logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Satgas Ops Res Merauke Amankan Tahapan Akhir Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Kepala Daerah Papuanewsonline.com, Merauke – Memasuki hari terakhir tahapan pemeriksaan kesehatan bagi para calon kepala daerah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Satgas Ops Res Merauke melaksanakan pengamanan ketat di RSUD Merauke, Senin (02/09/2024). Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Cartenz (OMPC) II 2024 Papua Selatan, yang melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan tugas, dipimpin oleh perwira yang ditunjuk dari Polsek Merauke Kota.Tahapan pemeriksaan kesehatan ini sangat krusial, mengingat para bakal calon Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati di Provinsi Papua Selatan harus menjalani serangkaian tes kesehatan sebagai syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya dalam proses pencalonan. Pemeriksaan kesehatan ini telah berlangsung sejak tanggal 29 Agustus 2024 hingga 2 September 2024, setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIT.Kasatgas Humas OMPC II 2024, Kompol Nurjanah, menjelaskan bahwa pengamanan di lokasi kegiatan dilakukan dengan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dan melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk KPU Provinsi Papua Selatan, KPU Kabupaten Merauke, Bawaslu Provinsi Papua Selatan, Bawaslu Kabupaten Merauke, serta pihak RSUD Merauke."Demi kelancaran kegiatan, kami telah melakukan berbagai persiapan pengamanan dan berkoordinasi dengan pihak penyelenggara serta pengawas Pilkada. Ini penting untuk memastikan bahwa seluruh pasangan calon, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, dapat menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan dengan aman dan tertib," ujar Kompol Nurjanah pada Selasa (3/9).Kemarin, bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Selatan, Nicolaus Kondomo dan Baidin Kurita, merupakan pasangan terakhir yang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Merauke. Hasil pemeriksaan kesehatan ini nantinya akan diserahkan kepada KPU masing-masing, dan pengumuman hasilnya akan dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan.Kompol Nurjanah juga menegaskan bahwa pengamanan ini akan terus dilakukan hingga seluruh tahapan OMPC II 2024 selesai, sebagai wujud komitmen Polda Papua dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung, terutama di wilayah Papua Selatan. "Kami akan terus mengawal seluruh tahapan ini hingga selesai, untuk memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai," pungkasnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 20:23 WIT
Menuju Pilkada Serentak, Polda Papua Gelar Acara Doa Bersama Papuanewsonline.com, Jayapura – Demi terciptanya Pilkada yang Damai, Lancar, Tertib dan Sukses di Tahun 2024 ini, Polda Papua menggelar kegiatan Doa bersama yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Jayapura, JL. Baru Kemiri Sentani, Senin (02/09).Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Bupati Jayapura, Ir. Semuel Siriwa, M.Si., Sekda kabupaten Jayapura, Ibu Dr. Hana S. Hikoyabi, S.Pd., M.KP., Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Ibu Cintya Ruliani Talantan S.Kom., Dir Binmas Polda Papua, Kombes Pol. Erick Kadir Sully, S.I.K., Kapolres Jayapura, AKBP Umar Nasatekay, S.IK., serta tamu undangan terhormat lainnya.Dalam kesempatannya Pj. Bupati Jayapura, Ir. Semuel Siriwa, M.Si. menyampaikan bahwa pada kesempatan ini lebih dari 85 hari ke depan Akan dilaksanakan Pilkada tahun 2024, tentunya diharapkan menjadi pemilu yang aman, damai, dan tertib.“Atas sama Pemerintah Kabupaten Jayapura, saya ingin menitip berbagai pesan, termasuk dari Polres Jayapura yang terlebih tadi dari Toko Adat yang diwakili agar Pilkada ini benar-benar aman, damai, tertib dan sukses,” ucapnya.Lebih lanjut Ia menambahkan untuk kepada seluruh masyarakat Kepala Daerah terutama kepada peserta yang mencalonkan diri, agar tentunya masyarakat bisa memilih dengan damai dan tenang untuk menjaga situasi tetap kondusif.“Sebagaimana perkara itu akan terlaksana dengan baik, kita harapkan pasangan-pasangan inilah yang nanti akan mengkondisikan situasi, sehingga seluruh persiapan bahkan sampai pelaksanaan dan pendetapan Bupati, diharapkan dalam kondisi aman, damai, tertib dan sukses.Adapun setelah pelaksanaan sambutan serta, doa Bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas dari seluruh instansi maupun stake holder, serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi Pilkada serentak di Kabupaten Jayapura tetap aman dan damai. (PNO-12) 03 Sep 2024, 20:01 WIT
Hadiri Upacara Ziarah di TMP Kapahaha Ambon, Wakapolda: Selamat HUT ke-79 TNI AL Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI Angkatan Laut, Lantamal IX/Ambon melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kapahaha, Kota Ambon, Selasa (3/9/2024).Upacara ziarah dan tabur bunga untuk mengenang jasa para pahlawan ini turut dihadiri oleh Wakapolda Maluku Brigjen Pol Sumadi, S.Ik., M.H. Hadir Komandan Lantamal IX/Ambon, Kabakamla Zona Maritim Timur, dan Danguspurla Koarmada III TNI AL.Pelaksanaan upacara dimulai pukul 08.00 WIT. Wakapolda Maluku bersama petinggi TNI AL di Maluku terlihat mengikuti upacara dengan penuh khidmat.Kehadiran Wakapolda juga menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI AL dan Polri di wilayah Maluku, dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban kawasan maritim yang strategis.Pada kesempatan itu, Wakapolda menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dilaksanakannya upacara ziarah di TMP sebagai bentuk penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengenang jasa-jasa mereka dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI."Kami menyampaikan selamat hari ulang tahun kepada TNI AL yang ke 79. Semoga TNI AL selalu terdepan dalam menjaga wilayah maritim Indonesia, khususnya di perairan provinsi Maluku," katanya.Wakapolda juga berharap ke depan TNI AL dan Polri di wilayah Maluku selalu bersinergi dan solid dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif."Kita juga berharap ke depan TNI AL dan Polri di Maluku terus meningkatkan kerjasama, sinergitas dalam menjaga situasi kamtibmas khususnya di wilayah perairan," harapnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 19:53 WIT
PBNU Imbau Santri Tak Terprovokasi Pembenturan Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - PBNU mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) dan santri untuk tidak terprovokasi pembenturan yang tengah terjadi. Belakangan, pembenturan antara santri dan Polri tengah santreng terdengar. Di media sosial, ada penggerakan buzzer untuk memviralkan tagar #santrimenolakpolisi."Selama ini hubungan Polri dan santri sangat baik. Apalagi Pak Kapolri Jenderal Sigit itu sangat takdzim dengan kiai," kata Latopada dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9/24).Menurutnya, tagar tersebut menumpang isu pembubaran unjuk rasa dengan semprotan gas air mata dari polisi. Sebab, ada yang mengenai beberapa santri yang sedang berada di sekitar lokasi."Untuk kasus gas air mata ini, saya kira Polri melalui Kabid humas Polda Jateng sudah meminta maaf dan mendatangi lokasi. Jadi janganlah ini dibesar-besarkan dengan tujuan membenturkan santri NU dan polri," ungkapnya.Lebih lanjut ia memaparkan, hubungan antara Polri dan santri, terutama santri NU dan pondok pesantren, sangat baik. Polri selalu bersinergi di setiap kegiatan santri."Secara pribadi kapolri sangat takdzim sama kiai. Beliau kerap sowan untuk meminta masukan dan saran dari para kiai NU. Jadi sangat tidak mungkin ada niatan dari polisi memusuhi santri," jelasnya.Ditambahkannya, Kapolri juga sangat dekat dengan siapapun. Apalagi, Jenderal Sigit saat ini sangat mudah ditemui dan diajak berdialog.Kapolri juga dipandangnya berhasil membawa polisi menjadi pengayom masyarakat dan benar-benar berfungsi menertibkan masyarakat dan menjadi penegak hukum yang baik."Jadi kalau ada yang mengatakan Kapolri sulit ditemui itu pasti Hoax. Asal keperluannya jelas untuk kepentingan negeri saya kira Kapolri bisa ditemui kapanpun," jelasnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 19:39 WIT
Eks Kajati Papua Bongkar Aromah TPPU Johanes Rettob Papuanewsonline.com, Jakarta- Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono membongkar aromah busuk dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret Plt Bupati Mimika Johanes Rettob.Witono membenarkan bahwa disaat menjabat, Kejaksaan Tinggi Papua   telah mengantongi data dari PPATK terkait dengan dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob." Benar, sudah ada data dari PPATK, jadi walaupun kasus dugaan korupsi yang bersangkutan sudah punya kekuatan hukum tetap, namun ada data dari PPATK yang yang bisa ditindaklanjuti, karena tidak ada kaitan dengan kasus asal (dugaan korupsinya), saya kira ini menjadi ujian bagi Pak Kajati yang baru," ujar Witono melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (3/9/2024).Witono menyebutkan, data dari  PPATK tinggal didalami oleh penyidik karena tidak berkaitan dengan kasus asal yang sudah berkekuatan hukum tetap." Tolong dimonitor, karena perkara itu harus dilanjutkan, mengingat ada beberap temuan PPATK hal yang tidak berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap, misalnya dugaan TPPU terkait perjalanan dinas kan sudah ada data dari PPATK, sehingga ini ujian bagi Pak Kajati yang baru," ujarnya.Terpisah Diketahui, skandal dugaan Tindak pencucian uang (TPPU) Johenas Rettob hingga kini masi mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.Beredar informasi, mengandap-nya perkara  kasus dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob  ini, karena ada hubungan emosional pihak berperkara dengan Aspidsus Kejati Papua yang baru.Beberapa waktu lalu Kejati Papua,  menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob. Sehingga Kejati Papua telah mengantongi data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).Padahal  Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono , disaat menjabat didampingi Kasipenkum Aguwani, dengan gaganya menerangkan di Media  bahwa, Kejati Papua telah mengantongi bukti awal dugaan TPPU dari Plt Bupati Mimika Johanes Rettob Cs dari PPATK.Alhasil saat itu Witono mengaku pihaknya akan menaikkan status TPPU tersebut ke tahap penyidikan dengan menetapkan Johanes Rettob jadi tersangka, sehingga tinggal menunggu waktu, namun dari tahun 2023 hingga akhir 2024 kasus tersebut berjalan ditempat, yakni masih mengendap di laci penyidik  Kejaksaan Tinggi Papua.(Tim). 03 Sep 2024, 17:08 WIT
Kajati Papua Hendrizal Husin Diminta Jangan " Mandul " Tuntaskan Kasus TPPU JR Papuanewsonline.com, Jakarta- Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Hendrizal Husin diminta jangan " Mandul " dalam menuntaskan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob Cs.Demikan disampaikan koordinator Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa orang asli Papua Anti Korupsi, Alfred Pabika di Jakarta, Selasa (3/9/2024).Alfred meminta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Hendrisal Husin bersama jajaranya jangan bermain di air keruh, karena data awal dari PPATK menjadi dasar proses pengambilan keterangan dari Johanes Rettob sudah harus dilaksanakan." Kami sudah bertatap muka dengan Kepala Pusat penerangan hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, dan beliau sampaikan bahwa penanganan perkara dugaan tindak pidana pencucuan uang (TPPU), yang menyeret Plt Bupati Mimika, Johanes Rettob ditangani Kejaksaan Tinggi Papua, tapi belum ada kejelasan," ujar Alffred.Alffred berharap agar Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Hendrizal Husin beserta jajaranya transparan dalam penanganan perkara tersebut. "Kami sebagai penggiat anti korupsi orang asli papua benar-benar kecewa atas sikap dan tindakan dari pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Papua, yang terkesan mandul dalam mengusut tuntas kasus ini," jelasnya.Terpisah, Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Witono membenarkan bahwa disaat menjabat pihaknya telah mengantongi data dari PPATK terkait dengan beberapa hal yang berhubungan dengan dugaan TPPU yang menyeret Johanes Rettob." Benar, sudah ada data dari PPATK, terkait beberapa hal, jadi saya kira ini menjadi ujian bagi Pak Kajati yang baru," ucapnya.Disinggung terkait bebasnya Johanes Rettob sesuai putusan Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap, Ia menyatakan dari data PPATK, penyelidikan TPPU bisa dilakukan karena tidak ada kaitan dengan kasus dugaan korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap." Tolong dimonitor, karena perkara itu harus dilanjutkan, mengingat ada beberap temuan PPATK hal yang tidak berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap itu, dan ini ujian bagi Pak Kajati yang baru," jelasnya.Sementara itu Diketahui, skandal dugaan Tindak pencucian uang (TPPU) Johenas Rettob hingga kini masi mengendap di laci penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.Beberapa waktu lalu Kejati Papua,  menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan oleh Plt Bupati Mimika Johannes Rettob. Sehingga Kejati Papua telah mengantongi data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).Saat itu Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Witono  menerangkan bahwa ada beberapa hal yang sifatnya TPPU kaitannya dengan (Johannes) Rettob. Witono mengaku pihaknya akan menaikkan status TPPU tersebut dengan menetapkan Johanes Rettob jadi tersangka, sehingga tinggal menunggu waktu, namun dari tahun 2023 hingga akhir 2024 kasus tersebut berjalan ditempat di Kejaksaan Tinggi Papua.(Tim) 03 Sep 2024, 15:35 WIT
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi JICA Indonesian Papuanewsonline.com, Ambon – Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., menerima kunjungan silaturahmi dari perwakilan Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesian Office. Yang datang yaitu Mr. Kashima Kohei, Project Formulation Advisor, JICA Indonesian Office, dan Kombes Pol (Purn) Ermiady Yadi, Security Advisory, JICA Indonesian Office.Pertemuan silaturahmi dengan Kapolda dihelat di ruang tamu Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Selasa (27/8/2024). Turut hadir mendampingi Kapolda yakni Direktur Binmas Polda Maluku.Pada pertemuan tersebut kedua pihak membicarakan mengenai potensi kerjasama hingga tantangan operasional ke depan di wilayah Maluku.Kapolda Maluku saat menerima kedatangan perwakilan JICA Indonesian Office memberikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan mereka di Markas Polda Maluku."Polda Maluku selalu terbuka dan menyambut baik segala bentuk kerjasama, terutama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku," kata Irjen Eddy Sumitro Tambunan.Untuk diketahui, JICA atau Badan Kerja Sama Internasional Jepang, adalah sebuah lembaga yang didirikan pemerintah Jepang untuk membantu pembangunan negara-negara berkembang. Lembaga ini berada di bawah kekuasan Departemen Luar Negeri.Selain mempererat hubungan bilateral, pertemuan yang dilakukan juga membahas berbagai aspek terkait situasi dan kondisi geografis serta karakteristik wilayah Maluku yang menjadi tantangan bagi pelaksanaan tugas kepolisian. Diskusi yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerjasama strategis yang lebih kuat antara Polda Maluku dan JICA dalam berbagai bidang. (PNO-12) 03 Sep 2024, 12:11 WIT
Tingkatkan Sinergitas, Kapolda Maluku Hadiri Syukuran HUT ke-79 Kejaksaan RI Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kejaksaan RI yang dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Maluku di Santika Hotel, Kota Ambon, Senin (2/9/2024).Selain Kapolda Maluku, hadir dalam acara syukuran tersebut yaitu Kajati Maluku, Penjabat Gubernur Maluku, Pangdam XV/Pattimura, Danlantamal IX/Ambon, Ketua DPRD Provinsi Maluku, dan pimpinan instansi terkait di Maluku.HUT Kejaksaan RI tahun ini mengusung tema “Hari lahir Kejaksaan sebagai simbol terwujudnya kedaulatan penuntutan advocaat generaal”.Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Agoes Soenanto Prasetyo dalam pidatonya, menegaskan kembali komitmen Kejaksaan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugasnya. "Kami berharap agar sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama instansi terkait dapat terus ditingkatkan demi kemajuan provinsi Maluku," harapnya.Kapolda Maluku Irjen Eddy Sumitro Tambunan saat menghadiri acara syukuran tersebut turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-79 Kejaksaan RI kepada Kajati Maluku bersama seluruh jajarannya.Kapolda juga memberikan apresiasi mendalam atas kontribusi Kejaksaan dalam menjaga stabilitas hukum dan keadilan di Maluku. Orang nomor 1 Polda Maluku ini menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga hukum lainnya adalah kunci untuk memastikan penegakan hukum yang efektif dan adil di wilayah ini."Kami menyampaikan selamat ulang tahun Kejaksaan RI yang ke 79. Semoga ke depan Kejaksaan selalu sukses dalam menjalankan tupoksinya," kata Kapolda.Kapolda juga berharap dengan bertambahnya usia Kejaksaan RI, peran Kejaksaan terus ditingkatkan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya penegakan hukum, serta menciptakan lingkungan yang kondusif."Kami juga berharap Kejaksaan khususnya Kejati Maluku dapat terus bersinergi dengan Polda Maluku dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui penegakan hukum yang berkeadilan," harapnya. (PNO-12) 03 Sep 2024, 11:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT