logo-website
Jumat, 04 Apr 2025,  WIT
Berita Terbaru Lihat semua
Larang Bakar Batu, Gubernur Meki Nawipa Disemprot Legislator Papua Tengah Papuanewsonline.com, Timika- Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa walaupun baru menjabat seumur benih jagung namun sudah berani mengeluarkan pernyataan kontrofersial dengan melarang budaya bakar batu.Pernyataan konyol Meki Nawipa ini saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Mimika beberapa hari kemarin.Atas pernyataan tersebut banyak mendapat tanggapan miring dari bebagai kalangan, baik dari masyarakat maupun  Wakil Ketua  Komisi  I DPR Provinsi Papua Tengah Yohanes Kemong." Pernyataan Gubernur Meki Nawipa ini sama saja ingin menghilangkan budaya dan Kulture masyarakat adat di Papua, ini keterlaluan sehinga kami tidak setuju," ungkap Yohanes Kemong melalui sambungan telepon selulernya, Sabtu (29/3).Politisi PKB itu menyebutkan bahwa Pernyataan  Gubernur Meki Nawipa bahwa Tidak  ada Bakar Batu Dalam Acara Syukuran  Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Mimika dengan alasan  akan Merugikan Anggaran Pembangunan  merupakan pernyataan diskriminatif." Bakar batu adalah budaya yang dilestarikan secara turun temurun bagi masyarakat Papua secara umum dan secara khusus bagi masyarakat Gunung, sehingga kami menolak dan tidak setuju dengan pernyataan arogansi dari Gubernur Meki Nawipa," Tegasnya.Yohanes Kemong menghimbau agar masyarakat dan Pemerintah Daerah  tetap mempertahankan dan melestarikan budaya bakar batu di Kabupaten Mimika." Ini Budaya dari leluhur atas tanah ini, sehingga masyarakat kami yang berkoteka di Papua, lebih khusus masyarakat suku Amungme di Mimika jangan dengar ocehan receh dari Gubernur ini, kita akan tetap  mempertahankan  Budaya bakar  batu  dalam Acara - acara Masyarakat Adat," tegas sosok yang lebih akrab disapa YK.Ia menyebutkan bahwa seorang Meki Nawipa sebagai Gubernur dan sebagai orang asli Papua, harus paham bahwa bakar batu dalam acara syukuran merupakan simbol penghormatan kepada leluhur dan Moyang." Bakar batu juga selain simbol penghormatan kepada moyang dan leluhur, ini juga menjadi bagian dari ucapan terimakasih kepada Tuhan atas segala upaya dan keberhasilan," tandas Yohanes Kemong.Yohanes Kemong mengatakan sebagai Wakil Rakyat Provinsi Papua Tengah sangat kecewa dengan  pernyataan Gubernur Papua Tengah yang  Melarang secara terang-terangan bakar batu dalam acara syukuran di Timika." Ini bagian dari menghilangkan jati diri masyarakat Papua dan ini upaya menghilangkan kulture budaya Masyarakat Papua, hal ini yang kami tidak setuju, sehingga kami berharap harus segerah ada klarifikasi dari Gubernur Papua Tengah," Pungkasnya.(Red)  29 Mar 2025, 13:42 WIT
Menko Yusril: Bergabung OECD, Status Indonesia Meningkat Menjadi Negara Maju Papuanewsonline.com, Jakarta– Bergabungnya Indonesia dengan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menjadi langkah strategis dalam meningkatkan status negara dari berkembang menjadi maju. Keanggotaan ini akan membuka peluang lebih luas dalam kerja sama ekonomi, investasi, dan pembangunan dengan 38 negara anggota OECD, serta memperkuat tata kelola pemerintahan dan transparansi di Indonesia."Bergabung dengan OECD bukan hanya meningkatkan status Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju, tetapi juga membuka peluang lebih luas untuk kerja sama ekonomi dan pembangunan dengan negara-negara anggota," ujar Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra melalui pernyataan tertulis kepada media Papuanewsonline.com, Jumat (28/3).Yusril menyebut, Indonesia diperkirakan akan resmi menjadi anggota OECD dalam tiga tahun mendatang, dan menjadi negara ketiga di Asia yang bergabung setelah Jepang dan Korea Selatan. Sebelum keanggotaan ini diresmikan, Menko Yusril mengungkapkan, Indonesia perlu menandatangani Konvensi OECD mengenai penyuapan dan berbagai instrumen hukum lainnya yang menjadi standar bagi negara-negara maju. Reformasi regulasi di bidang antikorupsi, penyuapan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih juga menjadi syarat utama yang harus dipenuhi.Pada Sidang OECD di Paris, Prancis, Rabu (26/3), Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan pidato yang mewakili Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan tersebut, Yusril berbicara bersama Presiden Guatemala, Bernardo Arevalo, mengenai sejarah perjuangan Indonesia dalam memberantas korupsi sejak tahun 1958, serta perkembangannya setelah meratifikasi United Nations Convention on Transnational Organized Crime dan United Nations Convention Against Corruption pada tahun 2006."Kami menyadari bahwa indeks persepsi korupsi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir belum mengalami perubahan signifikan. Ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan," ujar Yusril Ihza Mahendra.Selain harus menandatangani Konvensi mengenai penyuapan serta berbagai instrumen hukum lainnya sebelum bergabung dengan OECD, Yusril menambahkan, Pemerintah Indonesia juga berkewajiban melakukan reformasi dalam sistem hukum dan birokrasi guna memperbaiki regulasi terkait korupsi, penyuapan, dan tata kelola pemerintahan yang bersih."OECD tidak hanya akan menilai aturan-aturan normatif, tetapi juga bagaimana aturan tersebut diterapkan dalam praktik. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam tiga tahun ke depan," jelas Yusril.Dengan bergabungnya Indonesia dalam OECD, Menko Yusril berharap dapat semakin memperkuat perekonomian, meningkatkan transparansi tata kelola pemerintahan, serta mempercepat pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju yang bersih dari korupsi.(Red) 29 Mar 2025, 01:12 WIT
Pidato di Forum Global OECD Paris, Menko Yusril Sampaikan Indonesia Perkuat Pemberantasan Korupsi Papuanewsonline.com, Jakarta– Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan komitmen Indonesia dalam pemberantasan korupsi di Forum Global Anti-Korupsi (OECD) yang diselenggarakan di Paris, Prancis, Rabu (26/3).Dalam pidatonya, Yusril menyampaikan berbagai langkah strategis yang telah diambil pemerintah Indonesia dalam memperkuat sistem hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih serta transparan.OECD atau Organisation for Economic Co-operation and Development, adalah Organisasi internasional untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi yang berpusat di Paris, Prancis.Dalam forum yang dihadiri oleh perwakilan negara anggota OECD tersebut, Menko Kumham menyoroti sejarah panjang Indonesia dalam memerangi korupsi sejak era kemerdekaan. Sejak tahun 1958, pemerintah telah mengambil langkah hukum terhadap kasus korupsi yang berkembang. Komitmen ini diperkuat dengan penerbitan berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada tahun 1971 yang kemudian diperbarui pada tahun 1999 dan 2001."Kami menyadari bahwa korupsi merupakan ancaman serius bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia terus memperkuat regulasi dan kelembagaan, termasuk pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2002, serta meratifikasi Konvensi PBB Melawan Korupsi (UNCAC) pada 2006," ujar Menko Yusril.Dalam pidatonya, Menko Yusril juga menekankan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menjadikan pemberantasan korupsi sebagai prioritas utama. Langkah ini diwujudkan melalui reformasi birokrasi yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik.Lebih lanjut, Indonesia menyampaikan kesiapannya untuk bergabung dengan Konvensi Anti-Suap OECD sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama global dalam pemberantasan korupsi. "Kami berharap langkah ini dapat menjadi bukti konkret dari keseriusan kami dalam memerangi korupsi sesuai dengan standar internasional," kata Yusril.Di sisi lain, Indonesia juga telah menginisiasi berbagai program untuk mendorong integritas di sektor bisnis. Salah satunya adalah Business Integrity Initiative yang diluncurkan pada tahun 2019, yang berhasil meningkatkan skor transparansi sebesar 27 persen dalam beberapa tahun terakhir.Di bagian akhir pidatonya, Menko Yusril menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dan sektor swasta. Dengan langkah-langkah yang telah diambil serta dukungan internasional, Indonesia optimistis dapat mencapai visi Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju yang bersih dari korupsi.Menko Yusril dan delegasi Indonesia menghadiri '2025 Global Anti-Corruption & Integrity Forum' dengan tema 'Harnessing innovations to break new ground' yang diselenggarakan di OECD Conference Centre, Paris, Prancis 26-27 March 2025. OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) adalah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan ekonomi maju dan berkembang, bertujuan untuk mempromosikan kebijakan yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial di seluruh dunia.Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan OECD merupakan langkah strategis dalam memperkuat integrasi ekonomi global dan mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Proses keanggotaan ini melibatkan berbagai penyesuaian kebijakan, termasuk dalam tata kelola pemerintahan, transparansi, pemberantasan korupsi, investasi, dan regulasi perdagangan.Proses keanggotaan Indonesia di OECD dimulai pada 20 Februari 2024, ketika Dewan OECD memutuskan untuk membuka diskusi aksesi dengan Indonesia. Pada Mei 2024, pemerintah Indonesia menyatakan harapannya untuk menjadi anggota penuh OECD pada tahun 2027.(Red) 29 Mar 2025, 01:04 WIT
Menko Yusril Bahas Perjanjian Hukum dengan Prancis dan Upaya Pembatalan Penyitaan Aset Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, bertemu dengan Menteri Kehakiman Prancis, Gérald Darmanin, untuk membahas kemungkinan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Prancis di bidang hukum. Pertemuan ini membahas beberapa agenda utama, termasuk perjanjian ekstradisi, pertukaran serta pemulangan narapidana (exchange and transfer of prisoner), serta perjanjian bantuan hukum timbal balik (Mutual Legal Assistance/MLA) antara kedua negara, pada Kamis (27/3/2025)Selain pembahasan mengenai kerja sama bilateral, Menko Yusril juga menyinggung kasus Navayo Internasional yang telah diputus oleh Pengadilan Prancis. Pengadilan Prancis telah menetapkan penyitaan terhadap aset-aset Pemerintah Republik Indonesia yang berada di Paris.Dalam pertemuan tersebut, Menko Yusril menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia menghormati putusan Pengadilan Prancis, namun menyoroti kekhawatiran terhadap prosedur yang telah diambil. "Kami sangat memerhatikan keputusan ini, karena pengadilan Prancis telah menetapkan penyitaan terhadap aset-aset diplomatik tanpa terlebih dahulu memanggil Pemerintah Indonesia sebagai pihak dalam persidangan," ujarnya.Menurut Menko Yusril, hal ini bertentangan dengan asas-asas praktik pengadilan internasional, di mana semua pihak yang terlibat dalam suatu perkara seharusnya diberikan kesempatan untuk memberikan keterangan sebelum putusan dijatuhkan. "Kelalaian terhadap prinsip ini menimbulkan pertanyaan besar tentang kredibilitas pengadilan Prancis dalam menangani permohonan yang diajukan oleh Navayo Internasional," tambahnya.Selain itu, Menko Yusril menegaskan bahwa aset-aset yang disita merupakan objek diplomatik yang seharusnya dilindungi oleh Konvensi Wina. "Aset diplomatik suatu negara di luar negeri tidak boleh disita oleh pihak swasta. Jika penyitaan ini tetap dikabulkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi hubungan diplomatik internasional," tegasnya.Menanggapi keberatan yang disampaikan oleh Pemerintah Indonesia, pihak Prancis menyatakan bahwa seluruh informasi terkait telah disampaikan kepada Pengadilan, termasuk konfirmasi dari Kementerian Luar Negeri Prancis bahwa aset yang disita adalah properti diplomatik Pemerintah Indonesia. Pengadilan juga telah memberikan kesempatan bagi Pemerintah Indonesia untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut, dengan sidang yang dijadwalkan pada bulan Mei mendatang."Kami akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan keberatan, sanggahan, dan bantahan atas keputusan pengadilan tersebut. Kami berharap pengadilan dapat mempertimbangkan fakta-fakta yang ada dan membatalkan keputusan yang telah diambil sebelumnya," kata Menko Yusril.Dalam rangka menghadapi persidangan tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris telah menunjuk pengacara Prancis yang berpengalaman dalam menangani kasus penyitaan aset negara. "Kami telah menunjuk pengacara yang pernah menangani kasus serupa bagi negara Kongo, dan saat ini kami yakin beliau dapat membantu membela kepentingan Pemerintah Indonesia di pengadilan Prancis," jelasnya. Selain itu, Kemenko Kumham Imipas juga akan mengirimkan perwakilan untuk memberikan keterangan dalam persidangan.Menko Yusril juga menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah hukum di dalam negeri terkait kasus Navayo Internasional. "Kami sudah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk menangani dugaan fraud dalam perjanjian antara Navayo dengan Kementerian Pertahanan RI. Dugaan fraud ini telah dikemukakan dalam persidangan Arbitrase Singapura, namun langkah hukum pidana tetap diperlukan untuk menangani kasus ini lebih lanjut," jelasnya.Menutup pernyataannya, Menko Yusril mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memberikan doa dan dukungan atas upaya hukum dan diplomasi yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam menghadapi kasus ini."Semoga perjuangan hukum dan diplomasi kita dalam menghadapi persoalan Navayo ini dapat membuahkan hasil yang positif sebagaimana yang kita harapkan bersama," pungkasnya.(Red) 29 Mar 2025, 00:53 WIT
Pilihan Redaksi
Pantauan Udara Irwasum Polri Ungkap Titik Rawan Arus Mudik 2025 Papuanewsonline.com, Cirebon – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2025, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., melakukan pemantauan udara menggunakan helikopter sepanjang koridor Jakarta hingga Cirebon, Jawa Barat. Dari ketinggian, Irwasum memantau langsung situasi lalu lintas dan mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.Pemantauan udara yang dilakukan pada Jumat (27/3) ini bertujuan untuk mengawasi efektivitas pengamanan dan pelayanan di lapangan, terutama di sepanjang jalur tol Trans Jawa dan jalur arteri Pantura. Dari hasil pengamatan, Irwasum mencatat adanya kepadatan tinggi di ruas tol Cikampek-Kalikangkung dan Brebes-Palimanan. Sementara itu, di jalur Pantura Cirebon–Losari, kendaraan roda dua mendominasi hingga 70% dari total volume kendaraan yang melintas.“Kami menemukan sejumlah pengendara memaksakan diri melanjutkan perjalanan dalam kondisi lelah. Ini sangat berisiko dan bisa berakibat fatal,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo. “Saya imbau seluruh pemudik untuk memanfaatkan tempat istirahat yang telah disediakan. Jangan terburu-buru, utamakan keselamatan. Petugas di lapangan juga telah diperintahkan untuk lebih aktif mengingatkan para pemudik.”Pada kunjungan ke Pos Terpadu KM 188 Palimanan, Irwasum meninjau langsung kondisi lalu lintas serta pelayanan petugas. Hasil evaluasi menunjukkan lalu lintas padat merata, baik di jalur tol maupun arteri. Terpantau masih ada truk yang parkir di bahu jalan, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, serta pelanggaran overcapacity pada kendaraan roda dua.Atas temuan tersebut, Irwasum memberikan instruksi langsung kepada jajaran di lapangan untuk:Meningkatkan patroli di titik rawan kemacetan baik di jalan tol maupun jalur arteri;- Mengintensifkan sosialisasi safety riding dan pentingnya beristirahat di rest area;- Menegakkan aturan lalu lintas untuk mencegah fatalitas kecelakaan.Selanjutnya, Irwasum melakukan inspeksi di Pos Ramayana Weru, Cirebon. Dalam kunjungan ini, ia meninjau fasilitas pelayanan seperti ketersediaan layanan medis, tempat istirahat, serta logistik. Komjen Dedi juga menyempatkan diri berdialog dengan para pemudik dan menyerahkan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan arus mudik yang aman, nyaman, dan lancar, serta menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama selama perjalanan Lebaran 2025.(P/21) 28 Mar 2025, 23:44 WIT
Kapolda Jatim Pimpin Panen Raya Jagung Hibrida di Sidoarjo Papuanewsonline.com, Jakarta- Kepolisian Daerah Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto memimpin langsung panen raya jagung hibrida di Desa Bulang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, Rabu (26/3/2025).Panen raya ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Jatim, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing, Bupati Sidoarjo Subandi, serta Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo.Karo SDM Polda Jatim, Kombes Ari Wibowo mengungkapkan, panen kali ini dilakukan di lahan seluas 9 hektare dengan estimasi hasil sekitar 72 ton jagung."Hasil panen ini akan dimutasi ke tingkat daerah dan sudah ada komunikasi dengan Satgas Pangan pusat untuk penyalurannya. PT Sier juga siap membeli hasil panen sesuai harga yang telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian, yakni Rp 5.500 per kilogram," kata Ari di lokasi panen, Rabu (26/3/2025).Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa panen jagung ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas pangan."Hasil panen ini akan dimutasi ke tingkat daerah dan sudah ada komunikasi dengan Satgas Pangan pusat untuk penyalurannya. PT Sier juga siap membeli hasil panen sesuai harga yang telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian, yakni Rp 5.500 per kilogram," kata Ari di lokasi panen, Rabu (26/3/2025).Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa panen jagung ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga stabilitas pangan."Kami sudah melakukan panen sekitar 6.000 ton. Setelah panen ini selesai, lahan akan kembali disiapkan untuk penanaman berikutnya," imbuhnya.Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing menambahkan, panen ini merupakan hasil kerja sama antara Polresta Sidoarjo dan PT Surya Inti Aneka Pangan."Dari 9 hektare lahan ini, setiap hektarnya menghasilkan sekitar 8 ton jagung, sehingga total ada 72 ton. Hasil panen ini akan diserap oleh Bulog, namun harus melalui proses pengeringan terlebih dahulu hingga kadar air mencapai 14-15 persen," kata Christian.Ia juga menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah, Kodim 0816, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya akan terus berupaya menjaga ketahanan pangan."Kami akan terus menanam dan memanen kembali, sehingga program ini bisa berjalan secara berkelanjutan. Harapannya, ini dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden," Pungkasnya.(P12) 28 Mar 2025, 19:01 WIT
Korlantas Polri Mulai Berlakukan One Way Lokal dari KM 70 - KM 188 Tol Cipali Papuanewsonline.com, Jakarta- Korlantas Polri telah memutuskan untuk melaksanakan one way lokal dimulai dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 188 Tol Cipali. Hal ini dikarenakan adanya bangkitan arus pada H-4 arus mudik Lebaran 2025 menuju Tol Trans Jawa. Sebelumnya, Korlantas Polri telah memberlakukan skema contra flow sejak pukul 08.00 WIB sebanyak dua tahap yakni di KM 109  sampai KM 162 Tol Cipali."Karena bangkitan arus cukup tinggi. Jadi setelah kita lakukan contra flow bangkitan arus cukup tinggi apalagi setelah ada pemberangkatan mudik gratis sehingga kami koordinasi dengan Jasa Marga kami melakukan one way lokal," kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Korlantas Polri, Kamis (27/3/2025).Saat ini, pihaknya sedang melakukan clearance atau pembersihan jalur persiapan one way lokal. Nantinya, pengukuran parameter kendaraan masih dilakukan lebih lanjut guna menentukan langkah selanjutnya."Manakala nanti tarikan arus one way lokal masih kurang, namun demikian parameter-parameter itu rencana mungkin besok apabila ada bangkitan arus parameter di KM 71 sudah 6.300," ungkap dia.Sementara itu dalam proses persiapan one way lokal, Kakorlantas menyebut, kendaraan yang dari Tol Trans Jawa ke arah Jakarta nantinya akan dialihkan menuju jalur nasional."(Kendaraan dari Jawa) jadi kita alihkan ke arteri, jadi sudah disosialisasikan, kita sudah koordinasi dengan pihak Jasa Marga bagaimana nanti masih ada perlu tarikan cepat supaya nanti tidak terjadi kepadatan nanti akan kita sosialisasikan lagi," pungkas dia.(P/12) 28 Mar 2025, 18:53 WIT
Polri dan PCIC Timor Leste Kerja Sama Tangkal Kejahatan Lintas Negara Papuanewsonline.com, Jakarta- Polri bersama Policia Cientifica de Investigasaun Criminale (PCIC) Timor Leste resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani kejahatan transnasional yang kian kompleks di kawasan Asia Tenggara.Penandatanganan MoU berlangsung di kantor Kementerian Kehakiman, Kolmera, Dili, pada Kamis (26/3) petang. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi kedua negara, termasuk Menteri Kehakiman Timor Leste, Y.M. Sergio Hornai; Duta Besar RI untuk Timor Leste, H.E. Dr. Okto Dorinus Manik, L.LM.; serta Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol Dr. Khrisna Murti, S.I.K., M.Si, yang memimpin delegasi dari Indonesia.Dokumen kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Direktur PCIC, Dr. Vicente Fernandes e Brito. Sementara dari pihak Polri, MoU telah lebih dulu ditandatangani di Jakarta oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol Dr. Wahyu Widada, S.I.K., M.Phil.Menteri Kehakiman Timor Leste, Sergio Hornai, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menghadapi kejahatan lintas batas yang terus berkembang."Ini adalah komitmen penting kedua negara dalam mempererat sinergi menghadapi tantangan kejahatan transnasional," tegasnya dalam sambutan.Senada, Duta Besar RI untuk Timor Leste, Okto Dorinus Manik, menyebut bahwa kolaborasi ini bukan hanya penting bagi Indonesia dan Timor Leste, tapi juga bagi stabilitas kawasan."Kerja sama ini membuka ruang pertukaran informasi dan peningkatan kapasitas dalam menghadapi ancaman keamanan regional maupun global," ujarnya.Sementara itu, Irjen Pol Dr. Khrisna Murti menjelaskan bahwa MoU ini juga menjadi jembatan pelatihan dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia, khususnya bagi personel PCIC."Melalui kerja sama ini, kita ingin membangun sistem pertukaran informasi yang lebih solid dan membuka peluang pelatihan untuk memperkuat aparat penegak hukum kedua negara," ucapnya.Direktur PCIC, Dr. Vicente Fernandes, menyambut baik penandatanganan ini sebagai titik awal penguatan kerja sama bilateral."Kami berharap kolaborasi ini memperkuat kapasitas kami dalam menangani kejahatan seperti pencucian uang, penipuan investasi, perdagangan orang, narkotika, hingga penyelundupan lintas batas," jelasnya.Ia juga menambahkan, "Melalui MoU ini, kami bisa memformalkan pertukaran informasi dan meningkatkan layanan laboratorium forensik PCIC secara lebih efektif."Melalui kesepakatan ini, Polri dan PCIC berkomitmen menjalankan langkah-langkah konkret dalam menanggulangi kejahatan lintas negara, serta mempererat hubungan baik antara Indonesia dan Timor Leste.(P/21) 28 Mar 2025, 18:37 WIT
Berita utama
Politik & Pemerintahan
Hukum & Kriminal
Pendidikan & Kesehatan Lihat semua
Korlantas Polri Mulai Berlakukan One Way Lokal dari KM 70 - KM 188 Tol Cipali Papuanewsonline.com, Jakarta- Korlantas Polri telah memutuskan untuk melaksanakan one way lokal dimulai dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 188 Tol Cipali. Hal ini dikarenakan adanya bangkitan arus pada H-4 arus mudik Lebaran 2025 menuju Tol Trans Jawa. Sebelumnya, Korlantas Polri telah memberlakukan skema contra flow sejak pukul 08.00 WIB sebanyak dua tahap yakni di KM 109  sampai KM 162 Tol Cipali."Karena bangkitan arus cukup tinggi. Jadi setelah kita lakukan contra flow bangkitan arus cukup tinggi apalagi setelah ada pemberangkatan mudik gratis sehingga kami koordinasi dengan Jasa Marga kami melakukan one way lokal," kata Kakorlantas di Command Center KM 29 Korlantas Polri, Kamis (27/3/2025).Saat ini, pihaknya sedang melakukan clearance atau pembersihan jalur persiapan one way lokal. Nantinya, pengukuran parameter kendaraan masih dilakukan lebih lanjut guna menentukan langkah selanjutnya."Manakala nanti tarikan arus one way lokal masih kurang, namun demikian parameter-parameter itu rencana mungkin besok apabila ada bangkitan arus parameter di KM 71 sudah 6.300," ungkap dia.Sementara itu dalam proses persiapan one way lokal, Kakorlantas menyebut, kendaraan yang dari Tol Trans Jawa ke arah Jakarta nantinya akan dialihkan menuju jalur nasional."(Kendaraan dari Jawa) jadi kita alihkan ke arteri, jadi sudah disosialisasikan, kita sudah koordinasi dengan pihak Jasa Marga bagaimana nanti masih ada perlu tarikan cepat supaya nanti tidak terjadi kepadatan nanti akan kita sosialisasikan lagi," pungkas dia.(P/12) 28 Mar 2025, 18:53 WIT
Satgas Si-Ipar Polres Jayapura Sambangi Warga Mamberamo di Sentani Papuanewsonline.com, Sentani – Subsatgas Si-Ipar Polres Jayapura dalam rangka Operasi Rasaka Cartenz 2025 melaksanakan kegiatan sambang kepada warga masyarakat Mamberamo yang bermukim di Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (21/3).  Kegiatan yang dipimpin oleh Kasubsatgas Si-Ipar AKP Yonias Purwanto ini bertujuan untuk mendata serta memberikan perhatian kepada anak-anak warga Mamberamo, khususnya mereka yang mengalami putus sekolah atau belum bisa membaca dan menulis.  Dalam kegiatan personel Satgas Si-Ipar dan Satgas Banops turut serta berinteraksi langsung dengan anak-anak dan warga setempat di kompleks pemukiman pinggir Kali Warno, Sentani.  AKP Yonias Purwanto menjelaskan bahwa selain melakukan pendataan, pihaknya juga berencana mengadakan program belajar membaca dan menulis bagi anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan yang layak.  "Kami melihat antusiasme tinggi dari anak-anak serta dukungan penuh dari masyarakat setempat. Ini menjadi langkah awal bagi kami untuk membantu meningkatkan literasi di kalangan warga Mamberamo yang tinggal di Sentani," ujar AKP Yonias Purwanto.  Masyarakat Mamberamo yang hadir menyambut baik kegiatan ini dan berharap program pembelajaran yang direncanakan dapat berjalan secara berkelanjutan.  Setelah kegiatan pendataan selesai, tim kembali ke Mapolres Jayapura untuk melakukan konsolidasi akhir. Operasi Rasaka Cartenz 2025 terus berkomitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan humanis dan edukatif.(P/011) 28 Mar 2025, 18:27 WIT
Tanamkan Semangat Belajar, Satgas Yonif 641/Bru Berikan Materi Pembelajaran Di SMPN 1 Wamena Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Menanamkan semangat belajar, Personel Pos Napua Satgas Yonif 641/Bru memberikan materi pembelajaran dalam membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap siswa dan siswi SMP Negeri 1 Wamena yang berada di Jl.SD Percobaan, Wamena kota, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, (17/03/2025)Danpos Napua Kapten Inf I Komang Agus Suratmaja memerintahkan anggota pos untuk mengajarkan beberapa materi sesuai dengan kurikulum yang berlaku sekarang kepada anak-anak sekolah yang berada di Wamena Kota agar mereka mengerti serta memahami maksud dan tujuan dari materi tersebut.Dengan sangat antusias para murid SMP Negeri 1 Wamena menerima materi pembelajaran yang dibawakan oleh personil Pos Napua.Program ini akan dilakukan secara rutin setiap minggunya oleh personil Pos yang bertujuan untuk membantu siswa dan siswi menerima materi, menumbuhkan kedisiplinan, kekompakan dan rasa persatuan, serta semangat dalam belajar disekolah.Alex (16 th) salah satu siswa mengaku sangat senang karena kehadiran dari personil Pos Napua ke sekolahnya untuk mengajarkan beberapa materi pembelajaran yang dibawakan. "Saya dan teman-teman sangat senang dengan kehadiran abang-abang Tentara." UcapnyaIbu Yemima Kopeuw (47 th) selaku kepala sekolah sangat berterimakasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah menyempatkan diri dan berbagi ilmu kepada siswa dan siswi di sekolahnya, semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberi manfaat kepada generasi penerus Bangsa. PNO-12 18 Mar 2025, 19:28 WIT
Berikan Kuliah Umum di Unpatti, Kapolda Maluku Ingatkan Mahasiswa Siapkan Mental Yang Kuat Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si mengingatkan mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) untuk menyiapkan mental kepribadian yang kuat. Mental yang baik, kata Kapolda, merupakan modal awal untuk dapat berkembang menjadi maju.Saya selaku Kapolda sangat bangga bisa hadir bersama adik-adik sangat berharap adik-adik mahasiswa yang akan menerima KIP ini agar memiliki mental kepribadian yang baik dan kuat sebab itu merupakan modal awal untuk bisa berkembang menjadi maju "Di dalam pendidikan mental adik-adik 70 persen dibutuhkan sebelum adik-adik belajar, sebab sepintar apapun kalian tapi tidak punya mental yang baik maka tidak akan bisa tahan dengan berbagai tekanan dan kondisi yang pada akhirnya kuliahnya bisa terganggu," ungkap Kapolda saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Auditorium Unpatti, Kota Ambon, Sabtu (15/3/2025).Saat memberikan kuliah umum dengan tema "peran mahasiswa dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Maluku, khususnya di dalam lembaga pendidikan", Kapolda juga mengajak para mahasiswa agar dapat menjadi leader di tengah-tengah masyarakat."Capailah prestasi kalian setinggi-tingginya karena ke depan nanti generasi kalian inilah yang akan membawa bangsa ini menjadi maju," harapnya.Para mahasiswa juga diharapkan bisa menangkal semua bentuk paham radikal yang sangat berbahaya. Paham ini dapat menghancurkan bangsa dari dalam."Kita harus tau bahwa saat ini paham radikal itu bukan saja ada pada komunitas Muslim tapi juga ada pada komunitas Kristen, Hindu dan yang lainnya. Olehnya itu pentingnya kita memilih guru atau tokoh spiritual kita yang tepat dan tidak memiliki paham radikal," ajaknya.Para mahasiswa juga diharapkan agar dapat saling mengajak kepada hal-hal yang baik dan positif. Apabila ada rekannya yang suka melakukan hal-hal yang tidak baik, agar dapat diingatkan apalagi sampai terlibat dalam pemakai atau pengedar Narkoba.Narkoba, kata Kapolda sangat berbahaya dan dapat merusak masa depan generasi muda ke depan. "Saya minta agar adik-adik mahasiswa semua apabila ada temannya yang seperti itu (pemakai narkoba) maka sampaikan kepada pihak kepolisian untuk direhabilitasi sebab jika Polisi sendiri yang menangkap maka pasti akan diproses hukum, olehnya itu jagalah diri kalian dengan baik agar nantinya kalian bisa lulus dari lembaga pendidikan ini dengan baik karena kalian adalah kebanggaan orang tua dan keluarga yang ada di rumah," pinta Kapolda mengingatkan.Tak hanya itu, Kapolda juga mengajak para mahasiswa untuk menghindari perilaku pungli di internal lembaga pendidikan. "Sebab kasian adik-adik sudah keluar uang cukup banyak untuk kuliah di perguruan tinggi tapi masi diminta menyerahkan uang lagi kepada pihak-pihak yang sebenarnya hanya memanfaatkan adik-adik semua," harapnya.Menurutnya, mahasiswa penerima KIP sumber uangnya dari negara. Tujuannya untuk membantu para mahasiswa dalam menempuh pendidikan di Unpatti."Mereka yang nanti meminta uang dengan berbagai alasan itu hanya memanfaatkan adik-adik saja untuk keuntungan diri sendiri. Jika nantinya ada kejadian pungli yang adik-adik alami nanti maka saya minta agar segera di lapor ke kepolisian dan jangan takut sebab itu adalah tindak pidana sehingga nantinya dapat kita tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengajak mahasiswa agar selalu bijak dalam menggunakan media sosial. Penggunaan media sosial yang negatif akan berdampak luas baik bagi diri sendiri, keluarga maupun orang lain."Adik-adik yang sering main medsos agar harus kuat mental dan jangan mudah terpengaruh dengan semua informasi yang di dapat dalam medsos dan tidak gampang memviralkan sesuatu yang didapat tanpa di cek kebenarannya," ingatnya.Menutup paparannya, Kapolda juga meminta para mahasiswa untuk selalu menyiapkan diri memberikan kemajuan bagi daerah, bangsa dan negara."Siapkan diri kalian untuk kedepannya karena kalianlah yang akan membawa bangsa ini bersaing di tingkat Internasional," pungkasnya.Untuk diketahui, saat Kapolda memberikan kuliah umum di Unpatti, turut hadir Kabid Humas Kombes Pol Areis Aminullah S.IK., M.H, Kepala SPN, Kabid Hukum, Direktur Krimsus, dan Direktur Intelkam Polda Maluku. Dari Unpatti hadir dalam kegiatan itu yakni Rektor, para pembantu rektor dan para dekan bersama Ketua tim kerja KIP Kuliah PPAT Kemendiktisaintek. PNO-12 15 Mar 2025, 19:40 WIT
Satgas SI-IPAR Polres Yahukimo Jalin Komunikasi dengan Dinas P&P Papuanewsonline.com, Yahukimo – Bertempat di kantor Dinas P&P Satgas SI-IPAR Polres Yahukimo melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo tentang Giat Polisi Mengajar dalam Satgas Rasaka Cartenz 2025, Selasa (11/3/25). Giat di pimpin oleh Kompol Yusup Marani, S. TH., M.PD.K, bersama Bripka Wawan Pabara, Briptu Philipus Dion serta Anggota Satgas SI-IPAR lainya. Kepala Bidang Pendidikan Menengah menerima kedatangan Anggota Satgas SI-IPAR dengan senang hati. Dalam pertemuan tersebut Kompol Yusup Marani, S. TH., M.PD.K, menjelaskan kepada Kabid Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo Bapak Septhinus Elepore bahwa tujuan kedatangan kami kesini untuk berkoordinasi dengan kepala Dinas yakni kita sesuai dengan perintah tugas dari Polda untuk melaksanakan kegiatan Polisi Mengajar dalam Satgas Rasaka Cartenz. Adapun penyampaian dari Bapak Spthinus Elepore yang menyampaikan permintaan maaf sebelumnya karena Bapak Kepala Dinas Dan Bapak Sekretaris tidak ada di tempat karena sedang melekasanakan kegiatan di luar dari Yahukimo. "Mengenai kegiatan tersebut kami menerima dengan baik, selanjutnya akan kami sampaikan kepada Kepala Dinas Dan Sekretaris agar kita mendapat petunjuk lebih jelas lagi.Serta mungkin dari Polres Yahukimo bisa koordinasi dengan Smk yang di rasa dari segi keamanan aman agar dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar dan maksimal" Ujar bapak Septhinus EleporeUsai berkoordinasi Kasat Binmas Polres Yahukimo IPDA Kaleb O, Deda menerima masukan dari Kabid Pendidikan Menengah Kabupaten Yahukimo Bapak Septhinus Elepore dan segera menindaklanjuti apa yang di sampaikan agar segera terlaksana demi terwujudnya program yang maksimal. PNO-12 12 Mar 2025, 10:11 WIT
Seni & Budaya Lihat semua
Kapolda Papua Lakukan Safari Ramadhan di Masjid Al-Aqsha, Sentani Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., beserta para Pejabat Utama Polda Papua melaksanakan Safari Ramadhan 1446 H bersama masyarakat yang beragama Islam di Masjid Agung Al - Aqsa Sentani Kota, Kec. Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (19/03/2025).Safari Ramadhan ini menjadi ajang untuk berbagi, di mana Kepolisian menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan berbagai bentuk bantuan dan dukungan.Dalam kesempatannya, Ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqsha, H. Taufiq Muhammad S.Ag., M.H mengatakan setiap bulan ramadhan mesjid Agung Al-Aqsha selalu membuat program yaitu adalah buka bersama, dan yang perlu diketahui juga bahwa Masjid ini merupakan salah satu masjid yang sangat banyak dikunjungi oleh masyarakat-masyarakat yang transit untuk melaksanakan ibadah maupun buka bersama.“Kami selaku ketua takmir dan seluruh jajaran pengurus masjid ingin menyampaikan rasa penghormatan dan penghargaan yang luar biasa kepada bapak Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.H karena Safari Ramadhan ini merupakan salah satu program dari beliau sehingga kita dapat menjalankan di Masjid Agung Al-Aqsha Sentani,” ucap Ketua Takmir.Sementara itu, Kapolda Papua mengatakan kedatangannya ia kesini beserta rombongan selain untuk menyampaikan pesan-pesan, Polda Papua juga ingin membangun silaturahim antar Polisi dengan Para pengurus Masjid yang ada di Masjid Al-Aqsha ini.“Kita sampaikan kabar baik agar kita dapat hidup bergandengan bersama, saling menjaga perasaan, dan saling mengingatkan kalau ada yang berbuat tidak baik serta sama-sama menerima dan menghargai perbedaan sehingga wilayah kita ini dipenuhi dengan orang-orang yang berakhlak baik,” kata Kapolda.Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas yang kuat antara aparat keamanan dan masyarakat. "Kami berharap melalui Safari Ramadhan ini, hubungan baik antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat terus terjalin erat. Keamanan dan ketertiban di bulan Ramadhan adalah tanggung jawab kita bersama," ungkapnya.Ia berharap Safari Ramadhan ini membawa manfaat dalam memperkuat kebersamaan serta menciptakan suasana yang damai dan kondusif di Tanah Papua khsusunya di Kabupaten Jayapura selama bulan suci Ramadhan. PNO-12 20 Mar 2025, 10:59 WIT
Safari Ramadan ke Jawa Tengah, Kapolri Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Ulama Setempat Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan Safari Ramadan di wilayah Jawa Tengah. Kapolri memanfaatkan momen ini untuk menjalin silaturahmi dengan tokoh ulama di Jateng.Agenda Safari Ramadan ini digelar di Mapolda Jateng, Rabu (19/3/2025). Kapolri tiba pukul 17.30 WIB dan disambut tokoh ulama.Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, hingga Rois Aam PBNU KH Muhammad Anwar Iskandar, serta pejabat Forkopimda lainnya.Adapun tokoh ormas yang hadir di antaranya Ketua MUI/Baznas Jateng KH Dr Ahmad Darodji, Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghafar Rozin, Ketua PW Muhammadiyah Jateng Dr Tafsir, dan Ketua LDII Jateng, Dr Singgih Tri Sulistiyono.Kemudian tokoh ulama yang hadir selain KH Anwar Iskandar yakni KH Dzikron Abdullah, KH Muhyidin, KH Rosehan, KH Ubaidilah Shodaqoh, FKUB-NU KH Multazam Achmad, Ketua Ansor Dr Sidqon Prabowo dan Ketua Pemuda Muhammadiyah Abdul Ghofar Ismail.Safari Ramadan ini juga mengundang 100 anak yatim. Kapolri juga secara simbolik memberikan santunan kepada anak yatim.Kapolri berharap Safari Ramadan jadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara TNI-Polri serta masyarakat. Termasuk meningkatkan keimanan menjalan ibadah di bulan Ramadan."Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk terus mempererat tali silaturahmi antara Polri, TNI dengan masyarakat serta meningkatkan keimanan kita dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan dan menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1446 H," ujar Kapolri. PNO-12 20 Mar 2025, 10:54 WIT
Polri dan Media Bersinergi Berbagi Takjil Serentak di Seluruh Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama media menggelar kegiatan berbagi takjil secara serentak di seluruh Indonesia dan berbuka bersama. Ribuan paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.Acara ini dihadiri langsung oleh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, para Pemimpin Redaksi (Pemred) dari berbagai media nasional, serta Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berkualitas kepada masyarakat.Selain itu, Ustaz Das’ad Latif turut hadir dalam acara ini dan memberikan tausiah kepada para peserta. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya berbagi, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga persatuan di bulan Ramadan.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat."Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang berbagi, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri dan media dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Serentak di seluruh Indonesia, lebih dari 136 ribu paket takjil telah dibagikan dan ribuan anak yatim mendapat tali asuh," ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Kamis (13/3).Selain berbagi takjil, jajaran kepolisian dari tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres di seluruh Indonesia turun langsung ke jalan-jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Kehadiran Kapolda dan Kapolres dalam kegiatan ini semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat serta menunjukkan komitmen kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat.Kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari insan pers. Lebih dari 11 ribu wartawan hadir, dalam kegiatan ini di berbagai daerah.Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat kolaborasi dengan media dan elemen masyarakat lainnya demi menciptakan suasana yang harmonis."Sinergi yang terjalin ini diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dan media sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan," tambahnya.Dengan adanya kegiatan ini yang dilaksanakan serentak oleh Polda dan Polres di seluruh Indonesia, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial selama bulan Ramadhan.Dengan capaian ini, Polri berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan antara kepolisian, media, dan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peduli dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial. PNO-12 15 Mar 2025, 11:43 WIT
Satgas Damai Cartenz-2025 Pererat Kedekatan Bersama Warga Oksibil di Momen Ramadhan Papuanewsonline.com, Oksibil – Momen penuh kehangatan dan kebersamaan kembali terlihat di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Damai Cartenz-2025 turut serta dalam kegiatan keagamaan dengan memberikan ceramah menjelang salat tarawih di Masjid Al-Ikhlas, Oksibil, Kamis (13/3) malam.Dalam kesempatan tersebut, Bripda Abdul Hamid, salah satu personel Satgas Damai Cartenz, didapuk untuk memberikan ceramah di hadapan warga setempat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan aparat keamanan bukan hanya dalam menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan wujud pendekatan humanis yang terus dikedepankan oleh Satgas."Kami ingin menunjukkan bahwa Satgas Damai Cartenz tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan erat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ceramah tarawih ini, kami berharap bisa semakin dekat dan menjadi bagian dari kehidupan warga," ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.Kegiatan ini pun disambut baik oleh masyarakat Oksibil. Mereka merasa kehadiran anggota Satgas Damai Cartenz dalam momen ibadah memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan rasa kekeluargaan.Selain itu, Bripda Abdul Hamid dalam ceramahnya menyampaikan pesan-pesan moral serta pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan ini relevan dalam menjaga harmoni antara masyarakat dan aparat keamanan, terutama di daerah yang membutuhkan stabilitas seperti Pegunungan Bintang.Suasana penuh kekeluargaan tampak jelas dalam kegiatan ini. Warga dan personel Satgas Damai Cartenz berinteraksi dengan akrab, mencerminkan hubungan yang semakin erat antara aparat keamanan dan masyarakat. Keberadaan Satgas di tengah warga tidak hanya sebatas menjalankan tugas keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setempat. PNO-12 15 Mar 2025, 11:32 WIT
Bidpropam Polda Maluku Berbagi Takjil di Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Bidang Propam Polda Maluku menggelar kegiatan sosial di bulan Ramadan 1446 Hijriah. Mereka membagikan takjil gratis kepada masyarakat di sejumlah tempat di kota Ambon, Selasa (4/3/2025).Sejumlah tempat yang didatangi personel Bidpropam yang dipimpin Ps. Kaurlitpers Bidpropam Polda Maluku diantaranya Masjid Ar-Rahman Kapaha, Pangkalan Ojek Kapaha dan Taman JMP Lampu Lima."Pada hari keempat bulan suci Ramadan ini kami membagikan sebanyak 100 Dos paket takjil kepada masyarakat, termasuk anak-anak yang ditemui di taman JMP," kata AKP Yusri, Ps. Kaurlitpers Bidpropam Polda Maluku.Pembagian takjil kepada masyarakat ini, kata Kaurlitpers, juga merupakan pemberian langsung dari Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. "Ini juga pemberian Kadiv Propam Polri kepada masyarakat yang disalurkan melalui Bidang Propam Polda Maluku," tambahnya.Selain itu, pembagian takjil gratis ini juga dilakukan sesuai dengan arahan Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si untuk setiap personel agar selalu berbuat baik kepada masyarakat. "Dengan berbuat baik, bekerja baik, itu sudah merupakan suatu prestasi, bila kita berbuat baik tidak mungkin masyarakat membalas dengan jahat kepada kita," Kaurlitpers mengutip arahan Kapolda Maluku.Dengan pelaksanaan pembagian takjil gratis ini, selain menambah amal ibadah di bulan Ramadan, juga diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang berpuasa."Mungkin ada warga yang belum sempat pulang ke rumah untuk berbuka, namun dengan pembagian takjil ini dapat membantunya," pungkasnya. PNO-12 05 Mar 2025, 19:55 WIT
Video Lainnya
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT
lihat video 10 Jan 2023, 06:46 WIT