Papuanewsonline.com
BERITA TAG Pendidikan
Homepage
Polri Gelar “Rise and Speak” Ngabuburit Bersama Santri di Bekasi
Papuanewsonline.com, Bekasi – Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirtipid PPA PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan Rise and Speak ngabuburit bersama santri di Pondok Pesantren Islam El Nur El Kassyaf, Bekasi, pada Rabu (19/3). Acara ini bertujuan memberikan edukasi tentang perlindungan perempuan dan anak serta pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren, termasuk ancaman perdagangan orang.Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan pondok pesantren, KH. Ahmad Kholid Dawam, Lc, M.Hum., dan Ummi Nyai Hj. Sari Damayanti, SE, ST, SH, MT, perwakilan Polres Kabupaten Bekasi, Kompol Endang Longla, serta Kapolsek Tambun Utara, Kompol Huriyanti. Sebanyak 1.300 santri dan santriwati turut antusias mengikuti acara ini.Dalam sambutannya, Kabag SDM Polres Metro Bekasi, Kompol Endang Longla, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para santri dalam mengikuti program ini."Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah edukasi bagi santri tentang pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi para santri dan pengasuh pondok pesantren," ujarnya.Direktur Dirtipid PPA PPO Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Dr. Nurul Azizah menekankan pentingnya peran kepolisian dalam menangani kasus kekerasan dan perdagangan orang."Kami hadir untuk memastikan setiap individu, terutama kelompok rentan seperti perempuan dan anak, mendapatkan perlindungan maksimal. Dalam Islam pun, Rasulullah SAW mengajarkan untuk bersikap lembut dan saling menghormati," jelasnya.Pesantren Berkomitmen Mencegah Kekerasan. KH. Ahmad Kholid Dawam, selaku pimpinan pondok pesantren, menyambut baik program ini dan menegaskan komitmen pesantren dalam mendidik santri agar menjadi pribadi yang baik dan bertanggung jawab."Santri di sini, insya Allah, telah dididik untuk tidak melakukan kekerasan. Kami juga menanamkan keberanian untuk berbicara jika mengalami perlakuan yang tidak pantas. Seperti sabda Rasulullah, orang yang memberi kasih sayang akan mendapatkan kasih sayang dari Tuhan," tuturnya.Kasubdit II Dirtipid PPA PPO Bareskrim Polri, KBP Ganis Setyaningrum, mengingatkan pentingnya pendidikan moral dan mental bagi generasi muda."Kami menitipkan harapan kepada para santri untuk masa depan yang lebih baik. Seorang pemimpin sukses lahir dari tantangan dan tekad yang besar," katanya.Sementara itu, Kanit 5 Subdit II Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri, AKBP Ema, menjelaskan tiga jenis kekerasan terhadap anak, yaitu fisik, psikis, dan seksual."Santri harus waspada dalam menggunakan handphone. Jangan takut untuk melapor jika mengalami kekerasan, baik kepada guru maupun orang tua," pesannya.Dirtipid PPA PPO Bareskrim Polri Brigjen. Pol. Dr. Nurul Azizah juga memberikan peringatan khusus terkait modus perdagangan orang yang kerap menargetkan kalangan muda dengan iming-iming pekerjaan di luar negeri."Jangan mudah tergiur dengan tawaran kerja di luar negeri yang menjanjikan gaji tinggi tanpa prosedur resmi. Jika ada tawaran seperti itu, pastikan untuk melalui jalur yang sah dan lakukan pengecekan ke kementerian atau lembaga terkait agar tidak menjadi korban perdagangan orang," tegas Brigjen. Pol. Nurul Azizah.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran para santri terhadap perlindungan diri semakin meningkat dan mereka dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta lebih waspada terhadap ancaman perdagangan manusia. PNO-12
20 Mar 2025, 20:59 WIT
Tanamkan Semangat Belajar, Satgas Yonif 641/Bru Berikan Materi Pembelajaran Di SMPN 1 Wamena
Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Menanamkan semangat belajar, Personel Pos Napua Satgas Yonif 641/Bru memberikan materi pembelajaran dalam membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap siswa dan siswi SMP Negeri 1 Wamena yang berada di Jl.SD Percobaan, Wamena kota, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, (17/03/2025)Danpos Napua Kapten Inf I Komang Agus Suratmaja memerintahkan anggota pos untuk mengajarkan beberapa materi sesuai dengan kurikulum yang berlaku sekarang kepada anak-anak sekolah yang berada di Wamena Kota agar mereka mengerti serta memahami maksud dan tujuan dari materi tersebut.Dengan sangat antusias para murid SMP Negeri 1 Wamena menerima materi pembelajaran yang dibawakan oleh personil Pos Napua.Program ini akan dilakukan secara rutin setiap minggunya oleh personil Pos yang bertujuan untuk membantu siswa dan siswi menerima materi, menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan dan rasa persatuan, serta semangat dalam belajar disekolah.Alex (16 th) salah satu siswa mengaku sangat senang karena kehadiran dari personil Pos Napua ke sekolahnya untuk mengajarkan beberapa materi pembelajaran yang dibawakan. "Saya dan teman-teman sangat senang dengan kehadiran abang-abang Tentara." UcapnyaIbu Yemima Kopeuw (47 th) selaku kepala sekolah sangat berterimakasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah menyempatkan diri dan berbagi ilmu kepada siswa dan siswi di sekolahnya, semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberi manfaat kepada generasi penerus Bangsa. PNO-12
18 Mar 2025, 19:28 WIT
Berikan Kuliah Umum di Unpatti, Kapolda Maluku Ingatkan Mahasiswa Siapkan Mental Yang Kuat
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si mengingatkan mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) untuk menyiapkan mental kepribadian yang kuat. Mental yang baik, kata Kapolda, merupakan modal awal untuk dapat berkembang menjadi maju.Saya selaku Kapolda sangat bangga bisa hadir bersama adik-adik sangat berharap adik-adik mahasiswa yang akan menerima KIP ini agar memiliki mental kepribadian yang baik dan kuat sebab itu merupakan modal awal untuk bisa berkembang menjadi maju "Di dalam pendidikan mental adik-adik 70 persen dibutuhkan sebelum adik-adik belajar, sebab sepintar apapun kalian tapi tidak punya mental yang baik maka tidak akan bisa tahan dengan berbagai tekanan dan kondisi yang pada akhirnya kuliahnya bisa terganggu," ungkap Kapolda saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Auditorium Unpatti, Kota Ambon, Sabtu (15/3/2025).Saat memberikan kuliah umum dengan tema "peran mahasiswa dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Maluku, khususnya di dalam lembaga pendidikan", Kapolda juga mengajak para mahasiswa agar dapat menjadi leader di tengah-tengah masyarakat."Capailah prestasi kalian setinggi-tingginya karena ke depan nanti generasi kalian inilah yang akan membawa bangsa ini menjadi maju," harapnya.Para mahasiswa juga diharapkan bisa menangkal semua bentuk paham radikal yang sangat berbahaya. Paham ini dapat menghancurkan bangsa dari dalam."Kita harus tau bahwa saat ini paham radikal itu bukan saja ada pada komunitas Muslim tapi juga ada pada komunitas Kristen, Hindu dan yang lainnya. Olehnya itu pentingnya kita memilih guru atau tokoh spiritual kita yang tepat dan tidak memiliki paham radikal," ajaknya.Para mahasiswa juga diharapkan agar dapat saling mengajak kepada hal-hal yang baik dan positif. Apabila ada rekannya yang suka melakukan hal-hal yang tidak baik, agar dapat diingatkan apalagi sampai terlibat dalam pemakai atau pengedar Narkoba.Narkoba, kata Kapolda sangat berbahaya dan dapat merusak masa depan generasi muda ke depan. "Saya minta agar adik-adik mahasiswa semua apabila ada temannya yang seperti itu (pemakai narkoba) maka sampaikan kepada pihak kepolisian untuk direhabilitasi sebab jika Polisi sendiri yang menangkap maka pasti akan diproses hukum, olehnya itu jagalah diri kalian dengan baik agar nantinya kalian bisa lulus dari lembaga pendidikan ini dengan baik karena kalian adalah kebanggaan orang tua dan keluarga yang ada di rumah," pinta Kapolda mengingatkan.Tak hanya itu, Kapolda juga mengajak para mahasiswa untuk menghindari perilaku pungli di internal lembaga pendidikan. "Sebab kasian adik-adik sudah keluar uang cukup banyak untuk kuliah di perguruan tinggi tapi masi diminta menyerahkan uang lagi kepada pihak-pihak yang sebenarnya hanya memanfaatkan adik-adik semua," harapnya.Menurutnya, mahasiswa penerima KIP sumber uangnya dari negara. Tujuannya untuk membantu para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di Unpatti."Mereka yang nanti meminta uang dengan berbagai alasan itu hanya memanfaatkan adik-adik saja untuk keuntungan diri sendiri. Jika nantinya ada kejadian pungli yang adik-adik alami nanti maka saya minta agar segera di lapor ke kepolisian dan jangan takut sebab itu adalah tindak pidana sehingga nantinya dapat kita tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengajak mahasiswa agar selalu bijak dalam menggunakan media sosial. Penggunaan media sosial yang negatif akan berdampak luas baik bagi diri sendiri, keluarga maupun orang lain."Adik-adik yang sering main medsos agar harus kuat mental dan jangan mudah terpengaruh dengan semua informasi yang di dapat dalam medsos dan tidak gampang memviralkan sesuatu yang didapat tanpa di cek kebenarannya," ingatnya.Menutup paparannya, Kapolda juga meminta para mahasiswa untuk selalu menyiapkan diri memberikan kemajuan bagi daerah, bangsa dan negara."Siapkan diri kalian untuk kedepannya karena kalianlah yang akan membawa bangsa ini bersaing di tingkat Internasional," pungkasnya.Untuk diketahui, saat Kapolda memberikan kuliah umum di Unpatti, turut hadir Kabid Humas Kombes Pol Areis Aminullah S.IK., M.H, Kepala SPN, Kabid Hukum, Direktur Krimsus, dan Direktur Intelkam Polda Maluku. Dari Unpatti hadir dalam kegiatan itu yakni Rektor, para pembantu rektor dan para dekan bersama Ketua tim kerja KIP Kuliah PPAT Kemendiktisaintek. PNO-12
15 Mar 2025, 19:40 WIT
Groundbreaking SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Persiapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
Papuanewsonline.com, Bogor – Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) resmi dimulai dengan prosesi groundbreaking di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Sekolah ini menjadi bagian dari program unggulan pemerintah dalam mencetak generasi emas yang siap bersaing di tingkat global, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.Prosesi ini dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Kemala Bhayangkara (YPKB), Irwasum Polri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.Dalam Doorstopnya, Irwasum Polri Komjen. Pol. Dedi Prasetyo menekankan bahwa pembangunan SMA KTB merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, kepemimpinan, serta karakter unggul."SMA Kemala Taruna Bhayangkara mengadopsi kurikulum International Baccalaureate (IB) yang telah terbukti melahirkan lulusan dengan pemahaman akademik, keterampilan sosial, serta jiwa kepemimpinan yang kuat. Sekolah ini tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga pemimpin masa depan Indonesia," ujar Komjen. Pol. Dedi Prasetyo, Jum'at (14/3).SMA KTB dirancang sebagai sekolah unggulan berbasis asrama, dengan fasilitas modern guna mendukung pembelajaran holistik. Kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diterapkan akan memberikan keseimbangan antara akademik, pengembangan karakter, serta soft skills yang dibutuhkan dalam kompetisi global.Lebih lanjut, Komjen. Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa sistem asrama dipilih untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pembinaan karakter yang optimal."Kami ingin mencetak generasi muda yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global. Pendidikan di asrama memungkinkan mereka untuk mengasah potensi secara maksimal, baik dari sisi akademik maupun kepemimpinan," tambahnya.Acara ini juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Izin Pendirian SMA KTB dari DPMPTSP Provinsi Jawa Barat kepada Ketua Pembina YKB. Selain itu, Irwasum Polri juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berperan aktif dalam proses pendirian sekolah ini, termasuk Bupati Bogor, Kapolsek Gunung Sindur, serta tokoh masyarakat, Bapak Ade Enoh.Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini turut diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada mahasiswa, pelajar SMA, dan masyarakat eks penggarap lahan.SMA KTB ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada awal tahun 2026. Sekolah ini merupakan bagian dari program sekolah unggulan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan target pembangunan 20 sekolah unggulan tambahan dalam beberapa tahun ke depan."Ini adalah langkah nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan berkualitas adalah kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang mampu bersaing di tingkat global," tutup Komjen. Pol. Dedi Prasetyo.Acara groundbreaking diakhiri dengan prosesi penyalaan sirine oleh Irwasum Polri sebagai simbol dimulainya pembangunan sekolah.Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan dukungan berbagai pihak, sekolah ini diharapkan menjadi pusat pendidikan yang mencetak generasi pemimpin masa depan, siap membawa Indonesia menuju kejayaan di tahun 2045. PNO-12
15 Mar 2025, 11:17 WIT
Satgas SI-IPAR Polres Yahukimo Jalin Komunikasi dengan Dinas P&P
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Bertempat di kantor Dinas P&P Satgas SI-IPAR Polres Yahukimo melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo tentang Giat Polisi Mengajar dalam Satgas Rasaka Cartenz 2025, Selasa (11/3/25). Giat di pimpin oleh Kompol Yusup Marani, S. TH., M.PD.K, bersama Bripka Wawan Pabara, Briptu Philipus Dion serta Anggota Satgas SI-IPAR lainya. Kepala Bidang Pendidikan Menengah menerima kedatangan Anggota Satgas SI-IPAR dengan senang hati. Dalam pertemuan tersebut Kompol Yusup Marani, S. TH., M.PD.K, menjelaskan kepada Kabid Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo Bapak Septhinus Elepore bahwa tujuan kedatangan kami kesini untuk berkoordinasi dengan kepala Dinas yakni kita sesuai dengan perintah tugas dari Polda untuk melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dalam Satgas Rasaka Cartenz. Adapun penyampaian dari Bapak Spthinus Elepore yang menyampaikan permintaan maaf sebelumnya karena Bapak Kepala Dinas Dan Bapak Sekretaris tidak ada di tempat karena sedang melekasanakan kegiatan di luar dari Yahukimo. "Mengenai kegiatan tersebut kami menerima dengan baik, selanjutnya akan kami sampaikan kepada Kepala Dinas Dan Sekretaris agar kita mendapat petunjuk lebih jelas lagi.Serta mungkin dari Polres Yahukimo bisa koordinasi dengan Smk yang di rasa dari segi keamanan aman agar dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar dan maksimal" Ujar bapak Septhinus EleporeUsai berkoordinasi Kasat Binmas Polres Yahukimo IPDA Kaleb O, Deda menerima masukan dari Kabid Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo Bapak Septhinus Elepore dan segera menindaklanjuti apa yang di sampaikan agar segera terlaksana demi terwujudnya program yang maksimal. PNO-12
12 Mar 2025, 10:11 WIT
Polda Papua Gelar Rikmin Awal Taruna Akpol Tahun Anggaran 2025
Papuanewsonline.com, Jayapura – Sebanyak 172 calon Taruna Polri mendaftarkan diri di Polda Papua dalam seleksi administrasi awal (Rikmin) penerimaan calon Taruna Polri Tahun Anggaran 2025, Senin (10/03).Proses seleksi yang dipimpin oleh Kabid Kum Polda Papua, Kombes Pol Dedy Sumarsono S.I.K., M.H., dilakukan di Jajaran Polda Papua ini berlangsung dengan Bersih, transparan, Akuntabel, dan Humanis untuk memastikan hanya peserta terbaik yang dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya,Dalam kesempatannya, Kabid Kum Polda Papua menyampaikan bahwa pembukaan pendaftaran ini merupakan agenda tahunan, yang dimana hal ini dilakukan sebagai bentuk regenerasi Polri."Saat ini Para calon taruna ini sedang melakukan pemeriksaan administrasi, dimana hal ini diperlukan untuk melihat dan juga menilai apakah layak dan tidaknya serta kesiapan mereka untuk nantinya menjadi bhayangkara sejati," ujarnya.Kabid Kum juga menambahkan, bahwa ini merupakan pemeriksaaan administrasi, dan awal dari tahapan seleksi yang dimana setelah mereka lulus atau memenuhi kriteria dari tahapan seleksi ini, mereka akan lanjut pada seleksi berikutnya sampai nanti mereka akan mengikuti tes kembali di tingkat mabes Polri."Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan dengan adil, tanpa adanya kecurangan atau intervensi dari pihak manapun, dan Para peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti proses seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Kabid Kum.Adapun jumlah dari 172 calon Taruna Polri terdiri dari Pria sebanyak 160 Calon, dan Wanita sebanyak 12 Calon. PNO-12
11 Mar 2025, 19:58 WIT
Polres Paniai Tangani Kasus Kebakaran Sekolah SMA Negeri 01
Papuanewsonline.com, Paniai – Personel Polres Paniai tengah lalukan penyelidikan terkait kasus kebakaran di salah satu sekolah SMA N 01 Paniai Timur yang bertempat di Nunubado, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.Peristiwa ini terjadi pada Minggu (09/03/2025), dan dari peristiwa kebakaran tersebut, telah kerugian materil berupa 2 (Dua) Ruang lab Bahasa, 6 (Enam) Ruang kelas, 1 (Satu) Ruang TU, serta 1 (Satu) Ruang Lab Komputer/Multimedia.Kapolres Paniai, Kompol Deddy A. Puhiri A.Md., S.I.K., menjelaskan kronologi awal, yang dimana pada saat anggota Polsek Pantim menerima laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi pencurian di Nunubado, dengan sigap anggota Polsek Pantim menuju TKP.“Dalam perjalanan menuju TKP, Anggota Polsek Pantim melihat bahwa ada cahaya api dari arah Nunubado, kemudian Anggota Polsek Pantim mendekati TKP dan mendapati bahwa Kebakaran terjadi di kompleks persekolahan SMA NEGERI 01 Paniai Timur,” ucap Kapolres.Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa selanjutnya Anggota Polsek Pantim menghubungi pemadam kebakaran, serta bersama-sama dengan pemadam kebakaran menuju ke TKP Sekolah SMA NEGERI 01 Paniai Timur.“Tepat pada pukul 01.30 WIT, api berhasil dipadamkan, kemudian pada pukul 02.05 Wit api kembal menyala di bangunan sebelah lokasi awal kebakaran dan berhasil dipadamkan pada pukul 02.30 Wit,” pungkasnya. PNO-12
10 Mar 2025, 17:25 WIT
dr Arfin Putuskan Gabung Polri Usai Lihat Pengabdian Polisi di Papua Pegunungan
Papuanewsonline.com, Semarang - Dokter muda campuran Bugis Papua, Arfinsasi Putra (29) pernah punya pengalaman memberikan pelayanan kesehatan di wilayah Papua Pegunungan. Akses, fasilitas dan layanan yang masih terbatas menjadi tantangan tersendiri. Selain itu, dr. Arfin juga sempat menjalani program internship di Rumah Sakit Bhayangkara, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada bulan Februari 2022 hingga Februari 2023. Berangkat dari pengalaman-pengalaman itu, dia ingin mengabdi sebagai dokter sekaligus anggota Polri di tanah Papua, tempat kelahirannya. “Saya juga memang punya cita-cita jadi polisi, ketika internship di RS Bhayangkara Mataram saya jadi memahami peran dokter di lingkungan kepolisian,” kata Arfin yang lahir 14 September 1995 itu, ditemui di Komplek Akademi Kepolisian (Akpol), Kota Semarang, Jumat (7/3/2025). Dia bercerita, setelah lulus S-1 Kedokteran Umum dari Universitas Cendrawasih, Jayapura, Provinsi Papua, dan internship di RS Bhayangkara Mataram, Provinsi NTB, Arfin bertugas sebagai dokter di Papua di RS Daerah Oksibil, Papua Pegunungan. Di sanalah semangatnya makin menjadi untuk mengabdi jadi insan bhayangkara. Dia selanjutnya lolos seleksi Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), yang merupakan jalur khusus bagi lulusan D4, S1 ataupun S2 untuk menjadi Perwira Pertama (Pama) Polri. “Saya memang mengikuti seleksi yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan,” kata Arfin. Meskipun bukan Orang Asli Papua (OAP), namun Arfin lahir dan besar di sana. Dia berharap, setelah mengikuti pendidikan dan pengasuhan SIPSS selama 4,5 bulan ini dan resmi jadi perwira Polri, bisa nantinya bertugas sebagai dokter polisi di Papua. “Saya merasa sudah menjadi bagian dari Papua, saya ingin kembali ke sana (bertugas) untuk membantu di sektor kesehatan lewat jalur kepolisian,” tuturnya penuh semangat. PNO-12
09 Mar 2025, 11:00 WIT
1.800 Bintara Polri Memulai Transformasi Menjadi Perwira
Papuanewsonline.com, Sukabumi - Brigjen Pol Dirin, S.I.K., M.H., Kepala Sekolah Pembentukan Perwira Lemdiklat Polri, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Tradisi (Bintra) bagi calon siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-54 Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri Kota Sukabumi. 06 Maret 2025.Bintra atau Orientasi Lingkungan merupakan tahap awal yang penting bagi para calon perwira untuk mengenal lingkungan pendidikan mereka. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk melatih fisik dan membangun hubungan baik antara siswa, pendidik, pengasuh, dan personel Setukpa. Brigjen Pol Dirin, S.I.K., M.H. menekankan bahwa para siswa harus menjaga kesehatan fisik dan keselamatan selama mengikuti pendidikan.Beliau juga menegaskan bahwa proses pendidikan untuk menjadi perwira tidaklah mudah dan memerlukan sikap serta keterampilan yang mumpuni. Oleh karena itu para siswa diharapkan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh lembaga dan menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri.Setelah upacara pembukaan Bintra atau Orientasi Lingkungan, 1800 siswa yang hadir di lapangan mengikuti uji fisik yang dipandu oleh para pengasuh dari Setukpa Lemdiklat Polri.Dengan dimulainya Bintra ini diharapkan para calon perwira dapat menjalani proses pendidikan dengan baik dan siap mengemban amanah sebagai pemimpin di institusi Polri. PNO-12
09 Mar 2025, 10:49 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru