Papuanewsonline.com
Merekam Jejak Mimika: PFI Timika Gelar Pameran Foto Transformasi Daerah, Hadirkan Potret Perubahan
Papuanewsonline.com, Timika –
Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kabupaten Mimika,
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Timika siap menggelar pameran foto bertajuk “Mimika
Photo Exhibition 2025” dengan tema besar “Merekam Jejak Mimika”. Pameran ini
akan berlangsung pada 10–12 Oktober 2025 di Lantai 2 Diana Mall Timika, dan
dipastikan menjadi salah satu agenda istimewa yang sarat nilai sejarah,
refleksi, sekaligus hiburan edukatif bagi masyarakat. Ketua Panitia Mimika Photo
Exhibition 2025, Joe Situmorang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar
ajang pamer karya, melainkan ruang bersama untuk menelusuri kembali perjalanan
panjang Mimika sejak awal berdiri sebagai kabupaten hingga kini berkembang
menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Tanah Papua. “Dalam rangka memeriahkan HUT
ke-29 Kabupaten Mimika, kami dari Pewarta Foto Indonesia Kota Timika akan
melaksanakan kegiatan pameran foto dengan mengangkat tema Merekam Jejak Mimika.
Melalui foto-foto ini, masyarakat diajak mengenang sekaligus memahami
perjalanan Mimika dari waktu ke waktu,” ujar Joe. Pameran ini akan menghadirkan
ragam foto yang terbagi ke dalam berbagai kategori, mulai dari dokumentasi para
kepala daerah yang pernah memimpin Mimika, tokoh-tokoh berpengaruh dalam
pembangunan, hingga potret perayaan hari besar dan keagamaan. Tak ketinggalan,
foto-foto pengembangan infrastruktur, dinamika kehidupan sosial, budaya,
ekonomi, kesehatan, dan pendidikan masyarakat juga akan ditampilkan sebagai
bukti nyata perjalanan pembangunan di Mimika. Persiapan kegiatan saat ini telah
mencapai 85 persen, dengan target menghadirkan 20–25 partisipan fotografer
serta lebih dari 100 karya foto yang akan dipamerkan. “Foto-foto ini tidak hanya
menampilkan estetika, tetapi juga mengandung cerita dan sejarah. Setiap gambar
adalah fragmen perjalanan Mimika, mulai dari infrastruktur, kehidupan
masyarakat, hingga dinamika sosial yang terus berkembang,” jelas Joe. Selain menampilkan dokumentasi
visual, pameran ini diharapkan menjadi ruang refleksi bagi masyarakat Mimika
untuk menilai sejauh mana perkembangan yang telah dicapai daerah, sekaligus
menjadi pengingat atas berbagai tantangan yang masih harus dihadapi ke depan. “Pameran ini bukan hanya sekadar
melihat foto, tetapi mengajak kita untuk merenung, mengingat, dan menghargai
setiap proses yang telah membawa Mimika hingga ke titik sekarang. Selain itu,
kegiatan ini juga menjadi wadah memperkenalkan dunia fotografi jurnalistik
serta melahirkan fotografer-fotografer muda di Kabupaten Mimika,” tambah Joe. Kegiatan Mimika Photo Exhibition
2025 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mimika, PT Freeport
Indonesia, serta Diana Mall Timika sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Dukungan
ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan sebuah perayaan
yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna edukasi dan kebudayaan. Dengan mengusung semangat “Merekam
Jejak Mimika”, pameran foto ini diharapkan mampu menghubungkan generasi
sekarang dengan jejak langkah pendahulu, sekaligus menginspirasi generasi muda
untuk terus berkarya, berkontribusi, dan menjaga Mimika sebagai daerah yang
dinamis dan penuh potensi. Penulis: Jid Editor: GF
03 Okt 2025, 20:42 WIT
Pemprov Papua Dorong Batik dan Noken Jadi Sumber Kebanggaan dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan optimismenya bahwa Batik Papua dan Noken,
dua warisan budaya yang sarat nilai sejarah dan filosofi, bukan hanya sekadar
simbol identitas, melainkan juga berpotensi besar sebagai motor penggerak ekonomi
kreatif masyarakat Papua. Dalam rangkaian peringatan Hari
Batik Nasional 2 Oktober 2025, Pemprov Papua menampilkan komitmen kuat untuk
menjaga keberlanjutan budaya asli, sekaligus memastikan nilai ekonominya bisa
dirasakan langsung oleh masyarakat lokal. Kepala Dinas Komunikasi dan
Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, menuturkan bahwa pelestarian
Batik Papua dan Noken tidak bisa dilepaskan dari strategi besar pengembangan
ekonomi daerah. “Pemprov Papua sangat konsen
terhadap pelestarian Batik dan Noken karena keduanya bukan hanya simbol budaya,
tetapi juga warisan dunia yang telah diakui UNESCO, dan patut kita banggakan
bersama,” ujarnya di Jayapura, Kamis (2/10/25). Sebagai langkah nyata, Pemprov
Papua telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Papua Nomor 000.8 6/0054/SET
tertanggal 15 Januari 2025, yang mewajibkan penggunaan Batik Papua dan Tas
Noken Papua bagi ASN setiap hari Kamis dan Jumat. Kebijakan ini diyakini akan
memperkuat rasa identitas budaya lokal sekaligus menumbuhkan kebanggaan
kolektif terhadap produk khas Papua. “Ketika ASN menggunakan Batik dan Noken,
itu memberi pesan bahwa budaya ini hidup dan dijaga oleh seluruh masyarakat,”
lanjut Jeri. Tidak berhenti di aspek simbolik,
Pemprov Papua melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga telah menyiapkan
rumah produksi Batik Papua. Fasilitas ini ditujukan untuk meningkatkan
keterampilan perajin, memperkuat kualitas produk dan membuka peluang pasar yang
lebih luas, baik lokal, nasional, hingga internasional. Dengan cara ini, perajin Batik
dan pembuat Noken tidak hanya menjadi pelestari budaya, tetapi juga pelaku
ekonomi kreatif yang bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas. Menurut Jeri, langkah ini sejalan
dengan visi besar Pemprov Papua untuk memadukan pelestarian budaya dengan
pembangunan ekonomi yang inklusif. “Kami ingin budaya ini tidak
hanya dipertontonkan pada hari-hari besar, tetapi benar-benar hidup, produktif,
dan memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat Papua,” pungkasnya. Langkah Pemprov Papua ini
mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk komunitas perajin, pegiat
budaya, hingga akademisi, yang menilai kebijakan ini mampu menghubungkan
warisan budaya dengan tantangan pembangunan modern. Penulis: Jid Editor: GF
03 Okt 2025, 18:10 WIT
Sejumlah Masjid di Ambon Dijaga Polwan Polda Maluku Saat Masuki Ibadah Sholat Jumat
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Wanita (Polwan) Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon dan P.P Lease kembali mengamankan pelaksanaan ibadah sholat jumat di sejumlah masjid di kota Ambon, Jumat (3/10/2025).Pengamanan ibadah sholat jumat umumnya dilakukan personel Polwan beragama Kristen, sebagai bentuk toleransi. Pengamanan yang dipimpin Pamenwas Kompol Rachel Ann Barends ini merupakan impelementasi dari program Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si.Kapolda meminta personil Polri untuk senantiasa berbuat baik dan ikhlas dalam menjalankan tugas kepolisian kepada masyarakat. Hari ini, Kapolda melaksanakan ibadah sholat jumat berjamaah di Masjid Raya Al-Fatah Ambon."Tadi sejak pukul 12.00 WIT Polwan Polda Maluku dan Polresta Ambon telah melaksanakan pengamanan ibadah sholat jumat di sejumlah masjid di kota Ambon," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi S.IK.Pelaksanaan pengamanan ibadah sholat jumat dilakukan mulai dari pengaturan arus lalulintas, hingga membantu masyarakat menyeberang jalan."Pengamanan di sejumlah masjid dilakukan untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan ibadah shalat jumat," kata Kombes Rositah.Pengamanan pelaksanaan ibadah sholat jumat kali ini berlangsung di sejumlah masjid yang berada di sepanjang ruas jalan utama kota Ambon. Seperti Masjid Raya Al-Fatah, Masjid Jami, Masjid An-Nur, Masjid Baiturrahman, dan Masjid Al-Hijrah."Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat yang melaksanakan ibadah sholat jumat," terangnya. PNO-12
03 Okt 2025, 17:57 WIT
Brimob Maluku Bersama Pemuda Bula Bersihkan Lingkungan TPU Islam
Papuanewsonline.com, Ambon - Satuan Brimob Polda Maluku bersama Forum Solidaritas Pemuda (Fospem) Bula Raya melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam yang berada di Pantai Pos Desa Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Maluku, Kombes Pol. Dr. Irfan S.P. Marpaung, S.I.K., M.Si. Hadir Danyon B Pelopor Kompol Syaid Basahona, Danki Kompi 3 Yon B. AKP. A. Manulang, Ketua Fospem Bula Abd. Haji Rumaday beserta para perwira Satuan Brimob Maluku, serta masyarakat setempat.Aksi sosial antara Polri dengan masyarakat ini mengusung tema "Semangat pemuda dalam menjaga lingkungan".Dansat Brimob Maluku Kombes Irfan Marpaung berharap kegiatan ini dapat meningkatkan sinergi Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. "Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, khususnya kepada Forum solidaritas pemuda Bula Raya atas terselenggaranya kegiatan ini," kata Dansat, Kamis (25/9/2025).Kombes Irfan juga berharap kerjasama yang dilaksanakan antara anggota Brimob dengan masyarakat bukan saja pada aspek kerjabakti bersama, namun berbagai hal positif lainnya."Kerjasama ini diharapkan dapat terus ditingkatkan pada aspek lainnya, seperti bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," pintanya. PNO-12
27 Sep 2025, 18:22 WIT
Presiden Prabowo Hadiri Osaka Expo 2025 Sebelum Bertolak ke New York
Papuanewsonline.com, Osaka–
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar
negerinya dengan singgah di Osaka, Jepang, untuk menghadiri Osaka Expo 2025,
Jumat (19/09/2025), sebelum melanjutkan perjalanan menuju New York, Amerika
Serikat. Di Osaka, Presiden menyempatkan
diri mengunjungi Paviliun Indonesia yang tahun ini hadir dengan tema “Thriving
in Harmony – Nature, Culture, Future”. Tema tersebut terinspirasi dari
filosofi Tri Hita Karana dari Bali, yang menekankan pentingnya harmoni antara
manusia, alam, dan Tuhan. Kehadiran Presiden di paviliun ini mendapat sambutan
hangat dari panitia dan pengunjung yang bangga melihat Indonesia tampil dengan
kekayaan budaya, teknologi, dan potensi masa depan yang inovatif. “Expo ini adalah panggung dunia.
Kehadiran Indonesia dengan konsep Tri Hita Karana menunjukkan bahwa bangsa kita
mampu tampil percaya diri dengan jati diri yang kuat, sembari membawa pesan
harmoni dan keberlanjutan,” ujar salah satu pejabat pendamping dalam rombongan
Presiden. Setelah dari Jepang, Presiden
Prabowo melanjutkan perjalanan ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum
ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada 23 September 2025, Prabowo
dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum, menempati urutan ketiga
setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat. Momentum ini dipandang strategis,
bukan hanya untuk menunjukkan posisi Indonesia di panggung global, tetapi juga
untuk menegaskan peran aktif Indonesia sebagai bagian dari Global South. Dalam
forum itu, Indonesia diharapkan kembali menyuarakan isu-isu penting dunia,
termasuk reformasi tata kelola global yang lebih adil, inklusif, dan
berkelanjutan. Selain menghadiri Sidang PBB,
Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Ottawa, Kanada,
pada 24 September 2025 untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Kanada.
Lawatan kemudian berlanjut ke Den Haag, Belanda, pada 26 September 2025, di
mana Presiden dijadwalkan bertemu dengan Raja Belanda serta Caretaker Perdana
Menteri Belanda. Rangkaian kunjungan ini disebut
sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral, sekaligus memperluas
jejaring diplomasi Indonesia dengan berbagai negara mitra strategis. Kehadiran Presiden Prabowo di
forum internasional kali ini membawa harapan besar dari rakyat Indonesia agar
suara bangsa semakin diperhitungkan dalam isu-isu global, baik dalam bidang
perdamaian, pembangunan berkelanjutan, hingga transformasi digital dan
ketahanan pangan. Lawatan ke Osaka Expo hingga
pidato di Majelis Umum PBB menandai langkah awal penting Presiden Prabowo dalam
menegaskan arah politik luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinannya: aktif,
inklusif, dan berdaulat.(GF)
21 Sep 2025, 14:13 WIT
Dunia Hiburan Kehilangan Celo, Komedian Asal Merauke Papua Selatan
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Kabar duka menyelimuti dunia hiburan tanah air. Klemens Awi, atau akrab dikenal
dengan nama Celo, komedian asal Merauke, Papua Selatan, berpulang pada Jumat
dini hari, 19 September 2025 pukul 01.15 WIB di RS Polri Kramat Jati, Jakarta
Timur. Almarhum meninggal setelah berjuang melawan komplikasi pada paru-paru
yang sempat membuatnya harus menjalani perawatan intensif. Celo dikenal luas publik lewat
serial Epen Cupen, karya yang lahir di tanah kelahirannya, Merauke, dan
berhasil menembus layar nasional. Dengan logat khas Papua dan kepolosan yang
mengundang tawa, ia membawa warna baru dalam dunia komedi Indonesia. Kesuksesan
serial itu kemudian berlanjut ke layar lebar melalui Epen Cupen The Movie, yang
kian memantapkan posisinya sebagai salah satu ikon hiburan dari Papua. Kehadiran Celo bukan hanya
memberi hiburan, tetapi juga menjadi simbol bahwa anak Papua memiliki ruang
besar untuk berkarya dan bersaing di panggung hiburan tanah air. Beberapa hari sebelum
kepergiannya, tepatnya Minggu, 13 September 2025, sahabat, musisi, dan sesama
seniman sempat menggelar konser donasi di GLAS Cempaka Putih, Jakarta. Acara
tersebut dipenuhi doa dan harapan agar Celo bisa segera pulih, sekaligus
menjadi bukti nyata solidaritas dunia seni terhadap perjuangannya. Banyak nama
besar hadir untuk menunjukkan kepedulian dan dukungan bagi sang komedian. Kabar wafatnya Celo pertama kali
dibagikan oleh produser Epen Cupen, Irham Acho Bachtiar, melalui akun Facebook
pribadinya. “Karyamu akan terus dikenang
sampai kapanpun. Beristirahatlah dalam damai kawan. Ternyata obrolan kita
minggu lalu adalah percakapan terakhir yang tak akan pernah terulang kembali,”
tulis Acho dengan penuh rasa kehilangan. Saat ini jenazah Celo
disemayamkan di RS Polri, Jakarta Timur. Pihak keluarga bersama kerabat dekat
tengah mempersiapkan prosesi pemulangan jenazah ke Merauke, Papua Selatan,
untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Kepergian Celo meninggalkan duka
mendalam bagi keluarga, sahabat-sahabat seniman, dan masyarakat yang pernah
terhibur oleh canda tawanya. Namun karya-karya dan sosoknya akan terus hidup
sebagai warisan seni dari Papua untuk Indonesia. Penulis: Hendrik Editor: GF
19 Sep 2025, 14:52 WIT
Kemenko Kumham Imipas mengadakan FGD dan Sinkronisasi Kebijakan Roylati Musik
Papuanewsonline.com, Jakarta –
Pemerintah terus menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki tata kelola
royalti musik nasional. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Focus Group
Discussion (FGD) Koordinasi dan Sinkronisasi Regulasi dan Kebijakan Tata Kelola
Royalti Musik Nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Koordinator Hukum,
HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) RI. FGD yang berlangsung pada Rabu
(17/9/25) ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pejabat
pemerintah, penggiat musik, hingga pelaku industri. Forum ini sekaligus menjadi
ruang strategis untuk menjawab persoalan klasik yang selama ini membayangi
sistem pengelolaan royalti di Indonesia: kurangnya pemahaman, kerumitan
prosedur, serta rendahnya transparansi. Kemenko Kumham Imipas sebelumnya
mengidentifikasi sejumlah persoalan krusial dalam tata kelola royalti musik. Di
antaranya, minimnya pemahaman masyarakat, pelaku usaha, bahkan aparat penegak
hukum mengenai mekanisme pengelolaan royalti. Selain itu, prosedur pemungutan
dan pendistribusian royalti dinilai masih belum jelas tersosialisasi, serta
lemahnya keterbukaan laporan keuangan yang memicu turunnya kepercayaan publik
terhadap lembaga pengelola royalti. Dalam pembukaan, Asisten Deputi
Koordinasi Pemanfaatan, Pemberdayaan, dan Pelindungan Kekayaan Intelektual,
Syarifuddin, menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah merumuskan solusi
bersama. “FGD ini adalah ruang diskusi
sekaligus momentum untuk menyelaraskan regulasi, memperkuat tata kelola
royalti, serta membangun sistem yang lebih transparan, adil, dan akuntabel,”
ujarnya. Senada, Deputi Bidang Koordinasi
Hukum, Nofli, menekankan bahwa royalti bukanlah beban administratif semata. “Royalti adalah imbalan ekonomi
yang adil atas kerja keras para kreator. Forum ini harus kita jadikan sebagai
titik awal transformasi tata kelola royalti di Indonesia,” tegasnya. FGD ini juga menghadirkan musisi
sekaligus pencipta lagu, Satriyo Yudi Wahono (Piyu Padi). Ia menyoroti
pentingnya kepatuhan terhadap mekanisme lisensi sebelum membicarakan distribusi
royalti. “Lisensi adalah izin dari
pencipta karya sebelum terjadi pemanfaatan secara komersial. Jika lisensi sudah
dilaksanakan dengan benar, barulah pembicaraan tentang royalti bisa berjalan
adil. Harapan kami, hak ekonomi dari pertunjukan musik benar-benar bisa
diterima para pencipta lagu secara proporsional,” jelas Piyu. FGD ini menghasilkan kesepakatan
awal mengenai tiga pilar utama tata kelola royalti ke depan yaitu, harmonisasi
regulasi agar aturan lebih sinkron dan mudah diterapkan, penguatan kelembagaan
untuk memperkuat peran dan fungsi lembaga pengelola royalty dan penyederhanaan
prosedur serta edukasi agar masyarakat dan pelaku usaha lebih memahami hak dan
kewajibannya. Kemenko Kumham Imipas menegaskan
bahwa pihaknya akan menjadi fasilitator sekaligus pengawal seluruh hasil
diskusi. Aspirasi, kritik, dan pandangan dari para pemangku kepentingan akan
dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan konkret bagi penguatan regulasi dan
tata kelola royalti musik nasional.(GF)
19 Sep 2025, 02:37 WIT
Pengurus Baru IKW Segmanmar Mimika Resmi Dilantik Bersamaan dengan Peringatan Maulid Nabi
Papuanewsonline.com, Mimika –
Ratusan masyarakat tumpah ruah memenuhi Gedung Eme Neme Yauware, Mimika, Kamis
(18/9/25), untuk menghadiri pelantikan pengurus baru Ikatan Kekerabatan Wija
(IKW) Segeri, Mandalle, Ma’rang (Segmanmar) Mimika periode 2025–2030. Momentum
sakral ini digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447
Hijriah, sehingga menambah nuansa religius, kebersamaan, dan persaudaraan. Acara berlangsung meriah
sekaligus khidmat. Berbagai prosesi adat dan budaya turut mewarnai rangkaian
pelantikan, diiringi lantunan sholawat serta penampilan seni tradisi yang
menggambarkan kearifan lokal. Ketua MUI Mimika, KH Muhammad
Amin, dalam ceramahnya menekankan tiga poin penting: meneladani akhlak
Rasulullah SAW, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Pesan tersebut selaras dengan semangat yang diusung oleh IKW Segmanmar dalam
periode kepengurusan barunya. Dengan tema “Maulid Nabi
sebagai Inspirasi Persatuan, Kebersamaan, dan Kepedulian Sosial serta Mampu
Merawat Budaya Wija Segmanmar”, pelantikan ini menjadi penegasan peran
organisasi sebagai wadah pemersatu warga keturunan tiga kerajaan: Segeri,
Mandalle, dan Ma’rang. Prosesi pelantikan ditandai
dengan pembacaan SK kepengurusan periode 2025–2030, ikrar bersama, serta
penyerahan Pataka IKW Segmanmar, simbol persaudaraan dan kesetiaan terhadap
nilai budaya leluhur. Ketua terpilih, Andi Mapparewe,
menyampaikan bahwa IKW Segmanmar yang telah berdiri sejak empat tahun lalu
hadir untuk menyatukan kembali semangat kekerabatan. “Organisasi ini bukan sekadar
wadah silaturahmi, tetapi juga ruang bagi warga Segmanmar di Mimika untuk
berkontribusi nyata, baik melalui kegiatan sosial maupun mendukung program
pembangunan daerah,” ujarnya. Ia menambahkan, IKW memiliki tim
relawan yang aktif membantu masyarakat dalam berbagai bidang kemanusiaan dan
sosial. Mewakili Pemerintah Kabupaten
Mimika, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda, Everth Hindom, menyampaikan
apresiasi tinggi kepada IKW Segmanmar atas perannya dalam menjaga persatuan,
melestarikan budaya, serta mendukung pembangunan di Mimika. “Dengan kepengurusan baru periode
2025–2030, kami berharap IKW Segmanmar semakin solid, lebih maju, serta terus
bersinergi dengan pemerintah dalam memajukan bidang sosial, ekonomi, budaya,
dan pendidikan di Mimika,” tegasnya. Pelantikan ini tidak hanya
menjadi momen regenerasi kepengurusan, tetapi juga momentum penting bagi warga
Segmanmar di Mimika untuk menunjukkan eksistensinya sebagai bagian dari
masyarakat yang aktif, guyub, dan berkomitmen membangun daerah. Penulis: Abim Editor: GF
19 Sep 2025, 02:19 WIT
Hujan Tak Surutkan Semangat: Ungu & Bams Samsons Guncang Kuala Kencana di Pesta HUT RI ke-80!
Papuanewsonline.com, Timika –
Malam puncak perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia yang digelar PT Freeport
Indonesia (PTFI) di alun-alun Kuala Kencana benar-benar menjadi pesta rakyat
tak terlupakan. Ribuan masyarakat, karyawan, hingga keluarga besar Freeport
tumpah ruah menyaksikan konser akbar yang menghadirkan Band Ungu dan Bams
Samsons, Sabtu (23/8/2025). Meski hujan sempat mengguyur,
semangat penonton tidak surut sedikit pun. Mereka tetap setia berdiri,
menyanyikan bersama lagu-lagu hits yang dibawakan kedua bintang tersebut.
Begitu Ungu naik panggung dengan intro “Hampa Hatiku,” sorakan penonton menggema
memenuhi udara Kuala Kencana. Saat giliran Bams muncul membawakan lagu
legendaris “Kisah yang Tak Sempurna,” suasana semakin memanas. Puncaknya, duet
spesial keduanya dalam “Kekasih Gelapku” membuat penonton larut dalam nostalgia
sekaligus euforia. “Walaupun hujan turun, suasana
jadi makin seru. Ini konser HUT RI yang paling berkesan di Kuala Kencana!” ujar
Rina, salah seorang penonton yang rela basah kuyup demi ikut bernyanyi bersama
idolanya. Tak hanya konser, perayaan HUT RI
ke-80 di Kuala Kencana sejatinya sudah dimulai sejak pagi hari. Sejak pukul
07.00 WIT, kawasan ini dipenuhi warna-warni karnaval sepeda dan mobil hias yang
melibatkan 20 paguyuban serta lintas divisi PTFI. Selain itu, ada lomba permainan
anak, lomba masak antar manajemen, hingga bazaar makanan nusantara yang
menawarkan aneka kuliner khas dari Sabang sampai Merauke. Semuanya menambah
semarak suasana, sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga dan karyawan. Selain Ungu dan Bams, panggung
hiburan juga diramaikan oleh Fariz Adam, DJ Hanna, Iyakoko Patea Choir, Finalis
Lomba Vokal Grup, Intan Angkasa Band, Freedom Squad, Sound Project Band,
Ensemble Musik YPJ-KK, AFROMOMS, Alpha Band, The Ganteng’s Ultimate, KAISU Band
X Deffri The Pacu, LIP Band, hingga Kaks and Diks Voice. Masing-masing tampil dengan gaya
khasnya, menyajikan warna musik berbeda yang memanjakan telinga penonton dari
sore hingga tengah malam. Ketua Umum Panitia HUT ke-80 RI
PTFI 2025, Rode Ajomi, menyampaikan rasa bangganya karena acara ini berjalan
sukses dan melibatkan banyak pihak. “Perayaan ini bukan sekadar
hiburan, tapi momentum kebersamaan. Semua warga Kuala Kencana, lintas divisi
PTFI, hingga komunitas ikut serta. Ini bukti semangat persatuan dalam merayakan
kemerdekaan,” kata Rode. Penulis: Jidan Editor: GF
24 Agu 2025, 14:57 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru