulai dari kulkas, mesin cuci, televisi, hingga handphone bagi peserta yang beruntung.Ia mengingatkan, bukti pembayaran yang sah untuk diunggah adalah struk resmi dari mesin M-POS, bukan bukti tulisan tangan. Khusus pembayaran PBB, periode berlangsung dari Januari hingga 31 Agustus 2026, dan pengundian hadiah dijadwalkan pada 6 Oktober mendatang. Caranya sangat mudah: cukup simpan struk pembayaran saat bertransaksi, lalu unggah ke laman pajak.mimikakab.go.id untuk masuk ke dalam daftar peserta undian.“Mari menjadi warga bijak dan taat pajak, karena apa yang kita bayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan daerah. Terima kasih atas partisipasi dan kontribusi Bapak/Ibu selama ini. Semoga Gebyar ini semakin meningkatkan kesadaran kita bersama, dan keberuntungan berpihak kepada seluruh warga Mimika yang sudah patuh dan tertib membayar pajak daerah,” ujar Melianus. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 11:48 WIT
Menaker Dorong Sertifikasi Ahli Komunikasi untuk Pekerja Media Sosial dan Digital Papuanewsonline.com, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyoroti pentingnya peningkatan kualitas komunikasi publik di era digital, khususnya bagi para pekerja yang bergerak di bidang komunikasi dan media sosial. Melalui kerja sama dengan Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (IKA FIKOM Unpad), pemerintah mendorong lahirnya program sertifikasi ahli komunikasi untuk para pekerja di sektor tersebut.Dorongan itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Ketenagakerjaan dan IKA FIKOM Unpad yang berlangsung di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (11/5/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal IKA FIKOM Unpad Ivan Garda dan Sekretaris Jenderal Kemenaker Cris Kuntadi, serta disaksikan langsung Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.Dalam keterangannya, Kemenaker menyebut jumlah peserta program magang nasional kini terus meningkat hingga mencapai 150 ribu pekerja, dengan mayoritas bergerak di bidang komunikasi. Kondisi itu dinilai perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan pemahaman etika komunikasi digital yang baik.Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan profesi di bidang komunikasi kini menjadi salah satu sektor yang paling diminati perusahaan karena memiliki peran penting dalam proses bisnis dan kebijakan publik.“Saya kira perlu ada pembekalan komunikasi dari para ahli komunikasi, bagaimana menggunakan media sosial saat ini,” ungkap dia, dalam pendantanganan MoU Kementerian Ketenagakerjaan dengan Ikatan Alumni Fikom Universitas Padjadjaran, Senin (11/5).Yassierli menilai perkembangan media sosial dan algoritma digital saat ini sangat memengaruhi pola konsumsi informasi masyarakat. Karena itu, pekerja komunikasi perlu memiliki kemampuan khusus agar mampu menciptakan ruang digital yang sehat dan tidak memperkeruh suasana publik.”Saat baru tahu kalau sosial media diatur oleh algoritma. Sekali kita meninton satu tiopik. Kita akan disuguhkan dengan konten sejenis. Saya setuju Menkomdigi mengatur itu. Saya juga mendorong IKA Fikom dan Fikom Unpad membekali para pekerja itu dengan kemampuan dan keahlian komunikasi yang baik dengan sertifikasi ahli komunikasi,” ujar dia.Ketua IKA FIKOM Unpad, Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa, mengatakan kerja sama tersebut membawa semangat perubahan positif melalui penguatan kualitas komunikasi publik di Indonesia."Tujuannya adalah supaya Indonesia lebih baik lagi, tapi kami bungkus kerja sama ini dengan tagline 'komunikatif, produktif, dan kompeten'," ujar Hensa.Menurut Hensa, komunikasi saat ini bukan lagi sekadar kemampuan berbicara, tetapi telah menjadi kompetensi strategis yang menentukan produktivitas dan kualitas hubungan antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat luas."Kita perlu pesan-pesan komunikasi yang menyejukkan," ujar Hensa.Ia juga menyoroti perubahan lanskap media yang kini memasuki era “homeless media”, di mana informasi tidak hanya hadir melalui media arus utama, tetapi juga menyebar cepat lewat algoritma media sosial, potongan video, hingga berbagai platform digital lainnya.“Kita sekarang hidup di era homeless media, ketika informasi hadir juga melalui algoritma, media massa, sampai potongan-potongan konten sehingga tantangan komunikasi saat ini tentu semakin kompleks”, jelasnya.Menurut Hensa, kondisi tersebut turut memengaruhi nasib pekerja media dan jurnalis yang kini harus bersaing dengan influencer, buzzer, hingga arus konten digital yang bergerak sangat cepat.“Yang juga harus kita pikirkan adalah nasib pekerja media. Di era homeless media, jurnalis tidak hanya bersaing dengan sesama media, tetapi juga dengan algoritma, buzzer, influencer, dan potongan konten yang sering kali lebih cepat menyebar dibandingkan berita yang terverifikasi,” kata Hensa.Kerja sama antara Kemenaker dan IKA FIKOM Unpad ini mencakup dukungan komunikasi publik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana Kemenaker untuk mendukung kegiatan organisasi alumni tersebut.Sementara itu, Wakil Dekan FIKOM Unpad, Centurion Chandratama Priyatna, menegaskan pihak kampus siap menyelenggarakan sertifikasi pekerja di bidang komunikasi guna meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas komunikasi publik di Indonesia.“Kami siap menyelenggarakan sertifikasi pekerja bekerjasama derngan IKA Fikom Unpad,” terang dia. (GF) 13 Mei 2026, 11:18 WIT
Kemenhub Ancam Cabut Izin PO Bus yang Tidak Masuk Terminal Papuanewsonline.com, Jakarta — Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan otobus (PO) yang tidak mematuhi kewajiban masuk terminal. Penegasan itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (11/5/2026).Menurut Aan, langkah tersebut dilakukan demi memastikan keselamatan operasional angkutan umum serta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan dan pengemudi yang beroperasi di jalan raya.“Sanksi yang diberikan dapat berupa sanksi administratif hingga pembekuan izin trayek dan pencabutan izin penyelenggaraan angkutan orang. Hal ini tercantum dalam UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 15 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek,” ungkap Dirjen Aan.Ia menjelaskan, kewajiban masuk terminal bagi setiap bus bertujuan memastikan kendaraan yang dioperasikan benar-benar laik jalan, pengemudi dalam kondisi sehat, serta data penumpang tercatat dengan baik. Selain itu, petugas terminal juga melakukan pemeriksaan administrasi dan kelengkapan kendaraan.Kementerian Perhubungan, kata Aan, tidak akan segan menghentikan perjalanan kendaraan apabila ditemukan tidak memenuhi persyaratan keselamatan maupun administrasi yang berlaku.“Sebagai perpanjangan tangan Ditjen Perhubungan Darat, Balai Pengelola Transportasi Darat di seluruh wilayah kerjanya melalui satuan pelayanan di Terminal Tipe A wajib memperkuat pengawasan kelaikan operasional angkutan jalan melalui inspeksi keselamatan atau rampcheck,” jelasnya.Aan menambahkan, pengawasan tersebut mencakup evaluasi menyeluruh terhadap perizinan, dokumen uji KIR, kepatuhan perusahaan otobus terhadap standar keselamatan angkutan jalan, hingga pengawasan terhadap kompetensi serta kesehatan pengemudi bus.Selain pengawasan operasional, Ditjen Perhubungan Darat juga akan melakukan audit terhadap pemenuhan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2018.Sistem tersebut mencakup 10 elemen penting, di antaranya komitmen dan kebijakan perusahaan, pengorganisasian, manajemen risiko, fasilitas pemeliharaan kendaraan, dokumentasi dan data, peningkatan kompetensi pengemudi, tanggap darurat, pelaporan kecelakaan internal, monitoring dan evaluasi, hingga pengukuran kinerja keselamatan perusahaan.Menurut Aan, langkah penguatan pengawasan ini dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan sekaligus menurunkan risiko kecelakaan fatal pada angkutan umum yang kerap menimbulkan korban jiwa. “Ke depan, koordinasi petugas di lapangan dengan Ditlantas, Dinas Perhubungan dan operator jalan perlu ditingkatkan untuk penanganan titik - titik rawan kecelakaan. Selain itu, kita perlu memperkuat sosialisasi budaya keselamatan transportasi kepada seluruh pihak baik pengemudi, perusahaan otobus serta masyarakat,” pungkasnya. (GF) 13 Mei 2026, 11:11 WIT
Indonesia–Australia Perkuat Keselamatan Transportasi Lewat Forum Strategis di Canberra dan Sydney Papuanewsonline.com, Australia — Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Australia kembali menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama keselamatan transportasi melalui penyelenggaraan Indonesia-Australia Transport Safety Forum yang berlangsung di Canberra dan Sydney, Australia, pada 4–8 Mei 2026.Forum tersebut menjadi agenda strategis tingkat pejabat tinggi di sektor transportasi dalam kerangka kerja sama Indonesian Transport Safety Assistance Package (ITSAP) antara Indonesia dan Australia. Pertemuan ini menjadi wadah penting memperkuat kolaborasi bilateral demi mendukung sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan.Delegasi Republik Indonesia dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Arif Toha. Ia didampingi Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional (PFKKI) Amiruddin, Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Triono, serta perwakilan dari Basarnas, KNKT, AIRNAV, dan sejumlah unit kerja terkait lainnya.Sementara itu, delegasi Australia dipimpin Secretary of the Department of Infrastructure, Transport, Regional Development, Communications, Sport and the Arts, Jimm Betts. Forum tersebut juga dihadiri perwakilan otoritas keselamatan transportasi, regulator maritim, serta para pemangku kepentingan dari kedua negara.Dalam forum itu, kedua negara membahas evaluasi kerja sama keselamatan transportasi yang telah berjalan sekaligus menyusun action plan kerja sama periode 2026–2027. Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, koordinasi pencarian dan pertolongan (SAR), hingga investigasi insiden transportasi.Selain itu, penguatan kebijakan dan regulasi keselamatan transportasi serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di sektor transportasi juga menjadi agenda utama yang dibahas secara mendalam.Pelaksana Tugas Direktur KPLP, Triono, mengungkapkan bahwa dalam rangkaian forum tersebut juga dilaksanakan Subworking Group Meeting antara Direktorat KPLP dan Australian Maritime Safety Authority (AMSA).“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah program tindak lanjut di bidang perlindungan lingkungan maritim yang akan dilaksanakan secara kolaboratif,” ujar Triono.Adapun sejumlah program kerja sama yang akan ditindaklanjuti meliputi Basic Equipment Operation (BEO Training), OILMAP Training, SPILL ASIA, National Plan Exercise Australia, Regional MARPOL Exercise, hingga Oil Sampling Training. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas penanganan keselamatan dan pencemaran laut di kawasan regional.Menurut Triono, kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi kedua negara dalam menghadapi tantangan sektor transportasi modern yang semakin kompleks, terutama di kawasan maritim Indo-Pasifik.“Melalui forum ini, Indonesia dan Australia menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dan kerja sama di sektor transportasi, khususnya dalam mewujudkan sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan demi mendukung konektivitas regional dan pertumbuhan ekonomi kedua negara,” tutup Triono. Forum Indonesia-Australia Transport Safety Forum sendiri menjadi bagian penting dalam hubungan bilateral kedua negara yang selama ini aktif menjalin kerja sama di bidang transportasi laut, udara, dan keselamatan publik. Selain memperkuat koordinasi antarotoritas, forum ini juga diharapkan mampu mendorong transfer pengetahuan dan teknologi keselamatan transportasi yang lebih modern dan terintegrasi. (GF) 13 Mei 2026, 11:03 WIT
Kesabaran Habis, Perempuan Pengusaha Papua Gelar Aksi Bakar Ban di Kantor Disperkimtan Mimika Papuanewsonline.com, Timika — Situasi di depan Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Mimika memanas pada Senin pagi, 12 Mei 2026. Sejumlah perempuan yang tergabung dalam kelompok Perempuan Pengusaha Papua menggelar aksi bakar ban tepat di pintu masuk kantor dinas.Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap sikap Kepala Dinas yang dinilai sengaja menghindar dari aspirasi mereka. Hal itu disampaikan Dianu Omaleng, salah satu pengusaha perempuan yang tergabung dalam kelompok Perempuan Pengusaha Papua sekaligus menjadi narasumber dalam aksi tersebut.Menurut Dianu Omaleng, para pengusaha perempuan asli Papua telah beberapa kali mengajukan permohonan audiensi secara resmi, namun upaya tersebut tidak pernah membuahkan hasil. “Setiap kali kami datang, jawaban yang kami terima dari staf selalu sama, yaitu Kepala Dinas sedang tidak berada di tempat atau sedang menjalankan tugas dinas luar,” ujarnya. Dalam rilis yang diterima media papuanewsonline,com via Whatsapp.Kondisi itu, lanjut Dianu, telah menimbulkan kekecewaan yang mendalam. "Kami sudah sekian kali datang dengan cara baik-baik untuk menghadap, tetapi alasannya selalu sama, sedang keluar. Hal ini benar-benar memancing amarah kami. Kepala Dinas seharusnya melayani semua pihak, bukan menghindar dari tanggung jawab," tegasnya di sela-sela aksi.Dianu Omaleng menjelaskan, tuntutan utama dari kelompok Perempuan Pengusaha Papua adalah adanya transparansi dan kejelasan mengenai distribusi proyek perumahan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus. Menurutnya, mekanisme pembagian proyek saat ini dinilai masih jauh dari prinsip keadilan bagi pengusaha lokal Orang Asli Papua.“Sebelumnya, dugaan adanya praktik monopoli dan berbagai skandal terkait proyek di dinas ini memang sempat menjadi sorotan lembaga legislatif dan organisasi mahasiswa di Mimika,” tambah Dianu.Pantauan di lokasi, asap hitam pekat dari ban yang terbakar membubung tinggi di area kantor. Dianu Omaleng menyebut aksi bakar ban ini merupakan simbol perlawanan terhadap sistem birokrasi yang dianggap tidak transparan. Ia menegaskan bahwa para peserta aksi tidak akan membubarkan diri sebelum Kepala Dinas bersedia menemui mereka secara langsung untuk memberikan jawaban yang pasti.Hingga berita ini rilis pada Senin, 13 Mei 2026, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Mimika terkait aksi unjuk rasa tersebut.Sementara itu, situasi di lokasi aksi masih berada dalam pemantauan aparat keamanan setempat. Langkah ini dilakukan guna memastikan aksi demonstrasi berlangsung tertib dan tidak menimbulkan kerusakan terhadap fasilitas umum yang lebih luas. Penulis: Hendrik Editor: GF 13 Mei 2026, 10:43 WIT
Gugus Tugas Reforma Agraria Dibentuk Kembali, Pastikan Tanah Bermanfaat Dan Sejahterakan Masyarakat Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika kembali membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai langkah strategis nasional dalam menata penguasaan dan kepemilikan tanah, yang pelaksanaannya berjenjang mulai dari pusat hingga ke daerah. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 62 Tahun 2023, di tingkat kabupaten tim ini dipimpin langsung oleh Bupati, sementara Kantor Pertanahan berperan aktif memfasilitasi dan mengoordinasikan seluruh program yang dijalankan.Pembentukan ini merupakan kelanjutan kegiatan yang sempat berjalan pada tahun 2022 dan kemudian terhenti, kini diaktifkan kembali demi mengakselerasi manfaat tanah bagi warga. (12/05/26) Kepala Kantor Pertanahan Mimika, Yosep Simon Done, menjelaskan bahwa reforma agraria tidak hanya sekadar memberikan kepastian hukum lewat penerbitan sertifikat tanah, baik melalui program redistribusi maupun Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah memastikan tanah yang sudah bersertifikat dapat dikelola secara produktif. Ia menegaskan peran masing-masing lembaga: BPN berfokus pada aspek hukum dan administrasi, sedangkan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah wajib menghadirkan program ekonomi seperti pertanian, peternakan, hingga pengembangan koperasi agar lahan bernilai guna.Langkah ini juga bertujuan mencegah terjadinya tanah terlantar yang kerap menjadi pemicu konflik sosial di masyarakat. Yosep mengingatkan agar tanah yang sudah diserahkan kepada warga di wilayah seperti Kadun Jaya, Mandiri Jaya, Mimika Barat, dan Nambuwa tidak dibiarkan begitu saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar lahan tersebut segera dimanfaatkan untuk kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi.Ke depannya, seluruh pembangunan yang berkaitan dengan penggunaan tanah akan dikoordinasikan lebih erat antara pemerintah daerah dan BPN agar selaras dan tepat sasaran.“Kami berharap Gugus Tugas ini dapat bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan. Semoga keberadaan tim ini membawa perubahan nyata, menjamin hak masyarakat atas tanah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi seluruh warga Kabupaten Mimika,” harap Yosep Simon Done.  Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:33 WIT
Kantor Pertanahan Mimika Genjot PTSL 2026, Targetkan 495 Bidang Tanah Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika terus mendorong pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) guna mempercepat sertifikasi dan validasi seluruh bidang tanah di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika, Yosep Simon Done dalam wawancara di Aula Kantor Pertanahan Mimika, Selasa (12/5/2026).Program PTSL bertujuan mendata dan mencatat seluruh bidang tanah secara resmi ke dalam satu sistem pemetaan lengkap, baik yang belum maupun yang sudah memiliki sertifikat.Berbeda dengan cara lama, PTSL kini dilakukan secara digital. Sertifikat yang sudah terbit pun akan divalidasi ulang agar memiliki titik koordinat pasti dan terintegrasi dalam sistem, sehingga data tanah tidak hilang atau rancu. “Dulu masih manual, sekarang kita sesuaikan dengan kondisi lapangan agar batas wilayah jelas dan sah,” ujar Yosep. Jika seluruh wilayah perkotaan selesai dipetakan dan tervalidasi, Mimika berhak menyandang predikat “kota lengkap” dalam hal pertanahan.Untuk tahun 2026, target pelaksanaan ditetapkan sebanyak 495 bidang tanah. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian terkait aturan baru penetapan lokasi. Yosep berharap dalam dua minggu ke depan wilayah kerja sudah ditetapkan sehingga kegiatan pengukuran dan pendataan bisa segera berjalan. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan dalam program PTSL ini gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun dari masyarakat.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 13 Mei 2026, 10:01 WIT
Pemkab Mimika dan Kantor Pertanahan Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria 2026 Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika bersama Pemerintah Kabupaten Mimika resmi menggelar rapat pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026 di Aula Kantor Pertanahan, Selasa (12/5/26). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame, yang hadir mewakili pemerintah daerah untuk memperkuat langkah strategis pemerataan aset tanah dan kebijakan pertanahan di wilayah tersebut.Dalam sambutannya, Herry Onawame menegaskan bahwa reforma agraria bukan sekadar soal pembagian tanah atau kepemilikan semata, melainkan instrumen utama mewujudkan keadilan sosial, kepastian hukum, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini dinilai sangat penting untuk mengurangi ketimpangan penguasaan lahan, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga Mimika.Pembentukan gugus tugas ini bertujuan mempererat koordinasi antarinstansi terkait agar seluruh kebijakan dan pelaksanaan program berjalan lebih optimal, terpadu, dan tepat sasaran. Melalui tim ini, pemerintah berharap berbagai permasalahan pertanahan dapat diselesaikan dengan lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi warga yang selama ini menanti hak atas tanahnya masing-masing.“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkomitmen dalam kegiatan ini. Semoga gugus tugas yang terbentuk dapat bekerja dengan sinergi, melahirkan kebijakan yang bermanfaat nyata, serta membawa keadilan dan kemakmuran yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mimika ke depannya,” ujarnya. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 09:55 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT