logo-website
Selasa, 10 Mar 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Komisi III DPR Apresiasi Polri Ungkap Kasus Penculikan Balita Bilqis Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berhasil mengungkap kasus penculikan terhadap balita bernama Bilqis (4) di Kota Makassar. Sebanyak empat pelaku berhasil ditangkap dalam waktu singkat. Atas keberhasilan tersebut, Komisi III DPR RI memberikan apresiasi kepada Polri.“Komisi III mengapresiasi Polri yang berhasil menangkap pelaku penculikan anak bernama Bilqis dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).Habiburokhman menilai pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata bahwa reformasi Polri terus berjalan. Menurutnya, kinerja tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memerangi tindak pidana perdagangan orang (TPPO).“Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa reformasi Polri memang telah dan terus berjalan. Mereka benar-benar menjalankan program prioritas Presiden Prabowo, yakni memerangi TPPO,” katanya.Ia juga mengapresiasi dedikasi aparat kepolisian yang totalitas dalam proses pengejaran pelaku. Habiburokhman menyebut banyak personel yang rela tidak pulang ke rumah demi menemukan korban.“Terlihat sekali bagaimana dedikasi dan profesionalisme personel Polri yang sejak saat kejadian all out mengejar pelaku siang dan malam. Saya dengar sebagian besar personel tersebut tidak pulang ke rumah selama melakukan pengejaran,” sambungnya.“Sebagai wakil rakyat kami mengucapkan banyak terima kasih kepada institusi Polri, Kapolri Listyo Sigit, sampai petugas kepolisian yang terjun langsung di lapangan mengejar dan menangkap pelaku penculikan Bilqis,” tambahnya.Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa korban sempat diperjualbelikan hingga tiga kali oleh pelaku berbeda.Korban pertama kali dijual oleh seorang wanita berinisial SY kepada SH seharga Rp3 juta. Dalam transaksi tersebut, pembeli bernama NH datang dari Jakarta untuk menjemput korban di Makassar.“Ada yang berminat dengan korban, membelilah atas nama NH. Hasil pengakuan asal dari Jakarta dan datang ke Makassar untuk membawa korban dengan transaksi sebesar Rp3 juta di kos pelaku (SY),” ujar Djuhandhani dalam konferensi pers di Makassar, Senin (10/11/2025).Setelah itu, NH membawa Bilqis ke Jambi dan menjualnya kembali kepada pasangan MA (42) dan AS (36) seharga Rp15 juta.“Menjual kepada AS dan MA. Pengakuan NH (pelaku AS dan MA) sebagai keluarga di Jambi, (dijual) sebesar Rp15 juta, dengan dalih membantu keluarga yang 9 tahun belum punya anak. Setelah menyerahkan korban, NH langsung melarikan diri ke Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan NH mengaku telah 3 kali menjadi perantara adopsi ilegal,” ungkap Djuhandhani.Namun, kisah tragis itu belum berhenti di situ. Pasangan AS dan MA kembali menjual Bilqis kepada salah satu kelompok suku di Jambi dengan harga Rp80 juta.“AS dan MA mengaku membeli korban dari NH sebesar Rp30 juta dan menjual kembali kepada kelompok salah satu suku di Jambi seharga Rp80 juta. Keduanya telah mengaku memperjualkan 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok dan WA,” terangnya.Polisi kini menahan keempat pelaku dan terus mendalami kemungkinan adanya jaringan perdagangan anak lintas provinsi. Kasus ini sekaligus menjadi peringatan akan maraknya praktik adopsi ilegal dan perdagangan anak di Indonesia. PNO-12 12 Nov 2025, 09:28 WIT
Peringati Hari Pahlawan ke-80, Kapolda Maluku Pimpin Upacara Tabur Bunga di Laut Papuanewsonline.com, Ambon - Dalam suasana penuh khidmat dan nasionalisme, Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 Tahun 2025.Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Koderal IX Tawiri, Kota Ambon, ini menjadi momentum refleksi dan penghormatan mendalam kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.Sebagai Inspektur Upacara, Kapolda Maluku menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, untuk terus meneladani semangat pengorbanan para pahlawan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.“Pengorbanan para pahlawan adalah pondasi bangsa ini. Hari ini kita tidak hanya mengenang, tetapi juga meneguhkan janji untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga sinergitas, dan memastikan situasi kamtibmas di Maluku tetap kondusif. Semangat heroik mereka harus menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama dalam pelayanan prima kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Dadang Hartanto dalam amanatnya.Upacara tabur bunga di laut ini menjadi simbol penghormatan tertinggi kepada para pahlawan yang berjuang di medan laut, mempertahankan kedaulatan bangsa di masa perjuangan.Prosesi pelarungan dan tabur bunga dilakukan langsung oleh Kapolda Maluku, didampingi jajaran pejabat TNI-Polri dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku.Momentum tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan antarinstansi dalam mengenang jasa para pahlawan dan menumbuhkan kembali nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat Maluku.Kehadiran para pejabat tinggi dari berbagai unsur menegaskan soliditas dan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah di Provinsi Maluku. Tampak dalam rombongan Upacara tersebut kehadiran DanKoderal IX Ambon, Kasdam XV/Pattimura, Kepala Zona Bakamla Timur, Danguspurla Koarmada III, Danlanud Patimura Ambon, Perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku (Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Maluku), Wakil Wali Kota Ambon, Para Pejabat Utama Polda Maluku, termasuk Karo Rena dan Dir Intelkam, Kapolresta Ambon dan Pulau-Pulau Lease, serta Pejabat TNI dari Kodam dan Koderal.Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga semangat persatuan, serta membangun Maluku yang aman, sejahtera, dan maju.Peringatan Hari Pahlawan tahun ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda Maluku, agar tidak melupakan jasa para pahlawan dan terus meneladani nilai-nilai perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.Upacara tabur bunga di laut menjadi simbol penghormatan abadi sekaligus seruan moral untuk menumbuhkan kembali semangat heroisme, gotong royong, dan cinta tanah air di tengah arus perubahan zaman.Upacara Tabur Bunga yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto ini menjadi penegasan nyata bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga menjadi ruh pengabdian aparatur negara masa kini.Melalui kegiatan ini, Polda Maluku menunjukkan wajah Polri yang humanis, berkarakter, dan berjiwa nasionalis senantiasa hadir untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat kepulauan.Keterlibatan unsur Forkopimda Maluku juga memperlihatkan komitmen bersama seluruh elemen strategis daerah dalam menjaga sinergitas dan persatuan.Dari Laut Ambon, pesan moral itu disampaikan dengan lantang: pengabdian, keberanian, dan persatuan adalah warisan abadi para pahlawan untuk negeri. PNO-12 12 Nov 2025, 09:04 WIT
Kemenimipas dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Ungkap Permasalahan Pengelolaan Aset Negara Papuanewsonline.com, Jayapura – Di tengah sorotan publik atas lemahnya pengawasan aset negara, dua institusi penegak hukum di Papua akhirnya mengambil langkah tegas. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua resmi membentuk Tim Pelaksana Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Jayapura. Penandatanganan Keputusan Bersama dilakukan langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Papua, Herman Mulawarman, dan Kajati Papua, Hendrizal Husin, di Ruang VIP Bandara Sentani, Selasa (11/11/2025). Langkah ini menandai dimulainya operasi senyap menertibkan aset-aset negara yang selama ini rawan terlupakan, tercecer, bahkan berpotensi disalahgunakan. Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara sejatinya menjadi garda terakhir penyelamatan aset negara hasil penegakan hukum. Namun di banyak daerah, Rupbasan justru berubah menjadi “kuburan” benda sitaan — rusak, tak terurus, dan tanpa nilai guna. Kondisi tersebut disadari betul oleh Ditjenpas Papua dan Kejati Papua. Melalui kerja sama ini, keduanya berupaya membongkar dan menata ulang sistem pengelolaan aset agar lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan. “Inventarisasi ini bukan hanya urusan administratif. Ini soal tanggung jawab moral dan hukum agar setiap aset negara tercatat, terkelola, dan tidak menjadi ajang penyimpangan,” tegas Herman Mulawarman di hadapan jajarannya. Sementara itu, Kajati Papua Hendrizal Husin menyebut kolaborasi ini sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang bermain-main dengan aset publik. “Pengawasan ini menjadi pesan bahwa aset negara bukan milik pribadi atau kelompok. Ini tanggung jawab bersama untuk dijaga,” ujarnya tajam. Melalui keputusan bersama tersebut, dibentuk Tim Pelaksana Inventarisasi BMN Rupbasan Jayapura yang beranggotakan unsur gabungan dari Ditjenpas dan Kejati Papua. Tim ini diberi mandat untuk melakukan penelitian lapangan — mulai dari tanah, bangunan, hingga seluruh benda sitaan yang selama ini mengendap di Rupbasan. Langkah ini bukan sekadar pendataan, tetapi juga upaya deteksi dini terhadap potensi penyimpangan dan penyalahgunaan aset negara yang kerap terjadi secara diam-diam. Setiap temuan akan dituangkan dalam Berita Acara Hasil Inventarisasi (BAHI) sebagai dasar pelaporan resmi kepada pimpinan kedua institusi. Kolaborasi antara Kemenimipas dan Kejati Papua ini bukan hanya urusan administratif, melainkan juga sinyal politik hukum yang kuat: negara tidak akan membiarkan aset publik menjadi korban kelalaian birokrasi. Langkah ini menepis anggapan bahwa koordinasi antar-lembaga hukum di daerah berjalan lamban dan tidak sinkron. Sebaliknya, Papua justru tampil sebagai pilot project nasional dalam gerakan tertib aset dan transparansi pengelolaan BMN di sektor hukum. Langkah berani ini menjadi penanda bahwa era pembiaran aset negara telah berakhir. Tim gabungan akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan audit fisik dan administratif di lingkungan Rupbasan Jayapura — mulai dari barang rampasan hingga sarana penyimpanan yang selama ini luput dari perhatian publik. Jika program ini berhasil, skema serupa akan direplikasi di seluruh Papua dan Indonesia Timur, membawa pesan jelas: Negara hadir, dan pengelolaan aset publik tidak lagi bisa ditutupi. Penulis: PNO-12 Editor: GF 11 Nov 2025, 20:59 WIT
Pemprov Papua Gandeng Lintas OPD Tekan Stunting Lewat Program “Genting” Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat penanganan stunting melalui program “Genting” (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Komitmen tersebut ditegaskan melalui penandatanganan bersama oleh pimpinan OPD di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (10/11/2025). Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menyatakan bahwa program Genting merupakan wujud nyata kolaborasi seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki gizi dan kesehatan anak di Papua. Upaya ini juga menjadi bagian dari capaian 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. “Program Genting bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerakan bersama yang melibatkan seluruh OPD sebagai orang tua asuh bagi anak-anak Papua,” ujar Aryoko. Ia menjelaskan bahwa penanganan stunting akan diintegrasikan ke dalam berbagai program daerah, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, pangan, hingga pemberdayaan masyarakat. Program ini juga telah masuk dalam RPJMD transisi dan akan disesuaikan dengan arah pembangunan Papua menuju 2030. Menurut Aryoko, keberhasilan penanganan stunting sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak. Karena itu, ia berharap gerakan orang tua asuh dapat menjadi langkah awal membangun kepedulian kolektif terhadap tumbuh kembang anak di Papua. “Dalam satu tahun pertama, kita akan lakukan evaluasi menyeluruh untuk melihat sejauh mana dampaknya di lapangan,” kata Aryoko. Program Genting menjadi salah satu prioritas utama Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam agenda 100 hari kerja. Penulis: Jidan Editor: GF  11 Nov 2025, 20:53 WIT
Semangat Pahlawan Jadi Inspirasi ASN Papua untuk Bangun Daerah dengan Kerja Nyata Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin (10/11/2025). Upacara ini diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua sebagai momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kepahlawanan. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan bahwa semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata melalui peningkatan kinerja dan pelayanan publik. “Sebagai aparatur sipil negara, mari kita tingkatkan semangat kerja, kedisiplinan, dan produktivitas di setiap unit pemerintahan. Semangat juang para pahlawan harus hidup dalam pengabdian kita membangun Papua,” ujar Aryoko. Menurutnya, perjuangan para pahlawan tidak hanya berwujud pengorbanan fisik, tetapi juga ketulusan dan keberanian dalam memperjuangkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Nilai-nilai luhur tersebut, katanya, harus menjadi fondasi moral dalam pelaksanaan tugas pemerintahan sehari-hari. “Para pahlawan mengajarkan kita tentang kerja ikhlas, sabar, dan berani mengambil tanggung jawab. Itulah karakter yang dibutuhkan untuk membangun Papua yang maju dan sejahtera,” tambahnya. Pemerintah Provinsi Papua berharap momentum Hari Pahlawan menjadi dorongan bagi seluruh ASN dan masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam memajukan daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penulis: Jidan Editor: GF  11 Nov 2025, 20:51 WIT
Wagub Papua Serahkan Surat Penunjukan Plt Pimpinan SKPD dan Pagu Anggaran 2026 Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, atas nama Gubernur Papua, menyerahkan surat penunjukan kepada tiga pejabat pelaksana tugas (Plt) pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Jumat (7/11/2025). Pejabat yang menerima penunjukan tersebut masing-masing adalah Yaconias Maintindom, Dr. Karsudi, dan Subhan, masing-masing sebagai Plt. Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Dinas ESDM, PM dan PTSP, serta Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Papua. Dalam arahannya, Wakil Gubernur berpesan agar para pejabat yang baru ditunjuk segera melakukan koordinasi internal, menjaga kekompakan organisasi, dan menghindari terbentuknya kelompok-kelompok di dalam lingkungan kerja. “Kepada pimpinan yang baru, diharapkan dapat mengayomi seluruh bawahan. Jangan ada kelompok-kelompok di dalam,” tegas Aryoko. Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur juga menyerahkan Pagu Anggaran Tahun 2026 secara simbolis kepada SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. Ia menekankan pentingnya penyusunan Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) Tahun 2026 dengan memperhatikan prioritas program dan kegiatan strategis yang benar-benar mendukung pembangunan Papua secara nyata dan berkelanjutan. Khusus bagi SKPD yang masih memiliki utang kegiatan, Aryoko mengingatkan agar alokasi anggaran tahun berjalan diprioritaskan untuk penyelesaian kewajiban tersebut, serta menegaskan bahwa tidak diperkenankan adanya penambahan utang baru pada Tahun Anggaran 2025. “Kita harus menjaga siklus APBD dengan baik. Karena itu, jangan ada utang baru di tahun ini. Fokuskan pada penyelesaian kewajiban dan program prioritas yang sudah berjalan,” tandasnya. Penulis: Jidan Editor: GF  11 Nov 2025, 20:48 WIT
Pemprov Papua Optimis Realisasi Anggaran Capai 78%, Program Pembangunan Ditarget Rampung Tepat Waktu Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua mencatat realisasi anggaran daerah mencapai 78 persen hingga awal November 2025. Capaian tersebut menunjukkan kinerja positif pemerintah daerah, sekaligus menjadi indikator optimisme bahwa seluruh program pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu menjelang akhir tahun anggaran. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menyampaikan bahwa selain serapan anggaran yang tinggi, progres fisik pembangunan juga telah melampaui 85 persen. “Antara progres keuangan dan pembangunan berjalan seimbang. Harapan kita, dalam waktu satu setengah bulan ke depan, target bisa mendekati 100 persen,” ujar Aryoko di Jayapura, Jumat (7/11/2025). Menurut Aryoko, pemerintah kini fokus memastikan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengoptimalkan sisa waktu pelaksanaan kegiatan. Pengendalian anggaran dilakukan secara langsung di internal masing-masing satuan kerja agar pelaksanaan program lebih terukur dan sesuai rencana. “Kita sudah masuk bulan ke-11 tahun anggaran 2025. Karena itu, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan maksimal agar hasilnya benar-benar terlihat di lapangan,” katanya. Wakil Gubernur menegaskan bahwa keseimbangan antara progres keuangan dan pembangunan akan terus dijaga sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas layanan publik di daerah. Penulis: Jidan Editor: GF  11 Nov 2025, 20:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT