logo-website
Sabtu, 18 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Pemprov Papua Bersama Telkomsel Petakan Wilayah Tanpa Sinyal, Percepat Konektivitas Digital Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menjalin kerja sama strategis bersama Telkomsel untuk memetakan secara akurat wilayah-wilayah yang belum mendapatkan jangkauan layanan telekomunikasi atau daerah blank spot. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mempercepat pemerataan akses internet dan konektivitas digital yang merata hingga ke pelosok wilayah di Tanah Papua. Pertemuan teknis ini merupakan tindak lanjut langsung dari audiensi manajemen pusat Telkomsel bersama Wakil Gubernur Papua sebelumnya.Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto, menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan memvalidasi kembali data wilayah yang masih kekurangan sinyal.Hal ini agar pembangunan infrastruktur jaringan dapat direncanakan dan dilaksanakan secara tepat sasaran, efisien, serta benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan jaringan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di seluruh penjuru wilayah,” ujarnya di Jayapura.Pemerintah daerah sendiri telah mencatat kemajuan yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, akses konektivitas telah berhasil dihadirkan di sekitar 350 lokasi yang sebelumnya minim sinyal. Hal ini dilakukan melalui penyediaan fasilitas VSAT dan layanan Starlink sebagai solusi alternatif bagi wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel maupun menara konvensional.Langkah ini menjadi jembatan sementara sekaligus pendukung perluasan layanan telekomunikasi secara keseluruhan.Syaidul Fitri, Manager Network & Productivity Telkomsel Jayapura, menambahkan bahwa validasi data bersama pemerintah sangat krusial untuk menentukan prioritas pembangunan. Berdasarkan data yang dimiliki perusahaan, dari ribuan kampung yang ada di Papua, baru sekitar 442 kampung yang tercatat memiliki aktivitas penggunaan layanan telekomunikasi yang cukup tinggi. Kondisi geografis yang sulit dan sebaran pemukiman yang luas menjadi tantangan utama yang harus dihadapi bersama.Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi mutlak diperlukan agar layanan telekomunikasi dapat hadir merata.Dinas Kominfo berharap kolaborasi ini semakin mempercepat pemerataan konektivitas, sehingga masyarakat Papua semakin mudah mengakses informasi, pelayanan publik, dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan ekonomi serta kesejahteraan bersama di masa depan.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 17:08 WIT
Pawai Ta’aruf MTQ I Papua Tengah Dibuka Meriah, Simbol Persatuan Delapan Kabupaten Papuanewsonline.com, Mimika – Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Emanuel Kemong, secara resmi melepas Pawai Ta’aruf pembuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Pertama Tingkat Provinsi Papua Tengah. Acara berlangsung meriah di Lapangan Eks Pasar Swadaya, Selasa (14/7/2026), diikuti kafilah dari delapan kabupaten se-Papua Tengah: Mimika, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. Para peserta tampil memadukan busana muslim dan kekayaan busana adat masing-masing daerah.Emanuel menyampaikan selamat datang yang tulus kepada seluruh kafilah, dewan hakim, peserta, dan tamu undangan yang telah hadir di tanah Mimika. Ia menegaskan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ pertama ini adalah amanah besar yang harus dijalankan penuh tanggung jawab. “Kehadiran saudara-saudara kita dari berbagai pelosok menunjukkan kesiapan kita bersama untuk menyatukan hati dalam kasih sayang Al-Qur’an,” ujarnya hangat. Pawai ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol nyata persatuan dan ukhuwah Islamiyah. “Keragaman suku, budaya, dan bahasa bukan penghalang, melainkan kekuatan besar yang dianugerahkan Tuhan untuk kita rawat bersama,” tegas Emanuel. Tema yang diusung, “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban”, mengajak menyelaraskan nilai-nilai suci Al-Qur’an dengan kearifan lokal masyarakat Papua yang menjunjung persaudaraan dan gotong royong.Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan semangat, tertib, dan menjaga kebersihan serta ketertiban. Selain lomba, masyarakat juga diajak mendukung perekonomian lokal dengan berkunjung ke stan UMKM yang telah disiapkan di lokasi acara. Terima kasih setinggi-tingginya disampaikan kepada LPTQ, Kementerian Agama, aparat keamanan, relawan, dan seluruh pihak yang bekerja keras menyukseskan acara agung ini.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 17:05 WIT
Jaga Ketersediaan & Stabilkan Harga, Kementan Bangun Sentra Cabai Seluas 135 Hektare di Papua Papuanewsonline.com, Jakarta – Sebagai langkah nyata menjaga pasokan dan menekan gejolak harga, Kementerian Pertanian merencanakan pengembangan kawasan sentra penanaman cabai seluas total 135 hektare yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi di Tanah Papua. Langkah strategis ini diambil menyusul kondisi di mana harga cabai di wilayah Papua masih mengalami kenaikan, meskipun secara umum tren harga di tingkat nasional sudah mulai membaik dan terkendali.Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menjelaskan keputusan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (13/7). “Khusus wilayah Papua yang masih mengalami kenaikan harga, kami siapkan alokasi khusus untuk menjaga ketersediaan dan menstabilkan harga,” ujarnya tegas. Pembagian lahan tersebut meliputi Papua Barat 45 hektare, Papua 45 hektare, Papua Barat Daya 21 hektare, Papua Selatan 14 hektare, dan Papua Tengah 10 hektare.Secara nasional, pasokan cabai merah kini tercatat surplus sebesar lebih dari 8.000 ton, dan jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga terus menurun. Meski demikian, pemerintah tetap mendorong agar di samping pengembangan kawasan baru ini, petani di Papua tetap rutin melakukan penanaman secara mandiri guna memperkuat ketahanan pangan lokal. Pemerintah juga mengingatkan kesiapan menghadapi musim kemarau agar produksi tidak terganggu.Pemerintah menyarankan pembuatan sumur, pengelolaan irigasi, serta pemantauan ketat pola tanam dan hasil panen. Langkah ini penting agar dampak kekeringan dapat diantisipasi dan produktivitas cabai tetap terjaga dengan baik. Program serupa juga telah berjalan di berbagai wilayah sentra produksi lain di Indonesia guna memastikan kebutuhan komoditas penting ini terpenuhi sepanjang tahun.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 17:01 WIT
Anggaran Pertanian Papua Ditingkatkan Menjadi Rp3,2 Triliun, Pembangunan Sesuai Potensi Daerah Papuanewsonline.com, Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi menaikkan alokasi anggaran pembangunan sektor pertanian di wilayah Papua menjadi sekitar Rp3,2 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Langkah strategis ini diambil menyusul keberhasilan program yang telah berjalan di Distrik Wanam, Kabupaten Merauke, serta tingginya antusiasme masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi pertanian di berbagai wilayah Tanah Papua. (13/7/26) Menteri Amran menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan akan disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah. Untuk Papua Pegunungan dan Papua Tengah, pemerintah menyiapkan masing-masing 100 ribu paket peralatan pertanian guna mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah. Selain itu, dikembangkan pula ribuan hektare lahan untuk tanaman kopi, kakao, sagu, hingga kedelai agar potensi alam setiap daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan warga.Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan bantuan senilai Rp1,3 triliun khusus untuk wilayah Papua Selatan. Bantuan tersebut mencakup penyediaan alat dan mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi, jalan usaha tani, gudang penyimpanan, alat pengolah hasil panen, serta pembukaan dan pengembangan lahan baru. Seluruh dukungan ini ditujukan agar produktivitas pertanian meningkat tajam dan taraf hidup petani di Papua semakin sejahtera.Dalam kunjungannya ke Wanam, Amran juga menyetujui pembukaan lahan sawah baru seluas 250 hektare yang pengerjaannya dimulai tahun ini. Pemerintah akan menambah bantuan traktor, membangun irigasi yang memadai, serta menerapkan teknologi pertanian modern agar kawasan tersebut menjadi contoh keberhasilan pembangunan pertanian di tanah Papua. “Insyaallah selesai tahun ini, kami yang bertanggung jawab sepenuhnya,” tegas Amran.Menteri menegaskan bahwa seluruh hasil pembangunan pertanian ini sepenuhnya milik dan dikelola untuk kemajuan putra-putri asli Papua. Jika digabungkan, total dukungan pemerintah bagi sektor pertanian di Papua selama dua tahun terakhir telah mencapai sekitar Rp5,3 triliun. Langkah ini diharapkan menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi yang kuat dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat di bumi cenderawasih.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 16:57 WIT
Perkuat Kemitraan, Indonesia Dan Arab Saudi Perluas Kerja Sama Transportasi Papuanewsonline.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh untuk memperkuat dan memperluas kerja sama di bidang transportasi bersama Arab Saudi. Hal ini ditegaskan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat menerima kunjungan Menteri Transportasi dan Logistik Arab Saudi, Saleh bin Nasser Al-Jasser, di Jakarta, Senin (13/7/2026). Pertemuan ini menjadi langkah penting memperdalam hubungan yang telah terjalin lama, serta membuka peluang baru di berbagai sektor transportasi demi manfaat bersama kedua negara.Kerja sama di sektor penerbangan telah berjalan sejak penandatanganan perjanjian tahun 1988, dan terus diperkuat. Kesepakatan penting tercapai pada Juni 2025, di mana titik operasional penerbangan diperluas hingga mencakup Yogyakarta dan Banda Aceh guna memenuhi lonjakan permintaan perjalanan. Frekuensi penerbangan juga terus ditingkatkan, terutama untuk melayani jamaah Umrah dan Haji. Dudy juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemindahan layanan ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta demi kenyamanan jamaah.Selain penerbangan, kedua negara sepakat memperluas kerja sama ke bidang yang lebih luas, meliputi keselamatan transportasi, sektor maritim, perkeretaapian, serta bantuan teknis penerbangan sipil. Nota Kesepahaman terkait hal ini sedang disusun dan akan segera dibahas tim teknis agar dapat diselesaikan tepat waktu. “Kami siap mendukung sepenuhnya perluasan kemitraan ini demi kemajuan sistem transportasi kedua negara,” ujar Dudy menegaskan komitmennya. Menteri Dudy juga memohon dukungan Arab Saudi bagi pencalonan Indonesia menjadi Anggota Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada sidang November 2026 mendatang. Selain itu, dibahas peluang kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia, mulai dari pelatihan, pertukaran tenaga ahli, hingga kesempatan magang dan penempatan lulusan lembaga pendidikan transportasi Indonesia di perusahaan Arab Saudi.Kerja sama ini dinilai sangat strategis dan saling menguntungkan. Kemitraan yang kuat akan menciptakan persaingan sehat, meningkatkan kualitas layanan, serta menjamin kepatuhan aturan. Dengan sinergi yang kokoh, Indonesia dan Arab Saudi berperan aktif memajukan dunia penerbangan sipil global yang aman, tertib, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.Penulis: JidEditor: OF 14 Jul 2026, 16:47 WIT
Pangdam I/BB Tinjau Marshalling Area Yonif TP 902/SPG, Tekankan Disiplin dan Kesiapan Prajurit Papuanewsonline.com, Sergai – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 902/Sri Paduka Gocah (SPG) di Desa Dolok Nampung, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau sekaligus memastikan kesiapan operasional satuan serta memberikan pengarahan kepada prajurit agar terus meningkatkan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.Setibanya di Markas Yonif TP 902/SPG, Pangdam I/BB menerima laporan satuan dari Danyonif TP 902/SPG Letkol Inf Akhmad Saefuddin, S.I.P., M.M. Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan ulos sebagai bentuk penghormatan, dilanjutkan penerimaan jajar kehormatan dari regu jaga, serta foto bersama dengan prajurit.Dalam arahannya, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta selalu bersyukur atas nikmat dan kehormatan menjadi prajurit TNI. Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga disiplin dan semangat pengabdian, memelihara kesehatan serta kebugaran fisik, rutin melatih kemampuan bela diri, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.Usai memberikan pengarahan, Pangdam menuliskan pesan dan kesan untuk satuan serta menyerahkan cinderamata. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan meninjau pembangunan satuan, lahan pertanian, peternakan, perikanan, pangkalan, kantor, dapur serta sarana dan prasarana satuan lainnya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pembinaan satuan berjalan optimal sehingga Yonif TP 902/SPG memiliki kesiapan operasional yang baik, mandiri, dan siap melaksanakan setiap tugas yang diamanatkan negara.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam I/BB, Asops Kasdam I/BB, Danbrigif TP 36/Harajaon, serta Dandim 0204/Deli Serdang. PNO-12 14 Jul 2026, 14:29 WIT
"Kisah Inspiratif" Pemuda Asal Aceh Berhasil Wujudkan Mimpi Menjadi Prajurit TNI AD Papuanewsonline.com, Aceh Besar – Tekad, kerja keras, dan semangat pantang menyerah mengantarkan Muhammad Harist (20), putra asal Gampong Meunara, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Harist dinyatakan lulus pada Sidang Pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada 11 Juli 2026.Selanjutnya, Harist akan mengikuti pendidikan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK) TNI AD Gelombang II TA 2026 di Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdikhub), Cimahi, Jawa Barat, yang dijadwalkan dibuka pada 16 Juli 2026.Muhammad Harist lahir di Aceh Besar pada 12 Maret 2006. Ia merupakan anak kedua dari dua bersaudara, putra pasangan almarhum Sanusi, seorang petani, dan Wardati, ibu rumah tangga. Harist menempuh pendidikan di SD Negeri Lam Ilie Indrapuri, MTsN 1 Aceh Besar, serta lulus dari SMKN 1 Al Mubarkeya Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan pada tahun 2025.Keberhasilan Harist menjadi prajurit TNI AD menjadi kebanggaan bagi keluarga maupun masyarakat Aceh Besar, khususnya Kecamatan Indrapuri. Kisah perjuangannya menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita apabila disertai tekad yang kuat, disiplin, serta kerja keras yang konsisten.Danramil 06/Indrapuri Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kapten Inf Rais, S.A.P., M.P.A., mengaku kagum atas kegigihan Harist dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi."Harist memiliki semangat yang luar biasa. Ia sering datang ke Koramil untuk bertanya dan meminta arahan mengenai persiapan menghadapi seleksi prajurit TNI AD. Kami selalu mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan jasmani, serta mempersiapkan diri menghadapi tes psikologi dan seluruh tahapan seleksi. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan ketekunannya, Harist berhasil mewujudkan cita-citanya. Kami mengucapkan selamat dan berharap ia dapat mengikuti pendidikan dengan baik hingga resmi menjadi prajurit TNI AD," ujar Danramil.Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga Harist saat Babinsa Koramil 06/Indrapuri Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Sertu Teuku Herman, didampingi perangkat Gampong Meunara, mengunjungi rumah keluarga untuk menyampaikan ucapan selamat.Dengan penuh rasa syukur, Wardati menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Koramil 06/Indrapuri yang telah memberikan motivasi, pendampingan, dan pembinaan kepada putranya selama mempersiapkan diri mengikuti seleksi."Kami sekeluarga sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membimbing Harist. Semoga seluruh kebaikan dan ketulusan yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT," ungkap Wardati.Sementara itu, Sertu Teuku Herman mengatakan bahwa Harist dikenal sebagai sosok yang tekun, disiplin, dan tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-citanya menjadi prajurit TNI AD. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, latihan yang berkelanjutan, serta doa dan dukungan keluarga.Kisah Muhammad Harist diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa semangat pantang menyerah, disiplin, dan kerja keras akan membuka jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat. PNO-12 14 Jul 2026, 14:17 WIT
Ketua Pemuda Kei Mimika Soroti "Pembangunan Rohani": Desak Bupati Buka Data Dan Audit Dana Papuanewsonline.com, Mimika – Ketua Pemuda Kei Kabupaten Mimika, Edoardus Rahawadan, merespons pernyataan Bupati Mimika terkait capaian pembangunan fisik dan kerohanian. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Mimika membuka data secara transparan agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.Dalam pertemuan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Timika, Bupati Mimika mengakui pembangunan fisik dan infrastruktur dasar masih berjalan lambat. Di sisi lain, Bupati menyebut aspek kerohanian dan pembentukan karakter terus didorong sebagai bagian dari kemajuan daerah.Menanggapi hal tersebut, Edoardus menilai istilah "pembangunan rohani" yang disampaikan Bupati hingga kini belum dijelaskan secara rinci kepada publik. "Sampai hari ini kami, masyarakat, dan lembaga keagamaan belum pernah menerima definisi operasional, target, maupun alokasi anggaran yang jelas terkait program itu," ujar Edoardus dalam rilis tertulisnya kepada media Papuanewsonline.com di Timika, Senin, 14 Juli 2026.Pemuda Kei kemudian mengajukan tiga pertanyaan terbuka kepada Bupati Mimika. Pertama, apakah "pembangunan rohani" yang dimaksud berupa pembangunan infrastruktur seperti rumah ibadah, asrama, dan pusat pembinaan. Kedua, apakah program tersebut berbentuk pembinaan iman dan kegiatan rohani di wilayah pedalaman. Ketiga, apakah terdapat program lain yang selama ini belum pernah disosialisasikan kepada masyarakat.Berdasarkan pemantauan di lapangan serta data yang dihimpun Pemuda Kei, disebutkan terdapat ketidaksesuaian antara laporan pemerintah daerah dengan kondisi di lapangan. Sejumlah proyek yang tercatat telah selesai atau sedang berjalan dalam laporan pertanggungjawaban, menurut mereka, justru belum dibangun, mangkrak, atau dikerjakan tidak sesuai standar.Edoardus menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh lemahnya perencanaan, minimnya pengawasan, serta rendahnya transparansi dalam pelaksanaan anggaran. "Kami tidak ingin berspekulasi. Karena itu kami minta semua dibuka. Publik berhak tahu uang rakyat digunakan untuk apa dan hasilnya seperti apa," tegasnya.Dalam pernyataannya, Pemuda Kei Mimika juga menyampaikan empat tuntutan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika. Pertama, meminta Bupati menyampaikan klarifikasi tertulis mengenai definisi, target, anggaran, dan capaian "pembangunan rohani" dalam waktu tujuh hari kerja. Kedua, meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap anggaran sarana ibadah, pembinaan keagamaan, dan program karakter selama tiga tahun terakhir.Selain itu, mereka meminta agar temuan proyek yang mangkrak atau tidak sesuai spesifikasi segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku, serta menghentikan pernyataan yang dinilai dapat menimbulkan multitafsir dengan memprioritaskan penyelesaian keterlambatan pembangunan fisik yang mendesak. "Kami memiliki dokumen dan bukti foto. Jika diperlukan kami siap menyerahkan kepada Inspektorat Daerah dan aparat penegak hukum," kata Edoardus.Di akhir pernyataannya, Edoardus berharap Pemerintah Kabupaten Mimika lebih memfokuskan perhatian pada pembangunan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. "Warga Mimika butuh jalan, jembatan, sekolah, dan rumah ibadah yang layak pakai. Jangan sampai narasi digunakan untuk menutupi pekerjaan yang belum tuntas," tutupnya.Penulis: HendrikEditor: OF 14 Jul 2026, 14:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT