Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Kemenhub Siapkan Strategi Hadapi Puncak Arus Balik Ketapang–Gilimanuk
Papuanewsonline.com, Banyuwangi - Direktorat Jenderal
Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan bersama para pemangku kepentingan
menggelar rapat koordinasi guna mempersiapkan strategi menghadapi puncak arus
balik gelombang kedua Lebaran 2026.Rapat tersebut dilaksanakan di Pelabuhan Ketapang,
Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (26/3/2026), dengan melibatkan berbagai
pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan menuju Bali.Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menegaskan
pentingnya prioritas layanan penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk
selama masa arus balik."Kita harus memprioritaskan layanan penyeberangan dari
Ketapang menuju Gilimanuk pada arus balik ini. Untuk mekanisme Tiba - Bongkar -
Berangkat (TBB) kita memiliki parameter V/C ratio maksimal 0,6. Maka keputusan
harus diambil secara cepat dan jangan terlambat sesuai dengan kondisi di
lapangan," ucap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan saat
menyampaikan arahannya.Ia menjelaskan, hasil evaluasi arus mudik sebelumnya
menunjukkan perlunya optimalisasi buffer zone dan delaying system untuk
mengurai kepadatan kendaraan yang menuju pelabuhan."Kesiapan buffer zone menjadi kunci dan harus
dimanfaatkan sebaik mungkin. Begitu pun dengan pengaturan kendaraan barang
sumbu dua yang tidak masuk dalam pembatasan perlu diperhatikan agar berjalan
kondusif," imbuh Dirjen Aan.Adapun buffer zone untuk kendaraan roda empat dan bus
disiapkan di kawasan Gran Watudodol dan Kantong Parkir Bulusan. Sementara itu,
kendaraan barang diarahkan ke buffer zone Sri Tanjung serta kantong parkir PT
Pusri dan Pelindo.Selain pengaturan kendaraan, strategi lain yang disiapkan
adalah pengoperasian kapal sesuai tingkat kepadatan. Dalam kondisi normal,
sebanyak 28 kapal dioperasikan, meningkat menjadi 30 kapal saat padat, dan
hingga 32 kapal saat kondisi sangat padat."Apabila sangat diperlukan jumlah kapal bisa ditambah
menjadi 35 sampai dengan 40 kapal dan akan ada 2 kapal bantuan yang
kapasitasnya 60 hingga 80 kendaraan," tambahnya.Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry, pada periode H+1
hingga H+3 Lebaran, tercatat sebanyak 41.526 kendaraan telah menyeberang ke
Bali. Jumlah tersebut terdiri dari 24.093 sepeda motor, 14.179 kendaraan roda
empat, 927 bus, dan 2.327 truk.Meski demikian, masih terdapat sekitar 114.255 kendaraan
atau 73 persen yang belum menyeberang, sehingga potensi lonjakan arus balik
diperkirakan masih akan terjadi."Dari jumlah tersebut masih terdapat 114.255 kendaraan
(73%) yang belum menyeberang ke Bali dan ASDP memprediksi arus balik tertinggi
jatuh pada H+6 atau tanggal 28 Maret 2026," jelasnya.Untuk itu, Aan menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi
yang baik antar seluruh pihak terkait, termasuk operator pelabuhan, TNI/Polri,
Dinas Perhubungan, serta stakeholder lainnya.Upaya ini diharapkan dapat memastikan arus balik Lebaran
2026 berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan kenyamanan
bagi masyarakat yang melakukan perjalanan kembali ke daerah tujuan. (GF)
27 Mar 2026, 14:44 WIT
Momen Bersejarah, Pesawat TNI AU A-400m Perdana Mendarat di Lanud Yohanis Kapiyau Timika
Papuanewsonline.com, Timika – Sebuah momen bersejarah
terjadi di Base Operasional (Baseops) Lanud Yohanis Kapiyau, Timika, Papua
Tengah, saat pesawat angkut militer Airbus A-400M milik TNI Angkatan Udara
mendarat untuk pertama kalinya. Kedatangan pesawat canggih ini menjadi tonggak
penting dalam upaya modernisasi alutsista sekaligus peningkatan kemampuan
operasional TNI AU, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur."Kedatangan pesawat ini membuktikan komitmen TNI AU
dalam memperkuat pertahanan dan pelayanan di wilayah timur," ujar Komandan
Lanud Yohanis Kapiyau Kolonel Pnb Taufik Andriadi, S.Sos., M.Intl.Sy.Dalam penerbangan perdananya menuju Timika, pesawat A-400M
bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, kemudian melakukan transit di Lanud
Hasanuddin sebelum akhirnya mendarat dengan aman di lokasi tujuan. Pesawat angkut militer multiguna ini dirancang sebagai
Multirole Tanker Transport (MRTT), yang mampu melaksanakan berbagai misi
strategis mulai dari perpindahan pasukan dan logistik, pengisian bahan bakar di
udara (air-to-air refueling), hingga misi bantuan kemanusiaan di wilayah
terpencil maupun terdampak bencana.Kedatangan pesawat ini disambut langsung oleh Komandan Lanud
beserta jajaran pejabat di lingkungan Lanud Yohanis Kapiyau. Penyambutan tersebut menjadi simbol kesiapan satuan dalam
mendukung operasional pesawat modern sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga
kedaulatan udara nasional. Kehadiran A-400M tidak hanya menjadi simbol kekuatan baru
bagi TNI AU, tetapi juga wujud nyata kemampuan pertahanan udara negara di
kawasan timur.Dengan segala keunggulan teknis yang dimilikinya, pesawat
ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga keamanan
serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah
air, khususnya di wilayah Papua. Penulis: Jid
Editor: GF
27 Mar 2026, 11:50 WIT
Operasi Ketupat 2026 Resmi Berakhir, Polri Pastikan Mudik dan Arus Balik Kondusif
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026. Meski demikian, pengamanan arus balik masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.Kamis (26/03) Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen. Pol Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini berjalan aman, tertib, dan terkendali, meskipun terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Brigjen. Pol Tjahyono.Ia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” lanjutnya.Puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.Kelancaran arus lalu lintas, lanjutnya, tidak terlepas dari strategi rekayasa lalu lintas yang dilakukan secara dinamis dan berbasis parameter, seperti penerapan contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional baik pada arus mudik maupun arus balik.Selain itu, pemanfaatan tol fungsional seperti Japek II Selatan ruas Sadang–Deltamas–Setu dan Bocimi ruas Parungkuda–Karangtengah terbukti efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.Pada sektor penyeberangan dan transportasi umum, situasi di lintasan Merak–Bakauheni serta Ketapang–Gilimanuk, termasuk bandara, terminal, dan stasiun, secara umum berjalan aman dan terkendali. Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk pun berhasil diurai melalui koordinasi cepat antar instansi.Dari sisi keamanan dan keselamatan, Polri mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,75 persen serta penurunan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.“Hal ini menunjukkan meningkatnya kepatuhan masyarakat serta efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan,” kata Brigjen. Pol Tjahyono.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak terdapat gangguan kamtibmas maupun kejahatan menonjol. Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari mudik, perayaan Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif.Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada arus lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalur transportasi, hingga simpul-simpul pergerakan masyarakat lainnya.“Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang mencakup pengamanan tempat ibadah, destinasi wisata, jalan tol, jalan arteri, serta pelabuhan penyeberangan dan simpul transportasi lainnya,” jelasnya.Selama operasi berlangsung, Polri melakukan pengamanan di ribuan titik, termasuk 4.647 lokasi wisata, 618 terminal, 562 pelabuhan, 182 bandara, 268 stasiun, 2.966 pusat perbelanjaan, serta 121.803 tempat ibadah. Pengamanan tersebut juga didukung oleh 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu.Selain itu, berbagai inovasi pelayanan turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi yang memberangkatkan 4.009 pemudik menggunakan 81 bus ke berbagai kota di Jawa Tengah dan DIY, serta layanan 24 jam di pos pengamanan dan pos pelayanan.Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian penting dalam operasi ini, melalui penggunaan Command Center Korlantas, ETLE Patrol, Traffic Accident Analysis (TAA), Road Accident Rescue (RAR), Mobile Command Center, serta body camera.Brigjen. Pol Tjahyono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat dan rekan-rekan media atas sinergi yang terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama periode Lebaran,” ungkapnya.Di akhir pernyataannya, Polri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 dan 27 Maret 2026 serta kebijakan work from anywhere guna mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.Masyarakat juga diingatkan untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang siaga 24 jam apabila membutuhkan bantuan.Polri menegaskan akan tetap hadir dan siaga melalui KRYD hingga seluruh rangkaian arus balik Lebaran 2026 selesai, demi memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. PNO-12
26 Mar 2026, 18:34 WIT
Polda Maluku Ikuti Anev Sitkamtibmas Nasional, Kapolri: Tingkatkan Pelayanan Bagi Masyarakat
Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K., M.Si, mengikuti video conference (vicon) Analisis dan Evaluasi (Anev) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) terkini menjelang arus balik mudik Lebaran 2026, yang digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia, Selasa (24/3/2026).Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ini diikuti seluruh jajaran Polda se-Indonesia sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.Di Polda Maluku, Kapolda didampingi Wakapolda Maluku Brigjen Pol Iman Thobroni, serta dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, antara lain unsur Kodam XV/Pattimura, Basarnas, Satpol PP Provinsi Maluku, TNI AU, dan pejabat utama Polda Maluku.Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada titik-titik krusial arus balik seperti pelabuhan penyeberangan laut.“Seluruh personel yang terlibat Operasi Ketupat 2026 harus terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama di pelabuhan penyeberangan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keselamatan,” tegas Kapolri.Selain itu, Kapolri juga meminta jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di setiap titik penyeberangan.“Lakukan evaluasi secara menyeluruh agar pengamanan ke depan bisa lebih optimal dan memberikan rasa aman yang maksimal kepada masyarakat,” tambahnya.Di akhir arahannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri yang tetap menjalankan tugas di tengah momentum libur Lebaran.“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan maksimal. Semoga ke depan kinerja kita semakin baik,” ujar Kapolri.Kegiatan vicon Anev Sitkamtibmas ini berlangsung lancar dan menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi nasional dalam menjaga stabilitas keamanan selama arus balik Lebaran. PNO-12
26 Mar 2026, 15:42 WIT
Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera
Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah menegaskan
komitmennya untuk mempercepat penanganan pascabencana di sejumlah wilayah di
Sumatera melalui penguatan koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan
pemerintah daerah. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers bersama yang
digelar di Situation Room Bina Graha, Jakarta, Rabu (25/3/2026).Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menjelaskan bahwa proses
rehabilitasi dan rekonstruksi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera
Barat terus berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini mencakup
percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, perbaikan
infrastruktur dasar, serta pemulihan layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi
masyarakat terdampak bencana.Selain itu, Suharyanto menegaskan bahwa distribusi bantuan
logistik dan dukungan operasional di lapangan terus dilakukan secara
berkelanjutan, termasuk penyaluran dana tunggu hunian serta pendampingan teknis
kepada pemerintah daerah guna memastikan proses pemulihan berjalan efektif.“Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi BNPB bersama
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) akan membangun
sebanyak 36.000 hunian tetap bagi korban terdampak bencana di Provinsi Aceh,
Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dalam prosesnya masyarakat terdampak bencana
akan diberikan berbagai pilihan, apabila masyarakat ingin mendapatkan rumah
yang lebih baik dan terpusat maka silahkan masyarakat bisa mendaftar ke
pemerintah kabupaten/kota dan nanti pemerintah kabupaten/kota akan menyalurkannya,
sementara jika masyarakat ingin tetap berada di kampungnya dan memiliki tanah
milik sendiri yang aman dari bencana maka akan dibangun oleh BNPB dan apabila
ingin membangun rumahnya sendiri juga boleh, kami akan terus mendampingi dan
memberikan petunjuk teknis agar masyarakat juga aman’’ ujar SuharyantoPada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito
Karnavian menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan
seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai dokumen Rencana
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang telah disepakati bersama
pemerintah pusat.Ia menilai, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah
menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemulihan di lapangan sekaligus
mengatasi berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan program.Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari
menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian penuh
terhadap percepatan penanganan pascabencana di wilayah Sumatera.Pemerintah, lanjutnya, memastikan seluruh proses
rehabilitasi dan rekonstruksi dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan
tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat
terdampak.Secara keseluruhan, pemerintah berkomitmen untuk terus hadir
mendampingi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan pascabencana selesai,
sekaligus memastikan pembangunan kembali dilakukan dengan lebih baik, aman, dan
tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (GF)
26 Mar 2026, 15:34 WIT
Antisipasi Puncak Arus Balik, Kemenhub Imbau Pemudik Atur Waktu Perjalanan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Direktorat Jenderal
Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak
dalam mengatur waktu perjalanan arus balik Lebaran 2026, khususnya bagi
pengguna jasa penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk.Imbauan ini disampaikan seiring potensi lonjakan penumpang
yang dipicu tradisi Lebaran Ketupat di sejumlah daerah, yang umumnya dirayakan
satu minggu setelah Hari Raya Idulfitri. Kondisi ini diperkirakan akan
meningkatkan pergerakan masyarakat secara bersamaan, terutama di wilayah Tapal
Kuda Jawa Timur dan Kepulauan Madura.Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud,
menekankan pentingnya perencanaan perjalanan yang matang guna menghindari
kepadatan di titik-titik krusial seperti Pelabuhan Ketapang. “Kami mengimbau
masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan lebih awal atau memilih waktu
alternatif di luar periode puncak arus balik, guna menghindari kepadatan yang
berpotensi terjadi di Pelabuhan Ketapang,” ujarnya.Ia menjelaskan bahwa lonjakan penumpang yang terpusat dalam
waktu tertentu berisiko menimbulkan antrean panjang serta waktu tunggu yang
lebih lama. Kondisi tersebut juga dapat berdampak pada menurunnya kenyamanan
selama perjalanan arus balik.“Untuk itu, diperlukan perencanaan perjalanan yang matang
dan kesadaran bersama agar arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman,
lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa angkutan laut dan penyeberangan,”
tegasnya.Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya mengoptimalkan
pelayanan di lintasan Ketapang–Gilimanuk melalui berbagai langkah strategis. Di
antaranya adalah penambahan armada kapal serta pengaturan pola operasional guna
mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan.“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada
masyarakat. Namun kelancaran arus balik juga sangat dipengaruhi oleh peran
aktif masyarakat dalam mengatur waktu perjalanan secara bijak,” pungkas Dirjen
Masyhud.Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan
layanan informasi resmi terkait kondisi pelabuhan dan penyeberangan, melakukan
pembelian tiket secara daring, serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi
menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Sebagai informasi, PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi
puncak arus balik Lebaran 2026 di lintasan Jawa–Bali akan terjadi pada 26
hingga 29 Maret 2026. Pada periode tersebut, volume kendaraan dan penumpang
dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk diperkirakan mengalami
peningkatan signifikan. (GF)
26 Mar 2026, 15:30 WIT
Arus Balik Gratis Dimulai, Ribuan Pemudik Diberangkatkan Kemenhub
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan
melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi memberangkatkan ribuan
peserta arus balik dalam program Mudik Gratis Angkutan Jalan 2026 dari berbagai
daerah di Pulau Jawa dan Sumatera menuju wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang
(Jadeta), Rabu (25/3). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah
mengatur mobilitas masyarakat selama periode arus balik Lebaran.Pada hari sebelumnya, Kemenhub juga telah memberangkatkan
sejumlah sepeda motor milik pemudik melalui layanan angkutan gratis dari empat
terminal di Pulau Jawa. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan
sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh yang dinilai memiliki tingkat risiko
kecelakaan lebih tinggi.Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan,
menyampaikan bahwa program arus balik gratis ini merupakan bentuk kehadiran
negara dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama
masa Angkutan Lebaran 2026. “Pada masa arus balik ini tingkat mobilitas
masyarakat masih tinggi, oleh karena itu tidak hanya arus mudik, kami juga
mengadakan program arus balik gratis, agar perjalanan masyarakat berlangsung
dengan lebih aman, tertib, dan nyaman. Ini merupakan wujud kehadiran negara
dalam memberikan layanan transportasi untuk masyarakat serta untuk meringankan
beban masyarakat selama masa mudik Lebaran ini.” ujar Aan.Sebanyak 4.270 peserta diberangkatkan menggunakan 100 unit
bus dari 12 terminal yang tersebar di berbagai kota. Terminal-terminal tersebut
antara lain berada di Kuningan, Semarang, Madiun, Surabaya, Padang, Palembang,
Aceh, Medan, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.Selain itu, program ini juga mencakup pengangkutan sepeda
motor milik pemudik. Sebanyak 120 unit sepeda motor diberangkatkan menggunakan
empat truk dari empat titik terminal, yaitu Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dan
Wonogiri, guna memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi
masyarakat.Aan berharap program ini dapat memberikan dampak positif
terhadap kelancaran arus balik, sekaligus membantu masyarakat kembali ke kota
perantauan dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman. “Melalui program arus
balik gratis harapannya perjalanan kembali masyarakat ke perantauan dapat
berlangsung lebih aman, nyaman, lancar, dan terkoordinasi dengan baik. Sehingga
bisa kembali bekerja atau sekolah, dan beraktivitas lainnya dengan semangat
baru setelah merayakan Lebaran di kampung halaman,” kata Dirjen Aan.Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan
serta mematuhi arahan petugas selama perjalanan berlangsung. Kepada para
pengemudi bus, Aan menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mematuhi
aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.“Kami berpesan agar selama perjalanan nanti para peserta
tetap menjaga kesehatan, selalu mengikuti arahan petugas, serta menjaga
ketertiban selama berada di dalam perjalanan, begitu juga dengan pengemudi
diimbau untuk jaga stamina dan kesehatan, cukup istirahat, dan tetap patuhi
rambu lalu lintas. Semoga perjalanan semua peserta dalam arus balik berjalan
dengan lancar, aman, dan selamat hingga tiba kembali di tempat tujuan
masing-masing,” tutup Aan. (GF)
26 Mar 2026, 15:26 WIT
Bupati Boven Digoel Meresmikan Puskesmas dan Rumah Petugas Kesehatan Kawagit
Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Pemerintah
Kabupaten Boven Digoel terus memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah
pedalaman dengan meresmikan Puskesmas dan Rumah Petugas Kesehatan di Distrik
Kawagit pada 16 Maret 2026.Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Boven
Digoel, Roni Omba, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam
meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.Dalam sambutannya, Roni Omba menegaskan bahwa kehadiran
fasilitas kesehatan yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan
kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut."Puskesmas dan Rumah Petugas Kesehatan ini diharapkan
dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Kawagit
dan sekitarnya," ujarnya.Acara peresmian ini turut dihadiri oleh unsur Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boven Digoel, yang
menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor
kesehatan.Keberadaan Puskesmas Kawagit diharapkan mampu menjawab
kebutuhan pelayanan kesehatan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang selama
ini harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan medis.Selain itu, rumah petugas kesehatan yang dibangun di lokasi
tersebut menjadi fasilitas penunjang penting agar tenaga medis dapat tinggal
dan bertugas secara optimal di wilayah Kawagit.Roni Omba juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak
yang terlibat dalam proses pembangunan fasilitas kesehatan tersebut, mulai dari
tahap perencanaan hingga penyelesaian."Kami akan terus mendukung program-program kesehatan
untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Boven Digoel," tambahnya.Puskesmas Kawagit dilengkapi dengan berbagai fasilitas
penunjang seperti ruang rawat inap, ruang persalinan, hingga laboratorium
sederhana yang dapat digunakan untuk pemeriksaan dasar.Dengan fasilitas yang tersedia, masyarakat di Distrik
Kawagit kini diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat,
mudah, dan terjangkau.Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk
memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal guna meningkatkan derajat
kesehatan serta kesejahteraan di wilayah Boven Digoel. Penulis: Hendrik
Editor: GF
26 Mar 2026, 15:15 WIT
Astaga!! Bupati Yoas Beon Diduga Jadi Tukang Tipu Bagi Masyarakat Nduga
Papuanewsonline,com.Nduga, - Bupati Yoas Beon diduga mengeluarkan pernyataan yang menyesatkan masyarakat-nya sendiri di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.Dugaan pernyataan hoax yang diucapkan Yoas Beon terhadap masyarakat ini terjadi dalam pertemuan bersama di Kabupaten Nduga pada Sabtu (21/3).Yang dikatakan Bupati berkaitan tentang pencairan anggaran APBD Kabupaten Nduga Triwulan satu yang belum masuk ke Kas Daerah, dalam hal ini belum dicairakan, sehingga menghambat pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di Kabupaten Nduga.Apa yang dikatakan Bupati Yoas Beon tidak sesuai kenyataan, karena setelah pertemuan itu, ada beberapa masyarakat yang memperoleh informasi kalau dana APBD Triwulan satu telah dicairkan dan sudah digunakan.Hal ini memicu reaksi Masyarakat Nduga yang merasa ditipu oleh Bupati Yoas Beon."Kami ditipu oleh Bupati, karena selesai pertemuan kami dapat informasi APBD triwulan satu telah cair," ujar SG salah satu Masyarakat Kabupaten Nduga melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (25/3).Pernyataan Bupati Yoas Beon yang kontroversi berimplikasi melanggar etika dan sumpah Janji Jabatan sebagai kepala daerahPernyataan kontroversi oleh kepala daerah dapat dikategorikan melanggar sumpah/janji jabatan jika pernyataan tersebut bertentangan dengan kewajiban, asas pemerintahan yang baik, atau peraturan perundang-undangan, dan berpotensi memicu ketidakharmonisan sosial. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah bersumpah untuk memegang teguh UUD 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan, dan berbakti kepada nusa dan bangsa.Informasi dan data yang diterima Media Papuanewsonline.com menyebutkan bahwa Dana APBD untuk Kabupaten Nduga pada Triwulan I telah direalisasikan sebagian, yaitu untuk bulan Januari dan Februari yang sudah terpakai habis. Sementara untuk bulan Maret memang belum dilakukan pencairan karena belum dikirimkannya laporan penggunaan anggaran bulan Januari dan Februari sebagai salah satu syarat administrasi pencairan berikutnya.Pernyataan Bupati Nduga tersebut berpotensi menyesatkan dan menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. Hal ini dapat dikategorikan sebagai bentuk informasi yang tidak utuh dan menyesatkan serta membingungkan publik.Tidak Ada Transparansi dalam pengelolaan APBD Nduga Pernyataan Bupati Yoas Beon yang tidak sesuai fakta merupakan indikasi pengaburan informasi kepada masyarakat, yang mencoba menutupi pengelolaan keuangan daerah, padahal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sangat penting dalam menjaga keseimbangan dalam kemajuan daerah pada semua sektor.Bupati Membisu Tidak ada Tanggapan Saat Dikonfirmasi Awak MediaTerkait persoalan ini Bupati Kabupaten Nduga Yoas Beon tidak mau menanggapi bahkan terkesan menghindar untuk dikonfirmasi.Masyarakat Kabupaten Nduga berharap agar Bupati Yoas Beon dapat memberikan penjelasan yang jujur, terbuka, dan menyeluruh kepada masyarakat, serta melakukan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang telah beredar, sehingga kedepan, setiap informasi terkait keuangan daerah harus disampaikan secara akurat dan tertanggungjawab.Penulis : Hendrik
Editor. : GF
25 Mar 2026, 21:02 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru