Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
27 Tim Pelajar Meriahkan Kapolda Papua Tengah Cup II, Evan Soumilena Hadir Beri Motivasi
Papuanewsonline.com, Timika – Sebanyak 27 tim dari SMA dan
SMK se-Kabupaten Mimika ikut meramaikan Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua
Tengah Cup II di Goldstone Arena Timika, Selasa (12/5/2026). Ajang ini resmi
dibuka oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini, dengan
penyerahan bola kepada wasit sebagai tanda dimulainya pertandingan. Momen
pembukaan semakin istimewa dengan kehadiran bintang futsal Timnas Indonesia
sekaligus anggota Polri, Evan Soumilena, yang diharapkan menjadi teladan nyata
bagi generasi muda daerah.Dalam sambutannya, Kapolda menyebut kehadiran Evan adalah
bukti bahwa anak Papua bisa berprestasi hingga tingkat tertinggi. “Evan dulunya juga pemula, ia berhasil karena disiplin,
tekun, dan kerja keras. Saya ingin adik-adik meneladaninya, jangan malas,
rajinlah berlatih, karena potensi kalian sama besarnya,” pesan Brigjen
Jeremias. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung agar
turnamen ini berlangsung rutin setiap tahun, menjadi wadah pembibitan atlet
sejak dini.Ketua Panitia sekaligus Kapolres Mimika, AKBP Billyandha
Hildiario Budiman, menjelaskan kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan
antar pelajar sekaligus menyalurkan bakat olahraga. “Selain hiburan sehat, turnamen ini kami gelar untuk
mengurangi kegiatan negatif dan menjaring bibit unggul yang nantinya bisa
mengharumkan nama daerah,” ujarnya. Kompetisi ini menjadi sarana strategis menggali potensi
sekaligus memperkokoh persatuan di kalangan pelajar Mimika. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:37 WIT
Gugus Tugas Reforma Agraria Dibentuk Kembali, Pastikan Tanah Bermanfaat Dan Sejahterakan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika
kembali membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai langkah strategis
nasional dalam menata penguasaan dan kepemilikan tanah, yang pelaksanaannya
berjenjang mulai dari pusat hingga ke daerah. Berdasarkan Keputusan Presiden
Nomor 62 Tahun 2023, di tingkat kabupaten tim ini dipimpin langsung oleh
Bupati, sementara Kantor Pertanahan berperan aktif memfasilitasi dan
mengoordinasikan seluruh program yang dijalankan.Pembentukan ini merupakan kelanjutan kegiatan yang sempat
berjalan pada tahun 2022 dan kemudian terhenti, kini diaktifkan kembali demi
mengakselerasi manfaat tanah bagi warga. (12/05/26) Kepala Kantor Pertanahan Mimika, Yosep Simon Done,
menjelaskan bahwa reforma agraria tidak hanya sekadar memberikan kepastian
hukum lewat penerbitan sertifikat tanah, baik melalui program redistribusi
maupun Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah memastikan tanah yang
sudah bersertifikat dapat dikelola secara produktif. Ia menegaskan peran masing-masing lembaga: BPN berfokus pada
aspek hukum dan administrasi, sedangkan pemerintah daerah melalui Organisasi
Perangkat Daerah wajib menghadirkan program ekonomi seperti pertanian,
peternakan, hingga pengembangan koperasi agar lahan bernilai guna.Langkah ini juga bertujuan mencegah terjadinya tanah
terlantar yang kerap menjadi pemicu konflik sosial di masyarakat. Yosep mengingatkan agar tanah yang sudah diserahkan kepada
warga di wilayah seperti Kadun Jaya, Mandiri Jaya, Mimika Barat, dan Nambuwa
tidak dibiarkan begitu saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar lahan
tersebut segera dimanfaatkan untuk kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi.Ke depannya, seluruh pembangunan yang berkaitan dengan
penggunaan tanah akan dikoordinasikan lebih erat antara pemerintah daerah dan
BPN agar selaras dan tepat sasaran.“Kami berharap Gugus Tugas ini dapat bekerja dengan baik,
penuh tanggung jawab, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan. Semoga
keberadaan tim ini membawa perubahan nyata, menjamin hak masyarakat atas tanah,
sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi seluruh warga
Kabupaten Mimika,” harap Yosep Simon Done. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:33 WIT
PT Freeport Indonesia: 10 Tahun Berkontribusi, Serap Tenaga Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Selama lima hingga sepuluh
tahun terakhir, kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) membawa perubahan nyata
bagi masyarakat sekitar wilayah operasi, meliputi Distrik Mimika Timur, Kuala
Kencana, hingga Tembagapura. Kemajuan ini terlihat dari bertambahnya lapangan
kerja serta kemudahan akses layanan pendidikan dan kesehatan.Data perusahaan menunjukkan persentase tenaga kerja asal
Papua kini mencapai 40,9 persen, terus bertambah setiap tahunnya dan menduduki
berbagai posisi mulai dari teknis hingga manajerial.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyebut angka ini
sebagai hasil membanggakan dari komitmen investasi jangka panjang di bidang
pendidikan dan pelatihan. Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha lokal; dalam satu
dekade lebih dari 400 pengusaha telah bermitra dan berkembang di sektor jasa,
perdagangan, pertanian, hingga perbengkelan. Grasella Kunong, salah satu pengusaha, mengaku usahanya
tumbuh pesat lewat program pemberdayaan, bahkan kini mampu merekrut tenaga
kerja dari lingkungan sekitar.Tak hanya ekonomi, dukungan besar disalurkan ke sektor
sosial. PTFI membangun dan merenovasi fasilitas pendidikan dari PAUD hingga
SMA, serta menyediakan beasiswa bagi pelajar berprestasi. Di bidang kesehatan, berjalan program pencegahan penyakit
dan perbaikan fasilitas kampung, disertai pembangunan infrastruktur jalan yang
membuka akses wilayah terisolir. “Kesehatan dan pendidikan adalah fondasi masa depan; kami
bangun program ini secara berkelanjutan,” tegas Tony.Segala langkah ini ditempuh agar manfaat keberadaan
perusahaan dirasakan langsung masyarakat dan melahirkan kemandirian ekonomi
daerah. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:28 WIT
Kloter UPG-29 Papua Berangkat Ke Tanah Suci, 342 Jamaah Termasuk Kategori Risiko Tinggi
Papuanewsonline.com, Makassar – Kelompok Terbang UPG-29 yang
membawa calon jamaah haji dari berbagai wilayah di Papua resmi diberangkatkan
ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kloter ini
beranggotakan 392 orang, terdiri dari 386 jamaah dan 6 petugas pendamping, dengan
komposisi 231 jamaah perempuan dan 161 laki-laki. Mayoritas berusia antara 40
hingga 59 tahun, dengan usia tertua 90 tahun dan termuda 18 tahun, serta
berasal dari daerah Mimika, Biak, Mappi, Kabupaten Jayapura, Asmat, hingga
Merauke.Dipimpin Mihraeni Karim, tim pendamping juga meliputi
pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan petugas pelayanan haji. Perhatian utama tertuju pada kondisi kesehatan, di mana
sebanyak 342 jamaah masuk kategori risiko tinggi, meliputi risiko berat,
sedang, dan ringan. Penyakit yang paling umum diderita adalah hipertensi,
kolesterol tinggi, dan diabetes. Sebanyak 13 jamaah membawa kursi roda pribadi,
sementara 7 lainnya memerlukan bantuan alat bantu gerak dan pengawasan khusus.Dalam keberangkatan ini, satu jamaah asal Mimika bernama Eka
Yeni Rahayu tertunda karena mengalami penurunan kadar oksigen, dan kini dirujuk
ke RS Tajuddin Chalid Makassar untuk perawatan intensif. Tidak ada laporan kematian maupun perpindahan jamaah hingga
saat ini. Nantinya, rombongan akan menginap di Hotel Safwat Alsharooq sektor 5
saat di Makkah, serta Hotel Dar Al Eiman Al Haram sektor 1 selama berada di
Madinah.Penerbangan dilakukan menggunakan pesawat Garuda Indonesia
nomor GIA 1129, lepas landas pukul 07.30 WITA dan dijadwalkan tiba di Arab
Saudi pukul 16.15 WAS. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji mengimbau seluruh jamaah
untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, dan menaati
arahan petugas demi kelancaran ibadah haji tahun 2026. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:10 WIT
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Korban Penembakan Insiden Tembagapura di RSMM
Papuanewsonline.com, Timika – Kapolda Papua Tengah, Brigjen
Pol Jeremias Rontini, melakukan kunjungan langsung ke Rumah Sakit Mitra
Masyarakat (RSMM) Timika, Selasa (12/5/2026), guna menjenguk korban penembakan
yang masih menjalani perawatan intensif. Di bangsal perawatan Lukas, ia
memastikan bahwa saat ini hanya tersisa satu pasien yang masih dirawat, bernama
Femina Elas Murib.Kedatangan ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat
kepolisian terhadap masyarakat yang menjadi korban insiden keamanan di wilayah
Tembagapura beberapa waktu lalu.Usai menengok kondisi korban, Brigjen Jeremias menyampaikan
rasa keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menekankan perlunya
penyusunan langkah mitigasi dan edukasi khusus bagi masyarakat setempat, yang
mayoritas berprofesi sebagai pendulang. “Ke depannya kami akan gencarkan sosialisasi, agar warga
paham tindakan apa yang harus diambil saat menghadapi situasi darurat atau
ancaman bahaya di lokasi kerja. Hal ini sangat penting demi keselamatan jiwa
mereka sendiri,” jelasnya.Menurut Kapolda, upaya pencegahan dan pemahaman kedaruratan
nantinya akan dikoordinasikan dengan koordinator kamp maupun pihak terkait,
termasuk manajemen PT Freeport Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalkan risiko dan
mempercepat penanganan jika ada kejadian serupa. Selain memberikan semangat,
pihaknya juga menyerahkan bantuan santunan sebagai bentuk kepedulian
kemanusiaan. “Ini sumbangan tulus dari rezeki kami, nilainya mungkin
tidak besar, tapi semoga bisa memotivasi dan meringankan beban keluarga,”
ujarnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:07 WIT
Kantor Pertanahan Mimika Genjot PTSL 2026, Targetkan 495 Bidang Tanah
Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten
Mimika terus mendorong pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)
guna mempercepat sertifikasi dan validasi seluruh bidang tanah di wilayah
tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika, Yosep
Simon Done dalam wawancara di Aula Kantor Pertanahan Mimika, Selasa (12/5/2026).Program PTSL bertujuan mendata dan mencatat seluruh bidang
tanah secara resmi ke dalam satu sistem pemetaan lengkap, baik yang belum
maupun yang sudah memiliki sertifikat.Berbeda dengan cara lama, PTSL kini dilakukan secara
digital. Sertifikat yang sudah terbit pun akan divalidasi ulang agar memiliki
titik koordinat pasti dan terintegrasi dalam sistem, sehingga data tanah tidak
hilang atau rancu. “Dulu masih manual, sekarang kita sesuaikan dengan kondisi
lapangan agar batas wilayah jelas dan sah,” ujar Yosep. Jika seluruh wilayah perkotaan selesai dipetakan dan
tervalidasi, Mimika berhak menyandang predikat “kota lengkap” dalam hal
pertanahan.Untuk tahun 2026, target pelaksanaan ditetapkan sebanyak 495
bidang tanah. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian terkait
aturan baru penetapan lokasi. Yosep berharap dalam dua minggu ke depan wilayah kerja sudah
ditetapkan sehingga kegiatan pengukuran dan pendataan bisa segera berjalan. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan dalam program PTSL ini
gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun dari masyarakat. Penulis: Andi Ilham
Editor: GF
13 Mei 2026, 10:01 WIT
Pemkab Mimika dan Kantor Pertanahan Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria 2026
Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten
Mimika bersama Pemerintah Kabupaten Mimika resmi menggelar rapat pembentukan
Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026 di Aula Kantor Pertanahan, Selasa
(12/5/26). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi
Umum Setda Mimika, Herry Onawame, yang hadir mewakili pemerintah daerah untuk
memperkuat langkah strategis pemerataan aset tanah dan kebijakan pertanahan di
wilayah tersebut.Dalam sambutannya, Herry Onawame menegaskan bahwa reforma
agraria bukan sekadar soal pembagian tanah atau kepemilikan semata, melainkan
instrumen utama mewujudkan keadilan sosial, kepastian hukum, serta peningkatan
kesejahteraan masyarakat. Program ini dinilai sangat penting untuk mengurangi
ketimpangan penguasaan lahan, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung
pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga Mimika.Pembentukan gugus tugas ini bertujuan mempererat koordinasi
antarinstansi terkait agar seluruh kebijakan dan pelaksanaan program berjalan
lebih optimal, terpadu, dan tepat sasaran. Melalui tim ini, pemerintah berharap berbagai permasalahan
pertanahan dapat diselesaikan dengan lebih cepat, transparan, dan memberikan
kepastian hukum bagi warga yang selama ini menanti hak atas tanahnya
masing-masing.“Terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkomitmen dalam kegiatan ini.
Semoga gugus tugas yang terbentuk dapat bekerja dengan sinergi, melahirkan
kebijakan yang bermanfaat nyata, serta membawa keadilan dan kemakmuran yang
merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mimika ke depannya,” ujarnya. Penulis: Jid
Editor: GF
13 Mei 2026, 09:55 WIT
Bupati Cup 2026 Resmi Digelar di Boven Digoel, Wadah Cetak Atlet Muda Berprestasi
Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten
Boven Digoel melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga
resmi membuka ajang bergengsi Bupati Cup 2026, Selasa (12/5/2026) di Tanah
Merah. Turnamen ini kembali dihadirkan sebagai wadah strategis untuk mengembangkan
bakat olahraga, menanamkan nilai sportivitas, serta mempererat persatuan di
kalangan generasi muda daerah. Kegiatan multi-event ini diharapkan menjadi
sarana positif bagi pemuda-pemudi untuk berkarya dan berprestasi di bidang
olahraga.Wakil Bupati Boven Digoel, Marlinus, dalam sambutan
pembukaannya menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar soal meraih
kemenangan semata. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah pembentukan
karakter: semangat juang tinggi, kedisiplinan, kerja keras, dan rasa
persaudaraan antar seluruh peserta.“Melalui sepak bola, kita belajar arti kebersamaan, tanggung
jawab, dan prestasi yang lahir dari usaha tulus dan kerja sama tim,” ujar
Marlinus menekankan makna mendalam di balik ajang ini.Pemerintah daerah berharap Bupati Cup 2026 menjadi momentum
penting dalam menjaring dan mencetak bibit atlet terbaik Boven Digoel yang siap
bersaing di jenjang lebih tinggi. Filosofi yang dibawa pun tegas: sepak bola bukan hanya
tentang hasil akhir kemenangan, melainkan tentang semangat, perjuangan, dan
persatuan.Semoga ajang ini melahirkan atlet berpotensi, memperkokoh
persatuan, dan membawa nama baik Boven Digoel semakin harum di kancah olahraga.
Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 22:23 WIT
Delapan Pemuda Pesisir Mimika Lulus Pelatihan Perhotelan IPN, Siap Masuk Dunia Kerja
Papuanewsonline.com, Mimika - Sebanyak delapan pemuda Orang
Asli Papua dari Kampung Ayuka dan Kampung Tipuka Mimika, resmi lulus dari
Program Apprentice Hospitality angkatan pertama Institut Pertambangan
Nemangkawi (IPN) pada 27 April 2026. Mereka kini memiliki keahlian dan kesiapan
untuk berkarier di industri perhotelan dan pelayanan. Lukas Taote, salah satu peserta,
mengaku sangat bangga dan lebih percaya diri.“Kami punya harapan baru, ilmu pelayanan profesional ini
belum pernah kami dapatkan sebelumnya,” ujarnya. Selama 3,5 bulan pelatihan, para peserta dibekali
keterampilan teknis, pengetahuan, serta sikap pelayanan yang ramah dan
profesional. Materi meliputi tugas sebagai petugas pelayanan, pengelola
akomodasi, hingga staf restoran. Nathan Kum, Senior Vice President Community Relations PTFI,
menjelaskan program ini merupakan bagian upaya meningkatkan kualitas sumber
daya manusia lokal di sekitar wilayah operasional.“Pelatihan ini gratis, mereka belajar dan praktik hingga
siap bekerja. Kini persiapan angkatan kedua sudah berjalan,” ungkapnya. Kami
sangat mengapresiasi langkah nyata ini yang membuka peluang luas bagi generasi
muda Mimika.Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce Muka, menyampaikan rasa
syukur dan apresiasi mendalam. “Terima kasih atas kepercayaan dan bimbingan yang diberikan
kepada anak-anak kami. Semoga mereka sukses, mendapatkan pekerjaan, dan terus
diperhatikan agar bisa maju,” ucapnya Harapan ini sangat besar artinya bagi masyarakat pesisir
untuk semakin mandiri dan berkembang di berbagai bidang usaha.IPN adalah lembaga pelatihan kerja milik PT Freeport
Indonesia, sebagai bentuk investasi sosial bagi warga lokal. Terdiri dari
pelatihan teknis seperti mekanik, kelistrikan, hingga pekerja tambang, serta
pelatihan non-teknis yang baru dibuka tahun ini, yakni bidang perhotelan. Program ini dirancang agar tenaga kerja lokal semakin
kompetitif dan mampu mendukung kebutuhan industri di wilayah Mimika dan
sekitarnya. Semoga ke depannya semakin banyak pemuda yang memanfaatkan
kesempatan ini, sehingga kesejahteraan masyarakat Mimika terus meningkat dan
semakin sejahtera. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru