logo-website
Rabu, 03 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
27 Tim Pelajar Meriahkan Kapolda Papua Tengah Cup II, Evan Soumilena Hadir Beri Motivasi Papuanewsonline.com, Timika – Sebanyak 27 tim dari SMA dan SMK se-Kabupaten Mimika ikut meramaikan Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II di Goldstone Arena Timika, Selasa (12/5/2026). Ajang ini resmi dibuka oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini, dengan penyerahan bola kepada wasit sebagai tanda dimulainya pertandingan. Momen pembukaan semakin istimewa dengan kehadiran bintang futsal Timnas Indonesia sekaligus anggota Polri, Evan Soumilena, yang diharapkan menjadi teladan nyata bagi generasi muda daerah.Dalam sambutannya, Kapolda menyebut kehadiran Evan adalah bukti bahwa anak Papua bisa berprestasi hingga tingkat tertinggi. “Evan dulunya juga pemula, ia berhasil karena disiplin, tekun, dan kerja keras. Saya ingin adik-adik meneladaninya, jangan malas, rajinlah berlatih, karena potensi kalian sama besarnya,” pesan Brigjen Jeremias. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung agar turnamen ini berlangsung rutin setiap tahun, menjadi wadah pembibitan atlet sejak dini.Ketua Panitia sekaligus Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menjelaskan kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan antar pelajar sekaligus menyalurkan bakat olahraga. “Selain hiburan sehat, turnamen ini kami gelar untuk mengurangi kegiatan negatif dan menjaring bibit unggul yang nantinya bisa mengharumkan nama daerah,” ujarnya. Kompetisi ini menjadi sarana strategis menggali potensi sekaligus memperkokoh persatuan di kalangan pelajar Mimika. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:37 WIT
Gugus Tugas Reforma Agraria Dibentuk Kembali, Pastikan Tanah Bermanfaat Dan Sejahterakan Masyarakat Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika kembali membentuk Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) sebagai langkah strategis nasional dalam menata penguasaan dan kepemilikan tanah, yang pelaksanaannya berjenjang mulai dari pusat hingga ke daerah. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 62 Tahun 2023, di tingkat kabupaten tim ini dipimpin langsung oleh Bupati, sementara Kantor Pertanahan berperan aktif memfasilitasi dan mengoordinasikan seluruh program yang dijalankan.Pembentukan ini merupakan kelanjutan kegiatan yang sempat berjalan pada tahun 2022 dan kemudian terhenti, kini diaktifkan kembali demi mengakselerasi manfaat tanah bagi warga. (12/05/26) Kepala Kantor Pertanahan Mimika, Yosep Simon Done, menjelaskan bahwa reforma agraria tidak hanya sekadar memberikan kepastian hukum lewat penerbitan sertifikat tanah, baik melalui program redistribusi maupun Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah memastikan tanah yang sudah bersertifikat dapat dikelola secara produktif. Ia menegaskan peran masing-masing lembaga: BPN berfokus pada aspek hukum dan administrasi, sedangkan pemerintah daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah wajib menghadirkan program ekonomi seperti pertanian, peternakan, hingga pengembangan koperasi agar lahan bernilai guna.Langkah ini juga bertujuan mencegah terjadinya tanah terlantar yang kerap menjadi pemicu konflik sosial di masyarakat. Yosep mengingatkan agar tanah yang sudah diserahkan kepada warga di wilayah seperti Kadun Jaya, Mandiri Jaya, Mimika Barat, dan Nambuwa tidak dibiarkan begitu saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar lahan tersebut segera dimanfaatkan untuk kegiatan yang menghasilkan nilai ekonomi.Ke depannya, seluruh pembangunan yang berkaitan dengan penggunaan tanah akan dikoordinasikan lebih erat antara pemerintah daerah dan BPN agar selaras dan tepat sasaran.“Kami berharap Gugus Tugas ini dapat bekerja dengan baik, penuh tanggung jawab, dan mampu menjembatani berbagai kepentingan. Semoga keberadaan tim ini membawa perubahan nyata, menjamin hak masyarakat atas tanah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan ekonomi seluruh warga Kabupaten Mimika,” harap Yosep Simon Done.  Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:33 WIT
PT Freeport Indonesia: 10 Tahun Berkontribusi, Serap Tenaga Kerja dan Dorong Ekonomi Lokal Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Selama lima hingga sepuluh tahun terakhir, kehadiran PT Freeport Indonesia (PTFI) membawa perubahan nyata bagi masyarakat sekitar wilayah operasi, meliputi Distrik Mimika Timur, Kuala Kencana, hingga Tembagapura. Kemajuan ini terlihat dari bertambahnya lapangan kerja serta kemudahan akses layanan pendidikan dan kesehatan.Data perusahaan menunjukkan persentase tenaga kerja asal Papua kini mencapai 40,9 persen, terus bertambah setiap tahunnya dan menduduki berbagai posisi mulai dari teknis hingga manajerial.Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyebut angka ini sebagai hasil membanggakan dari komitmen investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan pelatihan. Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha lokal; dalam satu dekade lebih dari 400 pengusaha telah bermitra dan berkembang di sektor jasa, perdagangan, pertanian, hingga perbengkelan. Grasella Kunong, salah satu pengusaha, mengaku usahanya tumbuh pesat lewat program pemberdayaan, bahkan kini mampu merekrut tenaga kerja dari lingkungan sekitar.Tak hanya ekonomi, dukungan besar disalurkan ke sektor sosial. PTFI membangun dan merenovasi fasilitas pendidikan dari PAUD hingga SMA, serta menyediakan beasiswa bagi pelajar berprestasi. Di bidang kesehatan, berjalan program pencegahan penyakit dan perbaikan fasilitas kampung, disertai pembangunan infrastruktur jalan yang membuka akses wilayah terisolir. “Kesehatan dan pendidikan adalah fondasi masa depan; kami bangun program ini secara berkelanjutan,” tegas Tony.Segala langkah ini ditempuh agar manfaat keberadaan perusahaan dirasakan langsung masyarakat dan melahirkan kemandirian ekonomi daerah. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:28 WIT
Kloter UPG-29 Papua Berangkat Ke Tanah Suci, 342 Jamaah Termasuk Kategori Risiko Tinggi Papuanewsonline.com, Makassar – Kelompok Terbang UPG-29 yang membawa calon jamaah haji dari berbagai wilayah di Papua resmi diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kloter ini beranggotakan 392 orang, terdiri dari 386 jamaah dan 6 petugas pendamping, dengan komposisi 231 jamaah perempuan dan 161 laki-laki. Mayoritas berusia antara 40 hingga 59 tahun, dengan usia tertua 90 tahun dan termuda 18 tahun, serta berasal dari daerah Mimika, Biak, Mappi, Kabupaten Jayapura, Asmat, hingga Merauke.Dipimpin Mihraeni Karim, tim pendamping juga meliputi pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan petugas pelayanan haji. Perhatian utama tertuju pada kondisi kesehatan, di mana sebanyak 342 jamaah masuk kategori risiko tinggi, meliputi risiko berat, sedang, dan ringan. Penyakit yang paling umum diderita adalah hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes. Sebanyak 13 jamaah membawa kursi roda pribadi, sementara 7 lainnya memerlukan bantuan alat bantu gerak dan pengawasan khusus.Dalam keberangkatan ini, satu jamaah asal Mimika bernama Eka Yeni Rahayu tertunda karena mengalami penurunan kadar oksigen, dan kini dirujuk ke RS Tajuddin Chalid Makassar untuk perawatan intensif. Tidak ada laporan kematian maupun perpindahan jamaah hingga saat ini. Nantinya, rombongan akan menginap di Hotel Safwat Alsharooq sektor 5 saat di Makkah, serta Hotel Dar Al Eiman Al Haram sektor 1 selama berada di Madinah.Penerbangan dilakukan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor GIA 1129, lepas landas pukul 07.30 WITA dan dijadwalkan tiba di Arab Saudi pukul 16.15 WAS. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji mengimbau seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga kesehatan, mengatur waktu istirahat, dan menaati arahan petugas demi kelancaran ibadah haji tahun 2026. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:10 WIT
Kapolda Papua Tengah Kunjungi Korban Penembakan Insiden Tembagapura di RSMM Papuanewsonline.com, Timika – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jeremias Rontini, melakukan kunjungan langsung ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, Selasa (12/5/2026), guna menjenguk korban penembakan yang masih menjalani perawatan intensif. Di bangsal perawatan Lukas, ia memastikan bahwa saat ini hanya tersisa satu pasien yang masih dirawat, bernama Femina Elas Murib.Kedatangan ini merupakan wujud nyata kepedulian aparat kepolisian terhadap masyarakat yang menjadi korban insiden keamanan di wilayah Tembagapura beberapa waktu lalu.Usai menengok kondisi korban, Brigjen Jeremias menyampaikan rasa keprihatinan mendalam atas musibah yang terjadi. Ia menekankan perlunya penyusunan langkah mitigasi dan edukasi khusus bagi masyarakat setempat, yang mayoritas berprofesi sebagai pendulang. “Ke depannya kami akan gencarkan sosialisasi, agar warga paham tindakan apa yang harus diambil saat menghadapi situasi darurat atau ancaman bahaya di lokasi kerja. Hal ini sangat penting demi keselamatan jiwa mereka sendiri,” jelasnya.Menurut Kapolda, upaya pencegahan dan pemahaman kedaruratan nantinya akan dikoordinasikan dengan koordinator kamp maupun pihak terkait, termasuk manajemen PT Freeport Indonesia. Sinergi ini diharapkan mampu meminimalkan risiko dan mempercepat penanganan jika ada kejadian serupa. Selain memberikan semangat, pihaknya juga menyerahkan bantuan santunan sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan. “Ini sumbangan tulus dari rezeki kami, nilainya mungkin tidak besar, tapi semoga bisa memotivasi dan meringankan beban keluarga,” ujarnya.  Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 10:07 WIT
Kantor Pertanahan Mimika Genjot PTSL 2026, Targetkan 495 Bidang Tanah Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika terus mendorong pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) guna mempercepat sertifikasi dan validasi seluruh bidang tanah di wilayah tersebut. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika, Yosep Simon Done dalam wawancara di Aula Kantor Pertanahan Mimika, Selasa (12/5/2026).Program PTSL bertujuan mendata dan mencatat seluruh bidang tanah secara resmi ke dalam satu sistem pemetaan lengkap, baik yang belum maupun yang sudah memiliki sertifikat.Berbeda dengan cara lama, PTSL kini dilakukan secara digital. Sertifikat yang sudah terbit pun akan divalidasi ulang agar memiliki titik koordinat pasti dan terintegrasi dalam sistem, sehingga data tanah tidak hilang atau rancu. “Dulu masih manual, sekarang kita sesuaikan dengan kondisi lapangan agar batas wilayah jelas dan sah,” ujar Yosep. Jika seluruh wilayah perkotaan selesai dipetakan dan tervalidasi, Mimika berhak menyandang predikat “kota lengkap” dalam hal pertanahan.Untuk tahun 2026, target pelaksanaan ditetapkan sebanyak 495 bidang tanah. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian terkait aturan baru penetapan lokasi. Yosep berharap dalam dua minggu ke depan wilayah kerja sudah ditetapkan sehingga kegiatan pengukuran dan pendataan bisa segera berjalan. Ia menegaskan bahwa seluruh layanan dalam program PTSL ini gratis dan tidak dipungut biaya sepeser pun dari masyarakat.  Penulis: Andi Ilham Editor: GF 13 Mei 2026, 10:01 WIT
Pemkab Mimika dan Kantor Pertanahan Bentuk Gugus Tugas Reforma Agraria 2026 Papuanewsonline.com, Timika – Kantor Pertanahan Kabupaten Mimika bersama Pemerintah Kabupaten Mimika resmi menggelar rapat pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026 di Aula Kantor Pertanahan, Selasa (12/5/26). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame, yang hadir mewakili pemerintah daerah untuk memperkuat langkah strategis pemerataan aset tanah dan kebijakan pertanahan di wilayah tersebut.Dalam sambutannya, Herry Onawame menegaskan bahwa reforma agraria bukan sekadar soal pembagian tanah atau kepemilikan semata, melainkan instrumen utama mewujudkan keadilan sosial, kepastian hukum, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini dinilai sangat penting untuk mengurangi ketimpangan penguasaan lahan, menjaga stabilitas sosial, serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh warga Mimika.Pembentukan gugus tugas ini bertujuan mempererat koordinasi antarinstansi terkait agar seluruh kebijakan dan pelaksanaan program berjalan lebih optimal, terpadu, dan tepat sasaran. Melalui tim ini, pemerintah berharap berbagai permasalahan pertanahan dapat diselesaikan dengan lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi warga yang selama ini menanti hak atas tanahnya masing-masing.“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkomitmen dalam kegiatan ini. Semoga gugus tugas yang terbentuk dapat bekerja dengan sinergi, melahirkan kebijakan yang bermanfaat nyata, serta membawa keadilan dan kemakmuran yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mimika ke depannya,” ujarnya. Penulis: Jid Editor: GF 13 Mei 2026, 09:55 WIT
Bupati Cup 2026 Resmi Digelar di Boven Digoel, Wadah Cetak Atlet Muda Berprestasi Papuanewsonline.com, Boven Digoel – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga resmi membuka ajang bergengsi Bupati Cup 2026, Selasa (12/5/2026) di Tanah Merah. Turnamen ini kembali dihadirkan sebagai wadah strategis untuk mengembangkan bakat olahraga, menanamkan nilai sportivitas, serta mempererat persatuan di kalangan generasi muda daerah. Kegiatan multi-event ini diharapkan menjadi sarana positif bagi pemuda-pemudi untuk berkarya dan berprestasi di bidang olahraga.Wakil Bupati Boven Digoel, Marlinus, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar soal meraih kemenangan semata. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah pembentukan karakter: semangat juang tinggi, kedisiplinan, kerja keras, dan rasa persaudaraan antar seluruh peserta.“Melalui sepak bola, kita belajar arti kebersamaan, tanggung jawab, dan prestasi yang lahir dari usaha tulus dan kerja sama tim,” ujar Marlinus menekankan makna mendalam di balik ajang ini.Pemerintah daerah berharap Bupati Cup 2026 menjadi momentum penting dalam menjaring dan mencetak bibit atlet terbaik Boven Digoel yang siap bersaing di jenjang lebih tinggi. Filosofi yang dibawa pun tegas: sepak bola bukan hanya tentang hasil akhir kemenangan, melainkan tentang semangat, perjuangan, dan persatuan.Semoga ajang ini melahirkan atlet berpotensi, memperkokoh persatuan, dan membawa nama baik Boven Digoel semakin harum di kancah olahraga.  Penulis: Jid Editor: GF 12 Mei 2026, 22:23 WIT
Delapan Pemuda Pesisir Mimika Lulus Pelatihan Perhotelan IPN, Siap Masuk Dunia Kerja Papuanewsonline.com, Mimika - Sebanyak delapan pemuda Orang Asli Papua dari Kampung Ayuka dan Kampung Tipuka Mimika, resmi lulus dari Program Apprentice Hospitality angkatan pertama Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) pada 27 April 2026. Mereka kini memiliki keahlian dan kesiapan untuk berkarier di industri perhotelan dan pelayanan. Lukas Taote, salah satu peserta, mengaku sangat bangga dan lebih percaya diri.“Kami punya harapan baru, ilmu pelayanan profesional ini belum pernah kami dapatkan sebelumnya,” ujarnya. Selama 3,5 bulan pelatihan, para peserta dibekali keterampilan teknis, pengetahuan, serta sikap pelayanan yang ramah dan profesional. Materi meliputi tugas sebagai petugas pelayanan, pengelola akomodasi, hingga staf restoran. Nathan Kum, Senior Vice President Community Relations PTFI, menjelaskan program ini merupakan bagian upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal di sekitar wilayah operasional.“Pelatihan ini gratis, mereka belajar dan praktik hingga siap bekerja. Kini persiapan angkatan kedua sudah berjalan,” ungkapnya. Kami sangat mengapresiasi langkah nyata ini yang membuka peluang luas bagi generasi muda Mimika.Kepala Kampung Tipuka, Paulus Polce Muka, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam. “Terima kasih atas kepercayaan dan bimbingan yang diberikan kepada anak-anak kami. Semoga mereka sukses, mendapatkan pekerjaan, dan terus diperhatikan agar bisa maju,” ucapnya Harapan ini sangat besar artinya bagi masyarakat pesisir untuk semakin mandiri dan berkembang di berbagai bidang usaha.IPN adalah lembaga pelatihan kerja milik PT Freeport Indonesia, sebagai bentuk investasi sosial bagi warga lokal. Terdiri dari pelatihan teknis seperti mekanik, kelistrikan, hingga pekerja tambang, serta pelatihan non-teknis yang baru dibuka tahun ini, yakni bidang perhotelan. Program ini dirancang agar tenaga kerja lokal semakin kompetitif dan mampu mendukung kebutuhan industri di wilayah Mimika dan sekitarnya. Semoga ke depannya semakin banyak pemuda yang memanfaatkan kesempatan ini, sehingga kesejahteraan masyarakat Mimika terus meningkat dan semakin sejahtera.  Penulis: Jid Editor: GF 12 Mei 2026, 20:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT