logo-website
Minggu, 19 Apr 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
147,55 Juta Perjalanan Warnai Angkutan Lebaran 2026, Menhub Dudy Resmi Tutup Posko Terpadu Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi resmi menutup Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 (1447 H) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Senin (30/3/2026). Penutupan ini menandai berakhirnya masa pelayanan arus mudik dan balik Lebaran yang berlangsung sejak 13 hingga 29 Maret 2026.Dalam kesempatan tersebut, Menhub Dudy mengungkapkan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini mencapai angka yang sangat besar. Berdasarkan data Mobile Positioning Data (MPD), total perjalanan tercatat sebanyak 147,55 juta orang atau meningkat 2,53 persen dibanding hasil survei awal yang memproyeksikan 143,92 juta orang."Penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini merupakan kerja besar bersama, yang melibatkan koordinasi lintas sektor secara intensif, baik antar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, maupun seluruh pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, selamat, dan lancar," tutur Menhub Dudy.Selain peningkatan jumlah perjalanan masyarakat, angka penumpang angkutan umum juga menunjukkan tren positif. Selama periode Angkutan Lebaran 2026, total penumpang mencapai 23,54 juta orang atau naik 10,87 persen dibanding tahun 2025 yang tercatat 21,23 juta penumpang.Dari rincian moda transportasi, angkutan jalan mencatat 3,89 juta penumpang atau naik 11,64 persen dari tahun lalu. Moda laut mencapai 2,02 juta penumpang dengan kenaikan 9,86 persen, sementara moda udara mencatat 4,77 juta penumpang atau meningkat 6,97 persen.Sementara itu, moda kereta api menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan total 7,31 juta penumpang, naik 10,13 persen dibanding 2025. Adapun moda penyeberangan mencatat kenaikan paling signifikan sebesar 15,36 persen dengan total 5,52 juta penumpang.Di sisi keselamatan, Menhub Dudy menyoroti adanya capaian yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah kecelakaan lalu lintas selama masa Angkutan Lebaran 2026 tercatat sebanyak 3.517 kejadian, turun 6,31 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 3.754 kejadian.Lebih jauh, angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga mengalami penurunan signifikan sebesar 31,19 persen. Tahun ini jumlah korban meninggal tercatat 300 jiwa, jauh lebih rendah dibanding Angkutan Lebaran 2025 yang mencapai 436 jiwa."Capaian ini patut kita syukuri, namun juga harus kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan. Saya ingin menekankan kembali bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi. Tidak boleh ada kompromi dalam aspek kelaikan sarana, kesiapan prasarana, maupun kepatuhan terhadap standar operasional," ujar Menhub Dudy.Ia menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan akan terus memperkuat aspek keselamatan melalui ramp check, pengawasan lapangan, hingga pengendalian lalu lintas yang terintegrasi. Pemanfaatan teknologi dan sistem informasi juga terus didorong guna meningkatkan respons cepat terhadap dinamika di lapangan.Di sisi pelayanan, Menhub menekankan bahwa transportasi tidak hanya soal memindahkan orang dan barang, tetapi juga memastikan rasa aman, nyaman, serta kepastian bagi masyarakat selama perjalanan."Transportasi haruslah menjadi sebuah upaya memindahkan orang dan barang, seraya menghadirkan rasa aman, nyaman, dan memberikan kepastian kepada masyarakat," lanjut Menhub.Dalam penutupan posko tersebut, Menhub Dudy turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, operator transportasi, hingga petugas lapangan yang bekerja tanpa kenal lelah selama masa Lebaran.Ucapan terima kasih juga disampaikan secara khusus kepada media massa dan para jurnalis nasional yang dinilai telah menyajikan informasi secara akurat, lengkap, dan jujur sehingga membantu masyarakat memperoleh gambaran situasi perjalanan mudik dan balik secara real time."Dan tentu saja, saya harus menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mematuhi arahan petugas serta berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan," imbuh Menhub.Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala BASARNAS Mohammad Syafii, serta sejumlah pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Perhubungan. (GF) 31 Mar 2026, 13:33 WIT
Ekonomi Lokal dan Digitalisasi Jadi Fokus Utama Musrenbang Mimika 2026 Papuanewsonline.com, Mimika — Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang strategis dan berkelanjutan dalam sambutan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten yang digelar di Kantor Bappeda, Senin (30/03/2026).Ia menyampaikan bahwa rangkaian perencanaan pembangunan telah dimulai dari tingkat distrik, dilanjutkan dengan forum RKPD, hingga Musrenbang kabupaten, yang selanjutnya akan berlanjut ke tingkat provinsi dan nasional.“Seluruh proses ini menjadi bagian penting dalam merumuskan arah pembangunan yang terintegrasi dari daerah hingga pusat,” ujar Johannes.Menurutnya, tema pembangunan nasional tahun ini berfokus pada akselerasi ekonomi berbasis kearifan lokal serta penguatan digitalisasi. Oleh karena itu, Mimika yang kaya akan sumber daya alam dan budaya harus mampu mengoptimalkan potensi tersebut dalam perencanaan pembangunan.Johannes menegaskan bahwa tujuan utama pembangunan adalah mewujudkan masyarakat Mimika yang sejahtera. Hal ini hanya dapat tercapai jika masyarakat berada dalam kondisi sehat, cerdas, aman, dan damai, sehingga mampu menjalankan aktivitas ekonomi secara optimal.Ia juga mengungkapkan capaian positif pada tahun 2025, di mana terjadi peningkatan sekitar 30 persen jumlah unit usaha kecil di Mimika. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap program pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat.“Program yang disusun harus menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan pemerintah,” tegasnya.Dalam sektor infrastruktur, Johannes menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia. Ia mengingatkan agar pembangunan fasilitas seperti sekolah dan layanan kesehatan harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga pengajar dan tenaga medis.Selain itu, ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberikan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM, khususnya pengusaha lokal, agar produk Mimika memiliki daya saing dan nilai tambah.Saat ini, tercatat sekitar 8.500 UMKM di Mimika, namun baru sekitar 25 persen yang memanfaatkan platform digital. Meski begitu, sejumlah produk lokal seperti noken telah menembus pasar internasional hingga Belanda dan Amerika, serta produk buah merah yang telah dipasarkan hingga Chile.“Ini menunjukkan bahwa digitalisasi membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.Ke depan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan mendorong pengembangan ekonomi berbasis kearifan lokal melalui sektor pariwisata yang diharapkan berdampak pada pertumbuhan sektor perhotelan, restoran, dan usaha pendukung lainnya.Johannes juga menekankan pentingnya data potensi kampung sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Setiap distrik diminta untuk mengidentifikasi potensi wilayahnya secara optimal.Ia turut menyoroti peran perbankan dalam mendukung akses pembiayaan bagi UMKM dan koperasi, serta mendorong perubahan pola bantuan menjadi pendampingan berkelanjutan.Dalam pelaksanaan pembangunan, Johannes menyebut adanya berbagai sumber pendanaan, mulai dari APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten, hingga dukungan pihak swasta seperti PT Freeport melalui program CSR.“Kolaborasi dan integrasi program menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.Sebagai langkah ke depan, pemerintah daerah akan menyusun blueprint pembangunan berbasis program prioritas guna memperjelas pembagian peran antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan mitra pembangunan.Ia berharap Musrenbang ini menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi masyarakat yang dapat diterjemahkan menjadi program nyata dan berdampak langsung.“Semoga forum ini menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas bagi Kabupaten Mimika ke depan,” pungkasnya. Penulis: Bim Editor: GF 31 Mar 2026, 13:27 WIT
Dinas PU Mimika Imbau Warga Jaga Fasilitas, Penanganan Infrastruktur Air Dilakukan Menyeluruh Papuanewsonline.com, Mimika — Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar tidak dirusak. Imbauan tersebut disampaikannya saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (30/03/2026).Ia menjelaskan, pemerintah melalui Dinas PU tahun ini akan melakukan penanganan menyeluruh terhadap berbagai kerusakan fasilitas, khususnya infrastruktur air di sejumlah wilayah. Penanganan dilakukan secara simultan dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kapasitas pengelolaan profesional.Menurutnya, pemerintah telah menginventarisasi sejumlah kerusakan dan titik-titik krusial yang mengalami gangguan, termasuk fasilitas yang tidak berfungsi optimal. Pada tahap awal, perbaikan akan ditangani oleh Dinas PU, sementara pengelolaan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak ketiga melalui kerja sama kontraktual.“Dari laporan distrik dan kampung, masyarakat masih mengalami keterbatasan dalam melakukan perawatan, terutama saat terjadi kerusakan peralatan. Karena itu, diperlukan pengelolaan profesional agar fasilitas dapat berfungsi secara berkelanjutan,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan, sejumlah kerusakan fasilitas disebabkan oleh pencurian komponen penting, seperti panel solar cell dan inverter. Akibatnya, fasilitas seperti pompa air tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya.Awalnya, pengelolaan fasilitas diserahkan kepada masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya belum berjalan optimal, sehingga kini pemerintah mengambil alih kembali untuk ditata ulang. Tahun ini, anggaran khusus telah disiapkan untuk perbaikan sebelum nantinya dikelola oleh pihak profesional.Adapun wilayah yang menjadi prioritas penanganan meliputi Mimika Barat Jauh, Kapiraya, Mimika Barat Tengah (termasuk Utama Puruka), Mimika Barat (Kokonau), Mimika Tengah (Atuka), serta Manasari dan Nayaro.Selain penanganan, pemerintah juga merencanakan pembangunan baru menggunakan sistem desalinasi di wilayah Ipaya pada tahun ini.Ke depan, setiap pembangunan fasilitas tidak lagi langsung diserahkan kepada masyarakat, melainkan kepada pengelola profesional yang akan menempatkan tenaga teknis dan mekanik di lapangan guna memastikan operasional dan perawatan berjalan optimal.Pemerintah saat ini juga membangun komunikasi dengan berbagai pihak, seperti PT Freeport Indonesia, pemerintah daerah, serta pihak swasta, termasuk Koperasi Maria Bintang Laut. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan fasilitas sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.Melalui kerja sama tersebut, pemerintah optimistis seluruh fasilitas, baik yang dibangun pemerintah maupun pihak swasta, dapat dikelola lebih baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir dan pinggiran. Penulis: Bim Editor: GF 30 Mar 2026, 18:06 WIT
Pemkab Mimika Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan, Bupati Ingatkan Konsekuensi Bagi Daerah Papuanewsonline.com, Mimika — Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam menjalankan seluruh program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah pusat, Senin (30/03/2026).Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan bahwa setiap daerah wajib melaksanakan program-program tersebut sesuai arahan Presiden dan kebijakan pemerintah pusat, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.Menurutnya, terdapat konsekuensi atau sanksi bagi daerah yang tidak menjalankan program strategis nasional dengan baik. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk bekerja serius dan bertanggung jawab dalam pelaksanaannya.“Standar kebijakan ditetapkan di pusat, sementara pelaksanaannya berada di daerah dengan dukungan anggaran dari pusat. Ini harus dipahami dengan baik oleh seluruh pejabat,” ujarnya.Ia mengungkapkan, dari 12 program strategis nasional yang telah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Mimika telah melaksanakan seluruhnya, meski diakui belum berjalan maksimal.Ke depan, Bupati menekankan perlunya peningkatan kinerja dan koordinasi agar pelaksanaan program dapat lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan aparatur dalam menyikapi berbagai kebijakan nasional. Terkait wacana penerapan work from home (WFH), menurutnya, hal tersebut perlu disikapi secara bijak.“Meskipun belum ada instruksi resmi yang kita terima secara langsung, kita sudah memperoleh informasi dari berbagai sumber. Kebijakan ini juga bertujuan untuk efisiensi, termasuk dalam penggunaan bahan bakar. Karena itu, kita diharapkan berperan dalam penghematan dan penggunaan sumber daya secara bijak,” jelasnya.Dengan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap seluruh program nasional dapat berjalan efektif di daerah serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penulis: Bim Editor: GF 30 Mar 2026, 15:33 WIT
Bupati Boven Digoel Arahkan ASN Untuk Tingkatkan Kedisiplinan dan Kinerja Papuanewsonline.com, Boven Digoel - Bupati Boven Digoel memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, Bupati menyampaikan sejumlah arahan strategi terkait kedisiplinan, kinerja pemerintahan, serta tanggung jawab pelayanan publik.Bupati mengapresiasi ASN yang tetap hadir dan menjalankan tugas dengan semangat, sekaligus mengingatkan pentingnya kehadiran pimpinan perangkat daerah sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan organisasi pemerintahan. "Laksanakan tugas seperti biasa dan menunjukkan kinerja melalui kerja nyata. Sampai isu yang berkembang justru menurunkan semangat kerja," tegas Bupati.Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah pelayanan kepada masyarakat, bukan simbol prestise. Seluruh pejabat diminta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan menyelaraskan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. "Jabatan adalah amanah, bukan simbol prestise," tambahnya.Bupati juga menyoroti peran kepala distrik agar lebih aktif hadir di wilayah kerja masing-masing. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dinilai penting dan tidak hanya dilakukan pada momentum hari besar keagamaan maupun peringatan nasional.Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai tanggung jawab bersama seluruh pimpinan OPD. Ia meminta seluruh jajaran segera menyesuaikan program kerja dengan dinamika kebijakan pemerintah pusat.Dengan apel gabungan ini, Bupati berharap ASN Kabupaten Boven Digoel dapat meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat komitmen untuk bekerja lebih disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penulis: Hend Editor: GF 30 Mar 2026, 15:00 WIT
Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Dir Intelkam: Tingkatkan Monitoring Lapangan Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku memperkuat peran deteksi dini keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui apel pagi gabungan yang dipimpin Direktur Intelijen Keamanan (Dir Intelkam), Senin (30/3/2026), di Ambon.Apel pagi gabungan personel dan aparatur sipil negara (ASN) Polda Maluku digelar di Lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Tantui, Kota Ambon. Kegiatan tersebut diikuti para pejabat utama serta perwira menengah sebagai bagian dari konsolidasi internal pasca pelaksanaan tugas pengamanan wilayah.Dalam arahannya, Dir Intelkam Polda Maluku menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh personel yang merayakan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polda Maluku dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel dan ASN yang telah melaksanakan tugas dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Maluku tetap kondusif,” ujarnya.Lebih lanjut, Dir Intelkam menegaskan pentingnya penguatan fungsi intelijen melalui peningkatan monitoring situasi di lapangan. Seluruh personel diminta aktif melakukan pemantauan perkembangan kamtibmas di wilayah tugas masing-masing.Ia juga menekankan agar setiap informasi yang diperoleh segera dilaporkan secara berjenjang sebagai bagian dari sistem deteksi dini dan peringatan cepat kepada pimpinan, sesuai dengan Instruksi Kapolri Nomor 1 Tahun 1997.“Monitoring situasi kamtibmas harus dilakukan secara intensif dan dilaporkan secara berjenjang. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pimpinan,” tegasnya.Apel pagi ini menjadi wujud komitmen Polri, khususnya Polda Maluku, dalam memperkuat fungsi intelijen sebagai garda terdepan menjaga stabilitas keamanan. Langkah ini sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali melalui sistem pelaporan yang cepat, akurat, dan terintegrasi. PNO-12 30 Mar 2026, 14:48 WIT
Polri Fasilitasi Petani Jagung SBB, Bulog Siap Serap 4 Ton Hasil Panen Desa Tala Papuanewsonline.com, Ambon - Polsek Kairatu Timur, Polres Seram Bagian Barat, memfasilitasi koordinasi petani jagung Desa Tala dengan Bulog Provinsi Maluku di Ambon, Jumat (27/3/2026), guna memastikan penyerapan hasil panen yang telah memenuhi standar nasional.Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 WIT di Kantor Bulog Provinsi Maluku itu dipimpin Kapolsek Kairatu Timur Iptu Lodewyk R. Alfons bersama Bhabinkamtibmas Desa Tala Aipda Victor Siloy. Koordinasi dilakukan dengan manajemen Bulog guna mempercepat distribusi dan pemasaran hasil panen petani sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.Dalam pertemuan tersebut, Bulog melakukan uji kualitas jagung pipil milik kelompok tani (poktan) Desa Tala. Hasil pengujian menunjukkan kadar air jagung berada pada kisaran 12,9 hingga 13,1 persen, sesuai standar pembelian Bulog yang mensyaratkan maksimal 14 persen.Kapolsek Kairatu Timur menegaskan, peran Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif mengawal program ketahanan pangan hingga ke tingkat petani.“Polri hadir sebagai fasilitator untuk memastikan hasil panen masyarakat dapat terserap pasar dengan baik. Ini bagian dari dukungan kami terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani,” ujarnya.Bulog Provinsi Maluku menyatakan kesiapan menyerap hasil panen jagung petani Desa Tala dengan harga Rp6.400 per kilogram, ditambah PPh 1,5 persen, dengan syarat telah dikemas dalam karung bersih. Rencana penyerapan dijadwalkan pada 7–8 April 2026 dengan volume sekitar 4 ton.Namun, keterbatasan gudang penampungan di Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi kendala distribusi. Untuk itu, petani disarankan mengirim hasil panen langsung ke gudang Bulog di kawasan Kate-kate, Ambon.Perwakilan Bulog menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung penyerapan hasil pertanian lokal selama memenuhi standar mutu.“Kami siap membeli hasil panen petani sepanjang kualitasnya sesuai ketentuan. Ini bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung petani lokal,” kata perwakilan manajemen Bulog.Melalui sinergi Polri, Bulog, dan petani, diharapkan rantai distribusi hasil pertanian di wilayah Seram Bagian Barat semakin efisien, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. PNO-12 30 Mar 2026, 14:43 WIT
Polisi Kerahkan 637 Personel Gabungan Amankan Tradisi Pukul Sapu Papuanewsonline.com, Leihitu – Sebanyak 637 personel gabungan dari Polda Maluku dan Polresta Ambon dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan tradisi adat Pukul Sapu di Desa Mamala dan Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (28/3/2026).Pengamanan dilakukan melalui razia kendaraan bermotor roda dua dan roda empat yang menuju lokasi kegiatan. Aparat menyasar minuman keras, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Ambon, Kompol Androyuan Elim, S.I.K., bersama jajaran, serta melibatkan personel Polsek Leihitu.Selain razia, ratusan personel juga disiagakan di lokasi acara dan sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengingat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti tradisi tahunan tersebut.Tradisi Pukul Sapu sendiri merupakan warisan budaya masyarakat Mamala dan Morella yang sarat nilai historis dan filosofis. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, tradisi ini juga dimaknai sebagai simbol keberanian, solidaritas, serta sarana mempererat tali persaudaraan antar warga.Kabidhumas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.“Polda Maluku bersama jajaran berkomitmen memberikan pengamanan terbaik pada setiap kegiatan masyarakat, termasuk tradisi adat seperti Pukul Sapu. Upaya preventif melalui razia dan pengawasan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan sejak dini, sehingga masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dalam pelaksanaan tradisi tersebut.Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan dan razia berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. PNO-12 30 Mar 2026, 14:34 WIT
400 Siswa Terbaik Nasional Ikuti Seleksi Terpusat SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Akpol Semarang Papuanewsonline.com, Semarang - Sebanyak 400 siswa terbaik nasional hasil seleksi Nusantara Standard Test (NST) Tahap II dalam rangka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 mulai berdatangan dari seluruh Indonesia ke Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang untuk mengikuti Seleksi Terpusat yang akan dilaksanakan mulai 31 Maret 2026.SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) sebelumnya telah mengumumkan hasil NST Tahap II, yang menetapkan 400 peserta terbaik nasional untuk melanjutkan ke tahap akhir seleksi. Kehadiran para peserta di Akpol Semarang menjadi penanda dimulainya fase krusial dalam proses penjaringan calon siswa unggulan.Dari total 3.000 peserta yang lolos NST Tahap I, sebanyak 2.644 siswa mengikuti NST Tahap II dengan tingkat partisipasi mencapai 88,13% dari seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya antusiasme serta komitmen generasi muda dalam mengikuti seleksi berbasis meritokrasi.NST Tahap II menguji kompetensi Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan soal berbahasa Inggris, serta kemampuan Bahasa Inggris. Penilaian menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) yang mengukur kemampuan peserta secara objektif, adaptif, dan presisi berdasarkan tingkat kesulitan soal.Penetapan kelulusan dilakukan melalui merit ranking nasional, dengan tingkat persaingan yang sangat ketat. Skor peserta Top 400 berada pada rentang 630 hingga 770, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 580. Hanya sekitar 15,1% peserta yang masuk kategori 5–7 (Baik hingga Luar Biasa) berdasarkan skala prediktif International Baccalaureate (IB).Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kehadiran peserta dari seluruh Indonesia di Akpol Semarang mencerminkan semangat kompetisi sehat dan seleksi yang inklusif.“SPMB SMA KTB bukan sekadar seleksi akademik. Sistem ini dirancang transparan, berbasis data, dan mengedepankan meritokrasi. Empat ratus peserta yang lolos adalah representasi potensi terbaik bangsa yang telah melewati standar akademik tinggi dan evaluasi yang objektif,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.Ia menambahkan, proses seleksi yang dilaksanakan secara terpusat di Akpol Semarang memastikan standar penilaian yang sama bagi seluruh peserta. Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam menghadirkan proses yang adil dan akuntabel.Secara tidak langsung, Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari Transformasi Polri Presisi, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia unggul melalui jalur pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.Sebanyak 400 peserta terbaik berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Sepuluh provinsi dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan.Dari sisi komposisi, peserta terdiri dari 251 laki-laki (62,75%) dan 149 perempuan (37,25%). Berdasarkan asal sekolah, peserta berasal dari SMP negeri (44%), swasta kurikulum nasional (42,5%), dan swasta kurikulum internasional (13,5%). Data ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang sekolah, melainkan oleh kesiapan akademik dan daya saing individu.Pada tahap seleksi terpusat di Akpol Semarang, peserta akan menjalani rangkaian seleksi akhir yang meliputi tes akademik lanjutan, IELTS prediction test, pemeriksaan kesehatan (rikkes), tes psikologi dan penelusuran mental kepribadian (PMK), uji kesamaptaan jasmani, Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara orang tua dan siswa.Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, nantinya akan dijaring sekitar 180 peserta didik terbaik untuk menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan kedua.SPMB SMA KTB 2026 menjadi momentum strategis dalam menjaring calon peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Melalui sistem pendidikan berasrama, SMA KTB diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap berkiprah di tingkat nasional maupun global.Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses seleksi yang kredibel, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan informasi ini dapat segera diketahui masyarakat. PNO-12 30 Mar 2026, 14:21 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT