logo-website
Selasa, 31 Mar 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Tarian Seka Tetap Bergema di Timika Meski Langit Mendung Papuanewsonline.com, Mimika – Langit mendung dan cuaca yang kurang bersahabat tak mampu meredam semangat para penari dan pecinta budaya di Kabupaten Mimika. Lomba Tarian Seka tingkat umum yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Mimika pada Rabu (13/8/2025) tetap berlangsung meriah, meskipun dari 25 peserta yang terdaftar, hanya sekitar 17–18 tim yang berhasil hadir di lokasi lomba. Suara tifa berpadu dengan sorak sorai penonton, membuktikan bahwa semangat pelestarian budaya jauh lebih kuat daripada rintangan cuaca. Panitia Penyelenggara, Petrus Cahyono Walubun, mengakui bahwa cuaca menjadi faktor utama berkurangnya peserta yang hadir. “Banyak yang sudah siap tampil, tapi karena cuaca kurang mendukung, akhirnya hanya sekitar 17–18 dari 25 pendaftar yang bisa ikut. Meski begitu, lomba tetap berjalan lancar dan penuh semangat,” ungkap Petrus. Walaupun peserta berkurang, sorotan lampu dan dentuman irama khas Tarian Seka membuat suasana kompetisi tetap hangat. Lomba Tarian Seka kali ini menjadi bagian dari rangkaian panjang kompetisi yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan dimulai sejak hari sebelumnya dengan kategori pelajar, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Berdasarkan data panitia: SD : 22 peserta SMP : 16 peserta SMA/SMK : 17 peserta Umum : 25 pendaftar (17 yang hadir) “Untuk kategori pelajar sudah kami gelar kemarin hingga malam hari. Semua hasil lomba akan kita umumkan serentak pada 17 Agustus nanti,” jelas Petrus. Lomba tingkat umum ini tidak hanya diikuti individu, tetapi juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sanggar seni, hingga berbagai paguyuban budaya. “Ada OPD yang ikut, juga sanggar-sanggar dan paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia yang ada di Mimika,” tambahnya. Keterlibatan lintas komunitas ini membuat lomba tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan menari, tetapi juga wadah memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. Cuaca buruk membuat panitia harus berpikir cepat. Lomba yang awalnya direncanakan di halaman Gedung Emeneme terpaksa dipindahkan ke GOR agar penonton dan peserta tetap nyaman. “Kemarin saat lomba pelajar, hujan membuat acara molor sampai malam. Untuk kategori umum, kami langsung pindahkan ke GOR agar bisa berjalan lancar,” ujar Petrus. Panitia memastikan seluruh pemenang akan diumumkan pada 17 Agustus 2025 bersamaan dengan malam kekerabatan yang akan menghadirkan beragam hiburan, termasuk penampilan artis. “Rencananya, malam itu juga akan ada syukuran besar dan hiburan rakyat, jadi akan lebih meriah,” kata Petrus. Bagi Petrus, keberhasilan lomba ini bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana Tarian Seka tetap mendapat tempat di hati masyarakat. Meski terkendala cuaca, antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa budaya tetap bisa berkembang jika dikelola dengan semangat kebersamaan. Ia berharap momen ini menjadi pemicu generasi muda untuk terus melestarikan seni daerah, sekaligus menjadikannya sebagai identitas yang membanggakan.   Penulis : Fadli Editor : GF 13 Agu 2025, 22:24 WIT
Polda Maluku Jamin Stabilitas Kamtibmas Demi Kelancaran Pembangunan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon – Kepolisian Daerah Maluku menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung program strategis Pemerintah Daerah dengan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Daerah se-Provinsi Maluku.Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belhotel, Kota Ambon, Rabu (13/8/2025), ini dihadiri oleh Kabag Kerma Roops Polda Maluku, AKBP Luther Banne, S.H., M.H, mewakili Karo Ops Polda Maluku.Rakor yang mengusung tema “Strategi dan sinergi dalam era baru pengelolaan pendapatan asli daerah” ini dihadiri langsung Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Maluku, Sekda Provinsi Maluku, Kabinda Maluku, serta para pejabat utama daerah, pimpinan instansi vertikal, dan para Kepala Bapenda se-Maluku.Gubernur Maluku dalam sambutannya menekankan pentingnya kemandirian fiskal untuk pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, Maluku yang kaya akan sumber daya alam dan potensi maritim belum sepenuhnya mampu mengkonversi potensi tersebut menjadi kekuatan fiskal yang maksimal."Maluku masih sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat. Pola ketergantungan seperti ini jelas tidak lagi memadai di tengah dinamika ekonomi global, tekanan fiskal nasional, serta tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi," kata Gubernur.Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah dan merumuskan strategi inovatif. "Kita perlu merumuskan strategi yang mampu menjawab tantangan global dan lokal. Digitalisasi sistem pemungutan, penerapan teknologi big data, serta integrasi pelayanan perizinan dan pajak secara online merupakan suatu keharusan," tegasnya.Menyikapi arah kebijakan tersebut, Polda Maluku melalui AKBP Luther Banne menegaskan komitmen Polda Maluku untuk memberikan dukungan penuh. Polda Maluku beserta seluruh jajaran siap menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, sebagai syarat mutlak bagi keberhasilan strategi tersebut.“Sesuai arahan tegas dari Bapak Kapolda Maluku, Polri wajib hadir dan bersinergi. Tugas kami adalah memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga iklim usaha dan investasi berjalan lancar tanpa gangguan untuk mendukung program yang dicanangkan Bapak Gubernur,” tegas AKBP Luther Banne.Keamanan dan kepastian hukum, kata Dia, adalah jaminan dari pihak Kepolisian agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dapat bekerja produktif. "Kami juga berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum terhadap segala praktik yang merugikan pendapatan negara, seperti pungutan liar maupun kejahatan ekonomi lainnya," pungkasnya.Melalui sinergitas yang kuat antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan target pendapatan daerah Provinsi Maluku dapat tercapai, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Maluku. PNO-12 13 Agu 2025, 19:05 WIT
Gerakan Pangan Murah Polres Buru Disambut Antusias Warga Desa Lala Papuanewsonline.com, Buru - Satuan Binmas Polres Buru melaksanakan Gerakan Pangan Murah di Desa Lala, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Rabu (13/8/2025). Gerakan pangan murah merupakan wujud sinergi Polri dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di Kabupaten Buru.Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Desa Lala ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga berbondong-bondong datang membeli beras dengan harga murah. Gerakan pangan murah merupakan salah satu program prioritas Polri. Tujuannya untuk membantu masyarakat. Kegiatan ini dipimpin Kasat Binmas Polres Buru IPTU Bahtiar Teppo. Hadir Kepala Desa Lala, Sumarno Kolengsusu, S.Pd, serta Bhabinkamtibmas Desa Lala Aipda Burhanudin Bugis. Turut hadir personel Sat Binmas Polres Buru.Kasat Binmas Polres Buru IPTU Bahtiar Teppo mengungkapkan, sebanyak 100 karung beras Bulog SPHP kemasan 5 kilogram disediakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Setiap keluarga diperbolehkan membeli maksimal dua karung (10 kilogram) dengan harga Rp 60.000 per karung.“Ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam membantu mengatasi beban ekonomi di tengah tingginya kebutuhan pokok,” kata IPTU Bahtiar Teppo.Menurutnya, gerakan pangan murah disambut antusias oleh warga. Masyarakat tidak menyianyiakan kesempatan tersebut. Program pangan murah sendiri terlaksana atas kerjasama Polres Buru dengan Bulog Cabang Buru untuk mendukung stabilisasi harga dan ketersediaan beras di wilayah Buru. PNO-12 13 Agu 2025, 18:31 WIT
Tinjau GPM Polda Banten, Kapolri: Distribusi 27 Ton Beras SPHP Berjalan Lancar Papuanewsonline.com, Banten - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polda Banten. Kegiatan tersebut merupakan komitmen dan dukungan Polri terhadap Pemerintah untuk menyukseskan program stabilisasi pasokan dan harga pangan"Baru saja saya tadi mengecek langsung kegiatan pendistribusian beras SPHP yang dilaksankan Polda Banten," kata Sigit di Polda Banten, Selasa (12/8/2025).Selain mengecek, Sigit juga melakukan interaksi langsung dengan masyarakat. Ia menyebut, jumlah beras SPHP yang disalurkan pada hari ini mencapai 27 ton. "Saya interaksi langsung dengan masyarakat dan tadi kita dapatkan laporan juga sampai dengan hari ini kurang lebih hampir 27 ton beras yang terdistrubusikan ke masyarakat dan tadi saya lihat selain paket beras dilengkapi juga dengan paket minyak dari Minyakita dan juga gula dimana semua dijual dengan harga rata-rata di bawah HET," ujar Sigit. Sigit berharap, kegiatan GPM ini dapat terus dimaksimalkan oleh seluruh jajarannya di Indonesia. Sejauh ini, untuk Polri sendiri sudah mendistribusikan beras SPHP sekira 2.225 ton. "Dan besok kita akan melaksanakan kegiatan serentak mulai dari tingkat polsek kecamatan, tingkat polres, tingkat polda untuk bisa maksimalkan distribusi beras SPHP. Sehingga harga beras yang ditentikan sesuai standar pemerintah baik medium maupun premium agar betul-betul bisa diterima masyarakat sesuai HET maksimal dan tentunya harapan kita bisa di bawah het ini tentujya untuk mengimbangi terkait dengan dinamika yang ada," ucap Sigit. Dalam hal ini, kata Sigit, beras yang bakal disalurkan lagi kurang lebih masih ada 1,3 juta ton. Sebab itu, Ia berharap Polri dapat membantu program pemerintah untuk mendistribusikan beras SPHP sampai dengan akhir tahun nanti."Polri akan terus bersinergi dengan pemda dengan bulog, ulama untuk melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dan program pemerintah dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat," tutup Sigit. PNO-12 13 Agu 2025, 18:18 WIT
Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz, Tokoh Pemuda Papua Dukung Penegakan Hukum Terhadap KKB Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh pemuda Papua sekaligus Ketua Generasi Garuda Sakti Indonesia Provinsi Papua, Absalom Kreway Yarisetouw, menyatakan dukungan penuh terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua. Selasa (12/8/2025).Dalam pernyataannya, Absalom mengapresiasi kinerja Satgas Ops Damai Cartenz yang dinilainya telah berhasil menindak KKB yang selama ini meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap KKB merupakan langkah penting untuk menjaga stabilitas dan keselamatan warga sipil maupun aparat keamanan. “Kami mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz berupa penindakan terhadap kelompok KKB ini,” ujar Absalom Kreway Yarisetouw dalam keterangannya di Jayapura.Menurutnya, aksi-aksi kriminal yang dilakukan oleh KKB telah menimbulkan banyak korban, baik dari kalangan masyarakat sipil maupun aparat negara. Oleh karena itu, ia menilai bahwa penegakan hukum yang tegas dan terukur adalah bentuk perlindungan terhadap hak hidup dan rasa aman masyarakat Papua.Lebih lanjut, Absalom mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kedamaian dan ketenteraman di Bumi Cenderawasih.“Kami mengimbau seluruh masyarakat Papua untuk tetap bersatu, tidak mudah terprovokasi, dan berperan aktif menjaga keamanan agar Papua selalu aman, damai, dan tenteram,” tambahnya.Pernyataan ini mencerminkan harapan besar dari kalangan pemuda Papua agar situasi keamanan di wilayah tersebut terus membaik dan pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan dari kelompok-kelompok bersenjata. PNO-12 13 Agu 2025, 18:11 WIT
Dialog dan Revisi Aturan Jadi Solusi Bupati Mimika Atasi Kisruh TPP Papuanewsonline.com, Mimika – Kisruh tunjangan penghasilan pegawai (TPP) di Distrik Mimika Timur akhirnya mendapat perhatian serius dari Bupati Mimika, Johannes Rettob. Menyusul protes puluhan pegawai distrik akibat penahanan TPP, Rettob memastikan bahwa pemerintah daerah akan memilih jalur dialog dan penyesuaian aturan sebagai solusi. Persoalan ini mencuat setelah pemerintah kembali memberlakukan Peraturan Bupati (Perbup) lama yang disusun pada masa kepemimpinan sebelumnya. Kebijakan itu diberlakukan ulang berdasarkan hasil audit Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menemukan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme pemberian tunjangan pada periode lalu. Meski sosialisasi telah dilakukan, Bupati mengakui masih banyak pegawai yang belum memahami maksud dan tujuan kebijakan tersebut. “Ini terkait Perbup lama yang mulai diterapkan ulang. Ada temuan KPK soal TPP dan aturan sebelumnya yang tidak dijalankan dengan baik, sehingga menimbulkan ketidakpuasan,” ungkap Rettob di Kantor Bupati Mimika, Senin (12/8/2025). Rettob menegaskan, penahanan TPP bukanlah bentuk hukuman, melainkan langkah penertiban agar pemberian tunjangan tepat sasaran, sesuai aturan, dan bebas dari potensi pelanggaran hukum. Ia memahami bahwa perubahan mendadak bisa menimbulkan kekagetan dan protes, namun mengajak seluruh ASN untuk melihat kebijakan ini sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Solusi terbaik adalah dialog. Saya sudah meminta kepala tata pemerintahan untuk duduk bersama, membahas masalah ini, dan merevisi aturan yang bermasalah. Pemerintah hadir untuk mendengar, bukan menghakimi,” tegasnya. Untuk meredakan ketegangan, Bupati memerintahkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) mengadakan pertemuan langsung dengan perwakilan pegawai. Pertemuan ini diharapkan menjadi wadah menjaring aspirasi, membangun kesepahaman, dan menemukan titik tengah yang adil bagi semua pihak. Kebijakan ini juga selaras dengan visi Rettob dalam menegakkan disiplin ASN, memastikan kehadiran fisik di wilayah kerja, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung kinerja. Bahkan, ia mengaitkannya dengan rencana pembangunan Mimika Center sebagai pusat integrasi data dan monitoring kinerja pegawai. Selain soal TPP, Rettob menegaskan bahwa reformasi birokrasi di Mimika akan menyentuh berbagai aspek, termasuk penyesuaian jabatan ASN agar selaras dengan pangkat dan kompetensi masing-masing. Menurutnya, pembenahan administrasi dan regulasi adalah pondasi untuk membangun pemerintahan yang profesional, transparan, dan melayani masyarakat secara optimal. “Pemerintahan ini tidak akan maju jika kita membiarkan aturan yang lemah. Tugas kita memastikan aturan berjalan adil, disiplin ditegakkan, dan semua pegawai bekerja dengan integritas,” pungkasnya. Dengan langkah dialogis ini, diharapkan persoalan TPP dapat diselesaikan tanpa gesekan berkepanjangan, melainkan dengan semangat kerja sama demi kemajuan Mimika.   Penulis : Jidan Editor : GF 13 Agu 2025, 12:35 WIT
Gapura Cinta Tanah Air: Babinpotdirga Lanud YKU dan Petani Nawaripi Wujudkan Kebersamaan Papuanewsonline.com, Mimika – Suasana RT-17 Jalan Nusantara, Kampung Nawaripi, Distrik Wania, berubah menjadi penuh semangat pada Selasa (12/8/2025). Di bawah terik matahari Papua Tengah, suara palu bertalu-talu, tawa dan teriakan kompak menyatu, ketika Babinpotdirga Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika, Serka Kasimirus Anitu, memimpin gotong royong membangun sebuah gapura merah putih bersama para petani binaannya. Kegiatan ini bukan sekadar membangun sebuah pintu gerbang. Gapura tersebut menjadi simbol kebanggaan, kebersamaan, dan cinta tanah air dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Jalan Nusantara dikenal sebagai pusat aktivitas Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Agro Nusantara, binaan Babinpotdirga Lanud YKU. Kelompok ini terdiri dari petani hortikultura dan padi gogo/ketan hitam yang setiap harinya berkutat dengan cangkul, benih, dan hasil panen. Namun kali ini, tangan-tangan yang biasa menanam sayur dan padi itu, berganti memegang palu, gergaji, dan alat las. Inisiatif pembuatan gapura lahir dari komunikasi sosial (Komsos) yang dibangun Serka Kasimirus dengan warga. Melalui diskusi santai di saung dan lahan, ide tersebut akhirnya disepakati bersama. “Gapura ini bukan hanya untuk mempercantik kampung, tapi juga menjadi tanda batas wilayah antara Kampung Nawaripi RT-17 dan Kelurahan Wonosari Jaya,” ujar Serka Kasimirus sambil mengawasi pemasangan tiang. Proses pembangunan gapura melibatkan semua elemen warga: bapak-bapak memotong dan menyambung besi, pemuda membantu mengangkat dan memegang tiang, sementara yang lain menyiapkan cat dan bendera merah putih untuk dipasang di puncak gapura. Suasana penuh canda tawa membaur dengan aroma tanah basah dan semangat kemerdekaan yang menghangatkan hati. Ketua RT-17 Kampung Nawaripi, Bapak Jimi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Terima kasih kepada Babinpotdirga Lanud YKU yang sudah bersama-sama kami warga Jalan Nusantara, bahu-membahu dari awal perencanaan sampai gapura ini berdiri. Hasilnya sangat indah dan memuaskan,” ujarnya sambil menatap bangunan yang menjulang gagah di tepi jalan. Bagi warga, gapura ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lebih dari itu, pembangunan ini menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya diisi lomba dan hiburan, tetapi juga aksi nyata yang meninggalkan warisan positif bagi kampung. Serka Kasimirus menegaskan, keberadaan gapura ini akan menjadi simbol semangat persatuan dan gotong royong di RT-17. “Kita tidak hanya menjaga sawah dan ladang, tapi juga menjaga kekompakan dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia,” katanya. Dengan gapura yang kini berdiri tegak, warga RT-17 semakin antusias menantikan puncak perayaan 17 Agustus. Gapura tersebut akan menjadi pintu penyambutan tamu dan warga yang datang mengikuti berbagai rangkaian lomba dan upacara. Kegiatan ini membuktikan bahwa nilai-nilai Pancasila, khususnya gotong royong, masih hidup dan mengakar kuat di tengah masyarakat. Dari desa kecil di Papua Tengah ini, pesan besar dikirim untuk seluruh negeri: kemerdekaan dirayakan bersama, dijaga bersama, dan diwariskan bersama.   Penulis : Jidan Editor : GF   12 Agu 2025, 22:36 WIT
Mental Baja dan Fisik Prima: Lanud YKU Timika Lahirkan Calon Bintara PK Berkualitas Papuanewsonline.com, Mimika — Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau (YKU) Timika kembali menorehkan sejarah dalam mencetak generasi prajurit udara masa depan. Pada Selasa (12/8/2025), ruang rapat Markas Komando Lanud YKU menjadi saksi berlangsungnya Sidang Penentuan Terakhir Daerah (Pantukhirda) bagi 24 Calon Siswa (Casis) Bintara Prajurit Karier (PK) TNI AU Gelombang II/A-56 Tahun Anggaran 2025. Sidang ini adalah gerbang terakhir di tingkat daerah, sebelum para calon terbaik bertolak menuju Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, untuk menghadapi seleksi tingkat pusat. Di sinilah langkah kaki mereka akan benar-benar diuji, apakah layak mengenakan seragam kebanggaan biru langit TNI Angkatan Udara. Pantukhirda kali ini dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Kolonel Pnb Asri Efendi Rangkuti, selaku Ketua Panitia Daerah. Ia didampingi oleh jajaran pejabat terkait, termasuk perwira staf yang bertugas memastikan proses seleksi berlangsung obyektif, transparan, dan profesional. “Pantukhirda adalah gerbang terakhir di daerah. Hanya mereka yang memiliki mental, fisik, dan kemampuan terbaik yang akan kita kirim ke pusat untuk menjadi bagian dari keluarga besar TNI AU,” tegas Kolonel Asri di hadapan para peserta. Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai prosedur baku dan norma yang berlaku di lingkungan TNI AU, tanpa adanya toleransi bagi kecurangan sekecil apapun. Jalan menuju Pantukhirda bukanlah lintasan yang mudah. Sebelum duduk di kursi penilaian akhir ini, para calon telah melewati serangkaian ujian ketat, di antaranya, Pemeriksaan administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen dan persyaratan dasar, Tes kesamaptaan jasmani yang menguji kekuatan, ketahanan, dan kelincahan fisik, Tes akademik yang menilai kemampuan intelektual dan pengetahuan umum dan Tes psikologi untuk mengukur ketahanan mental, kestabilan emosi, dan kesiapan menghadapi tekanan. Setiap tahap dirancang untuk menyaring individu yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan, integritas, dan komitmen tinggi dalam mengabdi pada bangsa dan negara. Meski sidang berlangsung dalam suasana tertib dan teratur, ketegangan terlihat jelas di wajah para casis. Setiap tatapan mereka memancarkan campuran antara rasa bangga, gugup, dan tekad untuk memberikan yang terbaik. Bagi sebagian besar casis, Pantukhirda adalah momen penentuan nasib yang telah mereka persiapkan selama berbulan-bulan. Tidak sedikit yang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan meninggalkan kenyamanan rumah demi menggapai cita-cita menjadi prajurit TNI AU. Dengan berakhirnya sidang ini, 24 casis terpilih akan segera berangkat ke Solo. Tantangan di tingkat pusat akan jauh lebih berat, karena mereka akan bersaing dengan calon-calon terbaik dari seluruh Indonesia. “Saya berharap mereka mampu bersaing, mengharumkan nama daerah, dan menjadi prajurit udara yang tangguh, berintegritas, dan siap menjaga kedaulatan dirgantara Indonesia,” ujarnya. Pantukhirda bukan hanya rutinitas seleksi, tetapi bagian dari misi besar TNI AU untuk memastikan setiap prajurit yang dilantik adalah pribadi yang siap menghadapi tuntutan tugas di lapangan. Proses panjang dan ketat ini menjadi bukti komitmen Lanud YKU Timika dalam melahirkan prajurit berkualitas, baik di bidang keterampilan militer, kepemimpinan, maupun nilai-nilai moral. Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran langkah para calon di medan seleksi pusat nanti. Semua yang hadir menyadari, keberangkatan 24 casis ini adalah awal perjalanan panjang menuju pengabdian seumur hidup bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penulis : Jidan Editor : GF 12 Agu 2025, 22:20 WIT
Tunjukkan Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Maluku Ikuti Upacara Bawah Laut Papuanewsonline.com, Ambon – Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, kembali menunjukkan wujud sinergitas TNI-Polri. Ia menghadiri langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut. Kegiatan yang digelar dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dilaksanakan di perairan Batu Kuda Beach, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (12/8/2025).Upacara yang berlangsung dengan khidmat ini bertujuan untuk memupuk jiwa nasionalisme serta menggelorakan semangat cinta bahari di tengah masyarakat. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) yakni Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayor Jenderal TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M.Kapolda Maluku dalam keterangannya memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan yang sarat akan makna perjuangan tersebut. Menurutnya, pengibaran bendera merah putih di bawah laut merupakan bukti nyata soliditas seluruh komponen bangsa di Maluku."Kehadiran kami bersama jajaran Forkopimda dalam upacara di bawah laut ini merupakan penegasan komitmen TNI-Polri dan Pemerintah Daerah untuk senantiasa menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah maritim Maluku," tegas Kapolda.Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah yang kokoh, kata Irjen Eddy merupakan kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. "Ini juga untuk mensukseskan agenda pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Maluku," ujarnya.Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Maluku didampingi Karo Ops, Karo SDM, Direktur Polairud, dan Dansat Brimob Polda Maluku.Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Maluku, Kabinda Maluku, Danlanud Pattimura Ambon, Sekda Provinsi Maluku, Ka Basarnas Maluku, Wadanlantamal IX Ambon, dan pejabat lainnya.Seluruh rangkaian kegiatan upacara bawah laut diikuti oleh tim penyelam gabungan TNI-Polri dan instansi terkait. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. PNO-12 12 Agu 2025, 21:17 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT