Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Satgas TMMD Kodim Mimika Edukasi Siswa SDN Naena Keakwa Bahaya Narkoba dan Lem Aibon
Papuanewsonline.com, Timika – Satuan Tugas TNI Manunggal
Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1710/Mimika melaksanakan penyuluhan hukum
dan edukasi bahaya penyalahgunaan zat berbahaya di SDN Naena Keakwa, Distrik
Mimika Tengah, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi para siswa agar
mendapatkan pemahaman yang benar sejak dini mengenai dampak buruk narkoba
maupun penyalahgunaan lem Aibon, sekaligus upaya strategis mencegah generasi
muda terjerumus ke dalam pergaulan yang merusak masa depan dan masa depan
daerah.Dalam pemaparan materinya, Sertu Azwar dan anggota Satgas
menjelaskan secara rinci pengertian, jenis-jenis narkoba, dampak kerusakan bagi
kesehatan fisik dan mental, hingga cara menolak serta menghindari lingkungan
berisiko. Tak hanya itu, materi juga membahas bahaya lem Aibon yang
sering disalahgunakan anak-anak. Dijelaskan bahwa menghirup uap lem secara berlebihan dapat
merusak fungsi otak permanen, mengganggu pertumbuhan, mengubah perilaku, hingga
menghambat prestasi belajar dan masa depan anak didik.“Pemahaman sejak dini sangat penting. Kami ingin siswa paham
bahwa satu kali saja mencoba bisa menghancurkan segalanya. Ini bentuk
kepedulian kami menjaga generasi penerus Mimika dari ancaman narkoba dan
kenakalan remaja,” ujar Sertu Azwar. Ia berharap ilmu yang disampaikan bisa diterapkan siswa dan
disebarkan kembali kepada teman maupun keluarga agar manfaatnya lebih luas lagi
dirasakan di tengah masyarakat.Kepala Sekolah SDN Naena Keakwa, Agustina Hermatang,
menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas kegiatan yang sangat
bermanfaat ini. “Edukasi ini menambah wawasan anak-anak agar lebih
berhati-hati memilih pergaulan dan terhindar dari bahaya,” ucapnya. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:50 WIT
Pencari Kerja Asli Papua Gelar Aksi Bisu, Soroti Sulitnya Akses Kerja di Tanah Sendiri
Papuanewsonline.com, Timika – Sejumlah pencari kerja Orang
Asli Papua (OAP) yang tergabung dalam Asosiasi Pencaker Lokal Kabupaten Mimika
menggelar aksi bisu di depan salah satu hotel di Timika, Selasa (12/5/2026).
Aksi ini bertepatan dengan digelarnya Forum Koordinasi Strategis Percepatan
Pembangunan Se-Tanah Papua.Melalui aksi damai ini, mereka ingin menarik perhatian
pemerintah daerah, Gubernur Papua Tengah, dan pemangku kepentingan lain atas
sulitnya akses lapangan kerja bagi warga lokal yang lahir dan besar di daerah
sendiri.Koordinator aksi, Yuliana Rumbarar, menyebutkan bahwa
berbagai program pelatihan kerja, baik yang dibiayai dana Otsus maupun program
CSR perusahaan, dinilai belum memberikan hasil nyata. “Kami ikut pelatihan, tapi setelah selesai tidak ada
penyerapan kerja. Dampak Otsus seharusnya terasa sampai ke kami, namun sampai
sekarang belum ada aturan yang benar-benar menjamin kami bekerja di tanah
sendiri,” tegasnya. Ia juga menyoroti kemudahan akses kerja bagi pendatang baru,
sementara warga lokal justru tersisih dan kesulitan mendapatkan kesempatan.Selain itu, mereka meminta penegakan Perda tenaga kerja
lokal serta pembatasan masuknya penduduk luar daerah yang dinilai mempersempit
peluang. Keluhan lain disampaikan terkait mahalnya biaya persyaratan
administrasi kerja seperti pembuatan SIM, sertifikat K3, dan dokumen lain yang
sangat memberatkan pencari kerja.Asosiasi ini juga mengaku telah memiliki data lengkap jumlah
pencaker OAP dan berharap Dinas Tenaga Kerja dapat menjalin kerja sama agar
data tersebut digunakan untuk perencanaan penyerapan tenaga kerja yang lebih
tepat sasaran. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:47 WIT
Bapenda Mimika Catat Keberhasilan, PT Pangan Sari Lunasi Tunggakan Pajak Lebih dari Rp21 Miliar
Papuanewsonline.com, Timika – Kepala Badan Pendapatan Daerah
(Bapenda) Kabupaten Mimika, Dwi Cholifah, mengonfirmasi bahwa PT Pangan Sari
telah melunasi seluruh tunggakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor
katering untuk tahun 2025. Nilai pembayaran yang disetorkan mencapai lebih dari
Rp21 miliar dan telah diterima sepenuhnya beberapa minggu lalu.Ia menegaskan bahwa seluruh kewajiban dan administrasi
perusahaan kini telah dinyatakan beres dan lengkap.Dwi menjelaskan, kewajiban pajak bulanan perusahaan tersebut
mencapai angka sekitar Rp4 miliar lebih. Akibat adanya penunggakan selama kurang lebih lima bulan
berturut-turut, akumulasi tagihan yang harus diselesaikan pun membengkak hingga
menembus angka Rp20 miliar. “Setelah pembayaran ini dilakukan, segala urusan
administrasi selesai dan operasional perusahaan berjalan normal kembali seperti
sedia kala,” ujarnyaIa mengakui bahwa keterlambatan pembayaran dari wajib pajak
berskala besar sangat mempengaruhi realisasi pendapatan daerah. Dana pajak ini merupakan sumber utama yang sangat krusial
guna menunjang berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Mimika. Oleh karena itu, pihaknya senantiasa mengimbau seluruh
perusahaan maupun wajib pajak lainnya agar taat dan disiplin menyetorkan
kewajibannya tepat waktu, sehingga terhindar dari denda dan sanksi hukum. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:40 WIT
Gebyar Sadar Pajak Daerah 2026 Diluncurkan, Bapenda Mimika Berikan Hadiah Menarik
Papuanewsonline.com, Timika– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Kabupaten Mimika kembali menggelar program Gebyar Sadar Pajak Daerah tahun
2026, yang berlangsung mulai 1 Mei 2026 hingga 1 Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran,
kepatuhan, dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan,
sekaligus mengajak warga turut serta mendukung percepatan pembangunan daerah.Program ini berbentuk pemberian penghargaan dan apresiasi
bagi wajib pajak yang taat aturan, khususnya pembayar Pajak Bumi dan Bangunan
Perdesaan dan Perkotaan serta Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa, meliputi
usaha hotel, restoran, dan tempat hiburan. Puncak acara berupa pengundian hadiah akan dilaksanakan pada
6 Oktober 2026, dengan beragam hadiah menarik yang disiapkan sebagai bentuk
rasa terima kasih pemerintah daerah.Cara mengikuti kegiatan ini sangat mudah. Wajib pajak cukup
membayar PBB-P2 tepat waktu sebelum jatuh tempo pada 31 Agustus 2026. Sementara
itu, pelaku usaha hotel, restoran, dan hiburan hanya perlu mengunggah bukti
atau struk pembayaran pajak melalui laman resmi: pajak.mimikakab.go.id, yang
juga dapat diakses melalui tautan pada akun media sosial Bapenda Mimika.Pemerintah Kabupaten Mimika mengajak seluruh elemen
masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini. Kepatuhan membayar
pajak menjadi kontribusi nyata warga bagi kemajuan daerah. Diharapkan inisiatif ini dapat semakin mempererat sinergi
antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan Mimika yang lebih maju,
mandiri, dan sejahtera. Penulis: Jid
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:36 WIT
Kaesang Hadiri Rakorwil PSI Papua Selatan, Dorong Kader Maju Pilkada
Papuanewsonline.com, Merauke — Ketua Umum Partai Solidaritas
Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Kerja Koordinasi Wilayah PSI Papua
Selatan sekaligus pelantikan pengurus DPW dan DPD se-Papua Selatan di Merauke,
Minggu (10/052026).Dalam acara tersebut, Kaesang menyampaikan apresiasi kepada
Ketua DPW PSI Papua Selatan Paskalis Imadawa yang saat ini menjabat Wakil
Gubernur Papua Selatan. Kaesang menyebut sosok Paskalis mudah dikenali publik
Merauke.“Kita ini patut berbangga terhadap beliau karena setiap kita
dari mana pun yang tiba di Merauke, akan melihat wajah tersenyum beliau di
bandara, dengan gagah berpakaian wakil gubernur,” ujar Kaesang di hadapan
kader.Kaesang juga menyampaikan harapan agar kiprah Paskalis di
pemerintahan terus meningkat. “Saya berharap beliau ke depan tidak hanya
berhenti sebagai wakil gubernur, harus lebih baik lagi ke depannya. Siap ya
ketua,” kata Kaesang.Pernyataan itu disampaikan di tengah konsolidasi PSI Papua
Selatan jelang agenda politik daerah mendatang. Kaesang menekankan pentingnya
partai memiliki kepala daerah dari kader sendiri, baik di tingkat
kabupaten/kota maupun provinsi.Untuk mencapai target tersebut, Kaesang meminta seluruh
struktur partai memperkuat kerja politik. Ia menargetkan penambahan kursi
legislatif PSI di Papua Selatan. “Tadi juga ketua sudah bilang kursinya harus
ditambah, jadi empat. Ya supaya kita bisa memajukan kepala daerah sendiri,”
ucapnya.Kaesang menegaskan soliditas pengurus dari tingkat DPRT,
DPC, DPD hingga DPW menjadi kunci. Penguatan basis di tingkat bawah dinilai
penting untuk memenangkan kontestasi politik di wilayah timur Indonesia.Kunjungan Kaesang ke Merauke menjadi bagian dari agenda
konsolidasi nasional PSI. Papua Selatan termasuk daerah yang menjadi fokus
penguatan partai menjelang pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif.Hingga berita ini dipublikasikan belum ada pernyataan resmi
dari Paskalis Imadawa terkait arah politiknya ke depan. Paskalis saat ini masih
fokus menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Papua Selatan. Penulis: Hend
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:31 WIT
Belasan Titik Togel Diduga Marak Di Timika, Warga: Hukum Seolah Tak Ada
Papuanewsonline.com, Timika — Praktik perjudian toto gelap
atau togel diduga beroperasi terang-terangan di jantung aktivitas ekonomi
rakyat Timika. Di tengah hiruk-pikuk pedagang dan pembeli, transaksi ilegal itu
berjalan mulus, nyaris tanpa gangguan.Pantauan Papuanewsonline.com, Selasa (12/052026),
sedikitnya sebelas titik penjualan togel terpantau aktif di kawasan Pasar Lama.
Selain itu, praktik serupa juga ditemukan di Lorong Sawito—yang biasa disebut
warga Timika sebagai “Lorong Togel”—dan di dalam Pasar SP2 dengan sekitar lima
titik penjual yang berderet.Transaksi dilakukan terbuka. Penjual melayani pembeli tanpa
terlihat rasa takut. Kondisi ini menimbulkan kesan hukum tidak hadir di
lokasi-lokasi ramai tersebut. “Seolah-olah hukum tidak pernah ada di tempat
itu,” kata sumber di lapangan.Lebih mengejutkan, seorang penjual secara gamblang menyebut
adanya “bos-bos” yang mengendalikan jaringan. “Beda-beda bos. Biasa dipanggil
Bos Masur dan Bos Wawan,” ujarnya santai. Pernyataan itu mengindikasikan dugaan
praktik terorganisir, bukan usaha kecil sembunyi-sembunyi.Pasar Lama, Lorong Sawito, dan Pasar SP2 bukan lokasi
terpencil. Letaknya strategis dan ramai setiap hari. Jika judi togel bisa
beroperasi terbuka di sana, publik mempertanyakan pengawasan aparat. “Apakah
aparat tidak mengetahui? Ataukah ada pembiaran?” ujar warga.Undang-undang secara tegas melarang praktik perjudian dalam
bentuk apapun. Namun realitas di lapangan justru menunjukkan togel seperti
mendapat ruang aman untuk tumbuh. Warga khawatir dampaknya ke generasi muda.“Kami harap polisi segera bertindak. Jangan sampai generasi
muda rusak karena judi,” kata Ode, warga Timika. Menurutnya, judi togel kerap
menjadi pintu masuk masalah sosial: utang menumpuk, konflik keluarga, hingga
tindak kriminal lanjutan.Jika benar belasan titik aktif tersebar di tiga kawasan itu,
maka ini bukan persoalan kecil. Ini menjadi ujian serius bagi integritas dan
ketegasan aparat penegak hukum di Mimika, khususnya Polres Mimika sebagai garda
terdepan.“Penertiban harus menyentuh akar persoalan, termasuk dugaan
adanya pihak-pihak yang mengendalikan jaringan tersebut,” pinta Ode. Ia
berharap penindakan tidak berhenti pada razia seremonial, tetapi membongkar
jaringan hingga ke atas.Hingga berita ini diterbitkan, Selasa, 12 Mei 2026 Polres
Mimika belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, sumber media ini
menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum dalam memuluskan praktik perjudian.
Namun informasi tersebut masih perlu pembuktian lebih lanjut. Penulis: Hendrik
Editor: GF
12 Mei 2026, 20:27 WIT
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar Bawa Pesan Lingkungan dan Karhutla
Papuanewsonline.com, Riau - Kegiatan yang menjadi salah satu event lari terbesar di Sumatera itu resmi diperkenalkan kepada publik melalui kegiatan launching dan jumpa pers yang digelar di area Car Free Day Pekanbaru, Minggu (10/5/2026). Mengusung tagline “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, event tersebut tidak hanya menghadirkan olahraga lari semata, tetapi juga membawa pesan sosial, kampanye lingkungan, hingga ajakan membangun kepedulian bersama terhadap masa depan Provinsi Riau. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run bukan sekadar agenda olahraga tahunan, melainkan momentum membangun human solidarity dan environmental ethics di tengah masyarakat.Menurut Irjen Herry, masyarakat perlu memperkuat kesadaran kolektif menghadapi potensi musim kemarau panjang pada tahun 2026. Berdasarkan informasi BMKG, periode Juni hingga Agustus diperkirakan memasuki fase kemarau dan fenomena “Super El Nino” yang berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.“Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan,” kata Irjen Herry.Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat mitigasi bencana melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.“Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama,” ujarnya.Irjen Herry menilai olahraga dapat menjadi medium efektif untuk menyatukan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait lingkungan, kesehatan, dan masa depan generasi muda.“Melalui Riau Bhayangkara Run, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara polisi dan masyarakat. Ini bukan hanya tentang berlari, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama menjaga Riau,” tegasnya.Sementara itu, Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026 Kombes Daniel Widya Mucharam mengatakan, event tersebut lahir dari semangat membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang sehat, positif, dan berdampak.Menurut Daniel, Provinsi Riau memiliki sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, mulai dari karhutla, ancaman penyalahgunaan narkoba, hingga pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan satwa khas daerah seperti gajah Sumatera. “Karena itu melalui Riau Bhayangkara Run 2026, kami ingin menghadirkan sebuah kegiatan yang bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki nilai sosial,” ujarnya.Riau Bhayangkara Run 2026 akan menghadirkan tiga kategori utama yakni Half Marathon 21K nasional dan internasional, 10K, serta 5K. Start dan finish akan dipusatkan di Mapolda Riau. Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui website resmi riaubhayangkararun.com. Sementara pengambilan race pack dijadwalkan pada 17–18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru. Wakil Ketua Pelaksana Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang mengatakan, pihak panitia melakukan sejumlah penyempurnaan teknis dibanding tahun sebelumnya.Mulai dari pengaturan parkir yang lebih luas, pengaturan arus peserta, penambahan pos medis, ambulans siaga di sejumlah titik, water station, hingga simulasi crowd flow untuk memastikan kenyamanan seluruh peserta. “Tahun ini fokus utama kami adalah aman, nyaman, tertib, dan profesional. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama,” kata Boy.Selain itu, event tersebut juga telah mengantongi sertifikasi World Athletics sehingga memenuhi standar internasional dalam pelaksanaannya. Race Director Bhakti dari WG menjelaskan peserta nantinya akan mendapatkan jersey premium, timing chip, BIB sesuai kategori, medali finisher, serta merchandise sponsor. Tahun lalu, Riau Bhayangkara Run sukses menyedot antusiasme 13 ribuan pelari dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi salah satu event lari paling ramai di Sumatera. Kesuksesan tersebut menjadi modal besar bagi Polda Riau untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih besar, lebih tertata, dan lebih profesional pada tahun 2026. PNO-12
12 Mei 2026, 18:02 WIT
Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel untuk Maksimalkan Keamanan Masyarakat
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat seluruh peralatan personel Kepolisian. Hal itu dilakukan guna semakin memaksimalkan memberi rasa aman bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan pembukaan rapat kerja teknis (rakernis) Staf Logistik (Slog) Polri di Cipinang, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026). "Dimana salah satunya tadi, bagaimana anggota-anggota kita saya minta untuk ke depan dibekali dengan peralatan yang betul-betul bisa memberikan keamanan bagi masyarakat," kata Kapolri. Kapolri menyebut, dalam kegiatan ini juga diresmikan Slog Lab. Dalam hal ini, kata Kapolri, laboratorium tersebut digunakan untuk mengecek dan memastikan kualitas dari seragam yang diberikan kepada personel betul-betul memenuhi spesifikasi yang menjadi persyaratan Polri."Kita tadi juga melihat dan diperagakan langsung bagaimana kita juga menyiapkan pakaian khususnya untuk personel-personel yang memiliki tugas dalam menghadapi potensi kerusuhan," ujar Kapolri. Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan, seragam personel ke depannya juga disiapkan untuk menghadapi potensi serangan yang terjadi di wilayah rentan konflik. Pakaian tersebut nantinya dirancang bisa untuk menangkal serangan anak panah. "Tadi salah satunya, bagaimana agar pada saat ada serangan, salah satunya di wilayah-wilayah yang sering terjadi konflik, yang sering menggunakan alat panah, tadi diperagakan. Dan Alhamdulillah dengan peralatan yang baru anggota kita bisa terhindar dari potensi apabila ada serangan panah," ucap Kapolri. Kemudian, Kapolri juga mengungkapkan, ke depannya personel juga bakal dibekali dengan berbagai macam alat pengamanan diri untuk menghadapi segala macam potensi tantangan di lapangan. "Apakah itu mulai dari lemparan molotov, kemudian juga tembakan, dan juga tentunya segala macam yang membahayakan anggota," tutur Kapolri. Terkait semua ini, Sigit menegaskan bahwa, hal itu dimaksudkan agar seluruh personel kepolisian bisa menjalankan tugasnya secara maksimal dan optimal. Khususnya dalam rangka memberikan rasa aman masyarakat hingga menghadapi segala macam risiko yang dihadapi. Di sisi lain, dalam kesempatan ini, Kapolri juga membagikan beberapa alat operasional yang sangat dibutuhkan bagi anggota. Di antaranya adalah, 430 unit kendaraan, mulai dari motor, kemudian mobil patroli dengan tenaga listrik, hingga ambulans. "Dan juga peralatan-peralatan patroli di wilayah-wilayah konflik seperti di Papua, Papua Tengah, Dogiyai. Dan juga ambulans yang tentunya sangat dibutuhkan khususnya di situasi-situasi darurat. Juga ada beberapa kendaraan yang bisa digunakan pada saat melayani masyarakat yang terdampak banjir," kata Kapolri.Kapolri berharap, ini semua menjadi bagian untuk mengoptimalkan serta memberikan dukungan terhadap seluruh anggota yang melaksanakan tugas di fungsi operasional serta memberikan pelayanan dan pengamanan masyarakat. "Sehingga kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman, dalam melaksanakan tugas kita mulai dari menjaga stabilitas Kamtibmas sampai dengan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta melakukan tugas-tugas yang terkait dengan penegakan hukum. Khususnya bagaimana kita sebagai institusi yang memiliki tugas menjaga keamanan, menjaga keteraturan sosial, betul-betul bisa maksimal," papar Kapolri. Sementara itu, Kapolri menyebut, Korps Bhayangkara juga menyusun MEPE (Minimal Essential Police Equipment) atau peralatan standar minimal yang wajib dimiliki Polri. "Dan tentunya ini semua bagian dari upaya kita agar kita selalu siap dengan seluruh dukungan peralatan yang ada, disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing. Sehingga kemudian pada saat Polri tampil dan turun, betul-betul bisa melaksanakan tugas pokoknya dengan semaksimal mungkin. Dan harapan kita, semua yang dipersiapkan ini tentunya bisa memberikan pelayanan yang jauh lebih baik kepada masyarakat terhadap tugas-tugas yang dilaksanakan oleh institusi Polri," tutup Kapolri. PNO-12
12 Mei 2026, 17:49 WIT
TPNPB Klaim Rampas Senjata SS1 Milik Anggota TNI AU di Enarotali Paniai
Papuanewsonline.com, Paniai — Tentara Pembebasan Nasional
Papua Barat (TPNPB) melalui Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM mengumumkan
klaim perampasan satu pucuk senjata jenis SS1 milik anggota TNI Angkatan Udara
di Kabupaten Paniai, Papua Tengah.Klaim tersebut disampaikan dalam siaran pers resmi yang
diterima media pada Senin (11/5/2026). Dalam keterangannya, TPNPB menyebut
operasi dilakukan sekitar pukul 12.30 WPB di wilayah Kota Enarotali, Kabupaten
Paniai.“Hari ini senin tanggal, 11 Mei 2026, 12-30 wpb Tentara
Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai aktif
melakukan operasi di kota Enarotali kab, Paniai Papua Tengah,” demikian isi
siaran pers tersebut.Dalam pernyataannya, Komnas TPNPB mengklaim berhasil
merampas satu pucuk senjata SS1 yang disebut milik anggota TNI Angkatan Udara
Kopaskas Bandar Udara Enarotali.“Komnas TPNPB berhasil merampas 1 pucuk senjata merek SS1
milik anggota TNI Angkatan Udara Kopaskas Bandar Udara Enarotali, Kab. Paniai,”
tulis pernyataan itu.TPNPB juga menyatakan siap bertanggung jawab atas aksi
perampasan senjata tersebut. Mereka menyebut operasi dilakukan oleh pasukan
dari Kompi Markas Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai di bawah pimpinan Pangkodap
Matius Gobai dan Wakil Pangkodap Henok Yeimo.“Komnas TPNPB Kodap XIII Kegepa Nipouda Paniai siap
bertanggung jawab atas rampas senjata dari aparat keamanan saat bertugas di
wilayah Paniai,” lanjut isi pernyataan tersebut.Selain menyampaikan klaim perampasan senjata, TPNPB kembali
menyerukan agar pemerintah pusat menarik personel militer dari Papua.
Pernyataan itu secara khusus ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia,
Prabowo Subianto.“Kami tegaskan kepada saudara Presiden RI Prabowo Subianto
segera tarik militer organik maupun non organik dari tanah Papua,” tegas mereka
dalam siaran pers tersebut.Pernyataan itu diumumkan oleh Juru Bicara Komnas TPNPB-OPM,
Sebby Sambom, atas nama Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.
Mereka menyebut informasi tersebut merupakan laporan resmi dari markas Kodap
XIII Kegepa Nipouda Paniai kepada pimpinan pusat organisasi.Hingga berita ini diterbitkan, Papuanewsonline.com belum
memperoleh konfirmasi maupun tanggapan resmi dari pihak TNI, TNI Angkatan
Udara, maupun aparat keamanan terkait klaim perampasan senjata yang disampaikan
TPNPB tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. (GF)
12 Mei 2026, 09:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru