Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Pemerintah Perkuat Sinergi Bangun Single Identity Number dan Sistem Informasi Kependudukan
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Pemerintah pusat memperkuat langkah besar menuju transformasi digital nasional
dengan mengakselerasi pembangunan Single Identity Number (SIN) dan Sistem
Informasi Kependudukan melalui rapat koordinasi strategis yang dipimpin Kementerian
Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). Forum ini menjadi
momentum penting untuk menyatukan langkah lintas kementerian dan lembaga demi
menciptakan sistem kependudukan yang modern, aman, dan terintegrasi. Kartika Adi Putranta, Asisten
Deputi Administrasi Wilayah dan Kependudukan Kemenko Polkam, menegaskan urgensi
agenda ini. “Pembangunan SIN dan Sistem
Informasi Kependudukan adalah pondasi penting bagi transformasi digital
nasional. Tanpa data kependudukan yang tertib, layanan publik akan sulit
terintegrasi, dan keamanan nasional pun bisa terdampak. Karena itu, sinergi
lintas kementerian/lembaga menjadi keharusan,” ujarnya. Rapat ini dihadiri tokoh-tokoh
strategis seperti Handayani Ningrum, Direktur Integrasi Data Kependudukan
Nasional Kemendagri; M. Cholifihani, Direktur Kependudukan dan Jaminan Sosial
(KJS) Bappenas; serta Meirina Ayumi Malamssam, Peneliti Ahli Madya BRIN. Bappenas menegaskan bahwa Nomor
Induk Kependudukan (NIK) akan menjadi basis interoperabilitas data nasional.
Integrasi NIK sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diyakini dapat
meningkatkan penerimaan negara, sementara implementasi Identitas Kependudukan
Digital (IKD) ditargetkan mencakup 50% penduduk pemilik KTP dalam lima tahun
mendatang. Kemendagri memaparkan strategi
‘jemput bola’ untuk menjangkau masyarakat di daerah Terdepan, Terluar, dan
Tertinggal (3T). Tujuannya memastikan semua penduduk memiliki identitas resmi
yang valid. Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan yang menghambat
operasional pelayanan Dukcapil di lapangan. Isu keamanan data menjadi sorotan
penting. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan kesiapan mendukung
pengamanan identitas digital, termasuk transaksi berbasis NIK dan IKD. Pusat Riset Kependudukan BRIN
juga menekankan bahwa penguatan NIK mampu mencegah duplikasi data, menghindari
penyaluran bantuan sosial yang salah sasaran, dan memperbaiki akurasi kebijakan
berbasis data. Rapat menghasilkan sejumlah
langkah strategis, antara lain: Mempercepat pengesahan Rancangan Perpres
tentang Identitas Kependudukan Digital (IKD), Menyusun regulasi yang mengikat
untuk standarisasi data lintas kementerian/lembaga, Menguatkan perlindungan
data melalui kolaborasi dengan BSSN, Melakukan sosialisasi masif agar
masyarakat memahami manfaat administrasi kependudukan dan IKD dan Mendorong
peninjauan anggaran Dukcapil demi pelayanan optimal, khususnya di daerah 3T. Kesimpulan rapat menegaskan bahwa
pembangunan SIN dan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) adalah
prioritas nasional yang memerlukan kolaborasi solid dan payung hukum yang kuat.
Fokus penguatan akan diarahkan tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga
menjangkau daerah Indonesia Timur yang selama ini menghadapi hambatan
infrastruktur dan akses pelayanan. Dengan langkah ini, pemerintah
berharap integrasi data kependudukan dapat mendorong terciptanya Satu Data
Indonesia yang efektif, efisien, dan aman—pondasi kokoh bagi terwujudnya
layanan publik digital yang inklusif. Penulis : GF Editor : GF
16 Agu 2025, 00:02 WIT
Madu Galo Galo dari Balai Gadang Bikin Kagum Tim Kemenko Polkam
Papuanewsonline.com, Padang –
Aroma manis madu segar memenuhi udara ketika Tim Kementerian Koordinator Bidang
Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memasuki Koperasi Merah Putih Balai
Gadang. Dalam kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga
Kamis (13-14/8/2025), salah satu produk unggulan daerah ini, madu galo galo,
sukses mencuri perhatian rombongan. Produk lokal yang dikelola secara
mandiri oleh masyarakat ini tidak hanya menawarkan cita rasa khas, tetapi juga
menyimpan potensi ekonomi besar yang dapat mendorong kesejahteraan warga. Brigjen Pol Irwansyah, Asisten
Deputi Bidang Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan Terhadap Kekayaan
Negara pada Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko
Polkam, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan
program prioritas nasional berjalan efektif. “Dalam setiap kegiatan di
wilayah, kami akan menyempatkan untuk mengecek program-program yang saat ini
sedang digalakkan pemerintah, seperti dapur MBG, Koperasi Merah Putih, rumah
untuk rakyat, dan lainnya,” ujar Irwansyah. Di Balai Gadang, tim mendapat
kesempatan menyaksikan proses pengelolaan madu galo galo, mulai dari
pengambilan langsung dari sarang hingga pengemasan. Madu ini terkenal langka
karena jenis lebahnya jarang ditemukan di wilayah lain, membuatnya memiliki nilai
jual tinggi dan prospek pasar luas. “Kami lihat potensinya sangat
besar. Kualitasnya di atas rata-rata, dan ini harus diberdayakan agar
manfaatnya kembali ke masyarakat,” tambah Brigjen Irwansyah. Masyarakat setempat telah mulai
merasakan dampak ekonomi positif dari pengelolaan madu ini, meski skalanya
masih terbatas. Kemenko Polkam pun mendorong agar koperasi mampu meningkatkan
kapasitas produksi dan memperluas jaringan pemasaran. Selain fokus pada madu galo galo,
rombongan Kemenko Polkam juga meninjau pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan
Gizi (SPPG) di SPN Polda Sumbar, yang menjadi bagian dari Program Makan Bergizi
Gratis. Progres pembangunan SPPG sudah mencapai tahap akhir dengan bangunan
utama berdiri kokoh dan peralatan utama siap digunakan. “Kehadiran kami adalah untuk
menggali informasi sebanyak-banyaknya, agar masyarakat desa bisa kita bantu dan
dorong mengelola koperasi secara mandiri,” jelas Irwansyah. Kunjungan ini membuktikan bahwa
potensi daerah seperti madu galo galo bukan hanya kebanggaan lokal, tetapi juga
aset nasional yang dapat menunjang perekonomian rakyat. Melalui sinergi
pemerintah, koperasi, dan masyarakat, diharapkan produk seperti ini mampu
menembus pasar nasional bahkan internasional. Penulis : GF
Editor : GF
15 Agu 2025, 21:42 WIT
Tabur Bunga di Pelabuhan Poumako, Pemkab Mimika Kenang Jasa Pahlawan
Papuanewsonline.com, Mimika –
Pagi yang cerah di Pelabuhan Poumako, Jumat (15/8/2025), menjadi saksi
khidmatnya upacara tabur bunga yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan
Republik Indonesia, yang sarat makna penghormatan terhadap para pahlawan
bangsa. Dipimpin langsung oleh Wakil
Bupati Mimika, Emanuel Kemong, prosesi tabur bunga diikuti oleh jajaran Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat
Daerah (OPD). Turut hadir Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Dandim
1710/Mimika Letkol Inf Mochammad Slamet Wijaya, serta tokoh penting lainnya
yang berdiri tegap memberikan penghormatan. Tabur bunga di laut ini bukan
sekadar seremonial tahunan. Pemkab Mimika secara konsisten melaksanakannya,
tidak hanya menjelang peringatan HUT RI, tetapi juga pada momentum bersejarah
lainnya seperti HUT Bhayangkara dan HUT TNI.
Dalam setiap helai bunga yang jatuh ke permukaan laut, tersimpan doa dan rasa
terima kasih mendalam bagi para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi
tegaknya kemerdekaan. Sebelum memulai prosesi, Wakil
Bupati Emanuel Kemong memberikan sambutan yang menyentuh hati. “Ini adalah bentuk penghormatan
dan mengenang jasa para pahlawan yang berhasil melawan penjajah dalam merebut
Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya dengan penuh rasa hormat. Ia menekankan bahwa momen ini
harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa
kemerdekaan bukan hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang penuh
pengorbanan. Menurut Emanuel Kemong, kegiatan
tabur bunga tidak hanya bertujuan mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi
sarana menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme di hati masyarakat
Mimika.
Ia mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan
karya nyata, dan menjauhkan diri dari perpecahan. “Generasi penerus harus mengisi
kemerdekaan dengan hal-hal positif. Itulah cara terbaik kita menghargai jasa
para pahlawan,” tambahnya. Pelabuhan Poumako, yang menjadi
titik penting aktivitas pelayaran dan perekonomian Mimika, dipilih bukan tanpa
alasan. Laut lepas yang terbentang menjadi simbol perjalanan panjang bangsa
Indonesia dari masa penjajahan hingga meraih kemerdekaan. Dengan angin sepoi-sepoi dan
suara deburan ombak, prosesi tabur bunga berlangsung khidmat. Para peserta,
dengan kepala tertunduk, melemparkan bunga ke laut sebagai tanda hormat
terakhir. Penulis : Jidan
Editor : GF
15 Agu 2025, 21:19 WIT
Abraham Kateyau Resmi Menjabat Pj Sekda Mimika
Papuanewsonline,com, Mimika –
Suasana khidmat menyelimuti ruang utama Pusat Pemerintahan Mimika pada Jumat
(15/8/2025) ketika Abraham Kateyau resmi dikukuhkan sebagai Penjabat (Pj)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika. Prosesi pelantikan dipimpin
langsung oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Wakil Bupati Emanuel
Kemong, serta dihadiri pejabat tinggi daerah, tokoh masyarakat, dan perwakilan
Forkopimda. Pengukuhan ini menjadi momen
penting dalam kesinambungan roda pemerintahan Mimika setelah berakhirnya masa
tugas Petrus Yumte sebagai Pj Sekda sebelumnya. Sebelumnya, Abraham Kateyau
telah menjalankan fungsi Pelaksana Tugas (Plt) Sekda hingga akhirnya ditetapkan
secara resmi melalui Surat Keputusan Bupati yang mendapat rekomendasi dari Gubernur
Papua Tengah, Meki Nawipa. Dalam surat persetujuan dari
Gubernur Papua Tengah, Abraham Kateyau akan menjabat sebagai Pj Sekda untuk
periode awal selama tiga bulan. Masa jabatan ini akan menjadi ajang evaluasi
untuk menentukan kelanjutan penugasan atau pergantian pejabat sesuai kebutuhan
pemerintahan daerah. Langkah ini menunjukkan komitmen
Pemkab Mimika untuk menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi
perundang-undangan dalam pengisian jabatan strategis. Dalam sambutannya, Bupati
Johannes Rettob menegaskan bahwa jabatan Sekda memiliki peran vital sebagai
motor penggerak birokrasi. “Banyak hal yang akan dikerjakan
sebagai Pj Sekda. Karenanya, kerjakan tugas dengan baik dan terus berkoordinasi
dengan semua pihak, termasuk saya dan Wakil Bupati, dalam segala hal,” tegas
Rettob. Ia menambahkan, koordinasi yang
solid antara Sekda, pimpinan OPD, dan pimpinan daerah adalah fondasi bagi
terwujudnya pemerintahan yang efektif, responsif, dan berpihak pada kepentingan
rakyat. Sebagai Pj Sekda, Abraham Kateyau
diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari penataan
administrasi, percepatan program prioritas, hingga pengelolaan keuangan daerah.
Dengan masa jabatan yang relatif singkat, kinerja cepat dan terukur menjadi
tuntutan utama. Pelantikan ini tidak hanya
menjadi formalitas administratif, tetapi juga simbol transisi kepemimpinan yang
diharapkan mampu membawa penyegaran di tubuh birokrasi Mimika. Keberhasilan
Kateyau dalam masa jabatannya akan sangat menentukan arah kebijakan daerah,
terutama dalam memasuki periode akhir RPJMD dan persiapan program pembangunan
ke depan. Penulis : jidan
Editor : GF
15 Agu 2025, 16:36 WIT
Kemenko Polkam Matangkan Rekomendasi Strategis untuk Perkuat Pengamanan Objek Vital Nasional
Papuanewsonline.com, Mataram –
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memperkuat
langkah strategis dalam mengawal keamanan nasional dengan menggelar Rapat
Koordinasi Perumusan Rekomendasi Kebijakan Pengamanan Objek Vital Nasional
(Obvitnas). Agenda ini menjadi tindak lanjut dari proses panjang identifikasi
masalah prioritas, khususnya rendahnya penerapan Sistem Manajemen Pengamanan
(SMP) di sejumlah Obvitnas. Dipimpin oleh M. Sujono, Asdep
Intelkam, Bimmas, dan Obvitnas Kemenko Polkam, rapat yang berlangsung pada Rabu
(13/8/2025) ini menghadirkan perwakilan lintas kementerian dan lembaga. “Pertemuan ini adalah momentum
kolaborasi. Dari identifikasi masalah, analisis mendalam, kini kita masuk ke
tahap perumusan rekomendasi strategis. Harapannya, hasil rapat ini bisa segera
diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas pengamanan Obvitnas,” ujar
Sujono. Salah satu poin penting dalam
pembahasan adalah penerapan sistem pengamanan berlapis yang selaras dengan
standar nasional dan internasional. Rekomendasi kebijakan yang disusun akan
menjadi panduan bagi kementerian/lembaga terkait dalam melakukan peningkatan
kapasitas dan kapabilitas di wilayah kerja masing-masing. Lilis Susanti Setianingsih, Ketua
Tim Nuclear Security Bapeten, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat
deteksi, pencegahan, dan respons dalam menghadapi ancaman keamanan nuklir. “Isu keamanan nuklir ini sangat
sensitif karena berdampak langsung pada keselamatan publik. Kami akan bekerja
sama secara intensif dengan seluruh pihak terkait,” ungkapnya. Partisipasi M. Farid dari
Kementerian Perhubungan melalui zoom meeting menambah warna pembahasan. Ia
mengungkapkan rencana inventarisasi dan validasi SMP di seluruh moda
transportasi—darat, laut, udara, dan perkeretaapian—dengan tetap mengacu pada
regulasi internasional seperti International Maritime Organization (IMO) dan International
Civil Aviation Organization (ICAO). Langkah ini diharapkan mampu
menjamin keamanan transportasi nasional, yang sebagian besar terintegrasi
dengan lokasi-lokasi Obvitnas strategis seperti pelabuhan, bandara, dan jalur
logistik vital. Mayjen TNI (Purn) Neno Hemriono,
Staf Khusus Menko Polkam Bidang Sosbud, Aktivis, Pergerakan, dan Ulama,
mengingatkan bahwa pengamanan Obvitnas sudah memiliki dasar hukum kuat, yakni Keputusan
Presiden Nomor 63 Tahun 2004. “Pengelola Obvitnas memiliki
tanggung jawab penuh dalam penyelenggaraan pengamanan berbasis prinsip
pengamanan internal. Karena itu, rekomendasi kita kali ini bersifat strategis,
bukan teknis,” tegasnya. Rapat ini bukan sekadar
formalitas, melainkan bagian dari upaya mengawal Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dengan pengamanan yang kokoh, Obvitnas
dapat beroperasi optimal, mendukung ketahanan nasional, dan menjaga stabilitas
politik-ekonomi Indonesia. Sinergi lintas sektor diharapkan
mampu membentuk sistem pengamanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,
ancaman siber, dan tantangan geopolitik yang dinamis. Penulis : GF Editor : GF
15 Agu 2025, 16:24 WIT
Ini Sosok , 'Rambo' TNI dari Papua Terima Bintang Sakti Dari Prabowo
Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberikan bintang kehormatan kepada Letda (Purn) Darius Bayani pada Minggu (10/8).Darius Bayani Putra asli Papua ini menerima tanda kehormatan Bintang Sakti atas jasanya selama berkarier di TNI.Rangkuman Jasa Darius yang disebut sebagai " Rambo dari Papua" yang diterima Media Papuanewsonline.com, Jumat (15/8/2025), menyebutkan bahwa Darius Bayani mendapat bintang kehormatan atas jasasnya dalam operasi Mapenduma 1996, dimana Dalam operasi itu, OPM atau disebut Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) kala itu, menyandera 26 anggota Ekspedisi Lorentz ‘95. OPM dikalah itu dipimpin Kelly Kwalik membawa sandera ke Mapenduma, sekitar 160 km barat daya Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya sekarang Provinsi Papua Pegunungan.Rambo Papua Darius saat itu merupakan salah satu tokoh yang mencolok dalam operasi itu. Presiden Prabowo mengatakan , saat operasi dilakukan, Darius Bayani masih berpangkat pembantu letnan satu alias peltu. "Dimana keberanian dan keahlianya sangat luar biasa," ujar Prabowo memuji keberanian Bayani."Jika ada Rambo di TNI, saya kira Bayani bisa memenuhi syarat untuk jadi Rambo," ujar Prabowo dalam tulisannya pada 15 Maret 2023.Presiden Prabowo menyebutkan bahwa Bintang Sakti diberikan kepada prajurit yang menunjukkan keberanian, keperwiraan, dan jasa luar biasa dalam pertempuran atau operasi militer strategis baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Prabowo menganugerahkan Bintang Sakti pada Darius Bayani dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklat Kopassus, Batujajar, Bandung, pada Minggu (10/8).Ini Sekilas Profil Darius Bayani yang dijuluki Rambo dari PapuaDiketahui, Presiden Prabowo pernah menulis sendiri mengenai sosok Darius Bayani. Prabowo mengatakan, dirinya mengenal Darius Bayani setelah mendapat rekomendasi dari seniornya, yakni Mayor Zacky Anwar. Zacky, kata Prabowo, mengenal Bayani dari operasi di Irian Barat. "Menurut Pak Zacky Anwar, Bayani adalah prajurit yang hebat di lapangan. Dia memiliki teknik lapangan yang hebat, kekuatan fisik yang hebat, dia bisa bergerak di hutan secara diam-diam," tulis Prabowo di akun media sosialnya pada 15 Maret 2023.Prabowo lantas menceritakan sepak terjang Peltu Bayani saat operasi pembebasan sandera Mapenduma yang membebaskan sejumlah peneliti yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Lorentz ‘95 yang disandera kelompok GPK di daerah Mapenduma, Papua, pada 1996.Berikut kesaksian Prabowo terhadap sosok Darius Bayani dalam tulisannya pada 15 Maret 2023:Hari ini saya ingin berbagi kisah seorang putra daerah Papua namanya Peltu Bayani. Bayani dikenal begitu berani sehingga dia pernah menyusup ke kamp gerilya musuh sendirian tanpa senjata. Dia melewati para penjaga menuju orang-orang yang berkerumun di sekitar api unggun.Dia meraih senapan mereka dan mengalahkan mereka. Ia bawa mereka kembali sebagai tahanan. Dia adalah tentara yang selalu tersenyum, suka bercanda juga. Jika ada Rambo di TNI, saya kira Bayani bisa memenuhi syarat untuk jadi Rambo.Bayani direkomendasikan kepada saya oleh senior saya saat itu, Mayor Zacky Anwar, yang mengenal Bayani dari operasi di Irian Barat. Menurut Pak Zacky Anwar, Bayani adalah prajurit yang hebat di lapangan. Dia memiliki teknik lapangan yang hebat, kekuatan fisik yang hebat, dia bisa bergerak di hutan secara diam-diam.Satu kisah yang ingin saya ceritakan tentang Peltu Bayani terkait operasi pembebasan sandera Mapenduma, yaitu operasi militer untuk membebaskan sejumlah peneliti yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Lorentz ‘95 yang disandera kelompok GPK di daerah Mapenduma, Papua pada tahun 1996.Dalam upaya membebaskan sandera tersebut, saya membentuk tim inti pembaca jejak yang terdiri dari pasukan Kopassus dan pasukan Kodam Cenderawasih. Mereka semua putra daerah. Kami memberi nama Tim Kasuari, dengan dipimpin langsung Bayani. Tugas mereka adalah masuk ke daerah yang paling sulit.Pada tahun 1996, TNI tidak memiliki satelit, drone, dan pesawat pengintai yang baik sehingga sangat sulit untuk mendapatkan data intelijen yang mutakhir atau real time intelligence. Bahkan kita tidak memiliki peta topografi dengan skala 1:50.000. Yang ada hanya satu peta bagan yang terbuat dari tangan. Peta inilah yang akhirnya kita perbanyak.Menjelang saya memutuskan operasi akan dimulai, saya diberi tahu oleh peninjau dari luar negeri, yaitu dari Inggris. Mereka menyampaikan bahwa mereka telah berhasil menyelundupkan satu alat "beacon" pada saat mereka menitip obat-obatan, makanan, pakaian melalui Palang Merah Internasional kepada para sandera.Menurut mereka, beacon ini bisa memberi sinyal dan menentukan exact location. Mereka menggunakan helikopter untuk mencari sinyal "beacon" tersebut. Setelah sinyal tersebut tertangkap dari atas helikopter, mereka menentukan exact location sasaran.Setelah beberapa saat, mereka pun kembali dengan helikopter yang saya pinjamkan. Lalu mereka memberikan titik koordinat exact location sasaran kepada saya. Setelah kami cek, titik sasaran berada di suatu gunung yang tinggi dan bisa kelihatan dari posko saya. Namun, keberadaan titik tersebut di luar enam sasaran yang diberikan oleh Tim Intelijen saya.Dihadapkan pada dua pilihan yang berbeda, insting saya kemudian mengatakan lebih baik saya bertanya pada orang yang berpengalaman dan menguasai wilayah tersebut. Akhirnya saya memanggil Bayani. Saya meminta tanggapannya atas informasi yang diberikan oleh pakar dari Inggris tersebut. Bayani menepisnya.Bayani kemudian memberikan penjelasan yang saya tidak pernah lupa setelah sekian puluh tahun. Dengan logat khas Papua dia mengatakan, "Bapak, jangankan Kelly Kwalik, monyet pun tidak mau tinggal di situ. Tidak ada air di situ. Bapak, bagaimana sekian puluh orang berada di atas tanpa air."Inilah kecerdasan dari seorang pribumi, putra daerah. Dia lebih tahu kondisi setempat dibandingkan dengan orang asing yang datang dari jauh walaupun membawa alat yang canggih.Saya pun memutuskan untuk menyerang enam titik sesuai hasil kajian Tim Intelijen saya. Akhirnya kami berhasil membebaskan sandera. Walaupun jatuh korban dari pihak kita dan dari pihak sandera. Dari 26 sandera, tiga orang dibunuh oleh penyandera. Sisanya lepas termasuk semua orang asing.Keberhasilan operasi pembebasan sandera Mapenduma ini telah mengangkat wibawa TNI, Pemerintah Pusat, dan Republik Indonesia.Saya merasa sangat bangga atas keberhasilan ini. Namun, sekarang saya sadar bahwa keberhasilan itu juga karena adanya keberanian dan ketegasan seorang bintara.Dengan percaya diri, dia berhasil meyakinkan seorang jenderal, seorang perwira tinggi Indonesia. Dia telah berperan besar dalam menyelamatkan wajah bangsa Indonesia.Saya bersyukur bahwa naluri saya benar untuk mengikuti anak buah saya sendiri dan tidak terintimidasi untuk terlalu mengandalkan teknologi barat yang canggih.Seorang perwira Inggris bahkan berkomentar: "Hanya James Bond yang bisa melakukan ini. Hanya James Bond yang bisa berhasil dalam jenis operasi ini." Sorotnya.Setelah kami berhasil, mungkin orang asing ini sekarang akan menganggap kami setara dengan James Bond. Perbedaan terbesarnya adalah, James Bond adalah fiksi. Sedangkan Tentara kami Darius Bayani ini nyata. dan kami berhasil dalam kenyataan, bukan dalam film. (Hendrik)
15 Agu 2025, 15:22 WIT
Bupati Mimika Luncurkan “Gerbang Emas” di Perayaan HUT RI ke-80
Papuanewsonline,com, Mimika –
Panggung megah yang dihiasi merah putih dan denting musik rohani menjadi saksi
lahirnya sebuah program ambisius untuk Mimika. Dalam suasana penuh khidmat
perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Mimika Johannes
Rettob memperkenalkan “Gerbang Emas Mimika”, singkatan dari Gerakan Kebangkitan
Masyarakat Ekonomi, Masyarakat Adil dan Sejahtera.
Acara yang digelar di tengah
momentum Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) ini bukan hanya menjadi ajang
refleksi spiritual, tetapi juga titik tolak visi pembangunan lima tahun ke
depan.
Bagi Bupati Johannes Rettob dan
Wakil Bupati Emanuel Kemong, perayaan ini memiliki makna khusus.
“Ini merupakan 17 Agustus yang
pertama dalam pemerintahan saya dan wakil bupati. Kami ingin masyarakat Mimika
memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan menghormati para pahlawan yang telah
berjuang merebut kemerdekaan,” ujar Bupati di hadapan ribuan hadirin.
Salah satu terobosan yang
diperkenalkan adalah kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya di seluruh
wilayah Kabupaten Mimika setiap pukul 10 pagi.
“Walaupun kita ada di hotel,
pasar, atau di mana saja, ketika mendengar lagu Indonesia Raya, mari kita
berdiri dan menyanyikan bersama,” tegas Johannes Rettob, menekankan bahwa
nasionalisme dimulai dari kebiasaan kecil namun konsisten.
Bupati menjelaskan bahwa Gerbang
Emas adalah peta jalan menuju kebangkitan ekonomi dan keadilan sosial di
Mimika.
“Mudah-mudahan kita sama-sama
berjuang. Kita kerja, kita juga berdoa agar Mimika maju, cerdas, dan
masyarakatnya sehat,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu
mendorong sektor ekonomi lokal, pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan
masyarakat hingga ke pelosok.
Acara KKR ini dihadiri tokoh
lintas agama, memperkuat pesan keberagaman. Bupati membuka sambutan dengan
salam dari berbagai keyakinan: Shalom, Om Swastiastu, dan Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
“Indonesia bisa merdeka karena
perbedaan. Kita ini Bhinneka Tunggal Ika. Semua harus menjaga rumah bersama dan
saling menghargai,” tegasnya.
Mengacu pada tema nasional “Bersatu,
Berdaulat, Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Pemkab Mimika mengusung tema lokal
“Berdoa dan Bekerja”.
Bupati menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya diraih melalui kerja keras,
tetapi juga doa yang tulus.
Perayaan HUT RI ke-80 di Mimika
juga diwarnai beragam kegiatan, mulai dari fun run yang digelar Dukcapil, nikah
massal, hingga lomba-lomba tradisional yang melibatkan partisipasi masyarakat
luas.
Puncaknya, KKR menghadirkan Pdt.
Yandi Manobe, pengkhotbah yang populer di TikTok dan YouTube, untuk memberikan
pesan rohani yang menggugah.
Johannes Rettob menutup
sambutannya dengan harapan besar:
“Mari kita jadikan Mimika
kabupaten yang harmonis, toleran, dan maju. Ini rumah kita bersama.”
Penulis : Cori
Editor : GF
15 Agu 2025, 14:15 WIT
Polres Kepulauan Tanimbar Bagikan 20 Ton Beras Dalam Rangka Gerakan Pangan Murah
Papuanewsonline.com, Tanimbar – Polda Maluku Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam rangka meringankan beban Masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi Daerah, Polres Kepulauan Tanimbar menggelar Kick of Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) pada, Kamis (14/08/25) siang.Berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Tanimbar, kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, para PJU, Kepala Perum Bulog Saumlaki bersama Staf, Danki Brimob, para PJU serta tamu Undangan lainnya.Acara Kick Of Launching Gerakan Pangan Murah Polri (GPM) tersebut diawali dengan pelaksanaan Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. LISTYO SIGIT PRABOWO, M. Si., Mentri Dalam Negeri Jendral Polisi (Purn) Prof. Drs. H. MUHAMMAD TITO KARNAFIAN, M.A., Ph.D., Kepala Bappenas Prof. Dr RAHMAD PAMBUDI, M. S., beserta Dirut Utama Perum Bulog Mayor Jenderal (Purn) AHMAD RISA PATRIA.Usai Zoom Meeting, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam GPM ini, Polres Kepulauan Tanimbar yang bekerja sama dengan Bulog Saumlaki telah menyediakan beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram per karung sebanyak 20.000 Kg (20 Ton) dengan harga Rp. 60.000 (enam puluh ribu rupiah) untuk masyarakat yang hadir.Masyarakat tampak antusias dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk bisa mendapatkan beras yang telah disediakan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kegiatan GPM ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap Masyarakat, sekaligus sebagai upaya dalam menjaga Ketahanan Pangan dan stabilitas harga di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.Disela-sela kegiatan, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., pada kesempatan itu mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan dan menekan harga beras, selain itu juga untuk memastikan Masyarakat yang membutuhkan mendapatkan akses pangan yang cukup dan terjangkau.“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan bisa membantu meringankan beban Masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata menjaga stabilitas Pangan khususnya di Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar” terangnya.Selain digelar pada Polres Kepulauan Tanimbar, kegiatan GPM ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sarana Zoom meeting yang diinisiasi oleh Mabes Polri, yang menandai kolaborasi kuat antara institusi Kepolisian dengan Bulog dalam menjawab tantangan stabilitas Pangan Nasional. Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan Rakyat. PNO-12
15 Agu 2025, 12:20 WIT
Polri Bersama Bulog Jalin Kerjasama Luncurkan Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh Indonesia
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kick-off kegiatan ini dipusatkan di Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).Acara dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) H. Arief Prasetyo Adi, S.T., M.T., Ph.D. (h.c.), serta Direktur Utama Perum Bulog Mayor Jenderal TNI Ahmad Rizal Ramdhani.Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan, kegiatan ini digelar untuk menstabilkan harga pangan, terutama beras, agar tetap terjangkau masyarakat.“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kick-off Gerakan Pangan Murah secara serentak. Hingga 13 Agustus, sudah disalurkan 5.706 ton beras SPHP di 4.705 titik. Khusus hari ini, kami menyalurkan 2.424 ton di 1.552 titik dengan penerima manfaat hampir 485 ribu orang,” ujar Kapolri.Ia menambahkan, harga beras, gula, dan minyak yang dijual dalam program ini dipastikan sesuai standar Bulog dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).“Kami terus mendorong penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton agar segera terealisasi sesuai arahan Bapak Presiden. Evaluasi akan dilakukan setiap minggu untuk memastikan program berjalan optimal,” tegasnya.Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti peran strategis gerakan ini dalam menjaga stabilitas inflasi nasional.“Target inflasi kita berada di kisaran 1,5 sampai 3,5 persen. Pada Juli kemarin inflasi tercatat 2,37 persen, sesuai target. Namun beras adalah komoditas utama yang harus dijaga. Beberapa wilayah di timur bahkan harganya sempat di atas HET, yakni Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram,” ungkap Mendagri.Ia mengapresiasi sinergi Polri, Bulog, TNI, dan pemerintah daerah yang membuat distribusi lebih cepat dan merata.“Dari 237 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami kenaikan harga beras, kini harga sudah turun menjadi sekitar Rp191 per kilogram. Polri dengan jaringannya hingga daerah sangat membantu stabilisasi ini,” jelas Tito.Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa gerakan ini adalah tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.“Bantuan pangan sudah 90 persen tersalurkan untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat. Selanjutnya Gerakan Pangan Murah SPHP sebanyak 1,3 juta ton akan terus berjalan hingga Desember,” kata Arief.Ia menambahkan, masyarakat juga bisa memperoleh kebutuhan pokok lain dengan harga terjangkau."Beras dijual Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000, dan tepung Rp10.000. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Terima kasih kepada Kapolri, jajaran Kapolda, Dirut Bulog, dan semua pihak yang mendukung,” ucapnya.Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan kesiapan Bulog dalam mendukung program nasional ini.“Saat ini Bulog memiliki stok 4,2 juta ton beras. Sebanyak 1,3 juta ton dialokasikan untuk SPHP, dan 0,3 juta ton untuk bantuan pangan. Kami bersinergi dengan Polri, TNI, serta pemerintah daerah agar harga di lapangan bisa ditekan,” jelasnya.Ia menekankan pentingnya soliditas semua pihak dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.“Sinergi TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan di daerah akan meminimalisir kenaikan harga. Dengan arahan Bapak Presiden, kami berupaya semaksimal mungkin menyalurkan pangan ke seluruh Indonesia,” pungkas Dirut Bulog.Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025, dengan target distribusi beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lain ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga terjangkau. PNO-12
15 Agu 2025, 10:54 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru